• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROPOSAL PERENCANAAN USAHA HASIL PERIKANAN “IKAN MASAK GARAM KALENG”

N/A
N/A
ALRISKI LAGALA

Academic year: 2024

Membagikan "PROPOSAL PERENCANAAN USAHA HASIL PERIKANAN “IKAN MASAK GARAM KALENG” "

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

PROPOSAL PERENCANAAN USAHA HASIL PERIKANAN

“IKAN MASAK GARAM KALENG”

KELOMPOK 6

1. MOHAMMAD AL RISKI (E321 21 029) 2. ZABOER DAUD (E321 21 040)

3. GILBERT (E321 21 088) 4. MOH HIDAYAT (E321 21 249) 5. ADITYA GIAN ( E321 21 235)

6. STIVO ALEXSANDER ( E321 21 265) 7. MOH AGIL ( E321 21 029)

8. IRFAN (E321 21 119)

JURUSAN SOSIAL EKONOMI PERTANIAN FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS TADULAKO PALU

2023

(2)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat allah SWT serta shalawat dan salam penulis sampaikan hanya bagi tokoh dan teladan nabi Muhammad SAW yang telah melimpahkan rahmat dan kasih sayangnya sehingga penulis dapat menyelesaikan proposal perencanaan usaha hasil perikanan ini dengan baik dan tepat waktunya.

Proposal ini telah saya susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan proposal ini. Terlepas dari semua itu saya menyadari masih banyak kekurangan dalam pembuatan proposal ini. Oleh karena itu, saya menerima dengan tangan terbuka kritik dan saran dari pembaca yang bersifat membangun dan meningkatkan pengetahuan. Akhir kata saya ucapkan terima kasih.

Palu , Desember 2023

Penyusun

i

(3)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ... ii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1Latar Belakang ... 1

1.2Visi dan Misi ... 2

1.3Tujuan ... 2

BAB II GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA...3

2.1Rencana Produk ... 3

2.2Produk yang dihasilkan ... 3

BAB III DEKSRIPSI TENTANG USAHA...4

3.1Jenis Usaha ... 4

3.2Prospek Usaha ... 4

3.3Identifikasi Usaha ... 4

BAB IV RENCANA PEMASARAN ... 5

4.1Analisis Swot...5

4.2Analisa 4p ... 5

BAB V PENGENALAN PRODUK ... 7

5.1Bahan Pembuatan ... 7

5.1.1 Bahan Baku ... 7

5.1.2 Peralatan ... 7

5.2Cara Pembuatan ... 7

BAB VI RENCANA PEMASARAN ... 8

6.1 Perhitungan Modal...8

BAB VII PENUTUP ... 9

7.1Kesimpulan ... 9

7.2Saran ... 9

DAFTAR PUSTAKA ... 10

(4)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Produk perikanan diindonesia pada saat ini sudah mulai bermunculan seiring dengan berkembangnya teknologi pengolahan perikanan. Permasalahan yang sering muncul pada pengolah produk perikanan dikarenakan ikan mudah busuk, dan untuk membuat produk hasil olahan dari ikan biasanya membutuhkan proses pengolahan yang panjang harus melewati beberapa tahap pemprosesan mulai dari pemilihan bahan baku, pembersihan atau penyiangan dan sebagainya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka muncul ide-ide baru tentang cara pengolahan produk perikanan salah satunya yaitu dengan pembuatan juku pallu cekla ikan cakalang. Secara umum juku pallu cekla ikan cakalang diproses melalui ikan dibersihkan, kemudian dimasak dan pencampuran dengan bahan-bahan.

Ikan merupakan salah satu sumber protein yang sangat dibutuhkan oleh manusia karena dalam kandungan proteinnya tinggi mengandung asam amino esensial, nilai biologisnya tinggi dan harganya murah di bandingkan dengan sumber protein lainnya.

Memiliki kelemahan karena cepat membusuk. Melihat dari keadaan diatas perlu perlu dilakukan penanganan, pengolahan, dan pengawetan hasil perikanan yang bertujuan selain mencegah kerusakan ikan yaitu juga dapat memperpanjang daya simpan juga untuk menganekaragamkan produk olahan hasil perikanan (Adawyah, 2007).

Kawasan provinsi gorontalo merupakan kawasan yang mempunyai nilai ekonomi, social dan ekologis yang sangat berarti bagi kelangsungan hidup masyarakat sekitarnya.

Perikanan diwilayah teluk tomini merupakan salah satu bidang yang diharapkan dapat dan mampu menjadi penopang perekonomian rakyat dikawasan Indonesia timur. Sub sector perikanan kota gorontalo dapat berperan dalam pemulihan dan pertumbuhan perekonomian masyarakat karena potensi sumberdaya ikan yang besar dalam jumlah dan keragamannya. Selain itu terkandung sumberdaya yang dapat memperbaharui

1

(5)

(renewable resource) sehingga dengan pengelolaan yang bijaksana dapat terus dinikmati manfaatnya (fauzan 2011).

Salah satu potensi sumberdaya ikan yang menghasilkan devisa yang cukup besar diindonesia selain ikan tuna yaitu ikan cakalang terutama di propinsi gorontalo. Ikan cakalang merupakan jenis ikan yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Perikanan diwilayah gorontalo merupakan salah satu bidang yangdiharapkan dapat dan mampu menjadi penopang perekonomian masyatakat. Selama ini pemanfaatan produk ikan diprovinsi gorontalo baru sebatas konsumsi harian denagn metode pengolahan sederhana, padahal banyak hasil olahan yang dapat diolah dengan bahan baku ikan.

Juku pallu cekla atau ikan masak garam merupakan masakan khas Sulawesi selatan, ikan ini bercita rasa asin dengan aroma khas kunyit. Juku pallu cekla biasanya terbuat dari ikan cakalang, layang, bolu (bandeng), dan tembang. Umumnya juga dibuat dengan bahan-bahan simple dan mudah diperoleh. Dalam pembuatannya ikan tersebut harus digabungkan dengan bahan lain sampai airnya benar-benar meresap, hingga rasa garam serta aroma kunyitnya merata sampai dalam tubuh ikan. Selain itu juku pallu cekla ini juga tahan disimpan beberapa hari.

1.2 Visi dan Misi 1. Visi

a) menghasilkan suatu produk berbahan dasar ikan dan bernilai jual tinggi dan laku banyak di kalangan masyarakat

b) Mahasiswa akan berlatih menjadi seorang wirausaha yang inovatif 2. Misi

a) Memperkenalkan produk pada masyarakat luas b) Memberikan kepuasan kepada pelanggan c) Memanfaatkan bahan baku utama

(6)

1.3 Tujuan

Tujuan dari proposal ini adalah :

a. Melatih kemampuan untuk berwirausaha b. Bisa mempunyai usaha sendiri

c. Memberikan nilai ekonomis

(7)

BAB II ANALISIS USAHA 2.1 Rencana Produk

Juku pallu cekla atau ikan masak garam merupakan masakan khas Sulawesi selatan, ikan ini bercita rasa asin dengan aroma khas kunyit. Juku pallu cekla biasanya terbuat dari ikan cakalang, layang, bolu (bandeng), dan tembang. Umumnya juga dibuat dengan bahan-bahan simple dan mudah diperoleh. Dalam pembuatannya ikan tersebut dimasak dan harus digabungkan dengan bahan lain sampai airnya benar-benar meresap, hingga rasa garam serta aroma kunyitnya merata sampai dalam tubuh ikan. Selain itu juku pallu cekla ini juga tahan disimpan beberapa hari.

Untuk menjadikan produk lebih menarik saya akan melakukan proses pengemasannya Kemasan yang saya gunakan yaitu kemasan kaleng yang besar. Alasan saya memilih kemasan kaleng karena kemasan kaleng ini memiliki daya ketahanan yang kuat. Untuk proses nya itu saya menggunakan ikan segar yang masih mentah kemudian saya masukkan kedalam kaleng dengan cara menyusunnya. Jadi setiap menyusun ikannya satu tingkatan kemudian diberi garam dan kunyit, lalu disusun lagi diatas tumpukan ikan pada lapis pertama dengan cara yang sama dari awal dan juga diberikan diatasnya ikan hingga kalengnya terisi penuh.

Setelah ikan tersusun rapi dalam kaleng, selanjutnya ditekan pelan pelan kebawah ikannya dengan tujuan agar bumbu yang telah ditaburi itu dapat meresap kedalam ikannya. Ikan yang ada didalm kaleng itu diberi air sedikit lalu ditutup rapat hingga bumbunya meresap kedalam ikannya.

2.2 Produk yang dihasilkan

Keistimewaan dari produk ikan masak garam kaleng ini adalah : 1) Berbahan utama ikan

2) Bahan baku lebih terjangkau 3) Tidak mengandung pengawet 4) Aman bagi kesehatan

(8)

BAB III

DESKRIPSI TENTANG USAHA

3.1 Jenis Usaha

Usaha ikan masak garam kaleng 3.2 Prospek Usaha

Usaha yang saya dirikan ini merupakan usaha menengah, mungkin hanya sebagian yang mengetahui produk ini, dan semua kota pasti memiliki produk ini tetapi memiliki nama yang berbeda. Persaingan dalam usaha ini masih kurang karena produk ini masih jarang diketahui.

3.3 Identifikasi Usaha

Nama Usaha : Fish jaya

Pemilik : Mohammad Al Riski Alamat Usaha : Ampana kota ,desa jompi Contact Person 082290325794

(9)

4.1 Analisis SWOT

BAB IV

RENCANA PEMASARAN

Hal yang perlu diperhatikan dalam usaha yang akan dikembangkan ialah aspek- aspek yang berpengaruh terhadap usaha tersebut.

1. Strength (kelebihan)

a. Bahan baku mudah didapat dan mudah b. Harga terjangkau

c. produk dapat diselesaikan dengan baik 2. Weaknes (kelemahan)

a. Produk ini sudah jarang diketahui b. Produk masih manual

3. Opportunity (peluang)

a. Adanya bahan baku yang mudah didapat

b. Masih kurang yang menjual dan membuat juku pallu cekla ini atau ikan masak garam.

4. Threat (ancaman)

a. Kurangnya minat masyarakat terhadap produk ini

(10)

4.2 Analisa 4P 1. Product

Brand : juku pallu cekla atau ikan masak garam kaleng Quality : Tanpa Bahan Pengawet

Packing : Kaleng sebagai pengemas produk 2. Price

Untuk harga ikan masak garam kaleng ini dijual langsung kepada konsumen dengan harga terjangkau

3. Promotion

dalam pemasaran produk ini kami menggunakan system jemput yang berarti wirausahawan yang mendatangi konsumen terlebih dahulu strategi tersebut juga didukung dengan penyebaran melalui pamphlet, brosur, atauapun melalui media internet seperti facebook web atau blog.

4. Place

Berlokasi di wilayah pemasaran

(11)

BAB V

PENGENALAN PRODUK 5.1 Bahan Pembuatan

5.1.1 Bahan Baku

Bahan yang digunakan dalam pembuatan juku pallu cekla atau ikan masak garam adalah seperti tabel berikut :

No Bahan

1 Ikan cakalang

2 Kunyit

3 Garam

5.1.2 Peralatan

Alat yang digunakan dalam pembuatan juku pallu cekla atau ikan masak garam adalah seperti tabel berikut :

No Alat

1. Panci 2. Kompor

3. Kemasan kaleng 5.2 Cara Pembuatan

Ada beberapa tahapan yang harus dilakukan dalam pembuatan produk ini yaitu : a. Menyiapkan semua alat dan bahan yang akan digunakan

b. Membersihkan ikan, menghilangkan isi perut dan ingsangnya

c. Ikan dimasukkan kedalam panci yang berisi air dan ditambahkan kunyit dan garam.

d. Kemudian dimasak

e. Setelah di masak kemudian ikan dimasukkan kedalam kemasan kaleng

(12)

BAB VI

RENCANA PEMASARAN 6.1 Perhitungan Modal dan Harga Jual

Modal

Kebutuhan Harga persatuan/kg Jumlah Total

Ikan cakalang Rp. 10.000 10 ekor Rp. 100.000

Kunyit Rp. 10.000 1 bungkus Rp. 10.000

Garam Rp. 10.000 1 bungkus Rp. 10.000

Kemasan kaleng Rp. 40.000 1 kaleng Rp. 40.000

Panci Rp. 50.000 1 buah Rp. 50.000

Kompor Rp. 150.000 1 buah Rp. 150.000

Total Rp. 360.000

(13)

BAB VII PENUTUP 7.1 Kesimpulan

Juku pallu cekla atau ikan masak garam adalah makanan daerah yang ada di Sulawesi selatan tepatnya di kabupaten bulukumba. Produk ini banyak digemari di kabupaten bulukumba karena ciri khasnya yang asin dan mudah untuk membuatnya, produk ini juga dapat bertahan hingga 1 minggu lamanya. Supaya produk ini masih tetap kita komsumsi, kita bisa menggembangkan produk ini dengan melakukan pengemasannya yaitu kemasan kaleng.

7.2 Saran

Penulis menyadari bahwa proposal ini jauh dari kata sempurna, oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun demi penyempurnaan proposal ini. Demikian proposal ini, semoga kegiatan usaha penulis ini dapat berjalan dengan baik dan dapat mengembangkan produk ini.

(14)

DAFTAR PUSTAKA

Adawyah . 2007. Pengolahan dan pengawetan ikan. Bumi akrasa. Jakarta. Hal. 1-159 Hadiwiyoto , S. 1993. Teknologi pengolahan hasil perikanan. Jilid 1. Liberty. Yogyakarta

hal. 1-272.

Hidayat , N (2006), mikrobiologi industry. Yogyakarta. Andi Yogyakarta

Dinas Kelautan dan perikanan provinsi Sulawesi utara. 2012. Statistic perikanan tangkap Sulawesi utara tahun 2011

Yapanto, L. M., Musa, D. T., Tanipu, F., & Suherman, S. (n.d.). The Impact of Covid-19 on Supply Chain Fisheries and Challenges by Fisherman in Indonesia. 22(10), 1360–1365.

Yapanto, L. M., & Olilingo, F. Z. (2020). The contribution of the fisheries and marine sectors to improving regional income. 22(10), 1307–1321.

Referensi

Dokumen terkait

Tenaga kerja keluarga yang digunakan oleh kelompok pertama dengan kendala bahan baku dari jumlah ikan yang didaratkan di TPI adalah 164 HOK dan dengan kendala bahan baku

Bahan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: 1) bahan pembuatan ikan kembung picungan yaitu ikan kembung, biji picung muda, dan garam; dan 2) cabe untuk perlakuan

Berdasarkan simulasi terhadap data tabel 5, didapatkan bahwa dengan menaikan harga bahan baku ikan sebesar 5%, maka akan menurunkan persentase laba yang sebelumnya

1) Sosialisasi pembuatan abon dengan bahan baku ikan lele. Diharapkan kegiatan sosialisasi produksi abon dan kemplang tulang ikan lele dapat menginspirasi masyarakat khususnya

Dengan menggunakan bahan baku utama berupa garam rakyat dari Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang memiliki spesifikasi seperti yang tertera pada Tabel 1, pabrik ini

Mengetahui alur proses pembongkaran ikan sampai dengan distribusi; POLITEKNIK AHLI USAHA PERIKANAN 2 3 4 5 1 Mengetahui penerapan rantai dingin pada saat pembongkaran ikan sampai

1 BAHAN BAKU IKAN DAN TINGKAT KESEGARANNYA Oleh : Asri Silvana Naiu, S.Pi, M.Si Bahan baku hasil perikanan termasuk dalam kelompok bahan pangan yang sangat mudah rusak highly

Perhitungan nilai tambah pada Tabel 6 menunjukkan bahwa rata-rata penggunaan bahan baku berupa ikan segar dalam proses pembuatan ikan kering di Kota Bengkulu adalah 42,45 kg ikan