TUGAS ENTREPRENEUR III
“Analisis Swot
Usaha Risol Mayo”HAERINNISA 2220423001 TEKNIK KIMIA UNIVERSITAS FAJAR
PROPOSAL USAHA RIMOS ( Risol Mayonaise)
“Cita rasa Rimos Indonesia”
A. DATA USAHA
Nama Perusahaan : RIMOS (Risol Mayonaise) Bidang Usaha : Kuliner
Jenis Produk : Risol isi Mayonaise
Lokasi Usaha : Jl. Pramuka No. 17 Barru, Sulawesi Selatan Slogan Usaha : Cita rasa Rimos Indonesia”
B. DASAR PEMIKIRAN
Menciptakan peluang usaha dibidang kuliner merupakan salah satu bentuk usaha yang potensial dalam rangka pendapatan laba yang besar, salah satunya kuliner berbentuk jajanan ringan yang bisa mendapatkan sebuah nilai potensial keuntungan di lingkungan perkotaan, pedesaan maupun lingkungan kampus.
Belakangan ini kuiner yang sifatnya simple dan inovatif serta memiliki rasa yang berbeda banyak digemari oleh kalangan pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum khususnya kuliner yang sifatnya jajanan ringan.
Dengan melihat peluang tersebut maka saya tertarik untuk mendirikan usaha dibidang kuliner yang memiliki ciri khas yang berbeda dengan kuliner yang lain. Kuliner yang akan saya tawarkan adalah sejenis Risol dengan isian Mayonaise, potongan telur rebus dan rebung yang telah diolah terlebih dahulu.
C. TUJUAN
1. Menciptakan lapangan kerja sendiri 2. Memiliki penghasilan sendiri
3. Menciptakan inovasi kuliner yang baru dan digemari banyak orang
4. Mengurangi tingkat pengangguran dengan membuka cabang di beberapa lokasi 5. Mengurangi beban pengeluaran keluarga
D. DETAIL PRODUK
1. Rimos yang kami sajikan berbeda dengan Rimos yang sering dijual di tempat lain maupun yang ada di pinggiran jalan karena bahan baku yang kami tawarkan berbeda dengan yang biasanya yaitu produk yang berkualitas tingg idengan campuran mayonaise yang telah diracik sendiri dengan beragai varian campran sesuai keinginan, serta disajikan dengan rasa yang unik dan menarik.
2. Dalam sehari produksi Rimos yang kami hasilkan sebanyak 200 buah dengan inovasi rasa yang bermacam-macam, sehingga dapat diprediksi dalam satu bulan kami dapat menjual sebanyak 5000 Rimos dengan harga bahan baku per buah sebesar Rp 590,- dan harga jual per buah sebesar Rp 1.500,-.
3. Laba bersih yang dihasilkan adalah sebesar Rp. 3.300.000,00 perbulan.
4. Tempat usaha ini direncanakan di pasarkan secara online karena kebanyakan masyarakat lebih memilih untuk membeli makanan-makanan ringan secara daring ketika sedang istirahat maupun sedang bersantai- santai di kapanpun dan dimanapun.
E. PASAR dan STRATEGI PEMASARAN 1. Target pasar
Target Pasar terutama adalah Masyarakat sekitar Barru karena belum ada usaha yang menjual produk yang sama. Dalam jangka panjang saya yakin usaha ini berpotensi untuk dikembangkan dan dibuka cabang ditempat yang berbeda.
2. Strategi Pemasaran
a. Slogan Rimos, adalah “Cita Rasa Rimos Indonesia”
b. Bermitra dengan kantin-kantin sekolah dan warung di sekitar Barru c. Menerima Pesanan untuk acara
d. Promosi akan dilakukan melalui jaringan social media (Facebook, WhatsApp, Instagram)
e. Komitmen pelayanan kami adalah; “Melayani Sepenuh Hati dengan makan yang bersih dan bergizi”
F. ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA
Untuk menjalankan usaha rIMOSini saya dibantu oleh seorang karyawan yang akan mengolah dalam proses produksi dan pemasaran.
G. BIAYA PRODUKSI DAN KEBUTUHAN MODAL 1. Biaya bahan baku untuk 200 Rimos per hari
No Bahan Volume Jumlah
1 Tepung terigu 2 kg Rp 24.000
2 Telur 10 butir Rp 10.000
3 Tepung tapioka 1 kg Rp 8.000
4 Penyedap rasa 150 gram Rp 5.000
5 Merica 4 gram Rp 1.000
6 Saos sambal ABC 170 ml Rp 16.000
7 Minyak goreng 2 liter Rp 30.000
8 Mayonaise 180 gram Rp 9.500
9 Susu kental manis 80 gram Rp 5.000
10 Tepung roti 0,5 kg Rp 9.500
total Rp 118.000
KETERANGAN
Produksi dan biaya bahan baku Rimos : Banyaknya Harga
Tiap hari 200 buah
Tiap bulan (25 hari) 5000
Biaya bahan baku per satuan produk Rp 590 Biaya bahan baku per bulan (5000 buah) Rp 2.950.000
2. Kebutuhan Modal
NO BAHAN VOLUME BIAYA JUMLAH
1. Biaya Investasi 1 unit
a. Wajan 1 unit Rp 150.000 Rp 150.000
b. Spatula 1 unit Rp 25.000 Rp 25.000
c. Baskom 1 unit Rp 10.000 Rp 10.000
d. Peniris gorengan 1 unit Rp 50.000 Rp 50.000
e. LPG 3 kg 1 unit Rp 150.000 Rp 150.000
f. Kompor gas 1 unit Rp 300.000 Rp 300.000
g. Teflon 1 unit Rp 120.000 Rp 120.000
h. Hand mixer 1 unit Rp 15.000 Rp 15.000
i. Kemasan Makanan 1 unit Rp 130.000 Rp 130.000
sub total Rp 950.000
2. Biaya Operasional per bulan
a. Bahan baku 1 bulan (25 hari) 5000 buah Rp 590 Rp 2.950.000
b. Biaya tenaga kerja 1 orang Rp 1.000.000 Rp 1.000.000
c. Biaya pemasaran dan kemasan 25 hari Rp 10.000 Rp 250.000
Sub Total Rp 4.200.000
Total Kebutuhan Modal Rp 5.150.000
Proyeksi Pendapatan dan biaya
N
o ITEM VOLUME JUMLAH TOTAL
1. Penjualan
Penjualan per bulan (25 hari) 5000 buah Rp 1.500 Rp 7.500.000
2.
Biaya Produksi
a. Bahan baku 5000 buah x Rp 590 Rp 2.950.000
b. Biaya tenaga kerja 1 orang Rp 1.000.000
c. Biaya pemasaran dan kemasan 25 hari Rp 250.000
Total Biaya Rp 4.200.000
3. Keuntungan Rp 3.300.000
H. ANALISIS SWOT
a. Strengths (kekuatan)
1. Dapat dibeli dalam bentuk frozen food dan lebih tahan lama 2. Memudahkan konsumen merasakan varian risoles modern 3. Memudahkan konsumen dalam mengolah karena hanya digoreng 4. Memiliki varian rasa yang unik
5. Dapat dinikmati semua kalangan baik anak-anak, remaja maupun orang tua.
b. Weakness (kelemahan)
1. Pembuatannya sangat mudah untuk ditiru 2. Bisa dibuat sendiri
c. Opportunity (Peluang)
1. Sangat mudah dipasarkan
2. Alat dan bahan baku mudah didapatkan 3. Tidak memerlukan modal yang besar
4. Harganya cukup terjangkau untuk semua kalangan d. Threat (Ancaman)
1. Pesaing membuat lebih banyak varian rasa baru 2. Harga yang lebih murah
3. Produsen membuat produk yang sama I. KESIMPULAN
Adapun usahan rimos (risol mayonaise) memiliki beberapa keuntungan apabila dibuat menjadi usaha dan memiliki beberapa kelemahan juga. Maka dibutuhkan beberapa solusi baru dan mengembangkan saran-saran yang mendukung agar usaha risoles menjadi usaha yang menghasilkan dan menjanjikan.