• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROSEDUR INSPEKSI K3 PDF

N/A
N/A
Dewi Buleleng

Academic year: 2023

Membagikan "PROSEDUR INSPEKSI K3 PDF"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

Prosedur

NO. DOKUMEN HAL : 1/1

PR-QHSE-INS TGL : 8 Peb 2021 REV : 00

PROSEDUR INSPEKSI K3

1. TUJUAN

 Untuk memastikan kondisi / tindakan tak aman diidentifikasi untuk mencegah terjadinya insiden K3, dengan melakukan perbaikan segera

 Memastikan pekerja melakukan pekerjaan dengan aman dan selamat sesuai dengan ketentuan dan prosedur K3

 Mengidentifikasi penyebab-penyebab ketidaksesuaian untuk mendapatkan usulan melakukan perbaikan dan improvement lebih lanjut

 Untuk memastikan bahwa semua kegiatan keselamatan diamati dan kondisi / tindakan tak aman harus dimitigasi.

 Memastikan bahwa para pekerja menyelesaikan pekerjaan dengan aman dan selamat sepanjang pelaksanaan tugas mereka sesuai prosedur keselamatan.

 Memeriksa dan mengevaluasi perilaku/kondisi tidak aman yang diamati.

 Memelihara suatu daftar pemeriksaan keselamatan lokasi sehari-hari.

 Melengkapi kemajuan pemeliharaan pencegahan pekerjaan tidak aman dan potensi bahaya.

 Menentukan penyebab dasar dan melakukan perbaikan

 Menunjukkan komitmen managemen mengenai keselamatan

 Mendorong Perbaikan dengan segera dan menjalankan program K3LL

 Kontak langsung pada karyawan dan berkomunikasi langsung untuk tanggap terhadap Kondisi Tidak Aman (KTA) dan Tindakan Tidak Aman ( TTA)

 Metapkan alat keselamatan yang sesuai

 Meningkatkan kesadaran K3LL

2. RUANG LINGKUP

Untuk semua kegiatan melakukan, mengendalikan dan mendokumentasikan kegiatan inspeksi mulai dari proses persiapan, pelaksanaan dan monitoring hasil inspeksi men dan tindaklanjutnya

3. REFERENSI

3.1. Pedoman Mutu dan K3 Perusahaan.

3.2. ISO 9001 Sistem Manajemen Mutu yang berlaku 3.3. ISO 45001 Sistem Manajemen K3 yang berlaku

3.4. Persyaratan Ketetapan manajemen atau Perundangan yang terkait.

4. DEFINISI

• Persyaratan dan Perundangan yang terkait adalah Semua peraturan perundangan dan Persyaratan terkait dengan manajemen perusahaan

• PIC = Person In Charge, adalah Personil yang diaudit dan bertanggung jawab terhadap tindakan perbaikan yang harus dilaksanakan.

• Tindakan Perbaikan : Tindakan menghilangkan penyebab ketidaksesuaian yang ditemukan atau situasi yang tidak dikehendaki.

• Ketidaksesuaian (non conformance) adalah tidak dipenuhinya suatu persyaratan atau ketentuan yang ditetapkan.

5. PENANGGUNG JAWAB

5.1. HSE Manager bertanggungjawab :

- Memastikan prosedur ini diterapkan

- Memeriksa Program dan Rencana inspeksi untuk dapat memasukkan isu

manajemen

(2)

sebagai bagian masukan perbaikan dan improvement manajemen - menetapkan Program inspeksi yang dilaksanakan sesuai dengan

mempertimbangkan hal-hal berikut:

- Kebutuhan dan kinerja serta hasil inspeksi dan audit sebelumnya;

- Hasil rapat tinjauan manajemen;

- Masukan dari pelanggan termasuk keluhan pelanggan atau insiden K3

- Masukan perbaikan dan keluhan proses dan kegiatan operasional

5.2. HSE Officer

- Memimpin proses inspeksi sebagai leader inspeksi

- Meminta penyediaan sumber daya yang dibutuhkan ke manajemen, termasuk

pengembangan kompetensi tim inspektor 6. URAIAN PROSEDUR

6.1. PERENCANAAN

6.1.1. Penunjukan Tim Inspeksi

HSE officer berkomunikasi dengan HSE Manager untuk menyiapkan tim inspeksi jika dibutuhkan dan menyakinkan kesesuaian kompetensi terkait dengan subyek inspeksi 6.1.2. Merencanakan Program Inspeksi

Dalam pelaksanaannya, Inspektor mengkoordinasikan kegiatan inspeksi dengan PIC untuk menentukan jadwal Inspeksi yang realistik.

Program inspeksi dikelompokkan menjadi:

A. Inspeksi terencana B. Inspeksi periodik C. Inspeksi khusus

 Menyusun program inspeksi ( tujuan, lingkup, jadual) sesuai peraturan perusahaan 6.2. PERSIAPAN PELAKSANAAN INSPEKSI

• HSE officer memberitahukan pelaksanaan inspeksi dengan menginformasikan PIC terkait dan mendistribusikan formulir-formulir terkait inspeksi /checklist ke tim inspeksi

• Inspektor membuat/perbaharui checklist dan dikembangkan sesuai keadaan di lapangan.

• HSE officer rapat untuk mengkonsolidasikan checklist dan persiapan serta sumberdaya lain yang dibutuhkan

6.3. PELAKSANAAN INSPEKSI 6.3.1. PERSIAPAN INSPEKSI

 Inspektor ( HSE Officer) menyiapkan checklist inspeksi

 Inspektor mengkomunikasikan tujuan dan kebutuhan sumber daya dilokasi kerja

• Mempersiapkan alat kerja termasuk APD

• Memproses izin masuk dan izin kerja inspeksi 6.3.2. PELAKSANAAN INSPEKSI

• Inspektor melakukan inspeksi sesuai dengan jadual , melalui :

o Observasi/Pengamatan : Memutuskan obyek dan materi inspeksi, berhenti, mengamati, bertindak, mengkomunikasikan dan mencatat hasil observasi

 Menentukan tujuan inspeksi K3 sesuai peraturan K3, (mempertimbangkan bahaya pekerjaan tinggi, pembelajaran dari kasus-kasus insiden, masukan hasil evaluasi bahaya sebelumnya)

 Menentukan jenis inspeksi sesuai kebutuhan

 Menyiapkan format inspeksi K3 sesuai kebutuhan.

(3)

o Pengamatan Total : menggunakan semua panca indra untuk mengidentifikasikan bahaya

(Melihat,Mendengar,,Membaui/mencium,Meraba,Merasakan)

 Melaksanakan inspeksi K3 di tempat kerja sesuai dengan prosedur ( melakukan inspeksi, mempertimbangkan hasil pengukuran dan pengujian, melakukan pengukuran sesuai kompetensinya, mencatat termuan inspeksi dalam checklist yang sesuai, klasifikasi bahaya atau temuan anomaly dan/atau penyimpangan 6.3.3. LAPORAN INSPEKSI

 Mengevaluasi tindak lanjut hasil inspeksi K3.

 Inspektor membuat laporan inspeksi dan diketahui PIC

o Ditulis jelas, nama , tanggal dan lokasi inspeksi o Memberi nomor pada temuan inspeksi yang tercatat o Catatan temuan lalu jika ada

 Menyusun laporan hasil inspeksi K3 sesuai format standar dan dilaporkan (+ melaporkan ke pejabat berwenang, membuat feedback)

(4)

o Kemudian beri tandatangan

o Membuat usulan /Laporan tindak lanjut 6.3.4. Tindak Lanjut

• HSE officer mentabulasi temuan inspeksi dalam form tabulasi dan status NC

• Secara berkala, HSE officer memantau tindakan perbaikan dan mengupdate form tabulasi/status NC

• Membuat laporan NC dan tindak lanjut ke management (HSE Manager) 7. DOKUMEN TERKAIT

• Form Laporan NC

• Format Tabulasi (& status) NC

• Jadual inspeksi (bagian dari QHSE Yearly Program)

• Form Checklist Inspeksi

Referensi

Dokumen terkait

Observasi (pengamatan) dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan pembelajaran. Mulai dari mengamati perhatian siswa terhadap materi yang diberikan, perhatian siswa terhadap

Observasi (pengamatan), dilakukan dengan mengamati langsung objek yang berhubungan dengan masalah yang diteliti khususnya mengenai program Keselamatan dan kesehatan

Observasi dalam penelitian ini yaitu mengamati materi pembelajaran berupa etude dan lagu sebagai bahan pembelajaran dilanjutkan pengamatan tentang metode yang digunakan

Observasi (Pengamatan Langsung) adalah pengumpulan data dengan cara melihat langsung, mendengar, dan mengamati obyek penelitian dan sekaligus untuk mengevaluasi data-data

Observasi (Pengamatan Langsung) adalah pengumpulan data dengan cara melihat langsung, mendengar, dan mengamati obyek penelitian dan sekaligus untuk mengevaluasi data-data

Dapat juga di definisikan sebagai suatu proses pengambilan data yang dilakukan melalui pengamatan secara langsung terhadap obyek penelitian.35 Dalam observasi, peneliti mengamati semua

Hasil Observasi Kreativitas Siswa Guru yang bertindak sebagai kolaborator mengamati siswa Adapun hasil pengamatan observer terhadap aktivitas siswa dalam pembelajaran selama 2 kali