• Tidak ada hasil yang ditemukan

Prosedur Pengadaan Pelatihan

N/A
N/A
Aditya Widianto

Academic year: 2024

Membagikan " Prosedur Pengadaan Pelatihan"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Disusun Oleh : Diperiksa Oleh: Disetujui Oleh :

Achmasi TJ AK Sudianto Partuandria Officer Group Leader Factory Manager 1. TUJUAN

Instruksi Kerja ini menerangkan proses pengadaan pelatihan untuk mengembangkan potensi dan keahlian karyawan sesuai dengan kebutuhan perusahaan PT. Sinar Antjol - Pluit.

2. RUANG LINGKUP

Instruksi Kerja Proses ini berlaku untuk seluruh karyawan PT. Sinar Antjol – Pluit.

3. TANGGUNG JAWAB

3.1. Officer PSDM bertanggung jawab dalam mencari informasi mengenai pelatihan yang akan dilaksanakan baik internal maupun eksternal perusahaan, membuat proposal pengajuan pelatihan, dan mendaftarkan karyawan untuk mengikuti pelatihan.

3.2. Leader PGA bertanggung jawab memastikan bahwa pelaksanaan pelatihan berjalan sesuai dengan jadwal.

4. STANDAR YANG BERLAKU

Petunjuk Operasional Pedoman Cara Pembuatan Kosmetika Yang Baik, Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia,2010

5. DEFINISI

Pelatihan (training) adalah suatu kegiatan untuk memperbaiki dan mengembangkan sikap, tingkah laku, ketrampilan, dan pengetahuan karyawan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

6. PROSEDUR

6.1. Langkah Kerja

a. Informasikan ke setiap departemen untuk :

 Mengambil formulir permohonan pelatihan di PGA Department minimal 30hari sebelum pelatihan diselenggarakan.

 Mengisi formulir tersebut sesuai dengan kebutuhan dan menyerahkan ke PGA Department setelah mendapat persetujuan dari Group Leader dan Manager departemen serta diketahui oleh Plant Manager minimal 21 hari sebelum pelatihan dilaksanakan.

b. Periksa formulir tersebut dan pastikan adanya persetujuan (tanda tangan) Manager departemen pemohon dan Plant Manager.

c. Cari informasi mengenai pelatihan yang akan dilaksanakan baik internal maupun eksternal perusahaan.

d. Buat proposal pengajuan pelatihandan mintakan persetujuan rencana pelatihan tersebut kepada Plant Manager dan Head of Business Unit.

e. Daftarkan nama – nama karyawan yang telah disetujui departemen pemohon untuk mengikuti pelatihan tersebut.

f. Pastikan pelaksaan pelatihan dan kirim karyawan untuk mengikuti pelatihan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh penyelenggara pelatihan.

g. Simpan (file) semua materi pelatihan dan sertifikat setiap peserta pelatihan.

h. Frekuensi pelatihan pada setiap karyawan sesuai dengan kebutuhan dan situasi serta kondisi.

(2)

Disusun Oleh : Diperiksa Oleh: Disetujui Oleh :

Achmasi TJ AK Sudianto Partuandria Officer Group Leader Factory Manager 6.2. Kualifikasi Trainer / Instruktur Pelatihan

Seseorang yang dipilih menjadi instruktur / trainer dalam pelatihan harus memenuhi kualifikasi sebagai berikut :

a. Menguasai materi pelatihan atau pernah detraining sebelumnya.

b. Berpengalaman / memiliki kompetensi di bidangnya c. Menguasai teknik presentasi

d. Kreatif dan imajinatif

e. Memiliki hasrat untuk mengajar

f. Mampu mengembangkan relasi personal g. Komunikatif dan percaya diri

6.3. Tata Cara Evaluasi Pelatihan

a. Peserta diberikan test berupa pre dan post test untuk mengukur sejauh mana telah terjadi perubahan pengetahuan, keterampilan, sikap, dan perilaku. Peserta di nyatakan lulus jika mendapat nilai minimal 70% Untuk yang belum lulus akan dilakukan pelatihan tambahan pada peserta yang belum lulus.

b. Peserta diberikan angket / kuesioner untuk mengetahui reaksi atau tingkat kepuasan peserta pelatihan yang meliputi di dalamnya kepuasan terhadap instruktur / trainer pelatihan, materi pelatihan, dan manfaat pelatihan.

c. Memantau hasil pelatihan peserta di tempat kerja melalui evaluasi hasil implementasi pelatihan. Evaluasi ini dilakukan hanya pada pelatihan yang memerlukan technical skill sehingga dapat dipantau hasilnya. Evaluasi ini dilakukan oleh atasan langsung yang memastikan karyawan dapat melakukan pekerjaan dengan baik. Jika ada masalah, atasan akan mengusulkan dilakukan pelatihan ulang.

6.4. Kriteria Keberhasilan Pelatihan

Pelatihan dikatakan berhasil apabila memenuhi criteria sebagai berikut : a. Jumlah peserta yang hadir sesuai dengan yang direncanakan b. Usaha, waktu, dan biaya yang dikeluarkan efisien

c. Jadwal pelatihan berjalan sesuai dengan rencana d. Tercipta suasana pelatihan yang kondusif

e. Peserta bereaksi positif terhadap pelatihan (dapat menyerap materi pelatihan dan mengaplikasikannya kedalam pekerjaan sehari-hari)

f. Pelatihan dapat memberikan tambahan pengetahuan, keterampilan, dan perubahan sikap serta perilaku pada diri peserta.

6.5. Program Pelatihan

NO LATIHAN PESERTA PELATIHAN METODE

LATIHAN JADWAL METODE PENILAIAN I. LATIHAN SECARA UMUM

A. Orientasi Umum 1. Pengenalan Perusahaan a. Sejarah

Perusahaan Seluruh

Karyawan Officer PSDM/

Leader P&GA/

Mgr P&GA

In House Training Mulai

Masuk Kerja

Pertanyaan lisan b. Struktur

Organisasi

Seluruh Karyawan

Officer PSDM/

Leader P&GA/

Mgr P&GA

In House Training

Mulai masuk kerja

Pertanyaan lisan

(3)

Disusun Oleh : Diperiksa Oleh: Disetujui Oleh :

Achmasi TJ AK Sudianto Partuandria Officer Group Leader Factory Manager c. Peraturan / Tata

Tertib Perusahaan

Seluruh

Karyawan Officer PSDM/

Leader P&GA/

Mgr P&GA

In House

Training Secara

berkala Penilaian Kondite 2. Pengenalan

Produk Seluruh

Karyawan Bag. Produksi &

QC, PGA In House

Training Pertanyaan

lisan 3. Uraian tugas

secara rinci tenaga kerja yang

bersangkutan

Seluruh

Karyawan Atasan yang bersangkutan Job

Description Awal masuk kerja

Penilaian kinerja

4. Pengenalan pabrik, tempat bekerja, toilet, kantin dan lalu lintas yang diperkenankan

Seluruh karyawan

Officer PSDM/

Leader P&GA/

Mgr P&GA

Praktek langsung di lapangan

Awal masuk kerja

Penilaian kinerja

B. Dasar-dasar CPKB 1. Keistimewaan /

Kekhususan Pabrik Kosmetik

Tenaga kerja yang bertugas di produksi kosmetik

Atasan yang bersangkutan dan Pelatihan CPKB dari PGA

Ceramah,

Slide Secara

Berkala Pertanyaan Lisan

2. Higiene Perorangan antara lain:

Perlunya memakai pakaian kerja dan

perlengkapan kerja seperti Masker, Sarung Tangan, dan Tutup Kepala

Seluruh

karyawan Atasan yang bersangkutan/

Pelatihan CPKB

Ceramah,

Slide Secara

Berkala Sidak atasan &

pengontrolan security

Perlunya Mencuci Tangan sebelum bekerja

Seluruh

karyawan Atasan yang bersangkutan/

Pelatihan CPKB

Ceramah,

Slide SecaraBerk

ala Sidak &

pemeriksaan atasan Mengapa

petugas yang menderita sakit dan Mempunyai Luka Terbuka Tidak

diperkenankan Bekerja

langsung di Pengolahan

Karyawan yang bertugas di bagian kosmetik

Atasan yang bersangkutan/

Pelatihan CPKB

Ceramah, Slide

Secaran Berkala

Pertanyaan lisan.

3. Kebersihan Umum Perlunya

kebiasaan kerja bersih, Ruang Kerja, Pakaian Kerja, dan Mesin yang Bersih

Seluruh karyawan

Atasan yang bersangkutan/

Pelatihan CPKB

Ceramah, Slide

Secara Berkala

Sidak area kerja

(4)

Disusun Oleh : Diperiksa Oleh: Disetujui Oleh :

Achmasi TJ AK Sudianto Partuandria Officer Group Leader Factory Manager C. Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Penanggulangan bahaya

kebakaran

Tenaga kerja

tertentu P&GA Peragaan Secara

berkala 12 bulan

Praktek langsung saat training II. LATIHAN SECARA KHUSUS

A. Orientasi Umum 1. Penjelasan

tentang Keistimewaan/

Kekhususan bekerja di Bagian Tertentu Misalnya di Bagian

Pengolahan dan Pengemasan

Tenaga Kerja di Bagian Bersangkutan

Atasan yang

Bersangkutan Ceramah,

Slide Mulai

bertugas di Tempat Bersangkut an dan Secara Berkala (3- 6 Bulan)

Pertanyaan Lisan

2. Penjelasan Tentang

Penggunaan Alat Tertentu

Tenaga Kerja di Bagian Bersangkutan

Atasan yang

Bersangkutan Penjelasan di tempat atau Peragaan

Mulai bertugas di Tempat Bersangkut an

Pertanyaan Lisan

B. Latihan di Tempat .

1.

Berlatih Melaksanakan PROTAP atau Tata Cara Bekerja di Bagian

Pengolahan dan Pengemasan

Tenaga Kerja yang

Bersangkutan

Atasan yang

Bersangkutan Penjelasan di Tempat atau Peragaan

Mulai bertugas di Tempat Bersangkut an

Peragaan atau Periksa Pelaksanaanny a Langsung di Tempat Kerja

2. Latihan Teknis Khusus

Mengenai Tata Cara Memakai Suatu Alat

Tenaga Kerja di Bagian yang Bersangkutan

Atasan yang

bersangkutan Penjelasan di Tempat atau Peragaan

Mulai bertugas di Tempat Bersangkut an

Peragaan atau Periksa Pelaksanaanny a Langsung di Tempat Kerja III. LATIHAN TAMBAHAN

1. Penjelasan Bila Ada

Perubahan/

Peraturan Baru baik mengenai CPKB,

PROTAP, Alat Baru maupun Kosmetika Baru

Tenaga Kerja yang

Berkepentingan

Atasan yang Bersangkutan atau Pelatihan CPKB

Penjelasan di Tempat atau Ceramah

Jika ada Perubahan

Pertanyaan Tertulis atau Lisan atau Peragaan

2. Pelatihan ketrampilan khusus:

- Pelatihan Boiler kelas 1 - Training

TPM - Pelatihan

Forklift

Tenaga Kerja yang

Berkepentingan

Atasan yang Bersangkutan atau Pihak Penyelenggara dari Luar

In House Training / Training External

Jika ada kebutuhan/

adanya karyawan baru di bagian tersebut

Tes Tertulis

(5)

Disusun Oleh : Diperiksa Oleh: Disetujui Oleh :

Achmasi TJ AK Sudianto Partuandria Officer Group Leader Factory Manager 3. Basic Training

Operator Tenaga kerja

operator baru Atasan yang ditunjuk pada bagian terkait.

In House

Training Jika ada operator baru.

Tes tertulis

7. REVISI

No No. SOP No

versi

Revisi

1 PGA/WI-006.00 01 Versi pertama

2 01/PLT/PGA/IK/006/01 02 Perubahan Format sesuai dengan BPOM Perubahan nama dan nomor dari WI (Work Instruktion) menjadi IK (Instruksi Kerja)

3 01/PLT/PGA/IK/006/02 03 Perubahan Format sesuai dengan BPOM Penambahan poin tanggungjawab, kualifikasi trainer/instruktur pelatihan, tata cara evaluasi pelatihan, criteria keberhasilan pelatihan,dan program pelatihan

4 01/PLT/PGA/PRT/004/03 04 Perubahan nama dan nomor dari IK (Intruksi Kerja) menjadi Peraturan Tetap (PROTAP)

Penambahan frekuensi pelatihan

Penambahan penjelasan mengenai kriteria lulus pelatihan

5 01/PLT/PGA/PRT/004 05 Perubahan format PROTAP sesuai PROTAP 01/PLT/LAB/PRT/009

6 01/PLT/PGA/SOP/004 06 Perubahan format SOP sesuai SOP 01/PLT/LAB/SOP/009

7 01/PLT/PGA/SOP/004 07 Perubahan format

SOP01/PLT/PGA/SOP/004

(6)

Disusun Oleh : Diperiksa Oleh: Disetujui Oleh :

Achmasi TJ AK Sudianto Partuandria Officer Group Leader Factory Manager 8. DAFTAR DISTRIBUSI

No Departemen

1 PGA

2 Finishing Line 3 PPIC

4 Teknik 5 RND 6 QAQC 7 Maketing 8 Proses 9 Controller

Referensi

Dokumen terkait

Dokumen dan catatan yang digunakan berupa formulir-formulir selama proses pengadaan bahan baku benang yang dicetak urut nomor yang sesuai dengan

Pelatihan menurut Mangkuprawira (2002:135) menjelaskan bahwa: "Pelatihan adalah sebuah proses mengajarkan pengetahuan dan keahlian tertentu serta sikap agar karyawan

Korelasi ketiga tahapan integrative tersebut menjelaskan bahwa penentuan substansi pelatihan dan proses transformasi kebutuhan kedalam tahapan implementasi

Pelatihan menurut Mangkuprawira (2002:135) menjelaskan bahwa: "Pelatihan adalah sebuah proses mengajarkan pengetahuan dan keahlian tertentu serta sikap agar karyawan

pelatihan bagi diri mereka sesuai dengan keahlian masing-masing karyawan berdasarkan kebutuhan diri sendiri. Yang terpenting adalah pelatihan yang diajukan ke pihak

a) Pengadaan (procurement) adalah proses penarikan, seleksi, penempatan, orientasi, dan induksi untuk mendapatkan karyawan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Dokumen ini membahas tentang pelatihan dan pengadaan alat kesehatan yang diterapkan di Puskesmas Garut untuk meningkatkan kualitas pelayanan

Pengaruh Pelatihan Terhadap Kinerja Karyawan Pelatihan adalah sebuah cara yang dilakukan oleh sebuah perusahaan atau organisasi untuk meningkatkan keahlian dan keterampilan seorang