PERTEMUAN 2-3
PENGANTAR AMDAL
Oleh :
Setya Nugraha
PROSES PENYUSUNAN & PENILAIAN AMDAL SERTA PENERBITAN IZIN LINGKUNGAN
(Pengumuman & Pelibatan masyarakat/ Konsultasi Publik)
SETYA NUGRAHA
Program Studi Pendidikan Geograf
Pusat Penelitian Lingkungan Hidup
Universitas Sebelas Maret E-mail: [email protected]
Hp. 08122609297 SETYA NUGRAHA
Program Studi Pendidikan Geograf
Pusat Penelitian Lingkungan Hidup
Universitas Sebelas Maret E-mail: [email protected]
Hp. 08122609297
PELIBATAN MASYARAKAT
PERATURAN MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2012
TENTANG
KETERLIBATAN MASYARAKAT DALAM PROSES ANALISIS MENGENAI
DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP DAN IZIN LINGKUNGAN
Pengaju an Penilaia
n Kerangk a Acuan
Penilaia n KA oleh Sekreta riat KPA Penyusuna
n Kerangka Acuan (KA)
Penyusun an ANDAL
dan RKL- RPL Pengajuan Permohonan Izin
Lingkungan dan Penilaian ANDAL dan RKL-RPL
Penerbitan:
1. Keputusan Kelayakan Lingkungan;
dan 2. izin
Lingkungan Pengumum
an dan Konsultasi
Publik
Keputusan Ketidaklayakan
LH Layak Lingkun gan
Tidak Layak Lingkung an
Pemrakarsa Sekretariat KPA, Tim Teknis dan
Komisi Penilai Amdal Menteri, gubernur, atau
bupati/walikota
Proses Penyusunan dan Penilaian Amdal serta Penerbitan SKKL & Izin Lingkungan
Penilaia n KA
oleh Tim Teknis
Penerbita n Persetuju
an KA oleh Ketua KPA
Penilaian Kerangka Acuan
Penilaian ANDAL dan RKL-RPL
Penilaia n ANDAL
& RKL- RPL Sekreta riat KPA
Penilaia n ANDAL
& RKL oleh
Tim Teknis Pengumuman Permohonan Izin
Lingkungan
Penilaia n ANDAL
& RKL- RPL oleh
KPA Rekomen
dasi KPA SPT dari
Pengumuman
= 10 hari Kerja
30 hari kerja
75 hari kerja, termasuk 10 hari kerja SPT Pengumuman 10 hari kerja Pengumuman Izin Lingkungan Paling lambat 5 hari kerja
setelah diterbitkan 1
2 3 4 5 6
7
8
9
10
11 12
13
14a
14b 15
Catatan: Waktu penilaian tidak termasuk waktu perbaikan dokumen oleh pemrakarsa
Satu surat permohonan
Jasa Penilaian Amdal dibebankan kepada Pemrakarsa – sesuai SBU/PNBP
Biaya
Penyusunan Amdal oleh Pemrakarsa
Biaya Adm Penerbitan SKKL dan Izin
Lingkungan
dibebankan kepada Pemrakarsa sesuai PNBP
PENAPISAN
UUPLH dan PP Izin Lingkungan telah mengatur bahwa dalam proses Amdal dan izin lingkungan, masyarakat dilibatkan melalui:
UUPLH dan PP Izin Lingkungan telah mengatur bahwa dalam proses Amdal dan izin lingkungan, masyarakat dilibatkan melalui:
1. Pengikutsertaan dalam penyusunan dokumen amdal melalui proses pengumuman, penyampaian saran, pendapat dan tanggapan (SPT) masyarakat dan konsultasi publik serta pengikutsertaan masyarakat dalam komisi penilai Amdal, bagi rencana usaha dan/atau kegiatan yang wajib memiliki amdal,
2. Proses pengumuman permohonan izin lingkungan,
penyampaian saran, pendapat dan tanggapan
masyarakat serta pengumuman setelah izin lingkungan
diterbitkan, baik untuk rencana usaha dan/atau kegiatan
yang wajib memiliki amdal maupun rencana usaha
dan/atau kegiatan yang wajib memiliki UKL-UPL
Tujuan dilibatkannya masyarakat dalam proses Amdal dan izin lingkungan agar:
1. Masyarakat mendapatkan informasi mengenai rencana usaha dan/atau kegiatan yang berdampak penting terhadap lingkungan;
2. Masyarakat dapat menyampaikan saran, pendapat dan/atau tanggapan atas rencana usaha dan/atau kegiatan yang berdampak penting terhadap lingkungan;
3. Masyarakat dapat terlibat dalam proses pengambilan keputusan terkait dengan rekomendasi kelayakan atau ketidaklayakan atas rencana usaha dan/atau kegiatan yang berdampak penting terhadap lingkungan;
4. Masyarakat dapat menyampaikan saran, pendapat dan/atau
tanggapan (SPT) atas proses izin lingkungan;
KETERLIBATAN MASYARAKAT DLM
AMDAL
KONSULTASI PUBLIK PENGUMUMAN
RK&/U
PENGUMUMAN PERMOHONAN IZIN
LINGKUNGAN
KETERLIBATAN MASYARAKAT DLM
AMDAL
KOMISI PENILAI ANDAL RKL-RPL
1. Masy. terkena dampak;
2. Masy. pemerhati lingkungan;
3. Masy. yg terpengaruh atas segala bentuk keputusan dlm proses Amdal.
1. nama dan alamat pemrakarsa;
2. jenis rencana usaha dan/atau kegiatan;
3. skala/besaran dari RK &/ K;
4. lokasi rencana usaha dan/atau kegiatan;
5. dampak potensial yg akan timbul &
pengendalian 6. Waktu SPT,
7. Nama dan alamat penerima SPT
WAJIB
1. Media cetak local dan/atau nasional 2. Papan
pengumuman yg mudah dijangkau
PENDUKUNG
1) media cetak (brosur, pamflet,spanduk)
2) media elektronik /jejaring social 3) papan pengumuman di BLH/SKPD Terkait
4) media lain yg dapat digunakan.
SPT berupa:
1) informasi deskriptif tt keadaan ling. sekitar RU&/K;
2) nilai2 lokal terkait dng RU&/K 3) aspirasi masyarakat terkait RU&/K
PENETAPAN WAKIL MASYARAKAT yang DUDUK DALAM KOMISI
PENILAI AMDAL
1. Masyarakat terkena dampak memilih & menetapkan sendiri wakilnya yg duduk sebagai anggota komisi penilai Amdal;
2. Pemilihan dan penetapan wakil masyarakat tersebut dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan konsultasi publik;
3. Jumlah wakil masyarakat terkena dampak yang sebagai anggota komisi penilai amdal ditetapkan secara proporsional dan mewakili aspirasi
masyarakat yang diwakilinya dalam persoalan lingkungan hidup;
4. Hasil penetapan wakil masyarakat tersebut dituangkan dalam bentuk surat persetujuan/surat kuasa yang ditandatangani oleh
masyarakat yang diwakili berupa penetapan wakil masyarakat yang akan duduk sebagai anggota komisi penilai Amdal;
5. Pemrakarsa mengkomunikasikan hasil penetapan wakil masyarakat sebagaimana dimaksud dalam angka 4 kepada sekretariat komisi penilai Amdal sesuai dengan kewenangannya; Wakil masyarakat terkena dampak wajib:
a. melakukan komunikasi dan konsultasi rutin dengan masyarakat terkena dampak yang diwakilinya; dan
b. menyampaikan aspirasi masyarakat terkena dampak yang diwakilinya
dalam rapat komisi penilai Amdal.
Masyarakat yang terpengaruh atas segala bentuk keputusan dalam
proses Amdal
Masyarakat dalam Proses
AMDAL
Masyarakat Pemerhati
Masyarakat Terkena Dampak
Masyarakat yang Diikutsertakan dalam Proses Amdal
Masyarakat yang berada dalam batas wilayah studi amdal (yang menjadi batas
sosial) yang akan merasakan dampak dari adanya rencana usaha dan/atau kegiatan, terdiri dari masyarakat yang
akan mendapatkan manfaat dan masyarakat yang akan mengalami
kerugian
masyarakat yang tidak terkena dampak dari suatu rencana usaha dan/atau kegiatan, tetapi
mempunyai perhatian terhadap rencana usaha dan/atau kegiatan tersebut, maupun dampak-dampak lingkungan
yang akan ditimbulkannya
Masyarakat yang berada di luar dan/atau berbatasan
langsung dengan batas wilayah studi amdal yang
terkait dengan dampak rencana usaha dan/atau
kegiatan
1 2
3
M9
BATAS WILAYAH STUDI
Merupakan resultante dari 4 batas :
BATAS WILAYAH STUDI
Merupakan resultante dari 4 batas :
• BATAS WILAYAH PROYEK
• BATAS EKOLOGIS
• BATAS SOSIAL
• BATAS ADMINISTRASI
Muatan Informasi Konsultasi Publik
1. Nama dan alamat pemrakarsa;
2. Jenis rencana usaha dan/atau Kegiatan;
3. Skala/besaran rencana usaha dan/atau kegiatan
4. Lokasi dan luas rencana usaha dan/atau kegiatan
5. dampak lingkungan yang berpotensi akan timbul
6. Komponen lingkungan yang sangat penting diperhatikan
Pelaksanan Konsultasi Publik dalam AMDAL
Masyarakat
Pemrakarsa
Bentuk Konsultasi Publik
1. lokakarya, 2. seminar,
3. focus group discussion, dan 4. temu warga,
5. forum dengar pendapat, 6. dialog interaktigf
7. metode lain yang dapat dipergunakan untuk
berkomunikasi secara dua arah
• Tanggung jawab pemrakarsa;
• Sebelum, bersamaaan atau setelah pengumuman;
• Target: 3 kelompok
masyarakat: terkena dampak, pemerhati, terpengaruh atas segala bentuk keputusan dalam proses Amdal
• Pemrkarsa berkoordinasi dengan instansi terkait dan tomas;
14
Siapa saja pihak yang terlibat dalam
proses AMDAL?
Pihak-pihak yang terlibat dalam proses AMDAL adalah Komisi Penilai AMDAL, pemrakarsa, dan masyarakat yang
berkepentingan
No Ketentuan Kepka BAPEDAL No. 08/2000 Peraturan MENLH tentang Pedoman Keterlibatan Masyarakat dalam Amdal dan Izin Lingkungan 1. Ruang lingkup
pengaturan Keterlibatan masyarakat dan keterbukaan informasi dalam Proses Amdal
• Pengumuman
• Konsultasi publik
• Wakil masyarakat terkena dampak
1) Keterlibatan masyarakat dalam Amdal
• Pengumuman
• Konsultasi publik
• Wakil masyarakat terkena dampak
2) Keterlibatan masyarakat dalam izin lingkungan
• Pengumuman 2. Kelompok
Masyarakat Masyarakat yang
berkepentingan adalah
masyarakat yang terpengaruh atas segala bentuk keputusan dalam Amdal terdiri dari:
1. Masyarakat terkena dampak 2. Masyarakat pemerhati
1. Masyarakat terkena dampak 2. Masyarakat pemerhati
3. Masyarakat yang terpengaruh atas segala bentuk keputusan dalam Amdal
Perbandingan antara Keputusan Kepala BAPEDAL No.
08/2000 dan PerMenLH No 17 thn 2012 ttg Pedoman
pelibatan masyarakat dlm AMDAL
No Ketentuan Kepka BAPEDAL No. 08/2000 Peraturan MENLH tentang Pedoman Keterlibatan Masyarakat dalam Amdal dan Izin Lingkungan
3 Struktur
Peraturan 1. Pendahuluan
• Maksud dan Tujuan;
• Prinsip Dasar Pelaksanaan
• Pengertian 2. Hak dan Kewajiban
• Hak-hak warga masyarakat
• Kewajiban Instansi yang bertanggung jawab
• Kewajiban Pemrakarsa
3. Tata Cara Keterlibatan Masyarakat dalam Proses Amdal
• Tahap Persiapan Penyusunan AMDAL;
• Tahap Penyusunan KA- ANDAL
• Tahap Penilaian KA-ANDAL;
• Tahap Penilaian ANDAL, RKL dan RPL
1. Pendahuluan
• Latar Belakang
• Tujuan
• Pengertian Umum 2. Tata Cara Pengikursertaan
Masyarakat dalam Proses Amdal
• Masyarakat yang diikutsertakan dalam Proses Amdal
• Pengumuman
• Pelaksanan Konsultasi Publik
• Penetapan wakil masyarakat terkena dampak
3. Tata Cara Keterlibatan Masyarakat dalam Proses Permohonan dan Penerbitan izin Lingkungan
• Umum
• Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan;
• Pengumuman terhadap Izin Lingkungan yang sudah Diterbitkan
Perbandingan antara Keputusan Kepala BAPEDAL No.
08/2000 dan PerMenLH No 17 thn 2012 ttg Pedoman
pelibatan masyarakat dlm AMDAL
No Ketentuan Kepka BAPEDAL No. 08/2000 Peraturan MENLH tentang Pedoman Keterlibatan Masyarakat dalam Amdal dan
Izin Lingkungan 4. Pengumuman
dalam Proses Amdal
• Pihak yang bertanggung jawab : Pemerintah dan Pemrakrasa
• Muatan: hampir sama
• Media:
• Pemerintah: Surat kabar, papan pengumuman, media elektronik dan Pusat
pengumuman resmi
• Pemrakarsa: Papan
pengumuman dan media lain yang relevan
• Bahasa: Bahasa Indonesia;
• Durasu: 30 hari
• Penyampian SPT: Ke
Pemrakarsa dan Pemerintah
• Pihak yang bertanggung jawab : Pemrakarsa;
• Muatan: hampir sama
• Media: Wajib: surat kabar nasional dan/atau lokal dan Papan Pengumuman di
sekitar lokasi, Pilihan: brosur, media elektronik dan media lainnya;
• Bahasa: Bahasa Indonesia dan bahasa daerah yang mudah dipahami oleh masyarakat lokal.
• Durasi: 10 hari;
• Penyampaian SPT: ke
Pemrakarsa dan Pemerintah
Perbandingan antara Keputusan Kepala BAPEDAL No.
08/2000 dan PerMenLH No 17 thn 2012 ttg Pedoman
pelibatan masyarakat dlm AMDAL
No Ketentuan Kepka BAPEDAL No.
08/2000 Peraturan MENLH tentang Pedoman Keterlibatan Masyarakat dalam
Amdal dan Izin Lingkungan 5. Konsultasi
Publik dalam Proses Amdal
• Pihak yang bertanggung jawab: Pemrakarsa;
• Persiapan: Memberikan informasi kepada
masyarakat
• Pelaksanaan
Konsulatasi Publik:
muatan informasi yang disampaikan
• Pihak yang bertanggung jawab:
Pemrakarsa
• Persiapan: Pemrakarsa
berkoordinasi dengan pihak terkait dan tokoh masyakat, informasi kepada publik;
• Pelaksanaan Konsultasi Publik:
secara jelas dan sistematis
dijuraikan metode konsultasi publik, muatan informasi yang disampaikan, hak masyarakat untuk
menyampaikan SPT dan tindak lanjut konsultasi publik;
• Konsultasi Publik: forum untuk mememilih dan menetapkan wakil masyarakat terkena dampak yang akan duduk dalam KPA
Perbandingan antara Keputusan Kepala BAPEDAL No.
08/2000 dan PerMenLH No 17 thn 2012 ttg Pedoman
pelibatan masyarakat dlm AMDAL
No Ketentuan Kepka BAPEDAL No.
08/2000 Peraturan MENLH tentang Pedoman Keterlibatan Masyarakat dalam
Amdal dan Izin Lingkungan 6. Penetapan
Masyarakat terkena dampak yang akan
duduk dalam KPA
Prosedur:
• Proses pemilihan:
Masyarakat terkena dampak memilih sendiri wakil-wakil mereka yang akan duduk dalam KPA;
• Jumlah wakil masyarakat terkena dampak: tidak disebutkan;
• Surat persetujuan;
• Peran wakil masyarakat terjkena dampak
Prosedur:
• Proses pemilihan: Masyarakat terkena dampak memilih sendiri
wakil-wakil mereka yang akan duduk dalam KPA. Pemilihan dilakukan pada saat konsultasi publik;
• Jumlah wakil masyarakat terkena dampak: ditetapkan secara
proporsional dengan sesuai dengan aspirasi atau jumlah, atau ditetapkan secara musyawarah;
• Surat peresetujuan
• Pemrakarsa menkomunikasikan hasil pemilihan dan penetapan wakil masyarakat terkena dampak kepada KPA;
• Peranan wakil masyarakat terjena dampak
Perbandingan antara Keputusan Kepala BAPEDAL No.
08/2000 dan PerMenLH No 17 thn 2012 ttg Pedoman
pelibatan masyarakat dlm AMDAL
No Ketentuan Kepka BAPEDAL
No. 08/2000 Peraturan MENLH tentang Pedoman Keterlibatan Masyarakat dalam Amdal dan
Izin Lingkungan 7. Pengumuman
permohonan izin lingkungan
tidak ada ketentuan yang mengatur (Izin lingkungan belum ada/dikenal)
• Pihak yang bertanggung jawab: Pemerintah (Menteri, Gubernur, atau Bupati/Walikota) &
delegasinya;
• Muatan pengumuman (Rencana usaha dan/atau kegiatan wajib Amdal atau UKL- UPL);
• Media:: multimedia dan papan pengumuman di dekat lokasi;
• Bahasa: Bahasa Indonesia dan bahasa daerah;
• Waktu dan durasui: untuk wajib Amdal dan wajib UKL-UPL;
• Proses penyampaian SPT 7. Pengumuman
izin lingkungan yang diterbitkan
Tidak ada ketentuan yang mengatur (Izin lingkungan belum dikenal/ada)
• Pihak yang bertanggung Pemerintah
(Menteri, Gubernur, atau Bupati/Walikota) &
delegasinya
• Media: mass media dan/atau multimedia;
• Masyarakat dapat mengajukan
keberatan/gugatan terhadap izin lingkungan melalui PTUN sesuai dengan PUU PTUN.
Perbandingan antara Keputusan Kepala BAPEDAL No.
08/2000 dan PerMenLH No 17 thn 2012 ttg Pedoman
pelibatan masyarakat dlm AMDAL
KETERLIBATAN MASYARAKAT DALAM AMDAL
Pemrakarsa, dalam menyusun dokumen Amdal melibatkan masyarakat: • Yang terkena dampak;
• Pemerhati lingkungan hidup
• Yang terpengaruh atas segala bentuk keputusan dalam proses Amdal
1 2 3
PENGUMUMAN KONSULTASI
PUBLIK
Pelibatan masy.
dilakukan sebelum penyusunan
Dok. KA ANDAL
1 1 2 2
PEMRAKARSA
(Pasal 9 PP 27/2012)
Saran, pendapat, & tanggapan disampaikan secara tertulis kepada pemrakarsa, Menteri,
Gubernur, &/atau Bupati/Walikota
10
HARI
TERIMA KASIH