Dan pengembangan pedoman praktik terbaik untuk ekowisata hiu dan pari yang bertanggung jawab. Mempromosikan perlindungan habitat penting hiu dan pari (nursery, kawin, feeding ground, tempat pelepasliaran remaja hiu) sebagai bentuk dukungan terhadap kawasan perlindungan laut (MPA) hiu dan pari di Indonesia.
ESTIMASI PERTUMBUHAN, MORTALITAS DAN EKSPLOITASI HIU KEJEN (Carcharhinus falciformis) DENGAN BASIS PENDARATAN
DI BANYUWANGI, JAWA TIMUR
GROWTH, MORTALITY AND EXPLOITATION ESTIMATES OF SILKY SHARK (Carcharinus falciformis) LANDED IN BANYUWANGI, EAST JAVA
Sebaran frekuensi hiu kejen yang didaratkan di Muncar, Banyuwangi selama periode penelitian (Mei–Desember) bervariasi. Nilai Z merupakan kemiringan kurva tangkapan hiu kejen (Carcharhinus falciformis) yang didaratkan di Muncar, Banyuwangi.
JENIS DAN JUMLAH TANGKAPAN HIU DI PERAIRAN LAUT SELATAN JAWA TENGAH
SPECIES AND TOTAL CATCH OF SHARKS OF SOUTHERN CENTRAL JAVA WATERS
Secara umum hiu yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap merupakan tangkapan utama dan tangkapan sampingan. Secara keseluruhan, produksi hiu yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap meningkat rata-rata 18,43%.
KERAGAMAN JENIS IKAN HIU YANG DIDARATKAN DI TPI BOM KALIANDA, LAMPUNG SELATAN
DIVERSITY OF SHARK SPECIES LANDED IN TPI BOM KALIANDA, SOUTH LAMPUNG
Jumlah produksi hiu di TPI Bom Kalianda, Lampung Selatan pada bulan ke-1 hingga bulan ke-3 bervariasi. TPI Bom Kalianda Lampung Selatan dengan jumlah 227 individu dalam 3 bulan kegiatan pemantauan populasi hiu.
PENDATAAN HIU YANG DIDARATKAN
DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI MUNCAR, BANYUWANGI SHARK ENUMERATION IN MUNCAR FISHING PORT, BANYUWANGI
Berdasarkan Tabel 1, armada yang digunakan dalam operasi penangkapan ikan hiu yang mendarat di PPP Muncar didominasi oleh kapal roda gigi trolling. Tren jumlah hiu yang didaratkan di pelabuhan perikanan (ekor) Pantai Muncar mengalami penurunan selama proses pengumpulan hingga mencapai angka nihil yang terjadi mulai pertengahan Desember 2014 akibat cuaca buruk dan turunnya harga jual sirip hiu (Gambar 3).
KOMPOSISI SPESIES, DISTRIBUSI PANJANG DAN RASIO KELAMIN HIU YANG DIDARATKAN DI JAWA TIMUR, BALI, NTB DAN NTT
SPECIES COMPOSITION, LENGTH DISTRIBUTION AND SEX RATIO OF SHARKS LANDED IN EAST JAVA, BALI, NTB AND NTT
Panjang kelima jenis hiu yang mendominasi hasil tangkapan di PPN Prigi masing-masing sebagai berikut: Squalus edmundsi (53-90 cm), Squalus hemipinnis (12-88 cm), Heptranchias perlo (63-100 cm), Alopias pelagicus (129 cm). - 383 cm) dan Carcharhinus falciformis (80-200 cm). Jenis hiu yang mendominasi hasil tangkapan di PPN Prigi adalah Squalus edmundsi dan Squalus hemipinnis.
STRUKTUR UKURAN DAN NISBAH KELAMIN IKAN CUCUT KEJEN (Carcharhinus falciformis) DI PERAIRAN SELATAN NUSA TENGGARA BARAT
STRUKTUR UKURAN DAN SEX RATIO IKAN KUNCI (Carcharhinus falciformis) DI PERAIRAN SELATAN NUSA TENGGARA BARAT. Rasio gender hiu jantan dan betina tidak seimbang, dengan lebih banyak betina.
POPULATION PARAMETERS AS CATCH INDICATOR STATUS SCALLOPED HAMMERHEAD SHARK (Sphyrna lewini) IN JAVA AND BORNEO WATERS
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa parameter populasi hiu martil (S. lewini) yang ditangkap di perairan laut Jawa dan Kalimantan, antara lain ukuran rata-rata ikan yang ditangkap, rasio jenis kelamin, ukuran saat pertama kali matang seksual, panjang asimtot dan optimal. panjang. Sampel hiu yang diteliti terdiri dari 745 ekor ikan yang terdiri dari 381 ekor jantan dan 364 ekor betina. Ikan jantan dengan kematangan FC (kalsifikasi lengkap) terdapat pada bulan Mei-Agustus dan Oktober-Desember, namun dalam jumlah yang sangat sedikit.
Pada bulan Mei-Agustus dan Oktober-Desember, ikan jantan dewasa secara seksual dapat ditemukan meskipun dalam jumlah kecil.
MONITORING JENIS IKAN HIU DI LAMPUNG, BANTEN, JAKARTA, JAWA BARAT DAN JAWA TENGAH
SHARK SPECIES MONITORING IN LAMPUNG, BANTEN, JAKARTA, WEST JAVA, AND CENTRAL JAVA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju kail, sebaran daerah penangkapan ikan dan lama penangkapan ikan hiu di Samudera Hindia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kail, sebaran daerah penangkapan ikan dan panjang hiu air yang ditangkap oleh armada rawai tuna yang beroperasi di Samudera Hindia. Nakano (2004) menjelaskan bahwa perairan tropis merupakan tempat pemijahan, perairan subtropis merupakan tempat remajanya, dan perairan dingin merupakan tempat berkembang biaknya hiu akuatik.
Jumlah hiu air yang ditangkap di Samudera Hindia biasanya menurun rata-rata 1,40 ekor per tahun.
PENDATAAN HIU HASIL TANGKAPAN SAMPINGAN DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA BRONDONG
BYCATCH SHARK RECORDING IN NUSANTARA FISHING PORT BRONDONG
Data yang dikumpulkan adalah hiu yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong, Lamongan (Tabel 1). Berdasarkan persentase tersebut terlihat bahwa jenis hiu yang didaratkan di PPN Brondong didominasi oleh 3 (tiga) jenis yaitu Hiu Martil Bergigi, Hiu Blacktip, dan Hiu Macan dengan persentase ketiganya melebihi 95%. dapat dilihat pada (Gambar 1). Terdapat 15 jenis hiu yang didaratkan di PPN Brondong Lamongan, dimana setiap jenis hiu memiliki jumlah yang berbeda-beda.
Jumlah dan jenis hiu yang didaratkan di PPN Brondong setiap bulannya dapat dilihat pada Gambar 2.
HUBUNGAN ANTARA WAKTU SET DAN DURASI PERENDAMAN PANCING TERHADAP HASIL TANGKAP SAMPINGAN PARI LEMER
RELATIONSHIP BETWEEN SETTING AND SOAK TIME ON THE CATCH OF PELAGIC STINGRAY (Pteroplatytrygon violacea Bonaparte, 1832)
Tujuan dari dokumen ini adalah untuk memberikan informasi hubungan antara waktu setup dan waktu perendaman dalam tangkapan per usaha (CPUE) ikan pari. Hasil uji ANOVA menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara set time dan CPUE ikan pari lemer (P>0.05; F=1.855) (Tabel 1). Baik pagi, pagi, siang maupun sore, tidak mempengaruhi hasil tangkapan ikan pari.
Banyaknya hasil tangkapan dikatakan lebih dipengaruhi oleh SST (suhu permukaan laut), dimana pari lebih banyak ditangkap pada suhu diatas 17o C (Forselledo et al., 2008).
BEBERAPA ASPEK BIOLOGI PARI FAMILI MOBULIDAE PADA PERIKANAN TUNA DI SAMUDERA HINDIA SELATAN JAWA
SOME BIOLOGICAL ASPECTS OF MOBULID RAYS IN TUNA FISHERIES IN SOUTH OF JAVA INDIAN OCEAN
BEBERAPA ASPEK BIOLOGIS TELUK KELUARGA MOBULIDAE DALAM PENANCIAN TUNA DI SAMUDERA HINDIA SELATAN JAWA. spp.). Data sekunder meliputi data produksi tahunan famili Mobulidae yang ditangkap dengan jaring insang di perairan Selatan Samudera Hindia Jawa pada periode tersebut. Dari sebelas spesies yang termasuk dalam famili Mobulidae (dua spesies Manta dan sembilan spesies Mobula), hanya tiga spesies yang ditemukan dieksploitasi terkait dengan penangkapan ikan tuna menggunakan jaring insang hanyut di perairan Samudera Hindia Selatan Jawa. yaitu ikan pari plampangan (Mobula japanica) dan ikan pari bluju (Mobula tarapacana).
Berdasarkan data statistik PPS Cilacap diketahui pari keluarga Mobulidae paling banyak tertangkap menggunakan jaring pukat dibandingkan alat tangkap lainnya.
KARANG MAKASSAR, KOMODO NATIONAL PARK, EAST NUSA TENGGARA
WAKTU DISTRIBUSI REEF MANTA (Manta alfredi) DI PERAIRAN KARANG TAMAN NASIONAL MAKASSAR KOMODO NUSA TENGGARA TIMUR DISTRIBUSI WAKTU REEF MANTA (Manta alfredi) DI PERAIRAN. Perbedaan jumlah penampakan manta (Dewar 2008) dibagi dengan jumlah survei yang terlihat pada setiap fase bulan dan pasang surut, sedangkan untuk data primer pada bulan September dan Oktober 2012 penyelaman dilakukan beberapa kali pada masing-masing fase bulan. fase bulan yaitu bulan purnama. bulan), yaitu cahaya bulan >90%, muda, yaitu <10% cahaya bulan, dan bulan sabit, yaitu cahaya bulan antara 10-90% (Dewar 2008). Jumlah penyelaman, kejadian dan rata-rata kemunculan pari manta per tahun dapat dilihat pada Tabel 1.
Perbedaan kenampakan pari manta terhadap ranjau dan pasang surut bulan dapat dilihat pada Lampiran 3 dan 4.
ANALISIS KEMUNCULAN IKAN HIU MELALUI METODE BAITED REMOTE UNDERWATER VIDEO (BRUV)
SHARK EMERGENCE ANALYSIS THROUGH BAITED REMOTE UNDERWATER VIDEO (BRUV) METHOD
Dua spesies hiu ditemukan saat terjadi hiruk pikuk mencari makan ikan non-hiu di sekitar umpan (A), yaitu Carcharhinus melanopterus dan Hemipristis elongata. Hiu jenis Eucrossorhinus dasypogon menunjukkan perilaku mendekati umpan kemudian menjauh dengan kondisi umpan tanpa adanya feeding frenzy (B3). Hiu Hemipristis elongata (Gambar 6) hanya ditemukan ketika umpan menjadi hiruk pikuk mencari makan ikan non-hiu.
Perilaku hiu Sphyrna lewini diduga dipengaruhi oleh adanya kegilaan makan ikan non-hiu.
IN TALISAYAN WATERS, BERAU DISTRICT, EAST KALIMANTAN PROVINCE
Hiu paus (Rhincodon typus) merupakan jenis ikan yang dilindungi sepenuhnya melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No. Di perairan Talisaya, hiu paus muncul di sekitar peta laut yang beroperasi setiap malam, terutama saat bulan gelap. . Perairan Talisaya mempunyai potensi sumber daya ikan pelagis yang besar dan menarik kedatangan hiu paus (Rhincodon typus) di sekitar Bagan.
KEHADIRAN HIU PAUS (Rhincodon typus) DI PANTAI KABUPATEN PROBOLINGGO JAWA TIMUR.
IN COASTAL PROBOLINGGO, EAST JAVA
Kebanyakan hiu paus muncul ke permukaan pada kedalaman air 5 hingga 20 meter (Gambar 1 dan Gambar 2). Saat cetacea tidak muncul, kondisi cuaca relatif sama dengan saat cetacea muncul. Saat kondisi cuaca cukup panas, hiu paus cenderung berada di bawah permukaan air, meski tetap bisa diamati dari atas perahu.
Munculnya hiu paus ke permukaan berkaitan dengan aktivitas makannya, yakni menyaring air untuk mendapatkan makanannya berupa zooplankton.
RANTAI PERDAGANGAN HIU DAN PARI DI PROPINSI NTB (NUSA TENGGARA BARAT) DAN NTT (NUSA TENGGARA TIMUR)
AND NTT (EAST OF NUSA TENGGARA)
RANTAI PERDAGANGAN HIU DAN PAI DI PROVINSI NTB (NUSA TENGGARA BARAT) DAN NTT (NUSA TENGGARA TIMUR). Beberapa bagian tubuh hiu dan pari yang mempunyai nilai ekonomi rendah hanya dipasarkan dan dikonsumsi secara lokal. Berbagai Jenis Produk Hiu dan Pari di Lombok (Hasil Survei) Produk Jenis Hiu Harga Rp.
Penggunaan bagian tubuh hiu dan skate di Tanjung Luar-Lombok Timur bersifat improvisasi.
TINGKAT KONSUMSI PRODUK HIU DI JAKARTA, SURABAYA DAN MAKASAR SHARK CONSUMPTION LEVEL IN JAKARTA, SURABAYA AND MAKASAR
Restoran di Jakarta menjual olahan daging hiu dengan harga lebih dari Rp. Berdasarkan survei, ada tiga restoran yang menjual masakan sirip hiu dalam bentuk sup. Berdasarkan penelitian, tiga restoran yang menjual sup sirip hiu rata-rata mampu menjual 280 porsi produknya setiap bulannya.
Survei kuliner berbahan dasar ikan hiu di Surabaya dilakukan di empat restoran di Sidoarjo dan Lamongan.
ALUR PERDAGANGAN HIU DI KEPULAUAN BANGGAI SULAWESI TENGAH
TRACKING THE SHARK TRADE IN BANGGAI ISLANDS CENTRAL SULAWESI
Perdagangan hiu di Kepulauan Banggai masih memiliki kelemahan, salah satunya adalah kurangnya informasi mengenai data lalu lintas dan status hiu yang diperdagangkan. Selain hasil tangkapan utama berupa ikan, nelayan di Kepulauan Banggai juga mendapatkan hasil tangkapan sampingan berupa ikan hiu. Jenis-jenis hiu di Kepulauan Banggai yang menjadi produk olahan dapat dilihat pada Tabel 1.
Berdasarkan data pada Tabel 2, jenis hiu yang diperdagangkan di Kepulauan Banggai terdiri dari 17 spesies, dimana 13 spesies diantaranya Near Threatened (NT), 2 spesies Vulnerable (VU), 1 spesies Endangered (EN) dan 1 spesies spesies terancam (EN) defisiensi data (DD).
TANTANGAN IMPLEMENTASI BLUE ECONOMY DI LOMBOK TIMUR: TINJAUAN DARI SEGI PEMANFAATAN DAN PERLINDUNGAN IKAN HIU DAN PARI
REVIEW OF THE USE AND PROTECTION OF SHARKS AND RAYS
Produksi hiu (cucut) di Tanjung Luar berdasarkan data statistik pada tahun 2011 sebanyak 222 ton (BPS Kabupaten Lombok Timur, 2012). Seperti disebutkan sebelumnya, penerapan prinsip ekonomi biru teridentifikasi dalam kegiatan eksploitasi hiu dan pari di Lombok Timur. Keekonomian kegiatan eksploitasi hiu dan pari di Lombok Timur disajikan pada Tabel 1 di bawah ini.
Penerapan prinsip ekonomi biru pada pemanfaatan hiu dan pari di Lombok Timur.
ANALISIS PEMETAAN NILAI UNTUK PENGEMBANGAN MODEL BISNIS BERKELANJUTAN BAGI PENGGALANGAN DANA PUBLIK MELALUI MEKANISME
CROWDFUNDING UNTUK PROGRAM KONSERVASI HIU KAWASAN SEGITIGA TERUMBU KARANG
ANALYSIS MAPPING VALUE FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT BUSINESS MODELS FOR PUBLIC FUNDRAISING BY CROWDFUNDING MECHANISM FOR
SHARK CONSERVATION PROGRAM IN CORAL TRIANGLE AREA
Hasil isolasi dan identifikasi senyawa bioaktif pada tulang rawan ikan hiu adalah glukosamin sulfat dan kondroitin sulfat. Bahan utama dalam penelitian ini adalah sampel tulang rawan punggung hiu bergetah (Prionace glauca). Uji toksisitas akut dilakukan untuk mengetahui tingkat keamanan glukosamin dan kondroitin yang diekstrak dari tulang rawan ikan hiu.
Dari hasil perbandingan dengan suplemen komersial, secara umum ditemukan bahwa glukosamin dan kondroitin yang diekstrak dari tulang rawan ikan hiu tidak memiliki aktivitas anti inflamasi yang berbeda.
ANALISIS POLA MUSIM PENANGKAPAN IKAN PARI YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA (PPN) PRIGI
Perkembangan jumlah tangkapan dan produksi hasil tangkapan ikan pari ditunjukkan pada Gambar 1 (Laporan Statistik PPN Prigi, 2014). Berdasarkan hasil analisis pola musim penangkapan ikan pari di PPN Prigi diketahui bahwa puncak musim penangkapan ikan pari terjadi pada bulan Januari, Desember, Februari, April dan Juni dengan nilai PMI sebesar 122,54% dan 122,54. masing-masing%. Untuk lebih menyempurnakan penelitian pola musim penangkapan ikan pari di PPN Prigi adalah sebagai berikut.
Perlu dilakukan penelitian terhadap aspek oseanografi di daerah penangkapan ikan pari yang didaratkan di PPN Prigi untuk memahami perubahan oseanografi pada saat terjadi fluktuasi hasil tangkapan.
PARIWISATA PENYELAMAN IKAN HIU DI PERAIRAN MOROTAI, MALUKU UTARA, INDONESIA
SHARK DIVING TOURISM IN MOROTAI, NORTH MALUKU, INDONESIA