• Tidak ada hasil yang ditemukan

Proyek UAS Mata Kuliah Kecerdasan Buatan

N/A
N/A
Alfred F. Jones

Academic year: 2024

Membagikan "Proyek UAS Mata Kuliah Kecerdasan Buatan"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

UAS PROJECT

Disusun untuk Memenuhi Ujian Akhir Semester Mata Kuliah Artificial Intelligence Dosen Pengampu: Nurcahya Pradana Taufik Prakisya, S.Kom., M.Cs.

Disusun oleh:

Kelompok 3

1. Adiar Rahmaningsih (K4521001) 2. Novita Ayuning Putri (K4521064) 3. Pramnesti Gitarina Sekar K. (K4521065)

PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SEBELAS MARET 2024

(2)

A. Pembagian Tugas

No. Nama Tugas

1 Adiar Rahmaningsih Membuat latar belakang, perencanaan, PPT 2 Novita Ayuning Putri Membuat solusi, panduan penggunaan, PPT 3 Pramnesti Gitarina Sekar Kesturi Membuat program, PPT

B. Latar Belakang

Pendidikan tinggi merupakan salah satu komponen penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. Di Indonesia, pemerintah telah menerapkan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebagai upaya untuk meringankan beban biaya kuliah bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Sistem ini diharapkan mampu memberikan akses pendidikan yang lebih merata dan adil bagi seluruh lapisan masyarakat. Namun, baru-baru ini, muncul berbagai permasalahan terkait kenaikan UKT di sejumlah universitas yang menimbulkan perdebatan di kalangan mahasiswa dan orang tua. Di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil pasca pandemi, kabar tentang kenaikan UKT menambah beban pikiran mahasiswa yang sudah tertekan oleh berbagai tantangan akademis dan finansial. Alasan utama kenaikan UKT, biasanya terkait dengan biaya operasional yang meningkat.

Permasalahan utama yang dihadapi adalah kurangnya transparansi dan akuntabilitas dalam penentuan besaran UKT. Banyak mahasiswa mengeluhkan bahwa mereka tidak mendapatkan informasi yang jelas mengenai dasar penetapan UKT dan bagaimana dana tersebut digunakan oleh pihak universitas. Selain itu, kenaikan UKT yang tidak proporsional menjadi isu krusial. Seringkali, kenaikan ini tidak sejalan dengan peningkatan kualitas fasilitas dan layanan pendidikan yang diterima oleh mahasiswa.

Mahasiswa merasa bahwa biaya yang mereka bayarkan tidak sesuai dengan manfaat yang mereka peroleh, sehingga menimbulkan ketidakpuasan dan protes dari berbagai pihak.

Ketidakadilan dalam penentuan golongan UKT juga menjadi sorotan. Sistem yang seharusnya berbasis pada kemampuan ekonomi mahasiswa sering kali tidak akurat dan tidak mencerminkan kondisi sebenarnya. Data yang digunakan untuk menentukan golongan UKT terkadang tidak valid atau kurang lengkap, sehingga mahasiswa dari

(3)

keluarga kurang mampu bisa mendapatkan golongan yang lebih tinggi dari seharusnya.

Hal ini menimbulkan rasa ketidakadilan dan ketidakpuasan di kalangan mahasiswa.

Melihat dari permasalahan tersebut, kami ingin memanfaatkan teknologi AI sebagai solusi dalam penentuan golongan UKT dengan pengembangan website berbasis AI untuk menentukan besaran UKT setiap semester berdasarkan penghasilan bersih orang tua.

C. Perencanaan

Kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) telah menimbulkan berbagai permasalahan di kalangan mahasiswa dan orang tua. Kurangnya transparansi, ketidakadilan dalam penentuan golongan UKT, serta dampak ekonomi pandemi COVID-19 memperparah situasi. Untuk mengatasi masalah ini, teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dapat digunakan sebagai alat untuk meningkatkan transparansi, keadilan, dan efisiensi dalam penentuan UKT. Dengan menggunakan teknologi AI, permasalahan kenaikan UKT dapat diatasi secara lebih efektif dan efisien.

Tujuan

1. Meningkatkan transparansi dalam penentuan besaran UKT.

2. Menyediakan sistem penentuan golongan UKT yang adil dan akurat berdasarkan data ekonomi mahasiswa.

3. Mengurangi beban administrasi dan meningkatkan efisiensi pengelolaan UKT.

4. Memberikan solusi adaptif terhadap perubahan kondisi ekonomi, seperti dampak pandemi COVID-19.

Langkah-Langkah Perencanaan 1. Pengumpulan Data

● Mengumpulkan data ekonomi mahasiswa secara menyeluruh, termasuk pendapatan keluarga, jumlah tanggungan, dan pengeluaran rutin.

● Menggunakan metode survei yang terstruktur dan aplikasi pengumpulan data yang aman.

2. Pembuatan Program

● Membuat program menggunakan website berbasis AI untuk menentukan besaran UKT setiap semester berdasarkan penghasilan bersih orang tua

3. Pengujian dan Evaluasi

(4)

● Melakukan uji coba website secara internal untuk memastikan semua fitur berjalan dengan baik

● Melibatkan beberapa mahasiswa dalam uji coba untuk mendapatkan feedback.

● Melakukan perbaikan berdasarkan feedback dan hasil uji coba.

4. Transparansi dan Komunikasi

● Melakukan sosialisasi kepada mahasiswa dan orang tua mengenai cara kerja sistem berbasis AI ini untuk meningkatkan kepercayaan dan pemahaman.

5. Pemeliharaan dan Pembaruan

● Melakukan evaluasi berkala untuk memastikan website berfungsi sesuai tujuan.

● Mengumpulkan feedback dari pengguna untuk terus meningkatkan kualitas website.

● Melakukan pemeliharaan rutin dan pembaruan algoritma AI agar tetap relevan dengan kondisi ekonomi terkini.

D. Solusi Permasalahan

Membuat website yang menentukan jumlah Uang Kuliah Tunggal (UKT) setiap semester berdasarkan penghasilan bersih orang tua merupakan solusi penting dalam konteks pendidikan tinggi di Indonesia.

1. Transparansi dan Kejujuran

● Dengan adanya website ini, proses penentuan UKT menjadi lebih transparan. Mahasiswa dan orang tua dapat memahami dengan jelas bagaimana penghasilan bersih mempengaruhi jumlah UKT yang harus dibayar.

● Hal ini juga mengurangi kemungkinan adanya manipulasi data atau ketidakjujuran dalam proses pengajuan UKT, karena sistem dapat memverifikasi data secara otomatis.

2. Efisiensi dan Kemudahan Akses

● Website ini memungkinkan proses penghitungan UKT dilakukan secara online, sehingga menghemat waktu dan tenaga baik bagi mahasiswa maupun pihak administrasi kampus.

● Mahasiswa dapat mengakses dan mengajukan data penghasilan orang tua kapan saja dan dari mana saja tanpa harus datang langsung ke kampus.

(5)

3. Keadilan dalam Pembayaran UKT

● Dengan sistem yang terotomatisasi dan berbasis data, penentuan UKT menjadi lebih adil. Mahasiswa dengan latar belakang ekonomi yang kurang mampu tidak akan terbebani dengan biaya yang terlalu tinggi, sementara mahasiswa dari keluarga yang lebih mampu akan membayar sesuai dengan kemampuan finansial mereka.

● Ini membantu dalam mengurangi ketidaksetaraan dalam akses pendidikan tinggi.

4. Pengelolaan Data yang Lebih Baik

● Sistem berbasis website memungkinkan pengelolaan data yang lebih baik dan terorganisir. Data penghasilan orang tua dan UKT dapat disimpan dan diolah secara digital, memudahkan analisis dan pelaporan.

● Informasi ini juga dapat digunakan untuk keperluan statistik dan perencanaan anggaran institusi pendidikan.

5. Dukungan Kebijakan Pemerintah

● Website ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mendorong digitalisasi dan transparansi dalam layanan publik. Implementasi sistem ini mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

6. Mengurangi Beban Administratif

● Penggunaan website mengurangi beban administratif dari staf kampus yang biasanya harus memproses pengajuan UKT secara manual. Ini memungkinkan mereka untuk fokus pada tugas-tugas lain yang lebih strategis.

● Dengan otomatisasi, risiko kesalahan manusia dalam proses penghitungan dan verifikasi data juga dapat diminimalkan.

7. Peningkatan Kepuasan Mahasiswa dan Orang Tua

● Ketika mahasiswa dan orang tua merasa proses penentuan UKT dilakukan dengan adil dan transparan, tingkat kepuasan mereka terhadap institusi pendidikan akan meningkat. Hal ini dapat berdampak positif pada reputasi kampus.

(6)

Dengan demikian, pembuatan website untuk menentukan jumlah UKT berdasarkan penghasilan bersih orang tua adalah langkah yang sangat strategis untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan keadilan dalam sistem pendidikan tinggi. Hal ini tidak hanya membantu mahasiswa dan orang tua, tetapi juga mendukung operasional dan kebijakan institusi pendidikan dalam jangka panjang.

E. Panduan Menggunakan Program 1. Halaman Awal

Mahasiswa masuk ke dalam website kemudian menekan tombol “START” untuk memulai.

2. Nama

(7)

Menuliskan nama lengkap mahasiswa.

3. Nomor Pendaftaran

Menuliskan nomor pendaftaran dengan benar.

4. Penghasilan Orangtua/ Wali

Memasukkan jumlah pendapatan orangtua atau wali selama satu bulan. Penulisan angka tidak menggunakan tanda titik.

(8)

5. Jumlah Anggota Keluarga

Memasukkan data jumlah anggota keluarga yang termasuk dalam satu Kartu Keluarga.

6. Biaya Listrik dan PDAM

Memasukkan data berupa biaya listrik dan PDAM selama satu bulan.

(9)

7. Biaya Rumah

Memasukkan biaya sewa atau cicilan rumah, jika tidak ada dapat dituliskan angka nol.

8. Biaya Internet

Memasukkan akumulasi biaya internet selama satu bulan.

(10)

9. Hasil Penggolongan UKT

Hasil penggolongan dan UKT yang perlu dibayarkan.

10. Keberatan/ Tidak

Mahasiswa dapat menjawab pertanyaan apakah keberatan dengan jumlah UKT yang tertulis. Menjawab denganYaatauTidak

(11)

11. Jika Keberatan

Apabila keberatan maka mahasiswa dipersilakan untuk mengajukan keringanan sesuai prosedur.

12. Jika Tidak Keberatan

Apabila tidak keberatan maka mahasiswa bisa melanjutkan pembayaran sesuai prosedur.

F. Cara Membuat Program

1. Siapkan aset yang diperlukan yakni backdrop untuk latar belakang dan sprite untuk karakter yang akan diberikan kode.

2. Buka website scratch.mit.edu, buat akun dan klik create untuk membuat proyek baru.

(12)

3. Tampilan halaman akan berubah, tambahkan backdrop yang sudah disiapkan. Bisa juga dengan menggunakan backdrop dan sprite yang sudah disiapkan oleh scratch.

4. Tentukan variabel. Adapun variabel terdiri dari Nama, Nomor Pendaftaran, Pendapatan, Jumlah Orang, Listrik dan PDAM, Sewa Rumah, Internet, dan Jawaban Kesediaan. Tentukan pula variabel yang ingin ditampilkan saat program dijalankan.

(13)

5. Masukkan kode dengan fitur drag and drop sesuai dengan rancangan program yang dibuat.

Syarat:

● Jumlah UKT tidak boleh lebih dari pendapatan bersih tiap anggota keluarga selama 3 bulan.

● Rumus:

x 3 > UKT

𝑃𝑒𝑛𝑑𝑎𝑝𝑎𝑡𝑎𝑛 − (𝐵𝑖𝑎𝑦𝑎 𝑙𝑖𝑠𝑡𝑟𝑖𝑘 𝑑𝑎𝑛 𝑃𝐷𝐴𝑀 + 𝐵𝑖𝑎𝑦𝑎 𝐼𝑛𝑡𝑒𝑟𝑛𝑒𝑡 + 𝐵𝑖𝑎𝑦𝑎 𝑆𝑒𝑤𝑎 𝑅𝑢𝑚𝑎ℎ) 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑎𝑛𝑔𝑔𝑜𝑡𝑎 𝑘𝑒𝑙𝑢𝑎𝑟𝑔𝑎

(14)

Tampilan kode:

● Sprite tombol start

Kode untuk menyembunyikan tombol start saat berganti halaman

● Sprite karakter

Kode untuk menyembunyikan karakter saat halaman awal

(15)

Kode untuk menjalankan pertanyaan dan menentukan keputusan dengan fungsi if else

(16)

● Backdrop 1

Kode untuk menyembunyikan variabel yang ingin ditampilkan di halaman awal

6. Simpan program di website dan komputer dengan menekan tombol File > save now dan File > save to your computer.

7. Coba untuk menjalankan program. Program juga dapat dibagikan kepada orang lain melalui link dengan tombol Shared. Adapun link proyek ini adalah sebagai berikut:

https://scratch.mit.edu/projects/1036136743

Referensi

Dokumen terkait

Kecerdasan buatan atau artificial intelligence merupakan salah satu bagian ilmu komputer yang membuat agar mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti

Abstrak: Mata kuliah Teknologi Pangan merupakan salah satu mata kuliah pilihan di Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Sebelas Maret yang bertujuan untuk membekali

Seluruh staf dosen Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret yang telah turut serta mendidik penulis hingga menyelesaikan studi S1.. Seluruh staf karyawan

Dokumen berisi sistematika penulisan tugas akhir berbasis proyek mata kuliah e-bisnis semester II di Universitas Muhammadiyah Kalimantan

Dokumen ini merupakan laporan tugas akhir mata kuliah irigasi yang disusun oleh Muhammad Misbahul Nur

Laporan hasil studi lapangan yang disusun oleh Kelompok 6 mata kuliah olahraga dan

Laporan praktikum Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Mata sebagai tugas mata kuliah Kecerdasan

RENCANA PEMBELAJARAN PROGRAM STUDI S1 TEKNOLOGI PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET TUGAS MATA KULIAH PENGELOLAAN KELAS DIGITAL Indentitas Mata