• Tidak ada hasil yang ditemukan

RAHMAT KAMAL RAMADHAN 1320030019

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "RAHMAT KAMAL RAMADHAN 1320030019 "

Copied!
170
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Perusahaan dimanapun akan selalu dihadapkan pada masalah disiplin kerja, namun jika hal ini terus berlanjut maka akan merugikan perusahaan. Kompensasi sendiri mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam menjaga disiplin kerja karyawan dalam suatu perusahaan, dimana karyawan dengan kompensasi yang sesuai akan lebih patuh terhadap peraturan yang dibuat oleh perusahaan karena karyawan merasa bahwa kerja keras yang mereka lakukan merupakan imbalan yang adil yang akan mereka dapatkan dari perusahaan. perusahaan.

Identifikasi Masalah

Batasan Masalah

Perumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

LANDASAN TEORITIS

Kompensasi

  • Pengertian Kompensasi
  • Jenis-Jenis Kompensasi
  • Tujuan Kompensasi
  • Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Besar Kompensasi
  • Indikator-Indikator Dalam Kompensasi

Ada beberapa faktor yang sangat mempengaruhi besarnya gaji yang diberikan suatu organisasi kepada karyawannya, faktor-faktor tersebut menjadi alasan utama mengapa karyawan menerima pekerjaan yang diberikan oleh organisasi/perusahaan. Manfaat finansial langsung yang dibayarkan kepada pekerja berdasarkan jam kerja, jumlah barang yang diproduksi atau jumlah jasa yang diberikan.

Gambar 1  Jenis Kompensasi
Gambar 1 Jenis Kompensasi

Budaya Organisasi

  • Pengertian Budaya Organisasi
  • Karakteristik Budaya Organisasi
  • Tipe Budaya Organisasi
  • Fungsi Budaya Organisasi
  • Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Budaya Organisasi . 31

Kemudian Laksmi dalam Pasarib (2012: 9) mengutip pakar lain Monde dan Noe yang menyatakan bahwa: “Budaya organisasi berasal dari nilai-nilai, keyakinan, dan kepercayaan bersama. Dari penjelasan Wibow mengenai jenis-jenis budaya organisasi, kita dapat menyimpulkan bahwa pekerja didorong untuk berinteraksi dengan orang lain untuk membantu mereka.

Gaya Kepemimpinan

  • Pengertian Gaya Kepemimpinan
  • Tujuan dan Manfaat Gaya Kepemimpinan
  • Teori Gaya kepemimpinan berbagai kekuasaan
  • Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Gaya Kepemimpinan 52

Dengan kata lain, gaya kepemimpinan merupakan persepsi pengikut terhadap pola perilaku pemimpin ketika berusaha mempengaruhi pengikutnya. Dalam gaya kepemimpinan ini, pemimpin mempunyai kekuasaan yang mutlak, sedangkan pengikutnya tidak mempunyai kebebasan dalam menggunakan kekuasaannya. Dalam gaya kepemimpinan demokratis, jumlah kekuasaan dan kebebasan yang dimiliki pengikut lebih besar dibandingkan pemimpinnya.

Misalnya, gaya kepemimpinan ini sering digunakan dalam organisasi teknologi tinggi seperti unit penelitian dan pengembangan serta Badan Antariksa Nasional (NASA). Pemimpin dapat menggunakan satu atau lebih gaya kepemimpinan tergantung pada kualitas pengikut dan situasi lingkungan kepemimpinan pada saat proses kepemimpinan itu terjadi. Oleh karena itu, faktor-faktor yang mempengaruhi gaya kepemimpinan adalah kedudukan pengikut/bawahan dan kedudukan lingkungan manajemen.

Gaya kepemimpinan seorang pemimpin dapat berubah karena faktor situasional pengikut/bawahannya dan juga faktor situasional lingkungan kepemimpinan.

Gambar II.1. Teori Gaya Kepemimpinan Berbagi kekuasaan  Wirawan (2013: 381)
Gambar II.1. Teori Gaya Kepemimpinan Berbagi kekuasaan Wirawan (2013: 381)

Disiplin Kerja

  • Pengertian Disiplin Kerja
  • Tujuan dan Manfaat Disiplin Kerja
  • Jenis-Jenis Disiplin Kerja
  • Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Disiplin Kerja
  • Indikator Disiplin Kerja

Berdasarkan pengertian di atas dapat kita simpulkan bahwa disiplin kerja yang dimaksud adalah kesadaran dan kesediaan seseorang untuk mematuhi peraturan perusahaan dan norma-norma sosial yang berlaku, baik tertulis maupun tidak, agar tenaga kerja dapat melaksanakan tugasnya. secara tertib dan lancar dalam upaya penguatan pedoman – pedoman organisasi perusahaan. Disiplin kerja yang baik dapat terwujud jika adanya semangat dari karyawan itu sendiri, kerja yang baik tercermin dari pengawasan ketidakhadiran karyawan, ketepatan waktu kerja dan terpenuhinya kebutuhan. Setiap organisasi mempunyai disiplin kerja yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan organisasi itu sendiri.

Remunerasi (gaji dan kesejahteraan) juga mempengaruhi kedisiplinan pegawai karena remunerasi akan memberikan kepuasan dan kecintaan pegawai terhadap perusahaan tempat ia bekerja. Keadilan yang dijadikan landasan kebijaksanaan dengan memberikan reward (pengakuan) maupun punishment akan merangsang terciptanya disiplin pegawai yang baik. Jadi keadilan harus diterapkan dengan baik dalam bisnis apapun agar kedisiplinan karyawan perusahaan juga baik.

Berdasarkan indikator-indikator tersebut, perusahaan akan berusaha memberikan yang terbaik kepada setiap anggotanya tanpa membedakan satu dengan yang lain sehingga tercipta disiplin kerja yang optimal.

Kerangka Konseptual

  • Pengaruh Kompensasi Tehadap Disiplin Kerja
  • Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Disiplin Kerja
  • Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Disiplin Kerja 71

Penelitian ini membuktikan terdapat pengaruh signifikan langsung kompensasi finansial dan non finansial terhadap disiplin kerja. Dalam jurnal Siti Mahmudah (2010) melakukan penelitian tentang “Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Disiplin Kerja Pada Jaringan BMT Muamalat Center Indonesia Daerah Istimewa Jogya”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh budaya organisasi terhadap disiplin kerja pada Jaringan BMT Muamalat Center.

Aries Susanty dkk (2012) melakukan penelitian tentang “Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Disiplin Kerja Karyawan (Studi Pada PT. Penelitian ini membuktikan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja karyawan dimana pemimpin dapat menjadi inspiratif. Melakukan penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh transformasi gaya kepemimpinan, motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional, motivasi kerja dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai.

Hipotesis

Terdapat pengaruh gaya kepemimpinan terhadap disiplin kerja karyawan pada perusahaan PT Bank Syariah Mandiri Cabang Medan Kampung Baru. Terdapat pengaruh kompensasi, budaya organisasi dan gaya kepemimpinan secara bersama-sama terhadap disiplin kerja karyawan pada perusahaan PT Bank Syariah Mandiri cabang Medan Kampung Baru.

METODE PENELITIAN

  • Pendekatan Penelitian
  • Definisi Operasional
  • Tempat Dan Waktu Penelitian
  • Populasi Dan Sampel
  • Data danTeknik Pengumpulan Data
    • Sumber Data
    • TeknikPengumpulan Data
  • Uji Instrumen
    • Uji Validitas
    • Uji Reliabilitas
  • Teknik Analisa Data
    • Analisis Regresi Linier Berganda
    • Uji Hipotesis
    • Koefisien Determinan

Uji t (parsial) dilakukan untuk melihat secara individual pengaruh variabel independen (X1, X2, X3) berupa remunerasi, budaya organisasi dan gaya kepemimpinan yang sebagian berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja. karyawan di PT. Bank Syariah Mandiri cabang Medan Kampung Baru. Tidak terdapat pengaruh secara parsial kompensasi, budaya organisasi dan gaya kepemimpinan terhadap disiplin kerja pegawai PT.Bank Syariah Mandiri Cabang Medan Kampung Baru. Terdapat pengaruh secara parsial gaji, budaya organisasi dan gaya kepemimpinan terhadap disiplin kerja karyawan PT. Bank Syariah Mandiri Cabang Medan Kampung Baru.

Tidak terdapat pengaruh remunerasi, budaya organisasi dan gaya kepemimpinan terhadap disiplin kerja karyawan PT. Bank Syariah Cabang Medan Kampung Baru. Terdapat pengaruh remunerasi, budaya organisasi dan gaya kepemimpinan terhadap disiplin kerja karyawan PT. Bank Syariah Cabang Medan Kampung Baru. Dengan demikian terdapat pengaruh remunerasi, budaya organisasi dan gaya kepemimpinan terhadap disiplin kerja pegawai PT.Bank Syariah Mandiri Cabang Medan Kampung Baru.

Dari hasil penelitian dijelaskan bahwa terdapat pengaruh kompensasi, budaya organisasi dan gaya kepemimpinan terhadap disiplin kerja pegawai PT Bank Syariah Mandiri cabang Medan Kampung Baru.

Tabel III.1 Operasionalisasi variabel
Tabel III.1 Operasionalisasi variabel

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Hasil Penelitian

  • Karakteristik tempat Penelitian
  • Statistik Deskriptif
  • Statistik Deskriptif untuk Variabel Bebas X 1
  • Statistik Deskriptif untuk Variabel Bebas X 2
  • Statistik Deskriptif untuk Variabel Bebas Y
  • Uji Asumsi Klasik
  • Uji Normalitas Data
  • Uji Hekteroskedastisitas
  • Uji Multikolinieritas
  • Model Regresi Linear Berganda
  • Uji Hipotesis
  • Uji t (Parsial)
  • Uji (Simultan)
  • Koefisien Determinasi

Visi PT Bank Syariah Mandiri Cabang Medan Kampung Baru adalah memimpin pembangunan peradaban ekonomi yang mulia. Hal ini menunjukkan bahwa proporsi pegawai perempuan lebih banyak dibandingkan pegawai laki-laki di PT.Bank Syariah Mandiri Cabang Medan Kampung Baru. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar pegawai PT Bank Syariah Mandiri Cabang Medan Kampung Baru mempunyai masa kerja yang panjang, hal ini menunjukkan bahwa sebagian pegawai merasa nyaman berada di perusahaan karena budaya organisasi yang baik.

Model regresi linier berganda dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel independen (kompensasi, budaya organisasi dan gaya kepemimpinan) terhadap variabel dependen disiplin kerja pegawai PT Bank Syariah Mandiri cabang Medan Kampung Baru. Dari Tabel IV.12 diperoleh hasil signifikan t = 0,000, dimana signifikan t lebih kecil dari α = 0,05 dan nilai t hitung variabel kompensasi sebesar 2,714 dan t tabel sebesar 1,984 sehingga nilai t hitung > t tabel (2,714 > 1,984) ) sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel kompensasi (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja (Y) karyawan PT. Bank Syariah Cabang Medan Kampung Baru mempunyai. Dari Tabel IV.12 diperoleh hasil signifikan t = 0,002, dimana signifikan t lebih kecil dari α = 0,05 dan nilai t hitung variabel Budaya Organisasi (X2) sebesar 3,314 dan t tabel sebesar 1,984 sehingga nilai t hitung > t -tabel (3,314 > 1,984) sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel budaya organisasi (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja (Y) pegawai PT.Bank Syariah Cabang Medan Kampung Baru.

Jadi F angka > F tabel (24,021 > 2,70) atau signifikansi (Sig.)

Tabel IV.3.
Tabel IV.3.

Pembahasan

  • Pengaruh Kompensasi Terhadap Disiplin Kerja
  • Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Disiplin Kerja 117
  • Pengaruh Kompensasi, Budaya Organisasi, Gaya

Oleh karena itu, dari hasil penelitian ini dapat dijelaskan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan kompensasi terhadap disiplin kerja pada PT Bank Syariah Mandiri cabang Medan Kampung Baru. Artinya hipotesis nol (Ho) ditolak dan disimpulkan budaya organisasi (X2) mempunyai pengaruh signifikan secara parsial terhadap disiplin kerja (Y) pegawai PT Bank Syariah Cabang Medan Kampung Baru. Artinya hipotesis nol (Ho) ditolak dan disimpulkan bahwa gaya kepemimpinan (X1) berpengaruh signifikan secara parsial terhadap Employee Engagement (Y) pada PT Bank Syariah Cabang Medan Kampung Baru.

Berdasarkan hasil penelitian dapat dijelaskan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan gaya manajemen terhadap disiplin kerja karyawan PT. Jadi jika gaya manajemen pada PT. Bank Syariah Mandiri Cab Medan Kp Baru ditingkatkan maka akan meningkatkan disiplin kerja pegawai di PT. Bank Syariah Mandiri Cab Medan Kampung Baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi, budaya organisasi dan gaya manajemen berpengaruh signifikan secara simultan terhadap disiplin kerja pegawai PT.Bank Syariah Mandiri Cab Medan Kp Baru.

PT disarankan. Bank Syariah Mandiri Cabang Medan Kampung Baru untuk meningkatkan kompensasi, budaya organisasi dan gaya kepemimpinan sehingga disiplin kerja pegawai di PT. Bank Syariah Mandiri Medan Kampung Baru semakin berkembang.

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

Jadi apabila gaji pada PT.Bank Syariah Mandiri Cab Medan Kp Baru ditingkatkan maka akan meningkatkan disiplin kerja pegawai PT.Bank Syariah Mandiri Cab Medan Kp Baru. Sehingga jika budaya organisasi pada PT.Bank Syariah Mandiri Cab Medan Kp Baru ditingkatkan maka akan meningkatkan disiplin kerja para pegawai di PT.Bank Syariah Mandiri Cab Medan Kp Baru.

Saran

Disarankan kepada pimpinan PT Bank Syariah Mandiri Cabang Medan Kampung Baru untuk dapat mempertahankan gaya kepemimpinan terutama yang berkaitan dengan fungsinya mengarahkan yaitu memberi petunjuk kepada pegawai, mengawasi seluruh kegiatan yang dilakukan oleh pegawai dan untuk dapat memberikan penilaian obyektif terhadap pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan. Kemudian Pimpinan juga harus mendukung segala aktivitas karyawan yang positif dan memberikan delegasi agar karyawan merasa diberi tanggung jawab yang artinya perusahaan memberikan kepercayaan kepada karyawannya, dan dengan rasa dipercaya maka akan tercipta disiplin kerja karyawan yang lebih baik lagi. Dengan meningkatkan kompensasi, budaya organisasi dan gaya kepemimpinan sehingga pegawai dapat disiplin kerja, hal ini dapat dilakukan.

Adanya peluang bagi peneliti selanjutnya untuk mengkaji lebih dalam mengenai disiplin kerja pada PT Bank Syariah Mandiri Cabang Medan Kampung Baru dengan variabel lain seperti kompetensi diri, semangat kerja, motivasi dan lain-lain agar dapat memberikan disiplin kerja yang baik (Komitmen Afektif) yang dirasakan oleh karyawan. bagian dari perusahaan bukan hanya karena memerlukan kerja agar tujuan dan hasil yang ingin dicapai perusahaan tercapai secara maksimal. Beberapa bagian penulisan skripsi yang saya kutip dari karya orang lain telah ditulis dengan jelas sumbernya sesuai dengan norma dan etika penulisan ilmiah. Apabila di kemudian hari ternyata seluruh atau sebagian skripsi ini bukan hasil karya saya atau terdapat plagiarisme pada bagian tertentu, saya bersedia menerima sanksi pencabutan gelar akademik yang saya pegang dan sanksi lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan. berlaku. undang undang Undang.

Gambar

Gambar 1  Jenis Kompensasi
Gambar II.1. Teori Gaya Kepemimpinan Berbagi kekuasaan  Wirawan (2013: 381)
Tabel III.1 Operasionalisasi variabel
Tabel III-2 Jadwal Penelitian
+7

Referensi

Dokumen terkait

untuk mengetahui jumlah nasabah yang ingin mengajukan permohonan gadai dalam setiap hari, agar data Permohonan Gadai Emas pada Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang

Disarankan kepada Bank Syariah Mandiri cabang Banda Aceh agar tetap menjaga kepuasan nasabah, harus bisa memberi pelayanan yang lebih baik pada nasabah karena

Dari hasil penelitian di Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Bandar Jaya, peneliti mendapat kesimpulan bahwa strategi pemasaran untuk menarik nasabah agar menggunakan fasilitas

BANK SYARIAH MANDIRI CABANG KAMPUNG BARU ME DAN SKRIPSI DlaJ•Iwl untak Meleagbpl Tap.t-tugu daa Memeaabl Syuat Meaeapal Gelar Sujaaa Ekoaoml Oleh: KURNIA wmowo NIM : 07 832