*
•V
• i-
' Y.
*
■ .V - •
Lifnif
PERLINDUNGANHUKUMBAGIPEKERJAATASDASAR PERJANJIANKERJALISANDIPT.XYLOINDAHPRATAMA
KABUPATENMUSIRAWAS
SKRIPSI
DiajukanuntukMemenuhiSebagianPersyaratan MemperolehGelar SarjanaHukum
PadaBagianHukumdanBisnis FakultasHukumUNSRI
DESTI AKTARIKA
02043100238
UNIVERSITASSRTWUAYA FAKULTASHUKUM
2008
I
l
UNIVERSITASSRIWIJAYA FAKULTASHUKUMSORE
TANDAPERSETUJUANSKRIPSI
: DestiAktarika Nama
: 02043100238 NIM
ProgramStudi : Ilmu Hukum
ProgramKekhususan : StudiHukumdanBisnis
JudulSkripsi : PERLINDUNGAN HUKUMBAGIPEKERJAATAS DASARPERJANJIANKERJALISANDIPT.XYLO INDAHPRATAMAKABUPATENMUSIRAWAS
Palembang, Agustus2008 DisetujuiOleh:
PembimbingUtama PembimbingPembantu
AmrollahArpan,S.H.,S.U
NIP.130876415 H. inIbrahim,S.H.M.Hum NIP.131639379
ii
Telah MengikatiUjianSkripsiPada
Hari
Tanggal Nama Nim Bagian
: Sabtu
:09Agustus2008 :DestiAktarika :02043100238
:Studi HukumdanBisnis
r
TimPenguji :1. Ketua : SyahminAK,SH.,M.H
2. Sekertaris : SriTuratmityah,S.H.^M.Hum
3. Anggota :AbdullahTulip,SH.,M.Hum
4. Anggota :AmrullahArpan,SH.,SU
Palembang,09Agustus2008 Mengetahui
Ariman^S.H.,M.H 256
iii
MCmO:
4» Tmggalkfln sikfip ragu-ragu di dalam mengambil fyputusan dan jauki sikfip yang tida^ada arak tujuan. Tetapi, bersemangatlak, buhtkgn tekfldddn maju.
4 Jagalah dirimu Sadi^baU^ usakakfinlak kemuliaannya fonna engkfiu dipandang manusia bukfln fymna rupa tetapi kesempurnaan budi dan adab.
4* “Untuk, suk§es kans keram gagak gegal tidak, berarti tamat. <Bangkjt dan teruslah berjuang, berhenti berusaha berarti gagal total (jagal tetapi terus berusaha berarti kfberhasilanyang tertunda.
4 <Se<Tke<Best, get<Ike<Best 'nadcIke<BesL
XA£A!MJ&f <PE<S&E!M<BJU{W kjtpersembahkfin kfpadd:
4* Kedua orang tua yang telak membesarkan dan mendidik, kp dengan penttk cinta, 4 Jl£k: asGk.fy yang tersayang,
4 Kpbuuga besar kp;
4 AknamaterkjL
IV
KATAPENGANTAR
DengannamaAliah Yang MahaPengasihlagi MahaPenyayang. Segala Puji bagi Allah yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikanskripsiyangbeijudul “PERLINDUNGANHUKUM BAGIPEKERJA ATAS DASAR PERJANJIAN KERJA LISAN DI PT. XYLO INDAH PRATAMA KABUPATEN MUSI RAWAS” Guna melengkapi persyaratan memperoleh gelar Sarjana Hukum pada Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya. Di dalam penyusunan skripsi ini tidak terlepas dari bantuan, dorongan sertabimbingan dari berbagai pihak sehinggapenulisdapatmenyelesaikanpenulisanskripsi ini.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan ini masih banyak terdapat kekurangan-kekurangan, maka sumbangan pemikiran demi kesempurnaan selanjutnyasangatpenulisharapkanagarskripsiinibermanfaatbagikitasemuapihak yangtelahmembacanya.
Palembang, Agustus2008 Penulis
DestiAktarika <
v
UCAPANTERIMAKASIH
aSA t
Syukur alhamdulillah, atas hidayah dan inayah Allah Swt., sknpsi yang beijudul “Perlindungan Hukum Bagi Pekeija Atas Dasar Peijanjian Keija Lisan Di PT. Xylo Indah Pratama Kabupaten Musi Rawas”, dapat diselesaikan dengan baik dan lancar. Dengan selesainya penulisan ini, maka dengan segala ketulusan hati disampaikanrasahormat serta ucapan terimakasih kepada semua pihak, khususnya kepada:
1. IbuProf.Dra.BadiaPerizade,M.B.A.,sebagaiRektorUniversitas Sriwijaya;
2. Bapak Rasyid Ariman, S.H.,M.H., sebagai Dekan Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya;
3. PembantuDekanI,II, danIIIFakultas HukumUniversitas Sriwijaya, yangtelah memberikan petunjuk dan kemudahan dalam pengurusan administrasi perkulihan;
4. Bapak Amrullah Arpan, SH., S.U., sebagai Pembimbing I, yang telah banyak memberikan bimbingan, nasehat, dan dorongan yang sangat bermanfaat kepada penulis selamapenulisanskripsiini;
5. Bapak H. Zulkamain Ibrahim, SH., M.Hum., sebagai pembimbing II, yangtelah banyakmemberikanpengarahankepadapenulis;
6. Bapak Dr.Joni Emirzon.SH.M.Hum, sebagai ketua bagian ilmu dan hukum Bisnis
vi
BapakSyahminAK.SH.MH,sebagaiPembimbingAkademik, yangtelahbanyak memberikanbimbingankepadapenulis;
8. Dosen Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya, yang telah mendidik penulis untukdapatmemilikikemampuanakademisdanteknisdibidanghukum;
9. Bu Ita, Pak Edi, Yuk Welas, Yuk Ana, Kak Bowo, Kak Agus, Kak Ical juga Seluruh Staf Administrasi, Laboratorium Hukum, Staf Perpustakaan Fakultas HukumUniversitasSriwijaya,yangtelahbanyakmembantupenulis;
7.
10, Pimpinan PT. Xylo Indah Pratama beserta seluruh staff, yang telah banyak memberikaninformasi, masukandanfasilitasnyabagipenulis;
11. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Musi Rawas, terima kasihataskerjasamadandukungannyabagipenulis;
12. Kepala DPC Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, terima kasih atas bantuandankeijasamanya;
13. Papadanmama Q yang tercinta. Terimakasihkarenadoa, kesabaran, dankasih sayang, dan dukungannya selama ini akhirnya penulis dapat menyelesaikan skripsi danjugadapatmenyelesaikanstudyinidenganbaik;
14. Adik Ari, Adik Happy, Adik Oyi tersayang. Terima kasih atas segala kasih sayangdandukungannyaterhadappenulis;
15. Keluarga besar Q yang memberikan semangat, dukungan dan doanya. Terima kasihsemua;
16. SeseorangyangmencintaiQ, dirimujauhdimatatapi dekatdihati.Makacie atas kasih sayang,doa,dansupportyangtelahdiberikankepadaQ;
Sahabat-sahabatQ, Yuris,KakRahmat,Diana,YukNingsih,Adit, Sarah,Puput, Rim, Ginha, Helena, Emil, Zulia, Vivied, Ayu, Mbak Galuh, Metha, Maz Yok, 17.
vn
Yuli,Kiki,MbakDiah, Anti, sertateman-teman sepeijuanganpenulis yangtidak dapat disebutkan satu persatu. Terima kasih atas perhatian dan dorongan yang telahdiberikankepadapenulis.
Semoga amal kebaikan semua pihak yang telah membantuh penulis dalam menyelesaikanskripsi inimendapatrahmatdankaruniadari allahSWT,danHarapan penulissemogaskripsiini bermanfaatbagikitasemua.Amien.
Palembang, Agustus2008 Penulis,
Desti Aktarika
viii
DAFTAR ISI
Judul ... i
PersetujuanSkripsi...
MottodanPersembahan...
KataPengantar...
UcapanTerimaKasih...
DaftarIsi...
PertanggungjawabanMateriSkripsi...
n
IV
v
VI IX
UPT PERPUSTAKA/uv ASSR1WI JAYA
XI
419016B
TAHG6AL - t a JAN 2009
ND.DAFTAR:
BABI
PENDAHULUAN
A. LatarBelakang... . B. Pemasalahan...
C. TujuanPenelitian...
D. ManfaatPenelitian...
E. RuangLingkupPenelitian F. MetodePenelitian...
1 9 9 10 10 11 BABII
TINJAUANUMUMTENTANGPERJANJIAN DAN PERJANJIANKERJA A. TinjauanUmumTentangPeijanjian...
1. PengertianPeijanjian...
2. SyaratSahnyaPeijanjian...
3. AsasPeijanjian...
B. TinjauanUmumTentangPeijanjianKeija 1. PengertianPeijanjianKeija...
2. Unsur-UnsurPeijanjianKeija...
14 14 17 20 22 22
25
IX
3. SyaratSyahnyaPeijanjianKeija... 27 4. SubjekPeijanjianKeija...
5. Bentukdan JenisPeijanjiankeija...
6. KewajibanParaPihakDalam PeijanjianKeija 7. PeraturanPerusahaan...
28 30 33 39
BABIII
PERLINDUNGANHUKUMBAGIPEKERJAATAS DASARPERJANJIAN KERJALISANDIPT.XYLOINDAHPRATAMAKABUPATENMUSI RAWAS
A. SejarahPT.XyloIndahPratama
B. PeijanjianKeijaLisanMenurutUndang-undangNomor 13 Tahun200343 C. UpayaPembuktianApabilaTeijadi SengketaAntaraPengusahaDengan
Pekeija...
D. PraktikPenerimaanPegawai PadaPT.Xylo IndahPratama.
42
46 63
BABIV PENUTUP
A. Kesimpulan B. Saran...
69 70
DAFTARPUSTAKA LAMPIRAN
x
UNIVERSITASSRIWIJAYA FAKULTASHUKUM
BahwaIsi/MateriYangBerjudulPerlindunganHukum BagiPekerja AtasDasarPerjanjian KerjaLisandiPT. XyloIndahPratama
KabupatenMusiRawas
Seluruhmerupakantanggungjawabilmiah Dan tanggungjawabmoral penulis
Palembang, Agustus2008 Penulis
(DestiAktarika) Nim.02043100238
XI
BABI PENDAHULUAN
A. LatarBelakang
Pembangunan ketenagakerjaan sebagai bagian integral dari pembangunan nasional berdasarkan Pancasiladan Undang-undangDasar 1945, dilaksanakandalam rangka pembangunan manusia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya untuk meningkatkan harkat, martabat dan harga diri tenaga keija serta mewujudkan masyarakat sejahtera, adil, makmur dan merata, baik materiil maupun spiritual. Selanjutnya dalam Penjelasan Umum ini juga dikatakan bahwa pembangunanketenagakerjaanharusdiatursedemikian rupasehinggaterpenuhi hak- hakdanperlindunganyang mendasarbagi tenagakerjadan pekerja/ buruhsertapada saatyangbersamaandapatmewujudkankondisiyangkondusifbagiduniausaha. i
Pembangunan ketenagakerjaan mempunyai banyak dimensi dan saling keterkaitan. Keterkaitan itu tidak hanya dengan kepentingan tenaga kerja selama, sebelum dan sesudah masa kerja tetapi juga keterkaitan dengan kepentingan pengusaha, pemerintah dan masyarakat. Untuk itu, diperlukan pengaturan yang bersifatmenyeluruh dan komprehensif, antaralain mencakuppengembangan sumber daya manusia, peningkatan produktivitas dan daya saing tenaga keija Indonesia,
PenjelasanUmumUndang-undang Nomor 13 Tahun2003
1
2
perluasan kesempatan keija, pelayanan penempatan tenaga keija dan pembinaanhubunganindustrial.2
upaya
Di Indonesiadi dalam segi ketenagakeijaanterbentang beberapakendala dan masalah serta tantangan yang dihadapi dan memerlukan pemecahan. Misalnya tentang kesenjangan antara semakin membengkaknyajumlah pencari keija dengan sedikitnya kesempatan keija yang tersedia, kurang tersedianya tenaga keija yang terampil dan berpengalaman yang sudah tentu memerlukan pemecahan dan jalan keluar.
Pada suatu negara yang baru memacu pembangunannya, seperti Indonesia, eksistensi tenaga keija sebagai Sumber Daya Manusia merupakan salah satu faktor penting dari berbagai komponen pembangunan biasanya satu dengan lainnyajalin- menjalin sebagai komponen manunggal. Komponen tersebut adalah alam, tenaga keija dan modal. Di dalam pandangan ekonomi, ketiga komponenitu merupakanhal yang terpentingdan tidakdapatdipisahkan. Akantetapi dalamkenyataan,komponen tenagakeijasebagai SumberDayaManusiamerupakanhalyangpalingmenonjol.3
Setiap orang dapatmenjadi pekeija sesuai denganbakatdan kemampuannya.
Pekeija pada umumnya dapat dikatakan sebagai orang yang kurang modal dan sulit dalam memenuhi kebutuhanhidupnya. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan
2Ibid.,hlnL78.
GunawiKartasapoetra(dkk),HukumPerburuhanPancasiladalamPelaksan
Keija,PenerbitArmico,Bandunng,Cet 1, 1983,hlm.9 aanHubungan
3
hidupnyaitu pekeijamengikatkan din untuk bekeija dan menerima upah dan pihak lain.
Masalah ketenagakeijaan di Indonesia dihadapkan pada kendala dan tantangan yang memerlukan pemikiran, penelitian, penelaahan dan pemecahan.
Memperhatikan kondisi yang demikian, kiranya perlu ada suatu perangkat hukum bagi sarana perlindungan dan kepastian hukum bagi tenaga keija, terutama bagi mereka yang akan atau sedang melaksanakan hubungan keija maupun setelah berakhirnyahubungankeija.
Hubungan keija diatur pada Pasal 1 angka 15 Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 yang menyebutkan bahwa: Hubungan keija adalah hubungan antara pengusaha dan pekeija/ buruh berdasarkan peijanjian keija yang mempunyai unsur pekeijaan, upah, danperintah. Bentuk* perlindungan dan kepastian hukum terutama bagitenagakeijatersebutadalahmelaluipelaksanaandanpenerapanpeijanjiankeija, diharapkan para pengusaha atau majikan tidak lagi memperlakukan para pekeija dengan sewenang-wenang, memutuskan hubungan keija secara sepihak tanpa memperhatikan kebutuhan para pekeija serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Pada Pasal 51 ayat(1) Undang-undangNomor 13 Tahun2003 menyebutkan bahwa: Peijanjiankeija dibuat secara tertulis atau lisan. Dalam Penjelasan Undang- undang ini disebutkan bahwa pada prinsipnya peijanjian keija itu dibuat secara
4
tertulis, namun melihat kondisi masyarakat yang beragam dimungkinkan adanya perjanjiansecaralisan.4 Perjanjian yangdibuatsecaratertulisditujukan sebagai dasar pembuktianapabilaterjadisengketadandiperkarakandimukapengadilan.
Marsh S.B. danSoulsbymengatakanbahwa: Suatuperjanjian yangmemenuhi syaratmenurut undang-undang diakui oleh hukum. Sebaliknya perjanjian yang tidak memenuhi syarat maka perjanjian ituhanya berlaku diantaramereka. Apabila suatu ketika ada pihak yang tidak mengakuinyalagi, makahakim akanmembatalkan atau menyatakanperjanjianitubatal.5
KetentuanHukumdiIndonesiayangmengatursyarat sahnyasuatu perjanjian dalam Pasal 1320 KUHPerdata adalah: Sepakat mereka untuk mengikatkan diri, cakapuntuk membuat suatu perjanjian,mengenai suatu hal tertentudan suatu sebab yang halal. Syarat tentang sepakat dan cakap disebut dengan syarat subjektifkarena mengenai subjeknya yang mengadakan perjanjian. Sedangkan syarat tentang objek dan causa yang halal disebut dengan syaratobyektifkarena mengenai perjanjiannya sendiri atau objek dari perbuatan hukum yang dilakukan. Akibat hukum bila tidak dipenuhinyasyarat subjektifmakaperjanjianitudapatdibatalkan. Artinyasalah satu pihak yang tidak cakap atau pihak yang memberikan sepakatnya secara tidak bebas
^Undang-undangNomor13Tahun2003PenjelasanPasal51ayat1 MajalahKANUNNomor28EdisiApril2001,hlm.98
5
dapat meminta pembatalan kepada hakim. Sepanjang tidak dimintakan pembatalan, perjanjianitusahbagiparapihakdalamperjanjianitu.6
Di dalam perjanjian kerja diletakkan segala hak dan kewajiban antara pengusaha atau pekerja secara timbal-balik. Dengan demikian kedua belah pihak dalam melaksanakan hubungan kerja terikat pada apa yang mereka sepakati dalam perjanjian kerja maupun peraturan perundang-undangan yang berlaku berdasarkan bahwa: Semua perjanjian yang sah pasal 1338 KUHPerdata, yang menyatakan
berlakusebagaiundang-undangbagimerekayangmembuatnya.
Perihal perjanjianperburuhan ( dalam literatur sekarang disebutpula sebagai perjanjiankerja), dalamKitabUndang-undangHukumPerdatadiaturdalamTitel 7A Pasal 1601 sampai denganPasal 1603. Akantetapi karenaKUHPerdatatelahberlaku lebih dari satu abad yang lalu dan dibuat oleh bukan bangsa Indonesia, tentu saja tidaksesuaidenganaspirasidankebutuhanbangsaIndonesia.7
Berlakunya ketentuan-ketentuan hukum peninggalan zaman penjajahan Belanda,padamulanyahanyabertujuan yang sifatnyasementaradalam masatransisi serta untuk menjaga agar tidak terjadi kevakuman hukum. Ketentuan tersebut ditegaskan oleh Pasal II Aturan Peralihan Undang-undang Dasar 1945. Karena itu ketentuan-ketentuanyang adapadapasal di dalamnya,jelas telahketinggalan zaman dantidaksesuailagidenganjiwakesatuandankemerdekaanIndonesia.
6Ibid.,hlm.98.
7Djumadi,PerjanjianKerja,PTRajaGrafidoPersada,Jakarta^007,hlm 8.
6
Hubungan pekeija dan pengusaha pada awalnya dalam suatu hubungan perburuhan, kemudian disusun dalam Hubungan Perburuhan Pancasila dan terakhir dalam Hubungan Industrial Pancasila. Karenanya ketentuan-ketentuan dalam kitab Undang-undangHukum Perdatatelah banyak yangtidak berlakulagi, baikmelalui yurisprudensi maupun penciptaan perundang-undangan yang baru. Peraturan yang bertujuanuntukmenyesuaikanatas kebutuhanhukum dalammemenuhi aspirasi aerta landasan hukum yang bersesuaian dengan jiwa kesatuan, kemerdekaan serta diselaraskan dengan kepentingan menyongsong era tinggal landas dalam Pembangunan Nasional. Seperti yang saat ini digalakkan disegala bidang berlandaskanPancasiladanUndang-undangDasar1945.
Adapun peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang peijanjian kerja, sebagai manifestasi dari pelaksanaan Hubungan Industrial Pancasila (HIP), antaralainsebagaiberikut:
a. Undang-undang Nomor 1 Tahun 1951 tentang Pernyataan Berlakunya Undang-undang Nomor 12 Tahun 1948 tentang Kerja, untuk Seluruh RepublikIndonesia;
b. Undang-undang Nomor 3 Tahun 1951 tentang Pernyataan berlakunya Undang-undang Pengawasan Perburuhan Tahun 1948 Nomor 23 dari RepublikIndonesiauntukseluruhwilayahRepublikIndonesia;
c. Undang-UndangNomor21 Tahun 1954tentangPeijanjianPerburuhan;
7
Undang-UndangNomor22Tahun 1957 tentangPenyelesaian Perselisihan Perburuhan;
e. Undang-Undung Nomor 12 Tahun 1964 tentang Pemutusan Hubungan Keijadi PerusahaanSwasta;
f. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1969 tentang Ketentuan-ketentuan PokokMengenai TenagaKeija;
g. Undang-UndangNomor1 Tahun 1970tentangKeselamatanKeija;
h. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1951 tentang Pernyataan Berlakunya Undang-UndangNomor33 Tahun1947tentangKecelakaankeija;
d.
Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1981 tentang Wajib Lapor
i.
KetenagakerjaandiPerusahaan.
Semua undang-undang tersebut kesemuanya dilengkapi dengan peraturan perundang-undangan yang fungsinya sebagai peraturan pelaksanaan dari undang- undang, baik berupa Penjelasan atas Undang-undang, Peraturan Pemerintah, PeraturanMenterimaupunpetunjuklainnyayangbersifatteknis.8
Peijanjian keija yang dibuat oleh pengusaha dengan pekeija/ buruh tidak boleh bertentangan dengan peijanjian keija bersama yang dibuat oleh pengusaha dengan serikat pekeija/ serikat buruh yang ada pada perusahaan. Demikian pula
*Ibid.,hlm.9.
■
8
peijanjian itu tidak boleh bertentangan dengan peraturan perusahaan yang dibuat olehpengusaha.9
Peijanjian kerjadanPeijanjiankeijabersamamempunyai manfaatyangbesar bagi pihak yang membuat peijanjian tersebut. Hal ini hendaknya disadan dengan peijanjian keija dan peijanjian keija bersama yang dibuat dan ditaati dengan itikad baik dapat menciptakan suatu ketenangan keija, kepastian hak dan kewajiban bagi para pihak. Akibatnya, lebih jauh lagi produktivitas akan semakin meningkat sehingga pengusaha dapatmengembangkan perusahaannya, dan lebih luas lagi akan dapatmembuatlapangankeijabaru.
Seperti diuraikan diatas, hubungankeija baru timbul dari peijanjian. Dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata, peijanjian tersebut boleh lisan ataupun tertulis. DalamUndang-undangNomor 13 Tahun 2003pasal 51 ayat 1, dimanadalam peijanjian tersebut dapat dilakukan secara lisan maupun tertulis dengan perkataan lain, peijanjian lisanitupunmemilikikekuatan hukum. Oleh karenanyatetaptimbul hakdankewajibansekalipunpeijanjianituditutupsecaralisan.
Dari uraian tersebut dapat kita lihat bahwabanyak sekali pemasalahan yang timbul dalam hubungan perburuhan di Indonesia, yang teijadi dalam perusahaan- perusahaan yang mempekeijakan cukup banyak pekeija. Salah satunya adalah PT Xylo Indah Pratama yang berlokasi di Kabupaten Musi Rawas. Adapaun PT Xylo IndahPratamainiadalahperusahaanyangbergerakdalambidangbahanbakupensil.
9ZaeniAsyhadie,HukumKeija,PTRajaGrafindoPersada,Jakarta,2007,hlm.44
9
Berdasarkanlatarbelakangyangtelahdiuraikantersebutmakapenulistertarik untukmenuliskannyadalambentuk skripsi denganjudul “PerlindunganHukum Bagi Pekeija Atas Dasar Perjanjian Keija Lisan di PT. Xylo Indah Pratama Kabupaten MusiRawas.”
B. Permasalahan
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas maka berikut ini adalahpermasalahanyangakandibahasdalamskripsi ini.
1. Mengapa dalam Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 masih memungkinkan perjanjiankerjaditutup secaralisan?
2. Bagaimana upaya pembuktiannya apabila terjadi sengketa antara pengusaha dan pekeija/buruhbilamanasalahsatupihakmembantahhal-halyangdisengketakan?
3. Apakah dalam penerimaan sebagai karyawan PT. Xylo Indah Pratamajuga atas dasarperjanjiankerjalisan?
C. TujuanPenelitian
Adapuntujuanyangingindicapaidalampenelitianiniadalahsebagaiberikut:
1. Untuk mengetahui alasan masih dimungkinkannya menutup perjanjian kerja secaralisan.
10
2. Untuk mengetahui upaya pembuktiannya apabila teijadi sengketa antara pengusahadanpekeija/buruh.
3. UntukmengetahuicarapenerimaankaryawandiPT.XyloIndahPratama.
D. ManfaatPenelitian
Dengan dilakukannya penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat sebagaiberikut:
1. BersifatPraktis
Penelitian inidiharapkan dapatmemberikan sumbanganpikiranpada masyarakat mengenaiperjanjiankerjalisan.
2. BersifatTeoritis
Untuk menambah pengetahuan dan memperluas wawasan bagi kebutuhan akademis, khususnya dalam bidang hukum ketenagakerjaan dan mengenai masalah-masalahyang dikajidalamskripsiini.
E. RuangLingkup
Ruang lingkup dalam penulisan skripsi ini, penulis hanya membatasi pada masalahyangberhubungan langsungdengan masalahketenagakerjaanumumnyadan pelaksanaanhubungankeijaatasdasarperjanjiankerja.
11
F. MetodePenelitian
1.MetodePendekatan
Metode dalam pembahasan masalah skripsi ini dilakukan dengan Pendekatan yaitu Pendekatan Yuridis normatif, dalam arti mengkaji Peraturan Perundang - undangan yang berkaitan dengan Permasalahan yang akan dibahas, dan juga dilakukan Pendekatan lapangan untuk memperoleh informasi sebagai bahan Penunjang.
2. JenisdanSumberData
Untuk memperoleh data-data yang diperlukan, penulis mempergunakan dua metodepengumpulandata,yaitu:
a. DataSekunder
Data sekunder adalah data yang diperoleh dengan cara penelitian kepustakaan yaitumengkajibahan-bahanyangmeliputi:
• BahanHukumPrimer
Yaitu bahan-bahan hukum yang mempunyai kekuatan mengikat yang terdiri atauberupaperaturanperundang-undangan,diantaranya:
1. KitabUndang-UndangHukumPerdata(KUHPerdata);
2. Undang-UndangRINomor 13Tahun2003 tentangKetenagakeijaan;
3. Undang-UndangDasar 1945;dan
12
4. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan HubunganIndustrial.
• BahanHukum Sekunder
Yaitu bahan-bahan yang memberikan penjelasan mengenai bahan hukum primer, yang meliputi antara lain asas-asas, doktrin-doktrin dan teori-teori hukum.
• BahanHukumTersier
Yaitu bahanhukum sebagai penunjang yang dapat memberipetunjuk-petunjuk maupunpenjelasan-penjelasanterhadap bahanhukumprimerdanbahanhukum sekunder, yaitu antara lain Kamus Bahasa Indonesia, Kamus Hukum, Jurnal IlmuHukum,MediaCetakdanMediaElektronik, sepertiinternet.
b. DataPrimer
Dataprimer adalahdata yangdiperoleh dengan cara wawancaralangsung kepada responden dilapangan yang dalam hal ini Pimpinan atau Staf PT Xylo Indah Pratama di Kabupaten Musi Rawas, Dinas Tenaga Keija dan Transmigrasi KabupatenMusi Rawas danDewan PimpinanCabangKonfederasi SerikatPekeija SeluruhIndonesiaKotaLubukLinggau.
J
13
3.TeknikPengumpulanData
Data sekunder dalam Penelitian ini diperoleh melalui studi kepustakaan.
Disamping data sekunder juga digunakan informasi sebagai penunjang diperoleh denganmelakukan wawancaralangsung yang dilakukankepadastaf PTXylo Indah PratamaKabupaten Musi Rawas, Dinas Tenaga Keija dan Transmigrasi Kabupaten Musi Rawas dan Dewan Pimpinan Cabang Konfederasi Serikat Pekeija Seluruh IndonesiaKotaLubukLinggau.
4.AnalisaData
Data sekunder dan data primer yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif secara deskriptif dalam arti menguraikan dan menghubungkan secara sistematis dalam bentuk kalimat kemudian ditarik suatu kesimpulan. Inilah yang menjadijawabandaripermasalahanyangdibahas dalamskripsiini.
DAFTARPUSTAKA
A.BUKU
Abdul Kadir, Muhammad., Hukum Perikatan, PT. Intermasa, Jakarta, Cet. VI, 1979.
Djumadi, Hukum Perburuhan Perjanjian Kerja, PT. RajaGrafido Persada, Jakarta,Cet.V,2004.
Djumialdji,PerjanjianKerja,SinarGrafika,Jakarta,2005.
GunawiKartasapoetra(dkk),HukumPerburuhanPancasiladalamPelaksanaan HubunganKerja,Armico,Bandung,Cet1, 1983.
Iman Soepomo, Hukum Perburuhan Bagian Pertama Hubungan Kerja, PPAKRIBhayangkara,Jakarta, 1968.
MajalahKanun,Nomor28,EdisiApril2001.
Radja Gukguk. HP, Hukum Perburuhan (bahan penataran), Fakultas Hukum Unpad,Bandung, 1989.
RidwanHalim(dkk),SeriHukumPerburuhanAktual,PenerbitPrdnyaParamita, Jakarta, 1989.
Sehat Damanik, Hukum Acara Perburuhan, Penerbit Dss Publishing, Jakarta, 2004.
Subekti,AnekaPerjanjian,PT.CitraAdityaBakti,Cet. 10,1995.
Subekti,HukumPerjanjian,PT.Intermasa,Jakarta, 1979.
Wiwoho Soedjono,HukumPerjanjian,BinaAksara,Jakarta, 1990.^
v
ZaeniAsyahadie,HukumKerja,PT.RajaGrafindo,Jakarta2007.
Zaenal Asikin, Dasar-dasar Hukum Perburuhan, PT. RajaGrafindo Persada, 1993.
B. PERUNDANG-UNDANGAN
Indonesia.Kitab Undang-UndangHukumPerdata(KUHPerdata).
Indonesia. Undang-UndangDasar1945, AmademenKesatusampai keempatbeserta penjelasannya.
Undang-UndangNomor. 13 Tahun2003 TentangKetenagakerjaan.
T
\
Undang- Undang Nomor. 2 Tahun 2004 Tentang Penyelesaian Perselisihan HubunganIndustrial.
v