• Tidak ada hasil yang ditemukan

Reformasi Sosial dalam Prinsip Islam

N/A
N/A
tri rizkiana

Academic year: 2024

Membagikan "Reformasi Sosial dalam Prinsip Islam "

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

PRINSIP-PRINSIP REFORMASI

SOCIAL DALAM ISLAM

Penghargaan pada

nilai kemanusiaan

(2)

1. Keadilan dan Kesetaraan 2. Hak Asasi Manusia

3. Kesejahteraan Bersama

4. Kemanusiaan dalam Konflik

5. Pemberdayaan Individu dan Kelompok Marginal

6. Pelayanan Sosial

7. Kepedulian Terhadap Lingkungan

(3)

1.KEADILAN DAN KESETARAAN

Penghargaan pada nilai kemanusiaan menuntut penerapan

keadilan dan kesetaraan dalam segala aspek kehidupan sosial.

Setiap individu, tanpa memandang suku, agama, atau latar belakang, memiliki hak yang sama dan harus diperlakukan secara adil

)هِ)بِ ,مْ.كُ.ظُ)عِ2يَ ا5مَّ)عِ)نِ 2هِ5لَّلا 5نَّ)إِ )لِ,دْ2عِ,لا)بِ او.مَّ.كُ,حْ2تَ ,نَّ2أَ )سِا5نَّلا 2نَ,يْ2بِ ,مْ.تُ,مَّ2كُ2حَ ا2ذَ)إِ2وَ ا2هَ)لَّ,هْ2أَ ى2ل)إِ )تِا2نِا2مَ2,لْأَا اوَQدُّ2ؤَ.تَ ,نَّ2أَ ,مْ.كُ.رُ.مَ,أْ2يَ 2هِ5لَّلا 5نَّ)إِ

اWرُيْ)صِ2بِ اWعِيْ)مَّ2سَ 2نَّا2كُ 2هِ5لَّلا 5نَّ)إِ

Sesungguhnya Allah menyuruhmu menyampaikan amanah kepada yang berhak

menerimanya. Dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia, hendaknya kamu menetapkannya dengan adil. Sesungguhnya Allah sebaik-baik yang memberi pengajaran kepadamu. Sungguh, Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. – (Q.S An-Nisa: 58)

Wahai orang-orang yang beriman, Jadilah kamu penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah, sekalipun terhadap dirimu sendiri atau terhadap kedua orangtua dan kaum kerabatmu. Jika dia (yang terdakwa) orang yang kaya ataupun miskin, maka Allah lah yang lebih tahu kemaslahatan (kebaikannya). Maka janganlah kamu

mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutarbalikkan (fakta) atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah Maha teliti terhadap segala sesuatu yang kamu kerjakan. – (Q.S An-Nisa: 135)

(4)

2. HAK ASASI MANUSIA

Reformasi sosial dalam Islam menekankan perlindungan hak asasi manusia sebagai bentuk penghargaan terhadap martabat manusia. Hak-hak seperti kebebasan beragama, hak hidup, hak privasi, dan hak keadilan harus

diakui dan dihormati.

Katakanlah (Muhammad) Marilah aku bacakan apa yang diharamkan Tuhan. Jangan mempersekutukan-Nya, berbuat baik kepada orangtua, janganlah membunuh anakmu karna miskin. Kamilah yang memberi rezeki dan kepada mereka; janganlah kamu mendekati perbuatan keji, baik yang terlihat/tersembunyi, janganlah membunuh orang yang

diharamkan Allah. Demikianlah Dia memerintahkan kepadamu agar mengerti.” (Al-An’am ayat 151)

Artinya: “Dan katakanlah (Muhammad) Kebenaran itu datangnya dari

Tuhanmu; barangsiapa menghendaki (beriman) hendaklah dia beriman dan barangsiapa menghendaki (kafir) biarlah dia kafir. Sesungguhnya Kami

telah menyediakan neraka bagi orang zalim. Jika mereka meminta

pertolongan, mereka akan diberi air seperti besi mendidih menghanguskan wajah. Itulah minuman paling buruk dan tempat istirahat paling jelek” (Al Kahfi ayat 29)

(5)

3. KESEJAHTERAAN BERSAMA

Penghargaan pada nilai kemanusiaan memerlukan perhatian

terhadap kesejahteraan bersama. Reformasi sosial bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera secara kolektif, bukan

hanya untuk satu kelompok atau individu tertentu.

“Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraannya). Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar” (QS Al-Nisa/4: 9).

“Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros” QS.

Al-Isra/17:26

“Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? (1) Itulah orang yang menghardik anak yatim (2) dan tidak menganjurkan memberi Makan orang miskin (3)” QS. Al-Maun/107:1-3

(6)

4. KEMANUSIAAN DALAM KONFLIK

Dalam situasi konflik atau pertikaian, prinsip reformasi sosial Islam menekankan penyelesaian damai dan penanganan konflik dengan cara yang manusiawi. Penghargaan terhadap nilai

kemanusiaan memerlukan penolakan terhadap kekerasan yang tidak perlu dan perlindungan terhadap korban.

Resolusi Konflik menurut Al –Qur’an : 1. Klarifikasi

Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. (QS. Al-Hujarat [49]: 6)

2. Tahkim

Dan jika kamu khawatirkan ada persengketaan antara keduanya, maka kirimlah seorang hakam dari keluarga laki-laki dan seorang hakam dari keluarga

perempuan. Jika kedua orang hakam itu bermaksud mengadakan perbaikan, niscaya Allah memberi taufik kepada suami-isteri itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS. Al-Nisa [4]: 35)

(7)

3. Musyawarah

Maka disebabkan rahmat dari Allahlah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu

bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu.

Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. (QS. Ali Imran [3]: 159)

4. Memaafkan

Jika kamu menceraikan isteri-isterimu sebelum kamu bercampur dengan mereka, padahal sesungguhnya kamu sudah menentukan maharnya, maka bayarlah seperdua dari mahar yang telah kamu tentukan itu, kecuali jika isteri-isterimu itu memaafkan atau dimaafkan oleh orang yang memegang ikatan nikah, dan pemaafan kamu itu lebih dekat kepada takwa. Dan janganlah kamu melupakan keutamaan di antara kamu.

Sesungguhnya Allah Maha Melihat segala apa yang kamu kerjakan. (QS. Al-Baqarah [2]: 237) 5. Berdamai

Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. (QS. Al-Baqarah [2]: 208) 6. Perang

Telah diizinkan (berperang) bagi orangorang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya.

Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu, (QS. Al-Hajj [22]: 39)

(sumber : Nasution, H. 2020. AL-QUR’AN DAN RESOLUSI KONFLIK ANTAR UMAT BERAGAMA DI INDONESIA : Al- Dhikra: Jurnal Studi Quran dan Hadis)

(8)

5. PEMBERDAYAAN INDIVIDU DAN KELOMPOK MARGINAL

Reformasi sosial mencakup usaha untuk memberdayakan individu dan

kelompok yang mungkin terpinggirkan atau kurang mampu. Ini mencakup pemberian kesempatan, akses terhadap pendidikan, dan bantuan bagi mereka yang membutuhkannya.

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk (An-Nahl: 125). 

Barangsiapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan dalam

keadaan beriman, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan Kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. (An N ahl : 97)

(9)

6. PELAYANAN SOSIAL

Prinsip reformasi sosial dalam Islam mendorong adanya pelayanan sosial yang efektif dan adil. Ini mencakup layanan kesehatan,

pendidikan, dan bantuan sosial yang dapat meningkatkan kondisi hidup masyarakat secara keseluruhan.

(10)

7. KEPEDULIAN TERHADAP LINGKUNGAN

Penghargaan pada nilai kemanusiaan juga mencakup kepedulian terhadap lingkungan. Islam mengajarkan tanggung jawab manusia sebagai khalifah (pengelola) bumi, dan reformasi sosial harus

memperhitungkan dampaknya terhadap lingkungan.

Allah-lah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air hujan dari langit, kemudian Dia mengeluarkan dengan air hujan itu berbagai buah- buahan sebagai rezeki untukmu; dan Dia telah menundukkan bahtera bagimu supaya bahtera itu berlayar di lautan dengan kehendak-Nya, dan Dia telah

menundukkan (pula) bagimu sungai-sungai. Dan dia telah menundukkan (pula) bagimu matahari dan bulan yang terus menerus beredar (dalam orbitnya); dan telah menundukkan bagimu malam dan siang. Dan dia telah memberikan

kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepada-Nya.

dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu

menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah)”. (QS. Ibrahim 13:32-34).

(11)

ASAS-ASAS PERBAIKAN SOSIAL

1. Rabaniyah

2. Ketinggian kualitas jiwa manusia

3. Penegasan terhadap keyakinan akan adanya jaza’ (balasan) atas setiap amal 4. Deklarasi ukhuwah antar sesama manusia

5. Bangkitnya laki-laki dan perempuan secara bersama- sama, mengumumkan adanyatakaful dan emansipasi serta menetapkan tugas masing-masing secara rinci;

6. Jaminan kepada masyarakat akan adanya hak hidup, pemilikan, lapangan kerja, kesehatan, kebebasan, pengajaran dan keamanan bagi setiap individu, serta menentukan sumber-sumber penghasilan

7. Penentuan dua macam gharizah (kecenderungan):

Kecenderungan untuk memelihara jiwa dan

memelihara keturunan serta mengatur berbagai

tuntutan yang terkait dengan makanan dan pemenuhan kebutuhan seksual

Dalam buku : Risalah Bainal Amsi wal Yaum

(12)

8. Tegas dalam memerangi berbagai tindak kriminal dan pelanggaran hak-hak asasi manusia

9. Penegasan akan pentingnya wihdatul umah dan mengikis habis semua bentuk perpecahan

10. Mewajibkan umat untuk berjihad memperjuangkan

prinsip-prinsip al haq yang  digariskan oleh sistem ini;

dan

11. Menjadikan daulah sebagai sarana bagi perwujudan dan pemeliharaan fikrah, bertanggung jawab mewujudkan sasaran-sasarannya di masyarakat, dan

mentransformasikannya kepada sekalian manusia

(13)

THANK YOU

Mirjam Nilsson

[email protected] www.contoso.com

Referensi

Dokumen terkait

Jika isteri-isterimu itu mempunyai anak, maka kamu mendapat seperempat dari harta yang ditinggalkannya sesudah dipenuhi wasiat yang mereka buat atau (dan) seduah

Seorang suami yang telah menceraikan isterinya dengan talak satu atau dua, harus baginya untukr ujuk kembali kepada isterinya selama isteri itu masih dalam iddah kerana rujuk adalah

Dalam tahap yang lebih awal dari perkembangan masyarakat di Arabia dalam mana kekayaan adalah milik bersama, jika para isteri kemudian dipinang dengan memberikan mahar kepada

- Segala sesuatu yang bisa dijadikan mahar, diapun boleh untuk dijadikan pengganti dalam hulu', jika seorang isteri berkata: hulu'lah aku dengan uang seribu, kemudian suaminya

Didalam menentukan besarnya kerugian yang diakibatkan oleh kejahatan untuk menentukan hukumannya yang dilihat adalah perbuatannya bukan niatnya5. Prinsip dari hukum pidana

Mahar (maskawin) di dalam Islam diartikan sebagai” hak atas kekayaan (atau sesuatu yang bernilai) bagi wanita, yang diwajibkan kepada laki-laki karena akad nikah”.Mahar

Tidak hanya mahar, namun dalam adat istiadat suku Banjar terdapat juga yang dikenal jujuran yaitu suatu pemberian yang diberikan oleh calon suami kepada pihak calon isteri yang akan

Penentuan Mahar oleh Wanita calon isteri Adapun hasil wawancara dengan informan dapat dilihat sebagai berikut : Sebagaimana pendapat para calon yang akan melamar atau melangsungkan