RENCANA KERJA JAMINAN MUTU HACCP ICE CREAM ”GLACEE”
Nama unit usaha : CV. Master ICE
Alamat : Jl. Kahuripan no XX, Sidoarjo Jawa Timur
Telp/Fax :
(031) 728041497RENCANA KERJA JAMINAN MUTU
Nama Unit Usaha : CV. Master ICE
Alamat : Jl. Kahuripan no XX, Sidoarjo Jawa Timur
Validasi Internal Validasi Eksternal
Tanggal : 1 Desember 2013 Tanggal : : 1 Desember 2013
Ihsan Adi Prabowo S.T Dr. Nenny Harijani, Msi., Drh
2
DAFTAR ISI
Sampul yang di Validasi ... 2
Daftar Isi ... 3
Pendahuluan ... 4
Kebijakan Mutu ... 6
Struktur Organisasi ... 7
Organisasi Profil Perusahaan ... 8
Organisasi Tim HACCP ... 9
Deskripsi Produk ... 11
Diagram Alir Produk... 13
Identifikasi Bahaya ... 15
Penetapan CCP ... 26
Prosedur Produksi ... 27
Identifikasi Bahaya II ... 29
Prosedur Verifikasi ... 30
Prosedur Pengaduan Konsumen ... 31
Prosedur Amandemen ... 32
Instruksi Kerja ... 33
Prosedur Pengaduan ... 34
Prosedur Recall ... 35
Manual Prosedur... 36
CV. MASTER ICE
Rencana Kerja Jaminan Mutu
Nomor : RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
Pendahuluan Halaman : 1
Dalam sebuah usaha membutuhkan beberapa peraturan yang digunakan dalam pengawasan mutu produk guna menjamin kesehatan masyarakat dalam mengkomsumsi makanan. HACCP adalah singkatan dari Hazzard Analysis Critical Control Point yang merupakan sistem yang dibuat sebagai alat manajemen untuk memberikan usaha yang lebih terstruktur untuk mengendalikan bahaya-bahaya yang teridentifikasi. Pertama kali HACCP dibuat untuk menjamin makanan bebas dari sesuatu yang pathogen untuk program angkasa luar oleh Pillsbury Company, the U.S. Army, dan the National Aeronautics and Space Administration (NASA) pada tahun 1960. Kemudian HACCP digunakan pada industry pengolahan makanan untuk produksi makanan kaleng yang rendah kadar keasaman pada tahun 1970. Hal ini menyediakan kendali proses yang tepat untuk setiap langkah dari seluruh proses pengolahan makanan. Pada saat ini, HACCP digunakan pada industry daging dan unggas yang diregulasikan oleh United States Department of Agriculture (USDA) dan juga digunakan pada industry makan laut, sari buah, dan telur yang diregulasi oleh Food and Drug Administration (FDA). Sekarang FDA juga meregulasikan untuk industri pengolahan susu (Bardic,2001; Riswadkar, 2000). HACCP sekarang secara luas digunakan pada industri pangan untuk menyakinkan bahwa makanan yang diterima konsumen aman untuk dikomsumsi.
Es krim merupakan produk olahan susu yang dibuat dengan cara membekukan dan mencampur krim disebut ice cream mix (ICM), dengan pencampuran bahan yang tepat dan pengolahan yang benar maka dapat dihasilkan es krim dengan kualitas baik (Susilorini dan Sawitri, 2007). Nilai gizi es krim sangat tergantung pada nilai gizi bahan baku yang digunakan, untuk membuat es krim yang memiliki kualitas tinggi bahan bakunya perlu diketahui dengan pasti, dengan menggunakan susu sebagai bahan utama pembuatan es krim maka es krim memiliki sumbangan terbesar nilai gizinya. Dibalik kelembutan dan rasa manisnya, es krim terbukti memiliki beberapa fakta gizi yang tidak terduga, keunggulan es krim yang didukung oleh bahan utamanya yaitu susu tanpa lemak dan lemak susu maka es krim hampir sempurna dengan kandungan gizi yang lengkap (Fitrahdini, 2010).
Banyak tersedia bahan es krim yang mudah dalam pembuatannya, yaitu es krim instan, dengan adanya es krim yang mudah dan praktis konsumsi es krim di Indonesia mulai meningkat secara sering dengan adanya es krim instan yang pemuatannya tidak memerlukan ahli khusus dan dapat dibuat di rumah (Anonim, 2009). Pembuatan es krim menggunakan bahan tambahan yaitu bahan pengembang dan bahan penstabil. Untuk bahan pengembang dapat digunakan baking powder (natrium bikarbonat) yang merupakan bahan pengembang dan dipakai untuk meningkatkan volume dan memperingan tekstur bahan makanan antara lain es krim. Fungsi lain bahan pengembang jika ditambahan dengan adonan es krim karena natrium bikarbonat bereaksi dengan asam juga digunakan sebagai obat untuk menetralkan asam lambung berlebihan (Anonymous, 2009).
Bahan penstabil (stabilizer) merupakan bahan aditif yang ditambahkan dalam jumlah kecil untuk mempertahankan emulsi sekaligus memperbaiki kelembutan produk es krim, mencegah pembentukan kristal es yang besar pada es krim, memberikan keseragaman produk, memberikan ketahanan agar tidak meleleh atau mencair dan memperbaiki sifat 4
produk. Es krim yang diperoleh dengan penambahan bahan penstabil menjadi menjadi lebih halus dan lembut. Tekstur lembut es krim juga dapat diperoleh melalui proses pembekuan cepat yang akan menghasilkan kristal es berukuran kecil dan halus serta tekstur es krim lembut (Douglas, 2000). Pembuatan es krim mempunyai prinsip yaitu dapat membentuk rongga udara pada ice cream mix (ICM), sehingga diperoleh pengembangan volume es krim agar menjadikan es krim lebih ringan dan tidak padat serta mempunyai tekstur yang lembut, oleh karena itu es krim merupakan produk olahan susu yang disukai masyarakat. Berdasarkan uraian di atas perlu dilakukan penelitian tentang penambahan quick stabilizer sebagai bahan penstabil pada pembuatan es krim instan ditinjau dari mutu organoleptik dan kelarutan.
Rencana Kerja Jaminan Mutu (RKJM) ini secara khusus dibuat untuk menyediakan sistem kendali mutu yang lebih baik untuk menghasilkan es krim yang aman dan berkualitas. Model HACCP yang kami terapkan ini diharapkan dapat mengantikan prosedur inspeksi dan kendali mutu yang masih belum terealisasikan untuk mencegah bahaya- bahaya pada produk es krim kami sesuai dengan kebijakan CV MASTER ICE .
Disetujui Oleh Jabatan Tanggal
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
CV. MASTER ICE
Rencana Kerja Jaminan Mutu
Nomor : RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
Kebijakan Mutu Halaman : 1
Kebijakan Mutu CV. MASTER ICE berkomitmen untuk memproduksi es krim yang berkualitas dan aman bagi kesehatan masyarakat umum melalui pelaksanaan sistem HACCP.
Visi Menghasilkan produk ES KRIM yang Enak, Sehat, berKuailitas, faRovit, Istimewa. Dan Murah
Misi
Enak : memiliki cita rasa es krim yang enak.
Sehat : dengan pempropresan yang terorganisir dengan baik dan benar produk yang kami hasilkan baik bagi tubuh.
berKualita : menghasilkan produk yang berkualitas
favoRit : menghasilkan produk yang menjadi favorit konsumen.
Istimewa : menggunakan bahan pilihan yang istimewa.
Murah : menghasilkan produk berkualitas dengan harga terjangkau.
Disetujui Oleh Jabatan Tanggal
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
6
CV. MASTER ICE
Rencana Kerja Jaminan Mutu
Nomor : RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
Struktur Organisasi Halaman : 1
Disetujui Oleh Jabatan Tanggal
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
Direktur
General Manager
Divisi Produksi dan Packing
Sub divisi PPIC (production
Planning Insurance Control)
Divisi
Pemasaran Divisi QA (Quality
Assurance) Administrasi dan Keuangan
Sub divisi QC (Quality Control)
CV. MASTER ICE
Rencana Kerja Jaminan Mutu
Nomor : RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
Organisasi Profil Usaha Halaman : 1
Kantor Pusat
Alamat : Jl. Kahuripan no XX, Sidoarjo
No. Telp : (031) 728041497
Penanggung Jawab : Ihsan Adi Prabowo S.T
CV. MASTER ICE bergerak dibidang pengolahan Susu dan produsen produk es krim terutama untuk tujuan pemasaran dalam negeri (lokal). Produk es krim ini dikemas dalam kemasan :
1. Primer
Wrapper (polipriken yang ringan , mudah dibentuk , tidak mudah sobek, tahan suhu tinggi, tahan asam dan kuat minyak ).
Stik Kayu 2. Sekunder
Outer (dapat kertas kraft), bersifat kuat terbuat dari kayu lunak.
Disetujui Oleh Jabatan Tanggal
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
Rencana Kerja Jaminan Nomor : RKJM/30/11/2013
8
CV. MASTER ICE Mutu Revisi : 1 Organisasi Tim HACCP Halaman : 1
No. Nama Jabatan Pendidikan Pelatihan Jabatan di
TIM HACCP 1 Ihsan Adi
Prabowo S.T Direktur S1 Teknik Industri
- Ketua
2 Tripurna A.D.N.I drh.
General Manager
S1 Kedokteran Hewan
- Anggota
3 Vanya Agvira Ak.
Kadiv.
Packing dan Produksi
S3 Akuntasi
- Anggota
4
Firdausy Kurnia Maulana ., M.Vet.,drh
Kadiv. QA dan
QC S2 Kedokteran Hewan
- Anggota
5 Diana Feryka Yusticya., S.T.P.
Kadiv.
Pemasaran dan PPIC
S2 Teknik Pangan
- Anggota
Disetujui Oleh Jabatan Tanggal
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
CV. MASTER ICE
Rencana Kerja Jaminan Mutu
Nomor : RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
Organisasi Tim HACCP Halaman : 1
No. Jabatan Nama Tugas/Tanggung jawab
1 Team
leader Ihsan Adi Prabowo., S.T
- Ketua team
- Koordinator kegiatan dan pengawasan HACCP di CV.
MASTER ICE serta
dokumentasinya - Direktur
2 Anggota Tripurna A.D.N.I., drh.
- Anggota team
- Bertanggung jawab terhadap proses kegiatan operasional sehari-hari sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati
- Mengkoordinasi pelaksanaan RKJM agar memperoleh hasil optimal - Melapor kepada direktur - General Manager 3 Anggota Vanya Agvira Ak.
- Anggota team
- Bertanggung jawab terhadap proses produksi dan pengemasan produk - Melapor kepada General Manager - Kepala Divisi Produksi dan Packing
4 Anggota Firdausy Kurnia Maulana., M.
Vet., drh
- Anggota team
- Koordinator kegiatan dan pengawasan HACCP dibagian QA dan QC
- Melapor kepada General Manager - Kepala Divisi QA
5 Anggota Diana Ferryka Yusticya., S.T.P.
- Anggota team
- Bertanggung jawab terhadap proses
penjualan produk serta
pemasarannya
- Betanggung jawab terhadap permintaan konsumen dan pengaduan konsumen
- Melapor kepada General Manager - Kepala Divisi Pemasaran.
Disetujui Oleh Jabatan Tanggal
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
CV. MASTER ICE Rencana Kerja Jaminan
Mutu Nomor : RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
Deskripsi Produk Halaman : 1- 2 10
CV. MASTER ICE memproduksi es krim dengan kemasan Wrapper dan Stik Kayu dengan spesifikasi sebagai berikut :
1.Kategori Proses
Pembuatan, Penyimpanan dan Pengemasan 2.Nama Produk
Es Krim GLacee 3.Komposisi
Utama : fat, susu (Ettawa) 4.Cara Penggunaan
Dapat dikomsumsi secara langsung.
5.Kemasan
- Primer : Wrapper dari bahan polipropilen - Sekunder : Outer dari bahan kertas kraf 6.Syarat dan masa simpan
Dua tahun disimpan pada suhu -18 0C/lebih dingin 7.Distribusi Produk
Seluruh Indonesia 8.Label Kemasan
Informasi nama produk, komposisi, kode produksi, kadaluarsa produk, nama perusahaan, Depkes P-IRT.
Disetujui Oleh Jabatan Tanggal
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
CV. MASTER ICE
Rencana Kerja Jaminan Mutu
Nomor : RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
Deskripsi Produk Halaman : 2 dari 2
9.Sasaran Penggunaan Konsumen
Semua Umur (Anak-anak hingga orang tua) 10.Merode Penjualan
-Dijual melalui agen-agen
-Dijual langsung melalui supermarket, mall dll.
11.Cara Distribusi
Didistribusikan dengan kontainer berpedingin dengan suhu -18 oC 12.Asal Bahan Baku
Lokal 13.Standart SNI
SNI -01-3713-1995 tentang Es Krim 14.Persyaratan yang direncanakan
Memenuhi Standar SNI tentang Es Krim, memenuhi persyaratan regulasi dan memenuhi persyaratan pelanggan atau pembeli
Standart SNI -01-3713-1995
Disetujui Oleh Jabatan Tanggal
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
CV. MASTER ICE Rencana Kerja Jaminan
Mutu Nomor : RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
Diagram Alir Produk Halaman : 1 dari 2
12
Penerimaan bahan baku mentah &
Packaging di RMS
Penerimaan bahan baku mentah di RMS( Mixing)
Penerimaan bahan baku mentah lewat Pipa
CV. MASTER ICE
Rencana Kerja Jaminan Mutu
Nomor : RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
Diagram Alir Produk Halaman : 2 dari 2
QC Test
Penyimpanan di substore 20-25◦C
QC Test
Penyimpanan
Mixing 60 – 70◦C
Balance Tank Regenerasi Homogenisasi Pemanasan 80-85◦C
Holding Tube Kecepatan 4 ton/jam Precooling,dg air 50-60◦C Cooling dg Glikol suhu mix 1-4◦C
Aging, max 3 hari suhu mix ,8◦C
Penambahan Ingradiant
QC Test
Freezing, penambahan udara
QC Test
Pelewatan pada pipa Filling dari hopper Pembekuan dg brine
Pemasukan stik Pembekuan dg brine Pengangkatan produk Pencelupan pada coating Rework
Penyimpanan Maximum 5◦C
Wrapping Reject
Rework
Rework
Reject
Disetujui Oleh Jabatan Tanggal
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
14
QC test
Packing Toping Coding Metal Detecting Palletizing
Cold storing, suhu max -19 O C
QC test
Pengeluaran Produk
Container suhu max -18 ◦C Transportasi
Pengeluaran Produk
Concess,suhu max -18◦C Reject
Reject
CV. MASTER ICE Rencana Kerja Jaminan Mutu Nomor : RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
Identifikasi Bahaya Halaman : 1 dari 12
Plan Raw Material
TAHAP BAHAYA PENCEGAHAN CCP BATAS
KRITIS
MONITORING TINDAKAN
KOREKSI
PENANGGU NG JAWAB PROSEDUR FREKUENSI
Penerimaan bahan yang tinggi resiko
Bahaya kontaminasi debu pada bahan cair dari pipa pengiriman maupun penerimaan bahan cair yang menuju gudang
- Penutupan pipa setelah digunakan
- Pembersihan pipa bahan dan swab test
Y Pipa bersih, swab test <
100 RLU
Pengecekan kebersihan dan swab test
Setiap akan
mengisi tangki Pembersihan
ulang Divisi Packing dan Produksi
Kontaminasi
(bakteri, serangga) pada bahan cair dari pipa pengiriman maupun penerimaan bahan cair yang menuju gudang
- Pembersihan pipa bahan dan swab test - Penutupan pipa setelah
dugunakan
Y Pipa bersih, swab test <
100 RLU
Pengecekan kebersihan dan swab test
Setiap akan
mengisi tangki Pembersihan
ulang Divisi Packing dan Produksi
Disetujui Oleh Jabatan Tanggal
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
CV. MASTER ICE Rencana Kerja Jaminan Mutu Nomor : RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
Identifikasi Bahaya Halaman : 2 dari 12
TAHAP BAHAYA PENCEGAHAN CCP BATAS KRITIS MONITORING TINDAKAN
KOREKSI
PENANGGU NG JAWAB
PROSEDUR FREKUENSI
Penyimp anan bahan tinggi resiko
Kontaminasi selama
atau setelah
pengambilan sampel
- Penggunaan alat dan proses yang steril
- Penutupaan pembungkus secepatnya setelah sampling
Y - Alat steril (pengovenan 180 0C minimal 4 jam )
- Pembungkus tertutup rapat
Pemeriksaan kerapatan pembungkus
Setelah selsai sampling
- Pengecekan ulang QC - Tolak
ingredient ynag tidak sesuai standart
Divisi QA
Kontaminasi serangga dan ham
- Pembersihan rutin setiap hari - Pest control
Y Bersih, tidak ada kotoran maupun binatang
- Pengecekan kebersihan - Rencana dan
pelaksanaan rutin pest control
- Setiap hari - Setiap 2
minggu
- Pembersiha n ulang - Tinjau
kembali pest control
Divisi
Packing dan Produksi
Disetujui Oleh Jabatan Tanggal
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
16
CV. MASTER ICE Rencana Kerja Jaminan Mutu Nomor : RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
Identifikasi Bahaya Halaman : 3 dari 12
TAHAP BAHAYA PENCEGAHAN CCP BATAS
KRITIS
MONITORING TINDAKAN
KOREKSI
PENANGGUNG JAWAB
PROSEDUR FREKUENSI
Kontaminasi bakteri dari sisa material
- Penutupan pembungkus senpurna
- Pnegecekan oleh Qcsebelum dugunkan
Y Lulus uji oleh QC sesuai spesifikasi masing- masing bahan
Pemantauan hasil uji oleh QC
Setiap ada sisa material
Tolak material
Divisi QA
Disetujui Oleh Jabatan Tanggal
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
CV. MASTER ICE Rencana Kerja Jaminan Mutu Nomor : RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
Identifikasi Bahaya Halaman : 4 dari 12
Plan Packeging
TAHAP BAHAYA PENCEGAHAN CCP BATAS
KRITIS
MONITORING TINDAKAN
KOREKSI
PENANGGU NG JAWAB
PROSEDUR FREKUENSI
Penyimpanan
packeging Kontaminasia mikroba pada sisa packeging
- Packeging sia harus dibungkus setelah dipakai
- Gudang
penyimpanan selalu bersih
Y - Hasil swab test <100 RLU
- Tidak ada kotoran setelah pembersihan
-Pemeriksaan keadaan pembungkus yang sudah dipakai
-Pemantauan pembersihan gudang
- Setiap ada sisa
packeging - Setiap hari
Pembungkus tidak
digunakan
Divisi Packing dan Produksi
Disetujui Oleh Jabatan Tanggal
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
18
CV. MASTER ICE Rencana Kerja Jaminan Mutu Nomor : RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
Identifikasi Bahaya Halaman : 5 dari 12
Plan Proses Mixing dan Produksi
TAHAP BAHAYA PENCEGAHAN CCP BATAS
KRITIS
MONITORING TINDAKAN
KOREKSI
PENANGGUNG JAWAB
PROSEDUR FREKUENSI
Pemanasan Bakteri tetap hidup akibat suhu pasteurisasi kurang
Resirkulasi otomatis jika suhu pasteurisasi kurang
Y Suhu
memenuhi 80 -85 0C, 20 kg/detik
-Pemantauan suhu selama proses
-Audit suhu
Selama proses
berjalan - Resirkulasi Mix
- Kalibrasi alat pengukur suhu
Team Leader
Cooking Pertumbuhan bakteri karena suhu
pendinginan lebih dari 4 0C
- Program
resirkulasi mix jika suhu > 4 0C - Pengendalian
suhu air,
pendingin dan glikol (0-4 0C)
Y Kurang dari 5 0C
0-4 0C
- Monitoring suhu mix yang keluar dari pendingin - Monitor suhu
glikol dan air pendingin
- Selama proses berjalan
- Resirkulasi mix
Team Leader
Kontaminasi dari glikol
Pemeliharaan sealing pelat
Y Tidak ada kebocoran
Monitor keadaan sealing plat
Tiap 3 bulan Ganti gasket
General Manajer
Disetujui Oleh Jabatan Tanggal
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
CV. MASTER ICE Rencana Kerja Jaminan Mutu Nomor : RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
Identifikasi Bahaya Halaman : 6 dari 12
TAHAP BAHAYA PENCEGAHAN CCP BATAS
KRITIS
MONITORING TINDAKAN
KOREKSI
PENANGGUNG JAWAB
PROSEDUR FREKUENSI
Aging Pertumbuhan bakteri karena lama disimpan
Waktu tidak lebih dari 3 hari dan suhu todak lebih 9 0C
Y Maksimum
waktu aging 3 hari dan maksimum suhu 8 0C
Pemantauan dan pencatatan waktu serta suhu
pemeliharaan sistem
pendingin
Selama proses - Pemeriksaaan oleh QC - Pemeriksaan
sistem pendingin
Team leader General Manajer
Disetujui Oleh Jabatan Tanggal
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
20
CV. MASTER ICE Rencana Kerja Jaminan Mutu Nomor : RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
Identifikasi Bahaya Halaman : 7 dari 12
Plan Rework
TAHAP BAHAYA PENCEGAHAN CCP BATAS
KRITIS
MONITORING TINDAKAN
KOREKSI
PENANGGUNG JAWAB
PROSEDUR FREKUENSI
Penerimaan
Rework K. Alergen Rework yang mengandung alergen tidak dipakai
Y Tidak ada alergen dalam rework
Pengamatan visual
setiap rework Setiap rework Dibuang General Manajer
Penyimpanan Rework
Pertumbuhan bakteri karena suhu
meningkat
- Dijaga suhu penyimpanan tidak melebihi 5°C
- Ruang rework ditutup jika tidak ada proses yang dilakukan
Y 5°C - Pemantauan
display suhu ruangan rework - Pemeliharaan
sistem pendingin - Kalibrasi alat
pengukur suhu
- Sepanjang hari
- Setiap 6 bulan
Dibuang jika suhu yang melewati batas sudah mencapai 1 hari
- Team Leader - General
Manajer
K. Alergen Pemisahan rework yang mengandung alergen
Y Tidak ada pencampuran alergen dengan rework yang tidak
mengandung alergen
Pengamatan visual setiap rework yang tidak mengandung alergen
Setiap rework
Dibuang General Manajer
CV. MASTER ICE Rencana Kerja Jaminan Mutu Nomor : RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
Identifikasi Bahaya Halaman : 8 dari 12
Plan HACCP Proses di Freezer dan Pencetakan
TAHAP BAHAYA PENCEGAHAN CCP BATAS
KRITIS
MONITORING TINDAKAN
KOREKSI
PENANGGUNG JAWAB
PROSEDUR FREKUENSI
Freezing Pertumbuhan bakteri yang tumbuh pada sisa mix
Pencucian freezer : - Rinse+ CIP setiap
change over, 5 shif sekali, ganti variant, breakdown selama 3 jam atau lebih
- Rinse setiap breakdown selama 1 jam
- Rinse kedua setiap breakdown 2 jam
Y Tidak ada kotoran setelah dibersihkan
- Pemantauan dan pencatatan hasil pencucian
- Pengecekan air sisa pencucian
- Setiap setelah pencucian - Setiap bulan
Pencucian
ulang Team Leader
Pelewatan pada pipa yang permanen
Kontaminasi bakteri dari sisa mix
- Rinse+CIP setiap pencucian freezer - Rinse setiap
breakdown 1 jam - Rinse kedua
setiap breakdown selama 2 jam
Y Tidak ada kotoran setelah dibersihkan
- Pemantauan dan pencatatan hasil pencucian - Pengecekan air
sisa pencucian
- Setiap setelah pencucia n
- Setiap bulan
Pencucian ulang
Team Leader
Disetujui Oleh Jabatan Tanggal
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
Rencana Kerja Jaminan Mutu Nomor : RKJM/30/11/2013
22
CV. MASTER ICE Revisi : 1
Identifikasi Bahaya Halaman : 9 dari 12
TAHAP BAHAYA PENCEGAHAN CCP BATAS
KRITIS
MONITORING TINDAKAN
KOREKSI
PENANGGUNG JAWAB
PROSEDUR FREKUENSI
Pelewatan pada pipa bisa dilepas
Kontaminasi bakteri dari sisa mix
Pencucian pipa setiap pencucian total mesin
Y -Tidak ada
kotoran setelah dibersihkan -Swab test<1000
RLU
- Pengamatan
kebersihan secara visual
- Pencatatan hasil pencucian
Setelah
pencucian Pencucian
ulang Team Leader
Pengisian dari hopper
Kontaminasi bakteri dari sisa mix
Pencucian mesin : - Pencucian setiap
change over, 5 shift sekali, ganti variant dan breakdown selama 3 jam atau lebih
- Rinsr : breakdown 1 jam
- Rinse kedua 2 jam
-Tidak ada
kotoran setelah pencucian -Swab test<1000
RLU
-Pengamatan
kebersihan secara visual
-Pencatatan hasil pengamatan
Setelah
pencucian Pencucian
ulang Team leader
Disetujui Oleh Jabatan Tanggal
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
CV. MASTER ICE Rencana Kerja Jaminan Mutu Nomor : RKJM/30/11/2013
Revisi : 1
Identifikasi Bahaya Halaman : 10 dari 12
TAHAP BAHAYA PENCEGAHAN CCP BATAS
KRITIS
MONITORING TINDAKAN
KOREKSI
PENANGGU NG JAWAB
PROSEDUR FREKUENSI
Pendinginan di mould a.
Bentuk pertumbuha n bakteri dari sisa mix
Pencucian mesin total setiap: change over, 5 shift sekali, ganti
varrian dan
breakdown selama 3 jam atau lebih
Y - Tidak ada kotoran setelah pencucian - swab test,
1000 RLU
- pengamatan kebersihan secara visual
- pencatatan hasi pengamatan
Setelah pencucian
Pencucian ulang Team leader
Pemasukan
stik a. bentuk
kontaminasi debu dari stik
Penyemprotan debu dengan semprotan udara
Y Tidak ada
debu pengamatan secara
visual Selama
produksi Produk yang terkontaminasi di buang
Team leader
Pencelupan pada coating
a. bentuk pertumbuha n bakteri akibat sisa mix
Pencucian mesin (hopper) setelah proses produksi
Y tidak ada kotoran setelah di bersihkan swab-test<
1000 RLU
- pengamatan secara visual - pencatatan hasil
pemantauan
Setelah pencucian
Pencucian ulang
Team leader
b. -
CV. MASTER ICE Rencana Kerja Jaminan Mutu Nomor : RKJM/30/11/2013
Revisi : 1
24
Identifikasi Bahaya Halaman : 11 dari 12
TAHAP BAHAYA PENCEGAHAN CCP BATAS
KRITIS
MONITORING TINDAKAN
KOREKSI
PENANGGUNG JAWAB PROSEDUR FREKUENSI
wrapping a.bentuk kontaminasi bakteri dari stopper/
driver
- pencucian stopper/
driver setiap pencucian mesin - pembersihan dari
sisa mix yang menempel saat proses
Y - swab-test<
1000 RLU - tidak ada
kotoran
- swab test dan
pencatatan hasil
- pemantauan kebersihan
- setelah pencucian - selama
produksi
Pencucian ulang Team leader
Deteksi
metal a.
metal detector tidak
mendeteksi
Pemeriksaan keadaan metal detector
Y Tidak ada
kontaminasi logam
Pemeriksaan keadaan mesin dan pencatatan hasil
pemantauan
Tiap awal shift
- pisahkan produk yang tidak terdeteksi
- perbaikan mesin
Team leader General Manajer
Disetujui Oleh Jabatan Tanggal
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
CV.MASTER ICE
Rencana Kerja Jaminan Mutu Nomor : RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
Penetapan CCP Halaman : 1
No Tahap/Proses P1 P2 P3 P4 CCP/Bukan CCP
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
Penerimaan high risk ingredient Penyimpanan high risk ingredient Penyimpanan packaging
Penerimaan rework Penyimpanan rework Pemanasan
Colling Aging Freezing
Pelewatan pada pipa Pengisian dari hopper Pembekuan di moulds Pemasukan stik
Pencelupan pada Coating Wroping
Coding
Metal Detecting
Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y
T T T T T T Y Y T T T T T T T T Y
Y Y Y Y Y Y - - Y Y Y Y Y Y Y Y -
T T T T T T - - T T T T T T T T -
Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y Y
Disetujui Oleh : Jabatan : Tanggal :
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
26
CV.MASTER ICE Rencana Kerja Jaminan Mutu Nomor :
RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
Prosedur Produksi Halaman : 1
Penanggung Jawab Prosedur Dokumen kadaluarsa
Direktur (Team Leader) - Pemanasan - Cooling - Aging
- Penyimpanan rework
- Freezing
- Pencetakan
- Pengcoatingan - Pemasangan stik - Wrapping - Pengkodean
- Menggunakan suhu 720C selama 15 menit
- Proses pendinginan dengan suhu 40C.
- Penyimpanan dalam
refrigerator tidak lebih dari 3 hari dan tidak lebih dari suhu 90C.
- Suhu penyimpanan tidak lebih dari 50C
- Ruang rework harus ditutup bila tidak ada proses
- ICM masuk ke silinder pendingin dengan diinjeksikan udara untuk memperlembut tekstur - Partikel lemak menempel
pada gelembung udara dan menyatu dengan dibantu oleh emulsifier yang telah
ditambahkan
- Udara dan ICM didalam freezer akan diaduk, prosentase udara didalam iCM inilah yang diosebut overrun
- Didalam freezer terjadi pula pembentukan es pada ICM - Es krim terbentuk, lalu
dipompa keluar
- Es krim yang keluar dari freezer dikeluarkan menuju filler
- Filler akan menuang es krim kedalam cetakan
- Coating seperti coklat, sauce fruits dilumurkan pada bagian luar es krim
- Stick dimasukkan setelah es krim mengeres sesuai dengan yang diinginkan
- Es krim yang telah selesai dicoating dan diberi stick dikemas dalam wrap - Pemberian kode (tanggal
expired, dsb) dengan mesin pencetak
General Manajer
Kadiv. QA
Kadiv. Packing dan Produksi
Kadiv. Pemasaran
- Cooling - Aging
- Penerimaan Rework - Penyimpanan Rework - Wrapping
- Pengkodean
- Penyimpanan (setelah jadi) - Penerimaan bahan mentah resiko
tinggi
- Penerimaan bahan mentah resiko tinggi
- Penyimpanan Packaging
- Penerimaan bahan mentah resiko tinggi
- Transportasi
- Proses pendinginan dengan suhu 40C.
- Penyimpanan dalam
refrigerator tidak lebih dari 3 hari dan tidak lebih dari suhu 90C
- Rework yang mengandung alergen tidak dipakai - Suhu penyimpanan tidak
lebih dari 50C
- Es krim yang telah selesai dicoating dan diberi stick dikemas dalam wrap - Pemberian kode (tanggal
expired, dsb) dengan mesin pencetak
- Penyimpanan dengan suhu 220C secara terus-menerus - Bahan mentah diterima dari
KUD
- Ditest secara laboratorium - Bahan mentah diterima dari
KUD
- Ditest secara laboratorium - Packaging sisa haru
dibungkus setelah dipakai - Gudang penyimpanan harus
selalu bersih
- Bahan mentah diterima dari KUD
- Ditest secara laboratorium - Es krim yang siap kirim
didistribusikan dengan menggunakan kontainer berpendingin
Disetujui Oleh : Jabatan : Tanggal :
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
28
CV. MASTER ICE
Rencana Kerja Jaminan Mutu Nomor : RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
Identifikasi Bahaya II Halaman : 12 dari 12
HACCP rencana cold storing
TAHAP BAHAYA PENCEGAHAN CCP BATAS
KRITIS MONITORING TINDAKAN
KOREKSI PENANGGUNG
JAWAB PROSEDUR FREKUENSI
Penyimpanan pertumbuhan bakteri karena temperatur
Penyimpanan dingin (-220C) terus- menerus
Y 190C selama
0,5 jam Pemantauan suhu lewat display
Setiap hari Penolakan produk General manager
HACCP rencana distribusi
TAHAP BAHAYA PENCEGAHAN CCP BATAS
KRITIS MONITORING TINDAKAN
KOREKSI PENANGGUNG
JAWAB PROSEDUR FREKUENSI
transportasi pertumbuhan bakteri karena temperatur selama perjalanan
Penggunaan kontainer berpendingin dan penggunaan checlist keadaan distribusi
Y -180C Pengukuran
suhu Setiap
beberapa kilometer/3 jam
Penolakan produk Kadiv.
Pemasaran
Disetujui Oleh Jabatan Tanggal
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
CV. MASTER ICE Rencana Kerja Jaminan Mutu Nomor : RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
Identifikasi Bahaya II Halaman : 1
No CCP Analisa Bahaya Batas Kritis Monitoring Tindakan
Koreksi
Catatan Verivikasi
1. Penerimaan
bahan baku - Bahaya
kontaminasi debu - Kontaminasi di
susu (bakteri, serangga)
Pipa bersih, swab test < 100 RLU
- Pengecekan kebersihan dan swab test
Setiap akan
mengisi tangki
Pembersihan
ulang -Hasil
Pengukuran -Analisa
Laboratorium
- Pemilihan Pemasok - Kalibrasi Alat
2. Aging Pertumbuhan
bakteri karena lama disimpan
Maksimum waktu aging 3
hari dan
maksimum suhu 8 0C
Pemantauan dan pencatatan waktu
serta suhu
pemeliharaan sistem pendingin Selama proses
- Pemeriksaaan oleh QC - Pemeriksaan
sistem pendingin
Form
pemeriksaan temperatur
- Pelatihan karyawan - Pemeliharaan
Refrigerator
3. Distribusi pertumbuhan bakteri karena temperatur selama perjalanan
-180C Pengukuran suhu Setiap beberapa kilometer/3 jam
Penolakan produk
Form
pemeriksaan data barang
- Pelatihan karyawan - Pemeliharaan kontainer
Disetujui Oleh Jabatan Tanggal
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
30
CV. MASTER ICE
Rencana Kerja Jaminan Mutu
Nomor : RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
PROSEDUR VERIFIKASI Halaman : 1 Pernyataan verifikasi
CV. MASTER ICE melakukan verifikasi terhadap sisitem melalui review dan audit internal untuk memperbaiki sisitem HACCP secara berkesinambungan.
Metode verifikasi 1. Audit internal
2. Review hasil audit periodik 3. Kaji ulang manajemen Bahan dan alat verifikasi
1. Data audit periodic
2. Checklist assessment dan audit 3. Peralatan audit
4. Data keluhan pelanggan Penanggung jawab verifikasi
Kepala Divisi QA (Quality Assurance) Prosedur verifikasi
1. Menetapkan jadwal verifikasi 2. Rapat menetapkan agenda verifikasi 3. Review data hasil audit dan informasi lain 4. Melakukan audit lapangan
5. Menetapkan tindakan koreksi 6. Amandemen bila diperlukan
Disetujui oleh : Jabatan : Tanggal :
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
CV. MASTER ICE Rencana Kerja Jaminan Mutu
Nomor : RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
PROSEDUR PENGADUAN Halaman : 1
KONSUMEN Pernyataan penanganan konsumen
CV. MASTER ICE menetapkan kebijakan penanganan keluhan dari konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung mengenai mutu produk yang dipasarkan yang berpegang pada ketentuan-ketentuan yang tertera pada label kemasan.
Penangung jawab
1. Kepala Divisi Pemasaran.
2. Kepala Divisi QA Prosedur
1. Semua keluhan bisa langsung disampaikan pada perusahaan serta memberikan produk yang dikomplain kepada bagian penjualan
2. Bagian penjualan memberikan laporan keluhan sesuai pada masing-masing bidang yang dikeluhkan
3. Waktu yang dibutuhkan untuk menjawab keluhan pelanggan tidak lebih dari 7x24 bila diperlukan keterangan dari uji laboratorium atau instansi pemerintahan untuk itu.
Rekaman
1. Dokumentasi surat keluar masuk tentang keluhan yang disampaikan
2. Hasil telusur/uji laboratorium ataupun keterangan lain yang resmi dari perusahaan sebagai pendukung/pelangkap
3. Contoh produk yang dikeluhkan dengan isi dan kemasan lengkap baik yang sudah dipakai maupun kemasan asli.
Disetujui oleh : Jabatan : Tanggal :
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
CV. MASTER ICE
Rencana Kerja Jaminan Mutu
Nomor : RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
PROSEDUR
AMANDEMEN Halaman : 1
Pernyataan manajemen
CV. MASTER ICE menetapkan kebijakan amandemen dokumen untuk perbaikan system jika 32
dalam aplikasi dilapangan ditemukan hal yang tidak sesuai dengan system yang berjalan Penanggung jawab
Kepala Divisi QA Prosedur
1. Perbaikan dokumen 2. Perbaikan system 3. Verifikasi
4. Validasi 5. Notifikasi Notifikasi
Notifikasi kepada lembaga sertiikasi HACCP
Disetujui oleh : Jabatan : Tanggal :
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
CV. MASTER ICE
Rencana Kerja Jaminan Mutu
Nomor : RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
INSTRUKSI KERJA (IK) Halaman : 1 1. Overun
- Bahan bahan untuk Ice Cream ditimbang - Dimasukkan Freezer (Ice Cream Maker) - Es krim yang telah jadi ditimbang
- Ditimbang % Overannya = ((Berat ICM-Berat Es Krim)/Berat Es Krim) x 100%
2. Daya Leleh
- Sampel Es Krim Diambil 50 Gram - Letakkan dalam cawan
- Tunggu tunggu leleh
- Hitung waktu leleh dengan menggunakan stopwatch 3. Organoleptik
- Sampel diuji warna, bau, tekstur dan rasa 4. pH
- Sampel diuji pH dengan Menggunakan pH meter
Disetujui oleh : Jabatan : Tanggal :
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
CV. MASTER ICE
Rencana Kerja Jaminan Mutu
Nomor : RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
PROSEDUR PENGADUAN
(KELUHAN KONSUMEN) Halaman : 1
Setiap keluhan dari pelanggan baik lisan maupun tertulis akan ditangani dengan baik. Keluhan atau pengaduan pelanggan atau konsumen tersebut dapat berkaitan dengan produk yang dihasilkan maupun proses produksinya. Prosedur penanganan keluhan pelanggan ini menjadi tanggung jawab kepala divisi pemasaran, yang terus akan disampaikan langsung kepada general manager dan kepala divisi QA.
34
Pada setiap keluhan akan dicatat antara lain : tanggal keluhan/pengaduan, identitas pelapor, isi keluhan, penerima keluhan, dan penanganan yang dilakukan terhadap keluhan tersebut. Apabila keluha tersebut menyangkut produk, maka jika memungkikan pelapor menyertakan sampel produk yang dikeluhkan dan kode produksinya.
Disetujui oleh : Jabatan : Tanggal :
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
CV. MASTER ICE
Rencana Kerja Jaminan Mutu
Nomor : RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
PROSEDUR PENARIKAN PRODUK (PRODUK
RECALL)
Halaman : 1
Untuk menjaga kepuasan pelanggan dan menghindari konsumen dari mengkonsumsi produk yang tidak aman, maka perusahaan mempunyai kebijakan untuk melakukan penarikan produk (produk recall). Informasi yang menjadi alasan untuk melakukan penarikan produk terutama adalah keluhan atau komplain dari pelanggan, dan adanya kesalahan bahan baku atau proses produksi.
Produk yang telah ditarik selanjutnya dikumpulkan pada tempat yang terpisah dan telah ditentukan. Informasi dan data penarikan produk akan didokumentasikan dan ditindaklanjuti.
Tindak lanjut yang dilakukan dengan adanya penarikan produk antara lain dapat berupa :
- Penghentian proses produksi sampai diperoleh hasil perbaikan yang memenuhi persyaratan konsumen.
- Menyelidiki penyebab masalah dan menyusun tindakan koreksi agar tidak terulang kembali.
- Penanganan terhadap produk yang ditarik.
Pelaksanaan penarikan produk ini dilakukan dibawah tanggung jawab kepala divisi Pemasaran dan PPIC.
Disetujui oleh : Jabatan : Tanggal :
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
CV. MASTER ICE
Rencana Kerja Jaminan Mutu
Nomor : RKJM/30/11/2013 Revisi : 1
Manual Prosedur Halaman : 1
36 Mixing
Pasteurisasi Aging
Pencetakan dan Pengawasan Freezing
Disetujui oleh : Jabatan : Tanggal :
Ihsan Adi Prabowo S.T Direktur 1 Desember 2013
Cold storing dan distribusi