• Tidak ada hasil yang ditemukan

Repository Institut Teknologi Indonesia: USULAN PERBAIKAN SISTEM PERAWATAN KOMPONEN KRITIS MESIN CASTING DENGAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) DI PT. TRAFOINDO PRIMA PERKASA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Repository Institut Teknologi Indonesia: USULAN PERBAIKAN SISTEM PERAWATAN KOMPONEN KRITIS MESIN CASTING DENGAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) DI PT. TRAFOINDO PRIMA PERKASA"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAKSI

Nama : Dwiputri Handayani Nurmastura Program Studi : Teknik Industri

Judul : Usulan Perbaikan Sistem Perawatan Komponen Kritis Mesin Casting Dengan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) Di PT.Trafoindo Prima Perkasa

PT.Trafoindo Prima Perkasa merupakan produsen trafo distribusi, produk yang dihasilkan antara lain trafo oil, trafo dry type dan trafo instrument (CT dan VT). Berdasarkan laporan dari pihak maintenance pada unit produksi trafo dry type periode Januari 2017 sampai Desember 2019 terdapat mesin yang mengalami waktu downtime tertinggi yaitu terjadi pada mesin Casting sebesar 739 jam. Terjadinya downtime dapat menyebabkan proses produksi terhenti serta menyebabkan terganggunya jalan proses produksi dalam mencapai target yang telah ditetapkan. Oleh sebab itu harus dilakukan pencegahan downtime dengan cara menentukan komponen kritis untuk membuat interval waktu perawatan preventif pada mesin. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah adalah Reliability Centered Maintenance (RCM). Perhitungannya dilakukan dengan cara menentukan komponen kritis menggunakan Failure Modes and Effect Analyze (FMEA) dengan melihat RPN yang paling tinggi, setelah itu menghitung persentase downtime dan membuat diagram pareto. Dari hasil penelitian yang diperoleh interval waktu perawatan mesin secara preventif untuk komponen Thermocouple adalah setiap

67.584

jam, komponen Ball Valve adalah setiap

70.661

jam dan komponen Gear Box adalah setiap

91.104

jam.

Kata kunci: Perawatan Preventif, Komponen Kritis, Keandalan, Reliability Centered Maintenance (RCM)

(2)

ABSTRACT

Students’ Name : Dwiputri Handayani Nurmastura Program Study : Industrial Engineering

Title : Proposed the Improvement of Maintenance System in the Critical Components of Casting Machine Using Reliability Centered Maintenance (RCM) at PT. Trafoindo Prima Perkasa.

PT. Trafoindo Prima Perkasa is a manufacturer of transformer distribution, products which produced that are transformer oil, dry type transformer, and instruments of the transformer (CT and VT). Based on the report from the maintenance department in the units of dry type transformer from January 2017 until December 2019, some machines experienced the highest downtime, that occurs on the Casting machine by 739 hours. The downtime can affect the process of production and disrupted the process of production to achieve a set goal. The downtime preventive activities must be accomplished by choosing the critical components to make the time interval of preventive maintenance on the machine.

The Reliability Centered Maintenance has chosen as the research method to solve the problems. The calculations are done by determining the critical components using Failures Modes and Effect Analyze (FMEA) by looking at the highest RPN, then calculated the downtime percentage, and created a Pareto diagram.

According to the research findings, it obtained the time interval of preventive maintenance on the machine preventively for Thermocouple components were each 67.584 hours, Bali Valve components were every 70.661 hours, and the Gearbox components were each 91.104 hours.

Keywords:

Preventive maintenance, Critical components, Reliability,

Reliability Centered Maintenance (RCM).

Referensi

Dokumen terkait

Interval penggantian yang optimal dengan meminimalkan downtime untuk komponen universal joint adalah 122 jam, bearing engkol adalah 1067 jam, bearing infeed adalah 397 jam

Penentuan interval perawatan ini dimaksudkan apabila terjadi kerusakan sebelum waktu yang telah ditentukan , maka perawatan atau penggantian komponen selanjutnya adalah

Interval waktu perawatan yang tepat pada komponen kritis Mesin Mitsubishi 1F-15000 menggunakan P-F Interval dari MTTF/MTBF masing-masing komponen sesuai dengan jenis

Dari penelitian ini didapatkan juga Perancangan penjadwalan berupa interval pengecekan setelah dilakukan analisa pada downtime, diperoleh waktu interval pengecekan pada

Interval waktu scheduled on condition yang didapatkan adalah 2,8 bulan, rata-rata interval waktu perawatan Scheduled Restoration Task untuk setiap komponen adalah

2 dari P-F Interval masing-masing komponen tersebut (Moubray,1991). Perhitungan Interval Waktu Perawatan Scheduled Restoration Task dan Scheduled Discard Task.. Scheduled

Dari hasil penelitian yang diperoleh interval waktu perawatan komponen mesin C1107-JB secara preventive untuk komponen mech seal yaitu setiap 531,365 jam atau 22 hari, komponen bearing

Sedangkan untuk interval waktu perawatan pencegahan pada komponen bottom seal adalah 74 hari berupa penggantian komponen yang dilakukan pencegahan berdasarkan perhitungan reliability