• Tidak ada hasil yang ditemukan

REPOSITORY UNIVERSITAS MEDAN AREA: Pengaruh Pupuk Nitrogen dan Kalium Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sawi Manis (Brassica Juncea L)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "REPOSITORY UNIVERSITAS MEDAN AREA: Pengaruh Pupuk Nitrogen dan Kalium Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sawi Manis (Brassica Juncea L)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

I. PENDAHULUAN

1. La.tar Belakang

Tanaman hortikultura di rnasa mendatang diarahkan untuk menumbuh kembangkan sistem agribisnis dan agroindustri. Salah satu komoditi hortikultura dari kelompok sayur-sayuran yang mempunyai prospek yang bail< adalah sawi (Brassica Juncea

L)

di samping itu juga merniliki nilai ekonomis yang tinggi (Rukmana, 1994).

Lebih dari 400 jenis sayuran dan buah-buahan yang dihasilkan di b.donesia merupal<:an penyumbang yang cukup besar terhadap keanekaragaman · dan kecukupan gizi rakyat untuk mencapai manusia Indonesia yang sehat jasmani dan rohani sehingga tercipta generasi muda yang handal dan mempunyai pikiran yang cemerlang (Rukmana,

1994).

Tanaman sawi men1pakan salah satu komoditi sayuran yang termasuk jenis sayuran daun yang pengadaannya belum dapat

mengimbangi kebutuhan manusia di dunia secara khusus di Indonesia (Rukmana, 1994).

Menurut Jumin (1992) bahwa pertambahan penduduk dan kernajuan tehnologi telah menuntut ditingkatkannya persediaan bahan pangan.

Kenyataan sekarang daya dukung sumber daya a1am terutarna lahan pertanian semakin berkurang alcibat pemanfaatan yang semakin eksploisit.

Desakan kebutuhan yang semakin tinggi menuntut manusia untuk benlSaha meningatkan hasil-hasil pertanian secara intensifikasi, diversifikasi

yang bail< adalah sawi (Brassica Juncea

L)

di samping nilai ekonomis yang tinggi (Rukmana, 1994).

Lebih dari 400 jenis sayuran dan buah-buahan yang b.donesia merupal<:an penyumbang yang cukup besar keanekaragaman · dan kecukupan gizi rakyat untuk mencapai Indonesia yang sehat jasmani dan rohani sehingga tercipta

handal dan mempunyai pikiran yang cemerlang (Rukmana, Tanaman sawi men1pakan salah satu komoditi termasuk jenis sayuran daun yang pengadaannya

gimbangi kebutuhan manusia manusia di dunia secara khusus (Rukmana, 1994).

UNIVERSITAS MEDAN AREA

(2)

dalam usaha

meningkatkan produksi pert,anian yang lebih tinggi (Anonim, 1985).

Ha..mbatan pengembangan sa�ri di Indonesia antara lain adalal1 benihnya masili import dan kadang-kadang daya kecambahnya masih rendah, varietas yang ditanam terserang penyakit busuk berca..k daun (Rukmana,

1994).

Lahan yang subur semakin terkikis sehingga diad

ak

an usaha-usaha

penanganannya dan menciptakan

berbagai

jenis pupuk yang semuanya

untuk meningkatkan produksi

pertanian. Pemupukan Nitrogen d

a

la

m Kalium yang baik suatu altematif dibanding cara lain untuk meningkatkan produksi sm\ri.

Menurut

E

ko Haryanto dkk

(1992)

bahwa pemberian pupuk Nitrogen dan Kalium yang baik terhadap tanaman sawi adalah untuk pupuk Nitrogen

100-150

kg/ha. Sedangkan pada pupuk K2Jium adalah

50-75

kg/ha, di mana hasil dari standart mutu sawi segtar adalah mendapatkan mutu sawi yang

se

ragam, padat

segar,

kadar busuk maks. 1%,

kadar

kotoran maks.

0,5%, kerusakan rnaks. 5°/o.

2.

Tujuan Penelitian

2.1. Untuk mengetahui� pengaruh pemupukan Nitrogen da..n Kalium

terhadap pertumbuhan sawi.

2.2. Untuk menget.ahui interaksi antara pernupukan Nitrogen dan Kalium terhadap pertum buhan sawi.

2

penanganannya dan menciptakan

berbagai

jenis pupuk yang

meningkatkan produksi

pertanian. Pemupukan Nitrogen

yang baik suatu altematif dibanding cara lain untuk sm\ri.

Menurut

E

ko Haryanto dkk

(1992)

bahwa pemberian pupuk Kalium yang baik terhadap tanaman sawi adalah untuk pupuk

kg/ha. Sedangkan pada pupuk K2Jium adalah

50-75

hasil dari standart mutu sawi segtar adalah mendapatkan ag

agaggamam, padat

segar,

kadar busuk maks. 1%,

kadar kerusakan rnaks. 5°/o.

UNIVERSITAS MEDAN AREA

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi tanaman 2 dan minggu setelah tanam (MST), jumlah daun 2, 3, dan 5 MST, bobot akar dan bobot segar jual berbeda nyata pada pemberian

Dosis pupuk organik padat berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, luas daun, jumlah klorofil, bobot biomassa per sampel, bobot segar jual per sampel, produksi per plot dan

Hasil yang diperoleh menunjukkan pemberian pupuk organik pada tanaman sawi memerlukan tambahan pupuk anorganik untuk mendapatkan pertumbuhan yang lebih baik dan

Aplikasi C juncea L sebagai pupuk hijau berpengaruh positif terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun dan bobot segar tanaman sawi.. Ucapan terima kasih kami

Hasil yang diperoleh menunjukkan pemberian pupuk organik pada tanaman sawi memerlukan tambahan pupuk anorganik untuk mendapatkan pertumbuhan yang lebih baik dan

Foto sampel perlakuan pupuk cair Supermes dengan perlakuan kontrol dan perlakuan pupuk dasar. Foto sampel perlakuan pupuk cair Bayfolan dengan perlakuan kontrol dan perlakuan

Penelitian Sumiati, 2012 menunjukkan bahwa Jumlah daun dan berat segar tanaman berpengaruh sangat nyata dengan pemberian 10 ton per hektar mulsa Berat Segar Daun Tanaman Sawi Hasil

Hasil uji lanjut Duncan dengan taraf 5% dapat dilihat bahwa pemberian pupuk organik limbah cangkang kerang darah Anadara granosa terhadap pertumbuhan tinggi tanaman sawi Brasica juncea