• Tidak ada hasil yang ditemukan

RESUME: Memahami Pembelajaran Peserta Didik

N/A
N/A
Muhammad Oktapian Nur Rajab

Academic year: 2023

Membagikan "RESUME: Memahami Pembelajaran Peserta Didik"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

RESUME

Memahami Pembelajaran Peserta Didik

Diajukan untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Psikologi Pendidikan dan Bimbingan dengan Dosen Pengampu Dadang Sudrajat, M.Pd

Disusun Oleh :

Muhammad Oktapian Nur Rajab NIM 2107041

PJKR D 2021

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN DAN REKREASI

FAKULTAS PENDIDIKAN OLAHRAGA DAN KESEHATAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

2022

(2)

Memahami Pembelajaran Peserta Didik A. Teori Belajar Humanistik

Menurut teori belajar humanistik, proses belajar harus mengacu dan bermuarapada manusia itu sendiri. Teori ini sangat menekankan pentingnya isi dari proses belajar. Meskipun begitu, dalam kenyataan teori ini lebih banyak berbicara tentang pendidikan dan proses belajar dalam bentuknya yang paling ideal. Dengan kata lain, teori ini lebih tertarik pada ide belajar dalam bentuknya yang paling ideal dari pada belajar seperti apa adanya, seperti apa yang biasa kita amati dalam dunia keseharian. Wajar jika teori ini sangat bersifat elektik. Teori apapun dapat dimanfaatkan asal tujuan untuk memanusiakan manusia (mencapai aktualisasi diri dan sebagainya itu) dapat tercapai.

B. Ragam Strategi Pembelajaran

1. Enquiry-Discovery Learning (Belajar Mencari dan Menemukan sendiri) Dalam sistem belajar-mengajar ini, guru menyajikan bahan pelajaran tidak dalam bentuknya yang final. Siswalah yang diberikan kesempatan untuk mencari dan menemukannya sendiri dengan menggunakan teknik pendekatan pemecahan masalah (problem solving tehniques). Secara garis besar prosedurnya sebagai berikut:

a). Stimulasi (stimulation)

b). Perumusan masalah (problem statement) c). Pengumpulan data (data collection) d). Analisis data (data processing) e). Verifikasi (verification)

f). Generalisasi (generalization) 2. Pendekatan Scientific Learning

(3)

Pendekatan scientific learning adalah pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran yang dilakukan melalui proses ilmiah. Dalam artian, apa yang dipelajari dan diperoleh peserta didik dilakukan dengan indra dan akal pikiran sendiri, sehingga mereka secara langsung dalam proses mendapatkan ilmu pengetahuan. Dengan pendekatan tersebut, peserta didik mampu menghadapi dan memecahkan masalah yang dihadapi dengan baik (Fadlillah, 2014). Pendekatan scientific adalah pendekatan yang berbasis pada fakta atau fenomena yang dapat dijelaskan dengan logika atau penalaran tertentu bukan bersifat pada kira-kira, khayalan atau dongeng (Akhyar H. M. Tawil, 2014).

C. Apresiasi Prestasi Belajar Peserta Didik

Apresiasi merupakan aktivitas penilaian yang berupa penghargaan terhadap suatu hasil karya, atau sebuah pernyataan yang diungkapkan untuk menggambarkan rasa kagum. Apresiasi biasanya diungkapkan secara langsung baik melalui lisan ataupun tulisan, untuk lisan bisa berupa ucapan selamat/rasa kagum, untuk tulisan bisa berupa piagam, piala/medali sebagai tanda sebuah apresiasi. Hasil yang akan dicapai dari apresiasi yang diberikan guru akan optimal jika siswa itu merasa

dihargai walaupun hanya dengan memberikan kata kamu hebat atau memberikan cap jempol di depan teman-temanya, itu merupakan sebuah kebanggaan bagi siswa karena dia menganggap bisa melakukan

pembelajaran dengan baik dan diberikan penghargaan oleh gurunya.

Referensi

Dokumen terkait

Teori belajar sosiokultur memiliki prinsip-prinsip yaitu pengetahuan dibangun oleh siswa secara aktif, tekanan proses belajar mengajar terletak pada siswa, mengajar

Teori belajar Gagne memandang bahwa belajar adalah proses memperoleh informasi, mengolah informasi, menyimpan informasi, serta mengingat kembali informasi yang

membahas isi catatan dari hasil catatan (talk). Dalam kegiatan ini mereka menggunakan bahasa dan kata-kata mereka sendiri untuk menyampaikan ide-ide dalam

Berdasarkan permasalahan tersebut penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul “Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Fasilitas Belajar Terhadap Minat

Kata keaktifan berasal dari kata aktif yang berarti ”giat, gigih, mampu beraksi dan bereaksi.” 1 Belajar merupakan suatu usaha atau kegiatan yang bertujuan

Teori belajar ini lebih banyak berbicara tentang konsep-konsep pendidikan untuk membentuk manusia yang dicita-citakan, serta tentang proses belajar dalam bentuknya yang paling

Analisis Minat Belajar Pra Siklus Indikator % Indeks Interval Penilaian Bergairah untuk belajar 54,43 Kurang setuju Tertarik pada pelajaran 51,56 Kurang setuju Tertarik pada guru

Dengan demikian, teori interaksi memainkan peran penting dalam membentuk keterampilan sosial dan pemahaman anak tentang dunia di sekitar mereka.. Berikut adalah tiga contoh perkembangan