REVIEW ARTIKEL
JURNAL PENDIDIKAN DIDAKTIKA Disusun Guna Memenuhi Tugas : Mata Kuliah : Menulis Artikel Hasil Penelitian Dosen Pengampu : Bapak Dr. Herwin. S.Pd., M.Pd.
Disusun Oleh : Deswara Varen Ramadhani
5B 21108244032
DEPARTEMEN PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN DAN PSIKOLOGI
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2023
Judul Strategi Meningkatkan Kompetensi 4C (Critical Thinking, Creativity, Communication, & Collaborative)
Jurnal Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Volume dan
Halaman
Volume : 14 Issue :1 Pages :41-52
Tahun 2021
Penulis Partono, Hesti Nila Wardhani, Nuri Indah Setyowati, Annuriana Tsalitsa, Siti Nurrahayu Putri
Tanggal Terbit 2021/4/26 REVIEW
Abstrak Abstrak ini memberikan gambaran umum mengenai penelitian yang dilakukan mengenai strategi untuk meningkatkan kompetensi 4C di bidang pendidikan, secara khusus berfokus pada Sekolah Indonesia Den Haag (SIDH), sebuah sekolah Indonesia di luar negeri.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan mengumpulkan data melalui wawancara dengan para guru dan dokumen-dokumen yang menunjukkan kegiatan di SIDH. Temuan penelitian menunjukkan bahwa SIDH melatih siswa untuk berpikir kritis, kreatif, berkomunikasi, dan berkolaborasi melalui berbagai metode seperti diskusi, kegiatan ekstrakurikuler, dan kerja sama dengan Pusdatin. Abstrak tersebut juga menyebutkan pentingnya kompetensi-kompetensi tersebut untuk kesuksesan tenaga kerja di masa depan dan menyarankan agar temuan-temuan tersebut dapat memberikan wawasan bagi institusi pendidikan lain dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan abad ke-21. Secara keseluruhan, abstrak ini memberikan ringkasan singkat tentang tujuan penelitian, metode, dan temuan-temuan utama.
Pendahuluan Pendahuluan memberikan pemahaman yang jelas tentang pentingnya pendidikan dalam pengembangan individu dan bangsa. Hal ini
menyoroti peran pendidikan dalam mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi individu yang cerdas, bertanggung jawab, kreatif, dan mandiri. Pendahuluan tersebut juga menyebutkan kewajiban hukum bagi semua warga negara Indonesia untuk berpartisipasi dalam program pendidikan. Secara keseluruhan, bagian pendahuluan secara efektif menetapkan konteks penelitian dan menetapkan pentingnya penelitian ini.
Metode Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Metode ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang jelas, akurat, dan terperinci mengenai berbagai aspek dalam penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara yang dilakukan melalui aplikasi Zoom dengan pengajar di SIDH, yaitu Safreni Candra Sari dan Ponco Handayawati, serta dokumentasi berupa slide PowerPoint yang menunjukkan informasi yang relevan mengenai kompetensi masa depan dan pelaksanaan pembelajaran di SIDH. Pemilihan metode kualitatif sesuai untuk memperoleh data terkait strategi peningkatan kompetensi 4C. Penelitian dilakukan di Sekolah Indonesia Den Haag (SIDH) di Belanda, dengan partisipan siswa dari SIDH. Secara keseluruhan, bagian metode memberikan penjelasan yang jelas tentang desain penelitian dan teknik pengumpulan data yang digunakan.
Hasil dan
Pembahasan
Pengembangan kompetensi 4C (Critical Thinking, Creativity, Communication, dan Collaborative) sangat penting dalam mempersiapkan individu untuk menghadapi tantangan di abad ke-21.
Kompetensi-kompetensi ini sangat penting untuk kesuksesan di dunia kerja di masa depan, karena memungkinkan individu untuk berpikir kritis, menghasilkan ide-ide inovatif, berkomunikasi secara efektif, dan berkolaborasi dengan orang lain.
Dalam konteks penelitian yang dilakukan di Sekolah Indonesia Den Haag (SIDH), berbagai strategi digunakan untuk meningkatkan kompetensi ini di antara para siswa. Untuk berpikir kritis, siswa
dilatih untuk terlibat dalam diskusi dan menemukan solusi untuk masalah. Pendekatan ini mendorong pemikiran aktif dan sistematis untuk menganalisis dan memecahkan masalah.
Untuk menumbuhkan kreativitas, SIDH menyediakan kegiatan ekstrakurikuler yang memungkinkan siswa untuk mengeksplorasi potensi kreatif mereka. Kegiatan-kegiatan ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk berpikir di luar kebiasaan, menghasilkan ide-ide baru, dan mengekspresikan kreativitas mereka.
Dalam hal komunikasi, SIDH menekankan untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendorong siswa untuk bebas mengekspresikan pendapat dan ide mereka. Pendekatan ini membantu siswa mengembangkan keterampilan komunikasi yang efektif, baik dalam bentuk lisan maupun tulisan.
Kolaborasi juga dipromosikan di SIDH melalui kemitraan dengan Pusdatin (Pusat Data dan Informasi). Kolaborasi ini memungkinkan siswa untuk bekerja sama dalam proyek-proyek, meningkatkan keterampilan kolaboratif mereka dan memupuk kerja sama tim.
Secara keseluruhan, strategi yang diterapkan di SIDH secara efektif berkontribusi pada pengembangan kompetensi 4C di antara para mahasiswa. Kompetensi ini sangat penting bagi individu untuk berkembang di dunia kerja global dan menghadapi tantangan di abad ke-21.
Penutup Bagian penutup dari artikel penelitian ini memberikan ringkasan ringkas dari temuan-temuan yang ada dan menekankan pentingnya mengembangkan kompetensi 4C (Critical Thinking, Creativity, Communication, dan Collaborative) dalam konteks pendidikan. Para penulis menyoroti strategi yang diterapkan di Sekolah Indonesia Den Haag (SIDH) untuk meningkatkan kompetensi-kompetensi tersebut dan menekankan relevansinya dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan di abad ke-21.
Bagian penutup juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada sekolah dan narasumber yang diwawancarai atas partisipasi mereka dalam penelitian ini. Bagian ini juga mengakui kontribusi para guru dan sekolah dalam memberikan wawasan tentang strategi yang digunakan untuk meningkatkan kompetensi 4C di SIDH.
Secara keseluruhan, bagian penutup secara efektif merangkum poin- poin penting yang dibahas dalam penelitian dan memperkuat pentingnya mengembangkan kompetensi 4C dalam pendidikan.
Bagian ini memberikan kesimpulan yang jelas terhadap penelitian ini dan mengakui kontribusi sekolah dan individu yang terlibat.