• Tidak ada hasil yang ditemukan

Review jurnal aromaterapi untuk hipertensi

N/A
N/A
Afit Grey

Academic year: 2023

Membagikan "Review jurnal aromaterapi untuk hipertensi"

Copied!
97
0
0

Teks penuh

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi ylang-ylang (Cananga Odorata) terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Kesimpulan Terdapat pengaruh pemberian aromaterapi kenanga (cananga odorata) terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di RS Royal Prima Medan. Pengaruh aromaterapi lavender dan relaksasi otot progresif (PMR) terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di kawasan Gandasari Puskesmas Kota Manis Jaya.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi lavender dan PMR terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah tersebut. Ada pengaruh pemberian aromaterapi kenanga (cananga odorata) terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di RS Royal Prima Medan. Pengaruh aromaterapi lavender dan relaksasi otot progresif (PMR) terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah tersebut.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aroma terapi lavender dan PMR terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di kawasan Gandasari Puskesmas Manis Jaya Kota Tangerang. Perubahan tekanan darah sebelum dan sesudah pemberian aroma terapi lavender dan PMR pada pasien hipertensi.

Tabel 1. Distribusi Frekuensi  Karakteristik Responden  No  Karakteristik  f  Persentase
Tabel 1. Distribusi Frekuensi Karakteristik Responden No Karakteristik f Persentase

Jurnal Keperawatan

Nomor 1, Maret 2024

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kombinasi relaksasi autogenous dan aromaterapi lavender terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi. Pemberian kombinasi aromaterapi autogenous dan lavender satu kali sehari selama 3 hari dengan durasi 15 menit setiap pemberian terbukti efektif dalam mengubah tekanan darah pada penderita hipertensi (p<0,05). Perbedaan rata-rata tekanan darah sistolik antara sebelum dan sesudah pengobatan adalah mmHg dan tekanan darah diastolik rata-rata mmHg.

Selain relaksasi, pengelolaan stres untuk membantu menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi juga dapat dilakukan dengan aromaterapi yang diyakini dapat memberikan rasa sejahtera (Solehati & Kosasih, 2018). Sebuah penelitian menunjukkan bahwa relaksasi autogenik dapat menurunkan tekanan darah (Haryani & Marleni, 2019). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kombinasi relaksasi autogenik dan aromaterapi lavender terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi.

Sedangkan untuk tekanan darah diastolik diperoleh perbedaan rerata mmHg p-value 0,001 sehingga nilai signifikansi (p-value) tekanan darah sistolik dan diastolik < α0,05 yang berarti kombinasi relaksasi autogenik dan aromaterapi lavender terbukti efektif mengubah tekanan darah penderita hipertensi. Saat mengukur tekanan darah sebelum pemberian intervensi, diperoleh rata-rata mmHg dengan standar deviasi mmHg. Tekanan darah akan lebih rendah dan cenderung normal jika melakukan relaksasi autogenik (Rossi et al., 2018).

Penelitian ini juga diperkuat dengan penelitian lain yang menyatakan bahwa rata-rata tekanan darah pasien hipertensi berbeda secara signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan terapi autogenik (Darmawan & Nugroho, 2015). Adhistya et al., dalam penelitiannya juga menemukan bahwa pemberian aromaterapi lavender dapat menurunkan tekanan darah penderita hipertensi sebesar mmHg (Adhistya et al., 2018). Kombinasi relaksasi autogenik dan aromaterapi lavender pada penelitian ini terbukti efektif terhadap tekanan darah dimana rerata tekanan darah penderita hipertensi setelah dilakukan intervensi lebih rendah dibandingkan sebelum diberikan relaksasi autogenik dan perbedaan tersebut terbukti signifikan.

Perbedaan rata-rata tekanan darah sistolik antara sebelum dan sesudah pengobatan adalah mmHg dan tekanan darah diastolik rata-rata mmHg. Pengaruh pemberian aromaterapi dengan lavender (Lavandula Angustifolia) terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi oleh Irina F Rsup. Pengaruh terapi relaksasi autogenous terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi menggunakan pendekatan meta-analisis.

Tabel  3  rata-rata  tekanan  darah  setelah  perlakuan  (posttest) dilihat  pada  tabel  di  atas  adalah  136,71/88,64±9,825/5,048 mmHg
Tabel 3 rata-rata tekanan darah setelah perlakuan (posttest) dilihat pada tabel di atas adalah 136,71/88,64±9,825/5,048 mmHg

Terapi Komplementer Kombinasi Rendam Kaki Air Hangat dan Aromaterapi Lemon dalam Menurunkan Tekanan Darah

Dalam penelitian ini, kombinasi pengobatan non-farmakologis untuk menurunkan tekanan darah digunakan pada kelompok intervensi. Perbedaan rata-rata tekanan darah diastolik pretest dan posttest pada kelompok kontrol adalah -0,176 mmHg (penurunan tekanan darah diastolik). Perbedaan rata-rata tekanan darah diastolik pretest dan posttest pada kelompok intervensi adalah -2,118 mmHg (penurunan tekanan darah diastolik).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi terapi merendam kaki dalam air hangat dan aromaterapi dengan lemon efektif menurunkan tekanan darah pada prahipertensi. Pengaruh kombinasi aromaterapi lavender dan pijat tangan terhadap perubahan kecemasan, tekanan darah dan kortisol pada pasien hipertensi. Terdapat perbedaan pada kelompok intervensi dan kontrol setelah diberikan kombinasi aromaterapi lavender dan hand massage pada variabel tekanan darah sistolik.

Rerata tekanan darah sistolik menurut pengukuran sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Rerata tekanan darah diastolik menurut pengukuran sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. 96 tekanan darah apabila aromaterapi lavender (Lavendula augustfolia) dihirup maka molekul volatilnya akan membawa unsur aromatik yang akan merangsang daya ingat dan respon emosional sehingga menimbulkan perasaan tenang dan rileks serta dapat melancarkan aliran darah, minyak lavender sangat potensial karena terdiri dari beberapa Komponen hidrokarbon seperti monoterpen, camphene, limonene, geraniol lavandulol, nerol dan sebagian besar mengandung linalool dan linalool asetat dengan jumlah sekitar 30-60% dari total berat minyak, dimana linalool merupakan bahan aktif utamanya (Nuraini, 2014 dalam Julia 2016).

Untuk mengatasi masalah tekanan darah tinggi pada pasien hipertensi dapat dilakukan Aromaterapi Lavender dan Relaksasi Otot Progresif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya penurunan tekanan darah pada kelompok subjek yang diberikan intervensi Aromaterapi Lavender dan Relaksasi Otot Progresif. Disimpulkan bahwa relaksasi nafas dalam dan aromaterapi lavender efektif menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi mawar terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Artinya terdapat pengaruh pemberian aromaterapi bunga mawar terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi. Terdapat pengaruh pemberian aromaterapi bunga mawar terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah Puskesmas Kecamatan Kabila.

Tabel 4 diketahui selisih  mean tekanan darah  sistolik pretest dan posttest pada kelompok kontrol  yaitu  3,412  mmHg  (peningkatan  tekanan  darah  sistolik)
Tabel 4 diketahui selisih mean tekanan darah sistolik pretest dan posttest pada kelompok kontrol yaitu 3,412 mmHg (peningkatan tekanan darah sistolik)

Pengaruh Intervensi Aromaterapi Lavender terhadap Kestabilan tekanan Darah pada Penderita Hipertensi Desa Sidomulyo Kecamatan Tabang

Pengaruh intervensi aromaterapi lavender terhadap stabilitas tekanan darah pada pasien hipertensi di desa Sidomulyo kabupaten Tabang. Sumber : Hasil Pengolahan Data Responden SPSS di Desa Sidomulya Kecamatan Tabang Tahun 2021 No. Tekanan darah. Tabel 5 menunjukkan tekanan darah sistolik berada pada kategori normal antara 120-139 mmHg sebanyak 16 responden (94,11%) dan stadium hipertensi.

Sumber : Hasil pengolahan data responden dengan SPSS di Desa Sidomulya Kecamatan Tabang Tahun 2021. Tabel 8 menunjukkan tekanan darah diastolik kategori normal bervariasi antara ≤89 mmHg untuk 16 responden (94,11%) dan hipertensi stadium I yaitu 90 mmHg untuk 1 responden (5,9%). Ha diterima yang berarti penderita hipertensi di Desa Sidomulio Kabupaten Kutaikertanegara Kabupaten Tabang memberikan dampak terhadap kestabilan tekanan darah sistolik sebelum dan sesudah penggunaan aromaterapi lavender. Penelitian ini merupakan studi tentang pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap stabilitas tekanan darah pada pasien hipertensi di Desa Sidomulyo Kecamatan Tabang Kabupaten Kutai Kartanegara.

Hasil penelitian ini didukung oleh masyarakat yang meyakini bahwa usia merupakan salah satu penyebab tekanan darah tinggi. Peningkatan tekanan darah ini disebabkan oleh keadaan morfologi pembuluh darah yang kaku saat disentuh, kurang elastis dan menebal (aterosklerosis). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 8 pasien (47,05%) dengan tekanan darah sistolik tipe I yang mengalami hipertensi sebelum intervensi, dan 12 pasien (70,58%) dengan tekanan darah diastolik sesuai dengan tekanan darah derajat I.

Hasil penelitian Damayanti dkk (2018) meyakini bahwa usia menjadi salah satu penyebab meningkatnya tekanan darah. Dari uraian di atas, peneliti mengatakan bahwa usia merupakan faktor yang menyebabkan tekanan darah meningkat; H. Wawancara dengan informan menunjukkan bahwa meskipun sebanyak 10 responden tidak memperhatikan komposisi makanan yang dikonsumsi, narasumber juga menyebutkan adanya penyakit darah tinggi.

Tingginya tekanan bergantung pada pembuluh darah dan detak jantung.Tekanan darah paling tinggi saat ventrikel berkontraksi (tekanan darah sistolik), dan saat ventrikel diastolik, paling rendah (tekanan darah diastolik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 16 responden (94,11%) memiliki tekanan darah diastolik dalam kategori normal, dan 16 responden (47,05%) memiliki tekanan darah diastolik dalam kategori normal. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh tekanan darah sistolik yang diukur sebelum dan sesudah aromaterapi lavender, berdasarkan uji Wilcoxon diperoleh p=0,000 atau kurang dari 0,ylt;0,05.

Tabel 1 Distribusi Frekuensi Berdasarkan kategori umur responden di Desa Sidomulyo Kecamatan Tabang Kabupaten  Kutai KartanegaraTahun 2021
Tabel 1 Distribusi Frekuensi Berdasarkan kategori umur responden di Desa Sidomulyo Kecamatan Tabang Kabupaten Kutai KartanegaraTahun 2021

Gambar

Tabel 1. Distribusi Frekuensi  Karakteristik Responden  No  Karakteristik  f  Persentase
Tabel 2.  Distribusi  Frekuensi  Rerata  Tekanan Darah Sebelum dan  Sesudah  Pemberian  Aromaterapi  Kenanga  Selama 5 Hari
Tabel  3  rata-rata  tekanan  darah  setelah  perlakuan  (posttest) dilihat  pada  tabel  di  atas  adalah  136,71/88,64±9,825/5,048 mmHg
Tabel 4 diketahui selisih  mean tekanan darah  sistolik pretest dan posttest pada kelompok kontrol  yaitu  3,412  mmHg  (peningkatan  tekanan  darah  sistolik)
+7

Referensi

Dokumen terkait

Tabel 5.3 Hasil Uji Mc Nemar terhadap Pemeliharaan Tekanan Darah Ibu Hamil Penilaian Pertama dan Kedua pada Kelompok Intervensi di Puskesmas Amplas Kecamatan Medan Amplas (n =

Tabel 4 menunjukkan Hubungan pengetahuan tentang hipertensi dan frekuensi pemanfaatan pelayanan kesehatan di Desa Sawangan Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang

Dari keseluruhan data titik sampel Desa Kuta Rakyat, Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo yang diperoleh pada Tabel 4 maka diketahui nilai erosi yang tertinggi

- Penelitian dilakukan di Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak yang dipilih secara purposif karena lokasi ini adalah daerah yang terkena banjir rob paling

contoh Isian Tabel 2 Lengkap: Pemetaan Program dan Kegiatan terkait Intervensi Gizi Spesifik di Desa Desa: Mlinjon Kecamatan : Suruh Kabupaten/Kota: Trenggalek Provinsi: Jawa

Kegiatan ini dilaksanakan di desa Betung, Kecamatan Kumpeh Ilir Kabupaten Muaro Jambi, dengan tujuan menemukan perlakuan/intervensi yang efektif dan meningkatkan

Kegiatan ini dilaksanakan di desa Kademangan, Kecamatan Jambi luar kota Kabupaten Muaro Jambi dengan tujuan menemukan perlakuan/intervensi yang efektif dan meningkatkan

Karakteristk responden berdasarkan umur di Desa Tlogorejo Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan Tahun 2014 Berdasarkan hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa penelitian terhadap 78