• Tidak ada hasil yang ditemukan

SaifulNurrochman - 090210204012_.pdf - Universitas Jember

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "SaifulNurrochman - 090210204012_.pdf - Universitas Jember"

Copied!
124
0
0

Teks penuh

Tesis yang berjudul Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Problem Based Teaching dan Metode Inkuiri Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV Mata Pelajaran IPS di SDN Ajung 01 Jember telah diuji dan disetujui oleh Fakultas Pendidikan Guru dan Guru. Pendidikan, Universitas Jember pada :. Terima kasih atas doa, dukungan dan motivasi yang tak henti-hentinya diberikan kepada saya hingga bisa berada di posisi saya saat ini; Semoga segala bantuan dan bimbingan yang telah diberikan dibalas oleh Allah SWT. Tanpa patah tulang, saya menyadari bahwa skripsi ini bukannya tanpa kesalahan. Sehubungan dengan itu, saya dengan rendah hati mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pihak-pihak yang berkepentingan. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi semua pihak khususnya sivitas akademika Universitas Jember tercinta.

SDN Ajung 01 Jember

PENDAHULUAN

  • Rumusan Masalah
    • bagi siswa
    • bagi guru
    • bagi peneliti
    • bagi kepala sekolah
    • bagi peneliti lain

Menurut peneliti, secara teoritis ada dua metode pembelajaran yang efektif di sekolah dasar, yaitu metode pengajaran berbasis masalah dan metode inkuiri. Metode pengajaran berbasis masalah bertujuan agar pembelajaran di sekolah bermanfaat dan nyata sehingga siswa dapat lebih mudah memahami materi. Metode pengajaran berbasis masalah membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir, keterampilan pemecahan masalah dan keterampilan intelektual, belajar berbagi peran orang dewasa dengan melibatkan mereka dalam pengalaman nyata atau simulasi.

Penggunaan metode pembelajaran berbasis masalah dan metode penelitian diyakini akan membawa lebih banyak pengalaman baru di kelas melalui penyampaian pendapat, diskusi dan kerja kelompok dalam suasana pembelajaran yang menyenangkan. Berdasarkan uraian di atas, maka dilakukan penelitian mengenai metode pembelajaran berbasis masalah dan metode penelitian yang berjudul “Pengaruh penerapan metode pembelajaran berbasis masalah dan metode berbasis inkuiri terhadap hasil belajar siswa kelas IV mata pelajaran IPS di SDN Ajung 01 Jember”, harus dilaksanakan. Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka masalah penelitian dapat dirumuskan sebagai berikut; Adakah perbedaan pencapaian hasil belajar kognitif siswa antara hasil belajar yang diajarkan menggunakan metode problem based instruction dan metode inkuiri pada materi permasalahan sosial siswa kelas IV SDN Ajung 01 Jember?

Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan pencapaian hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan metode problem based instruction dan metode penelitian dalam pembelajaran IPS Materi Masalah Sosial untuk siswa kelas IV SDN Ajung 01 Jember. Hasil penelitian ini dapat menambah pemahaman dan menambah pengalaman dalam menerapkan metode pembelajaran berbasis masalah dan metode penelitian.

TINJAUAN PUSTAKA

  • Pembelajaran IPS di SD
  • Metode Inquiry
  • Hipotesis

Metode pengajaran berbasis masalah juga ditandai dengan siswa bekerja sama dengan siswa lainnya. III Kegiatan Akhir Guru bekerja sama dengan siswa dan mengevaluasi hasil belajar siswa dan menarik kesimpulan bersama-sama. Perilaku sebagai hasil belajar dalam arti luas mencakup bidang kognitif, afektif, dan psikomotorik (Sudjana, 1990:3).

Penelitian tentang metode pembelajaran pembelajaran berbasis masalah dilakukan oleh Masyhudi Sulun pada tahun 2013 dengan judul “Perbedaan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa yang Diamati Melalui Model Cooperative Learning, Metode Problem Based Teaching (PBI), Metode Genius Learning.” Hasil belajar siswa melalui metode pembelajaran based teaching lebih tinggi dibandingkan dengan metode pembelajaran brillian dan model pembelajaran konvensional. Terdapat perbedaan hasil belajar siswa kelas IV IPS yang diajarkan menggunakan metode problem based teaching dan metode inkuiri.

Terdapat perbedaan hasil belajar kognitif siswa yang diajar menggunakan metode problem based teaching pada materi masalah sosial dan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan metode inkuiri pada siswa kelas IV SDN Ajung 01 Kabupaten Jember semester genap tahun pelajaran 2014/ tahun ajaran 2015. Ha : terdapat perbedaan pencapaian hasil belajar kognitif siswa IPS antara yang diajar menggunakan metode problem based teaching dan metode inkuiri pada siswa kelas IV SDN Ajung 01 Kabupaten Jember semester genap tahun pelajaran 2014/2015 tahun akademik.

Tabel 2.1 Langkah-langkah pembelajaran Problem Based Instruction
Tabel 2.1 Langkah-langkah pembelajaran Problem Based Instruction

METODE PENELITIAN

  • Prosedur Penelitian

X1 = Perlakuan proses belajar mengajar dengan metode problem based instruction pada kelas eksperimen 1 Pembelajaran berbasis inkuiri pada kelas eksperimen 2. O1 = Hasil post-test pada kelas eksperimen 1 setelah proses belajar mengajar ditutup dengan menggunakan metode pembelajaran berbasis masalah. O2 = Hasil post-test pada kelas rintisan 2 setelah proses belajar mengajar diliput dengan metode pembelajaran inkuiri. Apabila hasil analisis < maka populasi dinyatakan homogen, sehingga peneliti dapat segera menentukan kelas eksperimen I dan kelas eksperimen II melalui teknik undian.

Untuk memberikan perlakuan crossover, maka kelas eksperimen yang telah ditentukan sebelumnya dan kelas eksperimen II diberikan perlakuan yang sama secara bergantian. Pembelajaran berbasis masalah adalah suatu metode atau pendekatan pengajaran yang menggunakan permasalahan dan kondisi nyata yang disajikan oleh guru sebagai konteks bagi siswa untuk belajar tentang berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah, serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep penting dari mata pelajaran. Target hasil belajar adalah hasil yang diperoleh siswa kelas IV SDN Ajung 01 Jember setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode pengajaran berbasis masalah dan metode penelitian yang mencakup ranah kognitif dengan pertanyaan objektif yang mencakup aspek C1 yaitu pengetahuan, C2 yaitu pemahaman, C3 yaitu penerapan atau implementasi dan C4 yaitu analisis.

Hasil observasi tersebut kemudian dibandingkan untuk melihat mana hasil belajar yang lebih baik antara metode pembelajaran berbasis masalah dan metode pembelajaran berbasis inkuiri. Wawancara yang dilakukan dalam penelitian ini adalah wawancara terbimbing dengan pertanyaan mengenai respon guru kelas dan beberapa siswa acak dari dua kelas eksperimen. Wawancara yang dilakukan dimaksudkan untuk memperoleh informasi mengenai respon guru dan siswa terhadap pembelajaran menggunakan metode pembelajaran berbasis inkuiri dan pembelajaran berbasis masalah.

Tujuan wawancara ini adalah untuk mengetahui minat guru dan siswa dalam melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran inkuiri dan pengajaran berbasis masalah. Metode tes dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah mempelajari materi yang diajarkan dengan menggunakan metode pembelajaran inkuiri dan pembelajaran berbasis masalah. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pencapaian hasil belajar siswa yang diajar menggunakan metode problem based instruction dan metode penelitian pada pembelajaran IPS materi Masalah Sosial pada siswa kelas IV di SDN Ajung 01 Kabupaten.

Tentukan kelas mana yang merupakan kelas eksperimen 1 yaitu yang diajar dengan metode pembelajaran berbasis masalah dan kelas eksperimen 2 yang diajar dengan metode inkuiri. Apabila hasil analisis menunjukkan hasil yang signifikan yaitu harga tes ≥ tt-tabel maka Ha yang menyatakan terdapat perbedaan pencapaian hasil belajar kognitif IPS siswa antara yang diajar dengan metode problem based teaching. dan penyelidikan penggunaan. metode, diterima. Namun jika hasil analisis menunjukkan taraf tidak signifikan yaitu uji < ttabel Ha yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan pencapaian hasil belajar kognitif IPS siswa antara yang diajar dengan metode problem based teaching. dan metode kuerinya, ditolak.

Tabel 3.1 Hasil Uji Validitas  Nomor
Tabel 3.1 Hasil Uji Validitas Nomor

PENUTUP

Bagi sekolah diharapkan dapat memberikan masukan bagi guru dalam menggunakan pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan kondisi pendidikan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidik dan peserta didik c. Penerapan metode pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran ekonomi siswa kelas VIII-B SMP 2 Juni. Perbandingan Metode Everyone Is Teacher Here dan Model Kolaboratif Tipe STAD terhadap Hasil Belajar Biologi (Siswa Kelas VIII Tahun Ajaran SMP Negeri 1 Bondowoso) FKIP-UNEJ (Skripsi Tidak Diterbitkan).

Perbandingan Hasil Belajar Matematika antara Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Numbered Head Together (NHT) Tipe Puzzle Pada Mata Pelajaran Kubus Dan Balok Di Kelas VIII SMP Negeri 1 Srono Tahun Pelajaran 2013/2014. Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Kelas IV Mata Pelajaran IPS Jurusan Kegiatan Ekonomi Menggunakan Metode Inkuiri di SDN 1 Talkandang Sibitondo Tahun Pelajaran 2011/2012. Perbedaan aktivitas dan hasil belajar siswa yang dicapai antara model pembelajaran kooperatif, metode pengajaran berbasis masalah (PBI), metode genius learning dan model pembelajaran konvensional.

Perbandingan Keefektifan Model Somatic, Auditory, Visualization and Intellectual (SAVI) Dengan Metode Eksplanatori Dilihat Dari Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII Pada Mata Pelajaran Lingkaran Di SMP Negeri 1 Jelbuk Tahun Pelajaran 2013/2014 Tahun Pengaruh penerapan metode pembelajaran berbasis masalah dan metode inkuiri terhadap hasil belajar siswa kelas IV mata pelajaran IPS di SDN Ajung 01 Jember.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (EKSPERIMEN I) (RPP)

  • STANDAR KOMPETENSI
  • KOMPETENSI DASAR
  • INDIKATOR
  • TUJUAN
  • MATERI
  • METODE PEMBELAJARAN
  • KEGIATAN PEMBELAJARAN
  • SUMBER DAN MEDIA Buku IPS kelas IV
    • PENILAIAN

Dengan menganalisis cerita dan diskusi, siswa mampu menyebutkan dengan tepat contoh, penyebab, dampak dan solusi permasalahan sosial. Guru memberikan contoh masalah sosial dan masalah individu serta mengajak siswa menemukan perbedaan antara masalah sosial dan masalah individu. Guru mengorganisir siswa untuk berdiskusi dan memberikan waktu kepada siswa untuk mencocokkan sebab, akibat dan solusi permasalahan sosial yang ada di LKK. Guru memimpin diskusi.

Guru memberikan tugas observasi kepada tetangga kanan dan kiri siswa mengenai tempat sampah dan talang serta tugas wawancara mengenai pekerjaan dan perangkat teknologinya.Guru mengajak siswa berdoa untuk menyelesaikan kegiatan pembelajaran.

Siswa mampu menjelaskan pengertian kesenjangan sosial dengan benar Siswa mampu menyebutkan dengan benar contoh kesenjangan sosial ekonomi Siswa mampu menyebutkan dengan benar contoh kesenjangan sosial teknologi.

NAMA ANGGOTA KELOMPOK

Sosial

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Guru memberikan pertanyaan kepada siswa agar siswa dapat menemukan contoh masalah sosial dan masalah individu serta mengajak siswa menemukan perbedaan antara masalah sosial dan masalah individu. Guru mengorganisir siswa untuk berdiskusi dan memberikan waktu kepada siswa untuk mencari jawaban tentang penyebab, dampak dan solusi permasalahan sosial di LKK. Kesimpulan Guru memberikan penguatan/refleksi terhadap jawaban siswa dan mengevaluasinya Siswa menarik kesimpulan dari materi yang disampaikan dengan bimbingan guru.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (EKSPERIMEN II) (RPP)

METODE PEMBELAJARAN Metode Pembelajaran: Inquiry

MATERI PELAJARAN

Mengenal Permasalahan di Daerah 1. Jenis Permasalahan Sosial di Daerah

Dampak Masalah Sosial

Dalam situasi darurat, mereka yang berani berbuat jahat, seperti pencopet, perampokan, perampokan atau kecurangan, akan menemukan dirinya. Ada yang sering bermasalah dengan polisi karena ngebut, mabuk-mabukan, suka berkelahi dan membuat onar. Masyarakat ada yang belum tamat SD, ada yang lulusan SD, lulusan SMTP, lulusan SMA, dan lulusan perguruan tinggi.

Ada yang berakhlak baik, ada yang jahat, ada yang rajin, ada yang malas dan sebagainya. Ada keluarga yang mempunyai pendapatan yang sangat besar karena baik suami maupun istri masing-masing mempunyai pendapatan yang besar. Baik Tuan Dinar maupun Nyonya Dinar pergi ke perusahaan atau pasar dengan menggunakan mobil pribadi.

Hal-hal yang bertentangan dan tidak sesuai dengan harapan orang banyak disebut

Berikut ini yang merupakan contoh permasalahan sosial yang sering muncul di sekolah adalah

Bu Minah memasak nasi menggunakan panci, sedangkan bu Hasni memasak menggunakan magic com. Hal tersebut merupakan contoh kesenjangan

Salah satu peran keluarga untuk mencegah munculnya kenakalan remaja adalah

Kegiatan yang dapat dilakukan untuk menanggulangi kenakalan remaja, antara lain

Gambar

Tabel 2.1 Langkah-langkah pembelajaran Problem Based Instruction
Tabel 2.2 Langkah-langkah Pembelajaran Metode Inquiry  Langkah Pembelajaran
Gambar 2.1 Bagan Kerangka Berpikir Kajian Teori
Gambar 3.1 Rancangan Penelitian Control Group Pree-test Post-test  Keterangan:
+7

Referensi

Dokumen terkait

TUJUAN PENELITIAN Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah diatas maka tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan strategi pembelajaran