Zat sisa yang dikeluarkan makhluk hidup antara lain berupa karbon dioksida, oksigen, uap air dan urea Alat ekskresi hewan. Cara perkembangbiakan makhluk hidup ada dua, yaitu generatif (seksual atau kawin) dan vegetatif (seksual atau tidak kawin).
Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah
Protozoa ialah mikroorganisma yang mempunyai sifat seperti haiwan iaitu boleh bergerak bebas dan tidak mempunyai klorofil. Alga mempunyai sifat yang serupa dengan tumbuhan kerana ia mempunyai dinding sel dan klorofil supaya ia boleh menjalankan fotosintesis.
KESIMPULAN
SEL HEWAN DAN TUMBUHAN
- STRUKTUR SEL TUMBUHAN DAN FUNGSINYA 1. Struktur Sel Tumbuhan
- Fungsi Struktur Tumbuhan a) Dinding sel
- STRUKTUR SEL HEWAN DAN FUNGSINYA a. Struktur Sel Hewan
- PERBEDAAN SEL HEWAN DAN TUMBUHAN
Aparatus Glogi atau yang lebih dikenal dengan aparatus Golgi merupakan salah satu organel sel yang ada. Nukleoplasma merupakan salah satu organel sel yang memiliki tekstur padat dan juga dapat ditemukan pada inti sel atau nukleus.
36 Evaluasi
SISTEM GERAK
Pengertian
- Rangka/tulang
- Otot
- Sendi
Lokasi • Tulang rawan: Tulang rawan ditemukan di telinga, hidung, laring, trakea, tulang rusuk, dan persendian. Kategori • Tulang rawan: Tiga jenis tulang rawan adalah tulang rawan hialin, tulang rawan fibro dan tulang.
Kelainan pada Tulang dan Otot a) Kelainan pada tulang
Sendi bola: Sendi bola adalah sendi di mana satu tulang berputar relatif terhadap tulang lainnya. Sendi Putar: Sendi putar adalah sendi di mana satu tulang berputar relatif terhadap tulang lainnya.
50 EVALUASI
SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA
Sistem Pencernaan Pada Manusia 1. Saluran Pencernaan
Zat yang belum terurai dapat menembus membran sel usus melalui transpor alami. e) Usus kosong (Jejenum). Panjang usus kosong antara 1,5 dan 1,75 m.Di dalam usus, makanan mengalami pencernaan kimiawi oleh enzim yang dihasilkan oleh dinding usus.
Sistem Pencernaan Pada Hewan
Alat pencernaan pada hewan vertebrata adalah saluran pencernaan (tractus pencernaanus) dan kelenjar pencernaan (glandula pencernaan). Dari rongga mulut, makanan masuk ke kerongkongan melalui faring yang berada di daerah sekitar insang. Sistem pencernaan pada hewan amfibi hampir sama dengan ikan, meliputi saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan.
Seperti pada ikan dan amfibi, sistem pencernaan makanan pada reptil meliputi saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan.
65 Kesimpulan
66 EVALUASI
SISTEM PERNAPASAN PADA MANUSIA DAN HEWAN
Pengertian Sistem Pernapasan
Sistem Pernapasan Pada Manusia
- Organ–organ pada pernapasan manusia
- Mekanisme Pernapasan
- Volume Udara Pernapasan
- Kelainan dan Penyakit pada Sistem Pernapasan Manusia
Paru-paru merupakan organ pernapasan yang terletak di rongga dada dan di atas diafragma. Saluran-saluran kecil ini berakhir pada gelembung-gelembung kecil atau kantung udara yang disebut alveoli (alveoli = jamak). Volume sisa/sisa adalah volume udara yang tersisa di paru-paru setelah ekspirasi maksimal, yang besarnya kurang lebih 1000 cc atau 1000 mL.
Volume paru-paru total adalah volume udara yang dapat ditampung oleh paru-paru sebanyak-banyaknya, kurang lebih 4500 cc atau 4500 ml.
Sistem Pernapasan Hewan
Tekanan di rongga mulut meningkat dan celah faring terbuka sehingga udara bisa masuk ke paru-paru. Rongga dada yang membesar menyebabkan paru-paru mengembang sehingga memungkinkan udara dari luar masuk ke paru-paru melalui sistem pernapasan. Udara yang masuk ke paru-paru berasal dari udara cadangan yang terdapat pada kantung udara.
Peningkatan tekanan di rongga dada ini akan memaksa udara keluar dari paru-paru melalui sistem pernapasan.
Kesimpulan
84 EVALUASI
SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA DAN HEWAN
- Pengetian Sistem Peredaran Darah
- Fungsi Sistem Peredaran Darah Manusia
- Skema Peredaran Darah Pada Manusia
- Peredaran Darah Kecil
- Sistem peredaran darah pada hewan Peredaran darah pada burung
Darah dari atrium kiri kemudian akan masuk ke ventrikel kiri, yang selanjutnya akan mengikuti sistem peredaran darah utama. Aliran darah pada peredaran utama dimulai dari jantung ke seluruh tubuh dan kembali ke jantung. Darah dari atrium kanan akan menuju ke ventrikel kanan yang selanjutnya akan mengikuti sistem peredaran darah kecil.
Pada sistem peredaran darah tertutup, darah akan mengalir dari jantung menuju daerah pembuluh darah.
91 EVALUASI
SISTEM REPRODUKSI
Organ Reproduksi Manusia
- Organ Reproduksi Wanita
Cairan kelamin berguna dalam menjaga pergerakan sperma. Cairan genital diproduksi oleh vesikula seminalis, kelenjar prostat, dan kelenjar Cowper. Pembentukan sel telur pada manusia dimulai sejak dalam kandungan, yaitu pada ovarium janin perempuan. Ovula mengalami perkembangan lebih lanjut menjadi sel telur matang, sedangkan ketiga badan kutub mengalami degenerasi (penghancuran).
Siklus demi siklus, pematangan dan pelepasan sel telur dari ovarium dipadukan dengan perubahan pada rahim, organ yang harus menampung embrio jika sel telur ingin dibuahi.
Kelainan dan Penyakit pada Organ Reproduksi Manusia
- Hipogonadisme
- Kriptorkidisme
- Uretritis
- Prostatitis
- Epididimitis
- Orkitis
- Anorkidisme
- Hyperthropic prostat
- Hernia inguinalis
- Kanker prostat
- Kanker testis
- Impotensi
- Infertilitas (kemandulan)
Prostat hipertrofik adalah pembesaran kelenjar prostat yang biasanya terjadi pada usia di atas 50 tahun. Kanker testis adalah tumbuhnya sel-sel ganas pada testis, yang dapat menyebabkan testis membesar atau menimbulkan benjolan pada skrotum.
Reproduksi Hewan
- Reproduksi Pada Vertebrata
Telur embrio telah dilengkapi dengan kantung kuning telur (yolk bags) yang merupakan nutrisi untuk menunjang perkembangan embrio selama berada di dalam cangkang. Embrio akan berkembang di dalam rahim ibu selama masa kehamilan, yang sangat bervariasi dari hewan ke hewan. Hingga waktu yang ditentukan, telur-telur tersebut pecah di dalam tubuh betina dan keluar dari tubuh betina.
Kelompok reptilia seperti kadal, ular, dan kura-kura merupakan hewan yang pembuahannya terjadi di dalam tubuh (fertilisasi internal).
113 Kesimpulan
114 EVALUASI
SISTEM EKSKRESI, SEKRESI, DAN DEFEKASI
Sistem Ekskresi
- Ginjal
- Kulit
- Paru-paru
- Hati
Paru-paru merupakan organ pernafasan yang berkaitan dengan sistem pernafasan dan peredaran darah pada tubuh manusia. Paru-paru berada pada rongga dada manusia sebelah kanan dan kiri yang dilindungi oleh tulang rusuk. Bronkus bercabang menjadi batang-batang yang menghubungkan paru-paru kiri dan kanan serta trakea.
Unit fungsional paru-paru adalah kantung udara kecil yang muncul dari bronkiolus, yang disebut alveoli.
Sistem Sekresi
Cairan interstisial yang dimodifikasi ini disekresikan ke dalam lumen, lalu melewati sistem duktus, yang kemudian dimodifikasi lebih lanjut. Air liur dapat didefinisikan sebagai "pergerakan cairan, elektrolit, dan makromolekul searah ke dalam air liur sebagai respons terhadap rangsangan yang tepat". Sekresi cairan dan elektrolit saling terkait secara fungsional, yang satu tidak mungkin terjadi tanpa yang lain, dan sebagian besar terpisah dari proses sintesis dan sekresi protein.
Satu-satunya cara untuk memungkinkan pergerakan cairan, elektrolit, dan makromolekul satu arah di dalam sel adalah dengan membuat salah satu ujung sel berperilaku berbeda dari ujung lainnya.
Sistem Defekasi
Refleks buang air besar Keinginan untuk buang air besar hanya terjadi bila tekanan rektal mencapai 18 mmHg, dan bila mencapai 55 mmHg, sfingter ani dalam dan luar berelaksasi dan isi tinja terdorong keluar. Ketika gelombang peristaltik mendekati anus, sfingter anal internal direlaksasi oleh sinyal penghambatan dari pleksus mienterikus dan sfingter anal eksternal, ketika sadar, melemaskan ektum125125125, menyebabkan buang air besar. Sebelum tekanan yang melemaskan sfingter ani eksterna tercapai, 125 ektum feses dapat dicapai dengan merelaksasi sfingter ani eksterna sebesar 125 ektum dan mengontraksikan otot perut (regangan).
Faktanya, rangsangan dari pleksus mienterikus masih lemah sebagai refleks buang air besar, sehingga diperlukan refleks lain yaitu refleks buang air besar parasimpatis (segmen sakral sumsum tulang belakang).
127 Kesimpulan
128 EVALUASI
SISTEM KOORDINASI
Pengertian Sistem Koordinasi
Sistem Saraf
Segala aktivitas dalam tubuh manusia diatur oleh sistem saraf pusat yaitu otak dan sumsum tulang belakang. Sumsum anterior membentuk bagian bawah batang otak dan menghubungkan pons Varolis ke sumsum tulang belakang. Jika diamati secara melintang, sumsum tulang belakang bagian luar tampak berwarna putih (substans alba) dan bagian dalam yang berbentuk kupu-kupu berwarna abu-abu (substans grissea).
Saraf simpatis memiliki ganglia yang membentang di sepanjang tulang belakang dan menempel pada sumsum tulang belakang.
Sistem Hormon
Merupakan kelenjar yang dapat mengeluarkan hormon yang dapat mengatur berbagai aktivitas dalam tubuh, sehingga dijuluki “Tuan Kelenjar”. Hormon yang dikeluarkan di lobus ini adalah hormon vasopresin yang berfungsi mengatur proses reabsorpsi air di tubulus ginjal, dan hormon oksitosin yang berfungsi merangsang kontraksi otot dinding rahim saat persalinan. Hipersekresi adrenal yang tidak normal pada wanita mengakibatkan terjadinya virilisme, yaitu terjadinya ciri-ciri seks sekunder pada pria dan wanita.
Kelenjar timus berfungsi membentuk hormon timosin yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh (imunitas) (Rikky et al.
Sistem Indra
Mata berfungsi menerima rangsangan berupa cahaya karena memiliki reseptor yang menerima cahaya yang disebut fotoreseptor. Kelopak mata, berupa kulit tipis yang berfungsi melindungi mata dari debu atau sentuhan benda. Pada bagian tengah iris terdapat pupil yang merupakan celah (bukaan), untuk mengatur intensitas cahaya yang masuk ke mata.
Cahaya yang dipantulkan oleh objek memasuki mata melalui kornea dan terus melalui anak mata ke kanta.
Sistem Koordinasi pada Hewan
Untuk mengimbangi perubahan aktivitas tubuh yang tiba-tiba, sistem saraf pusat memerintahkan kelenjar hormon untuk memproduksi hormon guna meningkatkan kerja jantung, aliran darah, pertukaran oksigen dan pembakaran cadangan makanan tubuh sehingga rusa dapat terus berlari menghindari kejaran harimau. Organisasi sistem saraf pada hewan sangat bervariasi, tergantung pada tingkat perkembangan tubuh masing-masing hewan. Namun pengelompokan seperti itu tidak ditemukan pada cnidaria, hewan paling sederhana yang memiliki sistem saraf.
Sebaliknya, moluska predator aktif, seperti gurita dan cumi-cumi, memiliki sistem saraf paling canggih dibandingkan semua invertebrata, bahkan menyaingi beberapa vertebrata (Campbell, 2010).
151 Kesimpulan
152 EVALUASI
Seleksi Alam
- Sejarah seleksi alam
- Hukum – Hukum Yang Melatar Belakangi Seleksi Alam
- Pengertian seleksi alam
- Macam-macam seleksi alam 1) Seleksi terarah
- Contoh seleksi alam
Individu yang mempunyai kesesuaian lebih besar dengan lingkungannya adalah individu yang mampu bertahan hidup, oleh karena itu lingkungannya berperan sebagai penyeleksi bagi kelangsungan hidup makhluk hidup dari generasi ke generasi, sehingga disebut seleksi alam. Seleksi alam menyatakan bahwa makhluk hidup yang lebih mampu beradaptasi dengan kondisi alam habitatnya akan mendominasi dengan mempunyai keturunan yang mampu bertahan hidup, atau yang tidak mampu mengalami kepunahan. Ada tiga kemungkinan dampak seleksi alam terhadap populasi, yaitu seleksi pemantapan, seleksi terarah, dan seleksi pembagian.
Namun secara umum pengertian seleksi alam adalah makhluk hidup yang tidak mampu beradaptasi dengan lingkungannya pada akhirnya akan punah. mereka yang mampu beradaptasi dengan lingkungannya dan makhluk hidup lainnya akan saling bersaing untuk bertahan hidup. .. bentuk-bentuk seleksi alam 1) Seleksi terarah 1) Seleksi terarah.
- Jenis Adaptasi pada Hewan a. Adaptasi Morfologi
- Adaptasi pada Tumbuhan
Adaptasi makhluk hidup melalui perubahan bentuk organ, struktur tubuh atau organ organisme untuk kelangsungan hidupnya, (Sutantri, 2014). Secara umum seleksi alam adalah makhluk hidup yang tidak dapat beradaptasi dengan lingkungannya pada akhirnya akan punah. Yang tersisa hanyalah mereka yang mampu beradaptasi dengan lingkungannya dan sesama makhluk akan saling bersaing untuk bertahan hidup.
Adaptasi morfologi merupakan adaptasi makhluk hidup melalui perubahan bentuk organ atau organ organisme untuk kelangsungan hidupnya, yang dapat dilihat pada bentuk paruh, bentuk kaki, jenis mulut dan bentuk gigi. .
164 EVALUASI
Kunci Jawaban
Sistem muskuloskeletal merupakan suatu sistem dalam tubuh yang terdiri dari persendian, otot, dan tulang yang bersama-sama membentuk suatu kerangka dan berguna untuk membentuk tubuh, sehingga memudahkan manusia dalam melakukan aktivitas seperti berlari, berjalan, menari. Definisi • Tulang rawan: Tulang rawan adalah jaringan ikat yang kuat dan fleksibel yang ditemukan terutama di tenggorokan, saluran udara, telinga bagian luar, dan permukaan artikular sendi. Tulang: Tulang adalah jaringan ikat kaku yang tersusun dari garam kalsium dan membentuk kerangka vertebrata.
Trakea terdiri dari cincin tulang rawan yang terletak di depan tulang esofagus dan berbentuk tabung.
Daftar Pustaka
184 Profil Penulis