• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sayangi Bumi dan Kalimat Majemuk Bertingkat

N/A
N/A
yuni da costa

Academic year: 2025

Membagikan "Sayangi Bumi dan Kalimat Majemuk Bertingkat"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

Bahasa Indonesia Kelas 5

BAB 7

SAYANGI BUMI

NAMA : MARIA YUNITA DA COSTA NIM : 2021015116

(2)

NYAM

WOW

KABAR SISWA BERDOA

BERSAMA PRESENSI

SELAMAT PAGI

SALAM SEHAT

(3)

Menyanyikan lagu nasional

“GARUDA PANCASILA”

(4)

Apersepsi

Apakah anak-anak masih ingat pelajaran kita minggu kemarin

Nah jadi kemarin kita belajar tentang

“Cinta Indonesia,” dan hari ini kita

belajar Materi “Sayangi Bumi”

(5)

Dengan menguraikan kalimat sebab

akibat Peserta didik dapat mengetahui induk kalimat dan anak kalimat dengan benar

Dengan melalui teks ringkasan, siswa dapat mengetahui ide pokok paragraf dengan saksama.

1.

2.

Tujuan Pembelajaran

(6)

Kalimat Majemuk Bertingkat

Kalimat majemuk bertingkat adalah : kalimat

panjang yang merupakan gabungan dua kalimat yaitu induk kalimat(kalimat inti) dan anak

kalimat (kalimat pendamping). Kedua kalimat ini digabung dengan menggunakan konjungsi atau

kata penghubung (sehingga, maka, karena, sebab)

(7)

Jenis kalimat Majemuk bertingkat diantaranya yang menyatakan : syarat, tujuan, sebab-akibat, alat dan perbandingan.

Contoh: Putri tidur larut malam Sehingga bangun kesiangan

induk kalimat (Putri tidur larut malam) sebab anak kalimat (Bangun kesiangan) akibat

Jenis Kalimat Majemuk

Bertingkat ( Sebab akibat )

(8)

BERMAIN BERSAMA

(9)

ICE BREAKING

Tepuk Semangat

prok prok prok see prok prok prok maa prok prok prok ngat

seemaangattt

(10)

Ringkasan adalah suatu penyusunan teks yang dibuat secara singkat dan efektif. Dengan

tujuan untuk menggambarkan poin-poin kunci atau informasi penting dari materi secara rinci.

RINGKASAN

(11)

QUIZ TIME

(12)

Setiap hari, manusia melakukan berbagai aktivitas dalam hidupnya. Memasak, mencuci, menerangi rumah, menggerakkan mesin kendaraan, dan pabrik adala beberapa contoh dari banyak kegiatan yang dilakukan manusia. Aktivitas manusia sehari-hari ditopang oleh penggunaan sumber-sumber energi. Kita mengenal ada dua jenis energi yang tersedia di alam: terbarukan dan tidak terbarukan.

Energi tak terbarukan adalah energi dengan ketersediaan sumber daya terbatas di alam. Sumber energi ini adalah bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak, dan gas. Bahan-bahan ini terbentuk dari

proses ribuan tahun di perut bumi dan jumlahnya terbatas. Bahan-bahan ini dibakar untuk menghasilkan energi. Jika sudah dipakai, akan hilang untuk selamanya. Sebagian besar kendaraan, mesin

pabrik, kompor, dan alat-alat rumah tangga lainnya masih menggunakan energi tak terbarukan ini.

Energi terbarukan adalah energi dengan ketersediaan sumber daya tak terbatas di alam. Sumber

energi ini adalah panas matahari, arus air, dan arus angin. Dengan bantuan teknologi, panas matahari, arus air, dan arus angin diubah

menjadi energi listrik.

Kebutuhan energi dunia yang meningkat dengan jumlah energi terbarukan yang terbatas, membuat manusia membutuhkan energi alternatif di masa depan. Dalam hal ini energi terbarukan. Selain

ketersediaannya yang melimpah di alam, energi terbarukan memiliki beberapa keunggulan dibandingkan energi fosil, di antaranya tidak menghabiskan sumber daya alam, tidak merusak lingkungan, lebih efisien, dan menghasilkan lebih sedikit polusi.

SUMBER ENERGI TERBARUKAN

(13)

Nah anak-anak kira-kira

kalimat manakah yang paling sering diulang dalam teks

tersebut?

Coba anak-anak sebutkan informasi apa saja yang ada di teks tersebut

Mengerjakan LKPD

(14)

REFLEKSI

a. Apakah anak-anak sudah paham pembelajaran kita hari ini b. Apa yang kamu rasakan setelah mengikuti

pembelajaran hari ini?

b. Apa hal menarik yang kamu peroleh?

c. Kesimpulan pembelajaran

(15)

Lagu Daerah

(16)

PENUTUP

BERDOA BERSAMA

(17)

SEKIAN DAN

TERIMA KASIH

Referensi

Dokumen terkait

Subbabnya adalah (1) penanda yang digunakan untuk menyatakan relasi temporal antarklausa dalam kalimat majemuk bertingkat pada wacana kumpulan cerpen dari situs www.Sriti.Com,

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsi struktur kalimat majemuk bertingkat pada Antologi Cerkak Nalika Srengenge durung Angslup karya Ardini Pangestuti BN

Kalimat majemuk bertingkat memiliki hubungan semantis yang terbagi menjadi 13 bagian yaitu : hubungan waktu, syarat, pengandaian, tujuan, konsesif, perbandingan,

Kalimat majemuk bertingkat yang tepat hasil gabungan dari dua kalimat tersebut adalah…..

Penelitian ini menitikberatkan penggunaan kalimat majemuk setara, bertingkat, campuran, dan kalimat majemuk rapatan dalam karangan narasi siswa kelas XI Madrasah Aliyah Nur

Ragam konjungsi subordinatif yang digunakan dalam kalimat majemuk bertingkat siswa kelas X SMKN 3 Malang adalah karena, agar, setelah, jika, ketika, supaya, bila,

(2003) menyatakan bahwa relasi semantik antarklausa dalam kalimat majemuk setara, jika dilihat dari segi arti koordinatornya, terdiri atas tiga macam yaitu relasi

Dalam buku berjudul Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Edisi ke-4 2017 oleh Anton Moeliono, contoh kalimat majemuk bertingkat memiliki konjungsi tidak setara, seperti meskipun, walaupun,