PSYCHOLOGY J’21
SEJARAH PERKEMBANGAN IPTEKS DI DUNIA ISLAM:
DARI YUNANI KE ARAB
DOSEN PENGAMPU:
FADILLA MUHAMMAD MAHDI, S.E., M.SI MATA KULIAH
AKHLAQ & MUALAMAH
01 Pembahasan Naturalisasi,
Transformasi, dan Originalitas
02 Kontribusi IPTEKS Islam pada Dunia Barat
03 Dampak Pengembangan
IPTEKS dunia Islam pada
renaisans Barat
ERGAN REFIGO - 202110230311552
FADLI FIRMANSYAH - 202110230311566
KELOMPOK 3
FERDYN DIVANICO FAWWAZ M -
2021120230311592
NATURALISASI, TRANSFORMASI, DAN ORIGINALITAS
Perjalanan naturalisasi ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dalam dunia Islam dimulai pada masa Yunani yang melihat kemajuan pesat di bidang matematika, astronomi, fisika, dan kedokteran. Karya-karya besar dari ilmuwan Yunani seperti Aristoteles, Euclid, dan Ptolemy menjadi landasan penting bagi perkembangan pengetahuan di dunia Islam.
NATURALISASI 1.
Proses naturalisasi ilmu pengetahuan dan teknologi di dunia Islam bukan sekadar penerimaan pasif, melainkan transformasi aktif dan kreatif dari warisan ilmiah yang bermula dari masa Yunani. Inilah pondasi kuat yang membentuk kejayaan intelektual dan ilmiah di dunia Islam pada periode berikutnya.
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Duis vulputate nulla at ante rhoncus, vel efficitur felis
condimentum. Proin odio odio.
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Duis vulputate nulla at ante rhoncus, vel efficitur felis
condimentum. Proin odio odio.
CONTOH NATURALISASI
IPTEK DARI YUNANI KE ARAB
Naturalisasi IPTEK pada dunia Islam dari masa Yunani ke Arab merupakan proses penyerapan dan adaptasi ilmu pengetahuan dan teknologi dari Yunani ke dalam budaya Islam
Astronomi Matematika Kedokteran Filsafat
Para ilmuwan Muslim menerjemahkan dan
mempelajari karya-karya astronom Yunani seperti Ptolemy.
Mereka mengembangkan teori-teori baru tentang pergerakan planet dan bintang.
Mereka membangun observatorium untuk
mengamati langit malam
Para ilmuwan Muslim menerjemahkan dan
mempelajari karya-karya matematika Yunani
seperti Euclid.
Mereka mengembangkan sistem bilangan desimal dan aljabar.
Mereka menggunakan matematika untuk
menyelesaikan berbagai masalah dalam bidang sains dan teknik.
Para ilmuwan Muslim menerjemahkan dan
mempelajari karya-karya kedokteran Yunani seperti Hippocrates dan Galen.
Mereka mengembangkan teori-teori baru tentang penyakit dan pengobatan.
Mereka membangun klinik untuk merawat orang sakit.
Para ilmuwan Muslim menerjemahkan dan
mempelajari karya-karya filsafat Yunani seperti Plato dan Aristoteles.
Mereka mengembangkan pemikiran filosofis mereka sendiri tentang berbagai isu.
Mereka menggunakan filsafat untuk memahami dunia dan tempat manusia di dalamnya.
DAMPAK NATURALISASI
IPTEK DARI YUNANI KE ARAB
Peningkatan Taraf Hidup
Perkembangan Peradaban Islam Pengaruh di Dunia Barat
KESIMPULAN
Naturalisasi IPTEK dari Yunani ke Arab melibatkan
tidak hanya transfer pengetahuan, tetapi juga
interpretasi, adaptasi, dan inovasi. Proses ini
memainkan peran kunci dalam memperkaya dan
memajukan peradaban Islam serta memberikan
kontribusi signifikan bagi perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi secara global.
2.TRANSFORMASI
Transformasi perkembangan IPTEK di dunia Islam dari masa Yunani ke Arab merupakan proses yang kompleks dan multidimensi. Proses ini tidak hanya sebatas transfer pengetahuan, tetapi juga melibatkan interpretasi, adaptasi, dan inovasi.
Transformasi IPTEK di dunia Islam dari masa Yunani ke Arab merupakan proses yang dinamis dan kreatif.
Proses ini menghasilkan perpaduan pengetahuan
Yunani dengan nilai-nilai Islam dan memberikan
kontribusi yang signifikan bagi perkembangan
peradaban dunia.
Peradaban Yunani, khususnya pada era Hellenistik, menjadi sumber utama pengetahuan bagi dunia Islam.
Akar Hellenistik
Pada masa Umayyah dan Abbasiyah, terjadi gerakan
penerjemahan besar-besaran karya-karya Yunani ke dalam bahasa Arab
Periode Penerjemahan
Para ilmuwan Muslim tidak hanya meneruskan tradisi Yunani, tetapi juga memberikan kontribusi dan inovasi yang signifikan dalam berbagai bidang IPTEK.
Kontribusi dan Inovasi
Perkembangan IPTEK di dunia Islam menjadi salah satu faktor yang mendorong kemajuan peradaban Eropa pada masa Renaissance.
Dampak dan Pengaruh
2.TRANSFORMASI
3. ORIGINALITAS
Perkembangan IPTEK di dunia Islam dari masa Yunani ke Arab tidak hanya sebatas transfer dan asimilasi pengetahuan. Para ilmuwan Muslim juga menunjukkan originalitas dan kreativitas mereka dalam berbagai bidang, antara lain
Para ilmuwan Muslim mengembangkan metodologi ilmiah yang sistematis dan terstruktur dengan penekanan pada
eksperimen, observasi, dan pengujian.
Metodologi Ilmiah
Para ilmuwan Muslim menghasilkan banyak inovasi dan penemuan
baru dalam berbagai bidang seperti matematika, astronomi, kimia, dan kedokteran.
Inovasi dan Penemuan
Para ilmuwan Muslim mengintegrasikan IPTEK dengan teologi dan filsafat
Islam, menghasilkan kerangka pemikiran yang holistik dan komprehensif.
Integrasi dengan
Teologi dan Filsafat
Ilmuwan Muslim menerjemahkan dan menyebarkan karya-karya ilmiah ke berbagai bahasa,
termasuk bahasa Latin.
Penerjemahan dan
Penyebaran Pengetahuan
PERIODE KEMUNDURAN UMAT ISLAM (1250 - 1800 M)
PERIODE KLASIK (650 - 1250 M)
PERIODE MODERN (1800 M - SEKARANG)
KONTRIBUSI IPTEKS ISLAM PADA DUNIA BARAT
Kontribusi Islam adalah sumbangan atau pengaruh agama Islam terhadap berbagai aspek kehidupan seperti sosial, ekonomi, politik, budaya dan ilmu pengetahuan. Sebagai agama yang mengajarkan ajaran moral dan etika, Islam berperan penting dalam membentuk nilai-nilai masyarakat yang beradab dan bermartabat (Asmuni, 2017).
Sejarah perjalanan umat Islam mengalami pasang surut, Melihat pasang surutnya umat Islam tersebut, Harun Nasution membagi perjalanan sejarah umat Islam ke dalam tiga periode,
01
02
03
Adanya perpustakaan Islam dan lembaga keilmuan seperti Baitul Hikmah, Masjid Al-Azhar, Masjid Qarawiyyin. Mereka adalah pusat-pusat tempat para intelektual muslim berkumpul untuk belajar dan mengembangkan ilmu pengetahuan.
KEMAJUAN PERADABAN ISLAM
Peninggalan karya-karya intelektual Islam seperti Ibnu Sina, Ibnu Haytami, Imam Syafin, Ar-Razi, Al-Kindy, Ibnu Rusyd, Ibnu Khaldun.
Penemuan-penemuan spiritual yang dapat mengubah budaya dan tradisi umat manusia, seperti penemuan kertas, karpet, penanggalan Islam, penamaan hari, seni arsitektur dan tata kota.
PERAN ISLAM DALAM PENGEMBANGAN IPTEK
Menjadikan Aqidah Islam sebagai model ilmu pengetahuan.
Menjadikan hukum Syariat Islam sebagai
standar penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi
Paradigma Islam ini menyatakan bahwa Aqidah Islam harus dijadikan landasan ideologis bagi semua ilmu pengetahuan. Hal ini bukan berarti bahwa Aqidah Islam merupakan sumber dari segala jenis ilmu pengetahuan, melainkan standar dari segala ilmu pengetahuan.
Umat Islam boleh menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi jika hukum Syariat Islam mengizinkannya. Sebaliknya jika suatu aspek ilmu pengetahuan dan teknologi dilarang oleh hukum syariah, maka umat Islam tidak boleh menggunakannya, dengan membawa manfaat sementara untuk memenuhi kebutuhan manusia.
01
02
DAMPAK IPTEKS ISLAM PADA RENAISANS BARAT
Robert Briffault dalam bukunya The Making of Humanity menyatakan, “Tidak ada kemajuan Eropa melainkan ia berhutang budi kepada Islam dan peradaban Islam dan diarahkannya dengan positif”. Contoh :
ASTRONOMI
Abū Abdillah Muhammad bin Sinan Jabar al-Battani (abad ke-8 M).
Salah satu karyanya, al-Jizūs Sābi aw ‘Ilmun Nujum,tentang sebab- sebab dan perputaran matahari, bulan, dan bintang seluruhnya
Abū Yahya bin Abū Mansūr, Ahmad al- Nahawandi, Musa bin Syakir bin Sulaiman, Abu Ishaq Ibrahim bin Habib, Nashiruddin al-Thusi, dan lainnya.
Menemukan astrolob datar yang menyerupai kubah langit, yang terbagi pada beberapa bagian
DAMPAK IPTEKS ISLAM PADA RENAISANS BARAT
KEDOKTERAN
Ibnu Rusyd (1126-1198), seorang perintis ilmu kedokteran umum mengenai ilmu jaringan tubuh (histologi). Ia pun berjasa di bidang penelitian pembuluh darah dan penyakit cacar.
ILMU ALAM
Al-Birūni sebagai seorang ahli fisika juga menetapkan garis-garis lintang dan bujur bumi secara tepat, serta menaksir lingkaran bumi yang hampir tepat.
ILMU SOSIAL
Mahmud Qasim dalam penelusurannya menemukan uraian-uraian Aquinas dalam masalah qada dan qadar berusaha memadukan antara qudrat al-Ilāhiyah dan pemikiran kausalitas dalam konteks kebebasan memilih bagi manusia
DAFTAR PUSTAKA
Abror, M., Yulianti, R., & Aqmal, R. (2021). Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Pada Masa Dinasti Abbasiyah. Advances in Humanities and Contemporary Studies, 2(2), 160-167.
Astuti, Herlina, dkk (2023) Kontribusi Islam Dalam Pengembangan Peradaban Dunia. Journal of Creative Student Research. 1 (4) . Hal 347 - 355
Huzain, M. (2018). Pengaruh Peradaban islam Terhadap Dunia Barat. TASAMUH: Jurnal Studi Islam, 10(2), 355–377.
https://doi.org/10.47945/tasamuh.v10i2.77
Ismail, I., & Mukhlis, M. (2013). Dari Islamisasi Ilmu Menuju Pengilmuan Islam: Melawan Hegemoni Epistemologi Barat.
Ulumuna, 17(1), 65-96.
M. Dahlan M (2018). Kontribusi Peradaban Islam terhadap Peradaban Eropa. Jurnal Rihlah. 6 (1). Hal 1 - 12.
Maryam, M. (2016). Perkembangan kedokteran dalam islam. Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman, 6(2), 79-90.
Pandi, Rama, Yahdi (2023) Kontribusi Islam Terhadap Peradaban Barat Islamic Contribution Yo Western Civilzation.
Jurnla Studi Islam Linta Negara. 5 (1). Hal 50 - 56