TINJAUAN FIKIH MUAMALAH DAN IMPLEMENTASI PERATURAN PERDAGANGAN TENTANG LARANGAN IMPOR PAKAIAN BEKAS
(Studi Kasus: Pasar Senen Jakarta Pusat)
Skripsi Ini Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Hukum Ekonomi Syariʹah (SH)
Oleh:
Diah Islamiyati NIM. 14110714
Dosen Pembimbing
Dra. Hj. Muzayyanah, MA
PROGRAM STUDI HUKUM EKONOMI SYARIʹAH (MUAMALAH) FAKULTAS SYARIʹAH
INSTITUT ILMU AL-QURʹAN JAKARTA (IIQ) 1439 H/2018 M
TINJAUAN FIKIH MUAMALAH DAN IMPLEMENTASI PERATURAN PERDAGANGAN TENTANG LARANGAN IMPOR PAKAIAN BEKAS
(Studi Kasus: Pasar Senen Jakarta Pusat)
Skripsi Ini Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Hukum Ekonomi Syariʹah (SH)
Oleh:
Diah Islamiyati NIM. 14110714
PROGRAM STUDI HUKUM EKONOMI SYAR IʹAH (MUAMALAH) FAKULTAS SYARIʹAH
INSTITUT ILMU AL-QURʹAN JAKARTA (IIQ) 1439 H/2018 M
LEMBAR PENGESAHAN
Skripsi dengan judul “Peran Sistem Full Day School dalam Menghasilkan Lulusan Penghafal Juz 'Amma (Studi Kasus di SDIT Al-Azkar Pamulang)” oleh Habibah dengan NIM 14311348 telah diujikan pada sidang Munaqasyah Fakultas Tarbiyah Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta pada tanggal .... 2018. Skripsi telah diterima sebagai salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Islam (S.Pd).
Jakarta, ... 2018
Dekan Fakultas Tarbiyah Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ Jakarta)
Dr. Hj. Umi Khusnul Khatimah, M. Ag.
Sidang Munaqasyah
Ketua Sidang, Sekretaris Sidang,
Dr. Hj. Umi Khusnul Khatimah, M. Ag Wasmini
Penguji I, Penguji II,
Dr. Hj. Umi Khusnul Khatimah, M. Ag Pembimbing,
Dr. KH. Ahmad Dimyathi Badruzzaman, MA
xv ABSTRAK
Diah Islamiyati, NIM: 14110714, judul skripsi Tinjauan Fikih Muamalah Dan Implementasi Peraturan Perdagangan Tentang Larangan Impor Pakaian Bekas (Studi Kasus: Pasar Senin Jakarta Pusat), program studi Hukum Ekonomi Syariʹah (Muamlah), Fakultas Syariʹah, Institut Ilmu Al-Qurʹan Jakarta.
Dari hasil penelitian, yang peneliti tanyakan langsung kepada pedagang Pasar Senin Jakarta Pusat sebenarnya para pedagang tersebut mengetahui tentang impor pakaian bekas itu di larang dan peraturan yang tertera jelas pun tidak terealisasi. Menurut Tinjauan Fikih Muamalah dan Perundang-undangan, hal tersebut tidak sah dan dilarang dikarenakan dapat menimbulkan efek terhadap penghambatan produksi garmen dalam negeri dan tidak adanya pemasukan dalam negeri. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif (field research) yaitu kegiatan penelitian di Pasar Senen Jakarta Pusat. Sumber data yang digunakan dalam penelitian adalah sumber data primer yaitu sumber data yang diperoleh langsung dari Pasar Senen Jakarta Pusat dan sumber data sekunder yaitu sumber data yang diperoleh dari catatan dan buku-buku yang terkait pada permasalahan yang penulis kaji.
Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriftif kualitatif.
Kata Kunci: Tijauan Fikih Muamalah dan Implementasi Peraturan Perdagangan Tentang Larangan Impor Pakaian Bekas
i
PERSETUJUAN PEMBIMBING
Skripsi dengan judul “Tinjauan Fiqih Muamalah dan Implementasi Peraturan Perdagangan Tentang Larangan Impor Pakaian Bekas (Studi Kasus: Pasar Senen Jakarta Pusat)” yang disusun oleh Diah Islamiyati dengan Nomor Induk Mahasiswa: 14110714 telah diperiksa dan disetujui untuk diajukan ke sidang munaqasyah.
Jakarta, 20 Agustus 2017 Pembimbing
Dra. Hj. Muzayyanah, MA
iv MOTTO
“Niat karna Allah, dapat ridho kedua Orang Tua, Sabar, Berdoa dan Usaha merupakan kunci kesuksesan dalam segala apapun”.
ix DAFTAR ISI
PERSETUJUAN PEMBIMBING ... i
LEMBAR PENGESAHAN ... ii
PERNYATAAN PENULIS ... iii
MOTTO ... iv
KATA PENGANTAR ... v
DAFTAR ISI ... ix
DAFTAR LAMPIRAN ... xiii
PEDOMAN TRANSLITERASI ... xiv
ABSTRAKSI ... xvii
BAB I: PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah... 1
B. Permasalahan ... 5
1. Identifikasi Masalah ... 5
2. Pembatasan Masalah ... 5
3. Perumusan Masalah ... 5
C. Tujuan Penelitian ... 6
D. Manfaat Penelitian ... 6
E. Tinjauan Pustaka ... 7
F. Sistematika Penulisan ... 15
x BAB II: KAJIAN TEORI
A. Jual Beli
1. Pengertian Jual Beli ... 17
2. Dasar Hukum ... 18
3. Rukun dan Syarat Jual Beli ... 21
4. Macam Jual Beli ... 28
5. Jual Beli yang dilarang ... 31
6. Khiyar dalam Jual Beli... 40
7. Etika Jual Beli ... 46
8. Hikmah Jual Beli... 49
B. Pakaian 1. Pengertian Pakaian ... 50
2. Hukum Pakaian ... 51
3. Tujuan berpakaian ... 54
C. Ketentuan Hukum Positif tentang Impor Pakaian Bekas 1. Pengertian Impor ... 58
2. Ketentuan Umum dibidang Impor ... 58
3. Syarat-Syarat Importir ... 60
4. Perjanjian Dasar Transaksi Impor dan Ekspor... 61
5. Pembebasan BEA Masuk diberikan atas Impor... 62
6. Pemeriksaan Fisik Barang-Barang Impor ... 67
7. Faktor yang Mempengaruhi Masuknya Pakaian Bekas ke Indonesia ... 68
8. Prosedur Mengimpor Barang ... 72
xi BAB III: METODE PENELITIAN
A. Pendekatan Penelitian ... 74
B. Tempat dan Waktu Penelitian ... 75
C. Sumber Data ... 75
D. Fokus Penelitian ... 76
E. Teknik Pengumpulan Data ... 77
F. Uji Keabsahan Data ... 79
G. Teknik Analisis Data ... 80
BAB IV: HASIL PENELITIAN A. Sejarah Pasar Senen Jakarta Pusat ... 84
B. Praktek Transaksi Jual Beli Impor Pakaian Bekas di Pasar Senen Jakarta Pusat ... 85
C. Analisis Tinjauan Fiqih Muamalah Terhadap Jual Beli Impor Pakaian Bekas di Jakarta Pusat ... 89
D. Implementasi Peraturan Menteri Perdagangan Tentang Larangan Impor Pakaian Bekas di Pasar Senen ... 94
BAB V: PENUTUP A. Kesimpulan ... 99
B. Saran ... 100
DAFTAR PUSTAKA ... 101 LAMPIRAN-LAMPIRAN
xii
v
ميحرلا نمحرلا للها مسب
KATA PENGANTAR
Puji syukur senantiasa saya panjatkan ke hadirat Allah Swt., atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini yang berjudul "Tinjauan Fiqih Muamalah dan Implementasi Peraturan Perdagangan Tentang Larangan Impor Pakaian Bekas (Studi Kasus: Pasar Senen Jakarta Pusat)".
Shalawat beserta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad Saw., beserta seluruh keluarga dan sahabatnya. Semoga dengan senantiasa bershalawat kepada baginda Rasul kita mendapatkan syafa'atnya di hari perhitungan kelak. Âmîn.
Setelah perjuangan yang begitu panjang dengan tak henti-henti mengharap pertolongan dari Allah Swt. akhirnya penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi ini untuk melengkapi salah satu syarat memperoleh gelar sarjana dalam Fakultas Syariah, Jurusan Hukum Ekonomi Islam, Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta. Penulis menyadari bahwa karya skripsi ini pada hakikatnya tidak terlepas dari bantuan, bimbingan, serta motivasi dari berbagai pihak. Oleh karena itu dengan kerendahan hati, penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghormatan yang terdalam kepada:
1. Allah Swt., atas karunia-Nya, skripsi ini tidak akan terwujud tanpa Taufiq dan Ridha-Nya.
2. Rektor Institut Ilmu Al-Qur`an (IIQ) Jakarta., Ibu Prof. Dr. Hj.
Huzaemah T. Yanggo, MA.
vi
3. Dekan fakultas Syariah IIQ Jakarta dan merangkap sebagai Dosen Pembimbing Skripsi yang selalu memberikan motivasi dan membimbing dalam penyelesaian skripsi ini., Ibu Dra. Hj. Muzayyanah, MA.
4. Seluruh Dosen Institut Ilmu Al-Qur´an (IIQ) Jakarta, yang telah meniupkan ruh semangat belajar dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan. Semoga bermanfaat bagi kehidupan penulis di dunia dan akhirat.
5. Seluruh Instruktur Tahfizh Institut Ilmu Al-Qur´an (IIQ) Jakarta, terutama kepada Bapak Dr. KH. Ahmad Fathoni, Lc, M.A., Ibu Hj.
Muthmainnah, M.A., Ibu Hj. Istiqamah, M.A., Ibu Nur Ilfayati, S.Pd., Ibu Dra. Hj. Isti'anah, Ibu Hj. Hurul 'Ein, M.A., Ibu Hj. Fathimah Askan, M.A., dan Ibu Hj. Azizah Burhan, M.A., yang selalu sabar membimbing, mengarahkan, dan memotivasi penulis dalam menghafal Al-Qur´an selama menjadi mahasiswi Institut Ilmu Al-Qur´an (IIQ) Jakarta.
Semoga beliau semua dikaruniai derajat yang mulia oleh Allah Swt.
6. Terima kasih yang teramat dalam kepada kedua orang tuaku tercinta, Mama dan Bapak, tiada satupun barisan huruf yang mampu melukiskan betapa besar pengorbanan, curahan kasih sayang, untaian doa-doa, motivasi, pendidikan dunia dan akhirat, bimbingan jasmani dan rohani, tenaga, materi yang tak ternilai, dan ketulusan hati yang senantiasa dicurahkan oleh Mama dan Bapak kepada Penulis. Jasa-jasa Mama dan Bapak tidak akan pernah ada bandingannya. Untaian doa Mama dan Bapak memiliki energi dahsyat untuk mengantarkan penulis menuju kesuksesan dunia dan akhirat. Semoga penulis beserta kakak-kakak bisa menjadi perantara kebahagiaan dunia dan akhirat untuk Mama dan Bapak, bisa menjadi anak yang shalih dan shalihah, serta memiliki ilmu yang manfaat dan barakah fi dîn wad dunya wal âkhirah.
vii
Allahummaghfirli waliwâlidayya warkhamhumâ kamâ rabbayâni shogîrô, âmîn Âllâhumma âmîn.
7. Kakak-kakakku tersayang, beserta seluruh keluarga besar penulis, terima kasih atas motivasi, kasih sayang, dan untaian doa-doa kalian secara tulus ikhlas, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik. Keluarga adalah sahabat terbaik dan paling berharga yang pernah penulis miliki.
8. Kepala Pengelola Pasar Senen Jakarta Pusat beserta jajarannya yang telah memberikan izin untuk melakukan penelitian di Pasar Senen Jakarta Pusat dan bersedia membantu secara fisik dan psikis dalam proses pengumpulan data penelitian sehingga skripsi ini dapat diselesaikan sesuai panduaan yang ditetapkan.
9. Seluruh Staf Fakultas Syariah dan seluruh karyawan IIQ Jakarta yang telah membantu setiap tangga proses yang penulis lalui.
10. Sahabat-sahabat Pasukan Asrama IIQ Hosen, terkhusus untuk saudari Ulil 'Izzah, Habibah, Fanni Fahrunnisa, Azkia Nurul Rahmah, Fuzi Zakiyatul Fikriyah, Alfa Alfi Ulin Ni'mah, Lily Agustina, dan Mazaya Rosseila. Terima kasih atas segala dukungan, semangat, dan doa-doa kalian kepada penulis. Bersama kalian, hari-hari penulis terasa sangat menyenangkan dan penuh pelajaran yang sangat bermanfaat. Semoga kita semua bisa mengamalkan apa yang telah kita dapat di IIQ dan senantiasa mendapat naungan lindungan dari-Nya. Insya Allah persaudaraan kita akan tetap terjalin seiring dengan izin-Nya, âmîn Âllâhumma âmîn.
11. Seluruh sahabat seperjuangan Fakultas Syariah Institut Ilmu Al-Qur`an Jakarta yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, terima kasih atas
viii
doa, pelajaran, dan suntikan motivasi dari kalian, semoga ilmu kita bermanfaat di dunia dan di akhirat, âmîn Âllâhumma âmîn.
12. Sahabat-sahabatku dari Pondok Pesantren Sunan Pandanaran Yogyakarta, terkhusus angkatanku tahun 2011 , terima kasih atas segala motivasi dan untaian doa yang kalian curahkan kepada penulis meski jarak telah memisahkan kita, insya Allah kita senantiasa menjadi saudara yang solid di dunia dan akhirat, âmîn.
13. Terima kasih juga kepada seluruh pihak yang ikut terlibat dalam penyusunan skripsi ini baik secara langsung maupun tidak langsung, yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu.
Tidak ada yang dapat penulis berikan sebagai balas budi, selain harapan dan doa, semoga Allah Swt. memberikan balasan yang berlipat ganda kepada seluruh pihak yang telah berjasa membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. Jazâkumullah ahsanal jazâ´. Penulis juga memohon maaf yang sedalam-sedalamnya kepada seluruh pembaca atas segala kesalahan dan kekurangan dalam penulisan skripsi ini. Semoga apa yang telah penulis lakukan melalui penelitian ini dapat bermanfaat khususnya bagi penulis dan umumnya bagi pembaca, dan semoga bernilai di sisi Allah Swt., âmîn.
Jakarta: 4 Dzulhijjah 1439 H 16 Agustus 2018 M
Diah Islamiyati
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah
Manusia adalah makluk sosial yang tidak bisa menghindarkan diri dari kehidupan bermasyarakat. Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia selalu berhubungan antara satu dengan lainnya, salah satunya dengan melakukan transaksi antar orang lain yang di sebut dengan muamalat. Aspek terpenting dalam muamalah dalam kehidupan bermasyarakat adalah menyangkut dengan jual beli.1
Jual beli menurut bahasa adalah saling menukar atau pertukaran. Menurut istilah syara’ jual beli adalah pertukaran harta atas suka sama suka atau bisa juga diartikan dengan memindahkan milik dengan ganti yang dibenarkan syara’. Jual beli pada dasarnya diperbolehkan oleh Islam.2 Kebolehan ini didasarkan kepada Firman Allah dalam (QS. An-Nisa' [4]: 29) sebagai berikut:
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang Berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu". (QS. An-Nisa' [4]: 29).
1 Ahmad Azhar Basyir, Asas-asas Hukum Muamalah, (Yogyakarta: UII Press, 2008), h. 11-12
2Syafi’i Jafri, Fiqh Muamalah, (Pekanbaru: Suska Press, 2008), h. 45.
Maksud dari ayat diatas mengindikasikan bahwa Allah SWT melarang kaum muslimin memakan harta orang lain secara bathil, kontek ini memiliki arti yang sangat luas yakni melakukan transaksi ekonomi yang bertentangan dengan syara’ seperti halnya yang berbasis riba, bersifat spekulasi (maysir) atau yang mengandung unsur gharar, selain itu ayat ini juga memberikan pemahaman bahwa dalam setiap transaksi yang dilaksanakan harus memperhatikan unsur kerelaan bagi semua pihak.3
Selain itu islam sudah menjelaskan bahwasanya suatu transaksi jual beli harus memenuhi ketentuan dalam islam dilihat dari syarat dan rukun jual beli tersebut dan para ulama fikih menyatakan bahwa suatu transaksi jual beli akan sah apabila:jual beli itu terhindar dari cacat, seperti kreteria barang yang diperjual belikan itu tidak diketahui, baik jenis, kualitas maupun kuantitasnya, jumlah harga tidak jelas, jual beli itu mengandung unsur paksaan, tipuan, mudarat, serta adanya syarat-syarat lain yang membuat jual beli itu rusak.4
Pakaian merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi manusia, yang mana setiap aktivitas yang dilakukan oleh manusia pasti memerlukan pakaian untuk dapat menutupi dan melindungi dirinya.
Terdapat firman Allah yang berbunyi:
3Dimyauddin Djuwaini, Pengantar Fiqh Muamalah, (Yogyakarta: Pustaka Belajar, 2008), h. 70.
4Abdul Rahman Ghazali, Ghufron Ihsan, Sapiudin Shidiq, Fiqih Muamalat, (Jakarta: Kencan Prenada Media Group, 2010), h.77.
“Hai anak Adam, sesungguhnya kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan dan pakaian takwa, itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat”. (QS. Al-A’Raf [7] : 26)
Pakaian merupakan alat penutup tubuh yang akan memberikan kepantasan, kenyamanan serta keamanan dalam kehidupan sehari hari. Selain untuk penutup tubuh, dari aspek sosial dan ekonomi pakaian juga mempunyai fungsi lain yang dapat menunjukkan lambang status atau identitas seseorang. Disisi lain sikap dan perilaku masyarakat di era globalisasi saat ini lebih gemar untuk membeli pakaian impor bekas karena tergiur akan branded luar negeri, khususnya pada masyarakat ekonomi kelas menengah ke bawah.
Selain karena kebutuhan, masyarakat mengganggap dengan mengunakan brand luar negeri akan dapat meningkatkan status sosial mereka.
Hal tersebut dapat memberikan peluang bagi para pedagang untuk menjual pakaian bekas dengan brand luar negeri dan dengan harga yang terjangkau tentunya. Setelah maraknya penjualan impor di dalam negeri maupun luar negeri, di Indonesia merupakan salah satu negara yang mengimpor pakaian-pakaian bekas dari negara asing salah satunya di pasar senen.
Maraknya penjualan pakaian-pakaian bekas di pasar senen membuat masyarakat menengah ke bawah atau pun menengah keatas berburu pakaian bekas tersebut, selain branded, dijual dengan harga
yang murah dan trend di jaman sekarang, itu merupakan salah satu alasan dari pembelian pakaian bekas tersebut.
Sejak tahun 2015 pemerintah sebenarnya telah melarang adanya impor pakaian bekas ini melalui peraturan Menteri Perdagangan No. 51/M-DAG/PER/7/2015 yang diterbitkan pada tanggal 9 juli 2015 tentang larangan impor pakaian bekas. Peraturan ini adalah penyempurna dari Undang-Undang No. 7 Tahun 2014 Pasal 47 ayat 1 Tentang Perdagangan, yang menyebutkan setiap importir wajib mengimpor barang dalam keadaan baru.
Dari segi ekonomi, impor pakaian bekas bisa mematikan produksi garmen dalam negeri. Selain itu ada pula risiko bahaya kesehatan dibalik impor pakaian bekas, namun tak adanya pengawasan dan pemberian sanksi kepada importir pakaian bekas terus berlangsung.
Adanya peraturan pemerintah tersebut tidak membuat para pedagang jera untuk berjualan pakaian bekas malahan tambah maraknya penjualan pakaian bekas terutama di sekitar pasar senen.
Dengan alasan keuntungan menjual pakaian bekas lebih banyak menguntungkan dan mudah di dapat.
Sehubung dengan uraian diatas, maka peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian berkaitan dengan praktek jual beli pakaian bekas impor dimana peraturan pemerintahnya sudah jelas tetapi para pedagang nakal masih nekat melakukan penjualan pakaian bekas impor. Oleh karena itu penulis mengangkat penelitian dengan judul “Tinjauan Fikih Muamalah dan Implementasi Peraturan Menteri Perdagangan Tentang Larangan Impor Pakaian Bekas (Studi Kasus di Pasar Senen Jakarta Pusat)”
B. Permasalahan Masalah 1. Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, peneliti mengidentifikasikan beberapa masalah yang akan dijadikan bahan penelitian
a. Hukum islam terhadap jual beli pakaian bekas impor
b. Pendistribusian pakaian bekas impor di pasar senen Jakarta Pusat
c. Pengambilan pakaian bekas impor dari luar negeri
d. Para pedagang yang tidak mematuhi peraturan menteri perdagangan No. 51/M-DAG/PER/7/2015 tentang larangan impor pakaian bekas
e. Dampak yang ditimbulkan oleh masyarakat akibat pemakaian pakaian bekas
f. Tinjauan hukum perlindungan konsumen terhadap masyarakat yang merasa dirugikan akibat penyebab yang ditimbulkan dari memakai pakaian bekas
2. Pembatasan Masalah
Pembatasan masalah merupakan usaha menetapkan batasan- batasan mana dari masalah penelitian yang akan diteliti. Batasan masalah ini berguna untuk mengidentifikasi faktor mana saja yang tidak termasuk dalam lingkup masalah penelitian. Agar pembahasan dalam penelitian ini lebih terfokus dan terarah, maka penulis hanya membatasi permasalahan skripsi ini seputar tinjauan fikih muamalah dan implementasi peraturan menteri perdagangan tentang larangan impor pakaian bekas di Pasar Senen Jakarta Pusat
3. Perumusan Masalah
Terkait dengan hal tersebut diatas, maka ada beberapa hal yang perlu diangkat ke permukaan sebagai perumusan masalah dalam penelitian ini, yaitu:
1. Bagaimana Tinjauan Fikih Muamalah dan Peraturan Menteri Perdagangan terhadap Jual Beli Pakaian Impor Bekas?
2. Bagaimana Implementasi Tinjauan Fiqhih Muamalah dan Peraturan Menteri Perdagangan tentang Larangan Impor Pakaian Bekas di Pasar Senen Jakarta Pusat?
C. Tujuan Penelitian
Berkaitan dengan permasalahan diatas, tentunya ada tujuan yang ingin dicapai sehingga penelitian ini tidak hampa dan memiliki makna yang urgent dan signifikan yaitu:
1. Untuk mengetahui Tinjauan Fikih Muamalah dan Implementasi Peraturan Perdagangan terhadap Jual Beli Pakaian Impor Bekas 2. Untuk mengetahui Implementasi Tinjauan Fikih Muamalah dan
Peraturan Menteri Perdagangan tentang Larangan Impor Pakaian Bekas di Pasar Senen Jakarta Pusat
D. Manfaat Penelitian
Penelitian ini berguna untuk menambah dan memperluas ilmu pengetahuan tentang masyarakat yang memakai pakaian impor bekas dilihat dari tinjauan fikih muamalah dan menelaah kembali peraturan menteri perdagangan No. 51/M-DAG/PER/7/2015 yang mengatur tentang larangan impor pakaian bekas. Yang bisa bermanfaat untuk masyarakat yang menggunakan pakaian impor bekas maupun masyarakat yang tidak menggunakan pakaian impor bekas.
1. Manfaat Praktik
Secara praktis hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi pemikiran dan dapat memberikan kemanfaatan guna menambah informasi mengenai tinjauan fikih muamalah terhadap jual beli pakaian impor bekas dan peraturan Menteri Perdagangan tentang larangan pakaian impor bekas.
2. Manfaat Teoritis
Hasil penelitian yang digunakan peneliti dalam konteks teoritis dapat digunakan sebagai sumber data bagi peneliti selanjutnya yang akan melakukan penelitian dengan tema yang sama atau hampir sama seputar Tinjauan Fikih Muamalah dan Implementasi Peraturan Menteri Perdagangan Tentang Larangan Impor Pakaian Bekas.
E. Tinjauan Pustaka
Salah satu fungsi dari penelitian terdahulu adalah membandingkan dan menyatakan bahwa skripsi ini mempunyai perbedaan dengan penelitian yang sudah ada agar tidak terjadi pengulangan dalam penelitian. Adapun karya ilmiah dan hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan Tinjauan Fikih Muamalah dan Implementasi Peraturan Menteri Perdagangan Tentang Larangan Impor Pakaian Bekas:
1.
Nama dan Judul Skripsi
Skripsi Dewi Rohani, “Tinjauan Ekonomi Islam Terhadap Jual Beli Pakaian Bekas Dalam Karung di Pasar Senapelan Pekanbaru”, Fakultas Hukum Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas UIN Suska Riau, Tahun 2013.
Berdasarkan hasil penelitian dapat
1.
Isi Skripsi diketahui bahwa praktik jual beli pakaian bekas dalam karung ini dilakukan antara pedagang pakaian bekas dengan agen, kemudian pedagang menjual pakaian bekas dari distributor dan distributor mendapatkan pakaian ini dari produsen atau pemasok barang atau tangan pertama.
Pedagang membeli pakaian bekas kepada agen dengan memesan pakaian bekas kepada agen dengan karungan. Pemesanan ini dengan sistem kode hanya melalui sistem kode sehingga tidak dapat diketahui keadaan pakaian tersebut. Barang datang dari Tembilahan diantar oleh karyawan yang bertugas mengantar pakaian bekas ke kios pedagang di pasar Senapelan. Dengan berdagang pakaian bekas ini selain pedagang mengalami peningkatan pendapatan pedagang dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari serta dapat menyekolahkan anak sampai keperguruan tinggi. Dan dari segi pelaksanaan jual beli ini dalam islam dibolehkan karena dengan berjualan pakaian bekas pedagang dapat memperbaiki kondisi perekonomian mereka. Dan di tinjau dari UU No. 10 Tahun 1995 pasal 102 jual beli pakaian bekas ini dibolehkan karena barang terebut
tidak termasuk dengan kategori barang penyeludupan.
Perbedaan dan Persamaan
dengan Penulis
Perbedaan dengan penulis adalah penulis lebih fokus membahas tentang tinjauan fikih muamalah terhadap jual beli pakaian impor bekas dan Peraturan Menteri Perdagangan No. 51/M-DAG/PER/7/2015.
Persamaan dengan penulisa adalah sama membahas tentang pakaian bekas.
2. Nama dan Judul Skripsi
Skripsi Yusuf Karuniawan “Pandangan Hukum Islam Terhadap Praktek Jual Beli Onlie Dengan Sistem Lelang (Studi Kasus Jual beli Batu Mulia di Jejaring Sosial Facebook)”, Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Negeri Surakarta, Tahun 2017
Isi Skripsi
Skripsi ini menjelaskan tentang tinjauan hukum islam terhadap transaksi jual beli batu mulia online yang dihukumi mubah.
Jual beli secara online sendiri pada dasarnya belum ada hukum islam yang mengatur secara khusus tentang jual beli secara online namun kemudian di qiyaskan dengan ba’i assalam kemudian karena jual beli ini dilakukan dengan sistem lelang maka harus terpenuhi seluruh rukun dan persyaratannya sesuai aturan dalam hukum islam. Dan pada prakteknya rukun, syarat
jual beli batu mulia dengan sistem lelang sudah terpenuhi. Dan salah satu syarat sistem lelang yaitu dalam satu majelis dikarenakan proses sistem lelang harus jelas barang, harga dan orang-orang yang ingin mengikutinya, sehingga tidak ada perselisihan saat proses lelang berlangsung, penggunaan facebook sebagai sarana jual beli online merupakan sebuah inovasi dari perkembangan teknologi dari perkembangan teknologi sehingga memungkinkan menjual barang secara online dengan tidak melakukan tatap muka.
Perbedaan dan persamaan dengan penulis
Perbedaan dengan penelitian terdahulu adalah penulis lebih fokus membahas jual beli pakaian bekas yang menurut hukum islam atau fikih muamalah diperbolehkan atau tidak dan penulis akan membahas peraturan menteri perdagangan yang berkaitan dengan larangan impor pakaian bekas di pasar senen.
Persamaan dengan penulis yaitu sama membahas jual beli suatu barang yang hukumnya belum jelas.
3. Nama dan Judul Skripsi
Skripsi Siti Milatul Ainiyah “Perlindungan Hukum Konsumen Dalam Transaksi Jual Beli Online Dalam Presefektif Undang- Undang No. 8 Tahun 1999 Dan Kompilasi
Hukum Ekonomi Syarih” Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, IAIN Tulungagung, Tahun 2015.
Isi Skripsi
Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa perlindungan hukum konsumen dalam jual beli online menurut Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 yaitu belum sepenuhnya dapat direalisasikan karena banyak hak konsumen yang dilanggar oleh pelaku usaha online. Hak – hak konsumen yang dilanggar terdapat pada UUPK Pasal 4, Pasal 7, Pasal 8, Pasal 17, Pasal 19, sehingga pelaku usaha harus dikenakan sanksi secara tegas sebagaimana pada Pasal 60 dan Pasal 62 UUPK.
Perlindungan hukum konsumen dalam jual beli online berdasarkan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah yaitu pemberian perlindungan berupa hak khiyar (membatalkan atau melanjutkan akad jual beli). Jika ada yang melakukan ingkar janji maka dikenakan sanksi sesuai dengan Pasal 38 KHES. Dan persamaan perlindungan konsumen dalam jual beli online menurut UUPK dan KHES yaitu harus memberi informasi yang bena , jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan
jasa. Sedangkan perbedaan perlndungan konsumen dalam jual beli online menurut UUPK dan KHES yaitu menurut KHES yaitu menurut UUPK dijatuhi sanksi administratif dan penuntutan pidana dalam KHES dan konsumen diberi hak khiyar dalam jual beli online.
Perbedaan dan persamaan dengan penulis
Perbedaan dengan penelitian terdahulu yaitu dalam penelitian ini penulis akan membahas tentang jual beli yang belum tahu di bolehkan atau tidaknya dalam hukum islam karna jual beli yang akan penulis bahas tentang jual beli pakaian impor bekas yang efeknya bisa merugikan pembeli karna dalam jual beli dalam islam tidak boleh ada yang dirugikan. Selain itu penulis juga akan mengaitkan tentang peraturan menteri tentang larangan impor pakaian bekas yang memang sudaah diterbitkan oleh pemerintah dan masih dilanggar oleh pedangan tersebut.
Persamaan dengan penulis yaitu sama membahas tentang transaksi jual beli dengan menurut presefektif hukum atau undang-undang.
4. Nama dan Judul Skripsi
Skripsi Ritma Safitri “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Jual Beli Pulsa Elektrik Antara Distributor Dan Agen (Studi Kasus di Mulyani Celluler Purwokerto” Fakultas Syariah, IAIN Purwokerto, Tahun 2017
Isi Skripsi
Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa praktik jual beli elektrik antara distributor dan agen di Mulyani Celluler di purwokerto dilakukan dengan menggunakan sisstem deposit, yakni seorang agen membeli jumlah saldo pulsa yang dapat diperjual belikan kepada konsumen. Saldo deposit seorang agen akan berkurang saat melakukan transaksi penjualan kepada konsumen sesuai dengan harga yang berlaku. Dengan hal ini harga per item pulsa dari pihak distributor dapat berubah sewaktu-waktu, harga yang berlaku adalah harga pada saat seseorang agen melakukan transaksi penjualan kepada konsumen. Transkasi antara Mulyani Celluler (distributor) dan agen diakukan secara langsung dan lisan dimana pihak pembeli berada dalam satu mejelis dan pembayaran dilakukan secara tunai pada saat transaksi. Hal-hal yang berkaitan dengan praktik jual beli tersebut menurut hukum islam yaitu dari segi ijab dan kabul
menurut hukum islam di perbolehkan, dari segi obyek akad menurut hukum islam praktik tersebut diperbolehkan, dan dari segi harga dalam jual beli pulsa elektrik dengan sistem deposit dalam hal perubahan harga pulsa elektrik, perubahannya sedikit dan pihak agen tidak merasa keberatan. Hal ini sah dan diperbolehkan dalam islam.
Perbedaan dan persamaan dengan penulis
Perbedaan dengan penelitian terdahulu adalah peneliti akan membahas tetang jual beli pakaian impor bekas di pasar senen dan peraturan menteri perdagangan tentang pelarangan impor.
Persamaan dengan penulis yaitu sama membahas tentang transaksi jual beli menurut hukum Islam atau secara Fikih Muamalah.
5. Nama dan Judul Skripsi
Skripsi Muhammad Idris Harahap “Hukum Jual Beli Kartu Paket Kuota Internet Berdasarkan Prespektif Sayyid Sabiq (Studi Kasus Di Jalan Imam Bonjol Kelurahan Kisaran Timur Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan)” Fakultas Syariah, UIN Sumatera Utara, Tahun 2017.
Isi Skripsi
Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa hukum jual beli menurut Sayyid Sabiq diperbolehkan, hanya saja Sayyid Sabiq mengatakan bahwa jual beli
ini boleh terjadi ketika para pihak, penjual, dan pembeli mengetahui keadaanya baik mencakup kuantitas dan kualitasnya, dikarenakan jual beli ini terdapat unsur ketidakjelaskan dan penipuan sehingga konsumen atau pembeli banyak yang dirugikan oleh tingkah pelaku usaha, maka jual belinya batal dan tidak sah karena terdapat unsur ketidakjelasan.
Perbedaan dan persamaan dengan Penulis
Perbedaan dengan penelitian terdahulu adalah penulis lebih membahas jual beli pakaian impor bekas menurut fikih muamalah secara umum dan dalam presfektif peraturan menteri perdagangan tentang larangan impor pakaian bekas.
Persamaan dengan penulis yaitu sama membahas tentang transaksi jual beli dengan menurut hukum Islam.
F. Teknik dan Sistematika Penulisan
Teknik penulisan laporan dalam penelitian ini akan merujuk pada buku yang disusun Prof. Dr. Hj. Huzaemah T. Yanggo. MA, et.al. yang diterbitkan oleh Institut Ilmu Al-Qurʹan (IIQ) Jakarta,
tahun 2017.5 Adapun sistematika penulisan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
BAB I PENDAHULUAN terdiri dari Latar Belakang Masalah, Pembatasan dan Perumusan Masalah, Tujuan Penelitian, Manfaat Penelitian, Tinjauan Pustaka dan Sistematika Penelitian.
BAB II KAJIAN TEORI berisi uraian tentang jual beli dan impor. Dalam bab ini berisi tentang pengertian jual beli, dasar hukum jual beli, rukun jual beli, syarat sah jual beli, macam jual beli, dan jual beli yang dilarang dalam Islam, khiyar dalam jual beli, macam- macam khiyar, etika jual beli , unsur kelalaian dalam transaksi jual beli, hikmah jual beli. Setelah itu di bab ini membahas mengenai pengertian impor, syarat impor, ketentuan umum dibidang impor dan faktor yang mempengaruhi masuknya pakaian bekas di Indonesia, prosedur pengimporan barang.
BAB III METODELOGI PENELITIAN berisi uraian yang menjelaskan secara rinci bagaimana tahapan suatu penelitian dilakukan (metode penelitian). Yakni mencakup tentang pendekatan penelitian, tempat dan waktu penelitian, sumber data, fokus penelitian, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data.
BAB VI HASIL PENELITIAN berisi tentang Analisis terhadap Tinjauan Fikih Muamalah dan Implementasi Peraturan Menteri Perdagangan tentang Larangan Impor Pakaian Bekas.
BAB V PENUTUP bab ini berisi kesimpulan dari jawaban permasalahan yang menjadi obyek penelitian dan saran-saran yang ditunjukan pada pihak-pihak terkait dalam hal permasalahan penelitian.
5 Huzaemah T. Yanggo, et.al., Petunjuk Teknis Penulisan Proposal dan Skripsi, (Tanggerang: LPPI IIQ Jakarta, 2017).
BAB V PENUTUP A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dan didukung dengan teori-teori yang dijadikan landasan dalam memahami permasalahan-permasalahan maka penulis mengambil beberapa kesimpulan sebagai berikut:
1. Pada dasarnya hukum jual beli itu sah apabila ada dalil yang mengharamkannya. Menurut peneliti hukum jual beli impor pakaian bekas tidak sah jual belinya karena ada beberapa alasan tertentu yaitu:
a. Dalam syarat objek barangnya yaitu diketahui secara jelas dan dapat diserahterimakan, dalam hal tersebut penjual dan pembeli pun sudah mengetahui dengan jelas kondisi pakaian tesebut dan pedagang pun mampu menyerahkan barang tersebut tetapi kemampuan serah terima antara pemerintah dengan penjual gagal terpenuhi karena terhalang oleh Peraturan Pemerintah No. 51/M-DAG/2015 Tentang larangan impor pakaian bekas.
b. Transaksi jual beli impor pakaian bekas juga dapat menimbulkan efek negatif untuk negara seperti, dapat menimbulkan tingkat produktif garment di Indonesia.
2. Setelah peneliti menganalisa transaksi jual beli impor pakaian bekas di Pasar Senin Jakarta Pusat tidak sesuai dengan peraturan perdagangan tetang larangan impor pakaian bekas, hal ini terbukti bahwa:
a. Pedagang pakaian impor bekas tersebut telah melanggar Peraturan Perdagangan No.51/M-DAG/2015 Tentang larangan impor pakaian bekas dan Undang-undang No. 7 Tahun 2014 Tentang Perdagangan.
b. Pada prakteknya transaksi jual beli impor pakian bekas di Pasar Senin ilegal karena tidak dapat izin dari pemerintah dan tidak di patuhinya Peraturan Perdagangan No.51/M- DAG/2015 Tentang larangan impor pakaian bekas dan Undang-undang No. 7 Tahun 2014 Tentang Perdagangan.
B. Saran
1. Disarankan kepada para pedagang, agen importir pakaian impor bekas, Satpol PP, dan Walikota setempat agar mentaati peraturan yang berlaku karena untuk kemaslahatan masyarakat dan negara.
2. Disarankan untuk masyarakat hendaklah lebih mematuhi peraturan sesuai dengan syariat Islam dan Peraturan Pemerintah. Dan untuk masyarakat yang membeli impor pakaian bekas di Pasar Senin hendaklah berhati-hati karena didalam pakaian bekas tersebut terdapat bakteri dan virus yang dapat menimbuhkan penyakit dari pakaian bekas tersebut dan lebih baik mencegah dari pada mengobati.
101
DAFTAR PUSTAKA 1. Buku
Arikunto, Suharismi, Prosedur Penelitian; Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: Rineka Cipta, 2006
Azzam,Abdul Aziz Muhammad, Fiqih Muamalah Sistem Transaksi dalam Islam, Jakarta: Amzah, 2010
Bachri , Bachtiar S., Meyakinkan Validitas Data Melalui Triangulasi pada Penelitian Kualitatif, dalam Jurnal Teknologi Pendidikan, Vol. 10 No. 1, April 2010
Basyir, Ahmad Azhar, Asas-asas Hukum Muamalah, Yogyakarta: UII Press, 2008
Boediono, Pengantar Ilmu Ekonomi, Ekonomi Internasional, Yogyakarta:
BPFE, 2015
Dahlan Abdul Aziz, et.al, Ensiklopedia Hukum Islam, Jakarta: PT Ictiar Baru Van Hoeve, 1996
Dewi, Gemala, Hukum Perikatan Islam di Indonesia, Jakarta: Kencana, 2005 Djuwaini,Dimyauddin, Pengantar Fiqh Muamalah, Yogyakarta: Pustaka
Belajar, 2008
Farabi ,Ibnu, Ahkam al-Quran, Beirut: Dar al-Fikr, 1997, Cet. Ke-1
Fathoni, Abdurrahman, Metodologi Penelitian dan Teknik Penyusunan Skripsi, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2006
Fauzan ,Saleh, Fiqih Sehari-hari, Jakarta: Gema Insani Press, 2005
Ghazali Abdul Rahman dkk, Fiqih Muamalat,Jakarta: Kencan Prenada Media Group, 2010
Haroen ,Nasrun, Fiqih Muamalah, Jakarta: Gaya Media Pratama, 2007 Hasan, M. Ali, Berbagai Macam Transaksi dalam Islam, Jakarta: PT. Raja
Grafindo Persada, 2003
Imam Ahmad bin Hambal, Musnad Imam Ahmad bin Hanbal asy-Syimiyin, Juz. 28 Beirut, Libanon: Muasasah Ar-Risalah
102
Iskandar, Metodologi Penelitian Pendidikan dan Sosial (Kuantitatif dan Kualitatif), Jakarta: GP. Press, 2009
Jafri , Syafi’i i, Fiqh Muamalah, Pekanbaru: Suska Press, 2008
Karim, Adiwarman, Bank Islam, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2006
M. Manullang, Pengantar Bisnis, Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2000, Cet. Ke-1
Mardani, Fiqih Ekonomi Syari’ah: Fiqih Muamalah, Jakarta: Kencana, 2012 Margono, Metodologi Penelitian Pendidikan, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2010 Mas’adi ,Ghufran A, Fiqih Muamalah Kontektual, Jakarta: PT. Raja Grafindo
Persada, 2002
Mas’ud, Ibnu, Fiqih Mazhab Syafi’i, Bandung: CV, Pustaka Setia, 2007 Moleong, Lexy J., Metodelogi Penelitian Kualitatif, Bandung: PT Remaja
Rosdakarya, 2017
Musich ,Ahmad Wardi, Fiqh Muamalat, Jakarta: Amzah, 2015 Muslim, Shahih Muslim, Juz 3, Kairo: Dar al-Hadist, 1999
Musthafa al-Bugha, Musthafa al-Khann, Fikih Manhaji, Yogyakarta: Darul Uswah, 2008
Mustofa, Imam, Fiqih Muamalah Kontemporer, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2016
Nawawi , Ismail, Fikih Muamalah Klasik dan Kontemporer, Bogor: Ghalia Indonesia, 2012
Pasaribu Chairuman dkk, Hukum Perjanjian Islam, Jakarta: Sinar Grafika, 1999
Al-Quzwaini, Muhammad bin Yazid Abu Abdillah, Sunan Ibnu Majah, Digital Library, al-Maktabah syamilah a-isdhar al-sani, 2005 Sabiq,Sayyid, Fiqih al-Sunnah, Juz III, Beirut: Daar al-Fikr, 1983 Sahrani, Sohari. dkk, Fikih Muamalah, Bogor: Ghalia Indonesia, 2011
Sani, Abdul, dkk, Buku Pintar Kepabean, Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama,2007
103 Sasono,Herman Budi, Manajemen Pelabuhan dan Realisasi Ekspor Impor,
Yogyakarta: CV.Andi, 2012
Sudarsono, Pokok-Pokok Hukum Islam, Jakarta: PT. Rineka Cipta, 1992 Sudarsono, Pokok-pokok Islam, Jakarta: Rineka Cipta, 2001
Sugiyono, Memahami Penelitian Kualitatif, Bandung: Alfabeta, 2012
Sugiyono, Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods), Bandung:
Alfabeta, 2017
Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan; Pendekatan Kuantitatif Kualitatif dan R&D
Suhendi, Hendi, Fiqih Muamalah, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2002 Sujarweni, Wiratna, Metodologi Penelitian, Yogyakarta: Pustaka Baru Press,
2014
Sunnarto, Achmad, Terjemah Fathul Qorib, Surabaya: Al-Hidayah, 1999 Sutendi, Andrian, Hukum Ekspor Impor, Jakarta: Raih Asa Sukses, 2014 T. Yanggo,Huzaemah, et.al., Petunjuk Teknis Penulisan Proposal dan
Skripsi, Tanggerang: LPPI IIQ Jakarta, 2017
Tanzeh,Ahmad, Metode Penelitian Praktis, Yogyakarta: Teras, 2011
Yin, Robert K, Studi Kasus Desain dan Metode, Terj. M. Djauzi Mudzakir, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2006
Zakaria Al-Anshari, Hasyiyah al-Bujairi ‘ala al-minhaj, t.t. 2/4
Zuhaily, Wahbah, al-Fiqh al-Islami wa Adillatuh, Damaskus: Dar al-Fikr al- Mu’ashie, 2005
2. Undang-Undang dan Peraturan Menteri
Pasal 1 ayat (1) Peraturan Menteri Perdagangan No. 51 Tahun 2015 Tentang Larangan Impor Pakaian Bekas
Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2015 Tentang Ketentuan Umum di Bidang Impor, Pasal 1
104
Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2015 Tentang Ketentuan Umum di Bidang Impor, Pasal 2
3. Internet
Dheny Putra Adthiya, “Metode Penelitian Ilmu Hubungan Internasional (Kebijakan Pemerintah Indonesia Melarang Impor Pakaian Bekas)”, (Universitas Jember, 2015), h. 40. Diakses di http://repository.unej.ac.id/handle/123456789/78558 Pada tanggal 13 Juli 2018
http://www.rri.co.id/post/berita/198987/ekonomi/cegah_impor_pakaian_beka s_pemprov_sultra_bentuk_tim_terpadu.html. Diakses Tanggal 13 Juli 2018
Tim Viva, Melihat Sejarah Panjang Pasar Senen, Viva Jakarta 20 Januari 2017, diakses 10 Agustus 2018 dari http: //www.
Viva.co.id/berita/metro/872950-melihat-sejarah-panjang-pasar- senen.
4. Wawancara
Hasil wawancara dengan Bapak A Pedagang Impor Pakaian Bekas di Pinggiran Pasar Senen tanggal 26 juli 2018
Hasil wawancara dengan Bapak Busril Pedagang Impor Pakaian Bekas di Pasar Senen Blok V tanggal 26 juli 2018
Hasil wawancara dengan Bapak Warna Anggota Satpol PP di Pasar Senen tanggal 26 juli 2018