PERSAINGAN USAHA ANTARA RITEL MODERN DAN RITEL TRADISIONAL. Studi kasus Alfamart dan Indomaret pada toko-toko kecil di sekitar desa Sido Mukti, gedung Aji Baru, Tulang Bawang). PERSAINGAN USAHA ANTARA RETAILING MODERN DAN RETAIL TRADISIONAL (Studi Kasus Alfamat dan Indomaret Pada Toko Kecil Di Kawasan Desa Sido Mukti Gedung Aji Baru Tulang Bawang) oleh Nasrul Azidin. Faktanya, dengan hadirnya pengecer modern seperti Alfamart dan Indomart, pengecer tradisional terpaksa gulung tikar di banyak lokasi.
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah : Untuk mengetahui persaingan usaha yang terjadi antara ritel modern dan tradisional Alfamart dan Indomaret Studi kasus pada toko-toko kecil di sekitar Desa Sido Mukti Kecamatan Gedung Aji Baru Kabupaten Tulang Bawang. Berdasarkan uraian di atas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang Persaingan Bisnis antara Ritel Modern dan Ritel Tradisional. Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka pertanyaan penelitian dalam penelitian ini adalah: Bagaimana persaingan bisnis antara ritel modern dan tradisional?
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persaingan usaha yang terjadi antara ritel modern dan ritel tradisional, studi kasus Alfamart dan Indomaret dengan toko-toko kecil di dekat Desa Sido Mukti, Kecamatan Gedung Aji Baru, Kabupaten Tulang Bawang. Perbedaan dengan penelitian sebelumnya adalah penelitian ini membahas tentang persaingan bisnis yang terjadi antara retail modern tipe Alfamart dan Indomaret dengan tipe retail tradisional di sekitar Alfamart dan Indomaret di desa Sido Mukti Gedung Aji Baru. Persaingan bisnis yang terjadi antara ritel modern dan ritel tradisional (Studi kasus Alfamart dan Indomaret pada toko kecil tradisional (Studi kasus Alfamart dan Indomaret pada toko kecil di sekitar Desa Sido Mukti, Gedung Aji Baru, Tulang Bawang).
Dari data tersebut terlihat di Desa Sido Mukti terdapat dua toko modern retail yaitu 1 Alfamart dan 1 Indomaret. Selain itu, jarak antara ritel modern dan ritel tradisional yang letaknya berdekatan menjadi permasalahan tersendiri.
PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Pertanyaan Penelitian
Tujuan dan Manfaat Penelitian
Penelitian Relevan
LANDASAN TEORI
Bisnis Ritel
- Pengertian Ritel
- Fungsi Bisnis Ritel
- Keunggulan Bersaing Ritel
- Pengertian Bisnis Ritel Modern
- Pengertian Bisnis Ritel Tradisional
- Perbedaan Ritel Modern dengan Ritel Tradisional
Pengecer tradisional di pedesaan akan merasakan dampak dari kehadiran pedagang modern yang berdiri di sekitar tokonya. Keberadaan ritel tradisional kini sangat penting karena hadirnya ritel modern seperti supermarket, minimarket, department store, dan pusat perbelanjaan.
Persaingan Bisnis
- Pengertian Persaingan Bisnis
- Jenis-Jenis Persaingan Bisnis
- Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Persaingan Bisnis…
- Bauran Pemasaran dalam Persaingan Bisnis
- Ketentuan Pengaturan Persaingan Bisnis
Bauran pemasaran dalam persaingan usaha sangat diperlukan karena dengan bauran pemasaran yang efektif maka usaha akan berjalan dengan baik. Bauran pemasaran sendiri merupakan salah satu konsep utama dalam pemasaran dan merupakan alat bagi kegiatan pemasaran perusahaan dalam mencapai keberhasilan perusahaan. Pemasaran mempunyai fungsi yang sangat penting dalam mencapai keberhasilan dan keberlanjutan usaha. Dalam mencapai keberhasilan pemasaran, setiap pelaku usaha harus menyusun strategi pemasaran yang efektif dengan memadukan unsur-unsur bauran pemasaran dalam menghadapi persaingan usaha. Seperti yang dikemukakan oleh Kotler dan Armstrong, bauran pemasaran digunakan oleh perusahaan untuk mendapatkan respon di pasar sasarannya.42.
Bauran pemasaran adalah strategi pemasaran yang menggunakan kombinasi empat variabel atau aktivitas yang terdiri dari produk, harga, promosi, dan distribusi yang digabungkan menjadi satu. Apabila keempat bauran pemasaran dapat dilaksanakan dengan baik maka tujuan pemasaran akan tercapai. Rangkaian unsur bauran pemasaran atau variabel bauran pemasaran ini dikenal juga dengan sebutan 4P (produk, harga, tempat, promosi). Keempat unsur bauran pemasaran ini senantiasa digunakan sebagai pelengkap dalam strategi pemasaran. Hal ini pula yang memungkinkan suatu perusahaan sukses dalam memasarkan produknya karena dapat menyediakan produk yang tepat, harga yang wajar, lokasi yang terjangkau dan juga promosi yang efektif.
Harga merupakan unsur yang paling sulit dalam bauran pemasaran eceran, dan harga merupakan satu-satunya unsur dalam pemasaran eceran, dan harga merupakan satu-satunya unsur dalam pemasaran eceran yang akan mendatangkan keuntungan bagi pengecer.
METODE PENELITIAN
Jenis dan Sifat Penelitian
Sumber Data
Dalam penelitian ini peneliti mencoba menjelaskan atau menjelaskan hasil wawancara dengan membandingkan literatur yang ada. Sumber data sekunder merupakan sumber data yang sudah tersedia, sehingga kita tinggal mencari dan mengumpulkannya saja. Data sekunder dapat diperoleh dengan lebih mudah dan cepat karena sudah tersedia. 56 Sumber sekunder adalah sumber pendukung. Sumber data sekunder adalah data yang meliputi dokumen, buku, jurnal ilmiah, hasil penelitian berupa laporan, jurnal, surat kabar, makalah, artikel dari internet, dan lain-lain. antara lain buku Manajemen Minimarket karya Asep ST Sujana dan buku Pembukaan Bisnis Ritel/Penjualan karya Devi Puspitassari, Syahwarni, Rina Rosmawati, serta yang berkaitan dengan Persaingan Bisnis antara Alfamart dan Indomaret terhadap toko-toko kecil terdekat di Desa Sido Mukti, Gedung Aji Baru, Tulang Bawang.
Teknik Pengumpulan Data
Data yang peneliti peroleh dari pegawai mini market, konsumen dan pemilik toko di sekitar Alfamart dan Indomaret di Desa Sido Mukti merupakan data kualitatif. Akhirnya dengan adanya perubahan nama desa menjadi Kampung, maka desa menuju H1 SP2 menjadi Desa Sido Mukti. Sarana dan Prasarana Desa yang Dimiliki Desa Sido Mukti No. Sarana Prasarana Desa Nomor.
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan peneliti di Desa Sido Mukti Kecamatan Gedung Aji Baru, para pemilik toko kecil merasakan dampaknya. Berdasarkan hasil wawancara dengan Bpk. Indra pada Senin 13 Mei 2019 pukul 10.00 WIB selaku pengelola Toko Indomaret menyampaikan bahwa Indomaret di Desa Sido Mukti didirikan pada tahun 2015. Berdasarkan hasil wawancara peneliti dapat menjelaskan bahwa keberadaan Alfamart dan Indomaret di Desa Sido Mukti sebagai Pemain Baru di industri retail berdampak pada persaingan usaha pada toko-toko kecil yang berada disekitarnya.
Menurut Caang, Ibu Nia dan Pak Kasiyo, dengan tidak adanya Alfamart dan Indomaret di desa Sido Mukti, usaha mereka berkembang sangat baik. Sejak hadirnya dua minimarket Alfamart dan Indomaret di Desa Sido Mukti, omzetnya menurun karena persaingan yang sangat jauh perbedaannya. Dari segi permodalan, pengecer modern mempunyai modal yang besar sedangkan pengecer tradisional mempunyai modal yang terbatas. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa kehadiran Alfamart dan Indomaret di Desa Sido Mukti mempengaruhi omset pemilik toko kecil di daerah tersebut, karena toko kecil dari segi permodalan, fasilitas, promosi dan pelayanan tidak dapat mengimbangi. dengan ritel modern.
Teknik Analisa Data
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Persaingan Bisnis yang Terjadi Antara Ritel Modern dengan
Faktanya, sebagian besar produk yang dijual Alfamart dan Indomaret sama dengan produk yang dijual di toko-toko kecil. Berdasarkan hasil wawancara dengan Ibu Nia, salah satu pemilik toko kelontong pada hari Sabtu tanggal 11 Mei 2019 pukul 10.30 WIB, beliau menjelaskan bahwa usahanya berdiri pada tahun 2013 dan jarak antara tokonya dengan Alfamart dan Indomaret adalah ± 10 meter. . Saat itu perkembangan usahanya sangat bagus, namun setelah Alfamart dan Indomaret berdiri, omzetnya menurun.67.
Alfamart dan Indomaret bisa menjual produk dengan harga lebih murah karena mini market memiliki modal lebih besar dibandingkan tokonya. Bu Nia sendiri belum pernah melakukan kampanye seperti yang dilakukan Alfamart dan Indomaret. Berdasarkan hasil wawancara dengan Pak Kasiyo salah seorang pedagang sembako dan kertas pada hari Sabtu tanggal 11 Mei 2019 pukul 13.15 WIB beliau menyampaikan bahwa tokonya berdiri sejak tahun 2014, modal usahanya berasal dari modal pribadi dan sebelum adanya mini market, usahanya sudah berjalan dengan sangat baik.69 Pak. Toko Kasiyo berjarak ± 12 meter dari Alfamart dan Indomaret di Desa Sido Mukti.
Omzet Pak Kasiyo mencapai Rp 700.000 per hari sebelum adanya minimarket seperti Alfamart dan Indomaret, namun turun menjadi Rp 600.000 setelah adanya minimarket tersebut.
Analisis Data
Karena jarak yang dekat antara ritel modern dan ritel tradisional akan mempengaruhi keberadaan dan perkembangan usaha ritel tradisional itu sendiri yaitu menurunnya omzet bahkan bangkrut. Demikian pula semakin jauh jarak antara ritel modern dan ritel tradisional, maka semakin kecil pula pengaruhnya terhadap perkembangan usaha ritel tradisional. Masyarakat yang tadinya suka berbelanja di retail tradisional kini lebih memilih atau lebih senang berbelanja di retail modern karena harga, fasilitas, dan pelayanan mini market lebih baik.
Ritel modern dan ritel tradisional mempunyai perbedaan yang sangat signifikan terutama dari segi permodalan, sehingga dalam menghadapi persaingan bisnis minimarket, ritel tradisional harus bersinergi dengan ritel modern, bukan dengan saling berhadapan dan saling serang. Jika ada yang tahu untuk saling serang, jelas ritel tradisional akan mengalami kekalahan karena modal yang dimiliki ritel tradisional terbatas. Persaingan usaha yang terjadi antara ritel modern dan ritel tradisional sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku karena tidak ada kegiatan yang melanggar yang telah ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan dan peraturan presiden, seperti tata cara pendirian mini market di desa Sido Mukti sudah sesuai. dengan peruntukannya karena letaknya di jalan raya.
Persaingan bisnis yang terjadi antara ritel modern dan ritel tradisional (Studi kasus Alfamart dan Indomart dengan toko-toko kecil di sekitar Desa Sido Mukti Gedung Aji Baru Tulang Bawang) C.
PENUTUP
Saran
Menurutnya, keberadaan Alfamart dan Indomaret tidak akan mempengaruhi omsetnya dalam berdagang, karena tidak hanya cukup jauh dari Alfamart dan Indomaret dengan pelayanan yang baik, tetapi juga akan memuaskan pelanggannya agar tetap setia dan terus membeli. tokonya. Menurut Ibu Sukinah, salah satu pemilik toko kecil mengatakan, kehadiran Alfamart dan Indomaret yang berdiri di tengah toko kecil tersebut tidak mempengaruhi penjualan yang didapatnya setiap hari. Meski masih ada masyarakat yang datang untuk berbelanja di toko-toko kecil, namun belum seramai sebelum adanya Alfamart dan Indomaret sehingga toko-toko kecil pun sepi.
Namun sekali lagi, dengan modal yang terbatas, toko-toko kecil tidak bisa bersaing dengan Alfamart dan Indomaret dalam hal ruang atau bangunan karena tempat yang disediakan Alfamart dan Indomaret lebih bersih, luas dan nyaman serta dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti AC, ATM, keranjang belanja. , pembayaran nontunai, dan lain-lain. Jenis produk yang dijual di minimarket dan toko kecil sebagian besar sama, namun jenis barang yang dijual di Alfamart dan Indomaret lebih banyak dibandingkan produk di toko kecil. Kualitas produk Alfamart dan Indomaret jelas lebih berkualitas karena sebelum dipasarkan terlebih dahulu disortir dan diseleksi.
Studi Kasus Alfamart dan Indomart pada Pedagang Kecil di Sekitar Desa Sido Mukti Gedung Aji Baru Tulang Bawang). Persaingan bisnis yang terjadi antara ritel modern dan tradisional (Studi kasus Alfamart dan Indomart dengan toko-toko kecil di sekitar desa Sido Mukti, gedung Aji Baru, Tulang Bawang) C. PERSAINGAN USAHA ANTARA KEMASAN MODERN DAN RITEL TRADISIONAL. Bagaimana upaya toko-toko kecil untuk mengatasi dan mempertahankan usahanya dalam persaingan bisnis dengan ritel modern?