• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKRIPSI INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI ... - IAIN Repository

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "SKRIPSI INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI ... - IAIN Repository"

Copied!
118
0
0

Teks penuh

Pertanyaan penelitian ini adalah bagaimana cara penyelesaian kredit macet dalam akad Murabahah pada Bank Amanah Syariah (BAS) Sekampung. Pandangan tentang akad Murabahah di Bank Aman Syariah (BAS) desa dari perspektif hukum dagang Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyelesaian kredit macet dalam akad murabahah di Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung dari perspektif hukum dagang syariah. Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung memiliki beberapa pilihan pembiayaan, antara lain pembiayaan murabahah dan murabahah.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyelesaian kredit macet dalam akad murabahah di Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung dari perspektif hukum dagang syariah. 3 Wawancara dengan Sugiyanto selaku direktur Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung, 16 Mei 2019 pukul 10:05 WIB. 4 Wawancara dengan Sugiyanto selaku direktur Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung, 16 Mei 2019 pukul 10:10 WIB.

Kedua faktor tersebut sama-sama mendominasi munculnya pembiayaan bermasalah di Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung.5. Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung tentunya memiliki kebijakan untuk memberikan solusi kepada nasabah yang mengalami kredit macet dengan prinsip kekeluargaan terlebih dahulu, namun jika nasabah tidak patuh maka Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung mengirimkan surat peringatan kepada nasabah 3x, jika tidak patuh maka Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung akan mengambil pengamanan yang ada di pihak nasabah.6. 6 Wawancara dengan Sugiyanto selaku direktur Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung, 16 Mei 2019 pukul 10:20 WIB.

7 Interview met Sugiyanto als directeur van Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung, op 16 mei 2019 om 10.28 WIB. 8 Interview met Sugiyanto als directeur van Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung, op 16 mei 2019 om 10.30 uur WIB. 9 Interview met Sugiyanto als directeur van Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung, op 16 mei 2019 om 10.36 uur WIB.

Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung melakukan uji kelayakan usaha dengan setiap pengajuan akad murabahah. Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung telah melakukan uji kelayakan usaha untuk setiap pengajuan akad murabahah. Berdasarkan wawancara dengan nasabah Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung dapat diketahui bahwa latar belakang penerapan pembiayaan murabahah adalah perkembangan bisnis nasabah Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung, namun secara tidak terduga nasabah tersebut mengalami penurunan usaha. , sehingga nasabah melakukan wanprestasi terhadap perjanjian yaitu tidak tepat waktu atau keterlambatan pembayaran angsuran kepada Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung.

Analisis Penyelesaian Kredit Macet Dalam Akad Murabahah Pada Bank Aman Syariah (BAS) Di Desa Perspektif Hukum Ekonomi Syariah Aman Syariah (BAS) Di Desa Perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Penyebab kredit macet dalam pembiayaan murabahah di Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung disebabkan oleh tiga faktor yaitu internal, eksternal dan kelemahan Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung dalam analisis. Untuk Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung, Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung melakukan penilaian/analisis terhadap permohonan kredit. Tentunya, setiap pengajuan kredit yang diajukan oleh calon debitur harus dinilai secara cermat oleh pejabat dan diawasi penggunaan kreditnya setelah Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung memutuskan untuk memberikan kredit kepada debiturnya.

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Pertanyaan Penelitian

Tujuan dan Manfaat Penelitian

Penelitian Relevan

LANDASAN TEORI

Penyelesaian Kredit Macet

  • Pengertian Penyelesaian Kredit Macet
  • Sebab-sebab Kredit Macet
  • Cara Penyelesaian Kredit Macet
  • Tujuan Penyelesaian Kredit Macet

Penyelesaian kredit macet di Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung dengan memberikan surat teguran yang dilakukan sampai tiga kali jika tidak ada itikad baik dari anggota untuk menyelesaikan akumulasi sampai tiga kali, maka jaminan anggota akan digunakan untuk menyelesaikan kemacetan. Berdasarkan uraian dan permasalahan yang telah dijelaskan oleh peneliti maka peneliti tertarik untuk meneliti penyelesaian kredit macet dalam akad murabahah di Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung Perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Berdasarkan latar belakang dan permasalahan di atas, maka pertanyaan penelitian dalam penelitian ini adalah “Bagaimana cara penyelesaian kredit macet dalam akad murabahah di Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung perspektif Hukum Ekonomi Syariah.

Skripsi Suster Rina Kusfianingrum berjudul “Penyelesaian Kredit Macet Pembiayaan Murabahah Dalam Perspektif Fatwa DSN-MUI No. 47/DSN-MUI/II/2005 praktek penyelesaian kredit macet untuk pembiayaan murabahah secara administratif berdasarkan musyawarah untuk mufakat sesuai dengan ketentuan fatwa. Skripsi Suster Supriyadi berjudul “Merancang Penyelesaian Kredit Macet Pembiayaan Murabahah BMT Bina Ummat Sejahtera Melalui Pendekatan Penelitian Sosial Hukum”.

Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kredit macet yang terjadi pada BMT disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Hasil penelusuran literatur menunjukkan perbedaan dengan penelitian yang akan dilakukan peneliti yaitu peneliti akan membahas penyelesaian kredit macet dalam akad murabahah di Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung Perspektif Hukum Ekonomi Islam. Kredit macet dapat dikatakan sebagai pinjaman yang bermasalah dalam penyelesaian kewajiban debitur anggotanya kepada bank syariah.

Pembiayaan Murabahah

  • Pengertian Murabahah
  • Dasar Hukum Murabahah
  • Rukun dan Syarat Pemberian Pembiayaan Murabahah
  • Tujuan Pembiayaan Murabahah

Pembiayaan melalui akad murabahah merupakan suatu bentuk pembiayaan yang dapat dikatakan mekanisme pembayarannya dilakukan secara kredit atau angsuran, karena pembiayaan murabahah merupakan jenis akad jual beli barang melalui perolehan harga dan keuntungan (margin) kepada menyebutkan. disepakati oleh penjual dan pembeli, dimana dalam pengembalian dana Pinjaman dapat dilakukan oleh nasabah dalam bentuk cicilan atau kredit. Hukum jual beli murabahah menurut mayoritas ulama adalah boleh dan tidak ada perbedaan pendapat di antara mereka. Hal ini terkait dengan adanya order beli dan penawaran keuntungan dari pembeli 17 Jual beli dengan sistem murabahah merupakan akad jual beli.

Barang yang menjadi obyek jual beli murabahah adalah barang atau yang dibiayai dan dapat diukur, ditimbang atau jelas ukuran, mutu dan jenisnya, tidak boleh untung, yaitu barang yang sejenis dengan obyek jual beli. Jual beli dalam akad pertama bukanlah barter barang dengan barang ribawi yang tidak dapat dibarter dengan harga yang sebanding. Akad jual beli pertama harus sah, artinya transaksi penjual pertama dan pembeli pertama harus sah.

Murabahah adalah jual beli berdasarkan keyakinan, karena pembeli mempercayai informasi penjual tentang harga beli yang diinginkan.

Hukum Ekonomi Syariah

  • Pengertian Hukum Ekonomi Syariah
  • Tujuan Ekonomi Syariah
  • Prinsip-prinsip Ekonomi Syariah

5 Wawancara dengan Sugiyanto selaku Direktur Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung, tanggal 16 Mei 2019 pukul 10.14 WIB. 10 Wawancara dengan Sugiyanto selaku Direktur Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung, tanggal 16 Mei 2019 pukul 10.43 WIB. 13 Wawancara dengan Sugiyanto selaku Direktur Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung, tanggal 16 Mei 2019 pukul 10.05 WIB.

21 Wawancara dengan Imam Nasrofi selaku nasabah Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung, 17 Mei 2019 pukul 08:30 WIB. 23 Wawancara Imam Nasrofi selaku nasabah Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung, 17 Mei 2019 pukul 08:40 WIB. 25 Wawancara Dian Nugroha selaku nasabah Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung, 17 Mei 2019 pukul 09:40 WIB.

26 Wawancara dengan Dian Nugroho selaku nasabah Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung, pada tanggal 17 Mei 2019 pukul 09.51 WIB. 27 Wawancara dengan Dian Nugroho selaku nasabah Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung, pada tanggal 17 Mei 2019 pukul 10.03 WIB. 28 Wawancara dengan Dian Nugroho selaku nasabah Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung, pada tanggal 17 Mei 2019 pukul 10.10 WIB.

29 Wawancara dengan Dian Nugroho selaku nasabah Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung, pada tanggal 17 Mei 2019 pukul 09.40 WIB. 30 Wawancara dengan Dian Nugroho selaku nasabah Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung, pada tanggal 17 Mei 2019 pukul 09.51 WIB. 31 Wawancara dengan Dian Nugroho selaku nasabah Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung, pada tanggal 17 Mei 2019 pukul 10.03 WIB.

32 Wawancara Dian Nugroho selaku nasabah Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung, 17 Mei 2019 di 10.10 WIB.

METODE PENELITIAN

Jenis dan Sifat Penelitian

Sumber Data

Teknik Pengumpulan Data

Teknik Analisa Data

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Gambaran Umum Bank Aman Syariah Sekampung

Penyelesaian Kredit Macet Bank Aman Syariah (BAS)

Analisis penyelesaian Kredit Macet Pada Akad Murabahah

Akad pembiayaan murabahah adalah akad penyediaan barang berdasarkan jual beli dimana bank membiayai atau membeli barang atau kebutuhan investasi nasabah dan menjualnya kepada nasabah ditambah keuntungan yang disepakati. Adapun penyebab faktor internal penyebab terhambatnya pembiayaan di Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung adalah kurangnya pengawasan yang dilakukan pihak bank terhadap pembiayaan kredit dan lemahnya sistem informasi perkreditan yang ada seperti pegawai Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung yang kurang lengkap dan detail dalam mencari informasi nasabah yang mengajukan pembiayaan murabahah. Faktor eksternal penyebab kemacetan di Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung disebabkan oleh kegagalan usaha nasabah, dan kelemahan disebabkan oleh kelemahan nasabah dalam perencanaan yang tidak sesuai dengan kenyataan dan hasil.

Penyelesaian kredit macet di Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung yaitu dengan memberikan surat teguran yang dilakukan sampai tiga kali jika sudah sampai tiga kali tidak ada itikad baik dari nasabah untuk menyelesaikan akumulasi, maka nasabah garansi akan digunakan untuk mengatasi kemacetan. Ada beberapa pencegahan yang dapat dilakukan oleh Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung untuk mengurangi kredit macet dengan cara ini yaitu dengan menganalisa pemohon kredit untuk setiap pengajuan kredit yang diajukan nasabah, melakukan pengawasan terhadap penggunaan kredit setelah Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung memutuskan untuk memberikan kredit kepada pelanggan. Status dan kondisi jaminan juga diperhatikan karena jaminan juga penting ketika nasabah mengalami wanprestasi, agunanlah yang akan digunakan untuk melunasi pinjaman.

Berdasarkan data kepustakaan dan hasil penelitian lapangan yang dilakukan terhadap penyelesaian kredit macet dalam akad murabahah di Bank Aman Syariah (BAS), Perspektif Hukum Ekonomi Syariah Sekampung faktor internal penyebab kemacetan pembiayaan di Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung adalah kurangnya pengawasan kredit dan lemahnya sistem informasi kredit yang ada. Faktor eksternal penyebab kemacetan di Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung disebabkan oleh kegagalan usaha anggota. Kelemahan Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung disebabkan oleh kelemahan anggota dalam perencanaan yang tidak sesuai dengan kenyataan dan pendapatan yang tidak mencukupi.

Pelunasan kredit macet di Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung yaitu dengan memberikan surat teguran yang dilakukan sampai tiga kali jika sampai tiga kali tidak ada itikad baik dari anggota untuk menyelesaikan masalah, maka jaminan anggota akan digunakan untuk memecahkan masalah. Bagi nasabah Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung agar selalu tepat waktu dalam membayar tanggungan yang telah disepakati kedua belah pihak bahwa ada resiko dalam pembiayaan jika anggota ingkar janji membayar.

PENUTUP

Kesimpulan

Saran

Apa saja syarat yang harus dipenuhi jika ingin melakukan akad murabahah dengan Bank Sekampung Syariah Aman (BAS). Bagaimana prosedur pemberian akad murabahah di Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung agar tidak terjadi kredit macet. Bagaimana pendapat Anda tentang nasabah yang mengalami kredit macet di Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung.

Kebijakan apa yang diterapkan Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung untuk meminimalisir kredit macet nasabah. Kendala apa saja yang dialami oleh Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung saat menghadapi nasabah yang mengalami kredit macet. Apa saja sanksi yang diterapkan Bank Aman Sariah (BAS) Sekampung terhadap nasabah yang mengalami kredit macet.

Apakah Bank Aman Syariah (BAS) Sekampung melakukan uji kelayakan usaha Anda saat mengajukan akad murabahah untuk menghindari kredit macet.

FOTO DOKUMENTASI
FOTO DOKUMENTASI

Gambar

FOTO DOKUMENTASI
Foto 1. Bank Aman Syariah Sekampung
Foto 3. Wawancara dengan Nasabah Kredit Macet
Foto 4. Wawancara dengan Nasabah Kredit Macet

Referensi

Dokumen terkait

Namun pada kenyataannya ketika penyewa baru menempati rumah tersebut selama 2 tahun 4 bulan, penyewa tidak diperbolehkan lagi menempati rumah tersebut dan uang sewa yang telah dibayar