Tentu saja ada pengalaman yang tidak akan pernah dilupakan oleh para seniman tari, banyak pengalaman yang didapat selama proses berkarya yang membuat pengarah tari bisa berbangga atas apa yang telah dilaluinya hingga mencapai hal tersebut. Pada kesempatan yang baik ini saya ingin mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan dukungan yang diberikan kepada saya sejak awal penulisan disertasi saya hingga karya siap dilaksanakan dan disertasi ini dapat dipertanggungjawabkan. Keduanya merupakan ahli atau tokoh adat keturunan berdarah putih yang menyumbangkan ilmu dan pembelajaran.
Inilah Nyoman Sudewi S.Sn M.Sn selaku Pembimbing Ahli Penguji Ujian Tanggung Jawab Tugas Akhir, terima kasih atas segala ilmu yang telah diberikan. Rina Martiara, M.Hum selaku ketua Jurusan Tari yang telah banyak membantu dalam proses perkuliahan menjelang Proyek Wisuda. Indah Nuraini S.Sn M.Hum, selaku guru wali saya yang telah membimbing saya dari semester satu hingga semester tujuh.
Terima kasih Bu Indah, semoga ibu selalu sehat dan selalu menikmati masa pensiunnya dan jangan lupakan cita rasa seni yang telah ibu berikan kepada saya selama ini. Tidak ada yang bisa terbalas atas apa yang ayah dan ibu berikan. 11. Seluruh dosen Jurusan Tari Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Yogyakarta yang banyak memberikan pelajaran dan pengalaman.
12. Seluruh staf Jurusan Tari Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Yogyakarta yang telah membantu saya selama kuliah dan proses yang saya lalui dalam menempuh pendidikan di Jurusan Tari. 13. Saddam Al-Yasri, terima kasih telah menjadi rumah yang kucari, menemaniku di hari yang tidak mudah saat mengerjakan tugas akhirku. Terima kasih telah menjadi rumah yang tidak hanya berupa tanah dan bangunan saja, namun menjadi pribadi yang selalu mendampingiku, tidak menuntut apapun dan selalu bersabar terhadapku.
14.Serojha, Diana, Chatrin, Desthree, Karin, Bulan, Faet, Haris dan Nikyta yang rela merelakan tubuhnya sebagai penari dalam karya Moela. 18. Terima kasih kepada Angeli, Anjani, Febby dan Clara yang telah menjadi sahabatku selama aku di luar negeri. 19. Terima kasih kepada Risca, Hanum, Diana, Raven, Oklan dan Arie yang telah membantu meningkatkan kesejahteraan para penari dan kru serta semua orang yang terlibat dalam produksi.
20. Putu Gede Oka sebagai videografer yang telah mendedikasikan tenaga dan pikirannya untuk proses kreatif ini. 22. Semua orang yang telah tulus dan ikhlas membantu saya dalam proses berkreasi ini telah dihadirkan oleh Allah SWT untuk membantu saya disaat susah, sedih dan senang, yang tentunya telah memberikan banyak pengalaman yang luar biasa dan tidak dapat disebutkan satu persatu. Dalam melakukan pemetaan yang dilakukan oleh seniman tari, saat mewawancarai narasumber pada acara ruwah tersebut, terdapat lima kursi besar yang merupakan kursi dari lima marga yang hadir pada acara tersebut.
Warga yang hadir mendoakan dan mengucap syukur atas terealisasinya acara roughah yang telah berlangsung selama tujuh hari tujuh malam itu.
Rumusan Ide Penciptaan
7 kenui melayang merupakan representasi dari salah satu filosofi yang dianut masyarakat Kerajaan Darah Putih yaitu nemui nyimah. Keterbukaan gerakan kenui yang mengalir menggambarkan masyarakat Kerajaan Darah Putih yang terbuka terhadap tamu yang menghadiri acara ruwah10. Stimulus tersebut terlihat dari beberapa simbol dan makna yang terdapat dalam tari kiamat mengenai interpretasi seniman tari terhadap tiga pola kelahiran, hidup dan mati pada motif rebung.
Basis gerak diambil dari bentuk motif gerak pada tari kiamat dan juga eksplorasi tubuh penari. Melalui eksplorasi dan improvisasi, pengembangan melalui gerak dengan motivasi tengkurap, merangkak dan berdiri menjadi salah satu penopang gerak dalam karya ini serta berkembangnya gerak kenui mengambang yang ada pada berbagai gerak karya. Kiamat ditemukan. menari. Diskusikan penafsiran seniman tari dalam membuat pemetaan sehingga memenuhi kata-kata kunci lahir, hidup dan mati yang akan dibawakan oleh ketiga kata kunci tersebut dalam sebuah karya tari kelompok.
Tujuan Penciptaan
Manfaat Penciptaan
Tinjauan Sumber
Sumber Pustaka
Meningkatkan apresiasi seni kepada masyarakat melalui interpretasi seniman tari terhadap proses tumbuh kembang manusia. Buku ini menjelaskan pengertian motif rebung yaitu tentang 3 tingkat kehidupan yang harus dijalani masyarakat. Buku ini membantu seniman tari menemukan simbol dan makna pola rangkap tiga dalam tarian Kiamat.
Buku ini menerangkan tentang menerangkan tentang tiga corak hubungan antara alam bawah, pertengahan dan atas (manusia, alam dan Tuhan). Dalam buku Jacob Sumardjo terdapat tiga pola yang dijelaskan tentang dunia bawah, tengah dan atas. Kosmos ini terdiri daripada tiga dunia sebagai satu keluarga besar dan estetika tiga corak.
Buku Koreografi Lingkungan (Revitalisasi Penampilan dan Gaya Penciptaan Seniman Indonesia) karya Hender Marton, buku ini menjelaskan cara-cara kreatif yang akan digunakan seniman tari dalam proses kreatifnya. Buku ini menjelaskan metode sensasi tubuh, sensasi emosional, sensasi gambar dan esensi ekspresi. Buku ini memberikan pengalaman dan pengetahuan tentang komposisi tari melalui tahapan penciptaan/penggarapan suatu karya tari dalam penciptaan motif tari yang akan menjadi pengembangan gerak dalam satu kesatuan gerak yang utuh dalam upaya mentransformasikan suatu gerak yang dibayangkan menjadi suatu gerak nyata. membentuk.
Hal ini memerintahkan para seniman tari untuk memberikan cara-cara menciptakan sebuah tarian melalui metode konstruksi tersebut. Metode yang digunakan oleh penata tari adalah metode konstruksi 3, yaitu metode yang menjelaskan komposisi kelompok motif dengan unsur ekspresif, meliputi perkembangan dan variasi motif serta aspek ruang dan waktu. Seniman tari menggunakan unsur ekspresif kemudian berkarya dengan pengembangan dan variasi motif serta aspek ruang dan waktu.
Buku ini menjelaskan tentang koreografi sebagai bentuk-teknik-isi, koreografi kelompok, unsur-unsur dasar koreografi yaitu gerak-ruang-waktu, dan proses pembentukan sebuah koreografi. Hal inilah yang menjadi penggerak utama bagi penata dalam menciptakan sebuah karya tari berdasarkan tiga pola tari kiamat dalam tradisi ruwah. Proses penciptaan karya tari Moela yang akan diciptakan secara koreografi kelompok dengan menggunakan panggung proscenium untuk memperdalam pemahaman mengenai ruang pertunjukan. Pemahaman tersebut dapat dipahami melalui buku ini dengan membaca buku ini.
Sumber Video
Sumber Wawancara