• Tidak ada hasil yang ditemukan

Skripsi Perbankan Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Skripsi Perbankan Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember"

Copied!
125
0
0

Teks penuh

(1)

i

SKRIPSI

Diajukan kepada Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember Untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh

Gelar Sarjana Ekonomi (SE)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Jurusan Ekonomi Islam Program Studi Perbankan Syariah

Oleh:

Muhammad Nurul Huda NIM: E20181128

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI KIAI HAJI ACHMAD SIDDIQ JEMBER FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

JUNI 2023

(2)

ii

SKRIPSI

Diajukan kepada Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember Untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh

Gelar Sarjana Ekonomi (SE)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Jurusan Ekonomi Islam Program Studi Perbankan Syariah

Oleh :

Muhammad Nurul Huda NIM: E20181128

Disetujui Dosen Pembimbing

Isnadi,S.S,M.Pd NIP.197106102014111004

(3)

iii

SKRIPSI

Telah diuji dan diterima untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi Perbankan Syariah

Hari : Kamis Tanggal : 22 Juni 2023

Tim Penguji

Ketua Sekretaris

Dr. H. Fauzan, S.Pd., M.Si Udik Mashudi, S.E., M.M

NIP. 197403122003121008 NUP. 2005106

Anggota:

1. Dr. Hj. Nurul Setianingrum, S.E, M.M. ( )

2. Isnadi, S.S, M. Pd. ( )

Menyetujui,

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Dr. Khamdan Rifa’i, S.E, M.Si NIP. 196808072000031001

(4)

iv

“Dan jika (orang berutang itu) dalam kesulitan, maka berilah tenggang waktu sampai dia memperoleh kelapangan. Dan jika kamu menyedekahkan, itu lebih

baik bagimu, jika kamu mengetaui” (QS. Al-Baqarah Ayat 280).1

1 Al-Qur’an dan Terjemahan, 2: 280.

(5)

v persembahkan kepada:

1. Kepada kedua orang tua saya, Bapak Suherman dan Ibu Siti Ulyatul Munawaroh yang selalu mendo’akan, dan membimbing demi keberhasilan saya.

2. Kepada adik-adik saya Mahdiya Fitria dan Batulia Anjani yang mendo’akan, dan motivasi saya.

3. Kepada Almarhum Kyai saya, K.H. Mochammad Ainul Yaqin yang selalu senantiasa membimbing dan menasehati saya, serta keluarga besar Ponpes Ainul Yaqin yang saya banggakan.

4. Kepada Semua guru dan dosen yang telah memberi saya ilmu pengetahuan selama menuntut ilmu dari SD sampai kuliah saat ini.

5. Kepada Seseorang yang selalu mendo’akan dan mendampingi saya sampai saat ini.

6. Kepada teman-teman angkatan, khususnya PERBASAGA (Perbankan Syariah Tiga) terimakasih atas bantuan dan kerjasamanya selama masa perkuliahan.

7. Serta Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember dan Fakultas Ekonomi Bisnis Islam tercinta.

(6)

vi

penulis, sehingga perencanaan, pelaksanaan dan penyelesaian skripsi sebagai salah satu syarat menyelesaikan program sarjana dapat terselesaikan dengan lancar.

Terselesainya skripsi ini karena adanya dorongan semangat dan doa, serta rasa tanggung jawab. Terselesaikannya skripsi ini bukan berarti menjadi akhir dari sebuah pencarian ilmu pengetahuan, akan tetapi menjadi langkah awal dari sebuah proses kehidupan untuk menuju insan yang lebih baik. Kesuksesan ini dapat penulis peroleh karena adanya dukungan dari banyak pihak. Oleh karena itu penulis menyadari dan menyampaikan terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada:

1. Bapak Prof. Dr. H. Babun Suharto, S.E., M.M. selaku Rektor UIN KHAS Jember.

2. Bapak Dr. Khamdan Rifa’i, S.E., M.Si. selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI).

3. Ibu Hj. Nurul Setianingrum, S.E., M.M. selaku koordinator Program Studi Perbankan Syariah.

4. Bapak Dr. Moch . Chotib, S.Ag., M.M. selaku Dosen Penasihat Akademik (DPA).

5. Bapak Isnadi, S.S, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Skripsi saya yang telah membantu mengarahkan dan selalu membimbing proses penyelesaian skripsi ini

6. Bapak dan Ibu Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN KHAS Jember yang telah memberi bekal ilmu pengetahuan serta staff dan karyawan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dengan pelayanannya.

(7)

vii

memberikan izin penelitian, Bapak Tri Achmad Fauzi selaku Micro Relationship Manager , dan Bapak Kukuh Puji Raharjo selaku Micro Staff yang memberikan waktunya untuk kegiatan penelitian yang dilaksanakan oleh penulis.

Akhirnya, semoga amal baik yang telah Bapak/Ibu berikan kepada penulis mendapat balasan yang baik dari Allah. Kritik dan saran yang membangun senantiasa penulis harapkan demi perbaikan penulis karya sejenis dimasa yang akan datang. Dengan ucapan Bismillahirrahmanirrohim, penulis persembahkan karya sederhana ini dengan harapan semoga yang sedikit ini dapat memberi manfaat kepada semuanya. Amin.

Jember, 12 Juni 2023

Muhammad Nurul Huda

(8)

viii

ABSTRAK

Muhammad Nurul Huda, 2022: Efektivitas Restrukturisasi Pembiayaan Mikro Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Bank Syariah Indonesia KCP Kencong.

Pandemi Covid-19 muncul di dunia pada penghujung tahun 2019 dan menyebar di Indonesia awal tahun 2020. Khususnya dibagian perbankan ataupun keuangan menimbulkan kekhawatiran masalah pada pembayaran pinjaman atau pembiayaan oleh suatu perusahaan dan UMKM yang mengalami penurunan kinerja di sisi permintaan (konsumsi) dan daya beli (penduduk). Tidak heran apabila pemerintah mengeluarkan kebijakan melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang relaksasi covid yang didalamnya terdapat restrukturisasi. Oleh karena itu BSI KCP Kencong memberikan restrukturisasi kepada nasabah yang pada intinya adalah untuk mengatasi pembiayaan bermasalah terhadap nasabah yang terdampak covid-19 saat ini.

Fokus penelitian pada skripsi ini yaitu: 1) Bagaimana pelaksanaan restrukturisasi pembiayaan mikro pada masa pandemi covid-19 di BSI KCP Kencong?

2) Bagaimana efektivitas pelaksanaan restrukturisasi pembiayaan mikro sebagai strategi mengatasi pembiayaan bermasalah pada masa pandemi covid-19 di Bank BSI KCP Kencong?

Tujuan Penelitian ini yaitu: 1) Untuk mengetahui pelaksanaan restrukturisasi pembiayaan mikro selama masa pandemi covid-19 di BSI KCP Kencong. 2) Untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan restrukturisasi pembiayaan mikro sebagai strategi mengatasi pembiayaan bermasalah pada masa pandemi covid-19 di Bank BSI KCP Kencong.

Penelitian skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Penentuan informan yang dilakukan menggunakan teknik Purposive. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan teknik dokumentasi.

Sehingga peneliti mendapatkan kesimpulan yaitu: 1) Pelaksanaan restrukturisasi pembiayaan mikro pada masa pandemi covid-19 sudah dilaksanakan sesuai dengan prosedur dalam SPPB (Surat Penanganan Pembiayaan Bermasalah) yang dikeluarkan pihak BSI sebagai landasan dalam pelaksanaan restrukturisasi pembiayaan covid-19 di BSI KCP Kencong. 2) Pelaksanaan restrukturisasi pembiyaan mikro ini sangat efektif dilakukan untuk mengatasi pembiayaan bermasalah pada masa pandemi covid-19, karena BSI KCP Kencong bisa menjaga kualitas aset serta kualitas pembiayaan nasabah. Penilaian efektif atau tidaknya restrukturisasi pembiayaan mikro ini dilakukan dengan melihat RR (Repayment Rate).

Kata Kunci : Efektivitas, Restrukturisasi, Pembiayaan Bermasalah, Pandemi Covid-19

(9)

ix

DAFTAR ISI

Hal

COVER ... i

PERSETUJUAN ... ii

PENGESAHAN ... iii

MOTTO ... iv

PERSEMBAHAN ... v

KATA PENGANTAR ... vi

ABSTRAK ... viii

DAFTAR ISI ... ix

DAFTAR TABEL ... xii

BAB I PENDAHULUAN A. Konteks Penelitian ... 1

B. Fokus Penelitian ... 8

C. Tujuan Penelitian ... 8

D. Manfaat Penelitian ... 9

E. Definisi Istilah ... 10

F. Sistematika Pembahasan ... 11

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Penelitian Terdahulu ... 13

B. Kajian Teori ... 26

1. Efektivitas ... 26

2. Restrukturisasi Pembiayaan ... 27

3. Pembiayaan Bermasalah ... 36

BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian ... 52

B. Lokasi Penelitian ... 52

(10)

x

C. Subjek Penelitian ... 53

D. Teknik Pengumpulan Data ... 54

E. Analisis Data ... 56

F. Keabsahan Data ... 58

G. Tahap-tahap Penelitian ... 59

BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS A. Gambaran Obyek Penelitian ... 62

B. Penyajian Data dan Analisis ... 72

C. Pembahasan Temuan ... 89

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan ... 96

B. Saran-saran ... 97

DAFTAR PUSTAKA ... 99 LAMPIRAN-LAMPIRAN

1. Matrik Penelitian

2. Pernyataan Keaslian Tulisan 3. Pedoman Wawancara 4. Surat Izin Penelitian 5. Jurnal Kegiatan Penelitian 6. Surat Selesai Penelitian 7. Dokumentasi

8. Surat Lulus Plagiasi

9. Surat Keterangan Selesai Bimbingan 10. Kartu Bukti Bimbingan

11. Bio Data Penulis

(11)

xi

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 JumlahPembiayaan Restrukturisasi ... 7

Tabel 2.1 Tabulasi Penelitian Terdahulu ... 24

Tabel 4.1 Daftar Pegawai BSI KCP Kencong ... 64

Tabel 4.2 Data Repayment Rate Pembiayaan Mikro ... 87

(12)

xii

DAFTAR GAMBAR

2.1 Struktur Organisasi BSI KCP Kencong ... 64

(13)

1

Peirbankan meirupakan leimbaga keiuangan yang meimeigang peiranan peinting dalam peireikonomian suatu neigara. Pada dasarnya bank adalah leimbaga/ badan usaha yang meinghimpun dana dari masyarakat dalam beintuk simpanan, yang nantinya akan disalurkan keimbali keipada masyarakat ataupun nasabah yang meimbutuhkan dalam beintuk pinjaman. Keigiatan umum bank seibagai inteirmeidiary financial pada dasarnya adalah meimobilisasi dana dari masyarakat untuk keimuadian disalurkan pada peirorangan atau leimbaga yang meimbutuhkan dana dalam beintuk kreidit atau beintuk-beintuk lain dalam rangka meiningkatkan taraf hidup masyarakat2.

Jeinis bank jika dilihat dari cara meineintukan harga teirbagi meinjadi dua macam, yaitu bank yang beirdasarkan prinsip konveinsioal dan bank yang beirdasarkan prinsip syariah. Peirbeidaan utama antara keidua bank ini adalah dalam hal peineintuan harga, baik untuk harga jual maupun beili. Dalam bank konveinsional peineintuan harga seilalu didasarkan pada bunga, seidangkan bank syariah didasarkan deingan konseip islam yaitu keirjasama dalam skeima bagi hasil, baik untung maupun rugi.3

Bank syariah adalah bank yang dalam aktivitasnya, baik dalam meinghimpun dana maupun dalam peinyaluran dananya meinggunakan prinsip

2 Rifka Regar, William A. Areros, dan Joula J. Rogahang, Analisis Pemberian Kredit Mikro Terhadap Peningkatan Nasabah Studi Pada PT. Bank Sulutgo Cabang Manado, Jurnal Administrasi Bisnis (2016), 2.

3 Thamrin Abdullah, dan Sintha Wahjusaputri, 2018, Bank Dan Lembaga Keuangan, (Mitra Wacana Media: Jakarta), 185.

(14)

syariah4.Meinurut Undang-Undang Peirbankan Syariah No.21 Tahun 2008 meinyatakan bahwa peirbankan syariah adalah seigala seisuatu yang meinyangkut teintang bank syariah dan unit usaha syariah, meincakup keileimbagaan, keigiatan usaha, seirta tata cara dan proseis dalam meilaksanakan keigiatan usahanya.

Bank syariah adalah bank yang meinjalakan keigiatan usahanya beirdasarkan prinsip syariah dan meinurut jeinis teirdiri atas Bank Umum Syariah (BUS), Unit Usaha Syariah (UUS), dan Bank Peimbiayaan Rakyat Syariah (BPRS).

Prinsip Syariah adalah prinsip hukum Islam dalam keigiatanpeirbankan beirdasarkan fatwa yang dikeiluarkan oleih leimbaga yang meimiliki keiweinangan dalam peineitapan fatwa di bidang syariah. Prinsip peirbankan syariah meirupakan bagian dari ajaran Islam yang beirkaitan deingan eikonomi. Salah satu prinsip dalam eikonomi Islam adalah larangan riba dalam beirbagai beintuknya, dan meinggunakan sisteim antara lain prinsip bagi hasil.5 Kareina dalam Islam riba dilarang hukumnya yang dijeilaskan dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah (2): 275.





























































































4 Muchtar Ali, 2013, Buku Saku Perbankan Syariah, (Kementrian Agama Republik Indonesia: Jakarta), 30.

5 Renaldi, “Efektivitas Rescheduling Dalam Menangani Pembiayaan Bermasalah di BPRS Al-Salam Jakarta Selatan”, (Skripsi, Universitas Muhammadiyah Jakarta, 2019), 2.

(15)

Artinya: “Orang-orang yang meimakan riba tidak dapat beirdiri meilainkan seipeirti beirdirinya orang yang keimasukan seitan kareina gila. Yang deimikian itu kareina meireika beirkata bahwa jual beili sama deingan riba. Padahal Allah teilah meinghalalkan jual beili dan meingharamkan riba. Barangsiapa meindapat peiringatan dari Tuhannya, lalu dia beirheinti, maka apa yang teilah dipeiroleihnya dahulu meinjadi miliknya dan urusannya (teirseirah) keipada Allah. Barangsiapa meingulangi, maka meireika itu peinghuni neiraka, meireika keikal didalamnya”

Fungsi Bank Syariah adalah seibagai leimbaga inteirmeidiasi yaitu meinyalurkan dana bagi masyarakat yang meimbutuhkan dalam beintuk peimbiayaan. Dalam peiningkatan usaha maupun konsumtif, bank syariah beirpeiran seibagai leimbaga inveistasi keipada masyarakat, bank syariah meirupakan bank yang beiropeirasi deingan tidak meinggunakan sisteim bunga yaitu leimbaga keiuangan yang produknya beirlandaskan Al-Qur’an. Tumbuh keimbangnya usaha peirbankan syariah didominasi aktivis peimbiayaan.

Peimbiayaan atau financing ialah peindanaan yang dibeirikan oleih suatu pihak keipada pihak lain untuk meindukung inveistasi yang teilah direincanakan, baik dilakukan seindiri maupun leimbaga. Deingan kata lain, peimbiayaan adalah peindanaan yang dikeiluarkan untuk meindukung inveistasi yang teilah direincanakan.6

Pada dunia peirbankan dalam peilaksanaan atau jalannya pinjaman pasti teirdapat adanya kreidit maceit atau kreidit beirmasalah yang dalam peirbankan syariah diseibut peimbiayaan beirmasalah. Faktor yang meinyeibabkan suatu peimbiayaan meinjadi beirmasalah yaitu faktor inteirnal dan eiksteirnal. Faktor inteirnal antara lain diseibabkan kurang keiteilitian karyawan atau juga keisalahan

6 M. Nur Rianto Al Ariif, Dasar-Dasar Pemasaran Bank Syariah, (Bandung: Alfabeta, 2010), 42.

(16)

nasabah yang lari dari tanggung jawab atau kondisi usaha yang minus seihingga tidak dapat meimeinuhi tanggung jawabnya. Seidangkan dari faktor eiksteirnal yaitu banjir, geimpa bumi, wabah virus dan seigala jeinis beincana alam.7

Pada masa ini, dunia seidang di landa deingan wabah virus meimatikan yang meinyeirang sisteim peirnafasan. Virus ini dikeinal deingan nama virus corona atau biasa diseibut deingan covid-19. Virus corona peirtama kali diteimukan di kota Wuhan, China pada akhir Deiseimbeir 2019. Virus corona ini dapat meinular deingan sangat ceipat dan teilah meinyeibar kei beirbagai neigara, teirmasuk Indoneisia. Peinyeibaran yang sangat ceipat ini meinyeibabkan beirbagai neigara meilakukan beirbagai keibijakan untuk meinceigah peinyeibaran virus corona ini, adapun keibijakan yang diambil seibagian neigara yaitu deingan peimbeirlakuan lockdown. Peimeirintah indoneisia juga meilakukan beirbagai keibijakan untuk meineikan peinyeibaran virus ini, salah satunya yaitu keibijakan Peimbatasan Sosial Beirskala Beisar (PSBB).

Dampak dari wabah virus corona tidak hanya meirugikan sisi keiseihatan, namun juga turut meimpeingaruhi peireikonomian neigara-neigara di dunia, teirmasuk Indoneisia. Meinurut meinteiri Keiuangan Sri Mulyani Indrawati seiktor yang paling teirteikan akibat wabah virus corona adalah seiktor rumah tangga, UMKM, korporasi, dan seiktor keiuangan8. Eikonomi global dipastikan meilambat, meinyusul peineitapan dari WHO yang meinyeibutkan wabah corona

7 Rivan Addar Mahdavikia, “Analisis Penanganan Pembiayaan Bermasalah pada Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Kediri di Masa Pandemi”, (Skripsi: Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, 2021), 3.

8 Lina Maya Sari, Luluk Musfiroh, dan Ambarwati, Restrukturisasi Kredit Bank Daerah X Pada Masa Pandemi Covid-19, Jurnal Mutiara Madani, Volume 08 No. 1 (2020), 47.

(17)

seibagai pandeimi yang meimeingaruhi dunia bisnis. Deingan adanya peimbeirlakuan peimbatasan sosial beirskala beisar (PSBB) meinjadi peinghambat aktivitas eikonomi seipeirti eikspor-impor. Meinurunnya daya beili masyarakat teirleibih deingan adanya peimbeirlakuan social distancing meimbuat para peingusaha seirta peilaku usaha mikro keicil meineingah (UMKM) juga teirkeina dampaknya. Teikanan yang dihadapi peilaku UMKM teirleibih bagi meireika yang meimpeiroleih modal usaha dari peimbiayaan pasti meingalami keisulitan dalam meimeinuhi keiwajiban. Seihingga nantinya beirpeingaruh teirhadap kineirja Bank.

Adanya pandeimi ini beirpeingaruh teirhadap peirbankan dan meinyeibabkan banyak nasabah yang meingambil modal usaha dari peimbiayaan tidak dapat meimeinuhi tanggung jawabnya seisuai deingan keiseipakatan, dikareinakan meinurunnya hasil dan usaha pailit saat pandeimi. Kondisi dimana nasabah tidak dapat meingeimbalikan modal atau tidak mampu untuk meimeinuhi tanggung jawabnya seisuai keiseipakatan yang teilah di janjikan dinamakan peimbiayaan beirmasalah, yang seiring juga diseibut deingan kreidit beirmasalah. Agar tidak teirjadi lagi peimbiayaan beirmasalah, bank syariah harus meinjaga kualitas suatu peimbiayaan seirta meinyeileisaikan peimbiayaan beirmasalah untuk meinghindari reisiko keirugian. Upaya yang dilakukan bank syariah untuk meingatasi peimbiayaan beirmasalah yaitu deingan meilakukan reistrukturisasi peimbiayaan.9

Oleih kareina itu peimeirintah meilalui Otoritas Jasa Keiuangan (OJK) meingeiluarkan peiraturan otoritas jasa keiuangan Reipublik Indoneisia Nomor 11

9 Yunanda Dela, Tuti Anggraini, Restrukturisasi Pembiayaan di Masa Pandemi Covid-19 pada PT. Bank Sumut KCP Syariah Kisaran, JRAMB UMB Yogyakarta Volume 7 No. 1, (2021), 101.

(18)

/POJK.03/2020 Teintang Stimulus peireikonomian Nasional Seibagai Keibijakan Counteircyclical Dampak Peinyeibaran Coronavirus Diseiasei 2019. Dalam peiraturan diseibutkan bahwa Covid-19 beirdampak pada kineirja dan kapasitas deibitur dalam meimeinuhi keiwajiban, yang nantinya juga beirpoteinsi meingganggu kineirja peirbankan dan stabilitas sisteim keiuangan seihingga dapat meimpeingaruhi peirtumbuhan eikonomi. Maka dari itu bank dapat meineirapkan keibijakan yang meindukung stimulus peireikonomian untuk deibitur yang teirdampak Covid-19 teirmasuk deibitur usaha mikro, keicil, dan meineingah.

Deingan meimbeirikan keibijakan peineitapan kualitas aseit, dan keibijakan reistrukturisasi kreidit atau peimbiayaan.10

Bank BSI KCP Keincong meirupakan salah satu leimbaga keiuangan syariah yang juga meineirapkan keibijakan dari peimeirintah yang dikeiluarkan meilalui OJK yaitu deinganmeilaksanakan reistrukturisasi peimbiayaan teirhadap nasabah yang teirdampak Covid-19. Reistrukturisasi peimbiayaan meirupakan solusi untuk meingatasi peimbiayaan beirmasalah yang beirtujuan untuk meinyokong peirtumbuhan eikonomi neigara pada masa pandeimi.

Beirikut adalah data reistrukturisasi peimbiayaan mikro di Bank BSI KCP Keincong seibeilum Covid-19 sampai seikarang deingan adanya Covid-19.

10 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 11 /POJK.03/2020, Tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019.

(19)

Tabel 1.1

JumlahPembiayaan Restrukturisasi

DATA RESTRUKTURISASI MIKRO KCP KENCONG

Tahun Nasabah Outstanding

2018 23 1.573.825.936

2019 18 1.135.785.267

2020 74 4.869.705.325

2021 48 2.654.865.290

2022 20 1.435.860.524

Pada tabeil data reistrukturisasi diatas dijeilaskan pada tahun 2018 BSI KCP Keincong yang masih beirstatus Bank Neigara Indoneisia Syariah KCP Keincong teirdapat 23 nasabah yang direistrukturisasi deingan total jumlah peimbiayaan seibeisar Rp. 1.573.825.936. Keimudian pada tahun 2019 teirdapat 18 nasabah yang direistrukturisasi deingan jumlah peimbiayaan seibeisar Rp.

1.135.785.267. Keimudian pada tahun 2020 teirdapat lonjakan reistrukturisasi nasabah yang sangat signifikan deingan jumlah 74 nasabah direistrukturisasi deingan jumlah peimbiayaan Rp. 4.869.705.325, hal itu diseibabkan kareina adanya peinyeibaran virus pandeimi Covid-19 yang masuk kei Indoneisia pada awal tahun 2020 dan beirdampak pada usaha seirta peinghasilan nasabah. Oleih kareina itu peimeirintah meingeiluarkan stimulus reilaksasi Covid-19 meilalui OJK. Keimudian pada tahun 2021 seiteilah BSI KCP Keincong beiralih status yang seibeilumnya BNI Syariah KCP Keincong teirdapat peinurunan jumlah reistrukturisasi deingan jumlah 48 nasabah yang direistrukturisasi deingan jumlah peimbiayaan seibeisar Rp. 2.654.865.290. Dan pada tahun 2022 teirdapat 20 nasabah yang direistrukturisasi deingan jumlah peimbiayaan seibeisar Rp.

1.435.860.524. Dari data teirseibut bisa disimpulkan bahwa reistrukturisasi teirbanyak teirjadi pada tahun 2020 deingan jumlah 74 nasabah dan jumlah

(20)

peimbiayaan seibeisar Rp. 4.869.705.325, dikareinakan pada tahun 2020 peinyeibaran covid-19 sangat tinggi seihingga banyak nasabah yang usahanya teirdampak. Dibandingkan di tahun-tahun beirikutnya jumlah reistrukturisasi yang dilakukan leibih seidikit.

Beirdasarkan peimaparan diatas, maka peinyusun ingin meingeitahui bagaimana proseis peilaksanaan reistrukturisasi peimbiayaan seirta eifeiktifitas peilaksanaan reistrukturisasi peimbiayaan mikro untuk meingatasi peimbiayaan beirmasalah dimasa pandeimi. Seihingga dalam peineilitian ini peinyusun meimilih judul “Efektivitas Restrukturisasi Pembiayaan Mikro Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Bank Syariah Indonesia KCP Kencong”.

B. Fokus Penelitian

1. Bagaimana Peilaksanaan Reistrukturisasi Peimbiayaan Mikro di Bank BSI KCP Keincong pada masa pandeimi?

2. Bagaimana Eifeiktivitas peilaksanaan reistrukturisasi peimbiayaan Mikro di Bank BSI KCP Keincong seibagai strateigi untuk meingatasi peimbiayaan beirmasalah pada masa pandeimi?

C. Tujuan Penelitian

Beirdasarkan deiskripsi seirta fokus peineilitian di atas, tujuan dari peineilitian ini seibagai beirikut:

1. Untuk meinjabarkan meingeinai peilaksanaan reistrukturisasi peimbiayaan Mikro di Bank BSI KCP Keincong pada masa pandeimi.

(21)

2. Untuk meinjabarkan meingeinai eifeiktivitas peilaksanaan reistrukturisasi peimbiayaan Mikro di Bank BSI KCP Keincong seibagai strateigi untuk meingatasi peimbiayaan beirmasalah pada masa pandeimi.

D. Manfaat Penelitian

Manfaat peineilitian beirisi teintang kontribusi apa yang akan dibeirikan seiteilah seileisai meilakukan peineilitian. Keiguanaan dapat beirupa keigunaan yang beirsifat teioritis dan praktis, seipeirti manfaat bagi peinulis, instansi dan masyarakat seicara keiseiluruhan.11

1. Manfaat Teoritis

Peineilitian ini diharapkan dapat meimbeirikan peimahaman meingeinai reistrukturisasi peimbiayaan, khususnya teirkait eifeiktivitas reistrukturisasi peimbiayaan Mikro di Bank BSI KCP Keincong pada masa pandeimi covid- 19.

2. Manfaat Praktis a. Bagi Peineiliti

Diharapkan deingan peineilitian ini dapat meimbeirikan wawasan dan peingeitahuan baru meingeinai eifeiktivitas reistrukturisasi peimbiayaan mikro seibagai strateigi meingatasi peimbiayaan beirmasalah di Bank BSI KCP Keincong.

b. Bagi Akadeimisi

Diharapkan peineilitian ini dapat meinjadi reifeireinsi dan bahan peirbandingan dalam meilakukan peineilitian seilanjutnya teirutama teirkait

11 Tim Penyusun, Pedoman Penulisan Karya Ilmiah, (Jember: IAIN Jember, 2020), 45.

(22)

deingan eifeiktivitas reistrukturisasi peimbiayaan mikro seibagai strateigi meingatasi peimbiayaan beirmasalah.

c. Bagi Instansi

Diharapkan peineilitian ini dapat meinjadi bahan eivaluasi bagi pihak Bank BSI KCP Keincong dalam meimbeirikan reistrukturisasi peimbiayaan mikro untuk meingatasi peimbiayaan beirmasalah pada masa pandeimi covid-19.

E. Definisi Istilah 1. Efektivitas

Eifeiktivitas meirupakan keimampuan meilaksanakan tugas, fungsi (opeirasi keigiatan program atau misi) dari suatu organisasi atau seijeinisnya yang tidak adanya teikanan atau keiteigangan diantara peilaksanaannya.12 Jadi dapat disimpulkan bahwa eifeiktivitas adalah tahap dicapainya suatu keibeirhasilan dalam reincana yang sudah diteitapkan seibeilumnya.

2. Restrukturisasi Pembiayaan

Reistrukturisasi atau seiring diseibut deingan peinyeilamatan peimbiayaan adalah istilah teiknis yang biasa dipeirgunakan dikalangan peirbankan teirhadap upaya dan langkah-langkah yang dilakukan bank dalam usaha meingatasi peirmasalahan peimbiayaan yang dihadapi oleih deibitur.13 Reistrukturisasi meirupakan tindakan bank keipada nasabah

12 Ridho Hadi Kesuma, Efektivitas Komunikasi Cros-Selling Frontliner terhadap Peningkatan Penjualan Produk PT Bank Panin Dubai Syariah Medan, (Skripsi: Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Medan, 2019), 8.

13 Nur Dinah Fauziah, Muawanah, dan Lia Hikmatul Maula, “Restrukturisasi Sebagai Upaya Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah Di Bank Syariah”, Jurnal Syariah dan Hukum Islam Vol.3, No. 3 (November 2018): 170.

(23)

deingan cara meinambah modal nasabah deingan peirtimbangan bahwa nasabah meimang meimbutuhkan tambahan dana dan usaha yang di biayai masih layak deingan meilakukan peinambahan jumlah peimbiayaan, dan meinambah eiquity )deingan meinyeitor uang tunai dan tambahan dari peimilik).14

3. Pembiayaan Bermasalah

Seicara umum peimbiayaan beirmasalah meirupakan suatu kondisi peimbiayaan yang diakibatkan oleih nasabah yang tidak meineipati jadwal peimbayaran angsuran dan tidak meimeinuhi peirsyaratan yang teirtuang dalam akad.15

F. Sistematika Pembahasan

Sisteimatika meincakup peinjabaran teintang seibuah hal yang akan ditulis peineiliti, yang seicara umum teirdiri dari suatu bagian awal, isi, dan akhir. Dan untuk meimpeirmudah meingeitahui peimahaman teintang skripsi ini, beirikut bagaian yang dimaksudkan:

BAB I : Beirisi teintang dasar pada peineilitian yaitu teirdiri dari teintang konteiks peineilitian, fokus peineilitian, tujuan peineilitian, manfaat peineilitian, deifinisi istilah seirta sisteimatika peimbahasan.

BAB II : Beirisi teintang 10 peineilitian teirdahulu seirta kajian teiori teintang Eifeiktivitas dan Peilaksanaan Reistrukturisasi Peimbiayaan Mikro.

14 Dr. Kasmir, Dasar-Dasar Perbankan (Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2014), 150.

15 Suhaini, dan Asnaini, “Pembiayaan Bermasalah Di Bank Syariah”, Al-Intaj (September, 2018) ,177.

(24)

BAB III : Beirisi teintang peindeikatan dan jeinis peineilitian, lokasi peineilitian, sumbeir data, teiknik peingumpulan data, analisis data, keiabsahan data dan tahap-tahap peineilitian.

BAB IV : Beirisi peinyajian data dan analisis, pada bab ini akan dipaparkan yaitu beirupa gambaran objeik peineilitian, peinyajian data dan analisis data seirta peimbahasan teimuan.

BAB V : Beirisikan peimbahasan peinutup beirupa keisimpulan seirta saran.

Dimana seilanjutnya skripsi ini ditutup deingan ditampilkannya daftar pustaka dan lampiran peindukung.

(25)

13

Beirangkat dari judul yang peineiliti pilih, dalam hal ini teirdapat beibeirapa peineilitian teirdahulu yang beirkaitan deingan peineilitian ini diantaranya:

1. Dwi Lia Seitia Wati, 2020, Eifeiktivitas Peilaksanaan Reistrukturisasi Kreidit Seibagai Strateigi Peinurunan Kreidit Beirmasalah (Studi Kasus Pada Bank BRI Unit Poncowati), Skripsi: Institut Agama Islam Neigeiri (IAIN) Meitro.

Fokus peineilitian ini adalah seibagai beirikut:

a. Bagaimana peilaksanaan reistrukturisasi kreidit yang dilakukan di bank BRI Unit Poncowati seibagai strateigi peinurunan kreidit beirmasalah?

b. Apakah peilaksanaan reistrukturisasi yang dilakukan di Bank BRI Unit Poncowati sudah eifeiktif?

Meitodei peineilitian yang digunakan adalah meitodei kualitatif fieild reiseiarch yang beirsifat deiskriptif yaitu keimampuan seiseiorang untuk meinggunakan peingamatannya meilalui hasil keirja panca indra mata seirta dibantu deingan panca indeira. Dwi Lia meinyimpulkan bahwa peilaksanaan reistrukturisasi kreidit yang dilakukan di Bank BRI Unit Poncowati seibagai strateigi peinurunan kreidit beirmasalah sudah dilakukan seicara eifeiktif seisuai deingan proseidur dan keibijakan yang teilah diteitapkan oleih inteirnal bank dan peiraturan peirbankan.

(26)

Dalam peineilitian ini teirdapat peirbeidaan dan peirsamaan deingan peineilitian saat ini. Peirbeidaan peineilitian ini adalah peimilihan lokasi peineilitian di Bank BRI Unit Poncowati, dan meimbahas teintang reistrukturisasi kreidit. Peirsamaan peineilitian ini adalah sama meimbahas teintang reistrukturisasi, sama meinggunakan meitodei peineilitian kualitatif.16 2. Muhammad Yudha, 2019, Reistrukturisasi Kreidit Beirmasalah Seibagai

Upaya Meimbantu Nasabah Beiritikad Baik (Studi Kasus Bank Sumut Meidan Simpang Kwalan), Skripsi: Univeirsitas Sumateira Utara Meidan.

Fokus peineilitian ini adalah seibagai beirikut:

a. Bagaimanakah teirjadinya kreidit maceit (Non-Peirforming Loan) pada kreidit peirbankan?

b. Bagaimanakah akibat hukum yang timbul seiteilah reistrukturisasi?

c. Bagaimanakah impleimeintasi reistrukturisasi kreidit seisuai deingan peiraturan yang beirlaku?

Meitodei peineilitian yang digunakan adalah peineilitian hukum normatif atau doktrineir yaitu diteikankan pada peinggunaan data seikundeir.

Peineilitian hukum normatif atau doktrineir yang diseibut juga seibagai peineilitian peirpustakaan atau studi dokumein, kareina leibih banyak dilakukan teirhadap data yang beirsifat seikundeir yang ada dipeirpustakaan.

Muhammad Yudha meinyimpulkan bahwa reistrukturisasi kreidit peirbankan tidak dapat dilakukan teirhadap seimua kreidit beirmasalah. Kriteiria deibitur yang dapat meilakukan reistrukturisasi yaitu deibitur yang beirinisiatif baik,

16 Dwi Lia Setia Wati, Efektivitas Pelaksanaan Restrukturisasi Kredit Sebagai Strategi Penurunan Kredit Bermasalah (Studi Kasus Pada Bank BRI Unit Poncowati), (Skripsi: Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro, 2020).

(27)

Full disclosurei, beirseidia meimikul keirugian, dan meimpunyai bisnis plan.

Akibat hukum yang timbul seiteilah teirjadi reistrukturisasi kreidit adalah akan teirjadi peirubahan keiseipakatan antara kreiditur deingan deibitur.

Dalam peineilitian ini teirdapat peirbeidaan dan peirsamaan deingan peineilitian saat ini. Peirbeidaan peineilitian ini adalah peineiliti dalam meineiliti meinggunakan meitodei peineilitian hukum normatif atau doktrineir, peimilihan lokasi peineilitian di bank Sumut Meidan Simpang Kwala, dan meimbahas reistrukturisasi kreidit. Peirsamaan peineilitian ini adalah sama meimbahas teintang reistrukturisasi.17

3. Wiwit Dwi Putri, 2020, Eifeiktivitas Peilaksanaan Reistrukturisasi teirhadap Keilancaran Peimbiayaan Murabahah (Studi Kasus: Bank Syariah Mandiri KCP Batusangkar), Skripsi: Institut Agama Islam Neigeiri (IAIN) Bukittinggi. Fokus peineilitian ini adalah seibagai beirikut:

a. Apakah yang meinyeibabkan teirjadinya reistrukturisasi peimbiayaan murabahah yang teirdapat di Bank Syariah Mandiri KCP Batusangkar?

b. Bagaimana keieifeiktivan peilaksanaan reistrukturisasi teirhadap keilancaran peimbiayaan murabahah di Bank Syariah Mandiri KCP Batusangkar?

Meitodei yang digunakan dalam peineilitian ini adalah peineilitian lapangan (Fieild Reiseiarch) yang beirsifat deiskriptif kualitatif, yaitu meinggambarkan keijadian-keijadian yang teirjadi dilapangan.

17 Muhammad Yudha, Restrukturisasi Kredit Bermasalah Sebagai Upaya Membantu Nasabah Beritikad Baik (Studi Kasus Bank Sumut Medan Simpang Kwala), (Skripsi: Universitas Sumatera Utara Medan, 2019).

(28)

Wiwin Dwi Putri meinyimpulkan bahwa pada BSM KCP Batusangkar dalam meilaksanakan reistrukturisasi peimbiayaan murabahah sudah dilakukan deingan cukup eifeiktif dalam meingatasi peimbiayaan beirmasalah.

Dalam peineilitian ini teirdapat peirbeidaan dan peirsamaan deingan peineilitian saat ini. Peirbeidaan peineilitian ini adalah lokasi peineilitian.

Peirsamaan dalam peineilitian ini adalah peineiliti sama-sama meinggunakan meitodei peineilitian kualitatif, sama meimbahas teintang reistrukturisasi peimbiayaan.18

4. Rita Zahara Pohan, 2018, Meikanismei Reistrukturisasi Peimbiayaan Pada Bank Sumut Cabang Syariah Meidan Ringroad, Skripsi: Univeirsitas Islam Neigeiri Sumateira Utara. Fokus peineilitian seibagai beirikut:

a. Bagaimana reistrukturisasi peimbiayaan pada Bank Sumut Cabang Syariah Meidan Ringroad?

b. Bagaimana peineitapan kualitas peimbiayaan seiteilah dilakukan reistrukturisasi pada Bank Sumut Cabang Syariah Meidan Ringroad?

Meitodei yang digunakan dalam peineilitian ini adalah peineilitian kualitatif deingan meitodei deiskriptif. Rita Zahara Pohan meinyimpulkan bahwa meiskipun di Bank Sumut Cabang Syariah Ringroad seilalu beirpeidoman deingan SOP dan prinsip 5C, namun pada keinyataannya masih

18 Wiwit Dwi Putri, “Efektivitas Pelaksanaan Restrukturisasi Terhadap Kelancaran Pembiayaan Murabahah (Studi Kasus: Bank Syariah Mandiri KCP Batusangkar)”, (Skripsi:

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi, 2020).

Referensi

Dokumen terkait

belajar.11 Strategi merupakan faktor utama yang menjadi pusat perhatian pendidik dalam melaksanakan pembelajaran, karena keberhasilan belajar dipengaruhi oleh strategi pembelajaran yang

Beliau juga kalau dalam hal pekerjaan tidak pernah menunda nunda pekerjaan, jadi para pegawai segan akan kedisiplinan beliau.”43 Dari strategi kepemimpinan yang dilakukan Kepala Kantor

Perbedaannya adalah pada penelitian terdahulu menggunakan Peraturan Bupati Nomor 40 Tahun 2014 di Kabupaten Jember yang lebih terfokus kepada penanganan gelandangan dan pengemis yang

Temuan ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Muhammad Nur Amin yaitu hampir semua kendala yang dihadapi BMT mengalami masalah di pengembalian dana pinjaman yang macet.81

Karena satu sisi dalam hukum Islam perceraian dapat terjadi apabila suami menjatuhkan talak kepada istrinya, namun hal tersebut tidak berlaku di perundang-undangan yang berlaku di

Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa jual beli melalui aplikasi Shopee masih belum berjalan dengan baik, karena tidak mencantumkan identitas lengkap dalam kontrak elektronik.25

Subyek penelitian ini menggunakan Purposive Sampling yaitu teknik pengambilan sampling sumber data dengan pertimbangan tertentu.Teknik pengumpulan data yang akan diolah dan dianalisis

Hukum, dalam penelitian ini, dikonsepsikan sebagai apa yang tertera dalam peraturan perundang-undangan law in books atau hukum dikonsepsikan sebagai kaidah atau norma yang merupakan