PENDAHULUAN
Fokus Penelitian
- Batasan Masalah
- Rumusan Masalah
- Tujuan dan Manfaat Penelitian
Dan penulis tidak meneliti semua guru di MTs Negeri Metro melainkan hanya terbatas pada guru Aqidah Akhlak yang akan penulis gunakan sebagai subjek dalam penelitian di MTs Negeri Metro Kota. Bagaimana kesiapan guru dalam mengimplementasikan KTSP mata pelajaran Aqidah Akhlak di MTs Negeri Kota Metro pada tahun pelajaran?
Tinjauan Pustaka (prior research)
I yang berjudul: “Dampak Penerapan Silabus Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) terhadap Hasil Belajar Siswa Pendidikan Agama Islam di SMK N 1 Metro Tahun Pelajaran 2009/2010.” 22 Afni Ria Indriana, Pengaruh Penerapan KTSP dengan Media Pembelajaran Terhadap Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Sekampung Kabupaten Lampung Timur Disertasi Tahun Pelajaran, (Metro: STAIN Jurai Siwo, 2010), h.
URGENSI KTSP DAN MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK
- Pengertian Kurikulum KTSP
- Karakteristik KTSP
- Prinsip Pengembangan KTSP
- Tujuan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
- Pengertian Mengajar
- Hal-hal yang harus dipersiapkan seorang guru sebelum
- Aqidah Akhlak
- Pengertian Aqidah Akhlak
- Tujuan Pembelajaran Aqidah Akhlak
Tujuan utama KTSP adalah, “menjadi mandiri dan memberdayakan sekolah untuk mengembangkan kompetensi yang akan ditanamkan kepada siswa sesuai dengan kondisi lingkungan”. Dengan menyusun program ini akan diketahui tujuan mana yang telah dicapai dan mana yang harus diulangi untuk setiap siswa. Program ini juga mengidentifikasi modul yang akan diulang, siswa yang akan mengikuti remediasi dan siswa yang akan mengikuti program pengayaan.
Dalam hal ini sekolah hendaknya memberikan perlakuan khusus kepada siswa yang mengalami kesulitan belajar melalui kegiatan remedial. Kedua program ini dijalankan oleh sekolah karena lebih mengetahui dan memahami perkembangan belajar setiap siswa. Program ini berkaitan dengan program pengembangan diri siswa pada masalah pribadi, sosial, pembelajaran dan karir.
Berdasarkan Permenag No. 2 Tahun 2008, mata pelajaran Aqidah Akhlak di Madrasah bertujuan untuk membekali peserta didik agar mampu Berdasarkan pernyataan di atas, dapat disimpulkan bahwa tujuan mata pelajaran Aqidah Akhlak di Madrasah adalah membekali peserta didik dengan Akidah Islam, dan berakhlak mulia. moral, sehingga dapat diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat.
METODE PENELITIAN
- Sumber Data
- Metode Pengumpulan Data
- Teknis Analisa Data
- Pendekatan
Negeri Metro Batanghari tahun ajaran pada dasarnya penulis mengumpulkan data tentang bagaimana implementasi komponen KTSP dalam bidang studi Aqidah Akhlak dan kesiapan guru Aqidah Akhlak. Mirip dengan RPP atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dalam pelaksanaan guru Aqidah Akhlak di MT. Negeri Metro Batanghari juga dapat diidentifikasi masih dalam kategori hilang, dalam hal ini penulis melihat program tahunan yang disiapkan oleh para guru Aqidah Akhlak di MT.
Akhmad Zazuli dengan alasan yang diungkapkan terkait pengembangan kurikulum KTSP bidang kajian Aqidah Akhlak. Oleh karena itu dapat dipahami bahwa guru Aqidah Akhlak di MTs Negeri Metro Batanghari tidak bisa mandiri dalam membuat silabus untuk program gelar Aqidah Akhlak. Dalam hal ini penulis menganalisis dari hasil observasi yang terlihat dari legging yang dibuat oleh guru Aqidah Akhlak, ternyata pemenuhan yang dilakukan oleh guru Aqidah Akhlak sudah baik, namun masih perlu adanya kejelian. . .
Berdasarkan analisis data di atas secara keseluruhan, penulis dapat menyimpulkan bahwa secara umum pelaksanaan KTSP bidang Kajian Aqidah Akhlak di MTs. Negeri Metro Batanghari dalam penyusunan dan pelaksanaan KTSP bidang Kajian Aqidah Akhlak belum sepenuhnya berjalan.
TEMUAN HASIL PENELITIAN
Sejarah Berdirinya MTs Negeri Metro Batanghari
Berdirinya Madrasah Tsanawiyah (MTsN) Negeri Metro Batanghari ini karena masa integrasi atau integrasi berbagai sekolah agama. Hanya ada satu PGA Negara untuk satu wilayah Tier I, artinya posisi PGA Negara hanya ada di provinsi. Kemudian untuk mengubah PGA Negeri 6 tahun menjadi PGA Negeri 3 tahun, seseorang harus memiliki Madrasah Tsanawiyah Negeri.
Untuk wilayah tingkat II Kabupaten Lampung Tengah hanya terdapat satu Madrasah Tsanawiyah Negeri dan terletak di kawasan Poncowati yang seharusnya berada di metro. Pada awalnya Madrasah Tsanawiyah Negeri Metro Batanghari berstatus swasta dan bergabung dengan Madrasah Aliyah Metro Filial yang diketuai oleh Bapak M. Akhirnya pada tahun 1979 Madrasah Tsanawiyah Metro mengusulkan kepada Madrasah Tsanawiyah Negeri Poncowati untuk dijadikan Madrasah Tsanawiyah Negeri Poncowati kelas Jauh. Madrasah Tsanawiyah Negeri Poncowati yang berlokasi di Metro, diketuai oleh Bapak Syaiful Parjono, BA.
Setelah itu bernama Madrasah Tsanawiyah Negeri Filial Metro, tepatnya tahun 1979 oleh kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri Poncowati diserahkan ke Departemen Agama Pusat oleh Kantor Departemen Agama Pusat melalui Kanwil Kemenag Provinsi Lampung Agama. Dengan keluarnya SK dari pusat, maka Madrasah Tsanawiyah Negeri Metro Filial tidak lagi bergabung dengan Madrasah Tsanawiyah Negeri Poncowati.
Keadaan Gedung dan Letak Geografis MTs Negeri Metro Batanghari 32
Mengenai kegiatan pengelolaan belajar mengajar (KBM) yang dilakukan oleh guru Aqidah Akhlak, penulis melakukan observasi dengan cara mengamati langsung pembelajaran yang dilakukan oleh guru di kelas maupun dengan melakukan wawancara. Permasalahan dalam proses belajar mengajar ini adalah kemampuan siswa yang masih terbatas dan pengetahuan guru Aqidah Akhlak tentang KTSP masih terbatas. Berdasarkan data-data di lapangan yang telah dikumpulkan melalui metode observasi dan wawancara yang telah dijelaskan di atas, penulis melakukan hal ini dalam hal ini untuk melihat implementasi KTSP di Bidang Kajian Aqidah Akhlak yang mengacu pada komponen-komponen KTSP. , serta metode dokumentasi yang penulis gunakan sebagai metode pendukung dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang profil daerah penelitian.
Akhmad Zazuli, sepertinya sudah pasrah dengan apa yang dibuat KKG sehingga pengembangan atau penggelaran mata pelajaran KTSP Aqidah Akhlak di MTs Negeri Metro Batanghari jauh dari yang diharapkan hal ini juga dimungkinkan karena latar belakang usianya yang sudah tua sehingga hal memimpin mereka merasa malas untuk memahami hal-hal baru yang belum pernah diterapkan pada kurikulum sebelumnya. Penerapan bidang studi Aqidah Akhlak KTSP yang benar adalah bagaimana seorang guru dapat menerapkan secara utuh komponen-komponen yang ada di dalam KTSP itu sendiri yaitu bidang studi Aqidah Akhlak, mulai dari pembuatan silabus, RPP, hingga penilaian kelas, dengan tidak menghilangkan salah satu komponen dari komponen KTSP lainnya. Dan tentunya keberhasilan pelaksanaan KTSP itu sendiri didukung dengan fasilitas yang memadai, sehingga pelaksanaan KTSP khususnya Bidang Kajian Aqidah Akhlak dapat berjalan dengan lancar.
Solusi yang dapat penulis tawarkan adalah penerapan KTSP yang benar dalam bidang kajian Aqidah Akhlak adalah bagaimana seorang guru Aqidah Akhlak dapat mengimplementasikan secara penuh komponen-komponen yang terdapat dalam KTSP itu sendiri, mulai dari tugas guru membuat silabus, RPP. , dalam penilaian kelas. , dengan penuh semangat dan tanggung jawab dengan tidak menghilangkan salah satu komponen dari komponen KTSP lainnya. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang dilakukan penulis, penulis dapat menyimpulkan penelitian ini bahwa kesiapan guru Aqidah Akhlak dalam pelaksanaan KTSP di MTs Negeri Metro Batanghari tahun pelajaran 2012/2013 belum dapat berjalan dengan baik. , karena hanya sebagian kecil komponen KTSP yang dapat diimplementasikan penerapannya dalam pembelajaran. Artinya guru dalam pelaksanaan KTSP bidang kajian Aqidah Akhlak dapat berjalan dengan baik, bila persiapan yang dilakukan sebelum pelaksanaan KTSP dapat dipersiapkan dengan baik, seperti menyusun rencana pembelajaran (LPP), menentukan media atau alat peraga yang akan dibuat. digunakan dan sebagainya.
Diharapkan para guru Aqidah Akhlak selalu semangat mengembangkan KTSP sebagai tanggung jawab guru untuk memberikan pengajaran yang terbaik kepada siswa.
Kondisi Sarana dan Prasarana
Keadaan Guru dan Karyawan MTs Negeri Metro Batanghari
MTsN Metro Batanghari saat ini dipimpin oleh Muhammad Nurdin, S.Ag sebagai Direktur MTs Negeri Metro Batanghari dan dibantu oleh masing-masing 4 orang wakil direktur.
Implementasi KTSP Dalam Mata Pelajaran Aqidah Akhlak di MTs
- Realitas Pelaksanaan KTSP di MTs Negeri Metro Batanghari
- Realitas Persiapan Guru Aqidah Akhlak Sebelum Mengajar
- Faktor Penghambat Penerapan KTSP di MTs Negeri Metro Batanghari 46
Berdasarkan hal tersebut saja dapat dipahami karena kurikulum diambil alih langsung dari kerja di KKG, sehingga dengan membuat RPP terkesan apa adanya, sehingga pelaksanaannya tidak maksimal. Dari wawancara yang dilakukan penulis dengan Drs. Akhmad Zazuli pada tanggal 1 Februari 2013 beliau menyatakan bahwa “jika ditanya bagaimana mengelola kegiatan belajar mengajar secara umum sudah baik, selain pelajaran Aqidah Akhlak yang mudah dipahami, materi pelajaran setiap tahunnya tentu hanya sekitar masalah jadi kita secara langsung atau tidak langsung paham dengan materi yang akan diberikan tetapi ada sedikit perbedaan dalam mengembangkan teori yang dilakukan Hal ini menunjukkan bahwa dia sudah tua atau sudah tua jadi setidaknya dalam hal mengelola proses belajar mengajar kegiatan.
Sedangkan pada penilaian kelas yang dilakukan oleh guru Aqidah Akhlak, yang penulis lihat dari penilaian kelas dengan melihat legger yang ada, penilaian kelas yang dilakukan oleh guru Aqidah Akhlak sudah baik karena mengacu pada pelaksanaan KTSP yang sebenarnya yaitu penilaian siswa dari sudut pandang kognitif. , afektif dan psikomotorik. Namun dalam hal ini penulis tidak terlalu mengetahui apakah penilaian yang dilakukan oleh guru tersebut benar-benar murni penilaian secara kasat mata. Berdasarkan analisis di atas, penulis dapat menyimpulkan bahwa dalam hal ini penulis tidak dapat menyalahkan guru Aqidah Akhlak secara langsung, akan tetapi perlu adanya tindak lanjut dari semua pihak untuk secara maksimal melaksanakan KTSP secara bersama-sama, kecuali peran Kepala Sekolah dalam pelaksanaan KTSP. pengawasan dewan guru harus lebih aktif terutama dalam hal pelaksanaan KTSP ini.
Dalam hal ini, penulis analisis sebenarnya menunjukkan hal yang sama dalam pembuatan program semester (Promes) dengan pembuatan program tahun (Prota), karena kurangnya pengetahuan dan kemalasan guru untuk membuat program semester. Faktor-Faktor Penghambat Pelaksanaan KTSP di MTs Negeri Metro Batanghari Faktor penghambat pelaksanaan KTSP ternyata karena adanya faktor penghambat pelaksanaan KTSP. sekolah masih terbatas.
Saran
Diharapkan kepala sekolah selalu berpartisipasi dalam pengembangan KTSP dengan terus memantau dewan guru dalam pelaksanaan KTSP dan selalu melakukan evaluasi. Harus selalu memberikan bimbingan teknis, supervisi dan evaluasi secara terus menerus kepada setiap penyelenggara pendidikan mengenai pelaksanaan KTSP yang dilakukan. Terhadap Prestasi Pendidikan Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Sekampung Kabupaten Lampung Timur Skripsi Tahun Pelajaran, Metro: STAIN Jurai Siwo, 2010.
Afit Marwiyah, Pengaruh Penerapan Silabus Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa SMK N 1 Metro Disertasi Tahun Pelajaran, Metro: STAIN Jurai Siwo, 2010 Dadang Sukirman, 2007. P3M, Pedoman Penulisan Asli Makalah (Edisi Revisi), Metro: STAIN Jurai Siwo, 2011 Soerjono Soekanto, Pengantar Penelitian Hukum, Jakarta: UI Press, 1986. Penulis lahir di Sumur Way Bandung Jepara, Lampung Timur, anak ketiga dari tujuh bersaudara dari Bpk. . Sanukri dan Ibu Siti Aulia.
Sedangkan pendidikan menengah penulis berlangsung di SMA Muhammadiyah 1 Way Jepara pada tahun 2005 dan berakhir pada tahun 2008. Kemudian melanjutkan pendidikan di STAIN Jurai Siwo Metro Jurusan Tarbiyah Program Studi Pendidikan Agama Islam mulai Semester I (satu) tahun 2008/ Tahun pelajaran 2009.