• Tidak ada hasil yang ditemukan

SLIDE TENTANG KALKULUS 1 M. YUSUF FAJAR

N/A
N/A
Fahira Rusdiawan

Academic year: 2023

Membagikan "SLIDE TENTANG KALKULUS 1 M. YUSUF FAJAR"

Copied!
31
0
0

Teks penuh

(1)

KALKULUS 1

M. YUSUF FAJAR

(2)

Silabi :

1 . Sistem Bilangan Real

2. Persamaan dan pertidaksamaan

3. Nilai Multlak dan sifat-sifatnya dalam menyelesaikan pertidaksamaan

4. Fungsi dan Operasi Fungsi 5. Fungsi dan Operasi Fungsi 6. Limit Fungsi

7. Kekontinuan Fungsi

* UTS

(3)

8. Teori Dasar Turunan

9. Turunan Fungsi Trigonometri

10. Aturan Rantai dan turunan tingkat tinggi 11. Pendiferensialan implisit

12. Penggunaan Turunan dalam mencari gradient 13. Maksimum dan minimum

14. Penerapan Turunan

* UAS

(4)

Evaluasi/Penilaian:

Pustaka:

• Purcell, Kalkulus dan Geometri Analitis

• Anton, H. 2004. Calculus, 7th ed, New York, Jhon Willey & SONS,INC.

NILAI

E D C C+ B- B B+ A- A

0 –44 44.01– 52.49 52.5 –59.49 59.563.49 63.5 67.49 67.5 –71.49 71.5 75.49 75.5 79.49 79.5 – 100

Tugas-tugas 10%

Kuis 20%

Ujian Tengah Semester 35%

Ujian Akhir Semester 35%

(5)

Sistem Bilangan Real

• Bilangan-bilangan asli : 1,2,3,…

• Bilangan-bilangan bulat : …, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, …

• Bilangan-bilangan rasional :

3

4

,

2

1

, −

1

5

,

𝑚

𝑛

,

• Bilangan rasional : 𝑟 =

𝑚

𝑛

, m dan n bilangan bulat, n0

• Bilangan takrasional 2, 3, 𝜋

• Sekumpulan bilangan (rasional dan takrasional) bersama-sama dengan negatifnya dan nol, dinamakan bilangan-bilangan real.

, ,

(6)

.

N : bilangan asli

Z : bilangan bulat Q : bilangan rasional

R : bilangan real

N : 1,2,3,….

Z : …,-2,-1,0,1,2,3…

0 ,

,

,

= m n Z n n

q m Q :

Irasional Q

R =

, 3 , 2

Contoh Bil Irasional

N ⊂ 𝑍 ⊂ 𝑄 ⊂ 𝑅

(7)

• Garis bilangan

• Setiap bilangan real mempunyai posisi pada suatu garis yang disebut dengan garis bilangan(real).

• Selang

• Himpunan bagian dari garis bilangan disebut selang

0 1 -3

2

(8)

• Jenis-jenis selang

Himpunan selang

{x x < a} (-,a)

{x x a} (-,a]

{xa < x < b} ( )a,b

{xa x b} [ ]a,b

{x x >b} ( )b,

{x x b} [ )b,

{x x} (-, )

Grafik

a a

a b

a b

b b

(9)

• OPERATOR ARITMATIKA

• Penjumlahan ( + )

• Pengurangan ( - )

• Perkalian ( . , * )

• Pembagian ( / , : )

• HIRARKI OPERATOR

• ( ) kurung

• ^ pangkat

• . , * , /, : kali, bagi

• +, – tambah, kurang

(10)

Sifat-sifat Medan (Field)

• Hukum Komutatif : x + y = y + x dan x y = y x

• Contoh : 2 + 3 = 3 + 2 = 5 dan 2 . 3=3 . 2 = 6

• Hukum Asosiatif : x + (y + z) = (x + y) + z dan x (y z) = (x y) z

• Contoh: 2 + (3 + 5) = (2 + 3) + 5 = 10 dan 2 (3 . 5) = (2 . 3) 5 = 30

• Hukum Distributif : x (y + z) = x y + x z

• Contoh: 2 (3 + 5) = 2 . 3 + 2 . 5 = 16

(11)

• Elemen-elemen identitas

• Terdapat 0 dan 1 yang memenuhi sifat x + 0 = x dan x.1 = x

• 0 adalah elemen identitas terhadap penjumlahan

• 1 adalah elemen identitas terhadap perkalian

(12)

• Balikan(invers)

• Setiap bilangan real x mempunyai balikan aditif – x, yang memenuhi x + (– x)=0

• Contoh: 2 + (– 2) = 0, balikan(invers) dari 2 terhadap penjumlahan adalah – 2

• Setiap bilangan real x mempunyai balikan perkalian 𝑥

−1

, yang memenuhi 𝑥. 𝑥

−1

= 𝑥.

1

𝑥

= 1

• Contoh: 2. 2

−1

= 2.

1

2

= 1, balikan(invers) dari 2 terhadap perkalian adalah 2

−1

=

1

2

(13)

.

Sifat Bilangan Negatif

Sifat Contoh

1. (– 1)a = – a (– 1)7= – 7 2. – (– a) = a –(– 8) = 8

3. (– a)b = a(– b) = – (ab) (– 3)8 =3(– 8)= – (3 . 8)= – 24 4. (– a)(– b) = ab (– 6)(– 4) = 6 . 4 =24

5. –(a+b) = – a – b –( 8+9) = – 8 – 9 = – 17 6. –(a - b) = – a + b (7 – 5) = – 7 + 5 = – 2

(14)

Sifat-Sifat Pembagian

Sifat Contoh Deskripsi

1. 𝑎 𝑏 𝑐

𝑑 = 𝑎𝑐 𝑏𝑑

3 7 8

5 = 3 . 8

7 . 5 = 24 35 2. 𝑎

𝑏: 𝑐

𝑑 = 𝑎 𝑏 𝑑

𝑐

5 4:3

7 = 5 4 7

3 = 35 12 3. 𝑎

𝑐 + 𝑏

𝑐 = 𝑎 + 𝑏 𝑐

6 7 + 8

7 = 6 + 8

7 = 14

7 = 2

Operasi kali antar dua pembagian sama dengan

perkalian antar pembilang dibagi dengan perkalian antar penyebut

Operasi bagi antar dua pembagian sama dengan membalik pembagi kemudian mengkalikan

Penjumlahan dua pembagian yang mempunyai penyebut sama adalah dengan menjumlahkan pembilangnya

4. 𝑎 𝑏 + 𝑐

𝑑 = 𝑎𝑑 + 𝑏𝑐 𝑏𝑑

2 3 + 5

6 = 2.6 + 3.5

3.6 = 27 18

Untuk menjumlahkan dua pembagian yang mempunyai penyebut yang berbeda sama dengan membuat

penyebut persekutuan. Kemudian jumlahkan kedua pembilangnya

5. 𝑎𝑐

𝑏𝑐 = 𝑎 𝑏

3. 8

5 . 8 = 3 5

Bilangan dapat dicoret jika pembilang dan penyebut mempunyai faktor persekutuan

6. Jika 𝑎

𝑏 = 𝑐

𝑑

maka 𝑎𝑑 = 𝑏𝑐

Jika 2

3 = 4

maka 2 . 6 = 3 . 46

Perkalian silang

(15)

Contoh :

1). 4 − 3(8 − 12) − 6 = … Penyelesaian :

4 − 3(8 − 12) − 6 = 4 − 3(− 4) − 6 = 4+12 − 6 = 10 2). 2[3 – 2(4 – 8)] = …

Penyelesaian :

2[3 – 2(4 – 8)] = 2[3 – 2(– 4)] = 2[3+8] = 2[11] = 22 3). – 4[3(– 6+13) – 2(5 – 9)] = …

Penyelesaian :

– 4[3(– 6+13) – 2(5 – 9)] = – 4[3(7) – 2(– 4)]= – 4[21+8]= – 4[29]= – 116

(16)

4).

5

6

1

4

+

2

3

= … Penyelesaian :

5

6 − 1

4 + 2

3 = 5

6 − 3

12 + 8

12 = 5

6 − 11 12

= 10

12 − 11

12 = −1

12

(17)

5).

3

4

7

12

2

9

= ⋯ Penyelesaian :

3

4 − 7

12 − 2

9 = 3

4 − 21

36 − 8

36 = 3

4 − 13 36

= 27

36 − 13

36 = 14

36 = 7

18

(18)

Latihan :

1). 5[ – 1(7+12 – 16) + 4] + 2 = … 2).

1

3

[

1

2

1

4

1

3

+

1

6

] = ⋯

3 ).

1

2 3

4 + 7

1 8

2 + 3

4 7

8

= …

(19)

• Perbandingan atau rasio, digunakan untuk membandingkan besaran suatu objek dengan besaran objek lainnya.

• Besaran objek yang dibandingkan bermacam-macam, mulai dari panjang, waktu, massa, kecepatan, banyak benda, tinggi badan, dan lain sebagainya.

• Perbandingan Senilai.

• Perbandingan senilai adalah perbandingan dua besaran yang digambarkan, bila nilai suatu besaran naik/meningkat, maka nilai besaran yang lain akan ikut naik/meningkat pula. Sebaliknya, jika nilai suatu besaran menurun, maka nilai besaran yang lain juga ikut menurun.

• Contoh perbandingan senilai adalah sebagai berikut : 1. Perbandingan antara jumlah barang dan harga barang.

2. Perbandingan antara jumlah pekerja dan upah yang dikeluarkan.

(20)

• Jika 𝒂𝟏

𝒂𝟐 = 𝒃𝟏

𝒃𝟐 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝒂𝟏: 𝒂𝟐 = 𝒃𝟏: 𝒃𝟐, maka 𝒂𝟏𝒃𝟐 = 𝒂𝟐𝒃𝟏

• Contoh1:

• Harga 4 liter pertamax Rp. 58.000,-. Berapa harga 15 liter pertamax ?

• Penyelesaian :

Jika jumlah pertamax naik, maka harga pertamax yang dibayar naik juga.

𝑎1 = 4, 𝑎2 = 15 , 𝑏1 = 58.000, 𝑏2 = 𝑥 𝑎1: 𝑎2 = 𝑏1: 𝑏2 → 4 ∶ 15 = 58.000 ∶ 𝑥

4𝑥 = 15 58.000 = 870.000 → 𝑥 = 870.000

4 = 217.500

Jadi harga 15 liter pertamax yang harus dibayarkan Rp. 217.500,-.

Dapat juga dicari berdasarkan harga satuan.

Harga 1 liter pertamax Rp. 14.500,-. Jadi harga 15 liter pertamax Rp. 217.500,-

(21)

Perbandingan berbalik nilai.

Bila suatu besaran naik, maka besaran yang lain akan turun.

Rumus: 𝒂𝟏

𝒂𝟐 = 𝒃𝟐

𝒃𝟏 atau 𝒂𝟏𝒃𝟏 = 𝒂𝟐𝒃𝟐

Contoh:

1. Empat buah mesin dapat menyelesaikan pekerjaan bordir kain selama 30 jam.

Bila dikerjakan oleh 6 buah mesin, berapa waktu yang dibutuhkan.

Penyelesaian :

Jika dikerjakan oleh 4 mesin dapat diselesaikan selama 30 jam, maka dengan 6 mesin waktu penyelesaian akan lebih cepat dari 30 jam ( semakin kecil).

𝑎1 = 4, 𝑎2 = 6 , 𝑏1 = 30 , 𝑏2 = ⋯

𝒂𝟏

𝒂𝟐 = 𝒃𝟐

𝒃𝟏 𝟒

𝟔 = 𝒃𝟐

𝟑𝟎 , maka 6 𝑏2 = 120 → 𝑏2 = 20 Waktu yg dibutuhkan : 20 jam.

(22)

2. Seorang peternak mempunyai persediaan pakan ternak untuk 72 ekor ayam selama 10 hari. Peternak itu membeli 18 ekor lagi, maka dalam beberapa hari persediaan pakan itu akan habis. Tentukan dalam berapa hari persediaan akan habis.

Penyelesaian:

Jika ayam bertambah, berarti persediaan pakan semakin cepat habis atau banyak hari berkurang. Jadi, persediaan ini merupakan perbandingan berbalik nilai.

𝑎1 = 72, 𝑎2= 72 + 18 = 90 , 𝑏1 = 10 , 𝑏2 = ⋯

𝒂𝟏

𝒂𝟐 = 𝒃𝟐

𝒃𝟏𝟕𝟐

𝟗𝟎 = 𝒃𝟐

𝟏𝟎 , maka 90 𝑏2 = 720 → 𝑏2 = 720

90 = 8

Persediaan pakan ayam untuk 90 ekor akan habis dalam waktu 8 hari.

(23)

3. Suatu pekerjaan jika dikerjakan oleh 6 orang akan selesai dalam 20 hari.

Jika pekerjaan tersebut dikerjakan oleh 10 orang, maka berapa hari pekerjaan tersebut dapat diselesaikan?

Penyelesaian :

Jika dikerjakan oleh 6 orang pekerjaan tsb dapat diselesaikan dalam 20 hari, maka dengan dikerjakan oleh 10 orang waktu penyelesaian akan lebih cepat dari 20 hari (semakin kecil).

𝑎1 = 6, 𝑎2 = 10 , 𝑏1 = 20 , 𝑏2 = ⋯

𝒂𝟏

𝒂𝟐 = 𝒃𝟐

𝒃𝟏𝟔

𝟏𝟎 = 𝒃𝟐

𝟐𝟎 , maka 10 𝑏2 = 120 → 𝑏2 = 12

Jadi dengan 10 orang, pekerjaan tsb akan diselesaikan dalam waktu 12 hari.

(24)

Desimal Berulang

• Bilangan rasional dapat dinyatakan dalam bentuk desimal berulang.

• Contoh:

• 1).

1

2

= 0,500000

• 2).

1

3

= 0,33333333 …

• 3).

2

3

= 0,66666666 …

• 4).

3

11

= 0,27272727 …

• 5).

13

11

= 1. 18181818…

(25)

Desimal takberulang

• Bilangan tak-rasional dapat ditulis dalam bentuk desimal tak-berulang.

• Contoh:

• 1). 2 = 1,4142135623731 …

• 2). 3 = 2,2360679774997 …

• 3). 𝜋 = 3,14159265358979 …

(26)

• Pangkat Bilangan Bulat

• Sebuah perkalian dari bilangan yang identik sering kali dinyatakan sebagai pangkat, sebagai contoh 3 · 3 · 3 = 33.

Notasi pangkat

Jika a suatu bilangan Riil dan n sebuah bilangan bulat, maka pangkat n dari a adalah:

Bilangan a disebut basis dan n disebut eksponen

 

 

kali n

n

a a a a

a =       

(27)

• Perkalian dua perpangkatan yang mempunyai basis sama, yaitu dengan menjumlahkan eksponennya:

• 4

3

x 4

-1

= 4

(3-1)

= 4

2

= 16

• atau dapat kita nyatakan sebagai

m n

n n m

m n

m

a a a a a a a a a a a

a

+

+

=



=





=

                 

kali kali kali

) (

)

(

(28)

• Contoh:

• 2

−3

=

1

23

=

1

8

Pangkat Nol dan Negatif

Jika a 0 suatu bilangan Riil dan n sebuah bilangan bulat, maka:

1

dan

0

=

a

n n

a a 1

-

=

(29)

Aturan Eksponen

𝑛

𝑏 = 𝑏

𝑛1

• 𝑏

0

= 1

• 𝑏

−𝑟

=

1

𝑏𝑟

• 𝑏

𝑟

𝑏

𝑠

= 𝑏

𝑟+𝑠

• 𝑏

𝑟 𝑠

= 𝑏

𝑟𝑠

• 𝑎𝑏

𝑟

= 𝑎

𝑟

𝑏

𝑟

(30)

• Sederhanakan :

1). 𝑦

3

𝑦

5

= ⋯ 2). 𝑦

4 3

= ⋯ 3). 2𝑎

3 2

= ⋯ 4). 5

−2

= ⋯

5).

1

4

−2

= ⋯

6).

4𝑟3𝑠−1

2𝑟2𝑠−2

= ⋯ 7).

3𝑥2𝑦−1

𝑥−1𝑦2

−2

= ⋯

(31)

• Sederhanakan:

1). 8

2

3

= ⋯ 2). 4

1

2

=...

3).

9

16

3

2

= ⋯

4).

8

27

2

3

= ⋯

5).

36𝑥3

9𝑥

= ⋯

Referensi

Dokumen terkait

Bila pekerjaan tersebut diselesaikan oleh 2 orang pekerja yang memiliki kemampuan sama, maka dapat selesai dalam waktu … hari.. Disebuah negeri impian, dalam seminggu

Bila pekerjaan tersebut diselesaikan oleh 2 orang pekerja, maka dapat selesai dalam waktu ……... Jika besok adalah hari senin, maka kemarin adalah

6 Biaya servis yang terjangkau 7 Perbaikan yang cepat 8 Pengiriman spare part yang telah dipesan 9 Kedatangan teknisi sesuai janji 10 Waktu

Untuk membuktikan pernyatan tsb, kemudian Ai anilit sampel random sebanyak 20 hari keria dan diperoleh rata-rata 23 orang dengan standar deviasi 6 orang?. Bilarnana

Apabila pekerjaan fllembuat kebun baru tidak dapat diselesaikan dalam satu hari maka biasanya orang- orang akan berembuk lag i untuk men cari waktu yang tepat g un

(1) Penyelesaian sisa pekerjaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (2) diberikan kesempatan untuk diselesaikan melewati Tahun Anggaran berkenaan dengan batas

Sedangkan dengan menggunakan sistem roro shoring memerlukan waktu 66 hari, dan hal ini berarti bahwa pekerjaan mengalami waktu keterlambatan selama 6 hari atau 10% dari waktu

Setelah melakukan pemampatan durasi, maka didapat durasi waktu penyelesaian 114 hari dan jumlah SDM pada pekerjaan yang dipercepat menjadi bertambah 25,91 %