• Tidak ada hasil yang ditemukan

SOAL WAJIB AMPLOP NOMOR

N/A
N/A
achmad afnanudin

Academic year: 2023

Membagikan "SOAL WAJIB AMPLOP NOMOR"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

AMPLOP NOMOR 1

SOAL WAJIB

1. Rumusan Pasal 2 ayat (3) Undang-Undang Dasar adalah…

Jawaban: Segala putusan Majelis Permusyawaratan Rakyat ditetapkan dengan suara yang terbanyak

2 Sebutkan substansi dan amanat dari Ketetapan MPR Nomor VIII/MPR/2001 tentang Rekomendasi Arah Kebijakan Pemberantasan dan Pencegahan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme!

Jawaban: Substansi: Ketetapan ini mengamanatkan untuk mempercepat dan lebih menjamin efektivitas pemberantasan KKN sebagaimana diamanatkan dalam TAP MPR No. XI/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas KKN, serta berbagai peraturan perundang-undangan yang terkait. Amanat TAP MPR No.

I/MPR/2003: Memerintahkan pembentukan undang-undang serta peraturan pelaksanaannya untuk percepatan dan efektivitas pemberantasan dan pencegahan KKN sampai terlaksananya seluruh ketentuan dalam ketetapan ini.

3.

Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara Republik Indonesia Nomor XXV/MPRS/1966 adalah tentang…

Jawab: Pembubaran Partai Komunis Indonesia, Pernyataan Sebagai Organisasi Terlarang di Seluruh Wilayah Negara Republik Indonesia bagi Partai Komunis Indonesia dan Larangan Setiap Kegiatan untuk Menyebarkan atau Mengembangkan Faham atau Ajaran Komunis/Marxisme Leninisme.

4.

Apa pengertian korban penyalahgunaan narkotika Jawaban :

Adalah seseorang yang tidak sengaja menggunakan narkotika karean dibujuk, diperdaya, ditipu dipaksa, dan tau diancam untuk menggunakan narkoba

(2)

AMPLOP NOMOR 2

SOAL WAJIB

1. Jelaskan latar belakang dibentuknya Mahkamah Konstitusi!

Jawaban: Implikasi dari dianutnya paham negara hukum dalam UUD 1945, dimana dalam negara hukum harus dijaga paham konstitusionalisme yaitu tidak boleh Untuk menjaga ada undang-undang yang bertentangan dengan UUD 1945. prinsip

konstitusionalisme hukum agar ada lembaga khusus yang menjaga kemurnian UUD sebagai hukum dasar tertinggi dan tidak ada undang-undang yang bertentangan dengan UUD 1945.

2

Substansi Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor XV/MPR/ 1998 tentang Penyelenggaraan Otonomi Daerah; Pengaturan, Pembagian, dan Pemanfaatan Sumber Daya Nasional yang Berkeadilan; serta Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah…

Jawab: Penyelenggaraan otonomi daerah dengan memberikan kewenangan yang luas, nyata dan bertanggung jawab di daerah secara proporsional diwujudkan dengan pengaturan, pembagian, dan pemanfaatan sumber daya nasional yang berkeadilan serta perimbangan keuangan pusat dan daerah.

3. Kapan Naskah Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 ditetapkan dan oleh siapa Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 ditetapkan ?

Jawaban :

Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945 oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

4.

Sebutkan pengaruh narkoba bagi pemakainya Jawaban :

Penurunan atau perubahan kesadaran , hilangnya rasa, menghilangan atau mengurangi rasa nyeri dan menimbulkan ketergantungan atau ketagian

(3)

AMPLOP NOMOR 3

SOAL WAJIB

1. Apa makna dari setiap alinie pembukaan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 ?

Jawaban :

Alinie Kesatu yaitu pernyataan bangsa Indonesia yang anti kolonialisme dan imperialisme.

Alinie Kedua yaitu berisi cita-cita luhur bangsa Indonesia

Alinie Ketiga yaitu berisi pernyataan kemerdekaan bangsa Indonesia Alinie Keempat yaitu menyebutkan tujuan bangsa Indonesia

2 Fungsi anggaran yang dimiliki oleh DPR digunakan untuk ...

Jawaban :

Untuk membahas (termasuk mengubah) RAPBN dan menetapkan RAPBN yang ditujukan bagi kesejahteraan rakyat.

.

3. Bagaimana bentuk pembagian daerah di Indonesia ? Jawaban :

Negara Kesatuan Republik Indonesia dibagi atas daerah-daerah provinsi dan daerah provinsi itu dibagi atas kabupaten dan kota, yang tiap-tiap provinsi, kabupaten, dan kota itu mempunyai pemerintahan daerah.

4.

Dalam melaksanakan Program P4GN BNN memiliki 4 pilar, sebutkan 4 pilar ynag dimaksud

Jawaban :

Pilar pencegahan, pilar pemberdayaan masyarakat, pilar pemberantasan dan pilar rehabilitasi

(4)

SOAL REBUTAN SESI I

1. Berapa jumlah anggota hakim konstitusi dan siapa yang menetapkan dan mengajukan ?

Jawaban :

Mahkamah konstitusi memiliki 9 orang anggota hakim konstitusi. Semuanya ditetapkan oleh Presiden. Sedangkan yang mengusulkan adalah 3 orang oleh Mahkamah Agung, 3 orang oleh DPR dan 3 orang lainnya oleh Presiden.

2. Menurut pasal 26 siapakah yang dimaksudkan sebagai warga negara ? Jawaban :

Warga negara adalah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara.

3. Mengapa setelah perubahan keempat Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, BPK dipisahkan dalam bab tersendiri ?

Jawaban :

Hal ini dimaksudkan untuk memberikan dasar hukum yang kuat serta pengaturan rinci mengenai BPK yang bebas dan mandiri serta sebagai lembaga negara yang berfungsi memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara.

4. Jelaskan makna rumusan ” meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa” sebagai tujuan

Mengakomodasi penyelenggaraan sistem pendidikan nasional!

Jawaban: Selain untuk nilai-nilai dan pandangan hidup sebagai bangsa religius mencerdaskan kehidupan bangsa, juga membentuk manusia yang beriman, Menjunjung tinggi nilai-nilai bertaqwa, dan berakhlak mulia. kemanusiaan dan IPTEK, sehingga warga negara mampu menjaga harkat dan martabat, berpihak kepada kebenaran untuk menciptakan kemaslahatan dan kemajuan sesuai nilai-nilai agama dan budaya.

5. . Jelaskan makna pemilihan umum dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil! Jawab: – Langsung: penyampaian suara dalam pemilihan umum, dilaksanakan dengan tanpa diwakilkan. – Umum : menjamin kesempatan yang berlaku menyeluruh bagi semua warga negara, tanpa diskriminasi berdasarkan suku, agama, ras, golongan, jenis kelamin, kedaerahan, pekerjaan, dan status sosial. – Bebas : seluruh warga negara bebas menentukan pilihan tanpa ada intervensi dari pihak manapun. – Rahasia : pilihan rakyat dijamin kerahasiaannya. – Jujur :

penyelenggara, peserta, dan rakyat menyelenggarakan pemilu dengan jujur. – Adil : Pemilu dilaksanakan dengan mengedepankan aspek keadilan.

(5)

6. Pengertian Kuorum rapat Dewan Perwakilan Rakyat untuk mengajukan usul pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden adalah dihadiri oleh sekurang- kurangnya…

Jawab: 2/3 dari jumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat.

7. Rumusan DIATUR DALAM UNDANG-UNDANG yang terdapat dalam pasal atau ayat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 diberi makna hal yang diatur dalam ketentuan itu harus dirumuskan dalam sebuah undang-undang yang khusus diterbitkan untuk kepentingan itu.

Jawab: Salah

8. Rokok, coffe dan lem masuk dalam jenis narkoba apa…

Jawab : Bahan aditif

9. Jelaskan apa yang dimaksud dengan grasi dan rehabilitasi, dan mengapa dalam memberikan grasi dan rehabilitasi, Presiden harus memperhatikan Grasi:

Pengurangan hukuman pertimbangan dari Mahkamah Agung! Jawab: atau

pengampunan yang diberikan Presiden kepada seseorang atau sekelompok orang dan kepadanya telah memiliki putusan hukum tetap dari Rehabilitasi: Pemulihan nama baik dari Presiden kepada pengadilan. seseorang atau sekelompok orang yang melanggar hukum dan telah memiliki putusan tetap dari pengadilan, tetapi

dikemudian hari ternyata terbukti Alasan: karena sifatnya lebih cenderung pada tidak bersalah. persoalan/pertimbangan hukum, dimana MA adalah lembaga pemegang kekuasaan dibidang peradilan; merupakan penjabaran dari prinsip checks and balances system

10. Coba sebutkan pengertian dari psikotropika Jawab :

Psicotropika adalah zat atau obat baik alami maupun sintetis bukan narktika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan syaraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktifitas mental dan perilaku

Referensi

Dokumen terkait

Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat atau yang disingkat TAP MPR merupakan salah satu sumber hukumyang berlaku di Indonesia.Kedudukan Ketetapan Majelis

Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor I/MPR/2003 Tentang Peninjauan Terhadap Materi Dan Status Hukum Ketetapan Majelis Permusyawaratan

Bahwa sebagai pelaksanaan dari Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor XI/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi

Pasal 4 angka 4 Ketetapan MPR Nomor I/MPR/2003 tentang Peninjauan terhadap Materi dan Status Hukum Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara dan Majelis

Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor XVI/MPR/1998 tentang Politik Ekonomi dalam Rangka Demokrasi Ekonomi, dinyatakan tetap berlaku dengan

Ketentuan dari pemberlakuan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor XVI/MPR/1998 tentang Politik Ekonomi Dalam Rangka Demokrasi Ekonomi adalah…

VIII/MPR/1998 telah mencabut dan menyatakan tidak berlaku lagi Ketetapan Majelis. Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor IV/MPR/1983

Ketentuan dari pemberlakuan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor XVI/MPR/1998 tentang Politik Ekonomi Dalam Rangka Demokrasi Ekonomi adalah…