video ini sangat membantu kita sebagai pendidik, dan sangat sangat bermanfaat, kita jadi tau bagaimana cara menghadapi anak yang mogok belajar/tidak mau belajar, jadi alasan anak tidak mau belajar yaitu ada beberapa kemungkinan pertama, anak takut, kedua anak dipaksa untuk mengerjakan tugas, ketiga, anak bertengkar dengan temen, keempat, anak sakit hati dengan perkataan gurunya. Solusinya yaitu guru harus melakukan home visit, dan melakukan wawancara terhadap orang tua siswa yang mogok belajar.
Dalam video digambarkan cara guru mengatasi anak yang mogok tidak mau belajar dalam video ini sangat bagus karena dengan memahami penyebabnya, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, membangun komunikasi yang efektif, menyesuaikan metode belajar, memberikan dukungan dan motivasi, melibatkan orang tua, guru dapat membantu anak untuk kembali bersemangat belajar dan mencapai potensi mereka. Video ini sangat bermanfaat bagi guru PAUD.
Terima kasih.
Video sangat bermanfaat bagi pendidik untuk mengatasi anak yang teman temannya. Mogok belajar dengan anakAnak mogok tidak mau belajar dengan temanya guru harus membentuk, memotivasi dan membangkitkan rasa ingin tau anak, dunia anak PAUD Adalah dunia bermain.
Seringkali anak mogok belajar atau tidak mau gabung dengan teman temanya kemungkinan ada penyebabnya entah anak merasa takut, anak dipaksa untuk mengerjakan tugas yang dia belum mampu untuk mengerjakan dan teman temanya sudah bisa mengerjakan, atau mungkin anak bertengkar dengan teman sekelasnya, bisa jadi anak sakit hati terhadap ucapan atau perilaku guru terhadap dirinya. Jika guru sudah mengetahui alasan mengenai apa yang terjadi pada anak maka solusinya, guru menggali keterangan mendalam dari anak dan orang tua dengan home visit agar mendapatkan penjelasan dan guru menjadi paham mengenai apa yang menjadi masalah. Jika anak belum mau masuk sekolah anak diberi pilihan mau belajar bersama teman temanya di kelas atau di ruang guru, perpustakaan. Kadang penyebabnya kerena anak bosan berada di kelas dengan begitu guru memberikan kesempatan untuk bermain di luar kelas sesuai waktu yang telah disepakati. Anak merasa bosan bisa juga menjadi penyebab anak mogok belajar dengan teman guru bisa mengadakan kegiatan pengayaan.
Saya Rusleli Nauli Basa Sianipar dari PokJar Medan.
Pada Video ini, diceritakan bahwa ibu guru menceritakan suatu cerita mengenai keluarga Kancil, namun anak-anak tidak tertarik mendengarkan cerita tersebut. Hal ini dapat disebabkan karena pengelolaan kelas yang kurang tepat oleh para guru.
Hal ini dapat diatasi dengan cara-cara antara lain:
1. Pilih cerita yang menarik yang disukai oleh anak-anak. Cerita yang sederhana, lucu dan menyenangkan tentu akan lebih disukai anak. Tetunya guru juga harus mempersiapkan cerita yang akan dibacakan dengan baik sehingga dapat menceritakannya dengan jelas.
2. Perhatikan posisi duduk anak. Dengan posisi duduk anak yang nyaman dan tidak terhalang, maka anak dapat lebih memperhatikan guru dengan jelas. Pada video awal anak disusun berjejer sehingga anak yang duduk dibelakang akan terhalang pandangannya. Di video selanjutnya anak duduk melingkar sehingga semua anak dapat melihat guru tanpa terhalang oleh temannya.
3. Sebelum bercerita minta anak untuk sungguh-sungguh memperhatikan, bagi yang bisa memjawab pertanyaan guru akan diberikan penghargaan. Dengan adanya penghargaan, maka anak- akan akan lebih tertarik untuk memperhatikan cerita yang disampaikan oleh gurunya.
4. Gunakan alat peraga. Dengan adanya alat peraga, maka anak-anak dapat memvisualisasikan /membayangkan dalam pikirannya mengenai cerita yang disampaikan oleh gurunya.
5. Gunakan intonasi, mimik dan gerak tubuh yang lebih ekspresif. Intonasi yang datar dan tanpa mimik dan gerak tubuh akan membuat anak bosan dan tidak memperhatikan guru bercerita, seperti di video dimana anak merasa cerita ibu guru tidak seru. Dengan menggunakan intonasi, mimik dan gerak tubuh yang lebih ekspresif akan lebih dapat menarik perhatian anak untuk lebih memperhatikan guru saat bercerita.
6. Beri kesempatan individual kepada anak untuk menceritakan kembali apa yang diceritakan oleh guru. Hal ini dapat memancing anak untuk dapat berinteraksi dengan guru dan teman- temannya. Dengan begitu, anak-anak tentunya akan memperhatikan cerita guru sehingga anak dapat menceritakan kembali cerita yang disampaikan oleh guru.
RANCANGAN SATU SILKUS Siklus : 2 (Dua) Tema : Alam Semesta Kelompok : B
Tanggal : 26 April s/d 30 April 2024
Tujuan Perbaikan : Meningkatkan Kemampuan membaca anak kelompok B menggunakan kartu kata bergambar melalui metode bernyanyi di TK SWASTA DESIREE
Identifikasi Masalah :
1. Anak mengalami kesulitan dalam membaca
2. Anak kurang fokus dalam kegiatan membaca bersama karena jarak antara papan tulis dan tempat duduk anak jauh
3. Penggunaan media yang kurang mrnarik minat anak
4. Kegiatan membaca anak menunjukkan hasil yang tidak sesuai harapan Analisi Masalah
Dari keempat masalah yang teridentifikasi, masalah yang akan dipecahkan adalah kurangnya minat dan kemampuan anak kelompok B dalam kegiatan belajar membaca. Merupakan masalah yang sangat penting. Penyebab masalah tersebut adalah kerena media yang digunakan guru kurang kreatif dan inovatif sehingga hasil belajar tidak sesuai harapan.
Masalah penggunaan media yang kurang sesuai dengan tingkat perkembangan anak dan upaya peningkatan minat serta kemampuan membaca anak dapat diatasi dengan menggunakan media dan strategi yang lebih menarik minat baca anak yaitu dengan menggunakan media kartu kata bergambar dengan strategi bernyanyi.
Perumusan Masalah
Apakah media kartu kata bergambar dengan media bernyanyi dapat meningkatkan kemampuan membaca anak kelompok B di TK SWASTA DESIREE?
RENCANA KEGIATAN RKH
KE
PEMBUKAAN INTI PENUTUP
1 1. Tanya jawab tentang macam-macam tata surya
1. Menulis kalimat sederhana 2. Menghubungkan
kata dengan gambar
1. Melompat dari ketinggian II 2. Bernyanyi bersama
“Matahari Tenggelam”
1. Kolase gambar matahari 2. Menyusun kartu
kata bergambar
1. Mengucap syair
“ Matahari”
III 3. Bercakap-cakap tentang tolong menolong
1. Mengenal
penjumlahan sederhana
2. Membaca sambil bernyanyi
3. Membaca buku cerita
1. Mengulang kembali tentang sifat terpuji
2. Mengevaluasi IV 4. Melengkapi Syair lagu 1. Menarik garis dari
angka ke gambar
2. Menyusun Puzzel Huruf
1. Menyanyi
kembali syair lagu
2. Meniru pola gambar bilan, bintang dan matahari
3. Mengevaluasi kegiatan hari ini Kendala pada R1S diatas adalah dimana tiap anak memiliki kemampuan menerima instruksi yang berbeda-beda.