• Tidak ada hasil yang ditemukan

SOP PENYULUHAN HIV AIDS KESEKOLAH

N/A
N/A
Cici Yuliza

Academic year: 2025

Membagikan "SOP PENYULUHAN HIV AIDS KESEKOLAH"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

PENYULUHAN HIV/AIDS DAN NAPZA KE SEKOLAH

SOP

No.

Dokumen

: 301 / SOP /HC-PKB/I/2022 No.Revisi : 00

Tanggal Terbit

: 03 Januari 2022 Halaman : 1/3

UPTD PUSKESMAS PAUH KAMBAR

dr. FITRIATI MATONDANG NIP. 19711119200604 2 007

1. PENGERTIAN Prosedur ini mengatur proses penyuluhan kesehatan tentang pencegahan HIV/AIDS dan penyalahgunaan NAPZA disekolah.

2. TUJUAN Memberikan pendidikan kesehatan bagi siswa sekolah untuk berperilaku hidup bersih dan sehat serta tidak terjerumus dalam Penyalahgunaan NAPZA serta paham pencegahan HIV/AIDS

3. KEBIJAKAN SK Kepala UPTD. Puskesmas Pauh Kambar No.1.2/SK/HC-PKB/I/2022.

Tentang Penanggung Jawab Pelayanan Dan Program Puskesmas Pauh Kambar Tahun 2022.

4. REFERENSI Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1278/MENKES/SK/XII/2019 Tentang Pedoman Pelaksanaan Kolaborasi Pengendalian Penyakit TB dan HIV Menteri Kesehatan Republik Indonesia.Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 4 Tahun 2019 tentang standar teknis pemeneuhan mutu pelayanan dasar pada standar pelayanan minimal bidang kesehatan.

5.PROSEDUR a. Alat

1. Leaflet 2. Proyektor 3. Laptop b. Bahan :

Materi penyajian c. Langkah-langkah

1. Berkoordinasi dengan semua program yang terkait dengan penyakit HIV/AIDS (Bidan, Perawat, Laboran, dan Dokter)

2. Mempersipakan surat jadwal kegiatan penyuluhan dan undangan kesekolah dan UPK.

3. Mempersiapkan materi penyuluhan yang dibutuhkan 4. Mempersiapkan peralatan yang diperlukan dalam media

dan metode penyuluhan seperti leaflet, LCD Proyektor, Laptop, dan alat peraga lainnya.

5. Mengisi daftar hadir

(2)

2/3 6. Membuat notulen hasil penyuluhan.

6. DIAGRAM ALIR

7. HAL YANG PERLU

DIPERHATIKAN -

8. UNIT TERKAIT 1. PKPR

2. Laboratorium 9. DUKUMEN

TERKAIT

Buku kunjungan ODHIV

10. REKAMAN No Hal yang Isi Perubahan Tanggal Mulai

Membuat notulen hasil penyuluhan Berkoordinasi dengan program terkait dengan penyakit HIV/AIDS (Bidan,

Perawat, Laboran, dan Dokter)

Mempersipakan surat jadwal kegiatan penyuluhan dan undangan kesekolah dan

UPK.

Mempersiapkan materi penyuluhan yang dibutuhkan

.

Mempersiapkan peralatan yang diperlukan dalam media dan metode penyuluhan seperti leaflet, LCD Proyektor, Laptop dan alat peraga lainnya.

Mengisi daftar hadir

(3)

3/3 HISTORI

PERUBAH

Diubah Diberlakukan

Referensi

Dokumen terkait

PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG HIV DAN AIDS PADA REMAJA DI SMAN 3 SURAKARTA..

Patmawaty : Kemungkinan Penularan HIV/AIDS Di Praktek Dokter Gigi Melalui Saliva, 2005... Patmawaty : Kemungkinan Penularan HIV/AIDS Di Praktek Dokter Gigi Melalui

Terdapat 3 variabel dalam penelitian ini, yaitu variabel independent (tingkat pengetahuan bidan tentang HIV/AIDS dan motivasi bidan tentang pencegahan HIV/AIDS), variabel

Pelatihan dan penyuluhan merupakan salah satu kegiatan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan pelanggan sebagai lelaki berisiko tinggi tentang HIV/AIDS,

Dari kegiatan pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa setelah masyarakat mengikuti kegiatan penyuluhan HIV/AIDS di Kelurahan Tumampua, Kecamatan Pangkajene maka

pengetahuan tentang HIV-AIDS sesudah dilakukan penyuluhan pada kelompok kontrol dengan nilai rata-rata peningkatan sebesar 3,6. Pemberian penyuluhan

4.2 Petugas Depo Farmasi memeriksa kelengkapan resep dan persyaratannya, yaitu : Legalisasi berupa cap yang diberikan oleh Tim Penanggulangan Infeksi HIV/AIDS di Poliklinik

Penyuluhan mengenai kesehatan reproduksi dan pengenalan penyakit HIV/AIDS pada remaja di lingkungan Bina Keluarga Remaja dan Posyandu Aster Tangerang dirasakan bisa