PENDAHULUAN
Latar Belakang
Tujuan
TINJAUAN PUSTAKA
- Suhu Permukaan Laut
- Klorofil-a
- Front Suhu
- AquaMODIS Level 3
- Bilinear Interpolation
Tingginya intensitas tersebut sesuai dengan tingkat fotosintesis yang dilakukan, sehingga produksi klorofil dalam air pun meningkat. 2019), thermal front merupakan pertemuan antara dua massa air yang mempunyai karakteristik suhu berbeda dan membentuk gradien suhu. Front termal merupakan bagian dari proses oseanografi yang dapat mempengaruhi kondisi fisik, kimia, dan biologi di lautan. Hal ini disebabkan adanya aliran massa air dari daratan yang mempunyai suhu berbeda dengan suhu air laut.
Bagian depan merupakan tempat perangkap nutrisi dari dua badan air yang bertemu sehingga menjadi tempat mencari makan bagi jenis ikan pelagis. Menurut Suhadha dan Ibrahim (2020), front suhu atau front termal merupakan zona transisi antara dua massa udara atau air yang berbeda kepadatan dan suhunya. Misalnya saja pertemuan antara massa air hangat di Laut Jawa dan massa air dingin di Samudera Hindia.
Efek yang timbul dari thermal front adalah mempertemukan air dingin yang kaya nutrisi dengan air hangat yang disukai ikan (kadar nutrisinya relatif lebih rendah). Pada satelit AquaMODIS terdapat beberapa level, antara lain data level 0, data level 1A, data level 1B, data level 2, data level 2G, data level 3, dan data level 4. Data level 3 merupakan data parameter geofisika grid yang sudah dihaluskan dan sudah terdapat grid serta kombinasi waktu dan wilayah. 2017), MODIS/A menghasilkan data cakupan yang relatif luas, yang dilakukan setiap dua hari sekali dengan terdeteksi 8 atau 36 pita spektral.
METODOLOGI
Skema Kerja
Langkah Kerja Pemetaan Suhu dan Klorofil-a
- Download Data
- SeaDAS
- ER Mapper
- ArcMap
- Pembuatan Grafik
Klik menu tampilan > klik Color Manger di file manager (kanan bawah) > pemilih skema > pilih 'SST' untuk data SPL atau 'Chl (Pelangi)' untuk data klorofil-a. Klik tool zoom untuk memperbesar area yang diinginkan > klik menu Crop File > klik Geo Coordinates pada Spatial Subset > catat koordinatnya > klik OK. Klik folder 'Raster' pada file yang dipotong > klik dua kali pada 'SST' atau
Cari file yang sebelumnya ada di SeaDAS > klik OK > klik “Update image by 99%”. Pada menu data Save as ER Mapper dataset (Output type: Multilayer, Data type: IEEE4ByteReal, Null value: 0) > centang ' Preserve aspek rasio' , 'Preserve Exact Extents' dan 'Delete Output Transformation' > klik OK Buka aplikasi ArcMap 10.8 > klik Add Data > pilih file yang sudah diproses di software ER Mapper > klik kanan Layers > pilih Properties > pilih tab Simbologi pada Layer Properties > pilih Unique Values > klik YES.
Tambahkan shapefile bahasa Indonesia > buat shapefile titik > ubah korrfinst menjadi 'WGS 1984' > editor > mulai mengedit > membuat titik sampel > simpan > berhenti mengedit. Pilih ArcToolbox > klik Spatial Analyst Tools > Ekstraksi > klik kanan Ekstrak Nilai Tambahan ke Poin > isi contoh shapefile titik dan potong data >. Pada menu Daftar Isi > klik kanan pada Layers 'Contoh Poin' > klik pada Open Attribute Table > klik pada Table Options > klik pada Ekspor > pilih format 'dBase'.
Alat Penganalisis Spasial > Permukaan > Kontur > impor raster dengan SST yang diproses > masukkan interval kontur 0,5 > klik OK. Klik Properti Posting > ubah Orientasi menjadi Label Horizontal dan Duplikat > hapus label duplikat > klik OK.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Suhu Permukaan Laut
Berdasarkan grafik sebaran suhu di perairan Banten pada bulan Juli-Agustus 2020, diolah menggunakan Ms. Excel, terlihat rata-rata suhu permukaan laut (SPL) tertinggi pada bulan November sebesar 29,36°C, sedangkan rata-rata terendah pada bulan Desember sebesar 26,07°C. Grafik tersebut menunjukkan bahwa dalam kurun waktu enam bulan, rata-rata suhu permukaan laut (SST) naik pada bulan Agustus, kemudian turun pada bulan September dan Oktober, naik kembali pada bulan November dan turun drastis pada bulan Desember. 2019), sebaran suhu permukaan laut dan hasil pengolahan data lapangan menunjukkan bahwa sebarannya mendominasi ke arah timur laut dan terjadi penurunan nilai suhu dari wilayah pesisir ke laut lepas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa air limbah panas dapat mempengaruhi variasi SPL pada rentang 29,01°C - 33°C dimana suhu tersebut lebih tinggi 0,01-4°C dibandingkan suhu umum.
Klorofil-a
20 Berdasarkan grafik sebaran klorofil-a di Banten pada bulan Juli-Desember 2020 yang diolah menggunakan software Ms. Excel, hasil yang diperoleh rata-rata klorofil-a tertinggi pada bulan Juli sebesar 1,02 mg/m3, sedangkan rata-rata klorofil-a terendah pada bulan November sebesar 0,25 mg/m3. Dari grafik tersebut terlihat bahwa rata-rata klorofil-a di perairan Banten mempunyai tren yang curam dengan perbedaan yang signifikan dan terjadi penurunan yang cukup drastis pada bulan September sampai Oktober. Tingkat kesuburan suatu perairan dapat dipengaruhi oleh suhu, salinitas, DO, pH dan kejernihan air.
Pada musim pancaroba 2 dan musim timur terjadi peningkatan kesuburan perairan dengan sebaran klorofil-a antara 1,0 – 1,5 mg/l dan 1,5 – 2,0 mg/l. Sebaran klorofil-a dipengaruhi oleh aliran massa air dari Laut Jawa dengan arus yang relatif kuat.
PENUTUP
Kesimpulan
Saran
Hubungan klorofil-a dan suhu permukaan laut dengan tangkapan ikan tuna di perairan selatan Jawa. Kajian pola sebaran suhu permukaan laut menggunakan citra Landsat 8 TIRS di perairan PLTU Banten 3 Lontar, Tangerang. Penginderaan jauh klorofil-a di perairan pantai berdasarkan koefisien serapan cahaya fitoplankton.