STANDAR MUTU AKADEMIK
FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK UNIVERSITAS NUSA CENDANA
Kode Dokumen : DPM. GPM. FST. UNDANA.21. 01 Revisi
Tanggal '12 Januari 2021
Dibuat Oleh Gugus Penjaminan Mutu Fakultas Sains dan Teknik Universitas Nusa Cendana
Ketua,
Keristina Br. Ginting, S.Si, M.Si
Dikendalikan OIeh Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Sains dan Teknik Universitas Nusa Cendana
S
Sul S.T, M.T
Disetujui Oleh dan Teknik
M.Si
d
d
1
I. PENDAHULUAN
1.1. Tujuan
Tujuan dokumen Standar Mutu Akademik Fakultas ini adalah:
a) Memberikan pedoman kepada pihak terkait mengenai Standar Mutu Akademik Fakultas Sains dan Teknik Undana.
b) Menjadi landasan bagi seluruh elemen Fakultas Sains dan Teknik Undana untuk mengoptimalkan semua sumber daya akademik yang ada dalam rangka pengembangan mutu akademik fakultas.
1.2. Pengertian
Beberapa pengertian yang terdapat dalam dokumen Standar Mutu Akedemik Fakultas ini antara lain : a) Standar Visi, Misi, Tujuan, Sasaran dan Strategi Pencapaian, merupakan standar yang berisikan
kerangka dasar yang memberi arahan pada fakultas dalam perumusan dan pelaksanaan tugas pokoknya di bidang akademik. Kerangka dasar dimaksud meliputi visi,misi, tujuan, sasaran dan strategi pencapaiannya. Semua ini harus dijabarkan dari apa yang telah dirumuskan pada tingkat universitas, sehingga standar dimaksud berkontribusi pada pencapaian visi institusi secara keseluruhan.
b) Standar Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan dan Penjaminan Mutu, adalah standar yang berisikan kaidah-kaidah pokok yang mengatur bagaimana sebuah fakultas dikelola berdasarkan pada prinsip-prinsip good faculty governance (GFG) yang mengedepankan efektivitas, efisiensi, transparansi dan akuntabilitas.
c) Standar Mahasiswa dan Lulusan, meliputi sejumlah ukuran pokok yang dapat menjadi indikator berjalannya suatu proses pembelajaran secara efektif sekaligus juga menjadi cerminan dari kualitas mahasiswa atau lulusan. Standar ini harus dirumuskan pada semua level pengelolaan akademik dengan prinsip yang berada pada level tertinggi menjadi ukuran minimal.
d) Standar Sumber Daya Manusia, yang dimaksud dengan standar ini adalah bahwa sumber daya manusia yang mendukung proses akademik dan administrasi harus memenuhi syarat kualifikasi minimal. Bagi para dosen pemenuhan kualifikasi pendidikan minimal, jabatan fungsional dan profesi (sertifikasi) harus menjadi yang utama. Disamping itu rasionya terhadap mahasiswa dan sebaran per bidang ilmu juga menjadi standar yang harus diperhatikan. Demikian juga tenaga kependidikan harus memiliki kompetensi yang mendukung berjalannya seluruh proses administrasi secara efektif dan efisien.
e) Standar Kurikulum, Pembelajaran dan Suasana Akademik, standar ini mengisyaratkan bahwa input, proses dan atmosfir proses pembelajaran harus mendukung terbentuknya output (lulusan) yang berkompetensi sebagai problem solver. Kurikulum harus dikembangkan berdasarkan kebutuhan real pasar kerja, proses akademik dilakukan dengan memperhatikan kaidah-kaidah pedagogik dengan dukungan suasana akademik yang kondusif bagi tercapainya hasil maksimal.
f) Standar Pembiayaan, Prasarana, Sarana dan Sistem Informasi. Standar pembiayaan harus didasarkan pada kebutuhan unit yang tercermin lewat dokumen perencanaan yang memuat target kinerja. Prasarana dan sarana belajar harus memenuhi standar belajar berdasarkan paradigma competence based learning (CBL). Sistem informasi berbasis information and communication technology (ICT) harus dikembangkan menjadi tulang punggung (back bone) baik dalam proses akademik, manajemen dan proses komunikasi pada umumnya.
g) Standar Penelitian, Pengabdian pada Masyarakat dan Kerjasama. Penelitian dan pengabdian pada masyarakat dilakukan dengan memperhatikan pola ilmiah pokok fakultas, kebutuhan masyarakat, pemerintah dan dunia usaha serta pengembangan ilmu. Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dilakukan dengan berasaskan keadilan keterlibatan dosen melalui mekanisme kompetisi. Sementara itu kerjasama dibangun atas dasar kesepahaman untuk mencapai manfaat bagi kedua belah pihak.
2
II. TUJUH STANDAR MUTU AKADEMIK FAKULTAS
Standar 1. Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran, Serta Strategi Pencapaian
Aspek yang distandarisasi adalah adanya visi, misi, tujuan dan sasaran fakultas yang jelas dan realistik serta adanya strategi yang efektif untuk pencapaian sasaran program fakultas dalam rentang waktu yang telah ditentukan. Adapun standar dari visi, misi, tujuan dan sasaran serta strategi pencapaian Fakultas Sains dan Teknik Undana adalah sebagai berikut :
1.1. Fakultas memiliki visi, misi, tujuan dan sasaran yang jelas dan realistik.
1.2. Sasaran, tujuan dan misi program fakultas merupakan penjabaran dari visinya.
1.3. Visi dan misi fakultas sesuai dengan visi dan misi universitas.
1.4. Fakultas menjabarkan strategi pencapaian sasaran fakultas dan program studi dengan rentang waktu yang jelas, realistik dan didukung dokumen yang lengkap.
1.5. Fakultas memiliki strategi yang efektif agar visi, misi, tujuan dan sasaran fakultas dan program studi yang telah dijabarkannya dipahami oleh seluruh pemangku kepentingan internal (dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan).
Standar 2. Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan, dan Penjaminan Mutu
Aspek yang distandarisasi adalah adanya tata pamong yang kredibel, terwujudnya kepemimpinan organisasi yang efektif dan kuat, adanya sistem pengelolaan manajemen organisasi yang sesuai dengan prosedur baku, diterapkannya system penjaminan mutu internal bidang akademik, adanya penjaringan umpan balik dari stakeholder serta adanya mekanisme penyelenggaraan program akademik yang berkelanjutan. Adapun standar Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan dan Penjaminan Mutu Fakultas Sains dan Teknik Undana adalah sebagai berikut:
2.1. Fakultas memiliki Renstra dan Renop.
2.2. Persentase Kaprodi melaksanakan tata pamong secara konsisten dan menjamin penyelenggaraan program studi secara kredibel, transparan, akuntabel, bertanggungjawab dan adil : 100%.
2.3. Persentase Kaprodi memilki kepemimpinan operasional, organisasi dan publik : 100%.
2.4. Fakultas memiliki sistem dokumentasi sesuai dengan standar penjaminan mutu.
2.5. Persentase prodi yang memiliki prosedur layanan dan uraian tugas pejabat yang memberikan layanan : 100%.
2.6. Kecepatan dan ketepatan surat menyurat oleh prodi : < 1 jam.
2.7. Persentase prodi yang memiliki sistem reward dan punishment : > 50%.
Standar 3. Mahasiswa dan Lulusan
Aspek yang distandarisasi adalah mutu mahasiswa yang masuk, peningkatan kemampuan mahasiswa, prestasi yang dicapai mahasiswa dan tracer study (tracer study, minimal berisi informasi tentang masa tunggu dan kesesuaian kerja). Adapun standar mahasiswa dan lulusan Fakultas Sains dan Teknik Undana adalah sebagai berikut :
3.1. Fakultas memiliki data daya tampung mahasiswa.
3.2. Fakultas memiliki data mahasiswa asing.
3.3. Persentase mahasiswa setiap prodi yang memperoleh beasiswa : > 35%.
3.4. Jumlah mahasiswa yang melakukan pelatihan berwirausaha : > 50 mahasiswa.
3.5. Rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan setiap tahun : > 3.25.
Bukti pendukung yang harus tersedia dari standar sasaran visi, misi, tujuan, dan sasaran serta strategi pencapaian adalah minimal adanya dokumen Rencana Strategi (Renstra) dan Rencana Operasional (Renop) fakultas.
Bukti pendukung yang harus tersedia dari standar tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan dan penjaminan mutu adalah adanya dokumen tata pamong organisasi, adanya mekanisme kepemimpinan yang dikembangkan, adanya prosedur operasi baku pengelolaan organisasi serta adanya dokumen sistem penjaminan mutu akademik.
3
3.6. Persentase mahasiswa yang dropout atau mengundurkan diri setiap tahun akademik : < 2%.
3.7. Rata-rata lulusan yang mendapat pekerjaan pertama setelah diwisuda : < 3 bulan.
3.8. Persentase mahasiswa yang lulus tepat waktu dalam setiap angkatan : > 55%.
3.9. Persentase lulusan bekerja sesuai dengan bidang keahliannya : > 72%.
3.10. Tersedianya data lulusan yang berwirausaha.
3.11. Persentase pengguna lulusan menilai baik terhadap kualitas lulusan dari aspek integritas (etika dan moral), profesionalisme, kemampuan bahasa inggris, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, kerjasama dan pengembangan diri : > 90%.
3.12. Tersedianya pembekalan bagi lulusan untuk memasuki dunia kerja.
3.13. Persentase lulusan yang memiliki kompetensi sesuai profil (keilmuan, managerial, dan entrepreneurship) : 100%.
3.14. Persentase lulusan memiliki kompetensi sesuai standar kompetensi lulusan : 100%.
3.15. Fakultas memiliki dokumen jabaran kompetensi lulusan.
3.16. Fakultas memiliki rekaman yang diperoleh dari dosen, mahasiswa, alumni dan pengguna serta ditindaklanjuti secara berkelanjutan.
3.17. Jumlah mahasiswa setiap prodi yang memperoleh penghargaan juara lomba ilmiah, olahraga maupun seni tingkat nasional atau internasional : > 1 mahasiswa/prodi.
3.18. Fakultas memiliki rekaman hasil pelacakan dan data lulusan.
3.19. Fakultas memiliki rekaman hasil pelacakan dan data lulusan dapat digunakan untuk perbaikan : 1) proses pembelajaran, 2) penggalangan dana, 3) informasi pekerjaan 4) membangun jejaring . 3.20. Fakultas mendorong partisipasi alumni dalam mendukung pengembangan prodi dalam bentuk
sumbangan : (1) dana, (2) fasilitas akademik, (3) keterlibatan dalam kegiatan akademik, (4) pengembangan jejaring, (5) penyediaan fasilitas untuk kegiatan non akademik : 5 jenis.
Standar 4. Sumber Daya Manusia
Aspek yang distandarisasi adalah program pengembangan sumber daya manusia akademik dalam hal ini meliputi sumber daya dosen dan tenaga administrasi/kependidikan. Adapun standar sumber daya mahasiswa Fakultas Sains dan Teknik Undana adalah sebagai berikut :
4.1. Persentase prodi yang memiliki rasio dosen mahasiswa 1: 25 (eksakta) dan 1 : 40 (sosial) : 100%.
4.2. Persentase dosen berkualifikasi doktor pada setiap prodi : > 75%.
4.3. Persentase dosen yang memiliki jabatan fungsional lektor kepala dan guru besar : > 75%.
4.4. Rasio tenaga kependidikan dan mahasiswa 1 : 74 dengan jaringan yang luas pada setiap unit dan prodi.
4.5. Persentase tenaga kependidikan yang bekerja telah mendapatkan orientasi dan pengenalan pekerjaan : 100%.
4.6. Persentase dosen yang memiliki rekam jejak kinerja ketiga bidang tridharma : 100%.
4.7. Persentase tenaga kependidikan yang memiliki tingkat pendidikan terendah Diploma III : > 50%.
4.8. Persentase tenaga kependidikan yang memiliki memiliki keahlian khusus : > 30%.
Bukti pendukung yang harus tersedia dari standar mahasiswa dan lulusan adalah tersedianya dokumen profil mahasiswa, adanya dokumen hasil evaluasi belajar mahasiswa, adanya dokumen prestasi non akademik yang dicapai mahasiswa, adanya dokumen program beasiswa, adanya dokumen evaluasi layanan akademik serta adanya dokumen tracer study lulusan.
Bukti pendukung yang harus tersedia dari standar sumber daya manusia adalah adanya dokumen system perekrutan, penempatan, pengembangan dan pemberhentian SDM , adanya dokumen monitoring dan evaluasi kinerja SDM serta adanya dokumen profil SDM.
4
Standar 5. Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik
Aspek yang distandarisasi adalah program pengembangan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan PBM dan evaluasi PBM, serta suasana akademik fakultas. Adapun standar Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik Fakultas Sains dan Teknik Undana adalah sebagai berikut :
5.1. Persentase program studi di fakultas yang memiliki kurikulum yang mengandung penciri program studi : 100%.
5.2. Persentase program studi di fakultas yang mengimplementasikan kurikulum berbasis KKNI : 100%.
5.3. Persentase kurikulum program studi memuat mata kuliah pendidikan agama, kewarganegaraan, Bahasa Inggris, statistik atau matematika, dan mata kuliah yang mengembangkan kepribadian dan kebudayaan : 100%.
5.4. Persentase mata kuliah sesuai dengan standar kompetensi yang telah ditetapkan : 100%.
5.5. Persentase mata kuliah dilengkapi dengan silabus (RPS) : 100%.
5.6. Persentase program studi di fakultas yang melakukan peninjauan kembali sebelum merevisi kurikulum : 100%.
5.7. Persentase program studi di fakultas yang melibatkan stakeholder dan alumni dalam setiap peninjauan kurikulum : 100%.
5.8. Persentase program studi di fakultas yang telah menyesuaikan dengan perkembangan IPTEKS dan kebutuhan stakeholder dalam setiap peninjauan kurikulum : 100%.
5.9. Persentase program studi di fakultas yang memiliki beban studi sesuai dengan ketentuan dalam setiap peninjauan kurikulum : 100%.
5.10. Persentase program studi di fakultas yang telah menjalankan kegiatan akademik sesuai kalender akademik yang telah ditetapkan : 100%.
5.11. Persentase jumlah prodi yang melaksanakan seminar ilmiah sebulan sekali : > 50%.
5.12. Persentase kegiatan ilmiah terlaksana untuk peningkatan suasana akademik pada setiap prodi : 100%.
5.13. Persentase dosen berkompetensi yang menyatakan bersedia mengajar dan memiliki RPS : 100%.
5.14. Persentase mata kuliah dilaksanakan tepat waktu : 100%.
5.15. Persentase mahasiswa mampu meraih kompetensi pembelajaran yang diharapkan : 100%.
5.16. Persentase mahasiswa mengambil beban sks sesuai perolehan IPK : 100%
5.17. Fakultas mengakomodasi pelaksanaan semester antara.
5.18. Persentase kehadiran dosen dalam semua matakuliah sesuai dengan Pedoman Akademik Undana : 100%
5.19. Persentase mahasiswa memenuhi minimal 80% atau 13 kali tatap muka : > 99%.
5.20. Persentase kehadiran dosen dan mahasiswa dalam kegiatan praktikum setiap mata kuliah : >
90%.
5.21. Persentase dosen memberikan tugas mandiri setiap matakuliah yang diampu : 100%.
5.22. Persentase mahasiswa menyelesaikan tugas mandiri : 100%.
5.23. Persentase mata kuliah yang memiliki tutorial/ response : > 68%.
5.24. Persentase dosen pengampu mata kuliah telah menggunakan teknik dan instrumen penilaian : 100%.
5.25. Persentase mata kuliah telah diberi bobot sesuai komponennya : 100%.
5.26. Persentase nilai mata kuliah masuk tepat waktu (3 hari) setelah ujian : 100%.
5.27. Persentase soal sesuai dengan RPS dan kompetensi mata kuliah : 100%.
5.28. Persentase nilai mahasiswa dapat diakses secara online : 100%.
5.29. Persentase prodi memiliki kurikulum berbasis KKNI sesuai dengan perkembangan IPTEKS dan tuntutan stakeholder : 100%.
5.30. Persentase pernyataan kesediaan mengajar oleh dosen : 100%.
5.31. Persentase rata rata beban dosen per semester 12-13 sks : 100%.
5.32. Persentase mata kuliah terjadwal dengan baik tanpa tabrakan waktu perkuliahan : 100%.
5.33. Persentase mata kuliah memiliki RPS, modul dan petunjuk praktikum : 100%.
5.34. Fakultas memiliki perangkat layanan perencanaan studi mahasiswa.
5.35. Fakultas memiliki panduan pembimbingan akademik.
5
5.36. Jumlah mahasiswa per dosen pembimbing akademik : < 20 mahasiswa.
5.37. Rata-rata pertemuan pembimbingan akademik : > 3 kali.
5.38. Fakultas memiliki sistem bimbingan akademik yang sangat efektif.
5.39. Fakultas memiliki panduan pembimbingan TA tertulis yang disosialisasikan dan dilaksanakan secara konsisten.
5.40. Jumlah mahasiswa per dosen pembimbing TA : < 4 mahasiswa.
5.41. Rata-rata pertemuan pembimbingan selama penyelesaian Tugas Akhir : > 8 kali.
5.42. Persentase kualifikasi akademik dosen pembimbing TA berpendidikan S2 dan sesuai dengan bidang keahliannya : 100%.
5.43. Rata rata waktu penyelesaian TA untuk struktur kurikulum TA selesai satu semester : < 6 bulan.
5.44. Rata rata waktu penyelesaian TA untuk struktur kurikulum TA selesai dua semester : < 12 bulan.
5.45. Persentase prodi yang memiliki sistem pengelolaan fungsional dan operasional berjalan sesuai SOP : 100%.
5.46. Persentase prodi memiliki kebijakan tertulis yang lengkap mencakup otonomi keilmuan, kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik dan kemitraan dosen-mahasiswa penanggulangan kemiskinan, pelestarian lingkungan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, kegiatan penanggulangan masalah ekonomi, politik, sosbud dan lingkungan lainnya : 100%.
5.47. Persentase prodi yang melaksanakan program dan kegiatan seminar, simposium, lokakarya, bedah buku, dll secara terjadwal setiap bulan : > 50%.
5.48. Fakultas memfasilitasi interaksi akademik antara dosen dan mahasiswa yang baik untuk menciptakan suasana akademik yang kondusif.
5.49. Fakultas memfasilitasi pengembangan perilaku kecendekiawanan.
5.50. Fakultas memfasilitasi prodi melakukan upaya perbaikan berkaitan : (1) materi; (2) metode pembelajaran; (3) penggunaan teknologi pembelajaran; dan (4) cara cara evaluasi..
5.51. Persentase prodi melakukan evaluasi PBM (kehadiran dosen, mahasiswa dan kesesuaian materi dan RPS) : 100%.
5.52. Persentase prodi memiliki pedoman penilaian hasil belajar : 100%.
5.53. Fakultas memiliki informasi kemajuan belajar.
5.54. Kecepatan dan ketepatan waktu menyampaikan hasil belajar : < 3 hari.
5.55. Persentase prodi memiliki rekaman untuk penjaringan umpan balik dari dosen, mahasiswa, alumni dan pengguna lulusan serta rekaman tindaklanjutnya : 100%.
5.56. Persentase prodi memiliki rekaman upaya peningkatan manajemen, calon mahasiswa, lulusan, kerjasama dan perolehan hibah kompetensi : 100%.
5.57. Persentase prodi melaksanakan elearning : > 50%.
Standar 6. Pembiayaan, Prasarana, Sarana dan Sistem Informasi
Aspek yang distandarisasi adalah perencanaan dan alokasi pembiayaan, kondisi dan kelengkapan sarana prasarana serta pengelolaan serta informasi akademik. Adapun standar Pembiayaan, Prasarana, Sarana dan Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknik Undana adalah sebagai berikut : 6.1. Persentase dana masyarakat dari total dana pendidikan : > 35%
6.2. Persentase dana pemerintah dari total dana pendidikan : < 30%
6.3. Persentase dana jasa dan sumber lainnya dari total dana Pendidikan : > 35%
6.4. Fakultas memiliki kebijakan, mekanisme dan prosedur dalam menggalang sumber dana lain secara akuntabel dan transparan dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan.
6.5. Fakultas menyediakan akses dana untuk terwujudnya 75% dosen berkualifikasi doktor.
6.6. Fakultas menyediakan akses dana pengembangan kualifikasi dan kompetensi tenaga kependidikan.
Bukti pendukung yang harus tersedia dari standar Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik adalah adanya dokumen kurikulum beserta RPS/Bahan Ajar, adanya dokumen mekanisme pembelajaran dan adanya dokumen kebijakan dan program peningkatan dan pemeliharaan suasana akademik.
6
6.7. Fakultas memiliki komitmen pendanaan untuk ruang individu dosen yang nyaman (4 m2/dosen tetap).
6.8. Persentase biaya operasional pendidikan Rp.20.000.000,- per mahasiswa per tahun : 100%
6.9. Rasio besaran biaya yang ditanggung mahasiswa (UKT) dibagi dengan besar biaya per semester (BKT) : 0,26.
6.10. Fakultas memiliki sistem pencatatan biaya dan melaksanakan pencatatan biaya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan sampai pada satuan program studi.
6.11. Fakultas menyediakan biaya berlangganan jurnal terakreditasi sesuai bidang Program Studi.
6.12. Fakultas menyediakan biaya fasilitas internet yang memudahkan pelaksanaan E-learning dan SIAKAD.
6.13. Fakultas melaksanakan evaluasi satuan biaya pendidikan tinggi pada setiap akhir tahun anggaran.
6.14. Persentase peranan prodi dalam perencanaan alokasi dan pengelolaan dana secara otonomi : 100%.
6.15. Persentase dana penelitian dari total anggaran fakultas : > 10 %.
6.16. Persentase dana penelitian yang bersumber dari Kemendikbud : > 7,23%.
6.17. Persentase dana penelitian bersumber dari dana kerjasama dengan lembaga lainnya : >
13,15%.
6.18. Persentase dana penelitian bersumber dari dana masyarakat : < 18,50%.
6.19. Setiap prodi memperoleh dana penelitian sebesar : > Rp.5.000.000/dosen.
6.20. Fakultas memiliki dokumen pendanaan penelitian yang terdiri atas seleksi proposal, pemantauan dan evaluasi, pelaporan penelitian dan diseminasi.
6.21. Fakultas menyediakan pembiayaan untuk peningkatan kapasitas peneliti.
6.22. Fakultas memiliki mekanisme pembiayaan pengelolaan penelitian.
6.23. Fakultas menyediakan pendanaan untuk bantuan atau insentif publikasi ilmiah terakreditasi nasional dan internasional serta HAKI bagi peneliti.
6.24. Persentase dana PKM dibandingkan total anggaran fakultas : > 7,5%.
6.25. Persentase dana pemerintah dari total dana PKM : 8%
6.26. Persentase dana PKM dari kerjasama dengan lembaga lain : > 20,33%.
6.27. Persentase dana PKM bersumber dari dana masyarakat : > 72%.
6.28. Fakultas menyediakan alokasi pendanaan untuk pembuatan dokumen mekanisme pembiayaan PKM.
6.29. Fakultas menyediakan pembiayaan untuk peningkatan kapasitas pengabdian masyarakat yang baik.
6.30. Fakultas menyediakan pendanaan untuk bantuan/insentif bagi pelaksana pengabdian masyarakat agar dapat mempublikasikan hasil pengabdiannya.
6.31. Rasio luas ruang kuliah per mahasiswa : 1,78 m2/mhs
6.32. Persentase ruang kuliah dilengkapi dengan meubeler, AC, LCD/OHP, white board : 100%
6.33. Persentase ruang dosen individu : > 60%.
6.34. Rasio luas ruang dosen : 4 m2/dosen
6.35. Persentase ruang dosen telah dilengkapi dengan meubeler dll : 100%.
6.36. Rasio luas ruang administrasi : 3 m2/pegawai
6.37. Persentase ruang administrasi telah dilengkapi dengan meubeler, computer dll : 100%.
6.38. Luas ruang perpustakaan : 100m2.
6.39. Fakultas memiliki perpustakaan yang telah dilengkapi dengan sarana yang layak.
6.40. Persentase ruang baca yang memadai dilengkapi dengan sarana dan berbagai bahan bacaan baik secara ofline maupun online : 100%.
6.41. Rasio luas ruang baca per mahasiswa : 0,08 m2/mhs.
6.42. Jumlah bahan pustaka berupa textbook : > 250 eksemplar/prodi.
6.43. Jumlah bahan pustaka berupa disertasi/ tesis/ skripsi/ tugas akhir : > 200 judul/prodi.
6.44. Jumlah bahan pustaka berupa jurnal ilmiah terakreditasi Dikti : > 2 judul dengan nomor lengkap/prodi.
6.45. Jumlah bahan pustaka berupa juml ilmiah internasional : > 1 judul dengan nomor lengkap/prodi.
6.46. Jumlah bahan pustaka berupa dan prosiding seminar 3 tahun terakhir : > 8 judul/prodi.
7
6.47. Persentase mata kuliah dapat merujuk buku teks yang tersedia di perpustakaan : 100%.
6.48. Lama jam layanan perpustakaan/ruang baca per hari : 8 jam/hari.
6.49. Lama jangka waktu peminjaman sumber pustaka di perpustakaan/ruang baca : 7 hari.
6.50. Layanan e-library/akses perpustakaan elektronik secara mudah.
6.51. Fakultas menyediakan akses ke perpustakaan di luar PT atau sumber pustaka lainnya.
6.52. Persentase ruang laboratorium/bengkel/lahan/kebun percobaan dengan keragaman jenis dan jumlah peralatan yang layak : 100%.
6.53. Rasio luas ruang laboratorium per mahasiswa : 5,30 m2/mhs.
6.54. Persentase ruang laboratorium dilengkapi dengan sarana yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa : 100%.
6.55. Persentase laboratorium memiliki peralatan yang cukup untuk setiap mata kuliah ber praktikum : 100%.
6.56. Persentase laboratorium memiliki bahan yang cukup untuk setiap mata kuliah berpraktikum : 100%.
6.57. Laboratorium memiliki prosedur penggunaan sarana praktikum.
6.58. Lama jam layanan laboratorium per hari : 8 jam/hari.
6.59. Persentase tersedianya bahan dan alat laboratorium yang memadai untuk kegiatan penelitian : 100%.
6.60. Persentase fasilitas (laboratorium, peralatan dll) yang dibutuhkan untuk kegiatan penelitian tersedia sehingga kegiatan penelitian yang bekerjasama dengan lembaga lain dapat dilakukan : 100%.
6.61. Persentase fasilitas TIK yang dibutuhkan untuk kegiatan penelitian tersedia sehingga dosen dapat mengakses berbagai sumber informasi penelitian serta mendesiminasikan hasil penelitian dengan mudah : 100%.
6.62. Persentase dokumen kebutuhan bahan dan peralatan laboratorium yang memenuhi standar mutu, keselamatan kerja, kesehatan, kenyamanan, dan keamanan peneliti, masyarakat, dan lingkungan semiringkai kepulauan : 100%.
6.63. Persentase fasilitas (laboratorium, peralatan dll) yang tersedia untuk kegiatan penelitian juga dapat digunakan untuk memfasilitasi proses pembelajaran : 100%.
6.64. Persentase fasilitas (laboratorium, peralatan dll) yang tersedia untuk kegiatan penelitian juga dapat digunakan untuk memfasilitasi kegiatan PKM : 100%.
6.65. Persentase fasilitas (laboratorium, peralatan dll) yang tersedia untuk kegiatan penelitian telah memenuhi standar mutu, keselamatan kerja, kesehatan, kenyamanan, dan keamanan : 100%.
6.66. Persentase laboratorium/bengkel/kebun percobaan dapat menjamin proses pemeliharaan sarana dan prasarana : 100%.
6.67. Fakultas menyediakan fasilitas untuk kegiatan pengabdian masyarakat.
6.68. Fakultas menyediakan fasilitas kegiatan pengabdian masyarakat yang juga dapat digunakan untuk memfasilitasi proses pembelajaran.
6.69. Fakultas menyediakan fasilitas kegiatan pengabdian masyarakat yang juga dapat digunakan untuk kegiatan penelitian.
6.70. Fakultas memiliki fasilitas TIK untuk kegiatan pengabdian masyarakat.
6.71. Persentase fasilitas kegiatan pengabdian masyarakat telah memenuhi standar mutu, keselamatan kerja, kesehatan, kenyamanan, dan keamanan : 100%.
6.72. Fakultas melakukan pemeliharaan fasilitas kegiatan pengabdian masyarakat.
6.73. Persentase prodi telah memiliki fasilitas internet yang memudahkan pelaksanaan e-learning dan SIAKAD : 100%.
6.74. Besaran bandwidth jaringan internet : > 750 Mbps.
6.75. Unit kerja memiliki system informasi manajemen, keuangan dan pembelajaran.
6.76. Unit kerja memiliki prosedur penggunaan sarana sistem informasi.
6.77. Unit kerja memiliki data base.
6.78. Besaran skor eksibilitas data dalam sistem informasi untuk 11 komponen : 11 komponen.
6.79. Waktu pemuktahiran situs web program studi : < 1 minggu.
6.80. Fakultas menyediakan sarana dan prasarana olah raga dan balai pengobatan.
6.81. Fakultas menyediakan sarana dan prasarana ibadah.
8
6.82. Persentase fakultas memiliki ruang unit produksi : 100%.
6.83. Fakultas menyediakan instalasi daya, air dan komunikasi.
6.84. Fakultas menyediakan kantin yang layak.
6.85. Fakultas menyediakan pelataran parkir yang layak.
6.86. Fakultas menyediakan akses khusus ke sarana dan prasarana bagi mahasiswa berkebutuhan khusus.
6.87. Fakultas dapat menjamin proses pemeliharaan sarana dan prasarana.
Standar 7. Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kerjasama
Aspek yang distandarisasi adalah kebijakan dan implementasi aktivitas penelitian dan pengabdian pada masyarakat, produktivitas penelitian dan pengabdian pada masyarakat serta kebijakan pengembangan kerjasama dengan pihak lain. Adapun standar Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kerjasama Fakultas Sains dan Teknik Undana adalah sebagai berikut :
7.1. Persentase peneliti melaporkan hasil penelitiannya : 100%.
7.2. Persentase hasil penelitian memiliki luaran wajib : 100%.
7.3. Jumlah judul penelitian dipublikasikan dalam jurnal nasional dan internasional bereputasi : > 33 judul.
7.4. Jumlah judul penelitian dipatenkan dan HAKI : > 11 judul.
7.5. Jumlah peneliti mempresentasikan hasil penelitian di forum nasional maupun internasional : > 50 judul.
7.6. Persentase peneliti seminarkan hasil penelitian di forum nasional maupun internasional : > 50%.
7.7. Persentase hasil penelitian diintegrasikan dalam bahan ajar : 100%.
7.8. Jumlah karya penelitian mendapat pengakuan kepakaran/award : > 10 judul.
7.9. Jumlah hasil penelitian yang diaplikasikan : > 10 judul.
7.10. Jumlah hasil penelitian tepat guna : > 10 judul.
7.11. Persentase keterlibatan mahasiswa dalam penelitian : > 75%.
7.12. Persentase penelitian sesuai dengan bidang keilmuan PS : > 75%.
7.13. Persentase fakultas memiliki payung dan road map penelitian sesuai dengan visi, misi, tujuan dan PIP Undana secara konsisten : 100%.
7.14. Jumlah hasil penelitian dasar : < 30 judul.
7.15. Jumlah hasil penelitian terapan : > 50 judul.
7.16. Jumlah hasil penelitian berorientasi kepada kepentingan nasional : > 10 judul.
7.17. Jumlah hasil penelitian memuat prinsip pemanfaatan kemutakhiran dan kebutuhan masa mendatang : > 10 judul.
7.18. Persentase proposal penelitian yang lolos dalam seleksi : > 75%.
7.19. Persentase dosen yang mengirimkan proposal : > 60%.
7.20. Persentase proposal penelitian yang lolos dan didanai oleh berbagai penyandang dana : > 75%.
7.21. Persentase dosen junior yang mampu melakukan proses penelitian sesuai ketentuan : 100%.
7.22. Persentase pelaksanaan penelitian terjamin kenyamanan peneliti dan lingkungannya : 100%.
7.23. Persentase penelitian yang berjalan sesuai dengan perencanaan : 100%.
7.24. Persentase mahasiswa tugas akhir terlibat dalam penelitian dosen : > 75%.
7.25. Persentase hasil dan luaran Penelitian dapat dinilai sesuai metode dan instrumen penelitian : 100%.
7.26. Persentase penelitian dilaporkan tepat waktu : > 98%.
7.27. Persentase proses dan hasil penelitian dosen dan mahasiswa memenuhi standar yang ditetapkan : 100%
7.28. Persentase tercapainya kinerja penelitian sesuai metode dan instrumen yang akuntabel dan relevan : 100%.
Bukti pendukung yang harus tersedia dari standar Pembiayaan, Prasarana, Sarana dan Sistem Informasi ini adalh adanya dokumen Rencana Anggaran Belanja fakultas, adanya dokumen inventarisasi sarana prasarana serta adanya bukti fisk penerapan system informasi akademik
9
7.29. Persentase dosen yang memenangkan kompetisi pendanaan penelitian sesuai bidang keahliannya : 100%.
7.30. Persentase dosen yang melakukan penelitian sesuai bidang keahliannya : 100%.
7.31. Persentase dosen terlibat dalam forum ilmiah (lokakarya/penataran/workshop/pagelaran/
pameran/seminar) di dalam dan di luar institusi : > 75%.
7.32. Persentase prodi memiliki data base rekam jejak peneliti : 100%.
7.33. Persentase penelitian sesuai kode etik : 100%.
7.34. Persentase bidang ilmu di Undana memiliki stasiun penelitian berbasis PIP (lahan kering kepulauan) : 100%.
7.35. Fakultas memiliki dokumen Roadmap Penelitian.
7.36. Fakultas memiliki dokumen penyusunan kriteria dan prosedur penilaian penelitian meliputi aspek peningkatan jumlah publikasi ilmiah, penemuan baru dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi dan jumlah dan mutu bahan ajar.
7.37. Fakultas memiliki panduan kriteria peneliti yang akan melaksanakan penelitian dengan mengacu pada kriteria standar isi, kriteria standar hasil dan kriteria standar proses penelitian.
7.38. Fakultas melaksanakan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan penelitian yang sedang berjalan /dilaksanakan oleh peneliti.
7.39. Fakultas dapat mendayagunakan sarana dan prasarana penelitian pada instansi/ lembaga lain melalui program kerjasama penelitian.
7.40. Fakultas memiliki fasilitas guna meningkatkan kemampuan peneliti dalam melaksanakan penelitian, penulisan artikel ilmiah, dan perolehan hak kekayaan intelektual.
7.41. Fakultas memiliki sistem desiminasi hasil penelitian.
7.42. Fakultas memiliki Sistem Informasi Penelitian berbasis TIK.
7.43. Jumlah hasil penelitian mendapatkan penghargaan : > 5 judul/tahun.
7.44. Persentase pelaksana pengabdian pada masyarakat melaporkan hasil pengabdiannya : 100%.
7.45. Persentase hasil pengabdian pada masyarakat memiliki luaran wajib : 100%
7.46. Jumlah hasil pengabdian diintegrasikan dalam bahan ajar atau modul pelatihan : > 30 judul.
7.47. Jumlah hasil pengabdian merupakan penerapan, pengamalan dan pembudayaan iptek : > 100 judul.
7.48. Jumlah hasil pengabdian merupakan penyelesaian masalah yang dihadapi masyarakat : > 100 judul.
7.49. Jumlah hasil pengabdian merupakan bahan pengembangan iptek : > 50 judul.
7.50. Persentase kegiatan pengabdian yang melibatkan mahasiswa : 100 %.
7.51. Fakultas memiliki payung dan road map pengabdian sesuai dengan visi, misi, tujuan dan PIP Undana : 100%.
7.52. Persentase materi pengabdian pada masyarakat berdasarkan hasil penelitian yang dapat diterapkan langsung : > 60%.
7.53. Persentase materi pengabdian pada masyarakat berdasarkan hasil pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang digunakan untuk pemberdayaan masyarakat : < 40%.
7.54. Persentase proposal PkM lolos seleksi : > 75%
7.55. Persentase dosen yang mengirimkan proposal : > 60%.
7.56. Persentase dosen junior yang didampingi mampu melakukan proses PkM sesuai ketentuan : 100%.
7.57. Persentase masyarakat yang membutuhkan terlayani : > 50%.
7.58. Persentase PkM berjalan sesuai dengan perencanaan : 100%.
7.59. Persentase pelaksanaan PkM terjamin kenyamanan : 100%.
7.60. Persentase mahasiswa yang terlibat dalam proses PkM : 50%.
7.61. Persentase hasil dan luaran PKM dapat dinilai : 100%.
7.62. Persentase hasil dan luaran PKM dapat diakses oleh pemangku kepentingan : > 80%.
7.63. Jumlah masyarakat dapat memanfaatkan hasil PKM : > 7000 orang.
7.64. Persentase hasil PKM dapat dimanfaatkan untuk Pemberdayaan Masyarakat : > 90%.
7.65. Persentase prodi di Undana yang dapat melaksanakan PkM sekali dalam sebulan : 100%.
7.66. Persentase dosen yang memenangkan kompetisi pendanaan PkM sesuai bidang keahliannya : >
90%.
10
7.67. Persentase dosen dapat melakukan PkM sesuai bidang keahliannya : 100%.
7.68. Persentase prodi yang memiliki jaringan kerjasama yang luas dalam kegiatan PkM yang berbasis lahan kering kepulauan : 100%.
7.69. Persentase dosen pelaksana PkM terlibat dalam forum ilmiah di dalam dan di luar institusi : >
75%.
7.70. Persentase prodi memiliki data base rekam jejak dosen dalam melaksanakan PkM : 100%.
7.71. Persentase dosen dan mahasiswa melaksanakan PkM sesuai kode etik : 100%.
7.72. Jumlah desa Binaan/Mitra Fakultas : 1 desa.
7.73. Fakultas memiliki dokumen Roadmap PKM.
7.74. Fakultas memiliki dokumen penyusunan kriteria dan prosedur penilaian pengabdian paling sedikit menyangkut aspek hasil PKM dalam menerapkan, mengamalkan dan membudayakan ilmu pengetahuan dan teknologi guna memajukan kesejahteraan umum serta mencerdaskan kehidupan bangsa.
7.75. Fakultas memiliki panduan/dokumen (instrumen) tentang kriteria pelaksana PKM yang akan melaksanakan pengandian dengan mengacu pada kriteria standar hasil, kriteria standar isi dan kriteria standar proses PKM.
7.76. Fakultas melaksanakan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan pengabdian yang sedang berjalan /dilaksanakan oleh pelaksana/lembaga.
7.77. Fakultas dapat mendayagunakan sarana dan prasarana pada instansi/lembaga lain melalui program kerjasama PKM.
7.78. Fakultas melaksanakan analisis kebutuhan yang menyangkut jumlah, jenis dan spesifikasi sarana dan prasarana PKM.
7.79. Persentase desiminasi hasil PKM : 100%.
7.80. Fakultas memiliki sistem Informasi PKM berbasis TIK.
7.81. Persentase pelaksana PKM mendapat penghargaan/ berprestasi : > 75%.
7.82. Fakultas memiliki kegiatan kerjasama dengan instansi di dalam negeri/luar negeri yang relevan dengan bidang keahlian Fakultas.
Bukti pendukung yang harus tersedia dari standar Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kerjasama adalah adanya dokumen penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan dosen serta adanya dokumen MOU terkait dengan kerjasama dengan pihak lain.
11
REFERENSI
Undana, 2017. Kebijakan Sistem Penjaminan Mutu Internal. Undana. Kupang Undana, 2017. Standar Mutu. Undana. Kupang.