• Tidak ada hasil yang ditemukan

Strategi pembelajaran di sekolah dasar

Asri Fortuneladewi

Academic year: 2023

Membagikan "Strategi pembelajaran di sekolah dasar"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

ASRI FORTUNELADEWI 857615803

THE PDGK4105

Strategi Pembelajaran di SD

1. Melihat kasus tersebut, sebagai calon guru SD silakan Anda bantu Pak Furqon dalam:

a. Menentukan langkah-langkah yang efektif agar kegiatan pra pembelajaran berlangsung efektif.

b. Menentukan cara yang efektif agar siswa dapat berkelompok dengan kondusif untuk mengikuti pembelajaran bersama Pak Furqon

Jawab:

Pembahasan:

a. Langkah-langkah yang efektif agar kegiatan pra pembelajaran berlangsung efektif:

(1) Menciptakan sikap dan suasana kelas yang menarik.

(2) Memeriksa kehadiran siswa

(3) Menciptakan kesiapan belajar siswa

(4) Menciptakan suasana belajar yang demokratis

Langkah-langkah yang efektif agar kegiatan pra pembelajaran berlangsung efektif:

(1) Menimbulkan motivasi dan perhatian siswa (2) Memberi acuan

(3) Membuat kaitan (4) Melaksanakan tes awal

b. Cara efektif agar siswa siap untuk belajar dan bersemangat untuk mengikuti pembelajaran bersama Bu Rifa

(1) Ruang kelas diatur dengan bersih, teratur, dan rapi.

(2) Guru menyiapkan perlengkapan pembelajaran dengan baik seperti media pembelajara, alat peraga, sumber, dan sebagainya.

(3) Guru bersikap menyenangkan saat masuk ke dalam kelas. Guru bisa mencairkan suasan dengan memberikan ice breaking.

(4) Guru mengecek kehadiran siswa dan memberikan motivasi kepada siswa untuk selalu rajin masuk sekolah.

2. Terkait dengan keterampilan bertanya yang harus dimiliki oleh Pak Asep untuk

membangun pemahaman konsep siswa dan tentunya sebagai modal dasar dalam berinteraksi dengan siswa, agar siswa dapat berpartisipasi aktif dalam pembelajaran. Sebagai calon guru SD, bantu Pak Asep merumuskan pertanyaan-pertanyaan kepada siswa dengan mengacu kepada komponen-komponen keterampilan bertanya dasar!

Jawab:

Komponen-komponen keterampilan bertanya dasar:

(1) Pengungkapan pertanyaan secara jelas dan singkat (2) Pemberian acuan

(3) Pemusatan

(4) Pemindahan giliran (5) Penyebaran

(2)

(6) Pemberian waktu berpikir (7) Pemberian tuntunan

Rumusan pertanyaan kepada siswa dengan mengacu kepada komponen keterampilan bertanya dasar:

1. Pertanyaan Fokus (PF):

a. Apa yang dimaksud dengan luas daerah bangun datar?

b. Bagaimana luas daerah bangun datar dapat diukur?

c. Apa tujuan dari mengukur luas daerah bangun datar?

2. Pertanyaan Pengamatan (PP):

a. Apa yang bisa kalian amati dari gambar persegi panjang ini?

b. Apa yang terjadi jika kita memperbesar atau memperkecil ukuran persegi panjang?

c. Bagaimana bentuk persegi satuan yang digunakan untuk mengukur luas persegi panjang?

3. Pertanyaan Komparasi (PK):

a. Bagaimana perbedaan antara luas daerah persegi panjang dan keliling persegi panjang?

b. Apa kesamaan dan perbedaan antara persegi panjang dengan bangun datar lainnya?

c. Apakah luas daerah persegi panjang selalu lebih besar dari kelilingnya?

4. Pertanyaan Analisis (PA):

a. Jika panjang persegi panjang adalah 5 cm dan lebarnya adalah 3 cm, berapa luas daerah persegi panjang tersebut?

b. Jika panjang persegi panjang adalah 8 cm dan luas daerahnya adalah 40 cm^2, berapa lebar persegi panjang tersebut?

c. Bagaimana cara menghitung luas daerah persegi panjang jika panjang dan lebarnya tidak sama?

5. Pertanyaan Evaluasi (PE):

a. Jika luas daerah persegi panjang adalah 24 cm^2, berapa kemungkinan panjang dan lebar yang mungkin?

b. Jika luas daerah persegi panjang adalah 36 cm^2, apakah panjang dan lebarnya bisa berupa bilangan desimal?

c. Apakah mungkin memiliki persegi panjang dengan panjang dan lebar yang sama, tetapi luas daerahnya berbeda?

Pertanyaan-pertanyaan di atas mengacu pada komponen-komponen keterampilan bertanya dasar seperti Pertanyaan Fokus, Pengamatan, Komparasi, Analisis, dan Evaluasi. Dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan ini, Pak Asep dapat mendorong siswa untuk berpikir kritis, berpartisipasi aktif, dan memahami konsep luas daerah bangun datar persegi panjang dengan lebih baik.

3. a. Berdasarkan pada kondisi tersebut, lakukan analisis permasalahan yang terjadi di kelas Pak Hafiz dan identifikasi lima karakteristik Caca!

b. Bantu Pak Hafiz untuk membuat skenario pembelajaran yang dapat membantu Caca tidak meremehkan kemampuan temannya dan mau bekerjasama dengan baik!

Jawab:

a. Permasalahan yang terjadi di kels Pak Hafiz adalah Pak Hafiz mengalami kesulitan dalam mengelola pembelajaran di kelas. Di mana dia memiliki siswa bernama caca yang termasuk individualis, merasa semuanya dapat dikerjakan sendiri dan sulit berinteraksi dengan siswa lain di kelas.

(3)

Karakteristik Caca:

(1) Sulit berinteraksi (2) Egois

(3) Individualis

(4) Merasa semuanya dapat dikerjakan sendiri (5) Tidak dapat berbaur dengan teman

b. Skenerio pembelajaran yang mungkin bisa saya tawarkan untuk membantu Pak Hafiz dalam proses pembelajaran di kelas dengan melakukan variasi pengorganisasian kelompok belajar.

Mengingat karakteristik caca yang susah untuk berinteraksi, dengan temannya kita bisa menggunakan proses pembelajaran kelompok kecil dengan model B. Adapun skenarionya:

1. Mengidentifikasi masalah: Pak Hafiz bisa memulai dengan mengumpulkan kelompok tersebut dan bertanya secara terbuka mengenai masalah yang mereka hadapi. Hal ini penting untuk menciptakan kesadaran bersama tentang masalah yang terjadi.

2. Diskusi kelompok: Pak Hafiz memfasilitasi diskusi kelompok dengan tujuan untuk memahami perspektif setiap anggota kelompok. Mereka dapat berbagi pengalaman, perasaan, dan harapan mereka terkait kerja kelompok. Pak Hafiz juga dapat mengajukan pertanyaan yang membangkitkan pemikiran kritis, seperti "Mengapa merasa diremehkan?" atau "Bagaimana kita bisa saling mendukung dalam bekerja kelompok?"

3. Mengenali kekuatan dan kelemahan: Pak Hafiz meminta setiap siswa untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan masing-masing. Ini membantu siswa untuk memahami bahwa setiap individu memiliki kemampuan yang berbeda dan saling melengkapi. Pak Hafiz juga dapat membantu siswa untuk melihat bagaimana kemampuan individu tersebut dapat digunakan untuk kebaikan kelompok.

4. Mengajarkan keterampilan komunikasi: Pak Hafiz menyediakan waktu untuk mengajarkan keterampilan komunikasi yang efektif kepada kelompok tersebut. Ini meliputi mendengarkan dengan empati, mengajukan pertanyaan yang tepat, memberikan umpan balik konstruktif, dan berbicara dengan hormat. Dengan meningkatkan keterampilan komunikasi, siswa dapat lebih baik dalam mengungkapkan ide, memecahkan masalah, dan bekerjasama.

5. Membentuk tim kerja: Pak Hafiz membantu kelompok tersebut untuk membentuk tim kerja yang efektif. Dia dapat membagi tugas-tugas kelompok dengan mempertimbangkan keahlian dan minat setiap siswa. Selain itu, Pak Hafiz dapat mengajarkan pentingnya bekerja sama, saling mendukung, dan menghargai kontribusi setiap anggota tim.

6.Mengembangkan proyek kolaboratif: Pak Hafiz merancang proyek kolaboratif yang membutuhkan partisipasi dan kontribusi dari setiap anggota kelompok.

Proyek tersebut harus dirancang sedemikian rupa sehingga siswa harus saling berinteraksi, berkomunikasi, dan menggabungkan kemampuan mereka untuk mencapai hasil yang diinginkan.

4. Berdasarkan ilustrasi di atas, bantu Bu Safitri membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang memuat komponen: identitas mata pelajaran, kompetensi dasar, indikator, materi pembelajaran, strategi pembelajaran, alat, media dan sumber belajar serta penilaian agar dapat membantu siswanya untuk melakukan speaking dengan baik!

Jawab:

(4)

A. Tujuan Pembelajaran

1. Siswa dapat melafalkan kosa kata baru setelah diberi contoh dengan benar 2. Siswa dapat merespon dengan verbal sesuai instruksi guru dengan tepat 3. Siswa dapat mengungkapkan kalimat sederhana dengan benar dan percaya diri

4. Siswa dapat melaksanakan percakapan (bermain peran) dengan benar dan percaya diri

B. Materi Pembelajaran

1. Vocabulary (Terlampir) 2. Teks percakapan (Terlampir)

C. Media Pembelajaran

1. Gambar Hewan 2. Wayang Doraemon

D. Metode Pembelajaran

Bermain peran wayang doraemon

E. Langkah Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Pendidikan karakter Alokasi

waktu

Kegiatan Awal

1. Guru mengucapkan salam dan meminta salah satu siswa untuk memimpin doa.

2. Guru mengabsen kehadiran siswa

3. Guru mengajak siswa menyanyikan lagu

“Animal”.

4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan langkah-langkahnya kegiatannya

- Santun

- Religius

- Disiplin dan tanggung

jawab

- Rasa ingin tahu

5 menit

Kegiatan Inti

1. Guru memberi contoh cara melafalkan kosa kata baru dan siswa menirukan (Tujuan Pembelajaran 1).

2. Guru menunjukkan gambar dan siswa

menyebutkan nama gambar dalam bahasa Inggris (Tujuan Pembelajaran 2).

3. Siswa berlatih mengungkapkan kalimat sederhana “hello, my name is Ulfa”.

4. Guru meminta perwakilan siswa untuk bermain peran dan memperagakan perintah sesuai teks drama yang diberikan guru.

- Mandiri

- Percaya diri

- Rasa ingin tahu

- Kerja sama

- Tanggung jawab

25 menit

(5)

Kegiatan Akhir

1. Siswa bersama guru membuat kesimpulan materi yang telah dipelajari.

2. Guru membagikan soal evaluasi kepada masing- masing siswa, dan siswa langsung menerjakan secara individu.

3. Guru melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang baru dilakukan.

4. Guru memberikan tugas rumah untuk

mengerjakan soal evaluasi LKS halaman 24-26.

5. Guru mengakhiri pembelajaran dengan mengucap salam.

- Komunikatif

- Komunikatif

- Rasa ingin tahu

5 menit

F. Sumber Pembelajaran

- Grow With English 6

- Kamus Bergambar Pintar Bahasa Inggris

G. Penilaian Pembelajaran

1. LEMBAR PENILAIAN

No Nama Siswa Assessment Jumlah

Skor Nilai Pronounciation Performance

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

(6)

2. KRIKTERIA PENILAIAN

No Aspek Kriteria Skor

1 Pronounciation - Lancar

- Cukup lancar

- Kurang lancar

3 2 1 2 Performance - Sangat percaya diri

- Cukup percaya diri

- Kurang percaya diri

3 2 1

Skor maksimal : 6

Nilai : Jumlah skor perolehan x 10 6

LAMPIRAN MATERI PEMBELAJARAN Skill : Speaking

A. Vocabulary :

Vocab (Kosa Kata) Cara Baca Artinya

Dilligent Dilijent Rajin

Lazy Lezi Malas

Happy Hepi Senang

Sad Sed Sedih

Clever Clevәr Pandai

Stupid Stupid Bodoh

Thin Tin Kurus

Fat Fet Gemuk

Tall Toll Tinggi

Short Syo:t Pendek

Horse Ho:s Kuda

(7)

Rabbit Raebit Kelinci

Cow Kau Sapi

Lion Laien Singa

Giraffe Dei’raf Jerapah

Bear Bea Beruang

Elephant Elifent Gajah

Duck Dak Bebek

Book Buk Buku

Pen Pen Pulpen

Window Windou Jendela

Floor Flo: Lantai

Whiteboard Waitbo:d Papan tulis

Table Tebel Meja

Chair Cair Kursi

Door Do: Pintu

Bag Baeg Tas

Picture Pik:ce Gambar

Referensi

Dokumen terkait

Dalam mewujudkan SRA, SD Al Firdaus memiliki 5 strategi, yatu : (1)pengembangan mutu pendidikan, pengalaman belajar, dan perluasan akses belajar; (2)pengembangan

Beberapa alasan yang mendasari pemilihan strategi ini adalah: (1) semua anak mampu berpikir, akan tetapi kemampuannya tersebut seyogyanya dikembangkan dalam

Penelitian ini memiliki lima tujuan, yaitu un- tuk mengetahui (1) perbedaan keterampilan gerak dasar siswa antara kelompok siswa yang diberi per- lakuan strategi

Masalah dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi pembelajaran guru kelas V diera pandemi covid-19 di SD gugus V Kecamatan sibulue. Penelitian ini

Sehubungan dengan hal ini, calon guru SD (mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar/PGSD) perlu menguasai konsep pendidikan lingkungan dan pembelajaran pendidikan lingkun- gan.

memberikan tugas pada siswa untuk maju satu persatu kedepan kelas untuk melaksanakan strategi picture and picture, yang sesuai dengan penjelasan ibu guru. Penutup

Pemanfaatan IT dalam Pembelajaran Bahasa Asing Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Strategi

Tugas ini merupakan makalah yang berisi tentang hakikat dari srategi pembelajaran. Makalah ini juga bisa menjadi referensi bagi mahasiswa