• Tidak ada hasil yang ditemukan

Struktur Organisasi Perusahaan Manufaktur Mebel

N/A
N/A
KenTang.GaMingCh

Academic year: 2024

Membagikan "Struktur Organisasi Perusahaan Manufaktur Mebel"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Nama : I Komang Sagita Tresna Maharta NIM : 2361271007

Struktur Organisasi Perusahaan Manufaktur

Mebel

Deskripsi dari masing-masing divisi pada Perusahaan ini : 1. Owner

Owner bertanggung untuk memimpin perusahaan dan memastikan operasional pada perusahaan telah berjalan lancar. Adapun job desk dari owner pada perusahaan ini yaitu

 Owner memiliki hak untuk menentukan arah dan kebijakan perusahaan dan bertanggung jawab atas keputusan serta risiko yang akan dihadapi perusahaan. Jadi owner akan memastikan bahwa semua kegiatan perusahaan selaras dengan tujuan yang telah ditetapkan.

 Aktif dalam mengawasi jalannya perusahaan, termasuk mengevaluasi kinerja manajer dan staff atau karyawan perusahaan.

 Owner juga bertanggung jawa untuk membuat peraturan dan menetapkan peraturan yang harus diikuti pada perusahaan.

2. Direktur Utama.

Pada Perusahaan ini,direktur utama bertanggung jawab atas seluruh operasional dan strategi pada perusahaan.

Owner

Direktur Utama

Divisi Produksi

Divisi Pemasaran &

Penjualan Divisi

Keuangan Divisi R&D Divisi

Administrasi

(2)

3. Divisi Administrasi.

Divisi adminstrasi pada perusahaan mebel ini bertugas untuk mengelola aspek-aspek administratif seperti :

 Pengelolaan persediaan bahan baku (kayu) dan barang jadi.

 Mengelola proses pembelian bahan baku yang diperlukan dalam proses produksi.

 Menghitung dan mencatat biaya produksi, seperti biaya bahan baku dan biaya overhead pabrik

4. Divisi Keuangan.

Divisi keuangan bertanggung jawab untuk mengelola aspek-aspek keuangan Perusahaan, seperti:

 Menggelola anggaran perusahaan

 Mencatat transaksi-transaksi keuangan perusahaan seperti,pembelian bahan baku (Kayu), penjualan, dan pengeluaran.

 Membuat laporan keuangan (Neraca dan Laba Rugi) 5. Divisi R&D. (Reseach and Development)

Sesuai dengan namanya divisi ini bertanggung jawab dalam melakukan aktivitas penelitian dan pengembangan seperti mengembangkan desain produk baru, dimana hal tersebut bertujuan untuk mengembangkan suatu produk baru atau menyempurnakan produk yang telah ada.

6. Divisi Produksi.

Divisi Produksi pada perusahaan ini terdiri dari beberapa tingkatan, diantaranya :

 Manajer Produksi

Manajer produksi bertugas dalam mengawasi proses produksi, mamastikan ke efisiensi dan kualitas produk.

 Kordinator Produksi.

Bertanggung jawab untuk mengawasi perencanaan dan proses produksi serta mengatur dan mengarahkan anggota produksi (Karyawan)

Memberikan tugas-tugas kepada anggota tim.

 Anggota Divisi (Karyawan)

Melaksanakan tugas-tugas dalam proses produksi,seperti pemotongan dan perakitan 7. Divisi Pemasaran

 Manajer Pemasaran

- Memahami pasar dan perilaku konsumen untuk mengembangkan strategi pemasaran yang efektif

- Mengembangkan strategi pemasaran yang efektif.

- Memimpim divisi pemsaran untuk mencapai tujuan / target pemasaran

 Kordinator Pemasaran

- Melakukan riset awal, dimana hasil dari riset tersebut digunakan manajer untuk membuat rencana pemasaran.

(3)

- Membuat,mengelola dan menjalankan rencana yang telah diterapkan.

- Memastikan bahwa produk yang ditawarkan memenuhi aturan dan standar industry yang berlaku.

 Anggota Divisi

- Melaksanakan tugas-tugas, seperti melakukan survei dan analisis pasar.

- Bekerjasama dengan tim untuk mencapai tujuan maupun target dari divisi pemasaran.

- Menyebarkan/mengkampanyekan produk hasil produksi.

Referensi

Dokumen terkait

PENGARUH RISIKO BISNIS , PROFITABILITAS , STRUKTUR AKTIVA DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEKi.

PENGARUH STRUKTUR MODAL, UKURAN PERUSAHAAN, PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Empiris Perusahaan Manufaktur terdaftar di Bursa Efek Indonesia..

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi perbedaan struktur modal perusahaan manufaktur penanaman modal asing (PMA) dengan perusahaan manufaktur

“pengaruh profitabilitas, struktur aktiva dan ukuran perusahaan terahadap struktur modal pada perusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman yang terdafatar di

Pengaruh Struktur Modal, Struktur Kepemilikan, dan Kebijakan Dividen Terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun

PENGARUH PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN, STRUKTUR AKTIVA, LIKUIDITAS DAN GROWTH OPPORTUNITY TERHADAP STRUKTUR MODAL PERUSAHAAN MANUFAKTUR.. DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2010

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tata kelola perusahaan dan struktur kepemilikan terhadap struktur modal pada perusahaan manufaktur dengan

Pengaruh Profitabilitas, Pertumbuhan Aset, Ukuran Perusahaan, Struktur Aktiva dan Likuiditas Terhadap Struktur Modal Pada Perusahaan Manufaktur Di Bursa Efek Indonesia Tahun