• Tidak ada hasil yang ditemukan

Study baseline project GESIT (GREEN JOBS FOR SOCIAL INCLUSION AND SOCIAL TRANSFORMATION)

N/A
N/A
Pius Aruan

Academic year: 2024

Membagikan "Study baseline project GESIT (GREEN JOBS FOR SOCIAL INCLUSION AND SOCIAL TRANSFORMATION)"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Study baseline project GESIT (GREEN JOBS FOR

SOCIAL INCLUSION AND SOCIAL

TRANSFORMATION) (KETENAGAKERJAA

N)

(2)

Gambaran demografi di

tingkat provinsi

Jumlah Penduduk

Jumlah Penduduk

15.115.206 Jiwa

Rasio Jenis Kelamin

100,7 3 208,60

jiwa/km2

Kepadatan Penduduk

Laju Pertumbuhan Penduduk

(2010- 2020) 1,28% per

tahun

Jumlah Penduduk Laki-laki

7.584.993 Jiwa Jumlah Penduduk

Perempuan

7.530.213

Jiwa

(3)

Komposisi angkatan kerja pada Agustus 2023 terdiri dari 7,55 juta orang penduduk yang bekerja dan 472 ribu orang pengangguran. Apabila dibandingkan Agustus 2022, jumlah angkatan kerja meningkat sebanyak 352 ribu orang. Penduduk bekerja naik sebanyak 353 ribu orang, sementara pengangguran turun sebanyak seribu orang.

T A B E L

A N G K A T A N K E R J A

A G U S T U S 2 0 2 1 - A G U S T U S 2 0 2 3

Angkatan Kerja

Pengangguran

(4)

Keterlibatan SDM handal yang lebih banyak dalam menghadapi trend ekonomi hijau. Termasuk salah satu contoh dalam hal penghitungan emisi dan perdagangan karbon. Trend green economy (ekonomi hijau) yang semakin terasa sekarang. untuk menghadapi semua itu diperlukan kesiapan sumberdaya manusia (SDM) yang terampil. “Kita harus mempersiapkan diri untuk menghadapi era perdagangan karbon tersebut. Diantaranya melalui pelatihan-pelatihan. Bahwa pelatihan itu perlu ditindaklanjuti dengan pelatihan yang lebih mendalam lagi. Tujuannya agar didapatkan SDM yang benar-benar ahli di bidang ekonomi hijau.

Gambaran kondisi ketenagakerjaan, kualitas tenaga kerja serta

perkembangan dan keterlibatan sdm

provinsi dalam kegiatan ekonomi hijau

(5)

sektor ekonomi dan potensi ekonomi di tingkat provinsi dan

perkembangannya

Pertanian, Kehutanan dan Perikanan

Perdagangan Besar dan

Eceran; Reparasi Mobil

dan Sepedah Motor

Industri Pengolaha

n

Konstruksi

Transportasi dan

Pergudangan Real

Estate

Jasa Keuangan dan

Asuransi Lainny

a

Ekonomi Sumatera Utara triwulan III-2023 terhadap triwulan II-2023 (q-to-q) tumbuh sebesar 2,00 persen.

Lapangan Usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Konstruksi yaitu sebesar 4,46 persen. Lapangan Usaha yang memiliki peran penting terhadap perekonomian Sumatera Utara adalah Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan tumbuh sebesar 2,01 persen;

Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor tumbuh sebesar 3,99 persen; dan Industri Pengolahan tumbuh sebesar 1,81 persen.

Struktur PDRB Sumatera Utara menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku Triwulan III- 2023 tidak menunjukkan perubahan berarti. Perekonomian Sumatera Utara masih didominasi oleh Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 23,71 persen; diikuti oleh Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil sebesar 19,22 persen; Industri Pengolahan sebesar 18,43 persen; dan Konstruksi sebesar 13,19 persen. Peranan keempat lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Sumatera Utara mencapai 74,55 persen.

(6)

Critical mass/change agent/inisiator/agen perubahan yang berorientasi pada

ekonomi hijau di tingkat provinsi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) membuka peluang kerja sama pengolahan sampah dengan Belanda ditandai dengan kunjungan Deputy of Head The Economic Department for The Netherlands Embassy in Jakarta Natasja Van Der Geest di Hotel JW Marriot pada Tahun 2022

(7)

Badan Pengurus Daerah (BPD) Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) Sumatera Utara (Sumut). Kehadiran IPI Sumut, melalui keahlian para pemulung dalam proses penerapan program 5 R yaitu Reduce, Reuse, Recycle, Replace dan Replant, terkait limbah rumah tangga tersebut bisa membantu menyelamatkan bumi

Critical mass/change agent/inisiator/agen perubahan yang berorientasi pada

ekonomi hijau di tingkat provinsi

Sumut Jadi Proyek Percontohan Pengelolaan Sampah Plastik

(8)

INDIKATOR KINERJA UTAMA

DINAS KETENAGAKERJAAN

(9)

stakeholder yang terlibat

1. Dinas LHK

2. Dinas Perindustrian

dan ESDM

3. Dinas Koperasi dan UKM

5. IPI

(Ikatan Pemulung Indonesia)

4. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

6. Perguruan Tinggi

(10)

January

Forum-Forum pembangunan lintas sektor dan kelembagaan yang membahas isu-isu terkait ekonomi hijau, pekerjaan hijau, transisi energi, perubahan iklim, mitra vokasi, dan ketenagakerjaan

a. Pembentukan FKLPI D

(Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri

Daerah)

Sinkronisasi program pelatihan dan penyerapan tenaga kerja dari alumni BLK

b. BBPVP Kemnaker RI (Balai Besar Pelatihan

Vokasi dan Produktivitas) Medan

- Sinkronisasi Program Pelatihan - Updating & Upgrading Instruktur

- Pelaksanaan Uji Kompetensi berbagai Kejuruan bagi peserta pelatihan

c. Dinas Kabupaten/Kota, perangkat daerah

(desa/kelurahan) &

sekolah SMA/ K sederajat

Perekrutan & Informasi

minat kebutuhan pelatihan di daerah

(11)

Tindak Lanjut Green Jobs yang akan

dilakukan

Sosialisasi green jobs yang merupakant anggung jawab bersama seluruh pemerintah, akademisi, dan masyarakat bisnis.

Melakukan studi /penelitian tentang green jobs

Mengidentifikasi setiap jenis pekerjaan yg ramah lingkungan Mengidentifikasi jabatan-jabatan baru yangmuncul

Mengidentifikasijenis– jenispelatihan yangdibutuhkan dalamrangkamendukunggreenjobs

Dinas ketenagakerjaan akan bekerjasama dengan instansi terkait untuk untuk peningkatan keterampilan pekerja dalam rangka

mendukung green ekonomy bekerjasama dengan Dinas Tanaman

Pangan dan Holtikultura, Dinas LHK danDinas Perindag dan ESDM dll)

Pemanfaatan BLKUPT Pusat atau UPT Daerah dalam pelatihan

pencari kerja untuk dengan menyesuaikan perkembangan greenjobs;

(12)

thank

you

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian yang dilakukan pada sektor Perdagangan Besar dan eceran; reparasi mobil dan motor adalah untuk mengetahui dan mendapatkan bukti empiris pengaruh

Hasil Analisis Sektor Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor Berdasarkan Rata-rata Perhitungan Masing-masing Metode di Kawasan-kawasan Provinsi Jawa.

Meskipun memiliki perkembangan yang fluktuatif, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor memiliki rata-rata nilai LQ selama lima tahun

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat tahun 2015, Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan motor memiliki sumber pertumbuhan

Sumbangan terbesar pada tahun 2015 dihasilkan oleh lapangan usaha Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor, merupakan sektor yang memberikan

Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, 23.29% Industri Pengolahan, 13.92% Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi … Konstruksi, 12.53% Pertambangan dan Penggalian,

Pemetaan Sektor Ekonomi Berdasarkan Hasil AnalisisShift SharedanLocation QuotientLQ Shift Share Location Quotient G M S Y Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda

Pada Tahun 2015 sumbangan terbesar sektor tersier dari sektor perdagangan besar dan eceran, dan reparasi mobil dan sepeda motor dengan 12.52, sementara sumbangan terbesar sektor primer