Study baseline project GESIT (GREEN JOBS FOR
SOCIAL INCLUSION AND SOCIAL
TRANSFORMATION) (KETENAGAKERJAA
N)
Gambaran demografi di
tingkat provinsi
Jumlah PendudukJumlah Penduduk
15.115.206 Jiwa
Rasio Jenis Kelamin
100,7 3 208,60
jiwa/km2
Kepadatan Penduduk
Laju Pertumbuhan Penduduk
(2010- 2020) 1,28% per
tahun
Jumlah Penduduk Laki-laki
7.584.993 Jiwa Jumlah Penduduk
Perempuan
7.530.213
Jiwa
Komposisi angkatan kerja pada Agustus 2023 terdiri dari 7,55 juta orang penduduk yang bekerja dan 472 ribu orang pengangguran. Apabila dibandingkan Agustus 2022, jumlah angkatan kerja meningkat sebanyak 352 ribu orang. Penduduk bekerja naik sebanyak 353 ribu orang, sementara pengangguran turun sebanyak seribu orang.
T A B E L
A N G K A T A N K E R J A
A G U S T U S 2 0 2 1 - A G U S T U S 2 0 2 3
Angkatan Kerja
Pengangguran
Keterlibatan SDM handal yang lebih banyak dalam menghadapi trend ekonomi hijau. Termasuk salah satu contoh dalam hal penghitungan emisi dan perdagangan karbon. Trend green economy (ekonomi hijau) yang semakin terasa sekarang. untuk menghadapi semua itu diperlukan kesiapan sumberdaya manusia (SDM) yang terampil. “Kita harus mempersiapkan diri untuk menghadapi era perdagangan karbon tersebut. Diantaranya melalui pelatihan-pelatihan. Bahwa pelatihan itu perlu ditindaklanjuti dengan pelatihan yang lebih mendalam lagi. Tujuannya agar didapatkan SDM yang benar-benar ahli di bidang ekonomi hijau.
Gambaran kondisi ketenagakerjaan, kualitas tenaga kerja serta
perkembangan dan keterlibatan sdm
provinsi dalam kegiatan ekonomi hijau
sektor ekonomi dan potensi ekonomi di tingkat provinsi dan
perkembangannya
Pertanian, Kehutanan dan Perikanan
Perdagangan Besar dan
Eceran; Reparasi Mobil
dan Sepedah Motor
Industri Pengolaha
n
Konstruksi
Transportasi dan
Pergudangan Real
Estate
Jasa Keuangan dan
Asuransi Lainny
a
Ekonomi Sumatera Utara triwulan III-2023 terhadap triwulan II-2023 (q-to-q) tumbuh sebesar 2,00 persen.
Lapangan Usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Konstruksi yaitu sebesar 4,46 persen. Lapangan Usaha yang memiliki peran penting terhadap perekonomian Sumatera Utara adalah Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan tumbuh sebesar 2,01 persen;
Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor tumbuh sebesar 3,99 persen; dan Industri Pengolahan tumbuh sebesar 1,81 persen.
Struktur PDRB Sumatera Utara menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku Triwulan III- 2023 tidak menunjukkan perubahan berarti. Perekonomian Sumatera Utara masih didominasi oleh Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 23,71 persen; diikuti oleh Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil sebesar 19,22 persen; Industri Pengolahan sebesar 18,43 persen; dan Konstruksi sebesar 13,19 persen. Peranan keempat lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Sumatera Utara mencapai 74,55 persen.
Critical mass/change agent/inisiator/agen perubahan yang berorientasi pada
ekonomi hijau di tingkat provinsi
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) membuka peluang kerja sama pengolahan sampah dengan Belanda ditandai dengan kunjungan Deputy of Head The Economic Department for The Netherlands Embassy in Jakarta Natasja Van Der Geest di Hotel JW Marriot pada Tahun 2022
Badan Pengurus Daerah (BPD) Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) Sumatera Utara (Sumut). Kehadiran IPI Sumut, melalui keahlian para pemulung dalam proses penerapan program 5 R yaitu Reduce, Reuse, Recycle, Replace dan Replant, terkait limbah rumah tangga tersebut bisa membantu menyelamatkan bumi
Critical mass/change agent/inisiator/agen perubahan yang berorientasi pada
ekonomi hijau di tingkat provinsi
Sumut Jadi Proyek Percontohan Pengelolaan Sampah Plastik
INDIKATOR KINERJA UTAMA
DINAS KETENAGAKERJAAN
stakeholder yang terlibat
1. Dinas LHK
2. Dinas Perindustrian
dan ESDM
3. Dinas Koperasi dan UKM
5. IPI
(Ikatan Pemulung Indonesia)
4. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
6. Perguruan Tinggi
January
Forum-Forum pembangunan lintas sektor dan kelembagaan yang membahas isu-isu terkait ekonomi hijau, pekerjaan hijau, transisi energi, perubahan iklim, mitra vokasi, dan ketenagakerjaan
a. Pembentukan FKLPI D
(Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri
Daerah)
Sinkronisasi program pelatihan dan penyerapan tenaga kerja dari alumni BLK
b. BBPVP Kemnaker RI (Balai Besar Pelatihan
Vokasi dan Produktivitas) Medan
- Sinkronisasi Program Pelatihan - Updating & Upgrading Instruktur
- Pelaksanaan Uji Kompetensi berbagai Kejuruan bagi peserta pelatihan
c. Dinas Kabupaten/Kota, perangkat daerah
(desa/kelurahan) &
sekolah SMA/ K sederajat
Perekrutan & Informasi
minat kebutuhan pelatihan di daerah
Tindak Lanjut Green Jobs yang akan
dilakukan
• Sosialisasi green jobs yang merupakant anggung jawab bersama seluruh pemerintah, akademisi, dan masyarakat bisnis.
• Melakukan studi /penelitian tentang green jobs
Mengidentifikasi setiap jenis pekerjaan yg ramah lingkungan Mengidentifikasi jabatan-jabatan baru yangmuncul
Mengidentifikasijenis– jenispelatihan yangdibutuhkan dalamrangkamendukunggreenjobs
• Dinas ketenagakerjaan akan bekerjasama dengan instansi terkait untuk untuk peningkatan keterampilan pekerja dalam rangka
mendukung green ekonomy bekerjasama dengan Dinas Tanaman
Pangan dan Holtikultura, Dinas LHK danDinas Perindag dan ESDM dll)
• Pemanfaatan BLKUPT Pusat atau UPT Daerah dalam pelatihan
pencari kerja untuk dengan menyesuaikan perkembangan greenjobs;