• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tampilan ANALISIS NILAI TAMBAH EKONOMI PADA PT. INDUSTRI JAMU DAN FARMASI SIDO MUNCUL TBK.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Tampilan ANALISIS NILAI TAMBAH EKONOMI PADA PT. INDUSTRI JAMU DAN FARMASI SIDO MUNCUL TBK."

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

Jurnal Business Technology and Science, Volume I Nomor I, Jan 2023 | 1

https://ojs.nitromks.ac.id/index.php/jurnal-bugis

ANALISIS NILAI TAMBAH EKONOMI PADA

PT. INDUSTRI JAMU DAN FARMASI SIDO MUNCUL TBK.

Ayzhary Nuhril M1

1

Manajemen, STIE Nusantara Makassar

*Correspondent Email : [email protected] Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai tambah ekonomi PT. industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan alat analisis Economic Value Added (EVA). Data yang digunakan adalah laporan keuangan PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. tahun 2018-2020.

Berdasarkan hasil analisis Economic Value Added (EVA) pada PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. selama 3 tahun terakhir yaitu tahun 2018 – 2020 menunjukkan bahwa PT. Indutri Jamu dan Farmasi Sido Mucul Tbk. pada tahun 2018 menghasilkan nilai EVA negatif sedangkan tahun 2019 dan 2020 menghasilkan nilai EVA menjadi positif.

Kata Kunci : Strategi Marketing, Produk E-Money

Abstract

The purpose of this research is to analyze the economic added value of PT. Jamu and Pharmaceutical Industry Sido Muncul Tbk. The data analysis used is quantitative descriptive analysis using the Economic Value Added (EVA) analysis tool. The data used is the financial statements of PT. Herbal Medicine and Pharmaceutical Industry Sido Muncul Tbk. 2018-2020 years. Based on the results of the Economic Value Added (EVA) analysis at PT. Herbal Medicine and Pharmaceutical Industry Sido Muncul Tbk. for the last 3 years, namely 2018 – 2020 shows that PT. Jamu and Pharmaceutical Industry Sido Mucul Tbk. in 2018 it produces a negative EVA value while in 2019 and 2020 it produces a positive EVA value.

Keywords: Marketing Strategy, E-Money Products

1. Pendahuluan

Industri jamu dan farmasi merupakan salah satu usaha yang memanfaatkan berbagai jenis tanaman yang berhasiat dan tanpa menggunakan bahan kimia sebagai campurannya. Di Indonesia industri jamu dan farmasi memiliki peluang usaha yang sangat besar karena melimpahnya bahan-bahan untuk membuat jamu ataupun obat herbal. Adanya pandemi Covid 19 membuat hampir semua perusahaan atau usaha merasakan dampak negatif dari pandemi, namun bagi industri jamu dan farmasi dengan adanya pandemi produk-produk mengalami peningkatan penjualan dimana meningkatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan membuat permintaan produk herbal meningkat sehingga berdampak kepada pendapatan perusahaan. Untuk mempertahankan kondisi tersebut, manajemen Sido

(2)

Jurnal Business Technology and Science, Volume I Nomor I, Jan 2023 | 2 Muncul akan terus menambah varian dan produk baru, sehingga dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap total penjualan perusahaan (Madrianah & Verawaty, 2020).

Industri jamu dan farmasi memiliki tujuan keuangan jangka pendek dan jangka panjang. Tujuan keuangan jangka pendek yakni memperoleh laba guna kontiunitas dan pengembangan usahanya.

Sedangkan tujuan keuangan jangka panjang yakni kemakmuran bagi pemilik perusahaan yang dapat dilihat melalui harga saham yang. meningkat di pasar modal (Ratnasari et al., 2021). Untuk mencapai tujuan keuangan tersebut, perusahaan mengambil keputusan keuangan yang terdiri dari keputusan investasi, keputusan pendanaan dan keputusan dividen.

Untuk dapat mengetahui efektif dan efisiennya keputusan keuangan yang diambil oleh perusahaan maka diperlukan kinerja keuangan. Dimana Kinerja keuangan perusahaan dapat diketahui dengan melakukan analisis Economic Value Added (Nilai Tambah Ekonomi)(Dauda et al., 2021).

Analisis EVA digunakan untuk menganalisis kinerja keuangan yang lebih memfokuskan pada nilai tambah ekonomi perusahaan.

PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri herbal. Adapun total aset dan laba bersih PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.

tahun 2018 – 2020 nampak pada tabel berikut

Tabel 1

Total Aset dan Laba Bersih PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido

Muncul Tbk. Periode 2018 - 2020 (Dalam Jutaan Rupiah)

Tahun Total Aset

(Rp)

Laba Bersih (Rp)

2018 3.337.628 663.849

2019 3.536.898 807.689

2020 3.849.516 934.016

Sumber : www.idx.co.id

Berdasarkan tabel 1.1 dapat dilihat bahwa dari tahun 2018 sampai tahun 2019 menunjukkan total aset PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. mengalami peningkatan sebesar 6% dan diikuti oleh laba bersih yang juga mengalami peningkatan sebesar 22%. Pada tahun 2019 sampai tahun 2020 menunjukkan total aset meningkat sebesar 9% dan laba bersih meningkat sebesar 16%. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan laba bersih lebih besar dari total aset. Oleh sebab itu, apakah dengan meningkatnya laba bersih lebih besar dari total aset dapat memberikan nilai tambah ekonomi?.

2.

Landasan Teori

Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan adalah penggabungan dari ilmu dan seni yang membahas, mengkaji dan menganalisis tentang bagaimana seorang manajer keuangan dengan menggunakan seluruh sumber daya perusahaan untuk mencari dana, mengelola dana dan. Strategi adalah pendekatan secara keseluruhan yang berkaitan dengan pelaksanaan gagasan, perencanaan dan eksekusi sebuah aktivitas dalam kurun waktu tertentu (Djabir & Mustafa, 2019). Di dalam strategi yang baik terdapat korinasi tim kerja, memiliki tema, mengidentifikasi faktor pendukung yang sesuai dengan prinsip-prinsip pelaksanaan gagasan secara rasional, efisien dalam pendanaan, dan memiliki taktik untuk mencapai tujuan secara

(3)

Jurnal Business Technology and Science, Volume I Nomor I, Jan 2023 | 3 efektif (Megawaty, 2019). membagi dana dengan tujuan mampu memberikan profit atau kemakmuran bagi para pemegang saham dan suistainabilitty (keberlanjutan) usaha bagi perusahaan (Rosanti &

Siregar, 2020). Menurut (Sasmita et al., 2021) manajemen keuangan adalah kegiatan memperoleh sumber dana dengan biaya yang semurah-murahnya dan menggunakan dana seefektif dan seefisien mungkin untuk mencipta laba dan nilai tambah ekonomi (economic vlue added) (Sasmita et al., 2021).

Dalam rangka mencapai tujuan perusahaan, semua pihak yang terlibat dalam organisasi baik departemen keuangan, produksi, pemasaran maupun sumber daya manusia harus bekerja sama. Tanpa kerja sama yang baik, tentu sulit untuk mencapai tujuan perusahaan seperti yang diharapkan (Verawaty et al., 2022). Sebagai ujung tombak untuk mencapai tujuan perusahaan, maka departemen keuanganlah yang paling berkepentingan terhadap pengelolaan keuangan perusahaan dan memiliki tugas-tugas yang cukup berat. Untuk mencapai tujuan manajemen keuangan memiliki tujuan melalui dua pendekatan menurut (Bazergan et al., 2021):

a. Profit risk approach, manajer keuangan tidak hanya sekedar mengejar maksimalisasi profit, akan tetapi juga harus mempertimbangkan risiko yang bakal dihadapi. Bukan tidak mungkin harapan profit yang besar tidak tercapai akibat risiko yang dihadapi juga besar (Kamase et al., 2020). Di samping itu, manajer keuangan juga harus terus melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap seluruh aktivitas yang dijalankan(Haribowo et al., 2022). Kemudian seorang manajer keuangan dalam menjalankan aktivitasnya harus menggunakan prinsip kehati-hatian. Secara garis besar profit risk approach terdiri dari :

1) Maksimalisasi profit 2) Minimal risk 3) Maintain control

4) Achieve flexibility (careful management of fund and activities)

b. Liquidity and profitability, merupakan kegiatan yang berhubungan dengan bagaimana seorang manajer keuangan mengelola likuiditas dan profitabilitas perusahaan. Dalam hal likuiditas manajer keuangan keuangan harus sanggup untuk menyediakan dana (uang kas) untuk membayar kewajiban yang sudah jatuh tempo secara tepat waktu. Kemudian manajer keuangan juga dituntut untuk mampu mengelola dana yang dimiliki termasuk pencairan dana serta mampu mengelola aset perusahaan sehingga terus berkembang dari waktu ke waktu. Manajer keuangan juga dituntut untuk mampu mengelola aset perusahaan sehingga terus berkembang, dari waktu ke waktu (Rosanti et al., 2022).

Keputusan Keuangan

Dalam mempelajari manajemen keuangan, terdapat tiga keputusan keuangan menurut (Musthafa, 2017:2) yang terdiri dari :

a. Keputusan Investasi

Keputusan investasi merupakan keputusan penggunaan dana yang dapat membuat pemilik dana menjadi kaya atau lebih makmur. Keputusan penggunaan dana tersebut merupakan keputusan untuk memilih investasi perusahaan dalam melakukan kegiatan operasionalnya (Al Kausar et al., 2022).

b. Keputusan Pendanaan

Keputusan pendanaan atau keputusan pemenuhan kebutuhan dana merupakan keputusan untuk memilih kebijakan jenis dana yang akan digunakan dalam kegiatan operasi perusahaan. Keputusan pemenuhan

(4)

Jurnal Business Technology and Science, Volume I Nomor I, Jan 2023 | 4 kebutuhan tersebut dianggap benar apabila dapat menurunkan biaya modal yang dipergunakan perusahaan (Maulana et al., 2021).

c. Keputusan Deviden

Keputusan deviden merupakan keputusan untuk membagikan laba kepada pemegang saham atau pemilik perusahaan yang disebut deviden, atau menahan laba untuk keperluan diinvestasikan kembali dalam perusahaan. Kebijakan deviden ini dapat dikatakan tepat apabila kebijakan tersebut dapat membuat pemilik modal, dalam hal ini pemilik perusahaan menjadi lebih Makmur (Ratnasari et al., 2021).

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa tujuan pengambilan keputusan keuangan adalah untuk dapat meningkatkan nilai perusahaan, yang berarti dapat meningkatkan kemakmuran pemilik perusahaan, dalam hal ini pemegang saham perusahaan yang bersangkutan, bagi perusahaan yang go public (Megawaty, 2019).

Kinerja Keuangan

a. Pengertian Kinerja Keuangan

Kinerja keuangan adalah suatu analisis yang dilakukan untuk melihat sejauh mana suatu perusahaan telah melaksanakan dengan menggunakan aturan-aturan pelaksanaan keuangan secara baik dan benar.

Seperti dengan membuat suatu laporan keuangan yang telah memenuhi standar dan ketentuan dalam SAK (Standar Akuntansi Keuangan) atau GAAP (General Acepted Accounting Principle), dan lainnya (Fahmi, 2017:2).

Kinerja yang baik akan dapat membantu manajemen dalam pencapaian tujuan perusahaan. Semakin tinggi kinerja perusahaan, maka akan semakin baik pula nilai perusahaan di mata investor. Salah satu cara untuk menilai kinerja keuangan pada saat ini maupun prospek usaha yang akan datang adalah dengan cara menganalisis laporan keuangan perusahaan yang terdiri dari neraca dan laporan laba rugi (Lihawa, dkk. 2018).

Berdasarkan beberapa definisi mengenai kinerja keuangan yang telah dikemukakan sebelumnya dapat disimpulkan bahwa, kinerja keuangan sangat dibutuhkan oleh perusahaan untuk mengetahui dan mengevaluasi sampai dimana tingkat keberhasilan perusahaan berdasarkan aktivitas keuangan yang telah dilaksanakan (Pratiwi AR et al., 2022).

b. Tujuan Pengukuran Kinerja Keuangan

Beberapa tujuan kinerja keuangan yaitu sebagai berikut (Munawir, 2011:31) :

1) Mengetahui tingkat likuiditas, yaitu kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangan pada saat ditagih (Rosanti et al., 2021).

2) Mengatahui tingkat solvabilitas yaitu menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya, apabila perusahaan tersebut dilikuidasi baik kewajiban jangka pendek maupun jangka Panjang (Saudi et al., 2021).

3) Mengetahui tingkat profitabilitas yaitu untuk menunjukkan kemampuan perusahaan untuk mendapatkan laba selama periode tertentu (Hendriadi et al., 2022).

4) Untuk mengetahui tingkat stabilitas, yaitu kemampuan perusahaan untuk melakukan usahanya dengan stabil yang diukur dengan mempertimbangkan kemampuan perusahaan untuk membayar cicilan secara tertaur kepada pemegang saham tanpa mengalami hambatan (Nurfaadilah et al., 2022).

(5)

Jurnal Business Technology and Science, Volume I Nomor I, Jan 2023 | 5 Penelitian Terdahulu

a. Penelitian yang dilakukan oleh Lihawa, dkk. (2017) dengan judul penelitian “ Analisis Penilaian Kinerja Keuangan Perusahaan dengan Menggunakan Metode Economic Value Added (EVA) pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. dengan hasil penelitian bahwa kinerja keuangan PT.

Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Selama periode tahun 2015 sampai dengan 2017 nilai EVA terus mengalami peningkatan di setiap tahun penelitian. Ini membuktikan bahwa pihak manajer perusahaan mampu menciptakan nilai tambah ekonomis bagi perusahaan dengan memaksimalkan laba yang berpengaruh terhadap meningkatnya nilai NOPAT serta memperkecil tingkat pengembalian atas risiko dalam berinvestasi yang menyebabkan menurunnya nilai Capital Charges sehingga menghasilkan nilai EVA>0.

b. Penelitian yang dilakukan oleh Hefrizal (2018) dengan judul penelitian “Analisis Metode Economic Value Added Untuk Menilai Kinerja Keuangan pada PT. Unilever Indonesia” dengan hasil penelitian bahwa analisis kinerja keuangan menggunakan metode Economic Value Added (EVA) menunjukkan perkembangan yang positif selama 3 tahun terakhir yakni EVA > 0, maka telah terjadi nilai tambah ekonomis dan kinerja keuangan dapat dikatakan baik.

c. Daga (2019) Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis faktor yang paling dominan mempengaruhi retur Surat Perintah Pencairan Dana (Studi Kasus pada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Makassar I) Adapun metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif yaitu, penyebab alasan retur Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) yang diperoleh akan dikumpulkan kemudian disusun secara sistematis. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang dilakukan dan sestelah melakukah pengolahan data Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya retur SP2D yaitu Faktor Manajemen Sumber Daya Manusia, Faktor Satuan Kerja (Satker), Faktor Manajemen Waktu, dan Faktor Bank Operasional. Faktor yang sangat mempengaruhi terjadinya retur SP2D, yaitu Faktor Satuan kerja.

d. Daga (2020) Penelitian ini berjudul Faktor-faktor yang menghambat penggunaan e-commerce pada UMK (Usaha Mikro Kecil) di Kota Makassar. Adapun ttujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang menghambat penggunaan e-commerce di UMK (Usaha Mikro Kecil) di Kota Makassar dan faktor manakah yang paling dominan menghambat penggunaan e- commerce di UMK (Usaha Mikro Kecil) di Kota Makassar. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah usaha kategori mikro dan kecil, yang telah beroperasi minimal 1 tahun di Kota Makassar sebanyak 53 perusahaanTeknik analisis yang digunakan adalah uji instrument data yakni uji validitas dan realibilitas kemudian analisis faktor yakni merumuskan masalah, menyusun matriks korelasi, menentukan jumlah faktor dan rotasi faktor, pengelompokan faktor, penamaan faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pertama adalah faktor perspektif perusahaan yang terdiri dari variabel risiko, karakteritik konsumen, kurangnya tenaga ahli dibidang IT dan kontribusi pemerintah. faktor kedua adalah faktor perspektif financial and regulations, yang terdiri dari variabel keuangan Perusahaan, besarnya biaya penggunaan teknologi dan banyaknya aturan.

faktor ketiga adalah faktor perspektif eknis yang terdiri dari variabel keahlian IT, risiko konsumen durasi pengiriman barang ke konsumen, keamanan transaksi, akses internet dan kendala infrastruktur. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa faktor dominan penghambat penggunaan e-commerce pada UMK di Kota Makassar adalah perspektif perusahaan.

e. Daga (2022) Tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Partisipasi Anggaran terhadap Kinerja Keuangan UMKM di Kabupaten Enrekang, Untuk mengetahui pengaruh Kejelasan Anggaran terhadap Kinerja Keuangan UMKM di Kabupaten Enrekang, Untuk mengetahui pengaruh Umpan Balik Anggaran terhadap Kinerja Keuangan UMKM di Kabupaten Enrekang, dan Untuk mengetahui pengaruh Evaluasi

(6)

Jurnal Business Technology and Science, Volume I Nomor I, Jan 2023 | 6 Anggaran terhadap Kinerja Keuangan UMKM di kabupaten Enrekang. Dengan menggunakan metode regresi liniear berganda dan menggunakan aplikasi SPSS dengan jumlah sample sebanyak 39 orang, hasil Penelitian menunjukkan bahwa Partisipasi Anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan Penerima Bantuan UMKM Kabupaten Enrekang, Kejelasan Anggaran berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kinerja Keuangan Penerima Bantuan UMKM Kabupaten Enrekang, Umpan Balik Anggaran berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kinerja Keuangan Penerima Bantuan UMKM Kabupaten Enrekang. Evaluasi Anggaran berpengaruh negative dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan Penerima Bantuan UMKM Kabupaten Enrekang.

3. Metodologi

Lokasi Dan Waktu Penelitian

Lokasi penelitian dan pengumpulan data di lakukan di Galeri Investasi IBK Nitro Makassar yang berlokasi di jalan Prof. Abdurahman Basalamah No. 101 Makassar. Penelitian ini dilakukan selama 1 (satu) bulan.

Jenis Dan Sumber Data 1. Jenis Data

Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data kuantitatif, yaitu data berupa laporan keuangan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. tahun 2018 – 2020.

2. Sumber Data

Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder, yaitu data laporan keuangan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. tahun 2018 – 2020 yang diperoleh dari website resmi Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id) dan Galeri

Investasi IBK Nitro Makassar.

Teknik Pengumpulan Data

Teknik yang digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Penelitian Kepustakaan (Library Research), yaitu pengumpulan data yang berasal dari

literatur, buku, jurnal atau karya ilmiah dan situs internet yang berkaitan dengan masalah dalam penelitian ini.

2. Penelitian Dokumentasi, yaitu teknik pengumpulan data-data atau dokumen perusahaan yang berkaitan dengan penelitian yang dilakukan.

Definisi Operasional

Definisi operasional dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Nilai Tambah ekonomi atau Economic Value Added (EVA) adalah analisis kinerja keuangan yang bertujuan untuk menilai nilai tambah ekonomi PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. EVA diukur dengan menggunakan rumus : EVA = NOPAT – (WAAC x Invested Capital).

(7)

Jurnal Business Technology and Science, Volume I Nomor I, Jan 2023 | 7 2. NOPAT (Net Operating Profit After Tax) adalah laba operasi dari PT Industri Jamu dan

Farmasi Sido Muncul Tbk. setelah dikurangi dengan pajak. NOPAT diukur dengan menggunakan rumus : NOPAT = Laba Operasi – Beban Pajak Penghasilan.

3. WACC (Weight Average Cost of Capital) adalah jumlah biaya setiap komponen modal pemegang saham yang ditimbang sesuai proporsi atau bobotnya dalam struktur modal PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. WACC diukur dengan menggunakan rumus : WACC = (Wi x Ki) + (We x Ke).

4. Invested Capital adalah jumlah dana yang diinvestasikan perusahaan untuk membiayai usaha PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. IC diukur dengan menggunakan rumus : Investment = Total Liabilitas + Jumlah EkuitasInvestment = Total Liabilitas + Jumlah Ekuitas Analisis Data

Pendekatan Penelitian

Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif, dengan alat analisis data yang digunakan yaitu:

1. Analisis Nilai Tambah Ekonomi atau Economic Value Added (EVA)

Analisis Economic Value Added (EVA) dapat dilakukan menggunakan rumus yaitu sebagai berikut:

EVA = NOPAT – (WACC x Invested Capital) 2. Analisis NOPAT (Net Operating Profit After Tax)

Analisis NOPAT dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut : NOPAT = Laba Usaha – Beban Pajak Penghasilan

3. Analisis WACC (Weight Average Cost of Capital)

Analisis biaya modal tertimbang atau WACC dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut :

WACC =(Wi x Ki) + (We x Ke) 4. Analisis Invested Capital

Analisis Invested Capital dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut :

Invested Capital = Total Liabilitas + Jumlah Ekuitas

4. Hasil dan Pembahasan

Hasil Penelitian

1. .Menghitung Tingkat Beban Pajak

Tingkat Beban Pajak = Beban Pajak Penghasilan

Laba Sebelum Pajak Penghasilan x 100%

(8)

Jurnal Business Technology and Science, Volume I Nomor I, Jan 2023 | 8 a. Tahun 2018

Adapun besarnya penentuan tingkat beban pajak pada PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. untuk tahun 2018 dapat dilihat melalui perhitungan sebagai berikut:

Tingkat Beban Pajak = Rp. 203.988.000.000

Rp. 867.837.000.000 x 100%

= 23%

b. Tahun 2019

Adapun besarnya penentuan tingkat beban pajak pada PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. untuk tahun 2019 dapat dilihat melalui perhitungan sebagai berikut:

Tingkat Beban Pajak = Rp. 266.146.000.000

Rp. 1.073.835.000.000x 100%

= 25%

c. Tahun 2020

Adapun besarnya penentuan tingkat beban pajak pada PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. untuk tahun 2020 dapat dilihat melalui perhitungan sebagai berikut:

Tingkat Beban Pajak =Rp.265.532.000.000 /Rp.1.199.548.000.000x100% = 22%

Tabel 2 Tingkat Beban Pajak PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Tahun 2018 – 2020

Tahun Tingkat Beban Pajak

2018 23%

2019 25%

2020 22%

Sumber: data diolah 2022

Berdasarkan tabel 4.1 hasil tingkat beban pajak dalam 3 tahun terakhir dapat dilihat mengalami fluktuasi di setiap tahunnya. Pada tahun 2018 sebesar 23% kemudian pada tahun 2019 mengalami peningkatan menjadi 25% dan mengalami penurunan menjadi 22% pada tahun 2020. Hal ini disebabkan karena beban pajak penghasilan juga mengalami fluktuasi di setiap tahunnya.

Pembahasan

Berdasarkan tabel 4.8 pada tahun 2018 hasil perhitungan EVA adalah (-Rp. 34.935.505.240) atau bernilai negatif. Hasil perhitungan ini menggambarkan bahwa kegiatan usaha operasional perusahaan pada tahun pertama penelitian tidak terjadi proses nilai tambah ekonomi karena hasil EVAnya negatif. Dimana keadaan ini berdampak pada perusahaan yang tidak mampu memberikan atau membayarkan kewajiban para penyandang dana baik Investor maupun pemegang saham. Dengan kata lain pihak manajemen tidak efektif dan efisien dalam mengambil keputusan-keputusan keuangan perusahaan.

Pada tahun 2019 terjadi peningkatan EVA sebesar 236% dari Rp. 34.933.505.240 pada tahun 2018 menjadi Rp. 117.275.719.600 pada tahun 2019. Peningkatan EVA ini disebabkan karena terjadi penurunan WACC dari 19,633% pada tahun 2018 menurun menjadi 18,163% pada tahun 2018.

Penurunan WACC ini disebabkan karena menurunnya pembayaran deviden. Penurunan pembayaran deviden sebesar 2,27% atau sebesar Rp. 14.854.000.000 dari Rp. 654.882.000.000 pada tahun 2018

(9)

Jurnal Business Technology and Science, Volume I Nomor I, Jan 2023 | 9 menurun menjadi Rp. 640.028.000.000 pada tahun 2019. Penurunan pembayaran deviden kepada pemegang saham menyebabkan tingkat pengembalian investasi pada ekuitas dari 22,56% pada tahun 2018 menjadi 20,88% pada tahun 2019.

Peningkatan EVA tahun 2019 disebabkan pula oleh peningkatan prosentase NOPAT lebih besar jika dibandingkan dengan prosentase Invetsed Capital, dimana peningkatan NOPAT dari tahun 2018 ke tahun 2019 sebesar 22% sedangkan peningkatan Invested Capital sebesar 6%.

Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan bahwa peningkatan EVA tahun 2019 disebabkan karena perusahaan PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. telah efektif dan efisien dalam memperoleh sumber pendanaan untuk membiayai aset perusahaan dan penggunaan aset perusahaan untuk memperoleh laba operasi, sehingga nilai tambah ekonomi PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. menunjukkan peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2018.

Tahun 2020 terjadi penurunan EVA sebesar 8% dari Rp. 117.275.719.600 pada tahun 2019 menjadi Rp. 108.275.719.600 pada tahun 2020. Penurunan EVA ini disebabkan karena terjadi peningkatan WACC dari 18,163% pada tahun 2019 meningkat menjadi 20,19% pada tahun 2020.

Peningkatan WACC ini disebabkan karena meningkatnya pembayaran deviden dan beban keuangan.

Peningkatan pembayaran deviden sebesar 21% atau sebesar Rp. 133.960.000.000 dari Rp.

640.028.000.000 pada tahun 2019 meningkat menjadi Rp. 773.988.000.000. penigkatan pembayaran deviden kepada pemegang saham menyebabkan tingkat pengembalian investasi pada ekuitas dari 20,88% pada tahun 2019 menjadi 24,02% pada tahun 2020.

Peningkatan pembayaran deviden diikuti pula dengan meningkatnya pembayaran beban keuangan, dimana pada tahun 2019 sebesar Rp. 154.000.000 menjadi Rp. 522.000.000 pada tahun 2020 atau terjadi peningkatan sebesar 239% dari tahun 2019. Peningkatan ini menyebabkan terjadi peningkatan tingkat pengembalian utang dari 0,022% pada tahun 2019 menjadi 0,062% pada tahun 2020. Peningkatan beban atas sumber pendanaan menyebabkan terjadinya peningkatan WACC sebesar 2,027% pada tahun 2020.

Penurunan EVA tahun 2020 disebabkan pula oleh peningkatan Invested Capital lebih besar jika dibandingkan dengan peningkatan NOPAT, dimana peningkatan NOPAT dari tahun 2019 ke tahun 2020 sebesar Rp. 127.395.000.000, sedangkan peningkatan Invested Capital sebesar Rp.319.959.000.000.

Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan sebelumnya bahwa terjadi penurunan EVA di tahun 2020 namun perusahaan masih menghasilkan laba jadi tetap terjadi proses nilai tambah ekonomi PT. Industri Jmau dan Farmasi Sido Muncul Tbk.

5. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diambil kesimpulan bahwa kinerja keuangan

PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Menggunakan metode Economic Value

Added sudah cukup baik, meskipun pada tahun pertama penelitian atau tahun 2018

menghasilkan nilai EVA yang negatif yang berarti tidak terjadi proses nilai tambah ekonomi,

namun mengalami peningkatan pada tahun 2019 yang bernilai positif. Hal ini menunjukkan

telah terjadi proses nilai tambah ekonomi sehingga dapat dikatakan perusahaan telah

memberikan pengembalian atas keuntungan sesuai dengan investasi yang dilakukan baik oleh

Investor maupun pemegang saham. Pada tahun 2020 mengalami penurunan EVA. Meskipun

(10)

Jurnal Business Technology and Science, Volume I Nomor I, Jan 2023 | 10

mengalami penurunan nilai EVA namun hasilnya tetap bernilai positif yang berarti telah terjadi proses nilai tambah ekonomi pada PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.

6.

Daftar Pustaka

Al Kausar, Bakri, S. W., Sudirman, Fajriansyah, & Agusta, R. (2022). Dampak Penerapan Manajemen Strategi Terhadap Perkembangan Usaha Mikro Di Sulawesi Selatan. Jurnal Manajemen Perbankan Keuangan Nitro, 5(1), 20–32.

https://doi.org/10.56858/jmpkn.v5i1.45

Bazergan, I., Ashary Anshar, M., Lutfi, A., & Aiyul Ikhram, A. (2021). Management The Influence of Promotional Mix on Customer Savings Decisions. Research Management, 2(2), 132–138. https://journal.accountingpointofview.id/index.php/povrema

Dauda, P., Imam Taufiq, M., Saeni, N., Haryanto Baottong, M., & Bazergan, I. (2021). Jurnal Mirai Management Pengaruh Likuiditas dan Solvabilitas Terhadap Profitabilitas. Jurnal Mirai Management, 6(3), 51–66. https://doi.org/10.37531/mirai.v7i2.2014

Djabir, M., & Mustafa, M. (2019). Kajian Atas Keputusan Mahasiswa Untuk Berinvestasi Saham Di Bursa Efek Indonesia Melalui Galeri Investasi Di Kota Makassar. Jurnal Mirai Managemnt, 4(2), 122–136. https://journal.stieamkop.ac.id/index.php/mirai

Haribowo, R., Bilgies, A. F., Verawaty, V., & ... (2022). Analisis Pengaruh Brand Image Dan Celebrity Endoser Terhadap Purchase Decision Produk Bakery Bittersweet By Najla.

Management …, 3(October), 3220–3230.

https://journal.yrpipku.com/index.php/msej/article/view/1170%0Ahttps://journal.yrpipk u.com/index.php/msej/article/download/1170/784

Hendriadi, Megawaty, Bazergan, I., Ramlah, & Saeni, N. (2022). AGILITAS GURU SMA SE- KOTA MAKASSAR. Jurnal Sains Manajemen Nitro, 1(2), 222–230.

https://ojs.nitromks.ac.id/index.php/jsmn

Kamase, J., Nujum, S., Agung, M., & Gani, A. (2020). Influence Brand Image , Customer Relationship Management ( CRM ) TerhadapCustomer Value Dan Loyalitas Sharia General BankCustomers In Makassar City. IOSR Journal of Business and Management, 22(8), 52–75. https://doi.org/10.9790/487X-2208015275

Madrianah, & Verawaty. (2020). Analisis Pendidikan Kewirausahaan, Ekspektasi Pendapatan dan Lingkungan Keluarga terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa IBK Nitro Makassar.

PARADOKS : Jurnal Ilmu Ekonomi, 3(1), 181–188.

https://doi.org/10.33096/paradoks.v3i1.604

Maulana, S., Anshar, M. A., Fadny, N., Kausar, A., & Nur Fadny. (2021). Economic Development Economic Growth : The Impact of Regional Original Income , Capital Ex- penditures and Export. 2(1).

Megawaty. (2019). Pengaruh Kemampuan Individu Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt. Bank X. AKMEN Jurnal Ilmiah, 16, 602–612.

Nurfaadilah, Baottong, M. H., Sujatmiko, Muchsidin, F. F., & Izaac Lukas Dominggus Lawalata. (2022). ANALISIS PENCEGAHAN KREDIT BERMASALAH PADA PT BANK SULSELBAR CABANG UTAMA MAKASSAR. Jurnal Sains Manajemen Nitro, 1(2), 214–221. https://ojs.nitromks.ac.id/index.php/jsmn

Pratiwi AR, D., Fabanyo, A., Salam, K. N., Asmawiyah, A., & Herenal Daeng Toto. (2022).

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Nasabah Memilih Tabungan Simpedes pada PT. Bank

(11)

Jurnal Business Technology and Science, Volume I Nomor I, Jan 2023 | 11

Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. Unit Borong Raya. Jurnal Manajemen Perbankan Keuangan Nitro, 5(2), 119–133. https://doi.org/10.56858/jmpkn.v5i2.75

Ratnasari, Q., Muljaningsih, S., & Asmara, K. (2021). Pengaruh Faktor Makro Ekonomi terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Di Bursa Efek Indonesia (Periode 2010-2019).

Jurnal Health Sains, 2(6), 1134–1148. https://doi.org/10.46799/jsa.v2i6.254

Rosanti, N., Fatimah, S., Verawaty, & Sujatmiko. (2022). Evaluation of Coordination in Improving Quality of Service During the Covid-19 Pandemic. International Journal of Economy, Education and Entrepreneuship, 2(1), 259–269.

Rosanti, N., Karta Negara Salam, & Panus. (2021). The Effects of Brand Image and Product Quality on Purchase Decisions. Quantitative Economics and Management Studies, 2(6), 365–375. https://doi.org/10.35877/454ri.qems360

Rosanti, N., & Siregar, I. (2020). THE NEED OF COORDINATION BETWEEN FINANCIAL AND. 19(4), 3531–3534. https://doi.org/10.17051/ilkonline.2020.04.7647

Sasmita, H., Ega Susanto, S., & Djabir, M. D. (2021). Management Analysis of Bank Soundness Levels: Review Report of PT. Bank Bukopin in 2016-2020 Period. Research Management, 2(2), 67–78. https://journal.accountingpointofview.id/index.php/povrema Saudi, N. D. S., Anshar, M. A., Kausar, A., Muchsidin, M., & Muchsidin, F. F. (2021). Analysis

of Economic Growth and Income Disparity on Inter-Regional Welfare. Point Of View

Research Economic …, 2(4), 68–86.

http://journal.accountingpointofview.id/index.php/POVRED/article/view/173%0Ahttp://

journal.accountingpointofview.id/index.php/POVRED/article/download/173/138

Verawaty, Sari, A. R., Nurdiani, T. W., & ... (2022). Upaya Meningkatkan Minat Beli Produk Kecantikan Melalui Peran Customer Review dan Harga (Studi Kasus Pengguna Shopee).

Jurnal …, 6(3), 5111–5116. http://journal.upy.ac.id/index.php/pkn/article/view/3894

Referensi

Dokumen terkait

“ Nilai Tambah Ekonomi (EVA) adalah suatu system manajemen keuangan untuk mengukur laba ekonomi dalam suatu perusahaan, yang menyatakan bahwa kesejahteraan hanya

Mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro dan Surja

2.Mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro dan Surja (Ernst

Aset dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai netonya dilaporkan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, saat ini memiliki hak yang

Ketika aset keuangan diakui pertama kali, aset keuangan tersebut diukur pada nilai wajar, ditambah dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara

Dari seluruh pencapaian kinerja SIDO yang sudah dijabarkan di atas, maka margin SIDO berada pada level 20,26%, atau sedikit lebih rendah dibanding paruh pertama tahun

Economic value added EVA untuk mengukur nilai tambah yang dihasilkan oleh suatu perusahaan dalam jurnal menurut Ermawati 2012 pendekatan dengan menggunakan EVA didalam menilai kinerja

Sido Muncul telah dirancang dengan efektif dan sistematis dimana setiap melakukan pekerjaan para manajer akan menyusun terkait waktu dan to do list yang akan dikerjakan pada hari kerja