C.2 TATA PAMONG, TATA KELOLA, DAN KERJASAMA 1. Latar Belakang
Tata pamong merupakan suatu sistem yang dapat menjadikan kepemimpinan, sistem pengelolaan dan penjaminan mutu berjalan secara efektif di dalam universitas/institusi yang mengelola program studi. Tata pamong harus mencerminkan pelaksanaan good university governance dan mengakomodasi seluruh nilai, norma, struktur, peran, fungsi, dan aspirasi pemangku kepentingan. Tata pamong yang baik jelas terlihat dari lima kriteria yaitu kredibilitas, transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, dan adil. Prinsip Kredibilitas, berkaitan erat dengan cara kerja dengan menggunakan kemampuan berpikir yang berhubungan dengan keterampilan, keahlian, intelegensi, dan hard skillnya. Kredibilitas adalah kualitas, kapabilitas, atau kekuatan untuk menimbulkan kepercayaan. Prinsip Transparansi adalah prinsip yang menjamin akses atau kebebasan bagi setiap orang untuk memperoleh informasi tentang penyelenggaraan pemerintahan, yakni informasi tentang kebijakan, proses pembuatan dan pelaksanaannya, serta hasil-hasil yang dicapai. Akuntabilitas merupakan perwujudan kewajiban untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan atau kegagalan atas pelaksanaan misi organisasi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, melalui suatu sistem pertanggungjawaban secara periodik. Prinsip Tanggung Jawab artinya dalam melaksanakan pengelolaan diharapkan mampu bertanggung jawab atas segala kegiatan yang telah dilaksanakan dan Prinsip Adil artinya kesamaan dalam perlakuan dan pelayanan terhadap masyarakat.
Tata kelola merupakan rangkaian proses, kebiasaan, kebijakan, aturan, dan institusi yang mempengaruhi pengarahan, pengelolaan, serta pengontrolan suatu organisasi meliputi hubungan yang sinergis antara organisasi dan stakeholder, begitu halnya dengan kerjasama hendaknya diarahkan kepada kemajuan organisasi atau institusi sesuai dengan visi dan misinya. Khusus untuk perguruan tinggi Tata Pamong, Tata Kelola dan Kerjasama perlu dikontrol atau dievaluasi oleh Sistem Penjaminan Mutu yang handal dan telah melalui siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian dan Perbaikan (PPEPP) yang berkelanjutan. Oleh karena itu Pascasarjana Unram berkomitmen untuk memperkuat Sistem Penjaminan Mutu dalam rangka meningkatkan tata pamong, tata kelola, dan kerjasama Pascasarjana yang lebih baik.
Selanjutnya mengenai Tata Pamong, Tata Kelola dan Kerjasama Pascasarjana Unram telah diatur di dalam Renstra Pascasarjana Tahun 2021 - 2025, hal ini dilakukan dalam rangka mewujudkan visi dan misinya serta digunakan untuk mengantisipasi berbagai tantangan yang akan dihadapi ke depan.
2. Kebijakan
Kebijakan tentang tata pamong, tata kelola, dan kerjasama di Pascasarjana Universitas Mataram berlandaskan pada:
1. Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2003 No. 78 Tambahan lembaran Negara RI No.4301)
2. Undang-Undang No. 12 tahun 2012 pendidikan tinggi (Lembaran Negara RI Tahun 2012 No 158 Tambahan lembaran Negara RI No.
5336)
3. UU No. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen;
4. PP No. 4 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi;
5. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi atau yang dikenal dengan SN Dikti.
6. Peraturan Menteri tentang Organisasi Dan Tata Kerja Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi;
7. Peraturan Menristekdikti No 45 Tahun 2017 tentang Statuta Universitas Mataram
8. Peraturan Menristekdikti No. 116 Tahun 2014 tentang Organisasi Tata Kelola Universitas Mataram
9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 39 Tahun 2020 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Di Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan;
10.Keputusan Menteri tentang (IKU-PTN) ;
11.Keputusan Rektor Unram tentang Pengangkatan Direktur dan Wakil Direktur Pascasarjana Unram Periode 2019-2023.;
12.Peraturan Rektor Unram tentang Tata Cara Pengangkatan Dan Pemberhentian Ketua/Sekretaris program Studi
13.Peraturan Rektor Unram tentang Tata Tertib Akademik Unram;
14.Peraturan Rektor Unram No 4 Tahun 2020 tentang Etika Akademik dan Kode Etik;
15.Peraturan Rektor Unram tentang Pedoman Akademik Pascasarjana Unram;
16.SK Direktur Pascasarjana Universitas Mataram tentang Penetapan Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran;
17.SK Rektor Universitas Mataram tentang Pengangkatan Tim Gugus Penjaminan Mutu Pascasarjana;
18.Dokumen Kebijakan SPMI Unram, Dokumen Standar SPMI Unram (Pendidikan, Penelitian, PkM, Non-Akademik), Dokumen Formulir SPMI Unram, Dokumen Manual SPMI Unram;
19.RPJP Universitas Mataram Tahun 2011–2025 ;
20.RPJP Pascasarjana Universitas Mataram Tahun 2010–2025 ; 21.RENSTRA Universitas Mataram 2020–2024 ;
22.RENSTRA Pascasarjana Universitas Mataram 2021–2025 ; 23.RENOP Pascasarjana Universitas Mataram 2022 ;
24.SOP Layanan Akademik dan SOP Layanan Umum dan Keuangan;
25.Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram tahun 2020–2024 , Revisi 2022;
26.Rencana Induk PkM Universitas Mataram 2020-2024 ;
27.Peraturan Rektor Universitas Mataram No 1333/UN18/LK.00.04/2012 Tanggal 31 Januari 2012 tentang Pedoman kerjasama Universitas Mataram (mohon dibuatkan linknya)
Kebijakan tersebut telah disosialisasikan ke pihak-pihak yang berkepentingan melalui:
1. Rapat koordinasi pimpinan rutin di lingkungan Pascasarjana Universitas Mataram,
2. Melalui laman https://pasca.unram.ac.id/ dan laman https://unram.ac.id/
3. Melalui forum komunikasi media sosial pada tingkat pimpinan maupun pada tingkat PS: Grup WhatsApp pimpinan, Grup WhatsApp Pascasarjana, Grup WhatsApp tingkat PS, dan Instagram official Pascasarjana.
4. Kebijakan juga disosialisasikan melalui kalender akademik dan banner/spanduk, melalui flyer, pamphlet dan sebagainya.
3. Strategi Pencapaian Standar
Strategi pencapaian standar pendidikan tinggi yang ditetapkan perguruan tinggi terkait tata pamong, tata kelola, dan kerjasama telah diatur di dalam Renstra Pascasarjana Unram Tahun 2021 - 2025. Berikut adalah Strategi tata kelola Pascasarjana Unram:
Standar Strategi Alokasi SD Mekanisme Kontrol
Pascasarjana memiliki struktur organisasi dan tata kerja serta keefektifan
penyelenggaraan organisasi.
●Menyusun dan menetapkan struktur organisasi dan tata kerja Pascasarjana
●Melaksanakan SPMI tata pamong, tata kelola dan kerjasama yang dilengkapi dokumen pendukungnya
● Pimpinan Pascasarjana
● Majelis Pertimbangan
● Dosen
● Tenaga kependidikan
● GPM
● Sumber pembiayaan
●Terdapatnya dokumen struktur organisasi Pascasarjana yang legal formal, dilengkapi dengan tupoksi.
●Bukti pelaksanaan PPEPP dalam penyelenggaraan organisasi
Pascasarjana menyelenggarakan good university governance
pemenuhan lima pilar tata pamong yaitu kredibel, transparan, akuntabel,
bertanggungjawab dan adil
● Menyusun pedoman dan SOP penyelenggaraan
good university
governance
● Menggunakan teknologi
informasi dalam
penyelenggaraan good university governance
● Optimalisasi Tata Kelola Birokrasi dan Administrasi Pascasarjana berbasis IT (link portal IT integrasi, bukti pelatihan pegawai tentang kearsipan, diklat bu jinasih).
● Pengembangan
kemampuan staff
administrasi melalui diklat IT
● Pelatihan diklat pim bagi tenaga kependidikan
● Pengembangan dan peningkatan sistem kearsipan berbasis IT
● Pimpinan Pascasarjana
● Dosen
● Tenaga kependidikan
● GPM
● Sumber pembiayaan
● Jaringan internet dan program
● Terdapatnya dokumen pedoman dan SOP penyelenggaraan good university governance
● Bukti pelaksanaan PPEPP dalam penyelenggaraan organisasi
● Terdapatnya jaringan internet yg memenuhi utk penyelenggaraan tata pamong dan tata kelola
Pascasarjana telah melaksanakan SPMI secara terus menerus dan berkelanjutan yang memenuhi 5 aspek
● Membentuk Gugus
Penjaminan Mutu
● Menyusun dokumen SPMI
● Menyelenggarakan tata kelola, tata pamong dan kerjasama berdasarkan mekanisme PPEPP
●Pimpinan Pascasarjana
●GPM
●Sumber pembiayaan
● Terdapatnya SK dan tupoksi Gugus penjaminan mutu
● Terdapatnya dokumen SPMI yang legal formal
● Bukti pelaksanaan PPEPP dalam penyelenggaraan organisasi
Direktur dan
jajarannya memiliki kapabilitas
kepemimpinan yang mencakup aspek perencaaan,
pengorganisasian, penempatan personal,
Mengintegrasikan
penggunaan alat dan
teknologi yang
mendukung manajemen dan pelaporan yang efisien
Melakukan evaluasi kinerja reguler dan sesi umpan balik untuk menilai kepemimpinan
Pimpinan pasca sarjana
Tenaga kependidikan
Dosen
Mahasiswa
Alumni
Jaringan internet dan
Terdapat Jaringan internet dan program untuk kelancaran managemen dan pelaporan
Terdapat Laporan Evaluasi dan hasil umpan balik tentang kepemimpinan
Bukti pelaksanaan PPEPP
pelaksanaan,
pengendalian dan pengawasan, dan pelaporan
Studi banding ke Lembaga yang telah menjalankan praktik baik dalam manajemen kepemimpinan
program
Sumber pembiayaan
Pascasarjana memiliki bukti yang sahih dalam penyelenggaraan kerjasama yang memberikan manfaat bagi prodi, memberikan peningkatan kinerja tridharma, dan fasilitas pendukung prodi, dan memberikan kepuasam mitra kerjasama
Identifikasi dan memprioritaskan mitra kerjasama yang potensial yang dapat memberikan
manfaat bagi
pengembangan PS
Mengevaluasi secara berkala terhadap kerjasama yang sudah dirintis
Melakukan survei secara berkala terhadap mitra kerjasama untuk mengevaluasi kepuasan mereka terhadap kerjasama yang telah dilakukan
Pimpinan Pasca sarjana
Dosen
Sumber pembiayaan
Terdapat MoU, MoA dan IA (Implementation of Agreement)
Terdapat laporan kepuasan mitra oleh Gugus Kerjasama Pascasarjana
Bukti pelaksanaan PPEPP dalam penyelenggaraan kerjasama
Pelampauan SN-DIKTI (indikator kinerja tambahan)
Meningkatkan jumlah dan kualitas publikasi internasional
Membangun kolaborasi penelitian yang kuat dengan lembaga-lembaga terkemuka
Meningkatkan partisipasi dalam seminar dan konferensi internasional
Pimpinan Pasca sarjana
Dosen
Mahasiswa
Sumber pembiayaan
Terdapat SK dan tupoksi
BP3M (Badan
Pengembangan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat)
Terdapat laporan BP3M tentang jumlah dan kualitas Publikasi Internasional
Bukti pelaksanaan PPEPP dalam publikasi dan partisipasi konferensi internasional
Pengembangan dan pengelolaan tata pamong, tata kelola,
dan kerjasama
berbasis IT.
Mengembangkan
infrastruktur IT yang memadai
Implementasi sistem informasi terintegrasi
Pimpinan pasca sarjana
Tenaga Kependidikan
Sumber pembiayaan
Tersedianya jaringan internet dan program untuk tata pamong, tata kelola, dan kerjasama
Bukti pelaksanaan PPEPP dalam pengembangan dan pengelolaan tata pamong, tata kelola, dan kerjasama
berbasis IT
Pascasarjana
membentuk Gugus Penjaminan Mutu dan memiliki dokumen SPMI
Mengusulkan SK Pembentukan Gugus Penjaminan Mutu
Menyusun Tupoksi Gugus Penjaminan Mutu
Pimpinan Pascasarjana
Dosen
Sumber pembiayaan
Tersedianya SK Gugus
Penjaminan Mutu
Pascasarjana
Tersedianya Tupoksi Gugus Penjaminan Mutu
Pascasarjana Unram telah mengalokasikan sumber daya anggaran untuk mendukung kegiatan tri dharma perguruan tinggi dan sumber daya manusia baik tenaga pendidik dan tenaga kependidikan untuk mencapai standar yang telah ditetapkan melalui pendidikan dan pelatihan. Adapun strategi terkait dengan bidang kerjasama di Pascasarjana Unram yaitu peningkatan kuantitas dan kualitas kerjasama baik dalam maupun luar negeri, dalam hal ini pascasarjana telah bekerjasama dengan Universitas Pendidikan Sultan Idris Malaysia (UPSI). Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas jaringan ilmu pengetahuan dan posisi Pascasarjana untuk mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan.
4. Indikator Kinerja Utama
a) Sistem Tata Pamong dan Tata Kelola
1) Ketersediaan dokumen formal tata pamong dan tata kelola serta bukti yang sahih dari implementasinya.
Dokumen formal tata pamong dan tata kelola Pascasarjana Urnam dan PSMPLK mengacu pada beberapa kebijakan berikut:
● Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 116 Tahun 2014 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Unram.
● Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2017 Tentang Statuta Unram.
● Surat Keputusan Rektor Unram Nomor 3530/UN18/HK/2020 tentang Kebijakan Mutu Unram, Surat Keputusan Rektor Unram Nomor 3530/UN18/HK/2020 tentang Standar Mutu Unram Tahun 2016, dan Surat Keputusan Rektor Unram Nomor 3530/UN18/HK/2020 tentang Manual Mutu Unram Tahun 2020.
Bukti sahih implementasinya adalah Dokumen SPMI Unram Tahun 2020.
● Peraturan Rektor Universitas Mataram No 6 Tahun 2019 tentang Penjaringan, Penyaringan, Pengangkatan dan Pemberhentian
Direktur Pascasarjana, Wakil Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga dan Sekretaris Lembaga (mohon dibuatkan Link nya).
● Peraturan Rektor Nomor: 9423A/UN18/HK/2013 Tata cara pengangkatan dan penetapan Ketua dan sekretaris program studi magister dan doktor program studi doktor Program Pascasarjana Universitas Mataram. Bukti sahih implementasinya berupa pengangkatan Ketua Program Magister MPLK dengan Surat Keputusan Rektor Unram Nomor 5712/UN18/HK/2023.
● Peraturan Rektor Unram Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Tata Tertib Akademik Unram dan Peraturan Rektor Unram Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Pedoman Akademik Unram. Bukti sahih implementasinya adalah adanya Pedoman Akademik Pascasarjana Unram Tahun 2022.
● Peraturan Unram Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Kode Etik Dosen Unram, Peraturan Unram Nomor 2 Tahun 2011 Tentang Kode Etik Tenaga Kependidikan Unram, Peraturan Unram Nomor 3 Tahun 2011 Tentang Kode Etik Mahasiswa Unram, dan Peraturan Rektor Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Etika Akademik dan Kode Etik.
2) Ketersediaan dokumen formal struktur organisasi dan tata kerja UPPS beserta tugas pokok dan fungsinya.
Pascasarjana Unram telah memiliki dokumen formal struktur organisasi dan tata kerja yang dilengkapi tugas dan fungsinya yang dituangkan dalam Buku Struktur Organisasi Pascasarjana Tahun 2022. Dokumen ini disusun berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 116 Tahun 2014 Tentang Organisasi dan Tata Kerja (OTK) Unram dan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2017 Tentang Statuta Unram. Implementasi terhadap peraturan yang berlaku adalah tersedianya struktur organisasi sebagaimana pada Gambar berikut:
3) Ketersediaan bukti yang sahih terkait praktik baik perwujudan good governance, mencakup 5 pilar yaitu: kredibilitas, transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, dan berkeadilan.
Perwujudan good governance yang telah dilakukan, mencakup 5 pilar yaitu sesuai dengan prinsip : kredibel, transparan, akuntabel, tanggung jawab, dan berkeadilan. Adapun penerapan prinsip-prinsip tersebut dideskripsikan sebagai berikut:
● Kredibel
Aspek kredibel pada pengelolaan Pascasarjana Universitas Mataram dapat dicerminkan dari proses penetapan pengelola program studi yang ditetapkan dengan SK Rektor. Direktur Pascasarjana memperoleh masukan dari Majelis Pertimbangan yang ada di masing-masing program studi untuk calon pengelola yang akan ditetapkan oleh Rektor. Berdasarkan masukan tersebut dan penelusuran ‘track record’ dari calon pengelola yang diusulkan, Direktur memberikan pendapat kepada Rektor untuk calon-calon pengelola program studi yang diusulkan oleh Majelis Pertimbangan. Selanjutnya Rektor akan membuat keputusan tentang pengangkatan pengelola program studi yang bersangkutan. Dampak dari kredibilitas pengelolaan Pascasarjana Universitas Mataram salah satunya adalah adanya kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Timur terkait dengan kelas kerjasama dan pemberian biaya studi bagi guru dan kepala sekolah.
● Transparan
Pada kegiatan ini, pemangku kepentingan dapat dengan mudah menjangkau informasi yang tersedia di Pascasarjana.
Transparansi dapat dicerminkan dari terjangkaunya informasi- informasi yang ada, baik melalui media cetak maupun elektronik (website Pascasarjana). Dalam hal keuangan, proses penyusunan Rencana Kinerja Anggaran Kementerian/Lembaga (RKAKL) dan Rencana Belanja Anggaran (RBA) bersifat partisipatif. Artinya, apa program-program yang top-down, seperti perencanaan pengembangan lima (5) pilar Universitas Mataram
(pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sistem informasi dan kerjasama, serta tata kelola aset, administrasi umum dan keuangan, serta penggalian sumber pendanaan). Sementara itu, program studi berperan aktif dalam memberikan masukan akan kebutuhan belanja rutin mereka, sehingga bersifat bottom-up.
● Akuntabel
Akuntabilitas Pascasarjana Universitas Mataram ditunjukkan dengan tidak adanya temuan dari BPK untuk penggunaan anggaran dan selama ini berstatus WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Akuntabilitas lainnya dapat dicerminkan dari penyampaian laporan pertanggungjawaban kinerja Pascasarjana kepada pimpinan universitas secara periodik.
● Bertanggungjawab
Bertanggung jawab dalam tata pamong Pascasarjana Universitas Mataram dapat dilihat dari respon cepat pengelola program dalam menanggapi keluarnya Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi atau yang dikenal dengan SN Dikti.
Kepmen ini dijadikan acuan dalam menyusun Buku Pedoman Akademik Pascasarjana Universitas Mataram dan dalam program restrukturisasi kurikulum pada semua program studi.
Restrukturisasi kurikulum ini dilakukan dalam rangka tercapainya standar minimal luaran proses pembelajaran pada masing- masing program studi. Selanjutnya untuk meningkatkan standar luaran proses pembelajaran dalam rangka menuju visi Universitas dan visi Pascasarjana, pihak pengelola Pascasarjana telah melakukan workshop bersama-sama dengan semua pengelola program studi untuk menentukan standar kemampuan berbahasa Inggris dari lulusan. Bentuk tanggung jawab lainnya dari Pascasarjana Universitas Mataram terhadap masyarakat adalah dengan meningkatnya anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat. (Lampiran keuangan laporan akhir tahun) dan Laporan Kinerja Pascasarjana (Lampiran : RKT Direktur)
● Berkeadilan
Semua sistem tata pamong di Pascasarjana Universitas Mataram dilakukan dengan menjamin bahwa semua pihak mendapat perlakuan secara adil, sesuai kualifikasi dan kompetensi serta tanggung jawab, termasuk juga tim pelaksana disesuaikan
dengan beban kerja dan komitmen, serta kualifikasi staf yang ada (Dokumen).
4) Ketersediaan dokumen formal dan bukti keberfungsian sistem pengelolaan fungsional dan operasional di tingkat UPPS yang meliputi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), penempatan personil (staffing), pengarahan (leading), dan pengawasan (controlling).
Pascasarjana Universitas Mataram mengkoordinir, mengorganisir, menentukan staf pelaksana dan melakukan kontrol dalam menjalankan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sistem pengelolaan pada Pascasarjana Unram yang mencakup planning, organizing, staffing, leading dan controlling yang dijabarkan sebagai berikut :
➢ Perencanaan
Sistem tata kelola Pascasarjana Universitas Mataram diawali dengan perencanaan yang matang dan sistematis, yang tercantum pada dokumen formal yang dimiliki yaitu Renstra Pascasarjana Unram Tahun 2020-2024, RPJP Pascasarjana Tahun 2010 - 2025, Renop Pascasarjana Unram RKA-KL.
Dokumen-dokumen tersebut digunakan sebagai acuan dalam perencanaan penggunaan anggaran, kegiatan tridharma, dan kegiatan-kegiatan lain di Pascasarjana. Implementasi dokumen Pascasarjana Universitas Mataram tersebut membutuhkan kolaborasi dan keterlibatan dari program studi maupun dari berbagai unit kerja di lingkungan Pascasarjana Universitas Mataram yang dijadikan panduan untuk pelaksanaan kegiatan.
➢ Pengorganisasian
Pengorganisasian sistem tata pamong di lingkungan Pascasarjana Universitas Mataram berpedoman pada Organisasi dan Tata Kelola Universitas Mataram. Pengorganisasian merupakan proses merancang dan mengatur struktur, tugas, tanggung jawab dan operasional dari unit yang bertanggung jawab atas pengelolaan akademik dan administratif di Pascasarjana Universitas Mataram. Pengorganisasian di Pascasarjana Universitas Mataram ini bertujuan untuk mengkoordinasikan berbagai elemen yang terlibat dalam penyelenggaraan Program Studi, termasuk pengembangan kurikulum, pengelolaan dosen dan mahasiswa, penyusunan jadwal kuliah, administrasi, evaluasi akademik serta pemenuhan
standar dan regulasi pendidikan yang berlaku. Struktur organisasi yang baik pada Pascasarjana dapat membantu mengoptimalkan pengelolaan Program Studi.
Demi mendukung pengorganisasian tersebut telah tersedia beberapa layanan sistem informasi yang terkait, seperti https://pasca.unram.ac.id/, https://unram.ac.id/
https://sia.unram.ac.id/, https://sireg.unram.ac.id dan https://cuti.unram.ac.id/.
➢ Pemilihan dan Penempatan Personel
Pemilihan dan penempatan personel pada Pascasarjana Universitas Mataram merupakan proses penting untuk memastikan bahwa tim Pascasarjana Universitas Mataram terdiri dari individu yang berkualifikasi dan mampu menjalankan tugas- tugas yang dibutuhkan. Pemilihan dan penempatan personel di Pascasarjana Universitas Mataram didasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 116 Tahun 2014 OTK Universitas Mataram dan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia No 45 Tahun 2017 tentang Statuta Universitas Mataram. Pada pemilihan personel seperti pemilihan dosen Pascasarjana sudah dilakukan sejak pembentukan program studi dan penyusunan kurikulum serta penyusunan homebase dosen (mohon dimasukkan Link nya).
Penempatan personel dosen dalam pembelajaran dalam mengampu mata kuliah tertentu berdasarkan bidang keahliannya.
➢ Pelaksanaan
Tahap pelaksanaan merupakan tahap penting dalam mewujudkan tujuan dan strategi yang telah ditetapkan. Pada pelaksanaan rencana kegiatan Pascasarjana Universitas Mataram, Direktur menunjuk penanggung jawab yang memiliki pemahaman yang jelas dan mendalam serta mampu berkomunikasi secara efektif dengan berbagai pihak untuk menyamakan persepsi. Pada pelaksanaan kegiatan tingkat Program Studi, Ketua Program Studi senantiasa berkoordinasi dengan Direktur dan Wakil Direktur untuk penyusunan Laporan Evaluasi Diri Program Studi Magister Pertanian Lahan Kering memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan efektif sesuai dengan VTMS Pascasarjana Universitas Mataram.
Pelaksanaan pendidikan dan pengajaran Ketua PS bekerjasama dengan DTPS dalam pengembangan kurikulum, pemilihan metode pembelajaran yang tepat, pemantauan akademik mahasiswa, pembimbingan akademik mahasiswa dan evaluasi pengajaran yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Setiap DTPS memiliki RPS sebagai pedoman dalam
pelaksanaan proses pembelajaran yang diunggah pada https://sia.unram.ac.id/ dan https://spada.unram.ac.id/.
Pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dosen Pascasarjana Universitas Mataram mengacu pada RIP Universitas Mataram dan RIPkM Universitas Mataram. Direktur Pascasarjana Universitas Mataram mengarahkan dosen Pascasarjana Universitas Mataram untuk melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan mengajukan pendanaan pada skim internal PNBP dan LPPM melalui laman https://simlitabmas.unram.ac.id/ maupun hibah nasional.
Pentingnya untuk menjaga keseimbangan antar pilar dan memastikan bahwa kegiatan masing-masing pilar mendukung VTMS Pascasarjana Universitas Mataram secara keseluruhan.
Kolaborasi dosen, staf, mahasiswa dan pihak eksternal menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Selain pada tiga pilar tersebut, pelaksanaan tata pamong di Pascasarjana Universitas Mataram juga didukung POB Layanan Akademik ; SOP layanan umum dan keuangan ; dan SOP SPI Unram.
➢ Pemantauan dan Pengawasan
Pemantauan dan pengawasan oleh Pascasarjana Universitas Mataram adalah bagian dari proses penting bahwa lembaga beroperasi secara efektif, transparan, dan sesuai dengan prinsip- prinsip tata kelola yang baik. proses ini melibatkan pengawasan terhadap berbagai aspek manajemen UPPS, termasuk kebijakan, struktur organisasi, keuangan, akademik, dan administratif.
Berikut adalah beberapa poin yang bisa dijelaskan terkait dengan pemantauan dan pengawasan tata kelola Pascasarjana:
a. Kebijakan dan Standar Tata Kelola: Pascasarjana Universitas Mataram memiliki kebijakan dan tata kelola sesuai dengan standar yang berlaku tertuang dalam SOP, seperti POB Layanan Akademik ; SOP Bidang Kemahasiswaan Unram; SOP layanan umum dan keuangan ; SOP SPI Unram . Ini melibatkan pengawasan terhadap kebijakan etika, integritas, dan prinsip- prinsip tata kelola yang baik.
b. Transparan dan Akuntabilitas: Pascasarjana Universitas Mataram memastikan bahwa keputusan-keputusan penting diambil secara transparan dan akuntabel. Pemantauan dilakukan untuk memastikan bahwa proses pengambilan keputusan melibatkan partisipasi dan keterbukaan serta laporan keuangan dan kinerja secara teratur disampaikan paling tidak dalam Rapat Kerja Tahunan yang dihadiri oleh jajaran pimpinan Pascasarjana Universitas Mataram (Buatkan
Link Laporan RKT Pascasarjana dan file lainnya tentang laporan keuangan).
c. Kepemimpinan dan Struktur Organisasi: pemantauan dan pengawasan tata kelola Pascasarjana Universitas Mataram melibatkan evaluasi terhadap struktur organisasi, peran dan tanggungjawab dari pengurus. Hal ini bertujuan untuk memastikan adanya pimpinan yang kompeten dan bertanggung jawab. (Buatkan link SKP)
d. Manajemen keuangan: proses pengawasan melibatkan pemantauan keuangan Pascasarjana Universitas Mataram, termasuk pengelolaan anggaran, penggunaan dana, investasi dan pelaporan keuangan. Hal ini bertujuan untuk memastikan keuangan Pascasarjana Universitas Mataram dijalankan dengan baik dan penuh akuntabilitas. Akuntabilitas manajemen keuangan ditunjukkan dengan adanya Laporan Monitoring dan Evaluasi Keuangan Pascasarjana Universitas Mataram Link:
SOP layanan umum dan keuangan ; SOP SPI Unram.
e. Pengembangan Akademik: Pemantauan dan pengawasan juga meliputi evaluasi terhadap kualitas pendidikan dan penelitian di tingkat Pascasarjana Universitas Mataram. Pengawasan yang dimaksud berupa pengawasan terhadap kurikulum, metode pengajaran, penelitian, dan publikasi ilmiah. Kegiatan ini diturunkan pada tingkat prodi dalam unsur penjaminan mutu Prodi sebagai bagian dari GPM Pascasarjana SK GPM Pascasarjana Unram ; Nomor: 6328 / UN18 / 2023.
(tambahkan juga SK GPM yang sebelumnya).
f. Partisipasi Mahasiswa dan Dosen: proses pemantauan juga dilakukan oleh mahasiswa dan dosen. Kebijakan ini disesuaikan dengan ketetapan kebebasan mimbar akademik, sehingga mahasiswa maupun dosen dapat menyampaikan aspirasi terutama pada tingkat Pascasarjana Universitas Mataram. Hasil pemantauan oleh dosen maupun mahasiswa disampaikan dalam kegiatan evaluasi yang melibatkan mereka.
(Lampiran : Laporan Monev GPM Pascasarjana)
g. Evaluasi Kinerja dan Pembenahan: Pemantauan dan pengawasan tata kelola pada UPPS melibatkan evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja UPPS. Kebijakan tentang evaluasi dan pembenahan diuraikan dalam Renstra dan Renop Pascasarjana Universitas Mataram berdasarkan pada Laporan Monitoring dan Evaluasi Renstra dan Renop periode tahun sebelumnya tersedia di tautan Monev Renstra dan Renop LPMPP Unram.
➢ Evaluasi
Penilaian beban kinerja dosen ditujukan untuk mengukur dan mengevaluasi tugas-tugas serta kontribusi yang dilaksanakan dosen di lingkungan akademik Pascasarjana Universitas Mataram. Penilaian ini untuk memastikan bahwa dosen melaksanakan tugas dengan efektif dan sesuai dengan tanggung jawab dalam pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Beban kinerja dosen terekam pada laman http://sister.unram.ac.id/ yang kemudian akan divalidasi oleh Kaprodi dan pimpinan Pascasarjana Universitas Mataram.
(Lampiran: Laporan AMI tahun 2020 dan 2023)
➢ Pengendalian
Kegiatan pengendalian di Pascasarjana Universitas Mataram diperlukan untuk memastikan bahwa operasional program studi berjalan sesuai dengan rencana, standar, dan tujuan yang ditetapkan. Kegiatan pengendalian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan atau masalah yang mungkin muncul sehingga tindakan perbaikan dapat diambil. Dengan pengendalian yang efektif, PS dapat terus beradaptasi dan meningkatkan kualitasnya sesuai dengan tujuan dan harapan institusi.
Pengendalian melibatkan tindakan untuk memastikan bahwa aktivitas akademik dan administratif berjalan sesuai dengan rencana, standar, dan tujuan yang telah ditetapkan. Salah satu bentuk pengendalian yang dilakukan oleh Pascasarjana Universitas Mataram adalah pengendalian terkait VMTS Program Studi di lingkungan Pascasarjana. Pascasarjana Universitas Mataram terus melakukan koordinasi dengan PS sehingga pemenuhan VMTS dipenuhi oleh UPPS. bukti sahihnya Lampiran : RTM 2023
Selanjutnya laporan disusun oleh Pascasarjana Universitas Mataram sebagai bagian dari proses menyampaikan informasi tentang berbagai aspek yang terkait dengan pengelolaan program studi kepada pihak yang berkepentingan. Pelaporan ini memiliki tujuan untuk memberikan pemahaman yang jelas tentang perkembangan, prestasi, dan tantangan yang dihadapi oleh program studi kepada pihak-pihak terkait, termasuk pimpinan institusi, dosen, mahasiswa, dan pihak eksternal seperti lembaga akreditasi.
➢ Peningkatan
Pengembangan merupakan langkah-langkah konkret yang diambil Pascasarjana Universitas Mataram setelah melakukan penilaian terhadap kinerja program studi berdasarkan Laporan Capaian VMTS Pascasarjana Universitas Mataram. Melalui pengembangan diharapkan dapat memperbaiki, meningkatkan dan mengoptimalkan kinerja sehingga mampu meningkatkan capaian VMTS program studi dan Universitas. Salah satu upaya pengembagan DPTS dapat dilakukan dengan mengirim dosen untuk mendapatkan sertifikasi kompetensi sesuai bidang keahlian.
Peningkatan kerjasama dengan berbagai pihak dalam bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat juga terus dilakukan Pascasarjana Universitas Mataram guna meningkatkan ketercapaian VMTS.
Pengembangan berdasarkan hasil penilaian merupakan proses berkelanjutan yang membantu program studi terus berkembang, meningkatkan kualitas dan mencapai VMTS yang telah ditetapkan.
Langkah-langkah di atas ditetapkan berdasarkan hasil evaluasi kepuasan layanan pascasarjana terhadap dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan (Laporan Survey Kepuasan Tendik, Laporan Survey Kepuasan Dosen, Laporan Survey Kepuasan Mahasiswa).
b) Kepemimpinan
Pimpinan Pascasarjana Unram telah mencerminkan karakteristik kepemimpinan yang kuat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi pimpinan sudah berpedoman kepada OTK Unram dan Statuta Unram. Adapun penjabaran karakteristik kepemimpinan Pascasarjana dan Program Studi Unram meliputi tiga aspek, berikut:
1) Kepemimpinan operasional, ditunjukkan melalui kemampuan menggerakkan seluruh sumber daya internal secara optimal dalam melaksanakan tridharma menuju pencapaian visi.
Kepemimpinan operasional pada tingkat Pascasarjana diwujudkan melalui kemampuan Direktur dalam melaksanakan VMTS yang dituangkan ke dalam Renstra dan Renop yang diimplementasikan ke dalam kegiatan kegiatan operasional. Dalam hal ini Direktur juga berkoordinasi dengan Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum, seluruh Ketua dan Sekretaris Program Studi terkait dengan rencana kegiatan. Dalam pelaksanaan kegiatan, Ketua Program Studi bertanggung jawab kepada Direktur. Selanjutnya Direktur sebagai
pimpinan operasional menjalankan tugas dan fungsinya dengan mengarahkan seluruh potensi sumberdaya dan komponen di lingkungan Pascasarjana Universitas Mataram.
2) Kepemimpinan organisasional, ditunjukkan melalui kemampuan dalam menggerakkan organisasi dan mengharmonisasikan suasana kerja yang kondusif untuk menjamin tercapainya VMTS.
Direktur Pascasarjana Universitas Mataram memiliki kemampuan mengarahkan, mengelola dan memotivasi jajarannya yang terdiri dari Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Bidang Umum dan Keuangan, Ketua dan Sekretaris Program Studi, Ketua Gugus Penjamin Mutu dan pengelola jurnal serta unit-unit UPPS demi ketercapaian VMTS yang telah ditetapkan. Wakil Direktur I bertanggung jawab pada Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Wakil Direktur II bertanggung jawab pada Bidang Umum dan Keuangan. Direktur juga dibantu Unit Tata Usaha yang dipimpin oleh Sub Koordinator Tata Usaha Usaha yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan sarana dan prasarana di lingkungan Pascasarjana Universitas Mataram.
Adapun upaya yang dilakukan oleh pimpinan adalah sebagai berikut:
- Rutin mengadakan rapat koordinasi terkait dengan pelaksanaan kegiatan tridharma di lingkungan Pascasarjana Unram.
- Mengadakan kegiatan jalan santai setiap perayaan Dies Natalis Pascasarjana
- Mengadakan kegiatan refreshing di akhir tahun bersama seluruh unsur Pascasarjana.
3) Kepemimpinan publik, ditunjukkan melalui kemampuan dalam menjalin kerjasama yang menjadikan program studi menjadi rujukan bagi masyarakat di bidang keilmuannya dan institusinya dipercaya publik.
Kepemimpinan publik personel Pascasarjana Universitas Mataram adalah bukti konkret dari keyakinan instansi atau lembaga lain terhadap Pascasarjana Universitas Mataram. Ini tercermin dalam upaya kerjasama yang dijalin dengan instansi terkait serta dalam posisi-posisi yang mereka duduki. Peran aktif Direktur dalam berbagai organisasi mencerminkan kemampuan Pascasarjana untuk berkolaborasi dengan lembaga-lembaga di dalam dan di luar kampus, dengan tujuan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Dengan demikian, kepemimpinan publik personel Pascasarjana adalah wujud nyata dari kerjasama yang
erat dengan lembaga-lembaga lain dan komitmen mereka untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Adapun bukti kepemimpinan publik dituangkan dalam Tabel berikut
No Nama Jabatan Kepemimpinan di luar
1 Prof. Ir. Muhammad Sarjan, M.Agr.CP., Ph.D
Direktur Pascasarjana Periode 2019- 2023
- Sebagai Komisi sertifikasi pertanian segar asal tanah di OKKPD Provinsi NTB (Link Dokumen)
- Sebagai Asesor sertifikasi produk pertanian organik di BNSP/LSPPO (Link Dokumen) - Ketua Pengurus Maporina
Provinsi NTB (Link Dokumen) 2 Prof. Dr. Ir. A. Farid
Hemon, M.Sc.
Wakil Direktur Pascasarjana Bidang Akademik dan
Kemahasiswaan Periode 2023- 2027
- Sebagai Ketua Peragi Nusa Tenggara Barat (Link Dokumen)
c) Sistem Penjaminan Mutu
(1) Keberadaan Unsur Pelaksana Penjaminan Mutu di UPPS
Unsur pelaksanaan penjaminan mutu di PS terdiri dari ketua dan sekretaris Gugus Penjaminan Mutu Pascasarjana. Keberadaan ketua dan sekretaris GPM pascasarjana didasarkan atas Surat Keputusan (SK) Rektor Universitas Mataram tentang Pengelola Penjaminan Mutu dengan masa tugas empat tahun. Pada periode tahun 2023 – 2027 ini, SK Pengelola Penjaminan Mutu adalah dengan Nomor: 674 / UN18 / HK / 2023 GPM Pascasarjana adalah unit penunjang pascasarjana yang bertanggung jawab pada direktur pascasarjana dalam hal pengendalian standar dan penjaminan mutu pascasarjana. Pelaksanaan tugas ketua dan sekretaris GPM dibantu oleh anggota pengelola penjaminan mutu pascasarjana. Anggota pengelola penjaminan mutu ini terdiri dari perwakilan dosen dari setiap program studi di pascasarjana, sehingga membantu GPM Pascasarjana berkomunikasi dengan setiap prodi terkait dengan kegiatan akademik dan non akademik di prodinya. Keberadaan anggota pengelola penjaminan mutu Pascasarjana Universitas Mataram juga didasarkan atas SK rektor dengan masa tugas empat tahun. Pada periode tahun 2023-2027, SK anggota penjaminan mutu pascasarjana dengan Nomor: 6328 / UN18 / 2023.
(2) Dokumen SPMI
(3) Pelaksanaan Penjaminan Mutu di PS yang Merefleksikan Perwujudan dari Kebijakan Penjaminan Mutu yang Telah Ditetapkan oleh PT dan/atau UPPS
Pelaksanaan penjaminan mutu di PS dilakukan berdasarkan Permenristekdikti nomor 62 tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. Berdasarkan peraturan tersebut mekanisme pelaksanaan penjaminan mutu di PS Magister Pertanian Lahan Kering Pascasarjana Universitas Mataram mengikuti siklus yang terdiri lima tahapan, yaitu Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan, yang dikenal dengan istilah siklus PPEPP.
Pada tahap Penetapan, melalui kegiatan workshop, GPM pascasarjana bersama unsur UPPS lainnya menetapkan standar- standar kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat (PKM), dan kegiatan lainnya. Standar-standar kegiatan tersebut disusun dalam suatu dokumen yang disebut dengan dokumen Standar Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Dokumen SPMI terdiri dari Kebijakan SPMI, Manual SPMI, Formulir SPMI, SPMI bidang pendidikan, penelitian, PKM, dan SPMI bidang lainnya yang merupakan SPMI pelampauan. Saat ini Pascasarjana Universitas Mataram memiliki SPMI periode tahun 2021-2025.
Dokumen SPMI yang sudah legal (disahkan oleh pimpinan pascasarjana) tersebut disosialisasikan pada pertemuan rutin UPPS dan PS dan copy dokumen diberikan kepada pengelola Prodi agar UPPS dan dosen mengetahui isi dari SPMI. Dokumen SPMI juga telah di unggah pada website pacsasarjana (https://pasca.unram.ac.id/dokumen-mutu/) agar lebih banyak khalayak, termasuk dosen dan mahasiswa mengetahui isi standar pendidikan, penelitian, dan PKM Pascasarjana Universitas Mataram.
Pada tahap Pelaksanaan, PSMPLK melaksanakan kegiatan akademik dan nonakademik mengacu pada SPMI yang telah ditetapkan. GPM Pascasarjana melakukan monitoring dengan melakukan survei terhadap kegiatan akademik dan non akademik di pascasarjana. Hasil monitoring tersebut adalah berupa data yang selanjutnya diolah oleh tim GPM pascasarjana menjadi dalam bentuk laporan hasil monitoring kegiatan akademik dan non pascasarjana. Hasil monitoring ini selanjutnya di evaluasi oleh GPM dan UPPS. Monitoring kegiatan pendidikan pascasarjana juga dilakukan oleh tim auditor dari Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP) Universitas Mataram. Selain memeriksa kegiatan pendidikan, auditor tersebut juga melakukan
evaluasi dan memberikan saran-saran perbaikan untuk tahun berikutnya. Hasil kegiatan auditor LPMPP didokumentasikan dalam bentuk laporan Audit Mutu Internal (AMI) Pascasarjana yang selanjutnya dokumen tersebut diserahkan pada prodi dan diunggah pada website LPMPP Universitas Mataram.
Tahap evaluasi, pengendalian, dan peningkatan mutu dilakukan melalui Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) pascasarjana, yang dilaksanakan pada setiap akhir tahun. RTM dihadiri oleh UPPS, GPM, dan tenaga kependidikan. Pada RTM tersebut, tim GPM menyampaikan hasil temuan kegiatan akademik dan non akademik beserta akar permasalahannya. Peserta rapat kemudian mengusulkan bagaimana pengendalian terhadap permasalahan yang ditemukan dan mengusulkan tindak lanjut untuk perbaikan kegiatan akademik dan non akademik selanjutnya. Hasil rapat ini didokumentasikan dalam bentuk laporan Rapat Tinjauan Manajemen Pascasarjana, yang selanjutnya disebarkan pada setiap prodi di pascasarjana Unram. Selain melakukan RTM, GPM juga mengundang UPPS/PS melakukan rapat Rencana Tindak Lanjut (RTL) menyikapi hasil temuan AMI LPMPP. Hasil rapat RTL ini adalah berupa usulan tindak lanjut dari temuan AMI. Hasil RTL ini didokumentasikan dan disebarkan pada prodi pascasarjana
Dalam upaya meningkatkan pelaksanaan penjaminan mutu pascasarjana, LPMPP menugaskan tim dari LPMPP melakukan studi banding (benchmarking) ke perguruan tinggi yang telah melaksanakan sistem penjaminan mutu yang baik. Kegiatan Benchmarking dilakukan pada tanggal 22 sampai 24 Mei 2023 di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Hasil benchmarking tersebut kemudian disampaikan ke GPM pascasarjana.
Rekomendasi utama dari benchmarking tersebut adalah perlunya menyesuaikan SPMI dengan rubrik penilaian borang akreditasi (Lamdik, BAN-PT). Sampai saat sekarang ini GPM Pascasarjana sedang melakukan evaluasi terhadap SPMI 2021-2025, untuk mengakomodasi hasil benchmarking. Workshop evaluasi SPMI telah dilakukan pada tanggal 30 Mei 2023 di Hotel Jayakarta Senggigi Lombok Barat dalam upaya menyesuaikan standar dalam SPMI dengan matriks penilaian borang akreditasi dan mendapatkan masukan dari stakeholders (Link Dokumen)
(4) Bukti Pelaksanaan Penjaminan Mutu di PS
Bukti Pelaksanaan Penjaminan Mutu adalah berupa dokumen SPMI Pascasarjana, laporan pelaksanaan kegiatan akademik dan
nonakademik, laporan RTM Pascasarjana, laporan Audit Mutu Internal (AMI) Pascasarjana, dan laporan Rencana Tindak Lanjut hasil AMI, dan laporan benchmarking penjaminan mutu. Bukti hasil pelaksanaan penjaminan mutu adalah sebagai berikut :
a. Manual SPMI 2021-2025 b. Kebijakan SPMI 2021-2025 c. Formulir SPMI 2021-2025
d. SPMI bidang pendidikan 2021-2025 e. SPMI bidang penelitian 2021-2025 f. SPMI bidang PKM 2021-2025
g. SPMI bidang non akademik 2021-2025 h. Laporan AMI pascasarjana 2022
i. Laporan monev akademik dan non akademik pascasarjana j. Laporan RTM pascasajana
k. Laporan Rencana Tindak Lanjut AMI pascasarjana.
d) Kerjasama
Pengembangan dan penguatan kerjasama Pascasarjana Universitas Mataram masih terus dilakukan dengan berbagai instansi dan Universitas baik dalam tingkat lokal, dalam negeri maupun luar negeri dalam bidang tri dharma perguruan tinggi (buatkan link nya: data terdapat pada tabel 1 LKPS Kerjasama tri dharma). Adapun outputnya seperti adanya dosen tamu yang mengisi kuliah umum, sebagai narasumber dalam pelatihan, Kunjungan kuliah kerja lapangan (KKL) ke Malaysia, mengundang narasumber untuk kegiatan seminar Nasional maun nasional, melaksanakan penelitian bersama yang hasilnya dipublikasikan dalam bentuk artikel pada jurnal internasional bereputasi dan menyusun bersama buku referensi.
Hal ini bertujuan guna meningkatkan proses pengembangan Universitas kedepan untuk mendorong tercapainya Visi dan Misi bertaraf internasional pada tahun 2025.
Bahwa berdasarkan tabel 1 LKPS telah melakukan MoU/kerjasama baik secara nasional maupun internasional di bidang Tridharma perguruan tinggi dan telah menghasilkan output, akan tetapi ke depan harus ditingkatkan lagi baik dari segi kualitas outputnya maupun kuantitas atau jumlahnya, sehingga dapat mendukung visi dan misi Pascasarjana dan PSMPLK.
Seluruh kerjasama yang telah terjalin dapat dimanfaatkan oleh setiap program studi. PSMPLK telah memanfaatkan kerjasama yang ada.
Kerjasama Pascasarjana terdiri dari bidang pendidikan, Bidang Penelitian dan bidang Pengabdian kepada Masyarakat
Gambar C2.1 Kerjasama
5. Indikator Kinerja Tambahan
Berdasarkan Baku Mutu Unram Tahun 2020 terdapat IKT berupa Rencana Kerja Menengah dan Rencana Kerja Tahunan di setiap unit kerja.
Berdasarkan indikator tersebut, dapat dikatakan bahwa Pascasarjana telah mencapai target karena telah tersusunnya Renstra dan Renop Pascasarjana dan tersedianya Laporan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-KL) Pascasarjana Unram.
Indikator kinerja tambahan berupa pelampaun SN-DIKTI berupa (1) Peningkatan jumlah dan kualitas publikasi internasional, (2) membangun kolaborasi penelitian yang kuat dengan lembaga-lembaga terkemuka, (3) Meningkatkan partisipasi dalam seminar dan konferensi internasional, (4) Mengembangkan infrastruktur IT yang memadai, dan (5) Implementasi sistem informasi yang terintegrasi.
6. Evaluasi Capaian Kinerja
Adapun mekanisme Pengukuran capaian kinerja terhadap indikator kinerja pada masing-masing indikator yang telah ditetapkan oleh Pascasarjana dilakukan oleh Tim melalui Gugus Penjaminan Mutu yang dilaksanakan per tahun, Adapin Hasil evaluasi sebagai berikut:
Indikator Kinerja
Capaian Kinerja Identifikasi Akar Masalah
Faktor Pendukung
Faktor Penghambat
Tindak Lanjut
Kelengkapan struktur organisasi dan keefektifan penyelenggar aan
organisasi.
Terdapat buku struktur
organisasi Pascasarjana yang dilengkapi Tupoksi
Tidak ada Kebutuhan akan struktur organisasi yang lengkap untuk
penyelenggar an organisasi
Tidak ada Penyempurn aan
organisasi secara berkala sesuai dengan
dengan baik
perkembang an
pascasarjana Perwujudan good
governance dan pemenuhan lima pilar sistem tata pamong, yang mencakup:
1) Kredibel, 2) Transparan, 3) Akuntabel, 4) Bertanggung jawab,
5) Adil.
Terdapat
laporan tentang peningkatan kepercayaan masyarakat, transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, dan adilnya proses pengambilan keputusan.
Hal-hal yang perlu
mendapat perhatian adalah peningkatan kualitas data, akses
informasi, partisipasi masyarakat, serta
pengawasan yang lebih baik
Terdapatnya
SDA yang
memadai, akses
informasi yang mudah, dan adanya SPI di tingkat
Universitas
Kurangnya danrendahnya partisipasi masyarakat dalam memberikan masukan terutama tentang tata pamong
Sosialisasi ke
Masyarakat dan
stakeholders tentang pentingnya masukan dari mereka untuk
memperbaiki siste tata pamong di pascasarjana Komitmen
pimpinan UPPS.
Terdapatnya fakta integritas tentang
komitmen pimpinan pascasarjana untuk
mengembangk an institusi yangberoperasi dengan cara yang adil, inklusif, dan berkelanjutan.
Tidak ada Komitmen yang tinggi dari pimpinan
Tidak ada Perlunya mengevalua si kinerja pimpinan pascasarjana secara berkala
Kapabilitas pimpinan UPPS, mencakup aspek:
1) perencanaan, 2)
pengorganisas ian,
3) penempatan personel, 4) pelaksanaan, 5) pengendalian
dan
pengawasan, dan
6) pelaporan yang menjadi dasar tindak lanjut
Terdapat laporan Pimpinan pascasarjana untuk
menunjukkan kapabilitas dalammerenca nakan,
mengorganisir, menempatkan personel, melaksanakan, mengendalikan, dan mengawasi proyek dengan efektif dan efisien, serta berkomitmen untuk
meningkatkan kualitas pendidikan, pengembangan staf, inovasi, dan penelitian.
Perlu dibentuk Tim Perencanaan tingkat Pascasarjana yang selalu berkordinasi dengan pimpinan pascasarjana
dan Tim
perencanaan Universitas
SDA dosen dan tenaga kependidikan yang
memadai
Tidak ada
SK Tim Perencanaan pascasarjana
Mutu, manfaat, Kepu asan dan keberlanjutan kerjasama Pendidikan,
Terdapat laporan yang menunjukkan terdapatnya manfaat
kerjasama bagi
Menambahk an tugas GPM untuk
melakukan
Terdapatnya Tim GPM
Tidak ada
GPM melaukan survai terhadap kepuasan
penelitian dan PkM yang relevan dengan program studi. UPPS memiliki bukti yang sahih terkait kerja sama yang
ada telah
memenuhi 3
aspek berikut:
1) memberikan manfaat bagi program studi dalam
pemenuhan proses
pembelajaran, penelitian, PkM 2) memberikan pe ningkatan kinerja Tri dharma dan fasilitas pendukung program studi.
3) memberikan
Kepu asan
kepada mitra industri dan mitra kerjasama
lainnya, serta menjamin
keberlanjutan kerjasama dan hasilnya.
program studi, dalam
pemenuhan proses tri
darma PT,
peningkatan kinerja PS dan laporan tentang kepuasan mitra kerjasama untuk berupaya terjadinya keberlanjutan kerjasama
survai dan pelaporan terhadap mitra kerjasama selain terhadap kepuasan pengguna akademik dan non akademik
mitra kerjasama
Kerjasama Pendidikan, penelitian dan PkM yang relevan dengan program studi dan dikelola oleh UPPS dalam 3 tahun terakhir
Dalam 3 tahun terakhir,
Pascasarjana Universitas Mataram telah berhasil
menjalin kerjasama dengan berbagai institusi untuk pendidikan, penelitian, dan PKM,meningkatkan kualitas
publikasi, serta memberikan pelatihan dan dukungan kepada staf dan mahasiswa.
Perlu dibentuk Tim BP3M (Badan Pengembanga n Penelitian, dan
Pengabdian kepada Masyarakat Pascasarjana Universitas Mataram
Terdapatnya SDA dosen yang
mempunyai kapasitas dalam penelitian, pengabdian dan publikasi ilmiah
Tidak ada
Segera dibentuk dan diterbitkan SK BP3M Pascasarjana Universitas Mataram
Kerjasama tingkat internasional,
Dalam 3 tahun terakhir,
Pascasarjana Perlu
dibentuk Tim
Terdapatnya SDA dosen
Tidak ada
Segera dibentuk dan diterbitkan
nasi onal, wilayah/lokal yang relevan dengan program
studi dan
dikelola oleh UPPS dalam 3 tahun terakhir.
Universitas Mataram telah berhasil
menjalin kerjasama internasional, nasional, dan lokal melalui pertukaran mahasiswa, proyek penelitian, pelatihan, dan kegiatan
pengabdian masyarakat, yang
meningkatkan kualitas
pendidikan dan publikasi ilmiah.
BP3M (Badan Pengembanga n Penelitian, dan
Pengabdian kepada Masyarakat Pascasarjana Universitas Mataram
yang mempunyai kapasitas dalam penelitian, pengabdian dan publikasi ilmiah
SK BP3M Pascasarjana Universitas Mataram
Pelampauan SN-
Dikti yang
ditetapkan de ngan indikator kinerja tambahan yang berla ku di UPPS berdasar
kan standar
pendidik an tinggi yang ditetap kan perguruan tinggi pada tiap kriteria.
Terdapat 16 pelampauan kuantitatif dan 10 pelampauan kualitatif
Tidak ada SDA dan prasarana yang memadai
Tidak ada
Perlu ditingkatkan pelampauan SN-Dikti untuk menuju internasional isasi
pascasarjana
Analisis keberhasilan dan/atau
ketidakber hasilan pencapaian kinerja UPPS yang telah ditetapkan di tiap kriteria
memenuhi 2
aspek sebagai berikut
1) capaian kinerja diu kur dengan metoda yang tepat, dan hasilnya
dianalisis serta dievaluasi, dan 2) analisis
terhadap ca paian kinerja
menca kup
identifikasi akar masalah, faktor pen dukung keberhasilan
dan faktor
Terdapat laporan tentang Analisis
keberhasilan danketidakberhasil an capaian kinerja
Pascasarjana Universitas Mataram mencakup pengukuran dan evaluasi yang tepat, identifikasi akar masalah, faktor penunjang keberhasilan, dan faktor penghambat ketercapaian standar, serta tindak lanjut
yang akan
dilakukan untuk meningkatkan kinerja.
Tidak ada Terdapat Tim GPM, BP3M
Tidak ada
Perlu dilakukan analisis secara berkala
pengham bat ketercapaian standard, dan des kripsi singkat tindak lanjut
yang akan
dilakukan.
Keterlaksanaan Sistem
Penjaminan Mutu Internal(akademik dan
nonakademik) yang dibuktikan dengan
keberadaan 5 aspek:
1) dokumen legal pembentukan unsur
pelaksana penjaminan mutu.
2) Ketersediaan
doku men
mutu: kebijak
an SPMI,
manual SPMI,standar SPMI , dan formulir SPMI.
3) terlaksananya siklus
penjaminan mu tu (siklus PPEPP)
4) bukti sahih efektivi tas pelaksanaan penjaminan mutu.
5) memiliki external
benchmarking dalam
peningkatan mutu.
Terdapat laporan GPM, SPMI dan bench marking
dengan PS
yang lebih baik
Tidak ada Terdapat Tim GPM
Tidak ada
Perlu evaluasi secara berkala tentang sistem penjaminan mutu
Pengukuran kepuasan para
pemangku ke
pentingan(mahasi
swa, dosen,
tenaga kepen didikan, lulusan, peng guna, mitra industri, dan mitra lainnya) terhadap
layanan ma
najemen, yang meme nuhi aspek- aspek berikut:
1) menggunakan instrumen kepuasan yang sahih, andal, mudah
digunakan, 2) dilaksanakan
secara berkala, serta data nya terekam secara komprehensif, 3) dianali