• Tidak ada hasil yang ditemukan

TEKNOLOGI PENDIDIKAN SEBAGAI PINTU GERBANG PENDIDIKAN ISLAM BERKEMAJUAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "TEKNOLOGI PENDIDIKAN SEBAGAI PINTU GERBANG PENDIDIKAN ISLAM BERKEMAJUAN"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

219 An-Nizom | Vol. 7, No. 3, Desember 2022

TEKNOLOGI PENDIDIKAN SEBAGAI PINTU GERBANG PENDIDIKAN ISLAM BERKEMAJUAN

1Unik Hanifah Salsabila [email protected] Universitas Ahmad Dahlan Yogjakarta

2Labibah Lina Fitriana

[email protected] Universitas Ahmad Dahlan Yogjakarta

3Haryo Tetuko

[email protected] Universitas Ahmad Dahlan Yogjakarta

4Dimas Urip Santoso

[email protected] Universitas Ahmad Dahlan Yogjakarta

5Abbad Hanif Al-Falah [email protected]

Universitas Ahmad Dahlan Yogjakarta

ABSTRAK

Artikel ini membahas tentang bagaimana teknologi pendidikan hadir sebagai pintu gerbang pendidikan Islam yang berkemajuan. Jenis penelitian di dalam artikel ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi literatur dan mengambil sumber data dari berbagai buku dan jurnal di internet. Penelitian ini menjelaskan bahwa eksistensi teknologi dalam dunia pendidikan sangatlah penting, terutama dalam memajukan pendidikan Islam. Pendidikan Islam yang berkemajuan adalah pendidikan Islam yang dapat mentoleransi berbagai ilmu pengetahuan yang sedang berkembang, yakni mampu membaurkan dikotomi antara ilmu agama dengan ilmu yang lainnya. Adanya teknologi pendidikan memudahkan kita dalam melakukan aktivitas-aktivitas pembelajaran seperti memudahkan dalam mengakses informasi secara meluas tanpa terbatas waktu dan ruang, memudahkan pengumpulan tugas dan evaluasi, memudahkan pemberian materi, memudahkan dalam mengerjakan administrasi sekolah, dan kemudahan-kemudahan lainnya.

Kata Kunci: Teknologi, Pendidikan Islam, Berkemajuan ABSTRACT

This study examines how technological improvements in education can pave the way for more contemporary methods within the Islamic schooling system. This article is an example of qualitative research, specifically literature review research, which pulls its data from numerous print and internet sources. This research emphasizes the significance of technology in the classroom, especially for advancing Islamic education.

Progressive Islamic education is open to new scientific viewpoints by definition. It can bridge the divide between religious knowledge and other scientific disciplines. The availability of educational technology streamlines numerous facets of education, including, but not limited to, the collecting of assignments and evaluations, the provision of material, the management of schools and classrooms, and the administration of tests and other assessments.

Keyword: Technology, Islamic education; Progressive

(2)

220

Unik Hanifah Salsabila, dkk | Teknologi Pendidikan

PENDAHULUAN

Ilmu pengetahuan saat ini semakin hari semakin berkembang seiring berjalannya waktu.

Perkembangan ini ditandai dengan lahirnya teknologi- teknologi baru yang dapat mengubah tatanan hidup manusia.1 Seperti yang terlihat bahwa hampir di setiap bidang telah mengadopsi teknologi untuk memudahkan dalam melakukan pekerjaan, termasuk di dalamnya bidang pendidikan.2 Hadirnya teknologi dalam dunia pendidikan ini memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap peningkatan mutu pembelajaran di suatu sekolah. Selain itu, teknologi juga hadir sebagai upaya untuk memecahkan berbagai macam problematika yang terjadi dalam pendidikan.3 Hal ini diperkuat sebagaimana termaktub dalam UU Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 1 Ayat 2 yang menjelaskan bahwa “Fasilitas pembelajaran harus menyesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi”.4

Di samping itu, kualitas pendidik juga memiliki kedudukan yang urgen.5 Mereka harus mampu meningkatkan kapasitas dirinya agar peserta didik dapat termotivasi dalam mencari ilmu. Oleh karena

1 Metriana Tae and Arvian Ama Ngongo,

“PENTINGNYA TEKNOLOGI PENDIDIKAN DI ERA MERDEKA BELAJAR,” in

Prosiding Seminar Nasional PGSD UST

, vol. 1, 2022, 47–52.

2 Elsa Fara Meida, “Pendidikan Agama Islam Dalam Kerangka Kemajuan Teknologi Digital,”

Jurnal Teknologi Pendidikan: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pembelajaran

7, no. 1 (2022): 95–103.

3 Niar Agustian and Unik Hanifah Salsabila, “Peran Teknologi Pendidikan Dalam Pembelajaran,”

Islamika

3, no. 1 (2021): 123–

33. 4 Muhammad Nuzli, Pitonah Ismiah, and Sri Wahyuni, “Upaya Pemanfaatan Fasilitas Teknologi Pendidikan Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Pendidikan Agama Islam,”

Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Indonesia

2, no. 3 (2022): 101–8.

5 Ni Made Febrianti Eka Putri, “PERAN GURU DALAM TEKNOLOGI DAN TANTANGAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN DI ERA DIGITAL,” 2022.

itu, seorang pendidik dapat dikatakan berkualitas jika ia mampu mengupgrade dirinya sesuai dengan perkembangan zaman yang ada.6 Jika tidak demikian, maka kualitas pendidikan di Indonesia akan menurun dan akan tertinggal jauh karena kualitas pendidik yang buruk.7 Salah satu wujud dari keberhasilan seorang pendidik ditandai dengan tercapainya hasil belajar yang baik dari peserta didik.8

Keberhasilan belajar peserta didik tidak lepas dari penggunaan teknologi yang melatarbelakanginya.

Adanya teknologi ini dapat menjadi fasilitas yang membantu peserta didik dalam belajar, terutama dalam memahami nilai-nilai agama Islam.

Sebagaimana dalam hadits riwayat Ibnu Majah yang menerangkan bahwa thalabul ‘ilmi fariidhotu ‘ala kulli muslimin, maksudnya adalah menuntut ilmu itu merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Pentingnya menuntut ilmu ini juga ditegaskan Allah Swt dalam Al- Qur’an Surah Al-Mujadalah ayat 11 yang menjelaskan bahwa Allah Swt meninggikan derajat orang-orang yang berilmu. Oleh karena itu, sebagai seorang muslim hendaknya kita dapat memanfaatkan teknologi pendidikan untuk memperkaya ilmu pengetahuan kita sehingga Allah Swt akan mengangkat derajat kita di akhirat kelak.

Pendidikan agama Islam juga sangat erat

6 Muhammad Aspi and Syahrani Syahrani,

“Profesional Guru Dalam Menghadapi Tantangan Perkembangan Teknologi Pendidikan,”

Adiba:

Journal of Education

2, no. 1 (2022): 64–73;

Julita and Pebria Dheni Purnasari,

“PEMANFATAAN TEKNOLOGI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DALAM PENDIDIKAN ERA DIGITAL,”

Journal of Educational Learning and Innovation

2, no. 2 (2022): 227–39, https://doi.org/10.46229/elia.v2i2.

7 Marianus Subandowo, “Teknologi Pendidikan Di Era Society 5.0,”

SAGACIOUS JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN DAN SOSIAL

9, no. 1 (2022): 24–35.

8 Muhammad Nuzli, “PENINGKATAN KINERJA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI TEKNOLOGI PENDIDIKAN DI KELAS X SMAN 1 MERANGIN,”

Attaqwa: Jurnal

Ilmu Pendidikan Islam

18, no. 1 (2022): 84–94.

(3)

221 An-Nizom | Vol. 7, No. 3, Desember 2022

kaitannya dengan berdakwah.9 Hal ini dikarenakan materi yang diajarkan dalam pembelajaran merupakan bentuk penerusan dakwah dari pendidik ke peserta didik. Untuk memudahkan proses berdakwah, maka diperlukanlah teknologi pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai keIslaman kepada peserta didik.10 Dengan demikian, pemanfaatan teknologi dalam pendidikan perlu dioptimalkan guna mencapai pendidikan Islam yang berkemajuan.

METODE PENELITIAN

Jenis Penelitian di dalam artikel ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode penelitian berupa studi literatur. Sumber data atau bahan penelitian artikel ini berasal dari berbagai buku dan jurnal di internet, baik itu jurnal dalam skala nasional maupun jurnal skala internasional yang masih berkaitan dengan judul penelitian. Di dalam artikel ini juga, peneliti melakukan riset dengan mengumpulkan bahan-bahan artikel melalui buku dan beberapa jurnal yang berkaitan dengan penelitian, kemudian diambil intisarinya, lalu intisari tersebut digabungkan dan diparafrasekan menjadi satu kesatuan makna yang dapat melahirkan sebuah maha karya baru.

HASIL DAN PEMBAHASAN Teknologi Pendidikan

Dalam bahasa latin, asal kata teknologi adalah

“texere” yang memiliki arti menyusun atau membangun,11 yakni suatu alat yang dapat

9 Iqbaltullah, Mufidah Sofyan, and Salsabilla Kurnia Az-Zahra, “Meninjau Manajemen Pendidikan Islam Secara Deskriptif Guna Mewujudkan Pendidikan Berkemajuan,”

Jurnal Pendidikan Indonesia

2, no. 8 (2021):

1353–64.

10 Rizky Aditama, “IMPLEMENTASI PERAN

TEKNOLOGI PENDIDIKAN DALAM

MEGINTERNALISASI PENDIDIKAN AGAMA DI MASA PANDEMI,”

ANSIRU PAI: Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam

6, no. 1 (2022): 28–35.

11 Tuti Andriani, “Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Dan Komunikasi,”

memudahkan kita dalam beraktivitas. Sedangkan teknologi pendidikan berarti suatu alat yang berfungsi untuk memfasilitasi kegiatan pembelajaran, untuk meningkatkan kinerja, dan untuk mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan. Teknologi juga sangat erat kaitannya dengan suatu permasalahan, karena teknologi hadir untuk mengatasi berbagai macam permasalah yang terjadi.12

Keberadaan teknologi dalam dunia pendidikan memiliki andil yang cukup besar dan amat penting, terutama dalam meningkatkan atau memajukan pendidikan Islam yang berkualitas. Hal ini dapat terlihat dari bagaimana teknologi hadir sebagai alternatif pendidikan di masa pandemi, dari sistem luring yang biasa dilakukan di dalam ruang kelas, menjadi sistem daring yang dilakukan melalui ruang virtual dengan memanfaatkan berbagai macam platform digital seperti zoom, whatsapp, dan lain sebagainya. Sebenarnya, eksistensi teknologi dalam pembelajaran ini sudah ada sejak dahulu sebelum munculnya kondisi pandemi, akan tetapi penggunaannya belumlah terlalu pesat jika dibandingkan dengan kondisi dan situasi saat ini.

Pendidikan Islam

Pendidikan merupakan jalan pembetulan, pembinaan, dan penyempurnaan terhadap pengetahuan setiap individu. Seseorang memiliki pengetahuan yang luas karena adanya pendidikan.

Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa pendidikan menjadi poin penting dalam kehidupan manusia.13 Dalam Undang-Undang Sisdiknas Republik Indonesia telah dijelaskan bahwa “Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri,

Sosial Budaya

12, no. 1 (2016): 117–26.

12 Agustian and Salsabila, “Peran Teknologi Pendidikan Dalam Pembelajaran.”

13 Iqbaltullah, Sofyan, and Az-Zahra,

“Meninjau Manajemen Pendidikan Islam Secara Deskriptif Guna Mewujudkan Pendidikan Berkemajuan.”

(4)

222

Unik Hanifah Salsabila, dkk | Teknologi Pendidikan kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta

keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara”.14

Sedangkan Pendidikan Islam hanya menambah tumpuan yang lebih spesifik, yakni dengan konsep yang Islami. Pendidikan Islam adalah pengasuhan dari segi raga maupun jiwa15 berdasarkan syariat Islam menuju terbentuknya kepribadian yang Islami.16 Pendidikan Islam juga merupakan suatu upaya sadar yang terstruktur, terprogram dan sistematis, serta bertujuan untuk mengembangkan manusia yang berkepribadian Islam, menguasai tsaqafah Islam, menguasai ilmu kehidupan (sains teknologi dan seni) yang memadai, dan selalu menyelesaikan masalah kehidupan sesuai dengan syariat Islam”.17 Dengan demikian, pendidikan dalam kacamata Islam juga merupakan perwujudan ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah.18

Sementara itu, istilah “berkemajuan” dalam pendidikan Islam adalah pembauran dikotomi ilmu agama dan ilmu yang lainnya.19 Pendidikan Islam yang berkemajuan adalah pendidikan Islam yang

14 Heris A Hermawan,

Filsafat Pendidikan Islam

(Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, 2012).

15 Syaiful Anwar, “Desain Pendidikan Agama Islam,”

Yogyakarta: Idea Press Yogyakarta. Mengutip Muhaimindan A. Mujib.

Pemikiran Filsafat Pendidikan Islam Kajian Filosofis Dan Kerangka Dasar Operasionalnya

, 2014.

16 Moh Roqib,

Ilmu Pendidikan Islam

(LKiS Yogyakarta, 2009).

17 Unik Hanifah Salsabila,

PENGANTAR TEKNOLOGI DALAM LINGKUP PENDIDIKAN ISLAM

(Yogyakarta: Bintang Pustaka Madani, 2021).

18 Rahmat Hidayat,

Ilmu Pendidikan Islam

(Lembaga Peduli Pengembangan Pendidikan Indonesia (LPPPI), 2016).

19 Ismunandar, “PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM BERKEMAJUAN PERSPEKTIF MUHAMMADIYAH,”

EDUSOSHUM:Journalof IslamicEducationand SocialHumanities

1, no. 1

(April 2020): 55–66,

https://doi.org/https://doi.org/10.52366/edusos hum.v1i1.12.

mampu mentoleransi berbagai ilmu dan perkembangannya saat ini.20 Arti dari kata maju itu sendiri sudah menjelaskan bahwa pendidikan Islam tidak seharusnya terjebak pada kestagnanan.

Pendidikan Islam yang berkemajuan harus senantiasa berupaya melakukan berbagai macam perubahan dan pembaharuan dengan cara memodernisasi sistem pendidikan tanpa meninggalkan nilai-nilai keIslaman.21 Dengan demikian, pendidikan Islam yang berkemajuan merupakan bentuk tindakan dari arus globalisasi yang semakin berkembang.22

Adapun kata pendidikan sendiri sering dikaitkan dengan istilah pembelajaran. Pembelajaran merupakan proses interaksi antara guru dengan peserta didik dalam suatu kegiatan belajar mengajar yang dilakukan di kelas atau di suatu ruangan tertentu. Dalam suatu proses pembelajaran, tentu akan ada banyak sekali tantangan atau permasalahan yang perlu diatasi seperti adanya perubahan kurikulum dari masa ke masa, keterbatasan waktu belajar, sulitnya memahami suatu konsep yang bersifat abstrak, metode pembelajaran yang cendrung bersifat satu arah dan membosankan, sulitnya memahami suatu materi pembelajaran sejarah yang notabennya membahas permasalahan di masa lampau, dan masih banyak lagi permasalahan-permasalahan lainnya. Problematika ini tentu dapat dirasakan oleh tiap-tiap jenjang pendidikan, mulai dari tingkat sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Untuk memecahkan permasalahan- permasalahan tersebut, salah satu cara yang dapat

20 Istianah Lis Hikmawati, “KONSEP PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF ISLAM BERKEMAJUAN MENURUT MUHAMMADIYAH”

(INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) SALATIGA, 2017).

21 Arifah Uswatun Kossah, Hariyanto Sofyan Benyal, and Romelah Romelah, “Islam Berkemajuan: Muhammadiyah Sebagai Pembaharu Pendidikan Dalam Laju Zaman,”

TARLIM: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

5, no. 1 (2022): 67–79.

22 Sarno Hanipudin, “Pendidikan Islam Berkemajuan Dalam Pemikiran Haedar Nashir,”

INSANIA: Jurnal Pemikiran Alternatif

Kependidikan

25, no. 2 (2020): 305–20.

(5)

223 An-Nizom | Vol. 7, No. 3, Desember 2022

dilakukan adalah dengan menghadirkan atau melibatkan teknologi pendidikan sebagai alat bantu yang mampu memfasilitasi suatu kegiatan atau proses pembelajaran.23

Hubungan Teknologi Pendidikan dengan Pendidikan Islam Berkemajuan

Seiring berjalannya waktu, kehidupan manusia terus menerus mengalami perubahan dan pembaharuan.24 Begitu pula dalam bidang pendidikan, yang mana sistemnya selalu berubah- ubah menyesuaikan situasi dan kondisi yang terjadi.

Perubahan ini ditandai dengan munculnya berbagai macam teknologi yang dapat memudahkan kita dalam melakukan setiap aktivitas pendidikan.25

Hadirnya teknologi dalam dunia pendidikan dapat membawa perubahan yang signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Adanya teknologi pendidikan ini sangatlah dibutuhkan dalam berlangsungnya proses pembelajaran, baik sebagai media maupun sumber belajar. Seperti yang terlihat saat ini bahwa adanya teknologi memungkinkan peserta didik untuk dapat melakukan kegiatan pembelajaran di mana pun dan kapan pun.26 Selain itu, teknologi juga dapat menjadi alternatif terhadap berbagai macam permasalahan yang terjadi dalam dunia pendidikan.27

Pendidikan Islam dapat dikatakan maju jika mampu mengikuti perkembangan zaman dengan tidak melepaskan eksistensi prinsip-prinsip Islam di dalamnya. Pendidikan Islam yang berkemajuan adalah pendidikan Islam yang tidak terjebak pada kestagnanan dan mampu mentoleransi berbagai ilmu

23 Non Syafriafdi, “Peran Teknologi Pendidikan Dalam Pembelajaran,”

Al-Aulia:

Jurnal Pendidikan Dan Ilmu-Ilmu Keislaman

6, no. 1 (2020): 1–8.

24 Hermawan,

Filsafat Pendidikan Islam

.

25 Meida, “Pendidikan Agama Islam Dalam Kerangka Kemajuan Teknologi Digital.”

26 Husniyatus Salamah Zainiyati,

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis ICT

(KENCANA, 2017).

27 Agustian and Salsabila, “Peran Teknologi Pendidikan Dalam Pembelajaran.”

pengetahuan yang sedang berkembang saat ini.28 Adapun tujuan dilakukannya pendidikan Islam itu sendiri adalah untuk membentuk kepribadian Islami peserta didik melalui metode dakwah. Untuk mewujudkannya, para pendidik dapat memanfaatkan penggunaan teknologi pendidikan sebagai alat bantu dalam berdakwah. Dari kegiatan dakwah ini, diharapkan akan lahir generasi-generasi muslim yang mampu memajukan masyarakat Islam.29

Peran Teknologi dalam Pendidikan

Adanya teknologi pendidikan ini memberikan kita kemudahan-kemudahan dalam melakukan berbagai macam aktivitas pendidikan, seperti memudahkan pengumpulan tugas dan evaluasi, memudahkan pemberian materi, memudahkan berinteraksi dan berkomunikasi, memudahkan dalam mengerjakan administrasi sekolah, dan kemudahan- kemudahan lainnya. Selain itu, teknologi juga memudahkan kita untuk dapat mengakses sumber ilmu pengetahuan secara meluas tanpa ada batasan waktu dan ruang.30

Indriana menjelaskan bahwa peran teknologi dalam pembelajaran di antaranya yaitu:

1. Dapat menjelaskan suatu konsep yang abstrak dan sulit dipahami, contohnya kisah para nabi dan rasul

2. Dapat menghadirkan benda-benda yang sekiranya sulit dijangkau seperti buaya, meteor, gurun pasir, dan lain sebagainya

3. Dapat menampilkan objek yang jangkauannya terlalu besar maupun terlalu kecil, contohnya ka’bah, laut nil, bakteri, virus, dan lain sebagainya

4. Dengan menggunakan mode slow motion, kita dapat melihat suatu gerakan cepat maupun

28 Hikmawati, “KONSEP PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF ISLAM BERKEMAJUAN MENURUT MUHAMMADIYAH.”

29 Salsabila,

PENGANTAR TEKNOLOGI DALAM LINGKUP PENDIDIKAN ISLAM

.

30 Maria Lindeb, “Digitizing the Field of Women’s Islamic Education” 12, no. 1 (2022):

184–200.

(6)

224

Unik Hanifah Salsabila, dkk | Teknologi Pendidikan gerakan lambat, contohnya penayangan film

ledakan, revolusi bumi, pertumbuhan tanaman, dan lain sebagainya

5. Dengan teknologi, pembelajaran dapat berlangsung di rumah (sistem daring) melalui berbagai macam platform digital seperti whatsapp group, youtube, zoom, telegram dan platform digital lainnya.31

Adapun peran teknologi pendidikan dalam proses pembelajaran menurut Salsabila di antaranya yaitu:

1. Sebagai alat untuk membuat desain pembelajaran

2. Sebagai alat untuk mencari sumber ilmu pengetahuan secara meluas

3. Sebagai media yang mampu memfasilitasi keaktifan peserta didik dalam mengungkapkan pendapatnya

4. Sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan 5. Dengan menggunakan teknologi, kegiatan

belajar mengajar dapat berlangsung secara efektif dan efisien.32

Sedangkan menurut Hasibuan, teknologi pendidikan memiliki tiga peranan dalam proses pembelajaran. Peranan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Berperan dalam meningkatkan kemampuan belajar peserta didik

2. Dapat menggambarkan informasi materi pembelajaran dengan berbagai cara

3. Dahulu peserta didik harus berbondong- bondong membawa setumpukan buku pelajaran, namun dengan adanya internet memudahkan

31 Unik Hanifah Salsabilla et al., “Manfaat Teknologi Bagi Mata Pelajaran PAI Di Masa Pandemi Covid-19,”

Edunesia: Jurnal Ilmiah Pendidikan

2, no. 1 (2021): 125–32.

32 Unik Hanifah Salsabila et al., “Peran Teknologi Dalam Pembelajaran Di Masa Pandemi Covid-19,”

Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian Dan Kajian Sosial Keagamaan

17, no. 2 (2020): 188–

98.

mereka untuk dapat mengakses sumber pengetahuan secara meluas dan praktis.33 Manfaat Teknologi Pendidikan

Seperti yang kita tahu bahwa keterlibatan teknologi dalam dunia pendidikan ini memiliki beragam manfaat yang dapat kita rasakan. Tak hanya bermanfaat di dalam sektor pendidikan saja, tetapi juga sangat bermanfaat di sektor-sektor lainnya, seperti pada sektor ekonomi yang bermanfaat dalam meningkatkan produktivitas industri. Berikut manfaat yang dapat dirasakan dari adanya penerapan teknologi dalam proses pembelajaran:

1. Dapat meningkatkan mutu pendidikan

2. Dapat mengefektifkan dan mengefisienkan proses pembelajaran

3. Berguna dalam mencapai tujuan pendidikan34 4. Memudahkan dalam membuat desain

pembelajaran yang kreatif dan inovatif

5. Memudahkan dalam penyampaikan dan pemberian materi atau bahan ajar35

6. Sebagai media pembelajaran dan alat administratif36

7. Peserta didik menjadi lebih mandiri dalam belajar 8. Dapat mengefisienkan waktu

9. Dapat mengakses sumber ilmu pengetahuan secara meluas tanpa ada batasan waktu dan ruang

10. Penggunaannya cepat, praktis, dan fleksibel.

Perangkat Teknologi Pendidikan

Ada berbagai macam perangkat atau alat teknologi pendidikan yang dapat memudahkan kita

33 Nasruddin Hasibuan, “Pengembangan Pendidikan Islam Dengan Implikasi Teknologi Pendidikan,”

Fitrah: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman

1, no. 2 (2015): 189–206.

34 Rogantina Meri Andri and M Pd SP,

“Peran Dan Fungsi Teknologi Dalam Peningkatan Kualitas Pembelajaran,”

Jurnal Ilmiah Research Sains

3, no. 1 (2017).

35 Hasibuan, “Pengembangan Pendidikan Islam Dengan Implikasi Teknologi Pendidikan.”

36 Sudarsri Lestari, “Peran Teknologi Dalam Pendidikan Di Era Globalisasi,”

EDURELIGIA:

Jurnal Pendidikan Agama Islam

2, no. 2 (2018):

94–100.

(7)

225 An-Nizom | Vol. 7, No. 3, Desember 2022

dalam proses pembelajaran, perangkat-perangkat tersebut di antaranya yaitu:

1. Kalkulator, merupakan alat yang berfungsi untuk menghitung data

2. Komputer, merupakan suatu alat yang berfungsi untuk melakukan pengolahan data sehingga menghasilkan informasi

3. Laptop, merupakan alat praktis yang fungsinya sama dengan komputer

4. Smartphone, merupakan alat praktis yang memiliki multifungsi seperti komunikasi, multimedia, mencari sumber informasi melalui internet, berhitung, menentukan arah, menyimpan berbagai file, mengelola data, dan lain sebagainya

5. Kamus elektronik, merupakan alat yang digunakan untuk menerjemahkan bahasa37 6. Radio, merupakan alat elektronik yang

menghasilkan informasi melalui suara

7. Proyektor, merupakan alat yang digunakan untuk memproyeksikan gambar

8. Buku paket atau pedoman, merupakan buku yang berisi materi atau bahan ajar

9. Al-Qur’an, merupakan kitab suci atau buku pedoman hidup orang Islam yang berisi kalamullah tentang petunjuk-petunjuk kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat

10. Altlas, merupakan buku yang berisi sekumpulan peta

11. Alat tulis, merupakan alat yang digunakan untuk menulis seperti pena, pensil, penghapus, penggaris, dan sebagainya

12. Koran, merupakan lembaran-lembaran yang berisi sekumpulan berita.

Dampak Teknologi Pendidikan

Dengan mengadopsi teknologi pendidikan dalam proses pembelajaran tentu akan menimbulkan dampak tersendiri, baik itu positif maupun negatif.

Beberapa dampak positif yang dapat kita lihat dari penggunaan teknologi dalam pembelajaran ini di

37 Hasibuan, “Pengembangan Pendidikan Islam Dengan Implikasi Teknologi Pendidikan.”

antaranya yaitu:

1. Memudahkan dalam membuat desain pembelajaran yang kreatif dan inovatif

2. Memudahkan dalam penyampaikan dan pemberian materi atau bahan ajar38

3. Dapat meningkatkan kinerja dan kualitas pembelajaran39

4. Dapat membuat peserta didik untuk berfikir secara kritis dalam mempelajari suatu materi 5. Dapat menunjang kebutuhan abad 21 dengan

melahirkan generasi-generasi yang mampu bersaing dan dapat menjawab tantangan globalisasi

6. Proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi pendidikan menjadi lebih mudah,40 serta proses pembelajaran dapat dilakukan di mana pun dan kapan pun (bersifat fleksibel)41

7. Peserta didik menjadi lebih mandiri dalam belajar 8. Dapat mengakses sumber ilmu pengetahuan

secara meluas tanpa terbatas waktu dan ruang 9. Penggunaannya mudah, cepat, praktis, dan

hemat biaya

10. Memudahkan dalam menyelesaikan berbagai macam administrasi sekolah.

Sedangkan dampak negatif dari penggunaan teknologi dalam pembelajaran di antaranya yaitu:

1. Memicu tindakan kriminal (cyber crime) seperti pencurian dokumen-dokumen penting

2. Proses Pembelajaran terhalang oleh koneksi internet dan kuota

38 Hasibuan.

39 Agustian and Salsabila, “Peran Teknologi Pendidikan Dalam Pembelajaran.”

40 Imroatul Ajizah and Munawir Munawir,

“Urgensi Teknologi Pendidikan: Analisis Kelebihan Dan Kekurangan Teknologi Pendidikan Di Era Revolusi Industri 4.0,”

ISTIGHNA: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam

4, no. 1 (2021):

25–36.

41 Edi Widianto, “Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi,”

Journal of Education and Teaching

2, no. 2 (2021): 213–24.

(8)

226

Unik Hanifah Salsabila, dkk | Teknologi Pendidikan 3. Tidak sedikit orang yang dapat menggunakan

teknologi

4. Fokus peserta didik sering teralihkan dengan hal-hal lain (penyalahgunaan teknologi).42

Dengan mengetahui dampak negatifnya, maka diperlukanlah berbagai macam upaya pencegahan agar proses belajar mengajar dapat berjalan secara lancar sesuai yang diharapkan. Upaya-upaya pencegahan tersebut di antaranya yaitu:

1. Pemerintah dapat meningkatkan keamaanan pada media-media pembelajaran

2. Dapat menggunakan platform pembelajaran yang ramah kuota dan sinyal seperti whatsapp 3. Dapat dilakukan sosialisasi terhadap cara

penggunaan teknologi pembelajaran

4. Guru dapat melakukan pemantauan secara ketat dengan merancang strategi dan metode pembelajaran yang dapat membuat peserta didik aktif berpartisipasi.

Platform-Platform Digital Sebagai Penunjang Aktivitas Pendidikan

Keberadaan platform digital sangatlah berguna dalam proses pembelajaran, terutama sebagai sarana untuk memudahkan penyampaian atau pemberian materi ajar kepada peserta didik. Seperti yang kita tahu bahwa platform digital juga ada banyak jenisnya, berikut beberapa platform yang sering digunakan dalam proses pembelajaran:

1. WhatsApp Group atau biasa dikenal dengan sebutan WAG. Platform ini paling banyak digunakan dalam proses pembelajaran daring.

Di samping menghemat penggunaan paket data internet, platform ini juga mudah untuk diakses oleh setiap kalangan. Akan tetapi, kelemahan dari penggunaan platform ini yaitu tidak dapat mengirim file dengan kapasitas yang besar dan keterbatasan dalam melakukan tatap muka secara virtual atau video call (hanya dapat menampung kurang lebih 10 anggota saja).43

42 Widianto.

43 Arindra Evandian Bhagaskara, Eka Nur Afifah, and Enggar Maulana Putra,

2. Google Formulir merupakan salah satu aplikasi dari google yang mudah dan praktis digunakan.

Biasa guru menggunakan platform ini untuk membuat sejumlah pertanyaan seperti kuis ataupun soal (evaluasi pembelajaran), tempat pengumpulan tugas siswa, hingga pembuatan angket dan daftar hadir peserta didik.44

3. Google Classroom adalah aplikasi ruang kelas virtual yang memudahkan guru dalam proses pemberian, pengumpulan dan penilaian tugas peserta didik. Kelebihan dari aplikasi ini yaitu tidak memakan banyak kuota internet dan memudahkan guru dalam menyampaikan materi tepat waktu, karena bisa diatur sesuai waktu yang diinginkan. Namun, aplikasi ini dirasa kurang efektif karena kurang interaktif. Selain itu, kurang menarik perhatian peserta didik karena tampilannya yang sederhana.

4. Zoom Cloud Meeting merupakan aplikasi yang memungkinkan guru dan peserta didik dapat melakukan tatap muka secara virtual melalui smartphone atau komputer yang tersambung dengan internet. Aplikasi ini dinilai sangat interaktif dan dapat menampung sekitar seribu pengguna secara bersamaan dalam suatu pertemuan virtual. Aplikasi ini juga memiliki fitur berupa share screen yang memudahkan dalam presentasi. Akan tetapi, dalam menggunakan aplikasi ini juga terdapat kekurangan seperti borosnya penggunaan kuota internet dan memerlukan sinyal yang stabil.45

“Pembelajaran Dalam Jaringan (DARING) Berbasis WhatsApp Di SD Yapita,”

ZAHRA:

Research and Tought Elementary School of Islam

Journal

2, no. 1 (2021),

https://doi.org/10.37812/zahra.v2i1.183.

44 Siti Ngafifah, “Penggunaan Google Form Dalam Meningkatkan Efektivitas Evaluasi Pembelajaran Daring Siswa Pada Masa Covid19 Di Sd It Baitul Muslim Way Jepara,”

As-Salam:

Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan

9, no. 2 (2020): 123–44.

45 Ibnu Habibi, “Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Daring (Whatsapp Group, Google Classroom Dan

(9)

227 An-Nizom | Vol. 7, No. 3, Desember 2022

5. Youtube merupakan aplikasi pembelajaran berupa video. Kelebihan dari aplikasi youtube ini yaitu dapat diakses menggunakan smartphone maupun komputer tanpa batasan waktu.46 Selain itu, materi yang disajikan bisa diunduh dan dipelajari berulang-ulang dalam keadaan offline dengan catatan video tersebut telah diunduh dahulu. Adapun kekurangan dari penggunaan youtube ini yaitu banyaknya iklan yang dapat menggangu konsentrasi siswa dalam belajar.

6. Google Meeting merupakan salah satu layanan google yang memiliki kesamaan fungsi dengan aplikasi Zoom Cloud Meeting, yakni aplikasi tatap muka secara virtual. Kelebihan dari aplikasi ini yaitu penggunaan kuota internet tidak begitu boros, akan tetapi daya tampung penggunanya tidaklah sebanyak pada aplikasi Zoom Cloud Meeting.

KESIMPULAN

Dalam bahasa latin, asal kata teknologi adalah

“texere” yang memiliki arti menyusun atau membangun, yakni suatu alat yang dapat memudahkan kita dalam beraktivitas. Sedangkan pendidikan Islam adalah suatu kegiatan belajar mengajar yang bertujuan untuk membentuk kepribadian seorang muslim berdasarkan syariat- syariat Islam. Pendidikan Islam yang berkemajuan adalah pendidikan Islam yang dapat mentoleransi berbagai ilmu pengetahuan yang sedang berkembang, yakni mampu membaurkan dikotomi antara ilmu agama dengan ilmu yang lainnya.

Adapun kata pendidikan sering dikaitkan dengan istilah pembelajaran. Pembelajaran

Zoom Meeting),”

CENDEKIA: Media

KomunikasiPenelitian Dan

PengembanganPendidikan Islam

12, no. 02 (2020).

46 Alfi Latifah and Andi Prastowo, “Analisis Pembelajaran Daring Model Website Dan M- Learning Melalui Youtube Pada Mata Pelajaran Pai Kelas 2 Sd/Mi,”

Limas Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

1, no. 01 (2020): 69–78.

merupakan proses interaksi antara guru dengan peserta didik dalam suatu kegiatan belajar mengajar yang dilakukan di kelas atau di suatu ruangan tertentu.

Dalam suatu proses pembelajaran tentu akan ada banyak sekali tantangan atau permasalahan yang perlu diatasi seperti adanya perubahan kurikulum dari masa ke masa, keterbatasan waktu belajar, sulitnya memahami suatu konsep yang bersifat abstrak, metode pembelajaran yang cendrung bersifat satu arah dan membosankan, sulitnya memahami suatu materi pembelajaran sejarah yang notabennya membahas permasalahan dimasa lampau, dan masih banyak lagi permasalahan-permasalahan lainnya.

Untuk mengatasi problematika tersebut, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menghadirkan atau melibatkan teknologi pendidikan sebagai alat bantu yang mampu memfasilitasi suatu kegiatan atau proses pembelajaran.

Keberadaan teknologi dalam dunia pendidikan memiliki andil yang cukup besar dan amat penting, terutama dalam meningkatkan atau memajukan pendidikan Islam yang berkualitas. Hal ini dapat terlihat dari bagaimana teknologi hadir sebagai alternatif pendidikan dimasa pandemi, dari sistem luring yang biasa dilakukan di dalam ruang kelas, menjadi sistem daring yang dilakukan melalui ruang virtual dengan memanfaatkan berbagai macam platform digital seperti zoom, whatsapp, dan lain sebagainya. Pendidikan Islam yang berkemajuan selalu berupaya melakukan berbagai macam pembaharuan- pembaharuan sesuai dengan perkembangan zaman yang ada tanpa meninggalkan prinsip-prinsip Islam di dalamnya. Dengan hadirnya teknologi dalam pembelajaran dapat memberikan kita kemudahan- kemudahan dalam melakukan berbagai macam aktivitas pendidikan, seperti memudahkan pengumpulan tugas dan evaluasi, memudahkan pemberian materi, memudahkan berinteraksi dan berkomunikasi, memudahkan dalam mengerjakan administrasi sekolah, memudahkan dalam mengakses sumber ilmu pengetahuan secara meluas, dan masih banyak lagi kemudahan-kemudahan lainnya.

(10)

228

Unik Hanifah Salsabila, dkk | Teknologi Pendidikan

DAFTAR PUSTAKA

Aditama, Rizky. “IMPLEMENTASI PERAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN DALAM MEGINTERNALISASI PENDIDIKAN AGAMA DI MASA PANDEMI.”

ANSIRU PAI: Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam 6, no. 1 (2022): 28–

35.

Agustian, Niar, and Unik Hanifah Salsabila. “Peran Teknologi Pendidikan Dalam Pembelajaran.”

Islamika 3, no. 1 (2021): 123–33.

Ajizah, Imroatul, and Munawir Munawir. “Urgensi Teknologi Pendidikan: Analisis Kelebihan Dan Kekurangan Teknologi Pendidikan Di Era Revolusi Industri 4.0.” ISTIGHNA: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam 4, no. 1 (2021): 25–36.

Andri, Rogantina Meri, and M Pd SP. “Peran Dan Fungsi Teknologi Dalam Peningkatan Kualitas Pembelajaran.” Jurnal Ilmiah Research Sains 3, no. 1 (2017).

Andriani, Tuti. “Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Dan Komunikasi.” Sosial Budaya 12, no. 1 (2016): 117–26.

Anwar, Syaiful. “Desain Pendidikan Agama Islam.”

Yogyakarta: Idea Press Yogyakarta. Mengutip Muhaimindan A. Mujib. Pemikiran Filsafat Pendidikan Islam Kajian Filosofis Dan Kerangka Dasar Operasionalnya, 2014.

Aspi, Muhammad, and Syahrani Syahrani. “Profesional Guru Dalam Menghadapi Tantangan Perkembangan Teknologi Pendidikan.” Adiba:

Journal of Education 2, no. 1 (2022): 64–73.

Bhagaskara, Arindra Evandian, Eka Nur Afifah, and Enggar Maulana Putra. “Pembelajaran Dalam Jaringan (DARING) Berbasis WhatsApp Di SD Yapita.” ZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam Journal 2, no. 1 (2021).

https://doi.org/10.37812/zahra.v2i1.183.

Habibi, Ibnu. “Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Daring (Whatsapp

Group, Google Classroom Dan Zoom Meeting).”

CENDEKIA: Media KomunikasiPenelitian Dan PengembanganPendidikan Islam 12, no. 02 (2020).

Hanipudin, Sarno. “Pendidikan Islam Berkemajuan Dalam Pemikiran Haedar Nashir.” INSANIA:

Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan 25, no.

2 (2020): 305–20.

Hasibuan, Nasruddin. “Pengembangan Pendidikan Islam Dengan Implikasi Teknologi Pendidikan.”

Fitrah: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman 1, no.

2 (2015): 189–206.

Hermawan, Heris A. Filsafat Pendidikan Islam. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, 2012.

Hidayat, Rahmat. Ilmu Pendidikan Islam. Lembaga Peduli Pengembangan Pendidikan Indonesia (LPPPI), 2016.

Hikmawati, Istianah Lis. “KONSEP PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF ISLAM BERKEMAJUAN MENURUT MUHAMMADIYAH.” INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) SALATIGA, 2017.

Iqbaltullah, Mufidah Sofyan, and Salsabilla Kurnia Az- Zahra. “Meninjau Manajemen Pendidikan Islam Secara Deskriptif Guna Mewujudkan Pendidikan Berkemajuan.” Jurnal Pendidikan Indonesia 2, no. 8 (2021): 1353–64.

Ismunandar. “PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM BERKEMAJUAN PERSPEKTIF MUHAMMADIYAH.”

EDUSOSHUM:Journalof IslamicEducationand SocialHumanities 1, no. 1 (April 2020): 55–66.

https://doi.org/https://doi.org/10.52366/edusosh um.v1i1.12.

Julita, and Pebria Dheni Purnasari. “PEMANFATAAN TEKNOLOGI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DALAM PENDIDIKAN ERA DIGITAL.” Journal of Educational Learning and Innovation 2, no. 2

(2022): 227–39.

https://doi.org/10.46229/elia.v2i2.

Kossah, Arifah Uswatun, Hariyanto Sofyan Benyal, and Romelah Romelah. “Islam Berkemajuan:

Muhammadiyah Sebagai Pembaharu Pendidikan

(11)

229 An-Nizom | Vol. 7, No. 3, Desember 2022

Dalam Laju Zaman.” TARLIM: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM 5, no. 1 (2022):

67–79.

Latifah, Alfi, and Andi Prastowo. “Analisis Pembelajaran Daring Model Website Dan M- Learning Melalui Youtube Pada Mata Pelajaran Pai Kelas 2 Sd/Mi.” Limas Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 1, no. 01 (2020): 69–78.

Lestari, Sudarsri. “Peran Teknologi Dalam Pendidikan Di Era Globalisasi.” EDURELIGIA: Jurnal Pendidikan Agama Islam 2, no. 2 (2018): 94–

100.

Lindeb, Maria. “Digitizing the Field of Women’s Islamic Education” 12, no. 1 (2022): 184–200.

Meida, Elsa Fara. “Pendidikan Agama Islam Dalam Kerangka Kemajuan Teknologi Digital.” Jurnal Teknologi Pendidikan: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pembelajaran 7, no. 1 (2022):

95–103.

Ngafifah, Siti. “Penggunaan Google Form Dalam Meningkatkan Efektivitas Evaluasi Pembelajaran Daring Siswa Pada Masa Covid19 Di Sd It Baitul Muslim Way Jepara.” As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan 9, no. 2 (2020):

123–44.

Nuzli, Muhammad. “PENINGKATAN KINERJA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI TEKNOLOGI PENDIDIKAN DI KELAS X SMAN 1 MERANGIN.” Attaqwa: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam 18, no. 1 (2022): 84–94.

Nuzli, Muhammad, Pitonah Ismiah, and Sri Wahyuni.

“Upaya Pemanfaatan Fasilitas Teknologi Pendidikan Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Pendidikan Agama Islam.” Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Indonesia 2, no. 3 (2022): 101–

8.

Putri, Ni Made Febrianti Eka. “PERAN GURU DALAM

TEKNOLOGI DAN TANTANGAN

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN DI ERA DIGITAL,” 2022.

Roqib, Moh. Ilmu Pendidikan Islam. LKiS Yogyakarta, 2009.

Salsabila, Unik Hanifah. PENGANTAR TEKNOLOGI DALAM LINGKUP PENDIDIKAN ISLAM. Yogyakarta: Bintang Pustaka Madani, 2021.

Salsabila, Unik Hanifah, Lailli Irna Sari, Khusna Haibati Lathif, Ayu Puji Lestari, and Asyharinur Ayuning.

“Peran Teknologi Dalam Pembelajaran Di Masa Pandemi Covid-19.” Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian Dan Kajian Sosial Keagamaan 17, no.

2 (2020): 188–98.

Salsabilla, Unik Hanifah, Alvina Agustin, Feliana Safira, Indrika Sari, and Ahmad Sundawa. “Manfaat Teknologi Bagi Mata Pelajaran PAI Di Masa Pandemi Covid-19.” Edunesia: Jurnal Ilmiah Pendidikan 2, no. 1 (2021): 125–32.

Subandowo, Marianus. “Teknologi Pendidikan Di Era Society 5.0.” SAGACIOUS JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN DAN SOSIAL 9, no. 1 (2022): 24–

35.

Syafriafdi, Non. “Peran Teknologi Pendidikan Dalam Pembelajaran.” Al-Aulia: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu-Ilmu Keislaman 6, no. 1 (2020): 1–8.

Tae, Metriana, and Arvian Ama Ngongo. “PENTINGNYA TEKNOLOGI PENDIDIKAN DI ERA MERDEKA BELAJAR.” In Prosiding Seminar Nasional PGSD UST, 1:47–52, 2022.

Widianto, Edi. “Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi.” Journal of Education and Teaching 2, no. 2 (2021): 213–

24.

Zainiyati, Husniyatus Salamah. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis ICT. KENCANA, 2017.

Referensi

Dokumen terkait

Nugroho, et al., 2020 Transmisi COVID-19 dari manusia ke manusi di Asia Transmisi COVID-19 dari manusia ke manusia dapat terjadi melalui kontak langsung dengan