• Tidak ada hasil yang ditemukan

TEORI KOMUNIKASI UNTUK PENYULUHAN PEMBANGUNAN

N/A
N/A
Nur Sabrina Alfain

Academic year: 2023

Membagikan "TEORI KOMUNIKASI UNTUK PENYULUHAN PEMBANGUNAN"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

TEORI KOMUNIKASI

UNTUK PENYULUHAN PEMBANGUNAN

Oleh : Nur Sabrina Alfain

NIM: 226040400011001

(2)

Chapter 12

Influence and Persuasi

Skilled Interpersonal Communication

Research, Theory And Practice Fourth Edition Owen Hargie and David Dickson

2004

(3)

Influence and Persuasi

Kemampuan canggih manusia untuk saling mempengaruhi dan dipengaruhi satu sama lain mungkin merupakan salah satu landasan keberhasilan evolusi spesies kita, dan landasan

bagi semakin kompleksnya bentuk organisasi sosial yang

dapat kita kembangkan.

(4)

Persuasi merupakan metode untuk mengubah perilaku seseorang dengan cara berkomunikasi dengan sasaran.

Influence (Pengaruh) metode untuk mengubah perilaku seseorang

secara tidak langsung atau secara diam-diam

(5)

Perbedaan Influence dan Persuasi

1. Perlawanan

• Persuasi terjadi ketika sesorang berada dalam kebimbangan antara menolak atau menerima suatu inovasi (cenderung pada penolakan).

• Influence terjadi ketika seseorang yakin untuk berubah karena ada suatu yang membuat dia berubah.

2. Kesadaran secara sadar

• Persuasi terjadi dengan maksud yang jelas dan disengaja.

• Influence terjadi pada tingkat alam bawah sadar.

3. Sukses

• Persuasi merupakan metode pengaruh yang ralatif berhasil

• Influence metode pengaruh yang bertahap

(6)

Fungsi Persuasi

Johnston (1994) 1. Penghapusan keyakinan yang ada

2. Perubahan kekuatan keyakinan yang ada 3. Penciptaan keyakinan baru

4. Perubahan niat untuk melakukan suatu tindakan

5. Perubahan perilaku aktual

(7)

Fungsi Persuasi

secara umum

Adopsi 1

Kelanjutan 2

Peningkatan 3

Pencegahan 4

Pengurangan 6 Penghentian

5

(8)

PROSES KOMUNIKASI

PERSUASI

(9)

Metode Untuk Mengatasi Penolakan (Kegagalan)

Mengkooptasi Perintah paradoks

1 2

(10)

TAHAPAN

PERSUASI

(11)

LANGKAH MENUJU KEBERHASILAN

PERSUASI

(12)

RUTE KOGNITIF MENUJU PERSUASI

Central route

1 2 Peripheral route

(13)

Kategori Aktor Persuasi

Etos

Di sini kredibilitas pembujuk disorot

Logos

Di sini rasionalitas pesan difokuskan

Pathos

Ini melibatkan daya tarik emosi target

1 2 3

(14)

Etos

1. Kekuasaan. Kumpulkan semua kekuatan yang Anda miliki untuk efek yang baik.

2. Hubungan. Kembangkan hubungan yang baik dengan target.

3. Daya Tarik. Buat diri Anda semenarik mungkin.

4. Humor. Gunakan humor yang sesuai.

(15)

Logos

1. Penyampaian pesan. Sampaikan pesan dengan cara yang percaya diri dan berwibawa.

2. Advokasi kontra sikap. Cobalah untuk mendapatkan target untuk berdebat melawan posisi mereka sendiri.

3. Studi kasus. Dukung argumen Anda dengan studi kasus serta bukti kuat.

4. Keberpihakan. Berikan argumen dua sisi dengan orang-orang cerdas, tetapi bantah argumen balasan.

5. Ukuran pemusatan. Memiliki skala geser permintaan berurutan yang konsisten, baik gradasi rendah ke tinggi atau sebaliknya.

6. Timbal balik. Memohon norma timbal balik.

(16)

Pathos

1. Ancaman. Gunakan ancaman / ketakutan, terutama dengan subjek yang lebih tua dan kurang cemas.

2. Daya Tarik moral. Perkenalkan daya tarik moral untuk membuat orang tersebut merasa bersalah.

3. Nilai kelangkaan. Tekankan nilai kelangkaan barang.

4. Konsistensi dan komitmen. Dapatkan deklarasi komitmen publik, yang targetnya kemudian ingin konsisten.

5. Ramalan diri. Mintalah target untuk membuat ramalan diri tentang kinerja mereka,

karena ini akan cenderung memandu perilaku mereka.

(17)

Analisis Hubungan Antara Teori dengan Kondisi Penyuluhan dan

Pembangunan Pertanian di

Indonesia

(18)

Proses Komunikasi Persuasi

Dalam proses komunikasi persuasi yang terdapat pada teori dengan kondisi yang terjadi pada penyuluhan dan Pembangunan di Indonesia cenderung sama. Dalam teori disebutkan bahwa proses persuasi ini melibatkan satu orang atau yang disebut agen, Yang kemudian dalam teori dijelaskan bahwa agen tersebut mempengaruhi dalam hal keyakinan, perasaan, pengetahuan dan perilaku dari target yang nantinya akan menghasilkan perubahan atau tidak ada perubahan.

Dalam kondisi penyuluhan yang ada di Indonesia agen yang dimaksud yaitu penyuluh atau agen pembawa perubahan lainnya yang memperkenalkan suatu inovasi sedangkan yang dimaksud target yaitu adalah petani. Dimana penyuluh/agen perubahan tersebut akan melakukan Upaya untuk meyakinkan petani atas suatu inovasi yang mereka bawa. Proses meyakinkan tersebut dalam hal pengetahuan, sikap, dan perilaku petani.

(19)

TAHAPAN PERSUASI

Dalam teori dijelaskan bahwa tahapan persuasi itu melalui 6 tahap yaitu mulai dari tidak ada minat dalam berubah, sadar akan perubahan akan tetapi masih bimbang, persiapan berubah, implementasi, pemeliharaan (mempertahankan perubahan), perubahan perilaku yang permanent (berkelanjutan).

Dalam kondisi penyuluhan yang ada di Indonesia hal tersebut termasuk dalam poses adopsi sebuah inovasi, akan tetapi dalam praktiknya tahapan tersebut tidak melulu terjadi secara berurutan sesuai dengan tahapan yang dijelaskan dalam teori. Seringkali yang terjadi dalam Masyarakat petani tahapan tersebut berjalan sesuai dengan kondisi yang ada dalam Masyarakat petani. Contoh : petani A mengadopsi inovasi pertanian organik itu karena sebuah kebutuhan, sedangkan petani B mengadopsi inovasi pertanian organi karena pengetahuan dirinya terhadap hal tersebut. Sehingga proses adopsi yang terjadi pada petani A&B akan berbeda. Karena Petani A mengadopsi pertanian organic dengan alasan kebutuhan maka proses yang dilalui bisa jadi langsung pada tahap implementasi.

Sedangkan karena petani B mengadopsi pertanian organic dengan alasan awal pengetahuan, maka proses yang dilalui bisa jadi sesuai dengan urutan proses adopsi inovasi dari awal sampai akhir tahap mempertahankan perubahan.

(20)

Kategori Aktor Persuasi

Dalam hal kategori/karakteristik actor persuasi yang disebutkan dalam

teori merupakan hal yang sering juga menjadi pertimbangan targer

akan menerima informasi yang mereka bawa. Jadi dalam implementasi

penyuluhan di Indonesia hal tersebut cenderung terjadi dalam

pertimbangan keputusan adopsi informasi/inovasi.

Referensi

Dokumen terkait

Lawrence Kincaid dalam Cangara (2006), komunikasi adalah suatu proses dimana dua orang atau lebih membentuk atau melakukan pertukaran informasi dengan satu sama lainnya, yang

Berdasarkan pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa komunikasi merupakan proses penyampaian informasi yang melibatkan sejumlah orang dengan tujuan untuk mempengaruhi orang

Komunikasi diadik disebut juga adalah proses komunikasi yang terjadi secara dua arah antara satu orang dengan satu atau dua orang lainnya yang saling berhadapan langsung. Dengan

• Model ini bisa menjelaskan proses komunikasi yang melibatkan partisipan lebih dari dua orang • Model ini tidak dapat diaplikasikan dalam proses. komunikasi dengan konteks

1) BPR mengintegrasikan beberapa tugas atau ketrampilan pekerjaan tertentu menjadi satu. Keuntungan dari proses perampingan kerja terintegrasi ini adalah melibatkan sedikit

Menurut teori, tim adalah kelompok dari dua atau lebih orang yang berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain, saling bertanggung jawab untuk

Dengan menelaah dan mempelajari ja- ringan remaja di media sosial dan grup in- stant messaging dapat diketahui: (1) proses imitasi dan proses mempengaruhi-dipe- ngaruhi dari satu

Sebagai salah satu dari strategi public relations teori komunikasi turut mempengaruhi proses berjalannya event sebagai sarana untuk menyampaikan pesan serta mempengaruhi