• Tidak ada hasil yang ditemukan

Topik Kesehatan Reproduksi Perempuan

N/A
N/A
eli

Academic year: 2024

Membagikan "Topik Kesehatan Reproduksi Perempuan"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Station 2

G2P1A0 25 tahun hamil 31 – 32 minggu datang ke Poli Kandungan RSUP Prof. Dr.

R. D. Kandou Manado ingin memeriksakan kehamilannya.

(2)

Station 4

P3A1 56 tahun datang ke Poliklinik Ginekologi RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou untuk melakukan pemeriksaan IVA.

(3)

Station 1

1. Jelaskan jenis – jenis abortus dan penanganannya.

2. Jelaskan penyebab perdarahan post partum dan penanganannya.

(4)

Station 4

P2A0 26 tahun datang ke Poliklinik RSUP Prof.

Dr. dr. R. D. Kandou Manado ingin menggunakan alat konstrasepsi dalam rahim.

(5)

Station 2

G1P0A0 19 tahun hamil 37 – 38

minggu, janin intrauterin tunggal

hidup letak kepala, datang ke IGD

RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou dengan

keluhan ingin mengejan.

Referensi

Dokumen terkait

Pelayanan kesehatan seksual dan reproduksi remaja 7. Peniadaan sunat dan mutilasi anak perempuan 9. Pelayanan kesehatan lansia. Berkaitan dengan pengaturan kesehatan reproduksi di

Penelitian juga memperlihatkan kurangnya perhatian terhadap hak remaja perempuan, terutama dalam hal yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi dan seksual, selain juga pada

Fokus kesehatan perempuan tidak hanya perawatan kesehatan ibu dalam kesehatan reproduksi, keluarga berencana, masalah kesuburan, aborsi, dan sebagainya, tetapi peran

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap mengenai kesehatan reproduksi pada remaja perempuan yang tinggal di daerah rural dengan

 Paska  Bencana  Gempa  Lombok  dan  Kesehatan  Reproduksi  Perempuan   Bencana  Gempa  Lombok  dan  Dampaknya   Perempuan,  Kesehatan  Reproduksi  dan  Masa

Upaya Peningkatan Kualitas Kesehatan Kampung Sayang Ibu Anak melalui Duta Asi Eksklusif dan Kesehatan Reproduksi Perempuan.. Ana Zumrotun Nisak 1 , Subiwati 2 , Muhammad Abdur Rozaq

Karena itu para perempuan kader ‘Aisyiyah yang selama beberapa tahun terakhir telah aktif dalam aksi kolektif untuk kesehatan reproduksi pun tidak mendapatkan

Di internet, remaja bisa mencari segala macam informasi mengenai kesehatan reproduksi, tetapi ketika remaja mencari informasi mengenai kesehatan reproduksi, maka bisa