• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tradisi Murajaah Al-Qur’an (Studi Living Qur’an Metode Sholati Ila Mamati pada Ma’had Aly Baitul Qur’an Wonogiri)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Tradisi Murajaah Al-Qur’an (Studi Living Qur’an Metode Sholati Ila Mamati pada Ma’had Aly Baitul Qur’an Wonogiri)"

Copied!
79
0
0

Teks penuh

Trefwoorden: Tahfiz Al-Qur'an, Methode van Murajaah Sholati Ila Mamati en Ma'had Aly Baitul Qur'an. Trefwoorden: Tahfiz Al-Qur'an, Murajaah Sholati Ila Mamati Methode en Ma'had Aly Baitul Qur'an.

Konsonan Tunggal Huruf

Alih huruf ialah menyalin dengan menggantikan huruf dari satu abjad ke abjad yang lain.

Konsonan Rangkap karena Tasydīd ditulis rangkap

ةمارك

Vokal Pendek

Vokal Panjang

Vokal Rangkap

Vokal Pendek yang berurutan dalam satu kata, dipisahkan dengan apostrof

نئل

Penulisan kata-kata dalam rangkaian Ditulis menurut bunyi atau pengucapannya

Oleh karena itu, kita bisa melihat maraknya lembaga-lembaga di Indonesia yang memajukan, mengembangkan dan memasukkan kurikulum tahfiz Al-Qur'an sebagai program utamanya. Hal ini terbukti dengan berdirinya beberapa lembaga di Indonesia yang mengembangkan dan memajukan serta memasukkan kurikulum tahfiz Al-Qur'an sebagai program utamanya.7. 6 Said Agil Husin al-Munawar, Aktualisasi nilai-nilai Al-Quran dalam sistem pendidikan Islam, hal.

Tidak hanya itu, Ma'had Aly Baitul Qur'an juga mempunyai program ekstrakurikuler seperti; Mapala (Pecinta Alam Mahasantri) dan organisasi BEM (Badan Pengurus Mahasantri). Menghafal Al-Qur'an merupakan cara terbaik untuk menjaga kesucian Al-Qur'an karena hanya ayat-ayat yang terdapat dalam mushaf yang dapat terbakar dan hilang. Namun berbeda dengan ayat-ayat yang selalu tersimpan dalam hati dengan menghafal Al-Qur'an.

اح ۡ

Dalam menghafal Al-Qur'an, prosesnya memerlukan fokus dan waktu yang baik untuk itu, serta menjauhkan diri dari berbagai hal yang dapat memancing pemikiran perpecahan.12 Sementara itu, ruang lingkup perkuliahan dan pelatihan dakwah di Ma'had Aly Baitul Al-Qur'an di luar kegiatan tahfiz Al-Qur'an, tentu saja akan memecah konsentrasi para santri dalam proses menghafal Al-Qur'an. Dalam hal ini, Eko Zulfikar menjelaskan dalam artikel jurnalnya bahwa dalam proses menghafal Al-Qur'an ditemukan faktor-faktor yang menghambat keberhasilan siswa dalam menghafal Al-Qur'an, antara lain rasa malas dan bosan saat menghafal, kurangnya. menarik minat siswa.untuk mengulang-ulang hafalan dan rasa kantuk muncul pada saat melakukan kegiatan halaqah terutama pada pagi hari.13.

حر كِذل ۡ ُح

ل اَّنوَإِ

حنو ُظِفَٰ حححل ۥ ٩

5 Menyiapkan manusia penghafal Al-Qur'an pada setiap generasinya 14 Oleh karena itu, hafiz Al-Qur'an adalah orang-orang pilihan Allah SWT.

احنۡ َّسَّحي ۡدحقحلحوٱ

Hal ini menunjukkan bahwa Al-Quran sungguh mudah dihafal, dengan pertolongan Allah SWT. Sebab, proses menghafal Al-Qur'an tidaklah mudah, memerlukan kerja keras dan dedikasi yang tinggi. Oleh karena itu, sehebat apapun kemampuan menghafal Al-Qur'an seseorang, jika tidak pernah diulang-ulang maka Al-Qur'an akan mudah hilang dari ingatan.

Sebab seorang ulama Al-Qur'an dituntut untuk selalu tabah dalam murajah (pengulangan) ajarannya dengan hati. Agar hafalannya tetap pada tingkat mutqin, yaitu agar hafalannya kuat dan benar-benar melekat dalam ingatannya, maka ulama Al-Qur'an memerlukan banyak waktu dalam proses murajah. Oleh karena itu, seorang penghafal Al-Qur'an harus mempunyai metode khusus agar tetap hafal dan menjalankan aktivitas sehari-hari.

حوُه ٱ

Sebab jika seseorang dikaruniai hafalan Al-Quran, maka wajib baginya meluangkan waktu dan menjaga hafalannya dengan baik. Oleh karena itu, mereka disebut Ummiyin (orang buta huruf) di beberapa tempat dalam Al-Qur'an, termasuk firman Allah SWT.

حو حةحمۡكِ ۡ ٱ

Hingga saat ini umat Islam di dunia masih menjalankan tradisi menghafal Al-Quran. 21 Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an, Lebih Banyak Aspek Keilmuan Al-Qur'an, (Jakarta: Litera nangge Antarnusa, 1986), hal. Al-Qur'an adalah teman setia dalam perjalanan ini, dan ibadahnya adalah penjaganya.

Hal seperti ini membuat hafalan Al-Qur'an menjadi kurang aman, karena pada dasarnya otak manusia bekerja dalam skala prioritas. Ada banyak cara untuk meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur'an dan setiap orang memilih yang terbaik untuknya. Para penghafal Al-Qur’an baik pemula maupun yang sudah tua wajib untuk terus menjaga hafalannya.

أ ٓاحم ِبَٰ حتِك ۡل ٱ

Metode Sholat Murajaah Ila Mamati tidak hanya penting bagi santri namun juga bagi seluruh kalangan umat Islam. Karena murajaah ini bisa dilakukan kapan saja, baik saat masih menjadi santri di Ma'had maupun saat santri pesantren ini sudah lulus. Jadi mau jadi apa pun, baik itu khatib, kepala keluarga dengan segala aktivitasnya, tetap bisa menerapkan program salat murajaah ini karena hanya diterapkan saat salat sunah dilaksanakan.

Kami melihat program Murajaah Sholati Ila Mamati ini sebagai program murajah yang terbaik berbanding murajah yang lain. Sama seperti murajaah Ma'zzamil, murajaah Ma'al ustadz atau murajaah Farḍiyyah, kerana dalam murajaah Sholati kita memberikan zikir terus kepada Allah SWT. Dalam kaedah Sholati Ila Mamati, ia juga merupakan terapi akhlak bagi santri, sebagaimana dijelaskan dalam Q.S.

مِق ح أحو

ٱ حةَٰوحل َّصل

ٱ ِءٓا حشۡححفۡل

ر حكنُمۡل ٱ ُركِۡلحوح

ٱ ِ َّللّ

حو ُُۗ حبۡك ح أ

للّ

حنوُعحن ۡصحت احم ُمحلۡعحي٤٥

Permasalahan

  • Identifikasi Masalah
  • Pembatasan Masalah

Penerapan murajaah Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari bagi pelajar Ma'had Aly Baitul Qur'an Wonogiri. Berdasarkan latar belakang dan identifikasi masalah di atas, untuk memperjelas masalah dan persoalan yang akan dibincangkan dalam penelitian ini, maka perlu disampaikan batasan masalah. Oleh itu, kajian ini hanya tertumpu kepada bagaimana aplikasi murajaah digunakan oleh pelajar Ma'had Aly Baitul Qur'an Wonogiri dan apakah kebaikan kaedah Murajaah Sholati Ila Mamati kepada pelajar Ma'had Aly Baitul Qur'. seorang Wonogiri apabila mereka menerapkan murajaah dalam kehidupan seharian mereka.

Oleh karena melihat identifikasi masalah maka pokok bahasan penelitian ini akan sangat luas, maka perlu dilakukan pembatasan masalah agar tidak menimbulkan kebingungan. Bagaimana penerapan metode murajaah Al-Qur'an yang digunakan santri Ma'had Aly Baitul Qur'an Wonogiri dalam kehidupan sehari-hari. Apa manfaat metode sholat Ila Mamati Murajaah bagi santri Ma'had Aly Baitul Qur'an Wonogiri dalam pelaksanaan murajaah sehari-hari?

Tujuan Penelitian

Kegunaan Penelitian

Secara praktis penelitian ini dapat dijadikan sebagai pendorong bagi peneliti selanjutnya untuk memberikan informasi tentang Metode Murajaah Sholati Ila Mamati kepada pihak-pihak yang memerlukan. Dan dapat dimaksudkan sebagai inspirasi dan motivasi khususnya bagi penulis dan rekan-rekan IIQ Jakarta dalam mendapatkan ilmu dan pengalaman baru serta dapat memotivasi mereka untuk menghafal Al-Qur'an, melestarikan dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an. Dan bagi Ma'had Aly Baitul Qur'an Wonogiri, diharapkan hasil penelitian ini mampu memberikan sumbangan informasi untuk menjadikan santri Ma'had Aly Baitul Qur'an Wonogiri mempunyai akhlak Al-Qur'an.

Kajian Pustaka

39 Muhamad Sarwanto, “Pengaruh kegiatan hafalan Al-Quran terhadap kedisiplinan dan prestasi belajar santri di Pondok Tahfidz Al-Quran Islam Aisyiyah Ponorogo”. Keempat, Jurnal Abdul Khamid, Rofiqotul Munifah, Aida Dwi Rahmawati yang berjudul “Efektifitas Metode Muraja’ah Menghafal Al-Quran Pada Santri Pondok Pesantren”. Metode Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an di Madrasah Aliyah Tahfidz Nurul Iman Karanganyar dan Madrasah Aliyah Al-Kahfi Surakarta”.

44 Ibrahim Rasulil Azmi, “Optimalisasi Metode Muraja’ah pada Program Tahfidz Al-Qur’an di SMAN 9 Rejang Lebong”, dalam Jurnal al-Bahtsu, Vol. Dalam hal ini terdapat persamaan dengan penelitian ini yaitu terletak pada topik penelitian yaitu siswa penghafal Al-Quran dengan faktor. 46 Dahliati Simanjuntak, “Faktor Pendukung dan Penghambat Menghafal Al-Qur’an”, dalam Jurnal Kajian Al-Qur’an dan Hadits, Vol.

Metodologi Penelitian

  • Jenis Penelitian
  • Sumber Data
  • Teknik Pengumpulan Data

Sedangkan penelitian yang dilakukan peneliti disini menggunakan metode campuran dengan subjek penelitian Ma'had Aly Baitul Qur'an Wonogiri, memfokuskan penelitian pada penggunaan murajah Al-Qur'an. Peneliti juga melakukan observasi di lingkungan Ma'had Aly Baitul Qur'an Wonogiri untuk menggali informasi sebanyak-banyaknya. Lalu “seberapa efektifkah metode Murajaah Sholati Ila Mamati bagi santri Ma’had Aly Baitul Qur’an Wonogiri?” Saat mengumpulkan dan menganalisis data, kami memutuskan untuk menggunakan metode kuantitatif.

Dalam hal ini peneliti fokus pada penggunaan teknik pengumpulan data kualitatif yaitu peneliti mewawancarai mudir (pengasuh), pengurus dan santri Ma'had Aly Baitul Qur'an Wonogiri. Selain itu peneliti juga melakukan observasi partisipatif pada praktik Sholat Murajaah Metode Ila Mamati di Ma'had Aly Baitul Qur'an Wonogiri. Dalam observasi ini peneliti dilibatkan dalam aktivitas keseharian para santri di Ma'had Aly Baitul Qur'an Wonogiri.

Gambar 1.1: Grafis Concurent Embeded Design
Gambar 1.1: Grafis Concurent Embeded Design

Sistematika Penulisan

Setelah pengumpulan data menggunakan instrumen pengumpulan data, selanjutnya dilakukan pemilahan secara selektif yang disesuaikan dengan permasalahan yang digunakan dalam penelitian. Apakah data yang diperoleh sudah cukup dan lengkap atau belum sehingga data tersebut dapat diolah untuk langkah selanjutnya. Dalam penelitian ini, dengan menganalisis data yang diperoleh, peneliti menggunakan metode deskriptif (non statistik), artinya penelitian dilakukan dengan mengilustrasikan data yang dikumpulkan dari kata atau kalimat tersendiri untuk mencapai kesimpulan.

Analisis data kualitatif induktif yaitu analisis berdasarkan data yang diperoleh, kemudian pengembangan pola hubungan tertentu atas data yang diperoleh, kemudian pengembangan model atau hipotesis tertentu.75 Mengikuti konsep yang diberikan oleh Miles dan Huberman. Selanjutnya, tujuan penelitian dan kegunaan penelitian membahas kegunaan praktis dan teoritis dari penelitian ini. Kemudian metodologi penelitian meliputi jenis penelitian, pendekatan penelitian, sumber data, teknik pengumpulan data dan metode analisis data dan terakhir sistem penulisan.

Pembahasan seputar teori tentang Paradigma living Qur’an dan murajaah dalam Tahfiz Al-Qur’an, yang berisi tentang Living Qur’an dalam

Pada bab ini penulis akan mendeskripsikan tentang profil objek penelitian, mengenai Profil Ma’had Aly Baitul Qur’an Wonogiri dan Metode

Saran

Ro'up, Abdul dan Noval Maliki, “Metode Membaca dan Menghafal Al-Qur'an dari Sudut Pandang KH. Tanggapan Tertulis Hasil Kuesioner Terbuka Bersama Santri Putra Ma'had Aly Baitul Qur'an Wonogiri, M. Tanggapan tertulis terhadap hasil angket terbuka bersama Santri Putra Ma'had Aly Baitul Qur'an Wonogiri, Arifah, Wonogiri, 5 Februari 2023.

Interview med Santri Putra Ma'had Aly Baitul Qur'an Wonogiri, Muhammad Yusuf, Wonogiri, 5. februar 2023. Interview med Santri Putri Ma'had Aly Baitul Qur'an Wonogiri, Qotrunnada Rafidatika, Wonogiri, 5. februar Santri Putri. Ma'had Aly Baitul Qur'an Wonogiri, Afra Sajidah, Wonogiri, 10. marts 2023.

Interview met Santri Putri Ma'had Aly Baitul Qur'an Wonogiri, Reihan Nizzatiroyan, Wonogiri, 10 maart 2023. Interview met Santri Putri Ma'had Aly Baitul Qur'an Wonogiri, Azka Syauqi, Wonogiri, 10 maart 2023.

Gambar

Gambar 1.1: Grafis Concurent Embeded Design

Referensi

Dokumen terkait

Yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “Resepsi Kegiatan Tahfiz Al-Qur‟an (Kajian Living Qur‟an Di