Nama : Brilliant Akbar NIM : 044343052 UPBJJ: BANDUNG
Tugas 3 Pengembangan SDM
1. Jenis metode pelatihan yang digunakan oleh bagian HRD adalah...? Jelaskan! Jawab:
Berdasarkan studi kasus diatas, menurut saya jenis metode pelatihan yang dilakukan oleh bagian HRD kepada karyawan-karyawannya yaitu dengan metode rotasi jabatan dan kemajuan berencana. Hal ini dikarenakan mengingat dia saat pandemi ini keterbatasan ruang gerak mengakibatkan para perusahaan mau tidak mau harus mengikuti arus perubahan. Dan jika dilihat dari PT Dua Saudara, mereka mampu bertahan di tengah pandemi dengan upaya- upaya salah satunya melakukan pelatihan terhadap karyawan yang bertujuan menjadi pegangan bagi perusahaan maupun karyawan itu sendiri untuk bertahan di tengah pandemi. Teknik rotasi jabatan merupakan suatu peralatan yang memungkinkan para karyawan (peserta pelatihan) untuk memainkan berbagai peranan yang berbeda. Maka hal ini seperti yang diketahui pada studi kasus diatas, PT Dua Saudara bertujuan mengadakan pelatihan untuk menjadikan karyawan yang multitasking dengan keuntungan mendapatkan pembelajaran jenis pekerjaan lainnya, dan memberi kesempatan kepada karyawan untuk menyesuaikan lingkungan dan pekerjaan yang diminati. Selain itu pelatihan dengan metode ini dapat meningkatkan produktivitas dan mendorong efektivitas kerja tim.
2. Jelaskan manfaat metode pelatihan yang digunakan oleh bagian HRD tersebut?
Jawab:
Menurut Wahyudi dalam Edwan (2013) metode pelatihan rotasi kerja akan mendapatkan manfaat adalah sebagai berikut:
1) Menciptakan keseimbangan antara tenaga kerja dengan jabatan yang ada dalam organisasi, sehingga dapat menjamin terjadinya kondisi ketenagakerjaan yang stabil (personal stability).
2) Membuka kesempatan untuk pengembangan karier. Tujuan ini dimaksudkan untuk mendorong atau merangsang tenaga kerja agar berupaya menjangkau karier yang lebih tinggi, yang berarti pula bahwa mereka akan berusaha mencurahkan kemampuannya yang ditopang oleh semangat kerja yang tinggi.
3) Memperluas dan menambah pengetahuan, merupakan kebutuhan yang perlu mendapat perhatian dalam satu organisasi. Dengan demikian tenaga kerja yang ada, wawasan dan pengetahuannya tidak terbatas atau terpaku hanya pada satu bidang tertentu saja. Dengan job rotation berarti terbuka kesempatan bagi tenaga kerja untuk memperluas wawasan dan pengetahuannya dalam organisasi yang bersangkutan.
4) Menghilangkan kejenuhan terhadap suatu jabatan. Apabila seorang tenaga kerja terus menerus dari tahun ke tahun memegang jabatan yang sama, maka akan menimbulkan kebosanan dan kejenuhan yang akibatnya sangat berbahaya. Kebosanan dan kejenuhan akan menimbulkan tenaga kerja yang bersangkutan terjebak pada
rutinitas kerja dan menurunkan gairah serta semangat kerjanya. Untuk itu perlu terus diupayakan adanya penyegaran.
5) Memberikan imbalan terhadap prestasi kerja. Suatu job rotation dapat dipergunakan untuk memberikan imbalan sebagai penghargaan kepada tenaga kerja yang berprestasi.
6) Membuka kesempatan terjadinya persaingan dalam meningkatkan prestasi kerja.
7) Sebagai pelaksanaan sanksi terhadap pelanggaran. Apabila seorang tenaga kerja melakukan pelanggaran atau tidak mampu memperlihatkan prestasi yang baik, job Rotation dapat dijadikan alat untuk menghukum.
Sumber
EKMA5319 Pengembangan Sumber Daya Manusia EKMA4366 Pengembangan SDM