TUGAS INDIVIDU STUDI LAPANGAN
KELOMPOK II
PELATIHAN KEPEMIMPINAN ADMINISTRATOR ANGKATAN I TAHUN 2023
KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA
Oleh :
NAMA : RICKY SETIAWAN ANAS, S.H., M.H.
NO. PESERTA : 20
BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEJAKSAAN RI BEKERJASAMA DENGAN
LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA JAKARTA
2023
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah, Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan Rahmat dan Hidayah-Nya sehingga kami dapat menyusun Tugas Individu Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2023 Badan Diklat Kejaksaan Republik Indonesia bekerjasama dengan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia di Kejaksaan Tinggi Bali, Kejari Badung, dan Pemkab Badung.
Dengan hati yang tulus penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam penulisan ini masih jauh dari kesempuraan karena kekurangan kami sebagai manusia biasa, maupun keterbatasan penuangan inspirasi dan gagasan serta pengalaman dari kami ke dalam bentuk penulisan, namun di balik kekurangan dan Keterbatasan tersebut, masih ada motivasi yang besar untuk menyelesaikan Tugas Individu Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan I Tahun 2023 ini.
Pada kesempatan ini dengan segala Kerendahan hati, penulis haturkan terima kasih yang tidak terhingga kepada :
1. Bapak TONY T. SPONTANA, SH., M.Hum, selaku Kepala Badan Diklat Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI.
2. Bapak ADE T SUTIAWARMAN, SH, MH selaku Kepala Kejaksan Tinggi Jawa Barat yang menjadi mentor dan telah banyak memberi dorongan dan bantuan kepada penulis.
3. Bapak IMAN WIJAYA, SH, M.Hum., Selaku Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan R.I. sekaligus sebagai PENGUJI.
4. Bapak DR. EDY SANTOSO., selaku Coach yang merupakan Widyaiswara pada BPSDM Hukum dan HAM yang telah memberi masukan yang bermanfaat kepada penulis sehingga tugas individu studi lapangan ini bisa selesai dengan sangat baik.
5. Para Widyaiswara Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan I Tahun 2023 dari Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Republik Indonesia, yang telah memberikan ilmunya yang bermanfaat,
6. Bapak dan Ibu Penyelenggara Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan I Tahun 2023 dari Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Republik Indonesia, 7. Rekan-rekan peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan I Tahun
2023 yang telah membantu dalam penulisan tugas individu studi lapangan ini.
8. Para Kasi, Kasubagbin dan staf pada Kejaksan Neger Kabupaten Bekasi, yang senantiasa mendukung penulis dalam mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan I Tahun 2023.
9. Keluarga Tercinta Ino, Adis dan Fatih yang telah memberikan dukungan dalam mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan I Tahun 2023.
Akhir kata Penulis menyadari bahwa dalam Penulisan Tugas Individu Studi Lapangan ini masih terdapat banyak kekurangan, oleh karena itu Kritik dan saran yang konstruktif sangat diharapkan sehingga Penulis dapat meningkatkan keterampilan guna menuju kepada Kepemimpinan Perubahan.
Jakarta, 22 Juni 2023 Penulis
RICKY SETIAWAN ANAS, SH, MH No. Peserta : 20
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR……… 1
DAFTAR ISI……… 3
A. PROFIL ORGANISASI….………... 4
1. Kejaksaan Tinggi Bali..……….………... 4
2. Kejaksaan Negeri Badung..………. 5
3. Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Badung………... 8
B. PROFIL KINERJA LAYANAN……… 11
1. Kejaksaan Tinggi Bali..……….……... 11
2. Kejaksaan Negeri Badung..………. 13
3. Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Badung………... 15
C. ANALISA MASALAH KINERJA PELAYANAN / ORGANISASI……....……. 18
D. STRATEGI PENYELESAIAN MASALAH………...……… 18
1. Kejaksaan Tinggi Bali..………..…………... 19
2. Kejaksaan Negeri Badung..………. 23
3. Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Badung………... 26
KESIMPULAN……….………...……… 32
SARAN………..……….………...……… 32
A. PROFIL ORGANISASI
I. Profil Organisasi Kejaksaan Tinggi Bali
Kedudukan Kejaksaan Tinggi Bali adalah kejaksaan di Ibukota Propinsi Bali dengan daerah hukum meliputi wilayah Provinsi Bali, yang membawahi 8 (delapan) kejaksaan negeri dan 1 (satu) cabjari. Kepala Kejaksaan Tinggi Bali dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh seorang wakil kepala kejaksaan tinggi dan dibantu oleh beberapa orang unsur pembantu pimpinan dalam hal ini Asisten dan Kepala Bagian Tata Usaha.
Kantor Kejaksaan Tinggi Bali berada di Jalan Kapten Tantular No.5 Renon Denpasar Bali telp (0361) 261438 No.Fax. (0361) 237801. Kejaksaan Tinggi Bali mempunyai tugas melaksanakan tugas dan wewenang serta fungsi kejaksan di daerah hukum Kejaksaan Tinggi Bali sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung.
Untuk menyelenggarakan tugas tersebut diatas, Kejaksaan Tinggi Bali menyelenggarakan fungsi berdasarkan ketentuan pada Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor: 38 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kejaksaan Republik Indonesia dan Peraturan Jaksa Agung Republik Indonesia nomor: PER- 009/A/JA/01/2011 tentang Organisasi dan tata kerja Kejaksaan Republik Indonesia.
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana ketentuan tersebut diatas Kejaksaan Tinggi Bali menyelenggarakan fungsi:
a. Perumusan kebijaksanaan pelaksanaan dan kebijaksanaan teknis, pemberian bimbingan dan pembinaan serta pemberian perijinan sesuai dengan bidang tugas berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung;
b. Penyelenggaraan dan pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana, pembinaan manajemen, administrasi, organisasi dan ketatalaksanaan serta pengelolaan atas milik negara yang menjadi tanggung jawabnya;
c. Pelaksanaan penegakkan hukum baik preventif maupun represif yang berintikan keadilan dibidang pidana;
d. Pelaksanaan pemberian bantuan dibidang intelijen yustisial, dibidang ketertiban dan ketentraman umum, pemberian bantuan, pertimbangan pelayanan dan penegakkan hukum dibidang perdata dan tata usaha negara serta tindakan hukum dan tugas lain, untuk menjamin kepastian hukum, menegakkan kewibawaan pemerintah dan penyelamatan kekayaan negara, berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung;
e. Penempatan seorang tersangka atau terdakwa di rumah sakit atau tempat perawatan jiwa atau tempat lain yang layak berdasarkan penetapan hakim karena tidak mampu berdiri sendiri atau disebabkan hal-hal yang dapat membahayakan orang lain, lingkungan atau dirinya sendiri.
f. Pemberian pertimbangan hukum kepada lembaga negara, instansi pemerintah, BUMN, BUMD dalam penyusunan peraturan perundang- undangan serta meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
II. Profil Organisasi Kejaksaan Negeri Badung
Kejaksaan Negeri Badung berdiri pada tahun 2017 berdasarkan KEPRES Nomor 14 Tahun 2017.
Kantor Kejari Badung beralamat di Jalan Terminal Mengwi No. 5 Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.
Kantor Kejari Badung diresmikan pada hari kamis, 15 Pebruari 2018 oleh Jaksa Agung Republik Indonesia, Bapak HM. Prasetyo.
Wilayah hukum Kejari Badung adalah seluruh wilayah di Kabupaten Badung yang terdiri dari 6 Kecamatan 16 Kelurahan.
Moto Kejaksaan Negeri Badung adalah SIGAP. Yang artinya Santun, Inovatif, dan Tanggap.
a) Tugas Pokok dan Fungsi
Tugas:
Melakukan pembinaan atas manajemen, perencanaan dan pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana, pengelolaan keuangan, kepegawaian, perlengkapan, organisasi dan tatalaksana, Melakukan penelaahan dan turut menyusun perumusan peraturan perundang- undangan, pengelolaaan atas milik negara yang menjadi tanggung jawabnya serta memberikan dukungan pelayanan teknis dan administrasi bagi seluruh satuan organisasi Kejaksaan dalam rangka memperlancar pelaksanaan tugas.
Fungsi:
1. Penyelenggaraan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi serta membina kerja sama seluruh satuan organisasi Kejaksaan di bidang administrasi.
2. Penyiapan rencana dan pelaksanaan koordinasi perumusan kebijaksanaan dalam penyusunan rencana dan program pembangunan sarana dan prasarana di lingkungan Kejaksaan, melakukan pemantauan, penilaian serta pengendalian pelaksanaannya.
3. Pemberian dukungan pelayanan ketatausahaan kepada pimpinan, pengelolaan urusan rumah tangga, pengamanan personil, materiil dan ketertiban di lingkungan Kejaksaan.
4. Pembinaan organisasi dan tatalaksana, urusan tata usaha dan pengelolaan keuangan, kepegawaian, perlengkapan, perpustakaan dan kekayaan milik negara yang menjadi tanggung jawab Kejaksaan.
5. Pemberian pertimbangan hukum kepada satuan organisasi Kejaksaan dan instansi pemerintah, serta turut melakukan penelaahan dan penyusunan perumusan peraturan perundang-undangan.
6. Pelaksanaan dan pembinaan hubungan dengan lembaga negara, lembaga pemerintah dan lembaga lain baik di dalam maupun di luar negeri.
7. Pembinaan dan peningkatan kemampuan, ketrampilan dan integritas kepribadian aparat Kejaksaan, khususnya aparat pembinaan.
8. Pemberian saran pertimbangan kepada Jaksa Agung dan pelaksanaan tugas-tugas lain sesuai dengan petunjuk Jaksa Agung
b) Struktur Organisasi
Adapun struktur organisasi dari Kejaksaan Negeri Badung tersebut adalah:
III. Profil Organisasi Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Badung a) Tugas dan Fungsi
Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 20 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Badung yang dijabarkan kedalam Peraturan Bupati Kabupaten Badung Nomor 78 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Dan Fungsi, Serta Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Badung serta Peraturan Bupati Kabupaten Badung Nomor 85 Tahun 2016 tentang Uraian Tugas Badan Daerah nampak dengan jelas diuraikan Kedudukan, Tugas dan Fungsi Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Badung.
Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Badung merupakan unsur pelaksana menentukan kebijakan di bidang perencanaan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dipimpin oleh seorang Kepala Badan yang
berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.
Dalam melaksanakan tugas pokoknya, Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Badung melaksanakan urusan Pemerintahan Daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan dalam menentukan kebijakan di bidang perencanaan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain itu pula Badan Pendapatan Daerah dalam melaksanakan tugas juga menyelenggarakan fungsi yaitu :
- Penyusunan kebijakan teknis di bidang perencanaan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD);
- Pelaksanaan tugas dukungan teknis di bidang perencanaan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD);
- Pemantuan, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan tugas dukungan teknis di bidang perencanaan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD);
- pembinaan teknis penyelenggaraan fungsi-fungsi penunjang urusan pemerintahan Daerah sesuai dengan program/rencana kerja Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Badung; dan
- Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya
b) Struktur Organisasi
Sesuai dengan, Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 20 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah bahwa susunan Organisasi Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Badung sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf e, terdiri dari :
a. Kepala Badan;
b. Sekretariat terdiri dari :
a) Sub Bagian Keuangan; dan
b) Sub Bagian Umum dan Perencanaan;
c. Bidang Data dan Teknologi Informasi terdiri atas : a) Sub Bidang Pendaftaran dan Pendataan; dan
b) Sub Bidang Pemutakhiran Data dan Teknologi Informasi;
d. Bidang Penetapan terdiri atas : a) Sub Bidang Pemeriksaan; dan
b) Sub Bidang Penetapan dan Pembukuan;
e. Bidang Penagihan dan Juru Sita terdiri atas : a) Sub Bidang Penagihan; dan
b) Sub Bidang Pendapatan Lain-Lain;
f. Unit Pelaksana Teknis Daerah ; g. Jabatan Fungsional
B. PROFIL KINERJA PELAYANAN I. Kejaksaan Tinggi Bali
Pada tahun 2018 Kejaksaan Tinggi Bali berhasil meraih predikat WBK, kemudian pada tahun 2021 Kejaksaan Tinggi Bali telah menyandang predikat WBBM.
Berikut adalah bentuk inovasi layanan yang diberikan oleh Kejaksaan Tinggi Bali:
Halo JPN (Gerakan Jari untuk Media Hukum, Media untuk Konsultasi Hukum);
Foreign Legal Service (Konsultasi/Pelayanan Hukum Orang Asing);
Loka Adhyaksa;
CMS Public (Informasi Penanganan Perkara Pada Sistem Peradilan Pidana Terpadu Berbasis Teknologi Informasi);
Pengaduan (Penerimaan Pengaduan Perbuatan Tercela oleh Pegawai Kejati Bali);
Pelaporan (Pelayanan Hukum dan Penerimaan Pengaduan Masyarakat Tentang Adanya Perbuatan Tindak Pidana Korupsi);
Kenali Hukum (Permintaan Penyuluhan Hukum);
Raja Tulus Hukum ( Gerakan Jari Untuk Solusi Hukum);
E-COLOUR (Konsultan dan Katalisator);
WBS / Whistle Blowing System Kejati Bali;
Buronan (Daftar Pencarian Orang);
Layanan Website;
Jaksa FOLKS (konsultasi hukum untuk orang asing secara online dan tersedia FAQ).
FOTO KEGIATAN
Studi Lapangan pada Kejaksaan Tinggi Bali
Studi Lapangan pada Asisten Bidang Pembinaan Kejaksaan Tinggi Bali
Studi Lapangan pada Kejaksaan Tinggi Bali
II. Kejaksaan Negeri Badung
Berbagai bentuk inovasi layanan yang diberikan Kejaksaan Negeri Badung guna untuk mempermudah masyarakat Badung yang memiliki kepentingan dengan Kejari Badung seperti, layanan:
PTSP Online;
Tilang Drive Thru;
Pos Pay Tilang;
Tilang Priority Online;
Delivery Tilang;
Loket Tilang di MPP Badung;
E-LPIS (Pengamanan Investasi dan Usaha);
Pelayanan Hukum Orang Asing;
Pelayanan Hukum pada MPP Kab. Badung;
Delivery Mandiri (Pengantaran BB oleh Petugas Kejari Badung);
Delivery kantor Pos (Pengantaran BB via POS);
Delivery Prioritas (Pengambilan BB via Website);
FOTO KEGIATAN
Studi Lapangan pada Kejaksaan Negeri Badung
Studi Lapangan pada Kejaksaan Negeri Badung
III. Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Badung
Sejak Tahun 2013 BAPENDA telah mencanangkan suatu inovasi pelayanan publik dalam rangka mewujudkan e-government menuju tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good and clean governance), yakni pembangunan Sistem Online Pajak Daerah.
BAPENDA Kabupaten Badung memiliki Moto pelayanan yaitu DHARMA :
Dedikasi
Hormat
Akurat
Ramah
Mudah
Akuntabel
Dalam rangka penerapan Sistem Online Pajak Daerah, Pemerintah Kabupaten Badung telah memiliki landasan hukum yakni Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 2 Tahun 2016 tentang Sistem Online Pajak Daerah. Perda ini mewajibkan kepada seluruh wajib pajak untuk menerapkan Sistem Online Pajak Daerah sesuai dengan jenis pajak daerah yang dipungut di Kabupaten Badung, terdiri atas:
Sistem Online Pembayaran Pajak Daerah;
Sistem Online SPTPD (Sistem Informasi Surat Pemberitahuan Pajak Daerah);
Sistem Online Pelaporan Data Transaksi Usaha Wajib Pajak;
Sistem Online Perijinan Terintegrasi;
Sistem Online Informasi dan Dokumen Perpajakan.
FOTO KEGIATAN
Studi Lapangan pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Badung
Studi Lapangan pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Badung
Diskusi Bersama Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Badung
C. ANALISA MASALAH KINERJA PELAYANAN/ORGANISASI
Bahwa permasalahan yang dihadapi Kejaksaan Tinggi Bali, Kejaksaan Negeri Badung dan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Badung dalam memberikan pelayanan publik hampir sama yaitu:
1. Pola pikir/mindset dari para aparatur pelayanan publik yang belum dapat melayani dan cenderung masih menggunakan pendekatan kekuasaan dalam memberikan pelayanan publik.
2. Keterbatasan anggaran yang ada karena pelayanan digital membutuhkan dana yang tidak sedikit.
3. Keterbatasan sumber daya manusia yang memadai dan menguasai pelayanan publik digital.
D. STRATEGI PENYELESAIAN MASALAH
Era keterbukaan yang lebih mengedepankan aspek transparansi, efisiensi, efektifitas dan akuntanbilitas, dan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), merupakan issue pokok yang menjadi pusat perhatian semua institusi untuk berupaya menjadikannya sebagai sasaran capaian dalam meningkatkan kinerja organisasi. Di samping itu semakin ketatnya persaingan global, menuntut setiap institusi untuk dapat menerapkan prinsip Good Government sebagai prasyarat agar tetap mampu berkiprah sejajar dengan kompetitor yang tidak hanya dalam lingkup lokal, tetapi sampai dalam lingkup global.
Teknologi Informasi dan Komunikasi yang sudah memberikan bukti mampu menciptakan media yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu dalam mentransformasikan informasi dari dan ke berbagai penjuru dunia, sangat menjanjikan bagi institusi sebagai salah satu solusi dalam mewujudkan good governance. Namun di sisi lain kondisi masyarakat yang belum sepenuhnya paham akan perlunya Teknologi
Informasi dan Komunikasi juga perlu memperoleh perhatian agar pada saatnya mereka tidak menjadi kelompok terpinggirkan hanya karena ketidaksiapan dalam memahami peran TIK dalam kehidupannya.
Innovasi Pelayanan Publik adalah terobosan jenis pelayanan publik baik yang merupakan gagasan/ide kreatif orisinal dan/atau adaptasi/modifikasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dengan kata lain, innovasi pelayanan publik sendiri tidak mengharuskan suatu penemuan baru, melainkan pula mencakup satu pendekatan baru bersifat kontekstual baik berupa innovasi pelayanan publik hasil dari perluasan maupun peningkatan kualitas pada innovasi pelayanan publik yang ada sesuai dengan Peraturan Menteri PANRB Nomor 30 Tahun 2014.
I. Kejaksaan Tinggi Bali
Untuk mewujudkan pelayanan public yang baik, Kejaksaan Tinggi Bali telah memfasilitasi pelayanan-pelayanan yang berbasis digital sebagai berikut :
Media Sosial
Menggunakan media sosial sebagai sarana yang paling efektif dan cepat, dengan jangkauan yang luas, dalam menyebarkan informasi berita, kinerja, dan pelayanan.
Bekerja sama dengan content creator local Bali dan Lembaga stasiun penyiaran dalam mempromosikan layanan, seperti : Foreign Legal Service.
Blast SMS layanan: Halo JPN.
CMS Publik (SPPT-TI) : Informasi penanganan perkara pada Sistem Peradilan Pidana Terpadu Berbasis Teknologi Informasi
Foreign Legal Service : Konsultasi/ pelayanan hukum orang asing (berbahasa inggris).
Kenali Hukum : Permintaan penyuluhan hukum
Halo JPN : Gerakan jari untuk solusi hukum, media untuk konsultasi hukum (berbahasa Indonesia).
Pelaporan : Pelayanan hukum dan penerimaan pengaduan masyarakat tentang adanya perbuatan tindak pidana korupsi.
Buronan : Daftar pencarian orang.
Pengaduan : Penerimaan pengaduan perbuatan tercela yang dilakukan pegawai Kejaksaan Tinggi Bali.
Pengaduan WBS : Penerimaan pengaduan dari pegawai terhadap perbuatan tercela oleh pegawai lainnya (system perlindungan pelapor).
Aplikasi Android : Jaksa Folks
- Konsultasi hukum untuk orang asing (WNA) secara online (Bahasa inggris)
- Tersedia FAQ (Frequently Asked Question)
Selanjutnya terdapat peningkatan fasilitas pelayanan publik Kejaksaan Tinggi Bali antara lain :
Tahun 2019
Pembangunan Mushola
Fasilitas Khusus Difabel : Area parkir kendaraan, kursi roda dan toilet khusus bagi penyandang disabilitas
Fasilitas Khusus Ibu dan Anak : Parkir khusus Wanita, ruang laktasi, playground
Gazebo : Ruang tunggu tamu outdoor / smoking area. Suasananya teduh dan nyaman
Rehab Kantin : Area kantin terbuka bagi tamu dan pegawai, kini menjadi lebih luas, nyaman dan bersih, dengan sirkulasi udara yang baik
ATM : Pegawai dapat melakukan transaksi penarikan tunai tanpa meninggalkan area kantor. ATM (BRI dan BNI) juga dapat dimanfaatkan masyarakat umum
Pos Layanan di Bandara : Telah dibuka pos pelayanan hukum di area kedatangan internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai
Tahun 2020
PTSP : Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dilengkapi dengan aplikasi e-Buku Tamu dan survei otomatis (terkirim pada hari yang sama)
Penataan Ruang Tunggu Tamu : Ruang tamu ditata ulang dan kini dilengkapi dengan Wi-Fi, smart TV, tissue dan hand sanitizer.
Cafe: Selain kantin di halaman belakang, kini juga tersedia kafe di area ruang tunggu tamu (lobi kantor), bekerja sama dengan Aero Food
Tahun 2021
Pengembangan Gedung Kantor : Adanya gedung baru, membuat ruang kerja dan pelayanan menjadi lebih lega, lebih nyaman. Semangat kerja dan kepuasan pelayanan meningkat
TK Adhyaksa : Bentuk perhatian Kejaksaan Tinggi Bali terhadap Pendidikan sejak usia dini dan Langkah semakin mendekatkan diri ke masyarakat
Poliklinik Pratama : Pelayanan medis yang dapat dimanfaatkan oleh para pegawai dan masyarakat umum, dilengkapi dengan Ambulans
Bale Kulkul Pura Wira Adhyaksa : Sarana komunikasi keagamaan bagi umat Hindu
Tahun 2022 – 2023 (Peningkatan Fasilitas Berkelanjutan Pasca Diperolehnya Predikat WBBM)
Pengembangan Gedung Kantor: Pidsus, Pidmil, Pengawasan, Ruang Command Center, Pendopo
Dengan diraihnya predikat WBBM, Kejati Bali mendapatkan apresiasi dari Pemda di wilayah Provinsi Bali dan diberikan hibah tanah dan gedung kantor (termasuk rehabnya), pembangunan pendopo, dll.
Gedung Pengelolaan Aset : Mengatasi solusi atas tidak memadainya tempat penyimpanan barang bukti perkara tindak pidana yang ditangani kejaksaan Adapun key success factors strategi pengawasan atau pengendalian pelayanan publik Kepala Kejaksaan Tinggi Bali antara lain :
1) Menindaklanjuti semua temuan dari pengawas internal maupun eksternal (BPK, Ombudsman, KPK, Komisi Kejaksaan dan KemenpanRB dalam lapor.go.id).
2) Memaksimalkan penggunaan seluruh aplikasi / sistem teknologi informasi yang terintegrasi dari pusat (Kejagung), seperti SIPEDE, Kejaksaan Mobile, CMS Publik dan lain sebagainya. Kejati Bali telah memanfaatkan system aplikasi secara penuh (sudah meninggalkan administrasi konvensional).
3) Mengakomodir ide-ide inovasi dari seluruh elemen pegawai Kejaksaan Tinggi Bali, mulai dari unsur pimpinan sampai level pelaksana, untuk secara
selektif diwujudkan dalam rangka reformasi birokrasi, seperti membuat inovasi aplikasi untuk melengkapi sistem yang belum disediakan oleh pusat, seperti: aplikasi Android Jaksa Folks, aplikasi Perencanaan Online. Kejati Bali menghindari inovasi aplikasi yang fungsinya sama dengan aplikasi pusat karena akan terkesan birokrasi yang tidak efektif dan efisien, aplikasi yang dibangun adalah untuk menutupi ketidaktersediaan dari sistem yang ada dan bertujuan mempermudah proses pelayanan atau pelaporan, dan pada akhirnya masyarakat lebih cepat dalam menerima layanan.
4) Optimalisasi website sebagai pintu masuk pertama pelayanan di era teknologi informasi dan pada masa pandemic Covid-19. Kejati Bali menghindari menampilkan menu informasi yang terkesan tidak berfungsi / tidak berjalan.
5) Peningkatan kualitas media sosial, bukan hanya untuk informasi kegiatan seremonial, tapi juga informatif terkait capaian kinerja dan publikasi layanan masyarakat dan alur proses layanan yang ada pada Kejati Bali.
II. Kejaksaan Negeri Badung
Beberapa Inovasi yang pernah dibangun Kejari Badung:
1. Jalak Badung (KGB, Surat Masuk, Surat Keluar, E-Dosir) 2. Satu Jari (Absesnsi Digital)
3. PTSP Online
4. Wayan Jepun (Wadah Layanan Jaksa Datun)
5. Bli Komang Bakti (Brigade Layanan Informasi Tilang & BB)
Seiring berjalannya waktu, Kejaksaan Agung membangun Kejaksaan Digital yang harus dipedomani dan diikuti oleh seluruh satuan kerja, sehingga aplikasi
yang sudah dibuat (dengan fungsi yang sama) diwajibkan untuk migrasi ke Kejaksaan Digital. Diantaranya:
1. Sipede
2. Mobile Kejaksaan 3. Buku Tamu Kejaksaan 4. CMS
5. Arssys 6. Halo JPN 7. My Simkari
Adapun Inovasi Pelayanan yang terus dilaksanakan antara lain:
1. Bli Komang Bakti (Via Whatsapp)
2. Legal Service for Foreigner (Via Website) 3. Permohonan Legal Opinion (Via Website) 4. News Flash (IG’s Reels and You Tube
Inovasi Unggulan dalam Pelayanan Publik di Kejaksaan Negeri Badung : 1. Pelayanan Hukum Orang Asing yang Prima
Dengan tingkat Pariwisata yang tinggi, maka tingkat kriminalitas ataupun permasalahan hukum yang dihadapi WNA juga tinggi. Sehingga diperlukan pelayanan – pelayanan hukum terhadap WNA secara gratis untuk meningkatkan citra pelayanan hukum di Indonesia.
Melekat pada fungsi Kejaksaan, layanan yang ditawarkan antara lain:
1. Pengembalian Tilang kepada WNA serta edukasi pencegahan tilang oleh Jaksa Pendamping yang fasih berbahasa asing
2. Pelayanan terhadap saksi –saksi WNA
3. Konsultasi & Edukasi hukum untuk WNA baik secara offline maupun online serta media sosial
Untuk menunjang Pelayanan Hukum Orang Asing, Kejari Badung bekerjasama dengan LPM Universitas Warmadewa untuk memberikan Pelatihan Bahasa Inggris.
Dampak: Pelayanan Kejari Badung untuk orang asing lebih cepat, mudah, dan gratis
Output: Citra Kejaksaan dan Indonesia dapat semakin meningkat dengan semakin terlayaninya WNA
2. Pelayanan Tilang Drive Thru PRIMA
Pengambilan tilang yang tergolong tinggi setiap harinya, menyebabkan menumpuknya antrian masyarakat yang ingin mengambil tilang. Kejari Badung meluncurkan Inovasi Pelayanan Tilang Drive Thru Prima sebagai bentuk Pelayanan yang Cepat, Mudah, dan Murah
Tilang Drive Thru Prima dengan cara:
1. Alur Pengambilan Tilang yang mudah dengan penunjuk arah 2. Pelayanan yang prima maksimal 30 detik
3. Diberikan edukasi hukum jika pengambil WNA
4. Penataan Berkas tilang dengan metode yang mudah & tepat dalam pengambilan
5. Pelayanan tilang kepada WNA dengan ramah dan cakap Dampak yang ditimbulkan:
a. Mengurangi antrean pengambilan tilang, sehingga masyarakat terlayani dengan cepat, mudah, dan gratis
b. Pelayanan tilang kepada WNA ini menghindarkan calo tilang c. Meningkatkan public trust & satisfy terhadap institusi kejaksaan
khususnya Kejaksaan Negeri Badung
3. Bli Komang Bakti PRIMA (Brigade Pelayanan Pengantaran Kembali Barang Bukti)
Menumpuknya Barang Bukti yang tidak kunjung diambil, membuat Kejari Badung memiliki Inovasi untuk Mengantarkan Barang Bukti yang telah berkekuatan hukum tetap.
Layanan ini tanpa dipungut biaya dan diantarkan langsung kepada masyarakat.
Diantarkan dalam waktu maksimal 1 minggu setelah berkekuatan hukum tetap.
Bli Komang Bakti dimaksimalkan dengan perawatan barang bukti dari diterimanya BB (tahap 2). Perawatan dilakukan dengan pengecekan mesin oleh mekanik yang disediakan oleh kejaksaan dan cuci berkala barang bukti sehingga tidak kotor atau berdebu.
Pelayanan pengantaran BB untuk orang asing dilakukan bersama JPU sambil memberikan edukasi.
Layanan komunikasi pengantaran BB dapat melalui Whatsapp, Call Center, dan Website
III. Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Badung
Badan Pendapatan Daerah/Pasedahan Agung sejak Tahun 2013 telah mencanangkan suatu inovasi pelayanan publik dalam rangka mewujudkan e- government menuju tata Kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good and
clean governance), yakni pembangunan Sistem Online Pajak Daerah yang diberi tagline:
“ ONLINE PAJAK WUJUDKAN TRANSPARANSI ”
Sistem Online Pajak Daerah merupakan pemanfaatan penggunaan Teknologi Informasi dalam pengelolaan pajak daerah yang ditujukan untuk peningkatan pelayanan publik, optimalisasi kinerja aparatur pemerintahan, perumusan kebijakan dan pengambilan keputusan pejabat publik, sehingga penyelenggaraan pemerintahan berjalan secara efisien dan efektif.
Sistem Online Pajak Daerah pada prinsipnya merupakan upaya modernisasi administrasi perpajakan daerah untuk menciptakan administrasi perpajakan daerah yang efektif,efisien, transparan dan akuntabel. Sistem Online Pajak Daerah bertujuan untuk mewujudkan transparansi pengelolaan pajak daerah, selain itu juga untuk merubah pola pikir (mindset) wajib pajak agar tumbuh kesadaran untuk melaporkan dan membayar pajak sesuai dengan yang sebenarnya.
Dalam rangka penerapan Sistem Online Pajak Daerah, Pemerintah Kabupaten Badung telah memiliki landasan hukum yakni Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 2 Tahun 2016 tentang Sistem Online Pajak Daerah. Perda ini mewajibkan kepada seluruh wajib pajak untuk menerapkan Sistem Online Pajak Daerah sesuai dengan jenis pajak daerah yang dipungut di Kabupaten Badung, terdiri atas :
1) Sistem Online Pembayaran Pajak Daerah
Sistem online pembayaran dan penyetoran Pajak, meliputi penerimaan pembayaran pajak dan pemindahbukuan hasil pembayaran Pajak secara
elektronik dari Wajib Pajak ke rekening Kas Daerah. Pelaksanaannya dikerjasamakan dengan PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, sejak Tahun 2012. Dengan kerjasama tersebut, pembayaran pajak daerah dapat dilakukan diseluruh layanan bank yang disediakan oleh PT. BPD Bali seperti, teller, ATM, mobile banking serta mitra Kerjasama Bank antara lain Lembaga Perkreditan Desa (LPD) yang ada di masing-masing Desa Adat.
Dengan kerjasama ini diharapkan pembayaran pajak daerah menjadi lebih mudah dan efisien.
2) Sistem Online SPTPD
Sistem ini telah dimulai sejak Tahun 2012 melalui pembangunan Sistem Informasi Surat Pemberitahuan Pajak Daerah (SPTPD), dengan aplikasi ini wajib pajak dapat menyampaikan SPTPD setiap bulannya secara online.
Sehingga, wajib pajak dapat menyampaikan laporan pajaknya langsung dari tempat usahanya, tanpa perlu mendatangi kantor Dinas Pendapatan Daerah/Pasedahan Agung. Sistem Online SPTPD merupakan embrio dari terwujudnya Sistem Online Pajak Daerah yang diterapkan saat ini.
3) Sistem Online Pelaporan Data Transaksi Usaha Wajib Pajak
Sistem Online pelaporan data transaksi usaha wajib pajak adalah sistem perekaman terhadap data transakasi usaha pada wajib pajak melalui pemasangan alat atau sistem monitoring. Perekaman yang dilakukan dapat dipantau secara online real time melalui Ruang Monitoring pada Dinas Pendapatan Daerah/Pasedahan Agung. Data yang telah terekam dapat diakses oleh petugas untuk dijadikan bahan perbandingan dalam pemeriksaan pajak daerah. Tujuannya adalah untuk mewujudkan
transparansi dalam pengelolaan pajak daerah, diharapkan adanya perubahan pola pikir (mindset) wajib pajak untuk menghitung, memperhitungkan, melaporkan dan membayar pajak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.
Penerapan sistem ini telah dimulai sejak Tahun 2013 dengan landasan hukum Peraturan Bupati Badung Nomor 56 Tahun 2013 tentang Online Sistem Pembayaran dan Pelaporan Transaksi Wajib Pajak Parkir, Hotel, Restoran dan Hiburan. Peraturan Bupati ini sebagai dasar pelaksanaan Sistem Online Pelaporan Data Transaksi Usaha Wajib Pajak, yang diawali dengan Kegiatan Kajian Teknis Penyelenggaraan Pajak Online serta pemasangan alat perekam data transaksi usaha wajib pajak (tapping box) sebanyak 25 alat pada Wajib Pajak Restoran dan Parkir.
Pada Tahun 2014, dipasang 175 alat monitoring dan Tahun 2015 telah terpasang sebanyak 200 alat dan 30 webservice. Sehingga, sampai saat ini telah terpasang 400 alat monitoring dan 30 webservice pada wajib pajak.
Untuk kesinambungan pelaksanaan Sistem Online Pajak Daerah pada APBD Tahun Anggaran 2016, telah dianggarkan pemasangan webservice terhadap 500 Wajib Pajak, sehingga diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan Sistem Online Pajak Daerah kepada seluruh wajib pajak di Kabupaten Badung.
4) Sistem Online Perijinan Terintegrasi
Sistem online perijinan terintegrasi adalah sistem terintegrasi yang dibangun dalam rangka mewujudkan sinergitas antara Dinas Pendapatan Daerah/Pasedahan Agung, Badan Pelayanan Perijinan Terpadu dan Satuan Polisi Pamong Praja untuk optimalisasi pendapatan asli daerah. Dengan
sistem ini diharapkan adanya percepatan penyampaian informasi kepada masing-masing SKPD untuk bertindak sesuai dengan tupoksinya yakni dalam hal perpajakan, perijinan dan penegakan peraturan daerah.
5) Sistem Online Informasi dan Dokumen Perpajakan
Sistem administrasi perpajakan yang masih bersifat tradisional yang identik dengan paper based administration perlahan mulai ditinggalkan, transformasi menuju sistem administrasi perpajakan modern adalah merupakan salah satu bentuk dari perwujudan electronic government (e- government) dan menjadi salah satu isu kebijakan publik. Sistem administrasi perpajakan modern lebih menekankan pada transparansi dan akuntabilitas perpajakan baik itu dari wajib pajak maupun fiskus, disamping itu diharapkan pula dapat memberikan pelayanan pajak yang lebih baik, nyaman, ramah, mudah dan efisien.
Melalui sistem ini, administrasi perpajakan seperti Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD), Surat Tagihan Pajak Daerah (STPD), Surat Teguran, Surat Keterangan Lunas, Pendaftaran NPWPD, Permohonan pengajuan Keberatan Pajak, Permohonan mutasi subyek dan obyek pajak PBB, Pendaftaran BPHTB serta jenis administrasi lainnya akan diterapkan secara online, sehingga masyarakat dapat mengakses layanan pajak dengan mudah dan efisien baik dari sisi tenaga, waktu maupun biaya.
Selanjutnya, dalam rangka mewujudkan Sistem Perpajakan Daerah yang berbasis Teknologi Informasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung khususnya pada Dinas Pendapatan Daerah/Pasedahan Agung dibangunlah suatu Sistem Teknologi Informasi (TI) Perpajakan Daerah yang diberi nama
Sistem Informasi dan Manajemen Pendapatan Asli Derah (SIMPAD) yang digunakan khusus untuk administrasi pengelolaan pajak daerah di internal Dinas Pendapatan Daerah/Pasedahan Agung, Sistem informasi ini telah mengintegrasikan seluruh sistem yang pernah ada, yang sifatnya parsial, untuk selanjutnya diintegrasikan untuk seluruh jenis pajak.
Dalam pelaksanaannya, penerapan Sistem Online Pajak Daerah di Kabupaten Badung memerlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan untuk mengatasi permasalahan baik dari sisi wajib pajak maupun aparatur pajak (fiskus) seperti kompetensi sumber daya aparatur, infrastruktur pendukung dan penegakan hukum. Sistem Online Pajak Daerah merupakan suatu inovasi pelayanan publik dalam rangka menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good and clean governance).
KESIMPULAN
Berdasarkan studi lapangan yang dilakukan pada Kejaksaan Tinggi Bali, Kejaksaan Negeri Badung dan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Badung diketahui bahwa Kejaksaan Tinggi Bali, Kejaksaan Negeri Badung dan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Badung telah melaksanakan e-government menuju tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good and clean governance).
Inovasi Pelayanan Publik adalah terobosan jenis pelayanan publik baik yang merupakan gagasan/ide kreatif orisinal dan/atau adaptasi/modifikasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dengan kata lain, inovasi pelayanan publik sendiri tidak mengharuskan suatu penemuan baru, melainkan pula mencakup satu pendekatan baru bersifat kontekstual baik berupa innovasi pelayanan publik hasil dari perluasan maupun peningkatan kualitas pada innovasi pelayanan publik yang ada sesuai dengan Peraturan Menteri PANRB Nomor 30 Tahun 2014.
SARAN
Dengan dilaksanakan studi lapangan pada Kejaksaan Tinggi Bali, Kejaksaan Negeri Badung dan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Badung diharapkan peserta studi lapangan dapat mengadopsi gagasan ide kreatif pada satuan kerja yang dilakukan studi lapangan tersebut dengan melakukan metode amati, tiru, modifikasi pada satuan kerja yang dipimpin oleh para peserta PKA Angkatan I Tahun 2023