Tugas : SEJARAH INDONESIA ABAD XVI-XIX
Disusun O
L E H
NAMA : MULKAN NIM : 190401025
PRODI : PENDIDIKAN SEJARAH
UNIVERSITAS SAMUDRA
FAKULTAS : KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN MK : SEJARAH INDONESIA
ABAD XVI-XIX
SEMESTER / UNIT : 1 / 01(SATU) T.a 2019/2020
BAB 1 PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Aqidah dalam istilah islam yang berarti iman. Semua sistem kepercayaan atau keyakinan bisa dianggap salah satu akidah. Fondasi akidah islam di Dasar kan pada hadist jibril, yang memuat definasi islam ,rukun iman, ihsan dan pristiwa hari akhir.
Dalam bahasa arab akidah berasal dari kata al-aqdu yang berarti iktan, at- tautsiiqu yang berarti kepercayaan atau keyakinan yang kuat, al- ihkaamu yang berarti mengkokohkan dan at-rabthul biquw-wahyang artinya mengikat sangat kuat.
Jadi, akidah adalah keimanan yg teguh dan bersifat pasti kepada allah dengan segala pelaksanaa kewajiban, bertauhid dan taat kepadanya. Di dalam kehidupan sehari hari terdapat banyak contoh aqidah, salah satu ny iya lah aqidah dalam keluarga.
Maka, dari penjelasan di atas saya akan membahas makalah yang
berjudul “ Aqidah dalam kehidupan “ dengan rumusan masalah yaitu tentang konsepaqidah dalam keluarga
B. Rumusan masalah
1. bagaimana konsep aqidah dalam kehidupan ? 2. bagaimana nilai nilai aqidah dalam kehidupan ?
C. Tujuan penulisan
1. untuk megetahui konsep dari akidah di dalam kehidupan.
2. Untuk mengetahui nilai nilai aqidah dalam kehidupan.
BAB 2 PEMBAHASAN
A. Konsep aqidah dalam kehidupan
Aqidah memberikan peranan peranan yang besar dalam kehidupan
seseorang, karena tanpa aqidah yang benar, seseorang akan terbenam dalam keraguan dan berbagai prasangka, yang lama kelamaan akan menutup
pandangan nya dan menjauhkan dirinya dari jalan hidup kebehagian. Tanpa aqidah yang lurus seseorang mudah di pengaruhi dan di buat ragu oleh berbagai informasi yang menyesatkan keimanan.
Oleh karena itu, aqidah sangat di butuhkan dalam menjalani kehidupan sehari hari beberapa nilai – nilai aqidah dalam kehidupan sehari hari dapat di buat dari beberapa sisi, antara lain :
1. Aqidah dalam individu
Implementasi aqidah dalam individu berupa perwujudan enam rukun iman dalam kehidupan manusia. Contoh penerapanya adalah melaksanakan printah allah dan menjauhi larangan ny. Contoh merenungkan kekuasaan allah SWT. Berbuat kebaikan karena tiap gerakan kita di awasi allah dan malaikat, mengamalkan ayat-ayat al-quraan, menjalani risalah nabi, dan bertindak penuh perhitungan agar tidak terjadi kesalahan, serta berikhtiar sebelum bertawakal. Kemampuan ber aqidah pada diri sendiri akan
membuat hubungan kita dengan allah dan manusia lain menjadi kebih baik.
2. Aqidah dalam keluarga
Aqidah dalam berkeluarga mengjarkan kita untuk saling menghormati dan saling menyayangi sesuai dengan ajaran islam. Contoh implementasi
aqidah dalam keluarga adalah shalat berjamaah yang di pimpin oleh ayah, dan berdoa sebelum melakukan sesuatu.
3. Aqidah dalam kehidupan bermasyarakat
Aqidah sangat penting dalam hidup bermasyarakat karena dapat menjaga hubungan dengan manusia lain. Hal ini buisa di wujud kan dengan berbagai cara, antara lain dengan saling menghargaisatu sama lain sehingga tercipta suatu masyrakat yang tentram dan humoris.
4. Aqidah dalam kehidupan bernegara
Setelah tercipta nyaaqidah suatu masyarakat , maka akan muncul kehidupan bernegara yang lebih baik dengan masyarakat ny yang baik pada negara itu sendiri. Tak perlu lagi menjual tenaga rakyat ke negara lain karena rakyat ny sudah memiliki SDM yang tinggi berkat penerapan aqidah yang benar. Apabila hal terlaksana dengan baik, maka negara tersebut akan
memproleh kehidupan yang baik pada dan semua warganya akan hidup layak dan sejahtra.
5. Aqidah dalam pemerintahan
Implementasi aqidah yang terakhir adalah implementasi aqidah
terhadap pemerintah yang membuahkan hasil yang bagus untuk rakyat dan negaranya. Contoh ny saat menyelesaikan sebuah masalah pemerintahan dalam menyelesaikan masalah pemerintahan semua ny di sandarkan pada ketetapn al-quraan dan hadist. Apabila permasalahan tersebut tidak memiliki penyeselesaian yang pasti dalam al-quraan dan hadist, maka akan di buat keputusan bersama yang berdasar kan kedua sumber ajaran tersebut.
Jika tiap orang mampu mengimplementasikan aqidah dalam semua aspek kehidupan, maka akan terwujud kehidupan yang baik pula baik untuk diri sendiri, keluarganya, masayrakat di sekitarnya maupun bagi bangsa dan negara.
B. Nilai akidah dalam kehidupan pribadi dan sosial
Nilai dalam kehidupan tentunya telah di atur sedemikian rupa oleh masyarakat itu sendiri sehingga masyarakat mengerti akan ketetapan dan batas batasan dalam bersikap terhadap sesama dan lingkunganya.
Aqidah dapat mengendalikan perasaan seseorang yang kemudian membuat pemilik prasaan perasaan itu memiliki pertimbangan penuh dalam melakukan tindakan-tindakanya. Sehingga apa yang kita lakukan adalah perbuatan yang bedasarkan pada kaidah bahwa allah melihat dan mengamati kita di mana saja dan kapan saja. Hal ini apa membuat kita tidakan terdorong oleh luapan – luapan perasaan atau tindakan yang melampaui batas –batas ketentuan Allah. Salah satu ny tercermin dengan bersikap bijaksana dalam berpilaku dan intraksi sosialny.
Tanpa aqidah masyarakaat akan berubah menjadi masyrakat jahiliyah yang di warnai oleh kekacauaan di mana mana, masyrakat tersebut akan di liputi oleh perasaan ketakutan dan kecemasan di berbagai penjuru, karena masyarakat menjadi berprilaku liar buas. Yang ada di benak mereka adalah perbuatan yang buruk dan menghancurkan.
Adapaun aqidah yang sebenarnya tegak pada masayarakat islam yaitu aqidah “ laailaaha illaha Muhammadan rasulullah” Makna dari ungkapan tersebut adalah bahwa masyrakat islam benar benaar memuliakan dan
menghargai akidah itu dan juga berusaha untuk memperkuat aqidah tersebut didalam akal maupun hati. Masyarakat itu juga mendidik generasi islam untuk memiliki aqidah tersebut serta berusaha menghalau pemikiran- pemikiran yang tidak benar dan menyesat kan masyarakat `tersebut juga berupaya menamapakan keutamaan-keutamaan aqidah dsn pengaruh ny dalam kehidupan individu maupun sosial dengan dengan perantaraan dari sarana alat komunikasi yang berpengaruh dalam masyarakat, seperti mesjid mesjid ,sekolah sekolah, surat kabar, radio, televisi,sandiwara, bioskop dan seni dalam segala hidang,seperti puisi,prosa,kisah kisah dan teater. Yang artinya di harapkan dapat di serap dengan lebih baik oleh mereka yang menerimanya.
Demikian lah aqidah dan pengaruhnya dalam kehidupan masyarakat dan demikian lah hendaknya pengaruh aqidah dalam setiap masyarakat yang
menginginkan menjadi masyarakat islam saat ini dan di masa yang akan datang.
BAB 3
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
1. Konsep aqidah dalam kehidupan
Aqidah memberikan peranan peranan yang besar dalam kehidupan seseorang, karena tanpa aqidah yang benar, seseorang akan terbenam dalam keraguan dan berbagai prasangka, yang lama kelamaan akan menutup
pandangan nya dan menjauhkan dirinya dari jalan hidup kebehagian. Tanpa aqidah yang lurus seseorang mudah di pengaruhi dan di buat ragu oleh berbagai informasi yang menyesatkan keimanan.
2. Nilai- Nilai aqidah dalam kehidupan
Nilai – Nilai aqidah dalam kehidupan ada beberapa yaitu : a. Akidah dalam individu.
b. Akidah dalam keluarga .
c. Akidah dalam kehidupan bermasyarakat.
d. Akidah dalam kehidupan bernegara.
e. Akidah dalam pemerintahan.
B. Saran
Demikian pembahasan dari makalah saya. Kami berharap semoga pembahasan dalam makalah saya ini dapat membantu dan bermanfaat bagi pembaca. Dan kami pun berharap
pula kritik dan saran dari pembaca untuk kesempurnaan dalam tugas saya selanjutnya.
Sekian terima kasih.
DAFTAR PUSTAKA
Diadaptasi dari Abdullah bin abdul Hamid Al-atsari,Al-Wajiz fii Aqiidatis Salafis Shalihah ( AhlisSunnah wal jama`ah ),atau ( Intisari Aqidah Ahlus Sunah Wal jama`ah ), terj. Farid bin muhammad Bathaty ( pustaka imam syafi`i, cet.I), hlm. 33-35.