UKL-UPL
Apa Itu UKL-UPL?
• UKL-UPL adalah singkatan dari Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup.
• Dokumen lingkungan yang wajib disusun oleh penanggung jawab usaha atau kegiatan yang tidak wajib AMDAL.
Dasar Hukum
• Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
• Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait dokumen lingkungan.
Tujuan UKL-UPL
• Sebagai bentuk kepatuhan lingkungan bagi usaha/kegiatan.
• Mengidentifikasi dampak penting dan langkah pengelolaan serta pemantauan lingkungan.
• Mendukung izin lingkungan dan perizinan berusaha.
Kapan Wajib Menyusun UKL- UPL?
• Ketika suatu usaha atau kegiatan tidak termasuk kategori wajib AMDAL namun memiliki potensi menimbulkan dampak
terhadap lingkungan.
Isi Dokumen UKL-UPL
• Identitas penanggung jawab.
• Rencana usaha atau kegiatan.
• Rencana pengelolaan lingkungan hidup.
• Rencana pemantauan lingkungan hidup.
• Surat pernyataan kesanggupan pengelolaan dan pemantauan.
Prosedur Penyusunan UKL- UPL
• 1. Identifikasi dampak penting potensial.
• 2. Susun dokumen UKL-UPL sesuai ketentuan.
• 3. Ajukan ke instansi berwenang (Dinas Lingkungan Hidup setempat).
• 4. Evaluasi dan penilaian dokumen.
• 5. Terbitnya persetujuan lingkungan.
Manfaat UKL-UPL
• Menjadi dasar dalam memperoleh izin lingkungan.
• Membantu mengelola dampak lingkungan sejak awal.
• Bukti komitmen usaha/kegiatan terhadap perlindungan lingkungan.
Kesimpulan
• UKL-UPL adalah dokumen penting bagi usaha/kegiatan yang tidak wajib AMDAL.
• Proses penyusunan harus sesuai pedoman agar dokumen dapat diterima.
• Dokumen UKL-UPL mendukung kelestarian lingkungan dan kepatuhan hukum.