• Tidak ada hasil yang ditemukan

Untitled - Repository IAIN Bengkulu

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Untitled - Repository IAIN Bengkulu"

Copied!
141
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Di Kecamatan Pondok Suguh, Desa Air Hitam merupakan salah satu desa penerima bantuan PKH.10. PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI DESA UDARA HITAM KECAMATAN PONDOK SUGUH KABUPATEN MUKO-MUKO MENURUT PEREKONOMIAN ISLAM”.

Batasan Masalah

Air Hitam lebih memilih bekerja di usia muda sebagai buruh tani dan buruh di industri batu bata. Program Keluarga Harapan (FHP) bertujuan untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat miskin, namun berdasarkan observasi awal yang penulis terima, masih cukup banyak masyarakat miskin di desa Air Hitam, hal ini ditandai dengan tingkat kemiskinan yang belum merata. telah terselesaikan hingga saat ini..

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Kegunaan penelitian

Kedua, penulis dapat menambah pengetahuan mengenai implementasi Program Keluarga Harapan (FHP) terhadap kemiskinan di Desa Air Hitam Kecamatan Pondok Suguh Kabupaten Muko-Muko. Dapat menambah pengetahuan tentang Dampak Penyelenggaraan Program Keluarga Harapan (FHP) Terhadap Pengentasan Kemiskinan di Desa Air Hitam Kecamatan Pondok Suguh Kabupaten Muko-Muko Menurut Ekonomi Islam.

Penelitian Terdahulu

Kesamaan penelitian ini dengan penelitian penulis adalah sama-sama merupakan penelitian kualitatif dan sama-sama membahas tentang Program Keluarga Harapan (FHP). Persamaan penelitian ini dengan penelitian penulis adalah sama-sama merupakan penelitian kualitatif dan sama-sama membahas tentang Program Keluarga Harapan (PKH) dengan teknik penelitian yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.

Metode Penelitian

Perbedaan dalam penelitian ini adalah peneliti membahas tentang implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan subjek penelitian ini fokus di Kecamatan Tamalate Kota Makasar sedangkan penelitian yang dilakukan penulis berkaitan dengan Dampak Program Keluarga Harapan (PKH) terhadap pengentasan kemiskinan dan tujuannya. Penelitian ini fokus di Desa Air Hitam, Kecamatan Pondok Suguh, Kabupaten Muko-Muko. Selain itu dengan menggunakan penelitian kualitatif, peneliti dapat memperoleh dan menyajikan data yang akurat dan menggambarkan secara jelas dampak pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) terhadap pengentasan kemiskinan di Desa Air Hitam Kecamatan Pondok Suguh Kabupaten Muko-Muko menurut Ekonomi Islam.

Sistematis Penulisan

KAJIAN TEORI

Program Keluarga Harapan

Teknik ini digunakan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai apa yang diteliti di lapangan, yaitu mengenai dampak pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) terhadap pengentasan kemiskinan di Desa Air Hitam, Kecamatan Pondok Suguh, Kabupaten Muko-Muko. Dokumentasi dalam penelitian ini mengenai dampak pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) terhadap pengentasan kemiskinan di Desa Air Hitam Kecamatan Pondok Suguh Kabupaten Muko-Muko. Menurut Ekonomi Islam dapat berupa surat keputusan, foto, gambar, data mengenai penyaluran PKH.25.

Gambaran Umum Tentang Kemiskinan

Salah satunya adalah kemiskinan yang digunakan oleh Badan Perangkaan Pusat (BPS), yang menyatakan keperluan sebagai kegagalan tunggal untuk memenuhi keperluan paling tidak penting untuk kehidupan yang layak. Manakala fakir miskin pula ialah orang yang tidak mempunyai harta yang cukup untuk memenuhi keperluan asas seperti makanan, pakaian dan tempat tinggal. Artinya: “Keutamaan itu bukanlah memalingkan wajahmu ke timur dan barat, akan tetapi kebajikan itu ialah (keutamaan) orang-orang yang beriman kepada Allah, hari akhir, malaikat, kitab-kitab dan nabi-nabi serta harta yang mereka cintai pada kerabatnya, diberikan anak yatim. , orang-orang miskin, orang-orang musafir, orang-orang yang meminta-minta, dan orang-orang yang memerdekakan hamba sahaya, orang-orang yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat, orang-orang yang menepati janjinya ketika berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kemiskinan, penderitaan dan penderitaan. masa perang.

Oleh karena itu pada pembahasan berikut ini kedua istilah tersebut menjadi satu istilah yaitu miskin yang berarti orang yang tidak mempunyai apa-apa. Kemiskinan absolut adalah suatu keadaan dimana pendapatan seseorang atau sekelompok orang berada di bawah garis kemiskinan sehingga tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar pangan, sandang, kesejahteraan, papan dan pendidikan yang diharapkan dapat berfungsi dalam kehidupan sehari-hari. 18 Elvira Handayani Jacobus, “Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kemiskinan”, Jurnal Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Daerah, Vol. TIDAK TERSEDIA). e) Program beras untuk keluarga miskin (RASKIN). f) Kartu Indonesia Sehat (KIS).19 6.

Kemiskinan adalah ketidakmampuan seseorang atau kelompok dalam memenuhi kebutuhan dasar dan berikut dampak yang terjadi akibat kemiskinan.

Ekonomi Islam dan Penanggulangan Kemiskinan

Produksi dalam ekonomi Islam adalah segala jenis kegiatan yang dilakukan manusia untuk mewujudkan manfaat atau meningkatkannya dengan cara menggali sumber-sumber ekonomi yang diberikan oleh Allah SWT untuk dijadikan manfaat guna memenuhi kebutuhan manusia. Konsumsi dalam ekonomi Islam merupakan upaya pemenuhan kebutuhan jasmani dan rohani untuk memaksimalkan fungsi manusia sebagai hamba Allah SWT untuk mencapai kesejahteraan atau kebahagiaan dunia dan akhirat (falah).23. Ibarat sebuah bangunan, sistem ekonomi syariah harus mempunyai landasan yang kuat sebagai landasannya dan mampu menunjang segala bentuk kegiatan perekonomian untuk mencapai tujuan yang mulia.

Yusuf Qardhawi mengatakan kemiskinan dapat diberantas jika setiap individu mencapai taraf hidup yang layak dalam masyarakat. 26 Ayief Fathurrahman (2012), “Kebijakan Fiskal Indonesia dari Perspektif Ekonomi Islam: Studi Kasus dalam Pengentasan Kemiskinan”, Jurnal Ilmu Ekonomi dan Kajian Pembangunan Volume 13, Nomor 1, 22 Juni 2022, hal. Artinya: “Dilakukan dengan indah dalam (melihat) manusia mencintai apa yang mereka idam-idamkan, yaitu: wanita, anak-anak, kekayaan dalam jumlah besar berupa emas, perak, kuda pilihan, ternak, dan sawah.

Dari sini dapat disimpulkan bahwa cara pertama dan utama yang diajarkan Al-Qur’an untuk mengentaskan kemiskinan adalah kerja dan usaha yang diperlukan oleh setiap individu yang mampu.

GAMBARAN UMUM WILAYAH PENELITIAN. 56

  • Batas Wilayah
  • Jumlah Penduduk
  • Luas Wilayah
  • Mata Pencaharian Pokok
  • Struktur Organisasi Pemerintahan Desa
  • Visi Dan Misi Desa Air Hitam
  • Keagamaan
    • Keadaan Ekonomi

Pendamping memberikan kartu penerima bantuan PKH kepada kepala desa, kepala desa memberikan kartu santunan bantuan kepada warga penerima bantuan program keluarga harapan. Berikut hasil wawancara mengenai Dampak Penyelenggaraan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Air Hitam Kecamatan Pondok Suguh Kabupaten Muko-Muko yang terdiri dari beberapa informan. Jadi berdasarkan hasil wawancara dengan pendamping PKH dapat disimpulkan bahwa sasaran penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Air Hitam cukup tepat sasaran.

Berdasarkan peraturan yang ada, masyarakat binaan PKH di Desa Air Hitam telah memenuhi hak dan kewajibannya sebagai peserta PKH sesuai dengan yang diterapkan oleh pemerintah. Dampak pelaksanaan program Keluarga Harapan (PKH) terhadap pengentasan kemiskinan di Desa Air Hitam Kecamatan Pondok Suguh Kabupaten Muko-Muko terbagi menjadi 2 yaitu dampak positif dan dampak negatif. Program Keluarga Harapan (PKH) berbasis ekonomi Islam berkaitan dengan distribusi dan konsumsi Islam. Dalam penyaluran secara Islam diketahui bahwa pemerintah, pendamping PKH dan perangkat desa melaksanakan penyaluran sesuai dengan peraturan dan bertindak jujur ​​dan bertanggung jawab, itulah peran program Keluarga Harapan (PKH) di desa. Menurut DTKS, black water erat kaitannya dengan indikator sasaran.

Pemerintah berharap Kementerian Sosial mampu meningkatkan jumlah peserta penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan memperbanyak jumlah dana yang diterima sehingga bantuan PKH dapat mengatasi kemiskinan.

Tabel 3. 2 Jumlah Penduduk Masyarakat Desa Air Hitam
Tabel 3. 2 Jumlah Penduduk Masyarakat Desa Air Hitam

HASIL DAN PEMBAHASAN

Hasil Penelitian

Selain itu, penulis juga menanyakan perkembangan ekonomi masyarakat penerima bantuan PKH dari tahun 2013 hingga saat ini, jika ada. Saya menerima bantuan PKH sejak tahun 2013, sebelumnya saya menerima bagian balita 0-6 tahun dan sekarang bagian pendidikan anak SD. Bantuan PKH yang saya terima sebesar Rp 225.000 setiap 3 bulan karena saya mempunyai anak.

Manfaat nyata yang saya terima dari bantuan PKH adalah membantu saya memenuhi kebutuhan pokok saya untuk membeli susu, popok, dan perlengkapan bayi lainnya. Dari hasil wawancara di atas dapat disimpulkan bahwa penerima bantuan PKH sedikit banyak sudah mengetahui tujuan dan kriteria komponen penerima bantuan PKH. Selanjutnya penulis juga untuk Ny. Anah, Ny. Anita dan Ny. Asmaeri menanyakan manfaat nyata apa yang mereka rasakan setelah menerima bantuan PKH.

Dari hasil wawancara di atas dapat disimpulkan bahwa bantuan PKH dapat membantu meringankan beban pengeluaran pendidikan anak sekolah dan penerimaan bantuan ini sangat dinantikan oleh masyarakat.

Tabel 4. 1 Besar Bantuan Komponen PKH
Tabel 4. 1 Besar Bantuan Komponen PKH

Pembahasan

Salah satu bentuk pengentasan kemiskinan yang diberikan pemerintah pusat adalah Program Keluarga Harapan (PKH) yang diatur dalam Peraturan Menteri Sosial Nomor 1 Tahun 2018. Program Keluarga Harapan (PKH) disebut dapat memberikan dampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. kesehatan keluarga miskin karena PKH memberikan bantuan gizi bagi ibu hamil dan anak kecil. . Program Keluarga Harapan (PKH) juga berdampak pada pemberian pendidikan dasar kepada anak-anak RTSM yang mengikuti PKH.

Program Keluarga Harapan (PKH) berbasis ekonomi Islam berkaitan dengan penyaluran dan konsumsi Islam dimana penyaluran Islam diketahui oleh pemerintah, pendamping dan perangkat desa. Sedangkan untuk konsumsi Islami, diketahui masyarakat penerima bantuan Program Keluarga Harapan telah menggunakan dana yang diberikan sesuai dengan kebutuhannya dan tidak digunakan untuk hal-hal yang menyimpang. Sedangkan untuk konsumsi Islami, diketahui masyarakat penerima bantuan Program Keluarga Harapan telah menggunakan dana yang diberikan sesuai dengan kebutuhannya dan tidak digunakan untuk hal-hal yang menyimpang.

Handayani Fitria, Implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) dalam Pengentasan Kemiskinan dalam Perspektif Ekonomi Islam, IAIN Bengkulu: Program Studi Ekonomi Islam.2020.

PENUTUP

Kesimpulan

Dampak positif yang dirasakan masyarakat adalah peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, pemenuhan pendidikan anak, dan pemenuhan kesejahteraan sosial. Berdasarkan Tinjauan Ekonomi Islam Pengentasan Kemiskinan di Desa Air Hitam sesuai dengan ekonomi Islam.

Saran

Kementerian Sosial Republik Indonesia, Program Keluarga Harapan 2016 Kementerian Sosial Republik Indonesia, Pedoman PKH, (Jakarta,: 2019), hal.11 Kementerian Sosial Republik Indonesia, Program Keluarga Harapan 2020. Pencerahan kemiskinan, Jurnal Ekonomi dan Kajian Pembangunan Volume 13, Nomor 1, 22 Juni 2022, hal.72-82 Hasibuan Sarah Nita, Bambang Juanda, Sri Mulatsih, Analisis sebaran dan faktor penyebab kemiskinan di Kabupaten Bandung Barat. Nano Prawoto, “Memahami Kemiskinan dan Strategi Mengatasinya”, Jurnal Ilmu Ekonomi dan Kajian Pembangunan Volume 9 Nomor 1, April Rangkuti Afifa, Konsep Keadilan dalam Perspektif Islam.

Eka Putri Febrina Implementasi Program Keluarga Harapan (Pkh) di Desa Seberang Taluk Hilir Kecamatan Kuantan Tengah Menurut Ekonomi Islam, Uin Suska Riau: Program Studi Ekonomi Syariah 2019. Makmur Priyanto, Implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) dalam meningkatkan kualitas staf di wilayah Tamalate Kota Makasar, UIN Alauddin Makassar: Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Nirda 2016, “Pelaksanaan Program Keluarga Harapan Tahun 2016 di Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Kementerian Administrasi Negara: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Pengetahuan Sosial, UIN Suska Riau, 2017.

Prichatin Asti, Efektivitas Program Keluarga Harapan (Pkh) Dalam Upaya Peningkatan Kesejahteraan Keluarga, IAIN Purwokerto: Program Studi Ekonomi Syariah 2019 Rohan Abdul, Program Pengentasan Kemiskinan Perdesaan. Banjarsari, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk dalam Perspektif Maqāshid Syariah, IAIN Sunan Ampel Surabaya : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. 2019. Sari Susmita, Tinjauan Hukum Penyaluran Bansos Program Keluarga Harapan di Desa Terawas Kecamatan Musi Rawas IAIN Bengkulu: Fakultas.

Gambar

Tabel 3. 2 Jumlah Penduduk Masyarakat Desa Air Hitam
Tabel 3. 4 Mata Pencaharian Pokok Masyarakat Desa Air Hitam
Gambar 3. 1 Struktur Organisasi Pemerintah Desa Air Hitam
Tabel 4. 1 Besar Bantuan Komponen PKH

Referensi

Dokumen terkait

Advertising dan brand terhadap keputusan pembelian ditinjau dalam perspektif ekonomi islam yakni mengacu pada prinsip ekonomi yang dijiwai ajaran-ajaran islam yang

Perbedaan dalam penelitian penulis yaitu, jika dalam penelitian penulis membahas tentang keharmonisan keluarga ditinjau dari penerapan keluarga berencana dalam perspektif

Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti menyimpulkan bahwa dari segi perilaku, secara umum mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bengkulu Jurusan Ekonomi Islam Prodi

Hal terpenting yang dilakukan di Pondok Pesantren Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan adalah dengan menanamkan paham ahhussunnah waljama‟ah untuk karakter Islam yang moderat.8 Berdasarkan

NIM : 1811210042 Program Studi : Pendidikan Agama Islam PAI Fakultas :Tarbiyah dan Tadris Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi saya yang berjudul Strategi Guru PAI dalam

"Sistem Pengupahan Buruh Bangunan dalam Prespektif Ekonomi Islam dan Implikasinya Terhadap Kesejahteraan Keluarga studi kasus Perumahan Mapanget Griya Indah", Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah,

15 Persamaan dengan penelitian yang akan dilakukan yaitu sama- sama membahas tentang analisis tingkat kesehatan bank dan Perbedaan penelitian yang dilakukan Tri Isma Rokhaeni dan

"Positivisasi Hukum Keluarga Islam sebagai Langkah Pembaharuan Hukum Islam di Indonesia: Kajian Sejarah Politik Hukum Islam", Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, 2019 Publication