• Tidak ada hasil yang ditemukan

UTS HUKUM ACARA PIDANA

N/A
N/A
Nita Metom

Academic year: 2023

Membagikan "UTS HUKUM ACARA PIDANA"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

UTS HUKUM ACARA PIDANA

NAMA : AGNESIA MELATI KAHLASI

NIM : 2102010098

KELAS/SEMESTER : C/V

MATA KULIAH : HUKUM ACARA PIDANA

KELOMPOK : 3

Berdasarkan kasus posisi tersebut, jenis hukuman (pasal) yang dikenakan kepada tersangka yakni pasal 170 KUHP, 340 KUHP, dan 351 KUHP serta Pengadilan yang berwenang mengadili kasus tersebut adalah pengadilan negeri kota kupang.

SURAT KUASA

Nomor : : 322/PID/LBH-SP/IX/2023 Yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama : JONI

Umur : 28 Tahun

Tempat/Tanggal Lahir : Kupang, 17 Maret 1995

Pekerjaan : Wiraswasta

Kewarganegaraan : Indonesia

Alamat : Jl. Sam Ratulangi I, RT 01 RW 03, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang

Selanjutnya disebut sebagai ”PEMBERI KUASA”

Bahwa selanjutnya dalam hal ini memilih tempat kediaman hukum (domisili) di Kantor Kuasanya dan menerangkan bahwa dengan ini memberikan kuasa kepada:

1. AGNESIA MELATI KAHLASI, S.H.,M.H 2. JESSICA AULIA, S.H.,M.H

(2)

yang semuanya merupakan kewarganegaraan Indonesia, Advokat/Penasihat Hukum pada Kantor Advokat & Konsultan Hukum Agnesia Melati Kahlasi, S.H., M.H & REKAN, Berkedudukan di Jl. Siliwangi No.80, Kel. Oesapa, Kec. Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Selanjutnya disebut sebagai “PENERIMA KUASA”

---K H U S U S ---

Bertindak untuk dan atas nama Pemberi kuasa dalam hal ini,Penerima Kuasa dikuasakan untuk mengurus, mewakili,mendampingi, memberikan nasihat hukum, serta membela dan mempertahakan hak-hak pemberi kuasa guna membuat laporan Polisi, sehubungan dengan adanya dugaan tindak pidana PENGANIAYAAN terhadap JONI yang tempat kejadian didepan Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur. Serta hal-hal lain yang berhubungan dengan perkara tersebut.

Sebagaimana yang telah diatur dalam pasl 351 dan pasal 354 serta pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) berdasarkan Laporan Polisi No. : LP/230/IX/2023/Polresta Kpg, tertanggal 08 oktober 2023 yang berada di wilayah hukum Polresta Kupang.

Untuk keperluan itu yang menerima kuasa berwenang untuk:

1. Membuat dan menandatangani serta mengajukan semua surat-surat termasuk didalamnya; Surat gugat, surat-surat jawaban eksepsi,gugat rekonvensi, memori, dan kontra memori,surat permohonan dan putusan;

2. Mendampingi Pemberi Kuasa dalam memenuhi panggilan pada setiap pemeriksaan dan dalam memberikan keterangan di hadapan penyidikan kepolisian serta menghadap atau bertemu dengan pejabat-pejabat instansi termasuk Pejabat Kepolisian/ Pejabat Kejaksaan/ Pejabat-pejabat Pengadilan,Hakim,serta pihak-pihak lainnya yang terkait dalam perkara ini;

3. Memberikan keterangan-keterangan,Mengajukan serta menolak saksi-saksi,saksi ahli,dan alat bukti lainnya, menandatangani atau menolak perdamaian, menerima dan memberikan pembayaran atau kwitansi-kwitansi dan lain sebagainya yang untuk disingkatnya YANG MENERIMA KUASA DAPAT MELAKUKAN segala sesuatu yang dianggapnya perlu dan berguna berkenaan dengan pembagian kuasa, termasuk pula melakukan segala upaya hukum yang diperkenankan oleh undang- undang/ peraturan sehubungan dengan hak dan kewajiban Penerima Kuasa berdasarkan kuasa ini.

Selanjutnya surat kuasa ini diberikan dengan Hak Retensi dan Hak Substitusi menurut hukum baik untuk sebagian atau keseluruhan.

(3)

Kupang, 09 Oktober 2023

PENERIMA KUASA PEMBERI KUASA

1. AGNESIA M. KAHLASI JONI

(...) (...)

2.

JESSICA AULIA, S.H.,M.H

(...)

(4)

SURAT TUNTUTAN

NO. REG PERKARA NO: PDM/123/VI/PN. KPG

Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Kupang dengan memperhatikan hasil pemeriksaan sidang dalam perkara atas terdakwa:

IDENTITAS TERDAKWA

1. Nama Lengkap : ALI

Tempat/ Tanggal Lahir : Kupang, 25 September 1998 Umur : 25 Tahun

Jenis Kelamin : Laki-laki

Kebangsaan : Indonesia

Alamat : Jl. Oekam, RT 08 RW 09, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota

Kupang

2. Nama Lengkap : IMAN

Tempat/ Tanggal Lahir : Kupang, 30 Januari 2000 Umur : 23 Tahun

Jenis Kelamin : Laki-laki

Kebangsaan : Indonesia

(5)

Alamat : Jl. Oekalipi, RT 01 RW 04, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang

Bahwa para terdakwa ditahan berdasarkan Surat Perintah/ Penetapan Penahanan oleh:

 Ditahan oleh penyidik sejak tanggal 08 bulan Oktober tahun 2023 s/d tanggal 16 bulan Oktober tahun 2023

 Ditahan oleh penuntut umum sejak tanggal 10 bulan Oktober tahun 2023 s/d tanggal 16 bulan Oktober tahun 2023

Berdasarkan penetapan Hakim Pengadilan Negeri Kupang tanggal 16 Oktober 2023 Nomor: PDM/123/VI/PN. Kupang para terdakwa dihadapkan kedepan persidangan dengan dakwaan kasus penganiyaan terhadap saudara JONI dan ANDI.

Bahwa mereka, para terdakwa yaitu Terdakwa 1. ALI dan 2. IMAN pada hari Sabtu tanggal 07 Oktober 2023 sekitar pukul 18.30 WITA atau setidaknya pada suatu waktu dalam bulan Oktober 2023 atau setidak-tidaknya dalam tahun 2023 bertempat di sekitaran Jl.

Eltari Kupang (Depan Kantor Gubernur NTT) atau setidak-tidaknya pada suatu tempat yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Kupang telah melakukan penganiyaan terhadap saudara JONI dan ANDI, perbuatan mana dilakukan oleh para terdakwa dengan cara sebagai berikut:

Pada waktu dan tempat sebagaimana tersebut diatas para terdakwa yaitu terdakwa ALI dan IMAN melakukan penganiyaan terhadap para korban yaitu korban JONI dan ANDI didepan Kantor Gubernur NTT sekitar pukul 18.30 WITA yang sempat disaksikan oleh saudari YUNI dan temannya saudara INDRA.

Bahwa akibat perbuatan para terdakwa yaitu terdakwa ALI dan IMAN tersebut diatas para korban yaitu JONI dan ANDI di rawat di rumah sakit Bhayangkara Kupang. ANDI yang mengalami luka berat akibat dari penganiyaan tersebut meninggal dunia sedangkan JONI belum sadarkan diri.

Bahwa perbuatan para terdakwa sebagaimana tersebut diatas diatur dan diancam pidana dalam pasal 354 ayat (1) dan (2), KUHP

(6)

Berdasarkan uraian dimaksud kami Jaksa Penuntut Umum dalam perkara ini, dengan memperhatikan ketentuan Undang-undang yang bersangkutan dengan perkara ini.

M E N U N T U T

Supaya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kupang yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan:

1. Meyatakan para terdakwa yaitu Terdakwa ALI dan IMAN secara sah dan meyakinkan menurut hukum melakukan tindak pidana penganiyaan;

2. Menjatuhkan pidana penjara terhadap para terdakwa ALI dan IMAN dengan pidana penjara sepuluh tahun dikurangi masa tahanan yang telah dijalani para terdakwa;

3. Menetapkan supaya para terdakwa tetap berada dalam tahanan;

4. Membebani masing-masing terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp. 2.000,- (dua ribu rupiah).

Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan kekuatan batin dan keteguhan iman kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kupang dengan memutus perkara ini.

Demikianlah tuntutan pidana ini dibacakan ; dan diserahkan dalam sidang hari ini, Senin, tanggal 23 Oktober 2023.

Jaksa Penuntut Umum

(7)

AGNESIA MELATI KAHLASI,S.H

Referensi

Dokumen terkait

Provinsi Jawa Barat, atau setidak-tidaknya di tempat lain yang termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Bandung, namun

Bukit Raya Pekanbaru atau setidak-tidaknya pada suatu tempat yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Pekanbaru, mengambil barang sesuatu berupa 1

Asahan atau setidak-tidaknya di tempat lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Kisaran yang bersidang di Kisaran , “dengan sengaja

48 Makassar, atau setidak-tidaknya pada tempat-tempat lain dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Makassar, terdakwa yang dengan sengaja di wilayah pengelolaan

Garuda Jalan Simpang S.Parman, Medan atau setidak-tidaknya di suatu tempat lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Medan yang berwenang untuk

Kutai Kartanegara, atau setidak-tidaknya pada tempat-tempat tertentu yang masih termasuk dalam Daerah Hukum Pengadilan Negeri Tenggarong yang berwenang memeriksa dan

Cianjur, atau setidak-tidaknya pada suatu tempat lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Bandung yang

Pakpak Bharat atau setidak- tidaknya di suatu tempat yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Medan pada Pengadilan Negeri Medan yang