JudulArtikel
Nama Reviewer
Alamat
Affiliasi
dan Email Tanggal PenerimaanArtikel
Tanggal ReviewArtikel
1.
Judul Artikel:FORMAT PENILAIAN REVIEWER JURNAL BINDO SASTRA
(Mohon Diisi dengan
Lengkap)4.
Metode Penelitian:5.
Hasil dan Pembahasan.lu-,i* ?*$4- t//,t*
(,ry"E'A;h^' aJ'-P*
'r/ e*' % ga'7' t*' h^-4'T- nflr' eL (er*\
7aa1 1P'*-i*
'"\l*
'tl
t l((
a15[t(
P4
Mohon berikan komentar pada tempat yang disediakan.
2.
Abstrak:3.
Pendahuluan:6.
Simpulan::
No Kriteria Penilaian Sanqat Baik Baik Cukup Tidak Baik
7 Kejelasan penyajian artikel i/'
B Keaslian artikel t/
o Keterbaruan penelitian V
10 Kontribusi untuk Pendidikan Bahasa & Sastra lndonesia
V
11. Komentar lain (mohon disi dengan komentar lanjutan yang berhubungan dengan kualitas artikel):
--W...fu,*ffi.
n-? "t-14,4..L qi hN^-*-
-.,-,-cnr4.-i;;iu"[;'i::i;'$-< W';i oiL
12. ReKomendasi Reviewer:
a
Diterima untuk diterbitkanfi).Oiterima
untuk diterbitkan denganL,/
perbaikan c. DitolakApabila artikel ditolak, mohon beri penjelasan:
Reviewer,
V-'
( Iwfi'eq
(''[h'
"r4ix t*#;' 0a:aj"qti"; ;'"y
182 Haryadi, Penguatan Pendidiknn KaraHer
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI TOKOH UTAMA DALAM NOVf,L KOOONG
KARYA
TWANSIMATUPANG Haryadi
Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Palembang, Kode Pos 30263 haryadi_fkipump@yahoo. co. id
Abstrak
Latar belakang penelitian ini adalah terjadi degradasi moral, etika, dan budi pekerti pada peserta didik.
Untuk mengatasi degradasi tersebut dibutuhkan penguatan pendidikan karakter peserta didik. Muatan dalam penguatan pendidikan karakter di antaranya melalui harmonisasi olah hati, olah ras4 olah pikir, dan olah raga. Tujuan penelitian ini untuk memberikan gambaran tokoh utama dalam novel Kottongkarya Iwan Simatupang sebagai penguatan pendidikan karakter peserta didik. Penelitian ini adalah kualitatif
dengan menggunakan metode analisis isi. Desain penelitian berupa pengajuan pertanyaan, pengumpulan data, dan penginterpretasian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan pendidikan karakter melalui Pak Sastro sebagai Tokoh Utama adalah sebagai berikut. (1) Sebagai manusia cinta tanah air, (2) Sebagai manusia pekerja keras dan ulet, (3) Orang yang beragama dan taat beribadah, (4) Sebagai manusia dermawan, (5) Suka menolong orang yang sedang kesusahaq kesedihan, dan kematian, dan (6) Manusia yang cermat, seksama, dan rapi. Hasi penelitian
ini
dapat diimplementasikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks. Dengan demikian, peserta didik memiliki karakter cinta tanah air, belajar dengan giat, taat beribadah, suka menolong, dan terampil.Kata kunci: penguatan, karakter, peserlq didik, tokoh utama, novel Abstract
The background of this shtdy wasmoral degradation, ethics, and charqcter of the students. 7b overcorue this problem,
it
was recluired the streng1herting of student's eclucational churacter. The contentsaf theslrengthening of educational character were heart hurmonization, feeling, thinking, and sport. The objective of lhis study was to give the descriptiott of the main character in Kooong novel by lwan Simatupang as the strengthening o/ educational character. This study was qualitcttive researchby using content analy,sis method. The re.cultof
this stud1, foutrd the .strerugthening af students' educational chqrqcter by Mr. Sastro as lhe main character were.(l)
as lhe man who loves his homeland, (2) as a hardv,orhng snd tenucious mm, (3) a religions man cmd a devout worshiper, (4) as a generous man, (5) Likes to help a person in distress, sadness, anrl death , An{l (6) a man who is careful, thorough, and neat.The result of this study could be implementedin text-based Indonesion learning. Thus, the students who have the love of their homeland, stu$t diligently, helpful, qnd skilled.
Kelworcls : strengtheninp;, characte r, student s, mqin c hsracter, noye I
OPendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadivah Palembane p-ISSN .2s49-s305 e-ISSN: 2579-7319
dan
identitas bangsaIndonesia.
Karyasasha sebagai ekspresi jiwa
(Faruk, 2012:44). Salah satu karya sastra adalahnovel. Novel Kooong kryu
IwanSirnatupang mendapat hadiah dari Yayasan BuL-u Utama Departernen
P & K
tahun1975 dan tahvn 1977 memperoleh Sasfra
ASEAN (Sofyan dan Frans
Parera,2004:381-382). Novel ini
banyalrPendahuluan
Sastra adalah suatu kegiatan kreatif, sebuah
ka.ya seni (Wellek dan
AustinWarren, 20143). Melalui sastr4
orangdapat mengidentifikasi perilaku
dan karakater masyarakat, bahkan mengenali budaya rnasyarakat penduduknya (Riris K.,2010:v). Sastra Indonesia
merupakancermin
kehidupan masyarakat IndonesiaJurnal Bindo Sastra 2
(l)
(2017): 182-186 mendapatpujian karena di
dalamnyadigunakan bahasa yang sangat lincah drn para tokohnya penuh dengan
konflik
batin (Rani dan Endang Sugiarti, 1999:211).Dengan
rnernbaca novelKooong kita dapat
gambaran tentang kehidupan seseorang yang berjuang keras membangun desanyayang kena
banjir besar. Perjuanganyang gigih dan
tidak mengenal lelah {seseorang tersebut telah berhasil membangun desanya.Dari ke{a
keras desa tersebut menjadi desa yang subur dan makmur. Oleh karena itu, novelKooong
sangatcocok untuk
penguatan pendidikankarakter
pesertadidik. Di
sampingitu, telaah
mengenai karakter manusia merupakan salah satu upaya untuk murgenal hakikat manusiaitu
sendiri dari aspek perasaan, pikiran, dan tingkah laku.Telaah novel joga berupaya
mencari kebenaran. Bahkan novel itu sendiri sebagai karya seni sepanjang sejarah kehidupannyaterus-menerus mencari
kebenaran,kebaikan,
dan
keindahan sebagai nilai kemanusiaan (Effendi, 200 1 :1-2).
Lebih lanjut
dikemukakan bahwa dengan membacanovel
Koctong dapatmempeduas wawasan
pengetahuan, mempeftajam perasaan, lebih peka terhadap lingkungatL halus budi pekerti, sopan dalam bertutur, dan memaharni kenyataan hidupyang dialami tokoh
dalamcerita
novel tersebut.Jika melihat
garnbaran tersebut,maka novel Kooong kxya
IwanSimatupang
dapat dijadikan
penguatanpendidikan karakter, baik di
sekolahmaupun
di
perguruan tinggi. Halini
sesuai dengan surat kepada H. B. Yassin tanggal 9 Desember 1968, bahwa Iwan Simatupang membuatnovel untuk
muda-mudi dan anak-anak(Toda,
1990:80). Oleh kalena itu, wawasan dan pengetahuan peserta didik tentang kepribadiantokoh dalam
noveldapat
ditingkatkan.Dengan
memahami kejiwaan dan kepribadiantokoh
tersebut pesertadidik
akan memiliki karakter yangkuat unflrk
memahamijati diri
manusia.Dengan pemahaman tentang
diri
manusia rnelaluitokoh
dalam karya sastra, rnaka pesertadidik
dapat belsikap santun, lebiharif dan bijaksana sehingga
dapatmengurangi
kenakalanremaja.
Aspekmoral tokoh utama dalam
novol183
biasanya meliputi kejujuran,
nilai-nilaiotentik, kesediaan untuk
bertanggungjawab, kemandirian moral,
keberanian moral, kersndahan hati, realistik, dan kritis.Oleh
karenaitu,
melalui karakter tokoh dalam novel Kooo,,?g sangat cocok sebagai bahan ajar penguatan pendidikan karakter (PPK) bagi peserta didik.Menurut Mendikbud
RI
Muhadjir Effendy (Jawa Pos,4
Juli 2017), ada ttgatujuan PPK, yaitu
sebagaiberikut. (l)
Memberikan pengakuan
dan
penguatanterhadap eksistensi
rnadrasah diniyah, pondok pesantren, dan lembaga pendidikan keagamaannonformal lainnya
melalui progam kerja sama secara terpadu antara sekolah formal dengan lembaga pendidikannonformal dan informal;
(2)Memberdayakan guru-guru
madrasah diniyah, pesantrerL dan pendidikan informallainny4 baik melalui
peningkatan kompetensi maupun kesejahterannya; (3)PPK
dilaksanakan secara bertahap danopsioflal. Bertahap
rnaksudnya hanya diwajibkan kepada sekolah-sekolah yang sudah memenuhi standar kelayakarl baikdari aspek
sarana-prasarananya maupun ketersediaan guru dan tenaga kependidikan lainnya. Opsional maksudnya program PPK tidak wajib. Sekolah msmiliki pilihan untuk melaksanakanprogram PPK
denganberbagai
bentuk dan rnodel disesuaikan dengan situasi dan kondisidari
kearifan lokal setempat.Metode
Penelitian
Penelitian ini adalah
kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi.unhrk memberikan gambaran tokoh utama
dalam novel Kaoong karya
Iwan Simatupanguntuk
penguatan pendidikan karaLter pesertadidik.
Desain penelitianberupa penentuan fokus,
pengajuanpertanyaan penelitian, pengumpulan data, dan penginterpretasian data.
Prosedur pengurnpulan
data dilakukan melalui beberapa proses sebagai berikut. Pertama, membaca novel Kooongkarya lwan
Simatupang secara intensif.Kedua, rnembaca buku-buku,
jurnal,
dataintsrnst yang berhubungan dengzur objek kesasastraan, khususnya novel, pendidikan karakter, sedangkan manusia
yang
akandipahami dari novel adalah
manusia184
Indonesia. Keliga, wawancara dengan pakar sastra.
Mengacu
pada uraian
terdahulq pertanyaanyang dapat diajukan
dalampenelitian ini, "Bagaimana
penguatan pendidikan karakter pesertadidik
melalui tokoh utama dalam rrovel Koottngkxya
Iwan Simatupang?"
Hasil
dan PembahasanBerdasarkan kajian data
daninterprestasi
bahwa Pak
Sastro sebagai tokoh utama dalam novel Kooong memiliki karakter sebagai berikut.1. Pak Sastro Cinta Tanah
Air
Pak
Sastro sebagaitokoh
utama digambarkan sebagai manusia cinta tanah air. Berikut kutipannya.Ya!
Mula-mula hanya Pali Sastro seorangdirilah
tinggal di desa yang baru saja dilanda ban-iiritu.
Pendudukyang lain
telah dibunuh banjir, atau-mengungsike
kota-kota besal.Pak
Sastro, yaxg menghayati benar di jarnan perlawananbersdata
melawan Belandadulu pa
artinya "tanahair", tahu pula
menghargai arti"katnpung" dan
"halama.n"."Tanah
air",
demikian kata Pak Sastrokepada dirinya
sendiri berulangkali,
adalah pengertian yang akan lebih dapat kita hayati, apabilakita berpijak di
suatu"katnpung" dan
"halama["tertentu (Simatupang, h.
8-9).
Dari kutipan tersebut
dapat diketahui bahwa penguatan karakter yang perlu dicontoh adalah Pak Sastro memiliki cinta tanah air. Cinta tanag air merupakan nilai-nilai karakter2. Pak Sasfro Pekerja Keras dan Ulet
Pak
Sastrojuga dikenal
sebagai manusia pekerja kerasdan ulet
dengan rnembangun desanya. Berikut kutipannya.Mulailah ia seorarg
diri memlrangul karnp'r.gnyakembali. Di tempat
nrmahnyaberdiri dulu, dibangunnya rumah baru.
Lebih
besar. Lebih bagus.Haryadi, P enguatan P endidikan Karakter
Kemudian ia bangun
rumah- rurnah lainnya.Terbetiklah segera
berita tentangPak
Sastroyang
ulet membangunini. Karena
PulauJawa memang sangat
rupal penduduknya- kekurangan rurnah rnakin parahsaj4
segera pulalah berdatanganke
desaitu
orang-orang menernani Pak
Sastro(Sirnatupang, h. 9).
3. Pak Sasfro Taat Beribadah
Pak Sastro juga orang yang beragarna
dan taat beribadah dengan selalu berdoa kepada Allah SWT. Berikut kutipannya.
PAK
SASTROjuga
beragama.Tapi, dia tak
dapat menanggung perasaanny4 karena melihat betapa sernangat beragamayang
meluap-meluap itu terutama
disebabkan penderitaannyakarena
kehilanganperkutut. "Ya Allah!
Alangkah besarnya percobaanyang
Engkau timpakan atas pundakku ini," katanyaberkalikali dalam hati.
"Mudah- mudahan aku berhasil mengatasinya dari cedera." (Simatupan g, h. 24).4. Pak Sastro Dermawan
Di
sarnping itu, Pak Sastro dikenalsebagai manusia dermawan.
Berikut kutipannya."Maafkan, Pak Lurah. Tidak
usah
repot-repot. Setelah sayapikir-pikir, ada baiknya
sayatinggalkan desa ini dulu.
Ini kunci-kunci rumah saya. Semua sawah, kebun, penggilingan padi,kerbau dan sapi say4
sayatitipkan kepada desa
ini
rnelalui Pak Lurah. Mohon dirawat baik-baik. Silakan
menggunakan hasilnya menurut keperluan. Saya percayakan semuanya kepada PakLurah.
Ini
uang, sekadar untuk pengeluaran-pengeluaranmengurus semua harta
milik
sayaitu.
Selarnat(Simatupang, h. 25).
Tinggall
"Gu:rakanlah hasil-hasil
ifil
untuk keperluan desa ini!"
Demikian pesan Pak Sasho yang
baik hati itu
kepada mereka-Jurnal Bindo Sastra 2
(l)
(2017): 182-186 melalui Pak Lurah (Simatupang, h. 58).5. Pak Sastro Suka Menolong
Pak Sastro suka menolong orang
yang
sedang kesusahan, kesedihan, dan kernatian. Berikut kutipannya.Bahkaru pada orang tuanya dulu. Ia sendiri rnelihat, beberapa
kali
orang tuanyaminta
tolong padaPak
Sastrountuk
macam- macam keperluan. Beras. Uang.Pak Sasfro sendiri sering datang menghibur,
bila orang
tuanyadirundung kematian
atau penyakit.Ketika dia, Si funat Kalong, pernah sakit panas, Pak Sastrolah
yang pergi
memanggil mantrijururawat ke kota.
Setelahdiinjeksi
berulangkali,
barulah panasnya reda. Kemudian, setelah senringgu siang malarn mantri itu merawatny4 dia sernbuh. Semua ongkosuntuk mantri dab
obat- obatry. Pak Sastro yang bayar.Dan ketika banjir
rnelanda desaitu, Pak
Sastrojuga
yang sampai saat palingakhil ke
sanake mari mencari
mayat-mayat kawan sedesanya (Simatupang, h.7r).
6. Pak Sasfro Cermat, Seksama, dan
rapi
Pak Sastro juga termasuk manusia yang cermat, seksam4 dan
rapi.
Berikut kutipannya.Pak Sastro seorang yang cermat.
Segala
perbuatannya seksama.Rapi. Tak
adayang lolos
dari perhatiannya (Simatupan g, h. V 4).185
penguatan
karakter
pesertadidik
yangbermoral ditanarnkan yang
paling
efektifadalah di
sekolah, walaupun waktunya terbatas, tetapi dengan teladan dari seluruh penyelanggaradi
sekolah,maka
akan terbentuk karekter yang kuat pada pesertadidik. (2) Di
samping diaplikasikan di sekolah, hasil kajianini
dapat diterapkan di perguruantinggi,
khususnyadi
FakultasKeguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palembang
(FKIP UM
Palembang) tempat peneliti mengajar. Di FKIP UM Palembang ada mata kuliah yang relevan dengan hasil penelitian, yaitu mata kuliah: Teori dan Sejarah Sastra, Apresiasi Prosa Fiksi, Kajian Prosa Filai, Penelitian Sastra, dan Seminar Sastra. Melalui lima
mata kuliah inilah diharapkan
paramahasiswa dapat memperoleh pengetahuan tentang teori dan sejalah sastra, serta dapat
rnemahami hakikat sastra.
Dengan mengetahui dan memahami hakikat sasfrq khususnyanovel,
maka diharapkan para mahasiswamemiliki sikap dan
karakteryang kuat tentang jati diri
manusiaseutuhnya.
5i'-+-a-^
Daftar
PustakaAhmadi, Anas. (2011). "Cerita
RakyatPulau Raas dalam
KonteksPsikoanalisis Carl G.
Jung."
24(2), 109-116.Effendi, S.
(2001). Sastra dan ApresiasiSastra. Jakarta: Pusat
BahasaDepartemen Pendidikan Nasional.
Muhadjir Effendy, Muhadjir. QAIT.
"Kemendikbud Fokus
PenguatanPendidikan
Karakter." Jawa
Pos.Rabu,
4 Juh
2017. Swabaya: PT Jawa Pos Koran.Faruk, (2012). Pengantar Sosiologi Sastra:
dari
Stukturalisme Genetik sampaiPosl-modernisme.
Yogyakarta:Pustaka Pelajar.
Gar:res4
Imra. (2011).
"Sastra sebagaiMetode
Pembelajaran PendidikanKarakter". Majalah Bahosa
dan Sqstra Nuansa: Cerdas, Kreatif.l(I), 3L-34.
- h1!b'.V's'l'tr T'14
V,lc.-* ,'h' t I
pembahasan
yang dikemukakan terdahulq rnaka diharapkanPak
Sastro sebagaitokoh
utarna untuk penguatanpendidikan karakter
pesertadidik sebagai berikut. (1)
Dapat rnenanarnkanpendidikan moral
yangmenyenangkan. Untuk
menananrkan pendidlkanmoral yang
menyenangkan perlu adanya contoh, bark dari orang tua, guru, dan pemimpin di masymakat. Tempatt86
Idaiani,
Sri.
Suhardi, dan Antoniusyudi
Kristanto. (2009)."Analisis
GejalaGangguan Mental
EmosionalPenduduh lndonesia."
Majalah Kedokteran Indonesia. 59( I 0),473-
479.
Iswandari, Retno. (2011).
"IwanSimatupang dan
Tokoh-tokohImajinernya". Basis. 60(09-10), 28-31.
Kurnia, JR. (1989). "Tanggapan Pembaca atas Novel-novel
Iwan
Simatupang dalam Dua Dasawarsa (1968-198S).Majalah Sas*a
Horison.)OilI(s),
148-156.Layun Rampan, Korrie (ed.). (1985). Iwan
Simatupang Pembaharu
SastrctIndonesia. Jakarta: Yayasan Arus Bekerja sarna dengan
BKKM DKI
Jakarta Raya.
Lembaga Penelitian, Pendidikan,
dan PeneranganEkonomi dan
Sosial.(1986). Surat-surat Politik
lwan Simatttpang1964--1966.
Jakarta:LP3ES.
Minderop, Albertine. (2011).
PsikologiSastra: Karya
Sastra,Teori,
&tnContoh Kasus Jakarla:
Yayasan Pustaka Obor Indonesia.Polimpung,
Hizkia Y. S. (2003).
"Ilusi Dekolonisasi: Psikoanalisis Lacania dan Rekonstruksi Koloniasme Barat.Global & Strategis.II(1),
98-125.
Rani,
SupratrnanAbdul dan
EndangSugriati. (2011). Ikhtisar
RomanSastra Indonesia Bandung:
CVPustaka Setia.
Haryadi, P enguatan P en didiknn Karaher Riris K. Toha-Sarumpaet. (2010). Perloman
Penelitian Sastra Anak, Edisi Revisi.
Jakarta:Yayasan Pustaka
Obor Indonesia.Saraswati, Ekarini. (201l). "stmktur psikis Tokoh
Utar:a Novel Ziarah
Karya Iwan Simatupang dan Novel Saman KaryaAyu
Utarni: Sebuah AnalisisKornparatif dengan
PendekatanPsikoanalisis Sigmund
Freud".Jurnal Arti kulasi. l2(Z), 847
-869.
Selderq Raman. (1986).
A
Reader's Guideto
ContemporaryLiterary
Theory.Sussex: The Harvester Press.
Simatupang, Iwan. (1975).
Kooong.Bandung: PT Dunia Pustaka Jaya.
Sofyrr,
Oyon dan FransM.
Parera (ed.).(2004).
Kebebasan Pengarung dan Masalah TanahAir
(Esai-esai)hlan
Simatupang. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.Tod4
DaminN.
(1980). Novel Baru lwan Simatupang. Jakarta: Pustaka Jaya.Wellek, Rene dan Austin Warren. (2014).
Teori
Kesusostrqqn. Diterjemahkan