abnormal return

Top PDF abnormal return:

PENGARUH PENGUMUMAN DIVIDEN TERHADAP ABNORMAL RETURN DAN VOLUME SAHAM PADA PERUSAHAAN BERTUMBUH DAN TIDAK BERTUMBUH - Perbanas Institutional Repository

PENGARUH PENGUMUMAN DIVIDEN TERHADAP ABNORMAL RETURN DAN VOLUME SAHAM PADA PERUSAHAAN BERTUMBUH DAN TIDAK BERTUMBUH - Perbanas Institutional Repository

Adanya reaksi tersebut menunjukkan bahwa pengumuman dividen mengandung informasi, yang dapat dijadikan bahan pertimbangan oleh investor dalam pengambilan keputusan investasi. Hasil tersebut sesuai dengan teori signaling yang menyatakan bahwa pembayaran dividen merupakan sinyal bagi investor luar mengenai prospek perusahaan masa datang. Investor menganggap bahwa pengumuman dividen yang diberikan oleh perusahaan bertumbuh sebagai sinyal yang dapat dipercaya. Jika dilihat rata-rata abnormal return pada perusahaan bertumbuh cenderung bernilai positif, hanya empat hari yang bernilai negatif yaitu pada saat t-5, t-1, t+3 dan t+4. Nilai positif menunjukkan adanya kenaikan permintaan saham oleh investor sehingga harga saham pun juga ikut meningkat, sebaliknya nilai negatif menunjukkan adanya penurunan jumlah permintaan saham sehingga harga ikut turun, yang akibatnya nilai abnormal return negatif. Adanya reaksi investor sebelum pengumuman dividen menunjukkan adanya kebocoran informasi, dimana para investor telah memperoleh informasi dari orang dalam. Pada saat t-4 dan t0 pengumuman dividen pada perusahaan bertumbuh memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap abnormal return. Hasil
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Pengaruh Pengumuman Right Issue Terhadap Abnormal Return Saham Dan Volume Perdagangan Saham Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh Pengumuman Right Issue Terhadap Abnormal Return Saham Dan Volume Perdagangan Saham Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

84 Lampiran 3 Tabel Harga Saham, Actual Return, Harga IHSG, Market Return, Abnormal Return, Volume Transaksi, Volume Beredar,Aktivitas Volume Perdagangan... Abnormal Return One-Samp[r]

19 Baca lebih lajut

PERBEDAAN ABNORMAL RETURN ANTARA PERUSAH

PERBEDAAN ABNORMAL RETURN ANTARA PERUSAH

Praktik perataan laba (income smooting) merupakan suatu cara yang digunakan oleh manajemen untuk mengurangi fluktuasi laba agar mencapai target yang diinginkan baik secara artificial (melalui akuntansi) maupun secara riil (melalui transaksi). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan abnormal return perusahaan yang melakukan perataan laba dan yang tidak melakukan perataan laba.

3 Baca lebih lajut

ABNORMAL RETURN DI SEKITAR TANGGAL PENGUMUMAN STOCK SPLIT

ABNORMAL RETURN DI SEKITAR TANGGAL PENGUMUMAN STOCK SPLIT

saham yang dilakukan oleh perusahaan akan diinterpretasikan oleh investor sebagai sinyal bahwa manajer memiliki sinyal yang menguntungkan dimana hal tersebut ditunjukkan dengan adanya abnormal return yang positif disekitar pengumuman split (Jogiyanto, 2010). Berdasarkan fenomena tersebut mendorong penulis untuk meneliti “Analisis Pengaruh Pemecahan Saham (Stock Split) Terhadap Volume Perdagangan Saham dan Abnormal Return Saham Pada Perusahaan Yang Terdaftar di BEI Tahun 2010- 2012.” Dengan kata lain penulis ingin mengamati reaksi perubahan harga saham dalam bentuk setengah kuat dimana pengumuman stock split dijadikan sebagai event.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  PENGARUH REVENUE SURPRISE TERHADAP ABNORMAL RETURN.

PENDAHULUAN PENGARUH REVENUE SURPRISE TERHADAP ABNORMAL RETURN.

Penelitian yang dilakukan oleh Jegadesh dan Livnat (2006) bertujuan untuk mengetahui pengaruh revenue surprise terhadap return saham pada masa yang akan datang. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat abnormal return yang signifikan untuk saham-saham yang memiliki revenue surprise yang besar.

9 Baca lebih lajut

PERBEDAAN ABNORMAL RETURN DAN VOLUME PER (1)

PERBEDAAN ABNORMAL RETURN DAN VOLUME PER (1)

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris apakah terdapat perbedaan abnormal return dan volume harga saham sebelum dan sesudah menerima penghargaan ARA, ICA, ISRA pada perusahaan yang listing di Bursa Efek Indonesia tahun 2014. Jenis data dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu berupa harga penutupan saham harian perusahaan dan jumlah saham yang beredar yang dapat diperoleh dari www.idx.co.id dan Indonesian Capital Market Directory (ICMD). Dengan sampel penelitian penerima penghargaan ARA, ICA, ISRA pada perusahaan yang listing di Bursa Efek Indonesia tahun 2014. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis event study dan uji beda t-test.Hasil dari penelitian ini, bahwa tidak terdapat perbedaan abnormal return dan trading Volume Activity sebelum dan sesudah pengumuman penghargaan Annual Report Award (ARA), Indonesian CSR Award (ICA), dan Indonesian Sustainability Reporting Award (ISRA) tahun 2014.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

ABNORMAL RETURN PERUSAHAAN AKUISITOR DAN NON

ABNORMAL RETURN PERUSAHAAN AKUISITOR DAN NON

Hasil penelitian terdahulu dalam jurnal penelitian Wibowo dan Pakerang (2001) menyimpulkan bahwa pengumuman merger dan akuisisi memiliki pengaruh abnormal return negatif pada perusahaan akuisitor. Pengumuman merger dan akuisisi oleh akuisitor juga memberikan dampak negatif bagi pemegang saham perusahaan non akuisitor. Abnormal return ini menunjukkan bahwa kasus pengumuman merger dan akuisisi menunjukkan adanya transfer informasi antar perusahaan dalam sektor industri manufaktur.

21 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Analisis Dampak Publikasi Opini Audit Wajar Tanpa Pengecualian Dengan Paragraf Penjelas (WTP-PP) Dan Opini Audit Wajar Dengan Pengecualian (WDP) Terhadap Abnormal Return Saham (Studi Pada Perusahaan di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2012)

PENDAHULUAN Analisis Dampak Publikasi Opini Audit Wajar Tanpa Pengecualian Dengan Paragraf Penjelas (WTP-PP) Dan Opini Audit Wajar Dengan Pengecualian (WDP) Terhadap Abnormal Return Saham (Studi Pada Perusahaan di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2012)

Reaksi pasar diukur dengan menggunakan return sebagai nilai perubahan harga atau abnormal return (Jogiyanto, 2012). Abnormal return adalah sebuah metodologi untuk meneliti atau menguji pengaruh kandungan informasi terhadap reaksi pasar dengan menggunakan event study (Moin, 2003). Kesimpulannya, publikasi opini audit diharapkan akan meningkatkan kinerja perusahaan dengan adanya abnormal return saham di sekitar tanggal publikasi serta meningkatnya kinerja keuangan perusahaan.

10 Baca lebih lajut

ANALISIS PERBEDAAN ABNORMAL RETURN DAN T

ANALISIS PERBEDAAN ABNORMAL RETURN DAN T

Tidak signifikannya antara rata-rata abnormal return sebelum dengan sesudah peristiwa gempa di Yogyakarta 27 Mei 2006 karena gempa tersebut merupakan suatu peristiwa yang sifatnya tidak terduga. Jadi tidak ada investor yang memperoleh informasi yang lebih dari peristiwa ini atau dapat di katakan bahwa informasi tersebut tersebar secara simetris. Tersebarnya informasi yang simetris mengakibatkan tingkat ekspektasi para pelaku pasar terhadap return saham adalah sama. Dalam kondisi seperti ini pelaku pasar tidak bisa memperoleh keuntungan di atas normal. Hal ini sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Beaver dalam Jogianto (2000:287) yang menyatakan bahwa pasar adalah efisisen jika harga-harga sekuritas terjadi jika setiap orang mempunyai informasi yang sama. Dimana dalam kondisi pasar yang efisien investor tidak akan memeperoleh abnormal return atau excessive return. Jadi dapat dikatakan bahwa pasar modal Indonesia masih dalam keadaan pasar yang efisien meskipun terjadi gempa di Yogyakarta 27 Mei 2006 karena tidak ada pelaku pasar yang mampu mendapatkan keuntungan di atas normal dari peristiwa ini.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH  INFORMASI PENGUMUMAN LAPORAN KEUANGAN  ANALISIS PENGARUH INFORMASI PENGUMUMAN LAPORAN KEUANGAN TERHADAP ABNORMAL RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK JAKARTA TAHUN 2005.

ANALISIS PENGARUH INFORMASI PENGUMUMAN LAPORAN KEUANGAN ANALISIS PENGARUH INFORMASI PENGUMUMAN LAPORAN KEUANGAN TERHADAP ABNORMAL RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK JAKARTA TAHUN 2005.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengumuman laporan keuangan terhadap abnormal return saham pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Jakarta ( BEJ ) tahun 2005 dengan melihat reaksi pasar terhadap pengumuman laporan keuangan yang diukur dengan menggunakan abnormal return peerusahaan manufaktur.

12 Baca lebih lajut

ANALISIS ABNORMAL RETURN DAN TRADING VOLUME ACTIVITIES (TVA) SEBELUM DAN SESUDAH STOCK SPLIT PADA PERUSAHAAN TERBUKA DI INDONESIA PERIODE 2007-2008.

ANALISIS ABNORMAL RETURN DAN TRADING VOLUME ACTIVITIES (TVA) SEBELUM DAN SESUDAH STOCK SPLIT PADA PERUSAHAAN TERBUKA DI INDONESIA PERIODE 2007-2008.

1. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata abnormal returnn sebelum dengan sesudah stock split pada perusahan terbuka periode 2007- 2008. Meskipun terdapat penurunan rata-rata abnormal return sesudah stock split yang mengakibatkan terdapat perbadaan angka, tetapi penurunan tersebut tidak nyata secara statistik sehingga penurunan tersebut dianggap nol. Hal ini didasarkan atas hasil dari pengujian uji beda dua rata-rata dengan tingkat sigifikansi 95% ( α = 0,05) yang menghasilkan t hitung (2.042) lebih kecil dibandingkan t tabel (2.045) dan juga kasil signifikansi (0,59) > (0,05), sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa Ho1 diterima yang artinya bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan rata-rata abnormal return sebelum dengan sesudah stock split. Selain itu, dengan menggunakan uji regresi dengan metode duumy variable juga menunjukan hasil yang sama yaitu tidak terdapat
Baca lebih lanjut

65 Baca lebih lajut

ANALISIS PERBEDAAN ABNORMAL RETURN DAN V (1)

ANALISIS PERBEDAAN ABNORMAL RETURN DAN V (1)

Penelitian Armin (2011) menemukan bahwa terdapat perbedaan abnormal return dan volume perdagangan saham sebelum dan sesudah pengumuman penghargaan Indonesia Sustainability Reporting Award (ISRA) 2009-2010. Sedangkan pada penelitian Budiman dan Supatmi (2009) menemukan bahwa terdapat perbedaan abnormal return saham tetapi tidak terdapat perbedaan trading volume activity pada perusahaan yang memenangkan award di seputar tanggal pengumuman ISRA 2005-2008. Sebaliknya berdasarkan penelitian Saputro (2005) ditemukan bahwa semua perusahaan peraih ISRA 2005 tidak menunjukkan perbedaan abnormal return selama rentang waktu 5 hari sebelum pengumuman ISRA 2005 hingga 5 hari setelah pengumuman. Penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian Budiman dan Supatmi (2009) de ga judul Pengaruh Pengumuman Indonesia Sustainability Reporting Award (ISRA) terhadap abnormal return dan volume perdagangan saham studi kasus pada perusahaa pe e a g I“RA periode 2005-2008). Perbedaaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya adalah penelitian ini mengganti ajang penghargaan Indonesia Sustainability Reporting Award (ISRA) menjadi Indonesian CSR Award (ICA) yang lebih berfokus dan lebih mendetail pada program-program CSR yang diterapkan oleh perusahaan. Faktor lain yang dapat dipertimbangkan oleh investor adalah periode penyeleksian pemenang penghargaan pada ajang Indonesian CSR awards yang yang lebih panjang dibanding ISRA sehingga diharapkan dapat memberikan respon positif.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

064 Abnormal Trading dan Abnormal return

064 Abnormal Trading dan Abnormal return

Hasil pengujian dengan menggunakan jumlah karakter dalam laporan tahunan sebagai ukuran kompleksitas menunjukan hasil yang konsisten. Hasil penelitian tetap mendukung hipotesis kedua penelitian ini serta tidak mendukung hipotesis pertama, ketiga, dan keempat penelitian. Variabel kontrol pada uji sensitivitas juga memiliki hasil yang konsisten dengan pengujian utama penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa kompleksitas laporan keuangan hanya berpengaruh terhadap abnormal return perusahaan, tetapi tidak berpengaruh terhadap abnormal trading serta tidak terdapat perbedaan antara perusahaan yang berkinerja baik dan buruk dalam hal hubungan kompleksitas laporan tahunan dengan abnormal trading dan abnormal returnnya. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti investor yang naive dan kurang canggih (Setiawan dan Hartono, 2003) ataupun jumlah saham tidur yang besar dipasar modal Indonesia. Penyebab lainnya yang mungkin dapat berpengaruh adalah investor masih cenderung berfokus pada bottom line data perusahaan seperti laba dan kinerja keuangan lain yang telah dapat dimengerti melalu laporan keuangan yang disampaikan beberapa waktu sebelumnya.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Landasan Teoritis 2.1.1 Pasar Modal - Analisis Perbedaan Abnormal Return Dan Trading Volume Activity Saham Sebelum Dan Sesudah Pemilihan Presiden Dan Wakil Presiden Republik Indonesia Tahun 2014

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Landasan Teoritis 2.1.1 Pasar Modal - Analisis Perbedaan Abnormal Return Dan Trading Volume Activity Saham Sebelum Dan Sesudah Pemilihan Presiden Dan Wakil Presiden Republik Indonesia Tahun 2014

Penelitian yang dilakukan oleh Suryo Luhur (2010) dengan judul “Reaksi Pasar Modal Indonesia Seputar Pemilihan Umum 8 Juli 2009 pada Saham LQ-45”. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata abnormal return secara signifikan sebelum dan sesudah peristiwa pemilu presiden dan wakil presiden 8 Juli 2009 pada saham LQ-45 yang terdaftar di BEI. Hasil penelitian juga menyimpulkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata aktivitas volume perdagangan (TVA) secara signifikan sebelum dan sesudah peristiwa pemilu presiden dan wakil presiden 8 Juli 2009 pada saham LQ-45 yang terdaftar di BEI. Penelitian ini menggunakan periode 10 hari sebelum dan 10 hari sesudah peristiwa.
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH STOCK SPLIT TERHADAP ABNORMAL RETURN DAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM HARIAN (Studi Peristiwa pada Perusahaan yang Listing di Bursa Efek Indonesia Periode Pengamatan Tahun 2002-2006) SKIRPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperol

ANALISIS PENGARUH STOCK SPLIT TERHADAP ABNORMAL RETURN DAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM HARIAN (Studi Peristiwa pada Perusahaan yang Listing di Bursa Efek Indonesia Periode Pengamatan Tahun 2002-2006) SKIRPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperol

Hasil pengujian terhadap abnormal return menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata abnormal return sebelum dan sesudah stock split, hal ini dapat dilihat dari nilai t sebesar 0,055 dan nilai probabilitas (Signifikansi 2 sisi) lebih besar daripada tingkat signifikansi 5 % yaitu sebesar 0,956, berarti peristiwa stock split dikatakan tidak mengandung informasi (reaksi dari pasar) yang ditunjukkan dengan tidak terdapatnya perbedaan abnormal return sebelum dan sesudah stock split.

92 Baca lebih lajut

PENGARUH REVENUE SURPRISE  TERHADAP ABNORMAL RETURN  PENGARUH REVENUE SURPRISE TERHADAP ABNORMAL RETURN.

PENGARUH REVENUE SURPRISE TERHADAP ABNORMAL RETURN PENGARUH REVENUE SURPRISE TERHADAP ABNORMAL RETURN.

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan karunia yang telah diberikan-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik. Adapun penyusunan skripsi yang berjudul “Pengaruh Revenue Surprise Terhadap Abnormal Return” ini digunakan untuk memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Fakultas Ekonomi Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

11 Baca lebih lajut

ANALISIS PERBEDAAN ABNORMAL RETURN SEBELUM DAN SESUDAH PENGUMUMAN PERINGKAT OBLIGASI DI INDONESIA

ANALISIS PERBEDAAN ABNORMAL RETURN SEBELUM DAN SESUDAH PENGUMUMAN PERINGKAT OBLIGASI DI INDONESIA

Hasil pengujian data dari hipotesis pertama menggunakan alat analisis parametrik (one sample t-test) menjelaskan bahwa terdapat abnormal return positif yang ditunjukan pada hari -2 yang mengindikasikan terdapat kebocoran informasi dan mengakibatkan investor bereaksi lebih awal. Sedangkan untuk uji hipotesis kedua menggunakan uji analisis parametrik (paired sample t-tes). Hasil pengujiannya adalah mendapatkan hasil bahwa tidak terdapat perbedaan cumulative abnormal return signifikan secara statistik sebelum maupun sesudah pengumuman peringkat obligasi. Hasil ini juga menunjukkan bahwa selama periode peristiwa terdapat cumulative abnormal return yang kurang konsisten, hal ini berarti investor menggolongkan sinyal yang diberikan oleh perusahaan sebagai bad news.
Baca lebih lanjut

58 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Dampak Stock Split Terhadap Abnormal Return dan Likuiditas Saham T2 912012021 BAB V

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Dampak Stock Split Terhadap Abnormal Return dan Likuiditas Saham T2 912012021 BAB V

didapat dari membaca Kompas atau Koran bisnis misalnya, mengenai ancaman penyakit di Timur Tengah dengan segera tercermin di harga sekuritas. Hal ini akan berdampak pada keuntungan investor karena, investor tidak akan mendapatkan abnormal return ketika bertransaksi di pasar modal berdasarkan informasi tersebut.

4 Baca lebih lajut

Rata rata abnormal return  canguro

Rata rata abnormal return canguro

Las patas y la cabeza relativamente pequeña y los ojos y orejas grandes, los distinguen de una rata común joven, además son de color café, negro y blanco Alimentación: Su alimentación c[r]

3 Baca lebih lajut

KESIMPULAN  PENGARUH REVENUE SURPRISE TERHADAP ABNORMAL RETURN.

KESIMPULAN PENGARUH REVENUE SURPRISE TERHADAP ABNORMAL RETURN.

Event Study: Pengumuman Laba Terhadap Reaksi Pasar Modal Study Empiris, Bursa Efek Indonesia 2004-2006.. Simposium Nasional Akuntansi 11, Pontianak.[r]

13 Baca lebih lajut

Show all 8099 documents...