Cerita Rakyat Jawa Barat

Top PDF Cerita Rakyat Jawa Barat:

Perancangan Desain Stiker Digital Line Ilustrasi Cerita Rakyat Jawa Barat.

Perancangan Desain Stiker Digital Line Ilustrasi Cerita Rakyat Jawa Barat.

Salah satu penyebab kurangnya minat kaum remaja terhadap cerita rakyat Jawa Barat adalah dikarenakan mereka menganggap cerita rakyat itu kuno, kolot, dan kurang menarik dari segi visual dibandingkan tokoh dari cerita produk luar. Selain itu juga, cerita rakyat dianggap tidak relevan lagi dengan perkembangan zaman pada era globalisasi yang serba modern. Kemajuan teknologi dan jaringan internet menyebabkan anak sekarang lebih menyukai tokoh cerita produk luar. Peran desain komunikasi visual dalam hal ini yaitu mempromosikan agar tokoh dari cerita rakyat Jawa Barat dapat semakin dikenal dan disukai oleh kaum remaja.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

CERITA RAKYAT JAWA BARAT SEBAGAI GAGASAN BERKARYA SENI INSTALASI DENGAN TEKNIK POP-UP.

CERITA RAKYAT JAWA BARAT SEBAGAI GAGASAN BERKARYA SENI INSTALASI DENGAN TEKNIK POP-UP.

Skripsi penciptaan ini megambil lima adegan yang diambil dari lima cerita rakyat yang mewakili dari tiap Cerita Rakyat Jawa Barat dan diambil sebagai suatu objek, kemudian dipahami dan dihayati kembali agar dapat memunculkan imajinasi dan juga ide-ide yang nantinya dapat diaplikasikan dengan menggunakan media instalasi yang menggunakan teknik Pop-up. Teknik ini biasanya hanya dipasang pada sebuah buku cerita bergambar. Dengan wujud berupa ilustrasi dari tiap bagian yang sebelumnya sudah dirancang sedemikian rupa dengan melakukan eksperimen terlebih dahulu agar dapat menghasilkan suatu adegan yang sesuai, semuanya itu kemudian disusun kembali dan dipasang pada koper dan peti sehingga menghasilkan sebuah karya berupa ilustrasi dalam koper dan peti. Semuanya itu disajikan dengan tidak menghilangkan identitas yang ada dalam Cerita Rakyat Jawa Barat Tersebut.
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

Cerita Rakyat Jawa Barat

Cerita Rakyat Jawa Barat

dan memotivasi pembaca untuk berkreasi menemukan sesuatu yang baru. Membaca karya sastra dapat memicu imajinasi lebih lanjut, membuka pencerahan, dan menambah wawasan. Untuk itu, kepada pengolah kembali cerita ini kami ucapkan terima kasih. Kami juga menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Kepala Pusat Pembinaan, Kepala Bidang Pembelajaran, serta Kepala Subbidang Modul dan Bahan Ajar dan staf atas segala upaya dan kerja keras yang dilakukan sampai dengan terwujudnya buku ini.

71 Baca lebih lajut

Hukum Adat Indonesia ( Cerita Rakyat Jawa Barat, Legenda Situ Sangiang Kampung Wates Majalengka).

Hukum Adat Indonesia ( Cerita Rakyat Jawa Barat, Legenda Situ Sangiang Kampung Wates Majalengka).

Waktu itu agama Islam sudah mulai menyebar hampir ke sebagian besar Pulau Jawa. Wilayah Jawa Barat pun sudah banyak dimasuki oleh pengaruh Islam. Namun agama Hindu dan Budha masih kuat dipeluk oleh rakyat Pakuan Pajajaran. Permaisuri Kerajaan Pajajaran bernama Ratu Subanglarang atau disebut juga Nyimas Siti Keranjang, termasuk Muslimat yang taat menjalankan ibadah. Ratu Mas Subanglarang adalah murid terkasih Syekh Quro, seorang wali dari Kerawang. Tidak heran jika pengaruh ajaran Islam begitu merasuk ke dalam jiwa ketiga anaknya yang bernama Pangeran Walangsungsang, Nyimas Rara Santang, dan Raden Kian Santang.
Baca lebih lanjut

84 Baca lebih lajut

Cerita Rakyat Jawa Barat

Cerita Rakyat Jawa Barat

Upaya memperkenalkan kembali cerita rakyat ini dilakukan untuk mendukung Gerakan Literasi Nasional yang sejalan dengan kebijakan Penumbuhan Budaya Literasi dan Penumbuhan Karakter anak-anak Indonesia. Cerita ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan bacaan untuk pembiasaan membaca produktif siswa di kelas.

72 Baca lebih lajut

S PSR 0900929 Abstract

S PSR 0900929 Abstract

Skripsi penciptaan ini megambil lima adegan yang diambil dari lima cerita rakyat yang mewakili dari tiap Cerita Rakyat Jawa Barat dan diambil sebagai suatu objek, kemudian dipahami dan dihayati kembali agar dapat memunculkan imajinasi dan juga ide-ide yang nantinya dapat diaplikasikan dengan menggunakan media instalasi yang menggunakan teknik Pop-up. Teknik ini biasanya hanya dipasang pada sebuah buku cerita bergambar. Dengan wujud berupa ilustrasi dari tiap bagian yang sebelumnya sudah dirancang sedemikian rupa dengan melakukan eksperimen terlebih dahulu agar dapat menghasilkan suatu adegan yang sesuai, semuanya itu kemudian disusun kembali dan dipasang pada koper dan peti sehingga menghasilkan sebuah karya berupa ilustrasi dalam koper dan peti. Semuanya itu disajikan dengan tidak menghilangkan identitas yang ada dalam Cerita Rakyat Jawa Barat Tersebut.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

T1 152009013 Daftar Pustaka

T1 152009013 Daftar Pustaka

Fungsi, Kedudukan, dan Struktur Cerita Rakyat Jawa Barat.. Perkembangan Tradisi dan Kebudaaan Masyarakat..[r]

2 Baca lebih lajut

S PSR 0900929 Bibliography

S PSR 0900929 Bibliography

Syaeful Zemy, 2014 Cerita Rakyat Jawa Barat Sebagai Gagasan Berkarya Seni Instalasi Dengan Teknik Pop-up Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu [r]

2 Baca lebih lajut

S PSR 0900929 Table of Content

S PSR 0900929 Table of Content

Syaeful Zemy, 2014 Cerita Rakyat Jawa Barat Sebagai Gagasan Berkarya Seni Instalasi Dengan Teknik Pop-up Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu [r]

10 Baca lebih lajut

Si Kabayan : cerita rakyat dari Jawa Barat - Repositori Institusi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Si Kabayan : cerita rakyat dari Jawa Barat - Repositori Institusi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Dalam kesempatan ini, sudah sepantasnya, saya mengucapkan terima kasih dengan tulus kepada Prof. Dr. Gufran Ali Ibrahim selaku Kepala Pusat Pembinaan dan Dr. Fairul Zabadi selaku Kepala Bidang Pembelajaran yang telah memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada seluruh staf Balai dan Kantor Bahasa yang berada di seluruh Indonesia. Tidak lupa, saya juga mengucapkan terima kasih kepada Drs. Muh. Abdul Khak, M.Hum., selaku Kepala Balai Bahasa Jawa Barat yang menyampaikan informasi penulisan cerita anak.

67 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Aplikasi Pengenalan Cerita Rakyat Di Provinsi Jawa Tengah.

PENDAHULUAN Aplikasi Pengenalan Cerita Rakyat Di Provinsi Jawa Tengah.

kesan yang ada tetaplah sama, kuno dan tingkat cerita tergolong rumit (kurangnya penyederhanaan), contoh: karangan Oerip dan R.A Kosasih. Buku yang diterbitkan tidak dikemas dengan gambar-gambar yang menarik dan modern, tampak kuno (baik segi visual maupun bahasa) dan nilai historical masih kental. Hal inilah yang mendorong anak-anak menjadi suka dan lebih tertarik pada cerita-cerita luar negeri seperti negara-negara barat dan Jepang, yang dikemas sesuai trend masa kini. Sesuatu yang kuno dan membosankan hanya akan dipandang sebelah mata. Mereka tidak peduli dengan cerita-cerita rakyat yang sebenarnya tidak kalah menarik dan unik dengan cerita-cerita luar negeri (Walujo, 2000).
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Cerita Rakyat dari Jawa Barat

Cerita Rakyat dari Jawa Barat

Singkat cerita, ibu bapak Boncel sampai di Kadipaten Caringin. Keadaan bapak dan ibu Boncel sungguh menyedihkan. Mereka datang dengan baju lusuh, berkeringat, dan dekil. Maklum, mereka berjalan jauh dari Desa Bungbulang berjalan kaki dengan bekal makanan seadanya. Kehidupan orang tua Boncel tidaklah berubah semenjak ditinggal pergi Boncel. Mereka masih miskin dan bapaknya tetap seorang buruh tani. Akhirnya, sampailah mereka ke Kadipaten Caringin. Ketika sampai di batas kota yang menunjukkan bahwa tempat itu adalah Kadipaten Caringin, mereka bertanya kepada seorang penduduk untuk meyakinkan.
Baca lebih lanjut

64 Baca lebih lajut

PENGARUH CERITA DETEKTIF TRADISIONAL BARAT TERHADAP NOVEL INDONESIA MENCARI SARANG ANGIN DAN KREMIL KARYA SUPARTO BRATA

PENGARUH CERITA DETEKTIF TRADISIONAL BARAT TERHADAP NOVEL INDONESIA MENCARI SARANG ANGIN DAN KREMIL KARYA SUPARTO BRATA

Dalam tulisannya “Srawungku karo Sastra Jawa” Suparto Brata menceritakan bahwa perkenalannya dengan dunia sastra sudah dimulai sebelum masuk bangku sekolah melalui dongeng dan tembang- tembang pengantar tidur yang dibawakan oleh ibunya. Dalam tulisan “Roman Detektif Berbahasa Jawa” (Prawoto [Ed.], 1991), Suparto Brata menceritakan proses kreatifnya dalam mengarang cerita-cerita detektif. Dikemukakannya bahwa ketika duduk di bangku kelas IV Sekolah Rakyat tahun 1942, ia mulai membaca karya-karya sastra yang dipinjam dari perpustakaan sekolah atau perpustakaan keliling. Genre cerita yang digemarinya adalah cerita kejahatan berbahasa Jawa, seperti “Kiai X”, Ni Wungkuk ing Bedhagrowong, Topeng Mas, dan Kepala Kecu karena waktu itu ia hanya menguasai bahasa Jawa sebagai bahasa ibu. Sebelum kemerdekaan, ia sudah membaca roman-roman kejahatan berbahasa Jawa lainnya, seperti Tri Jaka Mulya, Kembang Kapas, Kepala Kecu, Gambar Mbabar Wewadi, Gerombolan Gagak Mataram, dan Gerombolan Mliwis Putih. Ketika penerbit Balai Pustaka mengeluarkan buku-buku terjemahan dari Barat sebagai bahan bacaan kaum pribumi, Suparto Brata pun mulai membaca buku-buku cerita detektif terjemahan berbahasa Melayu (Indonesia) karya-karya Arthur Conan Doyle dengan tokoh detektifnya yang terkenal Sherlock Holmes dan cerita detektif karya-karya pengarang pribumi seperti Syuman Hasibuan.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Timun Emas: Sebuah Komposisi Musik Program dalam Format Musik Kamar T1 852009007 BAB I

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Timun Emas: Sebuah Komposisi Musik Program dalam Format Musik Kamar T1 852009007 BAB I

Ada banyak cerita rakyat yang dimiliki Indonesia,beberapa di antaranya adalah Malin Kundang dari Sumatera Barat, Sangkuriang dari Jawa Barat, Bawang Merah dan Bawang Putih dari Yogyakarta, Jaka Tarub dari Jawa Tengah, Keong Mas dari Jawa Timur, Hang Tuah dari Riau, Asal Usul Nama Buleleng dan Singaraja dari Bali, dan lain-lain. Cerita rakyat tersebut mengandung nilai-nilai moralcirikhaskebudayaanmasyarakat setempat dan merupakan kekayaan bangsa.

7 Baca lebih lajut

MAKALAH MENGENAI KEBUDAYAAN BETAWI DISUS

MAKALAH MENGENAI KEBUDAYAAN BETAWI DISUS

Berdasarkan pembahasan di atas, maka kesimpulannya adalah kesenian dan kebudayaan Suku Betawi merupakan kebudayaan asli kota Jakarta dan memiliki jenis musik seperti Gambang Keromong, Tanjidor. Menggukan bahasa dengan 2 dialek. Dari bidang seni teater terdapat lenong. Kemudian terdapat cerita rakyat serta Ondel-ondel sebagai pertunjukan khasnya. Ini membuktikan bahwa tiap daerah yang ada di Indonesia memiliki budaya daerah masing-masing.

10 Baca lebih lajut

Ditulis oleh Suyono Suyatno Cerita Rakyat Sulawesi Barat

Ditulis oleh Suyono Suyatno Cerita Rakyat Sulawesi Barat

Rakyat biasanya menghindar begitu mengetahui rombongan raja sedang bergerak ketakutan dengan tingkah raja yang sewenang- wenang, yang acap kali memerintahkan pasukan pengawalnya untuk menculik gadis cantik yang ditemuinya dalam perjalanan. Bukan hanya gadis cantik yang menjadi incaran sang raja untuk dijadikan permaisuri, harta kekayaan rakyatnya juga menjadi incarannya. Ia tidak segan-segan memerintahkan pasukannya untuk menyita dan merampas warganya yang ketahuan mengenakan emas perhiasan.

58 Baca lebih lajut

Struktur Naratif dalam Cerita Dewi Tanjung Sedhayung.

Struktur Naratif dalam Cerita Dewi Tanjung Sedhayung.

Beradasarkan struktur cerita dapat diketahui urutan logis dan urutan kronologis, peristiwa (event) dan wujud (existent) dalam cerita Dewi Tanjung Sedhayung. Dalam peristiwa (event) terdapat dua unsur yaitu tindakan dan kejadian, sedangkan dalam wujud (existent) berisi tokoh dan latar. Peristiwa-peristiwa itulah yang menjadi dasar dalam mencari nilai-nilai yang terkandung dalam cerita Dewi Tanjung Sedhayung. Nilai-nilai yang terkandung dalam cerita Dewi Tanjung Sedhayung terdiri dari nilai sosial atau kemasyarakatan, nilai agama atau ketuhanan, nilai kesusilaan dan budi pekerti serta nilai moral.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...